MODUL AJAR Informatika — Kelas 8 (Fase D) Topik: Bab 1 — Analisis Data INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Informatika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 8 |
|---|
| Topik | Bab 1 — Analisis Data |
|---|
| Alokasi Waktu | 10 JP (10 x 40 menit = 400 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 5 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 8.1.1 Menjelaskan konsep himpunan data terstruktur dan konsep lembar kerja pengolah data dalam kehidupan sehari-hari
- TP 8.1.2 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi lembar kerja untuk pencarian data
- TP 8.1.3 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi lembar kerja untuk visualisasi data ke dalam bentuk bagan atau diagram
- TP 8.1.4 Menerapkan berpikir komputasional dalam menyelesaikan persoalan yang mengandung himpunan data berstruktur sederhana dengan volume kecil melalui peringkasan dan kategorisasi data
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana cara sekolah mencatat dan mengelompokkan ribuan data nilai siswa agar mudah dicari kembali?
- Apa perbedaan data yang disusun dalam tabel teratur dengan catatan teks narasi bebas dalam kehidupan sehari-hari?
- Mengapa kita membutuhkan aplikasi lembar kerja (spreadsheet) ketika data yang dikelola berjumlah sangat banyak?
- Bagaimana cara kita menemukan nilai rapor seorang murid di antara ribuan baris data sekolah dalam hitungan detik tanpa membaca satu per satu?
- Mengapa kita membutuhkan fungsi pencarian seperti VLOOKUP atau HLOOKUP dalam aplikasi lembar kerja saat mengolah data yang banyak?
- Mengapa kumpulan angka pada tabel lembar kerja lebih cepat dipahami polanya ketika diubah menjadi diagram batang atau diagram lingkaran?
- Kapan kita sebaiknya memilih diagram lingkaran (pie chart) dibanding diagram batang (bar/column chart) saat menyajikan data?
- Bagaimana cara kita mengambil intisari penting dari tabel data transaksi kantin sekolah tanpa harus membaca ratusan baris satu per satu?
- Mengapa teknik abstraksi dan pengelompokan (kategorisasi) dalam berpikir komputasional membuat data bervolume banyak menjadi lebih mudah dipahami?
- Bagaimana himpunan data terstruktur membantu kita menemukan informasi secara cepat dan tepat?
- Mengapa peringkasan dan visualisasi diagram penting dalam menganalisis sekumpulan data lembar kerja?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menjelaskan Konsep Himpunan Data Terstruktur dan Lembar Kerja Pengolah Data dalam Kehidupan Sehari-hari — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.1.1 Menjelaskan konsep himpunan data terstruktur dan konsep lembar kerja pengolah data dalam kehidupan sehari-hari
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, memeriksa kehadiran, dan memfasilitasi kesadaran penuh (mindfulness) melalui hening sejenak untuk memfokuskan perhatian pada keteraturan data di sekitar kita (4 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menjelaskan konsep himpunan data terstruktur dan konsep lembar kerja pengolah data dalam kehidupan sehari-hari (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan menampilkan 2 contoh data di papan tulis: Contoh A (narasi acak: 'Siti kelas 8A nilai 85, lalu Budi 8B nilai 90, ada juga Ani kelas 8A nilainya 78') dan Contoh B (tabel 3 kolom: Nama, Kelas, Nilai). Murid diminta menjawab lisan mana yang merupakan data terstruktur beserta 1 alasannya (acuan: Contoh B terstruktur karena tersusun rapi dalam baris dan kolom dengan label yang jelas) (8 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Guru memaparkan materi konsep data terstruktur (data yang diorganisasikan dalam bentuk baris dan kolom yang memiliki skema/label atribut jelas) dan konsep lembar kerja (aplikasi grid sel yang terdiri atas perpotongan kolom huruf dan baris angka) melalui studi kasus pengelolaan data presensi dan nilai siswa di sekolah (10 menit).
- Murid dalam kelompok 3-4 orang mengamati 3 contoh format pencatatan dalam kehidupan sehari-hari: Kartu 1: Daftar menu kantin (Kolom: No, Nama Makanan, Harga); Kartu 2: Catatan curhat harian di buku diari; Kartu 3: Tabel jadwal piket kelas (Kolom: Hari, Nama Petugas). Murid mendiskusikan ciri data terstruktur berdasarkan elemen kolom, baris, dan tipe data (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid memainkan tantangan berpasangan 'Teka-Teki Grid Lembar Kerja': setiap pasangan menerima lembar kerja unplugged berisi 4 kasus data mentah untuk diklasifikasikan dan dijelaskan komponennya: Kasus 1 (Daftar inventaris buku perpustakaan), Kasus 2 (Cerita liburan ke pantai), Kasus 3 (Rekap struk belanja toko serba ada), Kasus 4 (Lirik lagu daerah). Murid mengelompokkan mana data terstruktur dan merancang tabel baris-kolom untuk kasus terstruktur (15 menit).
- Murid secara berpasangan mengerjakan Lembar Kerja Analisis Konsep: menuliskan penjelasan tertulis mengenai 2 konsep utama: (1) definisi dan ciri himpunan data terstruktur beserta contohnya di lingkungan sekolah, dan (2) peran aplikasi lembar kerja pengolah data dalam mempermudah pengorganisasian data tersebut dibandingkan catatan manual (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Perwakilan 2 pasang murid membacakan penjelasan yang telah disusun, sementara murid lain menyimak dan mencocokkan kelengkapan komponen konsep himpunan data terstruktur dan lembar kerja pengolah data (5 menit).
