MODUL AJAR Informatika — Kelas 7 (Fase D) Topik: Bab 4 — Keseimbangan Hidup di Dunia Digital INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Informatika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 7 |
|---|
| Topik | Bab 4 — Keseimbangan Hidup di Dunia Digital |
|---|
| Alokasi Waktu | 14 JP (14 x 40 menit = 560 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 7 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 7.4.1 Mengidentifikasi jenis ruang publik virtual beserta karakteristik penggunaannya dalam interaksi digital
- TP 7.4.2 Menerapkan kesadaran penuh (mindfulness) dalam dunia digital melalui perancangan jadwal kebiasaan beraktivitas yang seimbang
- TP 7.4.3 Memilah informasi yang bersifat privat dan publik untuk melindungi data pribadi dalam interaksi daring
- TP 7.4.4 Membuat kata sandi yang aman dengan menerapkan kriteria kombinasi karakter untuk perlindungan akun digital
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa perbedaan utama antara berkumpul di taman kota dan berkumpul di grup media sosial atau ruang percakapan daring?
- Ciri-ciri apa saja yang menandai bahwa sebuah platform internet dapat disebut sebagai ruang publik virtual?
- Berapa perkiraan waktu yang kalian habiskan di depan layar smartphone atau komputer setiap harinya?
- Bagaimana perasaan atau respon tubuh kalian ketika harus berpisah atau dijauhkan dari smartphone selama beberapa jam?
- Bagaimana caramu membagi waktu antara menatap layar gawai dengan kegiatan di dunia nyata agar tubuh dan pikiran tetap bugar?
- Mengapa kita memerlukan jadwal harian yang seimbang untuk melatih kesadaran penuh (mindfulness) saat menggunakan perangkat digital?
- Pernahkah kamu melihat orang mengunggah foto kartu identitas atau tiket pesawat di media sosial, dan apakah itu aman?
- Data apa saja tentang dirimu yang boleh diketahui banyak orang di internet, dan data apa yang harus kamu rahasiakan?
- Mengapa kata sandi seperti '123456' atau 'nama_sendiri' sangat mudah ditebak dan berbahaya bagi keamanan akun kita?
- Bagaimana kita bisa membuat kata sandi yang sangat kuat tetapi tetap mudah kita ingat tanpa harus menuliskannya di sembarang tempat?
- Mengapa kata sandi seperti '123456' atau tanggal lahir sangat mudah ditebak dan dibobol?
- Bagaimana kita bisa membuat kata sandi yang sangat rumit tetapi tetap mudah kita ingat menggunakan pola algoritma pribadi?
- Bagaimana membuktikan bahwa kita telah mampu membedakan ruang publik virtual serta memilah data yang aman untuk dibagikan?
- Mengapa jadwal aktivitas digital yang seimbang dan kata sandi yang kuat menjadi kunci perlindungan diri di dunia siber?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Mengidentifikasi Jenis Ruang Publik Virtual dan Karakteristik Penggunaannya — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 7.4.1 Mengidentifikasi jenis ruang publik virtual beserta karakteristik penggunaannya dalam interaksi digital
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat untuk memetakan kesiapan murid dalam mengidentifikasi ruang publik fisik vs virtual serta karakteristik interaksi daring melalui pertanyaan lisan terarah (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid mencermati ilustrasi perbandingan ruang publik fisik (seperti taman kota atau perpustakaan) dan ruang publik virtual (seperti forum diskusi web, grup media sosial, dan platform perpesanan komunitas), lalu mendengarkan penjelasan singkat guru mengenai 5 karakteristik ruang publik virtual: interaksi online, akses bebas, berbagi informasi, pertukaran budaya dan pengetahuan, serta partisipasi online (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Secara berpasangan, murid memainkan mini-game kartu klasifikasi 'Teka Ruang Digital' yang menggembirakan: mencocokkan 4 kartu skenario platform digital ke jenis ruang publik virtual yang tepat: Kartu 1: Platform video berbagi tutorial umum -> Video Sharing/Media Sosial Publik; Kartu 2: Saluran siaran berita terbuka di aplikasi chat -> Kanal Aplikasi Perpesanan Publik; Kartu 3: Papan tanya-jawab pemrograman terbuka -> Forum Diskusi Web; Kartu 4: Ensiklopedia daring yang disunting bersama -> Platform Kolaborasi Pengetahuan (15 menit).
- Murid secara mandiri menyelesaikan Lembar Identifikasi untuk menandai kemunculan 5 karakteristik utama pada 3 contoh ruang publik virtual konkret: (1) Grup Komunitas Hobi di Media Sosial (karakteristik: interaksi online, akses bebas, berbagi informasi, pertukaran budaya/pengetahuan, partisipasi online); (2) Forum Daring Sains Pelajar (karakteristik: interaksi online, akses bebas, berbagi informasi, pertukaran budaya/pengetahuan, partisipasi online); (3) Komentar Terbuka Kanal Berita Daring (karakteristik: interaksi online, akses bebas, berbagi informasi, partisipasi online) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru merefleksikan bagaimana karakteristik ruang publik virtual memudahkan interaksi sekaligus menuntut kesadaran saat menggunakannya dalam keseharian (5 menit).
Penutup:- Murid mengerjakan cek pemahaman akhir singkat (3 butir soal cepat) untuk mengonfirmasi ketercapaian identifikasi jenis dan karakteristik ruang publik virtual (7 menit).
- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap hasil cek pemahaman dan menyampaikan topik yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya tanpa menutup bab (3 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan daftar bantu berisi definisi 5 karakteristik ruang publik virtual; murid yang cepat diberikan studi kasus platform virtual dengan fitur yang lebih kompleks.
- Proses: Murid yang memerlukan pendampingan mengerjakan Lembar Identifikasi dengan panduan terbimbing bersama rekan sebaya; murid yang mahir mengidentifikasi seluruh karakteristik pada platform tambahan secara mandiri.
- Produk: Seluruh murid menyajikan hasil identifikasi pada format lembar kerja yang sama, dengan jumlah contoh teranalisis minimal 3 untuk murid reguler dan 4 contoh untuk murid mahir.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik: Guru menanyakan: 'Sebutkan 1 contoh tempat berkumpul di dunia nyata dan 1 platform berkumpul di internet! Apa yang membedakan cara kalian berinteraksi di kedua tempat tersebut?' (Acuan jawaban: Ruang fisik = taman/sekolah/lapangan, interaksi tatap muka langsung; Ruang virtual = grup media sosial/forum daring/aplikasi perpesanan, interaksi daring melalui jaringan internet/perangkat digital).
Proses:- Pemeriksaan Lembar Identifikasi: Mengidentifikasi kesesuaian 5 karakteristik (interaksi online, akses bebas, berbagi informasi, pertukaran budaya/pengetahuan, partisipasi online) pada 3 contoh platform yang diberikan. Kriteria: benar mengidentifikasi minimal 4 dari 5 karakteristik pada setiap platform sesuai acuan kunci di kegiatan inti.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman 3 butir: (1) Sebutkan 2 contoh jenis platform yang termasuk ruang publik virtual! (Acuan: media sosial publik, forum diskusi daring, kanal video terbuka, platform kolaborasi wiki); (2) Mengapa platform tersebut disebut memiliki karakteristik 'akses bebas'? (Acuan: karena dapat diakses secara terbuka oleh siapa saja yang memiliki koneksi internet tanpa pembatasan keanggotaan tertutup khusus); (3) Sebutkan 2 karakteristik lain dari ruang publik virtual! (Acuan: memilih dua di antara: interaksi online, berbagi informasi, pertukaran budaya dan pengetahuan, partisipasi online).
Formatif:- Asesmen diagnostik awal lisan mengenai ruang publik fisik vs virtual
- Observasi unjuk kerja permainan klasifikasi kartu 'Teka Ruang Digital'
- Penilaian lembar identifikasi jenis dan karakteristik ruang publik virtual
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Identifikasi Jenis Ruang Publik Virtual | Belum mampu mengidentifikasi contoh jenis platform yang tergolong ruang publik virtual (0-1 contoh tepat). | Mampu mengidentifikasi contoh jenis ruang publik virtual secara terbatas dengan bantuan guru (2 contoh tepat). | Mampu mengidentifikasi contoh jenis ruang publik virtual secara mandiri dan tepat (3-4 contoh tepat). | Mampu mengidentifikasi seluruh contoh jenis ruang publik virtual secara konsisten, mandiri, dan tepat (lebih dari 4 contoh tepat pada berbagai format platform). | | Identifikasi Karakteristik Penggunaan Ruang Publik Virtual | Menemukan kurang dari 2 karakteristik ruang publik virtual yang sesuai pada lembar identifikasi. | Menemukan 2-3 karakteristik ruang publik virtual yang sesuai pada contoh platform. | Menemukan 4 karakteristik ruang publik virtual secara tepat pada contoh platform yang dianalisis. | Menemukan seluruh (5) karakteristik ruang publik virtual (interaksi online, akses bebas, berbagi informasi, pertukaran budaya/pengetahuan, partisipasi online) secara tepat dan lengkap pada seluruh contoh platform. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu pada tiap tahap pembelajaran terlaksana sesuai rencana?
- Bagaimana keterlibatan murid selama permainan kartu klasifikasi 'Teka Ruang Digital'?
- Apakah murid sudah dapat membedakan karakteristik ruang publik virtual dengan ruang privat digital secara jelas?
Murid:- Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling membantumu memahami apa itu ruang publik virtual?
- Karakteristik ruang publik virtual apa yang paling sering kamu jumpai saat menggunakan gawai dalam kehidupan sehari-hari?