- Guru memandu refleksi terbimbing mengenai pentingnya berpikir komputasional dalam menstrukturkan data acak agar efisien saat diproses di lembar kerja komputer (5 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan pengertian data terstruktur (tersusun atas baris, kolom, tipe data konsisten) dan konsep lembar kerja (grid sel penyimpan data terstruktur untuk memudahkan pencarian dan pengelolaan) (3 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap hasil kerja murid dan menyampaikan bahwa pemahaman tabel ini akan menjadi dasar penggunaan rumus pencarian data pada pertemuan berikutnya (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan berisi template kolom dan baris yang sudah terisi label (No, Nama, Atribut), sedangkan murid yang lebih cepat diberikan data mentah tabel multikategori (contoh: data transaksi koperasi siswa dengan 5 atribut).
- Proses: Pada tahap Mengaplikasi, murid yang membutuhkan bimbingan didampingi guru secara bertahap saat mengidentifikasi baris dan kolom; murid mandiri bekerja langsung dengan pasangannya menyelesaikan 4 kasus tantangan.
- Produk: Penjelasan konsep dapat disajikan dalam bentuk diagram tabel visual berlabel penjelasan konsep atau paragraf terstruktur yang menjelaskan fungsi baris, kolom, dan manfaat lembar kerja.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik identifikasi data terstruktur di awal pembelajaran: Murid mengamati 2 contoh teks di papan tulis (Contoh A: narasi acak; Contoh B: tabel 3 kolom Nama, Kelas, Nilai). Kriteria penilaian: Murid tepat memilih Contoh B dan menyebutkan minimal 1 ciri (acuan: data tersusun dalam kolom dan baris yang jelas, memiliki judul/label kolom, dan mudah dibaca polanya).
Proses:- Formatif pengerjaan Lembar Kerja Analisis Konsep pada 4 kasus: (1) Daftar inventaris buku -> Terstruktur (kolom: Judul, Pengarang, Jumlah); (2) Cerita liburan -> Tidak terstruktur (berupa narasi bebas tanpa format grid); (3) Rekap struk belanja -> Terstruktur (kolom: Nama Barang, Jumlah, Harga); (4) Lirik lagu -> Tidak terstruktur (berupa bait/teks puisi). Guru memeriksa ketepatan klasifikasi 4 kasus dan ketepatan penjelasan konsep data terstruktur serta lembar kerja.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman tertulis singkat (tiket keluar) berisi 2 pertanyaan: (1) Sebutkan 2 ciri utama himpunan data terstruktur! (Acuan: tersusun dalam bentuk baris dan kolom, memiliki label/header kolom yang jelas, memiliki tipe data seragam dalam satu kolom); (2) Jelaskan apa fungsi lembar kerja pengolah data dalam mengelola data terstruktur! (Acuan: menyediakan tabel/grid sel untuk mengorganisasikan, mencatat, dan menghitung data berjumlah banyak secara rapi dan teratur).
Formatif:- Asesmen diagnostik awal: Menjawab pertanyaan identifikasi data terstruktur vs narasi acak.
- Asesmen proses formatif: Lembar Kerja Analisis Konsep yang berisi identifikasi 4 kasus data serta penjelasan konsep data terstruktur dan lembar kerja pengolah data.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan konsep himpunan data terstruktur | Belum mampu menjelaskan konsep himpunan data terstruktur atau menyebutkan ciri-cirinya secara tepat tanpa bantuan penuh. | Menjelaskan konsep himpunan data terstruktur hanya dengan menyebutkan 1 ciri (misal: hanya menyebut berbentuk tabel) dan belum mampu membedakan contohnya secara tepat. | Menjelaskan konsep himpunan data terstruktur secara tepat mencakup 2 ciri (tersusun atas baris-kolom dan memiliki label atribut) serta tepat mengklasifikasikan 4 kasus data. | Menjelaskan konsep himpunan data terstruktur secara komprehensif mencakup seluruh 3 ciri (baris, kolom berlabel, dan tipe data konsisten) serta memberikan contoh penerapannya di lingkungan sekolah secara mandiri. | | Menjelaskan konsep lembar kerja pengolah data | Belum mampu menjelaskan konsep lembar kerja pengolah data (hanya mengenal sebagai aplikasi biasa). | Menjelaskan lembar kerja pengolah data hanya sebatas aplikasi pembuat tabel tanpa menjelaskan struktur grid (pertemuan kolom dan baris). | Menjelaskan konsep lembar kerja pengolah data secara tepat sebagai lingkungan kerja berbasis grid (baris angka dan kolom huruf) untuk menampung dan mengolah data terstruktur. | Menjelaskan konsep lembar kerja pengolah data secara mendalam mencakup struktur grid sel, manfaat efisiensi pengolahan data bervolume banyak dibanding cara manual, serta keterkaitannya dengan pengorganisasian data sehari-hari. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah aktivitas unplugged teka-teki grid berhasil membantu murid memahami konsep baris, kolom, dan atribut data terstruktur?
- Bagian penjelasan konsep lembar kerja mana yang masih membutuhkan penguatan visual tambahan untuk pertemuan selanjutnya?
Murid:- Apa hal baru yang kamu pahami tentang perbedaan data terstruktur dan data narasi acak hari ini?
- Menurutmu, mengapa data nilai dan presensi di sekolah lebih baik disimpan dalam lembar kerja spreadsheet daripada dicatat manual di buku tulis?
Pertemuan 2 — Menerapkan Pemanfaatan Perangkat Teknologi Lembar Kerja untuk Pencarian Data — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.1.2 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi lembar kerja untuk pencarian data
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran, menyapa murid, memeriksa kehadiran, dan memfasilitasi doa bersama (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi lembar kerja untuk pencarian data menggunakan fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat secara lisan untuk mengecek kesiapan murid mengenai konsep tabel data dan identifikasi baris/kolom: (1) 'Pada tabel vertikal, apakah data NISN tersusun ke bawah sebagai kolom atau mendatar sebagai baris?' (acuan: kolom/ke bawah); (2) 'Jika ingin mengambil data nama di sebelah kanan NISN, apakah kita mencari secara vertikal atau horizontal?' (acuan: vertikal) (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Guru mendemonstrasikan fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP pada aplikasi lembar kerja menggunakan Tabel Data Siswa sederhana (Rentang A2:C6 berisi NISN, Nama, Nilai). Guru membedah struktur formula: =VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num, [range_lookup]) dengan contoh =VLOOKUP("1002", A2:C6, 2, FALSE) untuk mencari nama siswa ber-NISN 1002 (10 menit).
- Murid menyimak dan mencermati studi kasus perbandingan tabel vertikal (VLOOKUP) dan tabel horizontal (HLOOKUP) yang diproyeksikan, serta mengidentifikasi peran lookup_value, rentang tabel referensi, dan indeks kolom/baris (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru memberikan tantangan mini-game edukatif 'Tebak Formula Kilat' berpasangan: murid berlomba mencocokkan formula pencarian yang tepat untuk 3 kartu kasus cepat guna memicu antusiasme belajar (10 menit).
- Murid secara mandiri membuka lembar kerja dan mempraktikkan pengisian formula pencarian data pada Lembar Kerja Aktivitas AD-K8-02 yang memuat 4 kasus pencarian data: (1) Kasus 1 VLOOKUP mencari Nama berdasarkan NISN '1003' dari tabel A2:D10 [kunci: =VLOOKUP("1003", A2:D10, 2, FALSE)]; (2) Kasus 2 VLOOKUP mencari Nilai Rata-rata berdasarkan NISN '1005' [kunci: =VLOOKUP("1005", A2:D10, 4, FALSE)]; (3) Kasus 3 HLOOKUP mencari Nama Barang berdasarkan Kode 'B02' dari tabel horizontal F1:J3 [kunci: =HLOOKUP("B02", F1:J3, 2, FALSE)]; (4) Kasus 4 HLOOKUP mencari Harga berdasarkan Kode 'B04' dari tabel F1:J3 [kunci: =HLOOKUP("B04", F1:J3, 3, FALSE)] (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali keakuratan hasil pencarian pada lembar kerja masing-masing dan mencatat penyebab galat (seperti #N/A jika lookup_value tidak cocok atau #REF! jika nomor indeks kolom melebihi jumlah kolom tabel) (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap ketepatan sintaks formula pencarian yang dikerjakan murid (3 menit).
- Guru bersama murid menyimpulkan intisari aturan penulisan fungsi pencarian data pada lembar kerja dan menutup sesi dengan doa (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan sintaks formula pencarian (cheat sheet susunan argumen VLOOKUP/HLOOKUP), sedangkan murid yang cepat diberikan tabel referensi dengan jumlah kolom dan baris yang lebih banyak serta format kode kombinasi huruf dan angka.
- Proses: Murid dengan kesiapan belajar awal rendah didampingi guru dengan scaffolding langkah demi langkah dalam menentukan nomor indeks kolom/baris, sedangkan murid mahir mengerjakan seluruh kasus secara mandiri penuh.
- Produk: Semua murid menghasilkan output nilai yang identik pada lembar kerja, namun murid yang cepat menambahkan variasi pencarian data menggunakan data teks dan angka sekaligus.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran: (1) 'Pada tabel data vertikal, kolom berisi atribut apa?' (acuan: satu jenis atribut/field ke bawah, misal kolom NISN); (2) 'Jika data tersusun menyamping horizontal dari baris 1 ke baris 3, fungsi pencarian mana yang digunakan antara VLOOKUP atau HLOOKUP?' (acuan: HLOOKUP)
Proses:- Pemeriksaan langsung selama pengerjaan Aktivitas AD-K8-02 terhadap ketepatan formula 4 kasus: Kasus 1 VLOOKUP nama =VLOOKUP("1003", A2:D10, 2, FALSE); Kasus 2 VLOOKUP nilai =VLOOKUP("1005", A2:D10, 4, FALSE); Kasus 3 HLOOKUP nama barang =HLOOKUP("B02", F1:J3, 2, FALSE); Kasus 4 HLOOKUP harga =HLOOKUP("B04", F1:J3, 3, FALSE)
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman di penutup: Murid menuliskan satu formula pencarian untuk menentukan harga buku dengan kode 'BK01' pada tabel referensi vertikal K1:M20 di mana harga berada pada kolom ke-3 (acuan jawaban: =VLOOKUP("BK01", K1:M20, 3, FALSE) atau tanpa tanda petik jika kode angka murni).
Formatif:- Observasi unjuk kerja praktik penulisan formula pencarian data (VLOOKUP dan HLOOKUP) pada aplikasi lembar kerja
- Pemeriksaan hasil kerja mandiri pada lembar kerja berdasarkan 4 kasus pencarian data terstruktur
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan pemanfaatan perangkat teknologi lembar kerja untuk pencarian data | Belum mampu menerapkan formula pencarian data (VLOOKUP dan HLOOKUP); seluruh formula dari 4 kasus yang dikerjakan salah sintaks atau menghasilkan pesan galat (#N/A / #REF!) walau telah dibimbing. | Mampu menerapkan formula pencarian data secara tepat pada 1-2 kasus dari total 4 kasus pencarian (kasus 1: =VLOOKUP("1003", A2:D10, 2, FALSE); kasus 2: =VLOOKUP("1005", A2:D10, 4, FALSE); kasus 3: =HLOOKUP("B02", F1:J3, 2, FALSE); kasus 4: =HLOOKUP("B04", F1:J3, 3, FALSE)) dengan bantuan bimbingan guru. | Mampu menerapkan formula pencarian data secara tepat pada 3 kasus dari total 4 kasus pencarian yang tersedia secara mandiri. | Mampu menerapkan formula pencarian data secara tepat pada seluruh (4 dari 4) kasus pencarian data (VLOOKUP dan HLOOKUP) secara tepat, mandiri, dan bebas dari galat sintaks formula. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah murid dapat memahami logika penentuan argumen col_index_num dan row_index_num pada formula pencarian data?