Pertemuan 2 — Menerapkan Kesadaran Penuh (Mindfulness) dalam Menganalisis Kebiasaan Digital — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 7.4.2 Menerapkan kesadaran penuh (mindfulness) dalam dunia digital melalui perancangan jadwal kebiasaan beraktivitas yang seimbang
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa singkat (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menerapkan kesadaran penuh (mindfulness) dalam mengidentifikasi serta menganalisis kebiasaan digital sehari-hari (4 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan meminta murid merespons 2 pertanyaan pemantik secara tertulis di lembar catatan masing-masing mengenai perkiraan durasi layar dan perasaan saat berpisah dari gawai (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru tentang konsep kesadaran penuh (mindfulness) dalam beraktivitas digital, yaitu menyadari waktu penggunaan, tujuan pemakaian media, serta dampak fisik dan emosional yang ditimbulkan (8 menit).
- Murid mengidentifikasi contoh kebiasaan digital berdasarkan 4 kartu skenario kebiasaan digital yang dibacakan guru: Kartu 1 (Membuka media sosial tanpa henti saat menjelang tidur hingga larut malam), Kartu 2 (Memakai perangkat gawai hanya untuk mencari bahan referensi tugas sekolah selama 30 menit lalu mematikannya), Kartu 3 (Bermain game daring selama lebih dari 4 jam terus-menerus tanpa jeda istirahat), Kartu 4 (Mengatur alarm pengingat istirahat mata setiap 20 menit saat menatap layar) (7 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Menggembirakan):- Murid secara mandiri menuliskan daftar inventarisasi minimal 4 kebiasaan digital pribadinya sehari-hari pada lembar 'Cek Kebiasaan Digital' dan mengelompokkannya secara jujur ke dalam kategori kebiasaan positif atau negatif (12 menit).
- Dalam suasana interaktif dan menggembirakan, murid memainkan 'Kuis Cepat Kiasan Digital': murid memilih salah satu analogi kehidupan digitalnya ('Kehidupan digital saya seperti jendela dunia karena...' atau 'Kehidupan digital saya seperti roller coaster karena...') dan menempelkan kartu warna-warni pilihannya pada papan refleksi kelas (8 menit).
- Murid menganalisis dampak dari kebiasaan digital yang telah diinventarisasi dengan memilih 1 kebiasaan digital negatif yang paling berdampak buruk bagi kesehatan atau waktu belajar mereka untuk diubah (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengevaluasi hasil analisis kebiasaan digitalnya dengan memeriksa kembali keterkaitan antara durasi penggunaan perangkat dengan perasaan lelah atau cemas yang mereka alami (6 menit).
- Murid merumuskan 1 komitmen kesadaran digital awal secara tertulis sebagai langkah pengenalan sebelum merancang jadwal mingguan seimbang pada pertemuan berikutnya (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pentingnya memiliki kesadaran penuh terhadap pola dan kebiasaan menggunakan gawai dalam kehidupan sehari-hari (4 menit).
- Guru memberikan umpan balik atas lembar kerja inventarisasi kebiasaan yang dikerjakan murid dan mengingatkan bahwa data kebiasaan ini akan dipakai menyusun jadwal seimbang di pertemuan ke-3 (2 menit).
- Guru menutup sesi pembelajaran dengan doa bersama dan salam penutup (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan daftar panduan contoh kebiasaan digital harian (membuka pesan, streaming video, bermain game, browsing materi pelajaran), sedangkan murid yang lebih cepat diberikan lembar telaah dampak waktu penggunaan layar terhadap jam tidur.
- Proses: Murid yang kesulitan menentukan kategori kebiasaan dibimbing dengan pertanyaan penuntun mengenai akibat fisik kebiasaan tersebut, sementara murid yang mandiri langsung menganalisis akar pemicu kebiasaan.
- Produk: Inventarisasi kebiasaan digital dapat berupa tabel centang sederhana ataupun peta pikiran visual pada kertas warna-warni sesuai kenyamanan murid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik kesiapan kesadaran digital melalui pengisian 2 pertanyaan respon diri: (1) Perkiraan durasi penggunaan gawai per hari (kriteria penerimaan: murid menuliskan rentang waktu numerik jam/menit secara realistis); (2) Respon emosional saat terpisah dari gawai (kriteria penerimaan: murid mengidentifikasi minimal satu emosi nyata, misal gelisah, biasa saja, santai, atau bosan).
Proses:- Pemeriksaan lembar 'Cek Kebiasaan Digital' yang memuat minimal 4 kebiasaan harian dengan klasifikasi tepat: Kartu 1 = negatif, Kartu 2 = positif, Kartu 3 = negatif, Kartu 4 = positif. Untuk kebiasaan pribadi: murid tepat memilah kebiasaan produktif/sehat sebagai positif dan kebiasaan berlebih/lalai sebagai negatif.
- Pemeriksaan lembar telaah 1 kebiasaan negatif terpilih beserta rumusan dampak nyata terhadap aktivitas fisik, istirahat, atau belajar.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman di akhir sesi melalui lembar komitmen kesadaran digital (kriteria penerimaan: murid menuliskan 1 kebiasaan digital yang ingin diperbaiki disertai alasan dampak spesifik yang dirasakan pada tubuh atau waktu belajar).