- Bagian mana dari sintaks VLOOKUP atau HLOOKUP yang paling sering menimbulkan galat pada lembar kerja murid?
Murid:- Apakah saya sudah dapat membedakan kapan harus menggunakan VLOOKUP dan kapan harus menggunakan HLOOKUP?
- Langkah apa yang akan saya lakukan jika formula pencarian yang saya tulis menghasilkan nilai galat #N/A?
Pertemuan 3 — Menerapkan Pemanfaatan Perangkat Teknologi Lembar Kerja untuk Visualisasi Data ke dalam Bentuk Bagan atau Diagram — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.1.3 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi lembar kerja untuk visualisasi data ke dalam bentuk bagan atau diagram
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan belajar murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran terkait pembuatan bagan/diagram di aplikasi lembar kerja (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan menampilkan 2 tabel data sederhana dan menanyakan jenis visualisasi yang tepat: (1) Persentase proporsi pemilih ketua OSIS, (2) Perbandingan jumlah koleksi buku tiap kategori di perpustakaan (acuan: tabel 1 menggunakan pie chart/diagram lingkaran karena menunjukkan proporsi/bagian dari keseluruhan 100%; tabel 2 menggunakan bar/column chart/diagram batang karena membandingkan nilai antarkategori) (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid menyimak demonstrasi guru tentang langkah teknis pembuatan visualisasi data di aplikasi lembar kerja: menyeleksi rentang data (data range), memilih menu Insert > Charts, memilih jenis bagan yang sesuai (kolom/batang untuk perbandingan, lingkaran untuk proporsi), serta menambahkan Chart Title dan Data Labels (10 menit).
- Murid mengikuti permainan cepat tebak jenis chart 'Cocokkan Bagan': Guru menampilkan 3 cuplikan kebutuhan visualisasi data lalu murid mengangkat kartu label 'Batang' atau 'Lingkaran': (1) Komposisi persentase pengeluaran uang saku, (2) Perbandingan tinggi badan 5 siswa, (3) Pangsa pasar merek ponsel (acuan: 1=Lingkaran, 2=Batang, 3=Lingkaran) (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid secara berpasangan membuka berkas lembar kerja berisi Aktivitas AD-K8-03 (data jumlah penumpang pesawat udara di 4 bandara: Soekarno-Hatta, Juanda, Ngurah Rai, Kualanamu dari bulan Januari sampai April 2017) (5 menit).
- Murid menerapkan langkah teknis pembuatan chart di aplikasi lembar kerja untuk menghasilkan 2 produk visualisasi: Tugas 1 membuat Column/Bar Chart yang membandingkan volume penumpang antarkeempat bandara pada bulan Januari; Tugas 2 membuat Pie Chart yang menunjukkan persentase proporsi penumpang bandara Soekarno-Hatta selama rentang Januari hingga April (acuan teknis: rentang sel disorot tepat dengan header, tipe chart sesuai instruksi, judul bagan terisi jelas, dan data labels/persentase aktif terlihat) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Setiap pasangan saling memeriksa hasil chart pasangannya menggunakan daftar periksa teknis visualisasi data (rentang data yang dipilih, ketepatan jenis diagram, dan kelengkapan elemen bagan seperti judul serta label data) (10 menit).
- Murid secara sadar mengidentifikasi kendala teknis yang dialami (misalnya kesalahan memblok data sel bersama label atau tertukarnya sumbu X dan seri data) dan mencatat solusi perbaikannya (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan terhadap hasil unjuk kerja visualisasi data murid dan melakukan cek pemahaman singkat lisan terhadap aturan pemilihan diagram batang versus diagram lingkaran (5 menit).
- Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya mengenai perumusan penyelesaian persoalan himpunan data melalui kategorisasi dan peringkasan data, lalu menutup pembelajaran dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan teknis diberikan kartu panduan langkah bergambar (cheat sheet urutan klik menu Insert > Charts). Murid yang mahir diberikan dataset tambahan yang mencakup seluruh bandara untuk dianalisis tren visualnya.
- Proses: Pada tahap Mengaplikasi, murid yang masih kesulitan didampingi secara terpandu dalam menyeleksi sel yang tidak bersebelahan (menggunakan tombol Ctrl), sedangkan murid yang cepat memandu pasangannya secara kolaboratif.
- Produk: Murid dengan kecepatan belajar lebih tinggi menambahkan kustomisasi visual berupa pengubahan palet warna tema, pemisahan irisan pie (exploded pie chart), dan penataan posisi legend yang ergonomis.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik lisan penentuan jenis visualisasi yang tepat berdasarkan dua skenario data: Skenario 1 = Persentase proporsi suara pemilihan ketua OSIS (Acuan benar: Diagram lingkaran/Pie chart); Skenario 2 = Perbandingan jumlah peminjaman buku per kategori perpustakaan (Acuan benar: Diagram batang/Column/Bar chart).
Proses:- Observasi unjuk kerja praktik lembar kerja Aktivitas AD-K8-03: (1) Ketepatan menyeleksi rentang data (range), (2) Ketepatan memilih jenis chart (batang untuk perbandingan 4 bandara bulan Januari; pie untuk proporsi 4 bulan Bandara Soekarno-Hatta), (3) Kelengkapan atribut visual (Chart Title dan Data Labels/persentase).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman teknis akhir sesi: Murid menjawab 1 pertanyaan verifikasi: 'Langkah apa yang harus dilakukan jika diagram lingkaran menampilkan irisan tanpa angka persentase?' (Acuan benar: Menambahkan elemen Data Labels melalui menu Chart Elements / Add Chart Element > Data Labels).
Formatif:- Kuis singkat tebak jenis bagan pada tahap Memahami
- Penilaian unjuk kerja pembuatan 2 jenis diagram (Column Chart dan Pie Chart) pada aplikasi lembar kerja menggunakan rubrik
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kesesuaian Pemilihan Jenis Bagan/Diagram | Keliru memilih jenis bagan untuk kedua tugas (tidak menggunakan diagram batang maupun diagram lingkaran sesuai peruntukan data). | Tepat memilih jenis bagan pada salah satu tugas saja (misal hanya tepat membuat diagram batang, tetapi keliru pada diagram lingkaran). | Tepat memilih jenis bagan pada kedua tugas (diagram batang untuk perbandingan antarabandara dan diagram lingkaran untuk proporsi waktu) dengan sedikit arahan guru. | Tepat memilih dan menentukan jenis bagan pada kedua tugas secara mandiri dan presisi sesuai karakteristik data perbandingan dan proporsi. | | Keterampilan Teknis Seleksi Data dan Kelengkapan Elemen Bagan | Rentang sel (data range) yang diseleksi salah sehingga diagram tidak terbentuk atau memuat data kosong, serta tanpa judul dan label. | Mampu menyeleksi rentang data dengan benar namun elemen diagram belum lengkap (tidak memuat Chart Title atau Data Labels). | Mampu menyeleksi rentang data dengan benar dan melengkapi salah satu elemen bagan (Chart Title terisi, namun Data Labels belum aktif, atau sebaliknya). | Mampu menyeleksi rentang data secara mandiri dan akurat serta menampilkan seluruh elemen bagan secara lengkap (Chart Title informatif dan Data Labels/persentase aktif terlihat). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 25 menit untuk praktik mandiri berpasangan di lembar kerja mencukupi bagi seluruh murid?
- Bagian teknis mana (seleksi sel range, pemilihan jenis chart, atau penambahan data label) yang paling banyak memerlukan intervensi guru?
Murid:- Apa perbedaan utama fungsi diagram batang dan diagram lingkaran saat menyajikan data?
- Langkah teknis apa pada aplikasi lembar kerja yang paling menantang bagimu saat membuat bagan tadi?
Pertemuan 4 — Menerapkan Berpikir Komputasional dalam Penyelesaian Persoalan Himpunan Data Berstruktur Sederhana dengan Peringkasan dan Kategorisasi Data — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.1.4 Menerapkan berpikir komputasional dalam menyelesaikan persoalan yang mengandung himpunan data berstruktur sederhana dengan volume kecil melalui peringkasan dan kategorisasi data
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-4 tentang penerapan berpikir komputasional untuk meringkas dan mengategorikan himpunan data terstruktur sederhana (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat melalui kuis tanya-jawab 2 soal untuk memetakan kesiapan murid dalam konsep kategorisasi dan peringkasan data terstruktur (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid menyimak demonstrasi guru tentang penerapan 4 pilar berpikir komputasional (khususnya dekomposisi masalah dan abstraksi) dalam meringkas tabel data berstruktur sederhana (misal data 10 transaksi koperasi: mengelompokkan menurut kategori jenis barang 'Alat Tulis' vs 'Makanan' dan menghitung total per kategori) (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Secara berpasangan, murid mengikuti permainan tantangan cepat 'Detektif Data' untuk mengelompokkan 12 baris data penjualan kantin ke dalam 3 kategori (Makanan Berat, Camilan, Minuman) dan menghitung rekapitulasi jumlahnya secara tepat dan menggembirakan (15 menit).
- Secara mandiri, murid mengerjakan lembar kerja penyelesaian persoalan himpunan data berstruktur sederhana: menentukan kategori, menyaring data, dan menghitung total ringkasan nilai transaksi untuk 3 kategori data berdasarkan tabel data inventaris 15 item yang disediakan (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid bersama guru mencocokkan hasil peringkasan data dengan kunci acuan penyelesaian persoalan, mengevaluasi ketepatan kategorisasi dan perhitungan ringkasan data, serta menyadari manfaat efisiensi berpikir komputasional (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kembali cara meringkas dan mengategorikan himpunan data terstruktur dengan berpikir komputasional (5 menit).
- Guru memberikan arahan persiapan untuk pelaksanaan asesmen sumatif bab pada pertemuan berikutnya dan menutup pembelajaran dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan tabel data dengan kategori yang sudah terdefinisi kolomnya (scaffolding kolom bantu); murid mahir diberikan tabel data mentah dengan variasi nilai yang membutuhkan penentuan kriteria kategori sendiri.
- Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibimbing guru secara bertahap dalam menyaring baris per baris; murid mahir langsung menyelesaikan pengelompokan dan perhitungan ringkasan data secara mandiri.
- Produk: Semua murid menghasilkan tabel ringkasan data terstruktur yang memuat kategori dan total kuantitas/nilai yang tepat sesuai acuan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Dua pertanyaan diagnostik lisan/tulis di awal sesi: (1) Jika diberikan 6 item belanjaan: Pensil, Apel, Penghapus, Jeruk, Penggaris, Pisang, sebutkan 2 kategori yang tepat untuk mengelompokkannya beserta anggotanya! (Acuan: Kategori Alat Tulis = Pensil, Penghapus, Penggaris; Kategori Buah = Apel, Jeruk, Pisang). (2) Apa tujuan kita membuat ringkasan/rekapitulasi data dari tabel transaksi? (Acuan: Untuk menampilkan data penting/inti secara cepat dan mudah dipahami tanpa harus membaca seluruh baris data mentah).