Formatif:- Penilaian proses pada lembar kerja inventarisasi 'Cek Kebiasaan Digital' (kriteria: kelengkapan pencatatan minimal 4 kebiasaan dan ketepatan pengelompokan kebiasaan positif/negatif)
- Observasi partisipasi refleksi kesadaran penuh saat mengidentifikasi dampak gawai
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan Kesadaran Penuh dalam Mengidentifikasi dan Menganalisis Kebiasaan Digital | Menuliskan kurang dari 4 kebiasaan digital pribadi dan belum mampu membedakan kebiasaan positif serta negatif secara tepat. | Menuliskan 4 kebiasaan digital pribadi dan mampu mengelompokkan kebiasaan positif serta negatif, namun belum mampu menguraikan dampaknya terhadap aktivitas nyata. | Menuliskan minimal 4 kebiasaan digital pribadi secara mandiri, tepat mengelompokkan kebiasaan positif dan negatif, serta mengidentifikasi dampak 1 kebiasaan digital terhadap aktivitas fisik atau belajarnya. | Menuliskan lebih dari 4 kebiasaan digital pribadi secara terperinci, tepat mengelompokkannya ke dalam kebiasaan positif dan negatif, serta menganalisis dampak mendalam dari kebiasaan tersebut terhadap kesejahteraan fisik, mental, dan produktivitas belajar tanpa bantuan guru. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu untuk tahap inventarisasi kebiasaan pribadi sudah mencukupi bagi seluruh murid?
- Bagaimana keterbukaan dan kejujuran murid dalam mengakui kebiasaan digital negatif mereka selama aktivitas berlangsung?
Murid:- Apa kebiasaan menggunakan gawai yang paling banyak menyita waktu berhargaku setiap harinya?
- Apakah aku merasa tubuh dan pikiranku lebih lelah ketika terlalu lama menatap layar tanpa jeda?
Pertemuan 3 — Menerapkan Kesadaran Penuh (Mindfulness) melalui Perancangan Jadwal Beraktivitas Seimbang — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 7.4.2 Menerapkan kesadaran penuh (mindfulness) dalam dunia digital melalui perancangan jadwal kebiasaan beraktivitas yang seimbang
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan mengondisikan suasana kelas yang nyaman (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu merancang jadwal kebiasaan beraktivitas seimbang untuk melatih kesadaran penuh (mindfulness) dalam kehidupan sehari-hari (3 menit).
- Guru memberikan asesmen diagnostik singkat berupa kuis cepat 3 butir untuk memetakan kesiapan murid membedakan alokasi waktu digital yang berimbang vs berlebihan (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak pemaparan guru tentang prinsip kesadaran penuh (mindfulness) dalam aktivitas digital, yaitu menyadari tujuan penggunaan gawai, membatasi durasi layar (screen time), dan menyediakan porsi waktu yang cukup untuk aktivitas luring seperti belajar, beristirahat, berolahraga, dan interaksi tatap muka (10 menit).
- Murid mencermati contoh analisis matriks waktu harian berkesadaran (24 jam) yang membagi aktivitas secara proporsional antara: istirahat/tidur (7-9 jam), kegiatan sekolah/belajar (6-8 jam), aktivitas luring fisik/sosial (2-3 jam), dan batas penggunaan gawai rekreasional (maksimal 2 jam) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid menerima Lembar Perancangan Jadwal Beraktivitas Seimbang (Tabel 24 Jam) yang memuat kolom: Rentang Jam, Rencana Aktivitas, Kategori (Digital Rekreasional / Digital Belajar / Luring Produktif / Istirahat Fisik), dan Catatan Batas Kesadaran (5 menit).
- Murid secara mandiri merancang jadwal harian 24 jam dengan menerapkan prinsip mindfulness: mengalokasikan tidur minimal 7 jam, membatasi gawai rekreasional maksimal 2 jam, serta menjadwalkan minimal 2 jam aktivitas luring non-layar (20 menit).
- Permainan Berpasangan 'Cek Keseimbangan Sejawat': Murid berpasangan saling bertukar lembar rancangan jadwal untuk mengecek apakah total waktu dalam jadwal tepat 24 jam dan memenuhi 3 kriteria batas keseimbangan (tidur, gawai hiburan, aktivitas luring) menggunakan daftar cek yang disediakan guru (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid meninjau kembali jadwal yang telah diperiksa pasangan dan menuliskan 1 komitmen tindakan sadar (mindful action) untuk mengubah satu kebiasaan digital yang selama ini menyita waktu berlebih (7 menit).
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran hari ini bahwa kesadaran penuh dalam beraktivitas digital diwujudkan melalui disiplin pembagian waktu yang terencana dan seimbang antara dunia maya dan nyata (4 menit).
- Guru memberikan umpan balik umum terhadap hasil rancangan jadwal murid, mengapresiasi komitmen yang dibuat, dan mengingatkan murid untuk mulai mempraktikkan jadwal tersebut di rumah sebelum sesi materi berikutnya (4 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan disediakan templat jadwal dengan pembagian blok waktu baku (waktu tidur, sekolah, dan makan sudah terisi), sedangkan murid yang lebih cepat diberikan templat jadwal 24 jam kosong yang mencakup perencanaan hari sekolah dan akhir pekan.
- Proses: Guru memberikan pendampingan langsung pada murid yang kesulitan menghitung total proporsi 24 jam, sementara murid yang telah selesai dapat langsung memverifikasi jadwal pasangannya secara mandiri.
- Produk: Semua murid menghasilkan produk yang sama yaitu tabel jadwal aktivitas harian 24 jam berkesadaran, dengan kedalaman detail aktivitas harian yang disesuaikan dengan kebutuhan ritme masing-masing murid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Kuis Diagnostik Kesiapan (3 butir): Guru membacakan 3 skenario kebiasaan waktu digital dan meminta murid memilih 'Seimbang' atau 'Tidak Seimbang'. Butir 1: 'Bermain game di ponsel selama 5 jam berturut-turut tanpa jeda hingga larut malam' (acuan jawaban: Tidak Seimbang). Butir 2: 'Membatasi bermain media sosial 1 jam setelah menyelesaikan PR dan berolahraga sore' (acuan jawaban: Seimbang). Butir 3: 'Membuka gawai sambil tidur-tiduran di tempat tidur hingga waktu tidur berkurang menjadi 4 jam' (acuan jawaban: Tidak Seimbang). Kriteria: Murid yang menjawab minimal 2 dari 3 butir dengan tepat dinyatakan siap mengikuti perancangan mandiri.
Proses:- Observasi formatif saat pengerjaan Lembar Perancangan Jadwal Beraktivitas Seimbang (24 Jam). Guru memeriksa keterpenuhan 3 kriteria utama: (1) Total alokasi waktu tepat 24 jam; (2) Alokasi waktu tidur dan istirahat memadai (minimal 7 jam); (3) Batas waktu gawai hiburan tidak melampaui 2 jam per hari dengan penyediaan alokasi waktu aktivitas luring produktif minimal 2 jam.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman dan refleksi penutup: Pemeriksaan lembar komitmen 1 tindakan sadar (mindful action) yang ditulis murid pada kolom penutup lembar kerja. Kriteria penerimaan operasional: Pernyataan komitmen menyebutkan secara konkret satu kebiasaan digital yang akan dikurangi durasinya (misal: membatasi scrolling video pendek sebelum tidur) beserta waktu pengganti untuk aktivitas luring (misal: membaca buku fisik atau tidur tepat waktu pukul 21.00).
Formatif:- Penilaian diagnostik awal berupa identifikasi pola waktu seimbang melalui kuis singkat 3 butir.
- Penilaian kinerja berupa penilaian formatif terhadap Lembar Perancangan Jadwal Beraktivitas Seimbang (24 Jam) menggunakan rubrik ketercapaian.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan Kesadaran Penuh dalam Perancangan Jadwal Seimbang | Rancangan jadwal belum mencakup 24 jam penuh atau belum membatasi waktu gawai rekreasional (masih > 4 jam), serta belum mengalokasikan waktu istirahat yang cukup (< 6 jam) meskipun telah dibimbing guru. | Rancangan jadwal telah mencakup 24 jam, tetapi pembatasan waktu gawai rekreasional masih berlebih (antara 2,5 - 4 jam) atau alokasi aktivitas luring belum seimbang, dan masih memerlukan arahan guru dalam perbaikannya. | Rancangan jadwal memuat total 24 jam secara utuh dengan pembagian waktu yang seimbang sesuai acuan: tidur/istirahat minimal 7 jam, gawai rekreasional maksimal 2 jam, dan aktivitas luring minimal 2 jam secara mandiri. | Rancangan jadwal memuat total 24 jam secara utuh dan seimbang sesuai acuan, dilengkapi dengan rincian jenis jeda kesadaran penuh (mindful break/screen break) di antara sesi aktivitas digital secara mandiri dan konsisten. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 80 menit mencukupi bagi seluruh murid untuk merancang jadwal 24 jam yang realistis?
- Bagian mana dari perancangan jadwal yang paling banyak menimbulkan kebingungan bagi murid dalam membagi waktu?
- Apakah aktivitas saling cek berpasangan efektif membantu murid menyadari ketidakseimbangan waktu layar mereka?
Murid:- Aktivitas apa di dunia nyata yang paling ingin kamu perbanyak setelah melihat jadwal harianmu?
- Apa tantangan terbesar yang mungkin kamu hadapi saat menerapkan jadwal beraktivitas seimbang ini di rumah?
- Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menyusun rencana pembagian waktu yang lebih sehat dan berkesadaran?