Proses:- Observasi dan pemeriksaan hasil pengerjaan Lembar Kerja Mandiri siswa: Dari tabel 15 data inventaris koperasi sekolah (5 Buku Tulis @Rp4.000, 3 Roti @Rp3.000, 2 Susu Kotak @Rp5.000, 4 Pulpen @Rp3.000, 1 Roti Bakar @Rp6.000), murid diminta mengategorikan ke dalam 2 Kategori ('Alat Tulis' dan 'Konsumsi') serta menghitung total kuantitas dan total nominal per kategori. (Acuan Kunci: Kategori Alat Tulis: Total Kuantitas = 9 item [5 buku + 4 pulpen], Total Nominal = Rp32.000 [Rp20.000 + Rp12.000]; Kategori Konsumsi: Total Kuantitas = 6 item [3 roti + 2 susu + 1 roti bakar], Total Nominal = Rp25.000 [Rp9.000 + Rp10.000 + Rp6.000]).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman di akhir sesi melalui 1 butir soal reflektif: Diberikan 3 nilai penjualan harian kategori minuman: Es Teh 10 porsi (Rp30.000), Jus Jeruk 5 porsi (Rp25.000), dan Air Mineral 15 botol (Rp45.000). Berapakah ringkasan total porsi dan total nilai penjualan untuk kategori minuman tersebut? (Acuan: Total porsi = 30; Total nilai penjualan = Rp100.000).
Formatif:- Asesmen diagnostik awal: Tanya jawab identifikasi konsep kategorisasi dan peringkasan data (2 butir)
- Asesmen formatif proses: Penilaian kinerja mandiri menyelesaikan persoalan kategorisasi dan peringkasan himpunan data pada lembar kerja (kriteria: ketepatan pengelompokan kategori dan ketepatan perhitungan ringkasan angka)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kategorisasi Himpunan Data Berstruktur Sederhana | Belum mampu memilah dan mengelompokkan data inventaris ke dalam kategori yang tepat (kurang dari 5 item benar dari 15 item). | Mampu memilah sebagian data ke dalam kategori yang tepat (6–10 item benar dari 15 item acuan). | Mampu memilah sebagian besar data ke dalam kategori yang tepat dengan bantuan minor (11–14 item benar dari 15 item acuan). | Mampu memilah seluruh 15 item data ke dalam kategori 'Alat Tulis' dan 'Konsumsi' secara lengkap dan tepat tanpa kesalahan sesuai acuan. | | Peringkasan Data Berstruktur Sederhana | Belum mampu menghitung ringkasan kuantitas maupun nominal per kategori secara tepat (0 dari 4 nilai ringkasan benar). | Mampu menghitung 1–2 dari 4 nilai ringkasan (total kuantitas/nominal) per kategori secara tepat. | Mampu menghitung 3 dari 4 nilai ringkasan (total kuantitas dan nominal) per kategori secara tepat. | Mampu menghitung seluruh 4 nilai ringkasan (Total Kuantitas Alat Tulis = 9, Total Nominal Alat Tulis = Rp32.000, Total Kuantitas Konsumsi = 6, Total Nominal Konsumsi = Rp25.000) secara mandiri dan tepat sesuai acuan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 80 menit mencukupi bagi murid untuk melatih abstraksi data mentah menjadi data terangkum?
- Apakah permainan 'Detektif Data' efektif membangun suasana belajar yang menggembirakan sekaligus melatih keterampilan komputasional murid?
Murid:- Bagian mana dari langkah pengelompokan dan penghitungan ringkasan data yang menurutmu paling menantang?
- Bagaimana keterampilan menyederhanakan dan mengelompokkan data ini membantumu mengelola informasi dalam kegiatan sehari-hari?
Pertemuan 5 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.1.1 Menjelaskan konsep himpunan data terstruktur dan konsep lembar kerja pengolah data dalam kehidupan sehari-hari
- TP 8.1.2 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi lembar kerja untuk pencarian data
- TP 8.1.3 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi lembar kerja untuk visualisasi data ke dalam bentuk bagan atau diagram
- TP 8.1.4 Menerapkan berpikir komputasional dalam menyelesaikan persoalan yang mengandung himpunan data berstruktur sederhana dengan volume kecil melalui peringkasan dan kategorisasi data
Pendahuluan:- Guru membuka kelas, mengecek kehadiran murid, dan menyampaikan tujuan pelaksanaan asesmen sumatif Bab 1 Analisis Data yang terdiri atas tes tertulis uraian objektif dan unjuk kerja praktik komputer secara individual (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan lembar tes tertulis objektif dan menjelaskan petunjuk pengerjaan 2 butir soal uraian: Butir 1 meminta murid menjelaskan pengertian himpunan data terstruktur serta menyebutkan 2 karakteristik utamanya (baris sebagai rekaman/record dan kolom sebagai atribut/field); Butir 2 meminta murid menjelaskan 2 peran lembar kerja pengolah data dalam kehidupan sehari-hari (misalnya pengorganisasian data secara rapi dan otomatisasi perhitungan matematis) (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid secara individual dan mandiri mengerjakan tes tertulis uraian objektif pada lembar jawaban yang disediakan (durasi murni pengerjaan: 15 menit). Acuan Kunci Jawaban Tes Tertulis: (1) Himpunan data terstruktur adalah kumpulan data yang disusun dengan pola, format, atau skema baris dan kolom yang terdefinisi dengan jelas sehingga mudah diakses, dicari, dan diolah oleh komputer maupun manusia; karakteristik: memuat baris (record data) dan kolom (atribut kategori); (2) Peran lembar kerja: mencatat/mengorganisasi data transaksi/administrasi secara sistematis dalam bentuk sel (kolom-baris) dan melakukan perhitungan otomatis menggunakan formula/fungsi (15 menit).
- Guru mengumpulkan lembar jawaban tes tertulis, mengarahkan murid membuka komputer laboratorium, dan membuka berkas kerja praktik yang telah disiapkan 'Sumatif_AnalisisData_Kelas8.xlsx' yang memuat tabel utama 15 baris data transaksi penjualan koperasi (kolom: Kode_Barang, Nama_Barang, Kategori, Jumlah_Jual, Harga_Satuan) dan tabel referensi barang (5 menit).
- Murid secara mandiri menyelesaikan Tugas Praktik 1 (Pencarian Data): Mengisi kolom 'Nama_Barang' dan 'Harga_Satuan' pada tabel transaksi menggunakan formula VLOOKUP berdasarkan tabel acuan. Acuan formula tepat: cell C2 `=VLOOKUP(B2, $G$2:$I$6, 2, FALSE)` dan cell E2 `=VLOOKUP(B2, $G$2:$I$6, 3, FALSE)` (15 menit).
- Murid secara mandiri menyelesaikan Tugas Praktik 2 (Peringkasan dan Kategorisasi Data): Menggunakan formula komputasional untuk meringkas data transaksi kecil ke dalam tabel ringkasan berdasarkan kategori 'Alat Tulis' dan 'Makanan Ringan'. Acuan formula: total frekuensi item menggunakan `=COUNTIF($D$2:$D$16, G10)` dan total kuantitas penjualan menggunakan `=SUMIF($D$2:$D$16, G10, $F$2:$F$16)` (15 menit).
- Murid secara mandiri menyelesaikan Tugas Praktik 3 (Visualisasi Data): Menyajikan data tabel ringkasan kategori ke dalam bentuk diagram batang (bar/column chart) atau diagram lingkaran (pie chart) yang memuat judul bagan ('Penjualan per Kategori'), label data/kategori yang jelas, dan skala yang proporsional sesuai data (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid menyimpan berkas kerja digital dengan format nama 'SumatifAD_NamaLengkap_Kelas8.xlsx', mengirimkannya ke folder server pengumpulan yang ditentukan guru, dan memeriksa kembali kelengkapan komponen praktiknya secara mandiri (3 menit).
Penutup:- Guru memberikan konfirmasi penerimaan berkas, memberikan umpan balik umum mengenai jalannya asesmen sumatif, serta menutup rangkaian pembelajaran Bab 1 Analisis Data dengan doa dan apresiasi ketertiban murid (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi akses tampilan lembar soal tertulis dengan ukuran fon lebih besar atau penyesuaian kontras layar komputer bagi murid dengan hambatan penglihatan tanpa mengubah isi tugas.
- Proses: Pemberian panduan pembacaan petunjuk teknis secara lisan bagi murid yang membutuhkan klarifikasi instruksi kerja tanpa membimbing penyelesaian formula.
- Produk: Standar bukti artefak tetap seragam berupa lembar jawaban tes tertulis uraian dan berkas lembar kerja digital berekstensi .xlsx.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- tes tertulis objektif dan unjuk kerja praktik lembar kerja secara serentak: lembar jawaban uraian konsep data terstruktur serta berkas lembar kerja digital yang memuat formula pencarian data, tabel ringkasan pengelompokan komputasional, dan visualisasi diagram
- tes tertulis uraian objektif: lembar jawaban murid yang memuat penjelasan konsep data terstruktur dan peran dasar lembar kerja pengolah data dalam pengelolaan data sehari-hari yang dikerjakan serentak oleh seluruh murid (20 menit; individual; instrumen: pedoman penskoran dan kunci jawaban)
- unjuk kerja praktik komputer serentak: berkas lembar kerja digital murid di laboratorium komputer yang memuat formula pencarian data pada tabel acuan, tabel kategorisasi dan peringkasan data volume kecil, serta penyajian diagram batang atau lingkaran yang akurat (60 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja pemecahan masalah data (kriteria: formula pencarian, tabel kategorisasi/ringkasan data, dan ketepatan diagram))
Sumatif:- tes tertulis objektif dan unjuk kerja praktik lembar kerja secara serentak: lembar jawaban uraian konsep data terstruktur serta berkas lembar kerja digital yang memuat formula pencarian data, tabel ringkasan pengelompokan komputasional, dan visualisasi diagram
- tes tertulis uraian objektif: lembar jawaban murid yang memuat penjelasan konsep data terstruktur dan peran dasar lembar kerja pengolah data dalam pengelolaan data sehari-hari yang dikerjakan serentak oleh seluruh murid (20 menit; individual; instrumen: pedoman penskoran dan kunci jawaban)
- unjuk kerja praktik komputer serentak: berkas lembar kerja digital murid di laboratorium komputer yang memuat formula pencarian data pada tabel acuan, tabel kategorisasi dan peringkasan data volume kecil, serta penyajian diagram batang atau lingkaran yang akurat (60 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja pemecahan masalah data (kriteria: formula pencarian, tabel kategorisasi/ringkasan data, dan ketepatan diagram))