Pertemuan 4 — Memilah Informasi yang Bersifat Privat dan Publik dalam Interaksi Daring — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 7.4.3 Memilah informasi yang bersifat privat dan publik untuk melindungi data pribadi dalam interaksi daring
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan fokus kegiatan yaitu memilah informasi privat dan publik dalam interaksi daring (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen diagnostik awal: murid diminta mengangkat kartu hijau jika data berikut tergolong aman dibagikan di ruang publik virtual (informasi publik) atau kartu merah jika harus dilindungi (informasi privat) untuk 3 contoh data: (1) Nama hobi memasak; (2) Nomor Induk Kependudukan (NIK); (3) Alamat rumah lengkap beserta nomor RT/RW (acuan: 1=publik/hijau, 2=privat/merah, 3=privat/merah) (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru tentang konsep data diri dalam interaksi digital, yaitu perbedaan informasi publik/personal umum (informasi yang tidak dapat langsung menyalahgunakan identitas atau melacak fisik secara rentan, misalnya hobi, nama panggilan, genre musik favorit) dan informasi privat/sensitif (informasi yang dapat melacak seseorang secara fisik/hukum atau menimbulkan bahaya pencurian data dan penipuan jika bocor, seperti NIK, nomor telepon pribadi, alamat rumah lengkap, nama ibu kandung, tanggal lahir lengkap, kata sandi, dan nomor rekening) (10 menit).
- Murid mengamati 4 contoh data di papan tulis: (A) Genre musik favorit, (B) Nomor Kartu Identitas Anak (KIA), (C) Nama sekolah, (D) Nomor telepon pribadi; lalu murid secara mandiri mencocokkan kategori masing-masing ke dalam kolom Publik atau Kolom Privat (acuan: Publik = A, C; Privat = B, D) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid berpartisipasi dalam permainan interaktif cepat 'Pilah Cepat Data Digital' (Joyful Sorting Challenge): secara berpasangan, murid menerima lembar tantangan berisi 10 butir data dan harus mengelompokkannya secara mandiri ke kolom 'Informasi Publik' atau 'Informasi Privat'. Butir data: (1) Hobi membaca buku; (2) Alamat rumah tinggal; (3) Judul film favorit; (4) Tanggal lahir lengkap; (5) Nomor telepon seluler pribadi; (6) Makanan kesukaan; (7) Nomor Induk Siswa Nasional (NISN); (8) Nama ibu kandung; (9) Akun media sosial yang bersifat umum; (10) Nomor rekening bank/e-wallet orang tua (acuan: Publik = 1, 3, 6, 9; Privat = 2, 4, 5, 7, 8, 10) (15 menit).
- Murid menguji kemampuan memilah informasi melalui skenario profil media sosial fiktif: murid meneliti sebuah draf biodata profil daring yang memuat 6 data diri, lalu menandai tanda centang (V) untuk data yang aman dipublikasikan dan tanda silang (X) untuk data privat yang wajib dihapus agar terhindar dari penyalahgunaan data. Daftar data draf: (1) Nama panggilan 'Budi'; (2) Tanggal dan tahun lahir lengkap; (3) Klub sepak bola idola; (4) Foto Kartu Pelajar dengan NISN dan alamat jelas; (5) Cita-cita menjadi arsitek; (6) Nomor PIN/kata sandi email (acuan: V/aman dipublikasikan = 1, 3, 5; X/privat wajib dihapus = 2, 4, 6) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid membandingkan hasil pengelompokan draf profil daring dengan kunci acuan kelas yang dipaparkan guru, menghitung ketepatan pemilahan, dan mengidentifikasi jenis data mana yang masih sering keliru dipilah (10 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan prinsip utama memilah informasi: jangan membagikan data privat yang dapat melacak lokasi fisik atau membuka celah pencurian identitas ke ruang publik digital (5 menit).
- Guru memberikan penguatan atas ketepatan kerja murid, menjelaskan rencana pembelajaran sesi berikutnya mengenai pembuatan kata sandi yang aman, serta menutup kelas dengan doa (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan daftar kata kunci data privat (misal: memuat angka identitas resmi, lokasi rumah, data keuangan keluarga); murid yang mahir diberikan latihan pemilahan pada skenario tambahan yang memuat data campuran tersamar (misal: foto tiket konser yang memuat barcode dan nama lengkap vs foto suasana konser).
- Proses: Murid yang masih ragu memilah dapat berdiskusi terarah bersama pasangan sebangku dengan memeriksa satu per satu apakah data tersebut bisa melacak identitas fisik secara langsung; murid yang cepat menyelesaikan pemilahan secara mandiri.
- Produk: Semua murid menghasilkan tabel klasifikasi pemilahan informasi privat dan publik dengan jumlah data target yang sama persis sesuai indikator capaian.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab cepat menggunakan kartu respon hijau (publik) dan merah (privat) untuk 3 butir data: (1) Hobi memasak (acuan: publik); (2) Nomor Induk Kependudukan / NIK (acuan: privat); (3) Alamat rumah lengkap beserta RT/RW (acuan: privat).