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penjelasan Konsep Himpunan Data Terstruktur dan Lembar Kerja (TP 8.1.1) | Hanya mampu menyebutkan definisi data secara lepas tanpa menjelaskan konsep struktur baris-kolom serta peran lembar kerja, atau tidak ada butir yang tepat dari 2 butir soal. | Menjelaskan salah 1 dari 2 butir soal dengan tepat (hanya konsep data terstruktur saja atau hanya peran lembar kerja pengolah data saja sesuai acuan). | Menjelaskan kedua butir soal (konsep data terstruktur dan 2 peran lembar kerja) dengan tepat sesuai acuan kunci jawaban namun penjelasan karakteristik baris-kolom belum lengkap. | Menjelaskan kedua butir soal secara lengkap dan tepat sesuai acuan: mendefinisikan data terstruktur beserta 2 karakteristiknya (baris dan kolom), serta menguraikan 2 peran lembar kerja pengolah data dalam kehidupan sehari-hari. | | Penerapan Formula Pencarian Data Lembar Kerja (TP 8.1.2) | Tidak berhasil menuliskan formula pencarian VLOOKUP atau formula menghasilkan pesan galat (#N/A, #VALUE!) pada seluruh baris tabel transaksi. | Menuliskan formula VLOOKUP tetapi terdapat kekeliruan sintaks pada penguncian tabel referensi (sel absolut) atau indeks kolom sehingga hanya tepat pada 1 kolom (Nama Barang saja atau Harga Satuan saja). | Menuliskan formula VLOOKUP dengan benar pada kedua kolom (Nama_Barang `=VLOOKUP(B2, $G$2:$I$6, 2, FALSE)` dan Harga_Satuan `=VLOOKUP(B2, $G$2:$I$6, 3, FALSE)`) serta disalin ke seluruh 15 baris transaksi, namun lupa mengunci range tabel acuan dengan tanda absolut ($). | Menerapkan formula pencarian VLOOKUP secara mandiri dan akurat pada kedua kolom (Nama_Barang dan Harga_Satuan) dengan rentang tabel acuan absolut ($G$2:$I$6) dan parameter eksak (FALSE/0) sehingga seluruh 15 baris data terisi tepat tanpa galat. | | Peringkasan dan Kategorisasi Data Komputasional (TP 8.1.4) | Tidak mampu menyusun tabel ringkasan atau mengisi nilai frekuensi dan jumlah penjualan secara manual tanpa formula komputasional. | Menyusun tabel ringkasan kategori tetapi hanya menerapkan 1 formula komputasional dengan benar (hanya COUNTIF saja atau hanya SUMIF saja untuk kategori 'Alat Tulis' dan 'Makanan Ringan'). | Menerapkan formula COUNTIF dan SUMIF pada kedua kategori ('Alat Tulis' dan 'Makanan Ringan') sesuai acuan, namun terdapat kekeliruan penetapan rentang kriteria sehingga hasil ringkasan salah sebagian. | Menerapkan formula peringkasan komputasional COUNTIF dan SUMIF secara tepat dan tuntas untuk mengelompokkan frekuensi dan total kuantitas seluruh data volume kecil berdasarkan kedua kategori tanpa kekeliruan rentang/kriteria. | | Visualisasi Data ke Bentuk Bagan atau Diagram (TP 8.1.3) | Tidak membuat diagram, atau diagram yang dibuat tidak bersumber dari data tabel ringkasan kategori. | Membuat diagram batang/lingkaran dari data ringkasan, namun tidak memuat judul bagan dan label data/kategori sehingga informasi visual tidak jelas. | Menyajikan visualisasi data ke dalam bentuk diagram batang atau diagram lingkaran yang tepat bersumber dari tabel ringkasan, dilengkapi judul bagan ('Penjualan per Kategori'), namun belum menampilkan label nilai/kategori secara lengkap. | Menyajikan visualisasi diagram batang atau lingkaran secara presisi bersumber dari tabel ringkasan kategori, memuat judul bagan ('Penjualan per Kategori'), label kategori ('Alat Tulis' dan 'Makanan Ringan'), legenda, serta nilai data yang akurat dan proporsional. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 20 menit tes tertulis dan 60 menit tes unjuk kerja komputer mencukupi bagi seluruh murid untuk menuntaskan asesmen secara mandiri?
- Bagian mana dari empat capaian TP Bab Analisis Data yang paling banyak mengalami kendala teknis atau miskonsepsi oleh murid?
Murid:- Bagian mana dari tes tertulis atau praktik lembar kerja hari ini yang paling menantang bagimu?
- Keterampilan analisis data apa yang paling bermanfaat dan ingin kamu terapkan dalam kegiatan sekolah atau kehidupan sehari-hari?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek, 2024)
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek, 2024) Bab 1 Analisis Data
- Kartu Aktivitas Studi Kasus Data Unplugged (Daftar buku, curhat, struk belanja, lirik lagu)
- Papan tulis dan lembar kerja grid kertas berpetak
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek 2024)
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek 2024)
- Perangkat komputer/laptop dengan aplikasi lembar kerja (Microsoft Excel/Google Sheets)
- Berkas lembar kerja latihan Aktivitas AD-K8-02
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek, 2024)
- Perangkat komputer/laptop dengan aplikasi pengolah lembar kerja (Microsoft Excel / Google Sheets / LibreOffice Calc)
- Berkas dataset penumpang pesawat udara di beberapa bandara tahun 2017 (Aktivitas AD-K8-03)
- Buku Panduan Guru Informatika untuk SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi 2024), Bab 1: Analisis Data
- Buku Siswa Informatika untuk SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi 2024), Bab 1: Analisis Data
- Lembar Kerja Murid (LKPD) 'Peringkasan dan Kategorisasi Data Koperasi Sekolah'
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi, 2024), Bab I Analisis Data
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi, 2024), Bab I Analisis Data
- Komputer laboratorium sekolah dengan aplikasi lembar kerja (Microsoft Excel / Google Sheets)
- Berkas lembar kerja praktik: 'Sumatif_AnalisisData_Kelas8.xlsx'
- Lembar soal dan jawaban tes tertulis uraian objektif
|