Proses:- Pemeriksaan lembar tantangan 'Pilah Cepat Data Digital' berisi 10 data: (1) Hobi membaca buku (publik); (2) Alamat rumah tinggal (privat); (3) Judul film favorit (publik); (4) Tanggal lahir lengkap (privat); (5) Nomor telepon seluler pribadi (privat); (6) Makanan kesukaan (publik); (7) Nomor Induk Siswa Nasional / NISN (privat); (8) Nama ibu kandung (privat); (9) Akun media sosial yang bersifat umum (publik); (10) Nomor rekening bank/e-wallet orang tua (privat) (acuan ketepatan: Publik = 1, 3, 6, 9; Privat = 2, 4, 5, 7, 8, 10).
- Pemeriksaan lembar pemilahan draf profil media sosial fiktif berisi 6 data: (1) Nama panggilan 'Budi' (publik/V); (2) Tanggal dan tahun lahir lengkap (privat/X); (3) Klub sepak bola idola (publik/V); (4) Foto Kartu Pelajar dengan NISN dan alamat jelas (privat/X); (5) Cita-cita menjadi arsitek (publik/V); (6) Nomor PIN/kata sandi email (privat/X) (acuan ketepatan: publik/V = 1, 3, 5; privat/X = 2, 4, 6).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman penutup: murid menuliskan klasifikasi untuk 2 butir data acak: Data A 'Nama hewan peliharaan' dan Data B 'Nama gadis ibu kandung' ke kategori privat atau publik (acuan: Data A = Publik; Data B = Privat).
Formatif:- Asesmen diagnostik kartu warna saat apersepsi di awal pembelajaran
- Lembar kerja pemilahan 10 data diri ('Pilah Cepat Data Digital')
- Tugas pemilahan 6 data draf profil media sosial fiktif
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Memilah Informasi Privat dan Publik | Tepat memilah kurang dari 6 butir dari total 10 data pada lembar pemilahan sesuai acuan. | Tepat memilah 6 sampai 7 butir dari total 10 data pada lembar pemilahan sesuai acuan. | Tepat memilah 8 sampai 9 butir dari total 10 data pada lembar pemilahan sesuai acuan. | Tepat memilah seluruh 10 butir data pada lembar pemilahan secara mandiri sesuai acuan (Publik: 1, 3, 6, 9; Privat: 2, 4, 5, 7, 8, 10). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid dapat membedakan dengan tegas antara informasi yang aman dibagikan (publik) dan informasi sensitif yang wajib dilindungi (privat)?
- Bagian data mana yang paling sering membuat murid bingung saat menentukan kategori privat atau publik?
Murid:- Informasi apa saja tentang diriku yang sekarang kusadari tidak boleh lagi kuunggah sembarangan ke internet?
- Bagaimana caraku memastikan draf postingan media sosialku aman sebelum kukirim?
Pertemuan 5 — Membuat Kata Sandi yang Aman Berdasarkan Kriteria Kombinasi Karakter — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 7.4.4 Membuat kata sandi yang aman dengan menerapkan kriteria kombinasi karakter untuk perlindungan akun digital
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu membuat kata sandi yang aman dengan menerapkan kriteria kombinasi karakter untuk perlindungan akun digital (3 menit).
- Guru memberikan asesmen awal diagnostik singkat di papan tulis/lembar singkat: murid diminta menandai mana dari 3 contoh kata sandi berikut yang paling lemah beserta alasannya: (1) 'budi123', (2) 'kucinglucu', (3) 'B4ndung#2024' (acuan jawaban: 'budi123' dan 'kucinglucu' adalah kata sandi lemah karena hanya memakai huruf kecil/angka berurutan serta memuat identitas umum, sedangkan 'B4ndung#2024' kuat karena memenuhi kombinasi huruf besar, kecil, angka, dan simbol) (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid menyimak penjelasan guru tentang 4 kriteria kombinasi karakter kata sandi yang aman: minimal 8 karakter, memuat huruf besar (kapital), memuat huruf kecil, memuat angka, serta memuat simbol unik (misalnya @, #, $, %, !) (10 menit).
- Murid diajak bermain 'Detektif Sandi' secara berpasangan untuk mengidentifikasi kriteria yang kurang dari 3 sampel kata sandi yang ditampilkan di layar/papan tulis: Sampel A 'jakarta' (kurang: huruf besar, angka, simbol; panjang < 8), Sampel B 'Garuda2024' (kurang: simbol), Sampel C 'K0pi@P4nas!' (memenuhi seluruh 4 kriteria karakter dan panjang >= 8 karakter) (acuan: kunci identifikasi tersebut) (10 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mempelajari metode substitusi karakter dan kalimat algoritma pengingat: mengubah kalimat dasar (misal: 'Saya suka makan bakso 2 mangkok!') menjadi kata sandi dengan mengambil huruf awal dan menyisipkan simbol serta angka (misal: 'Ssmb2m!#') (10 menit).
- Secara mandiri, setiap murid mengerjakan Lembar Kerja 'Pembuatan Kata Sandi Aman': murid membuat 3 buah kata sandi yang berbeda untuk 3 skenario akun (akun surat elektronik sekolah, akun media sosial, akun perpustakaan digital) dengan wajib memenuhi kriteria: minimal 8 karakter serta mengandung kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol khusus (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid melakukan verifikasi mandiri menggunakan 'Daftar Cek Karakter' pada lembar kerjanya untuk memastikan ketiga kata sandi yang telah dibuat memenuhi checklist: (1) panjang >= 8 karakter, (2) ada huruf besar, (3) ada huruf kecil, (4) ada angka, (5) ada simbol (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan terhadap hasil kerja murid bahwa kata sandi aman adalah benteng utama perlindungan akun digital dari peretasan (5 menit).
- Murid dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini dan guru memberikan gambaran singkat materi pertemuan berikutnya tentang menguji kekuatan kata sandi, lalu menutup pertemuan dengan doa (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan tabel panduan konversi karakter (huruf ke angka/simbol mirip, misal 'a' -> '@', 'i' -> '1', 's' -> '$') bagi murid yang membutuhkan bantuan visual.
- Proses: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, guru memberikan bantuan bertahap dalam menyusun kalimat dasar algoritma; bagi murid yang cepat selesai, diberikan tantangan membuat kata sandi sepanjang 12 karakter dengan variasi 2 simbol berbeda.
- Produk: Format penyusunan kata sandi pada lembar kerja dapat menggunakan variasi metode akronim kalimat atau metode substitusi karakter l33t/simbolik.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik pemahaman awal: Murid mengidentifikasi tingkat keamanan dari 3 contoh kata sandi di papan tulis ('budi123', 'kucinglucu', 'B4ndung#2024') beserta alasannya (acuan: 'budi123' dan 'kucinglucu' lemah karena memakai informasi pribadi/huruf kecil saja/angka berurutan; 'B4ndung#2024' kuat karena mengandung huruf besar, huruf kecil, angka, simbol, dan panjang >= 8 karakter).
Proses:- Observasi keterlibatan murid saat permainan Detektif Sandi dalam menganalisis kelengkapan elemen karakter.
- Pemeriksaan lembar latihan mandiri pembuatan 3 kata sandi untuk memastikan pemenuhan kriteria kombinasi 4 jenis karakter (huruf besar, huruf kecil, angka, simbol) dan panjang minimal 8 karakter.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman mandiri di lembar kerja: Murid menuliskan 1 kata sandi baru untuk akun permainan edukasi yang memenuhi minimal 8 karakter dan memuat seluruh 4 jenis karakter (acuan penilaian kriteria: panjang >= 8 karakter, terdapat minimal 1 huruf kapital, minimal 1 huruf kecil, minimal 1 digit angka, dan minimal 1 simbol khusus).
Formatif:- Penilaian unjuk kerja mandiri pada Lembar Kerja pembuatan 3 kata sandi aman berdasarkan kriteria kombinasi karakter
- Ceklis verifikasi mandiri (self-assessment) kombinasi karakter kata sandi
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan Kriteria Kombinasi Karakter Kata Sandi | Membuat kata sandi yang hanya memenuhi 1 jenis karakter (misal hanya huruf kecil saja) dan panjang kurang dari 8 karakter. | Membuat kata sandi dengan panjang minimal 8 karakter, tetapi baru mengombinasikan 2 jenis karakter (misal hanya huruf kecil dan angka). | Membuat 3 kata sandi dengan panjang minimal 8 karakter dan berhasil mengombinasikan 3 jenis karakter secara tepat. | Membuat 3 kata sandi dengan panjang minimal 8 karakter dan secara konsisten serta mandiri menerapkan seluruh 4 jenis kombinasi karakter (huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol khusus) pada setiap kata sandi yang dibuat. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid sudah memahami pentingnya memasukkan unsur simbol dan huruf kapital dalam pembuatan kata sandi?
- Bagian mana dari langkah pembuatan kata sandi berbasis kalimat pengingat yang masih membingungkan bagi sebagian murid?
Murid:- Apakah kata sandi yang saya buat hari ini sudah memenuhi kriteria panjang minimal 8 karakter dan 4 kombinasi karakter?
- Strategi atau kalimat pengingat apa yang paling mudah saya gunakan untuk mengingat kata sandi yang kuat tanpa menuliskannya sembarangan?
Pertemuan 6 — Membuat dan Menguji Kata Sandi yang Aman untuk Perlindungan Akun Digital — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 7.4.4 Membuat kata sandi yang aman dengan menerapkan kriteria kombinasi karakter untuk perlindungan akun digital
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran, menyapa murid, mengecek kehadiran, dan mengondisikan kelas siap belajar (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu membuat dan menguji kata sandi yang aman dengan menerapkan kriteria kombinasi karakter untuk perlindungan akun digital (2 menit).
- Guru melakukan asesmen diagnostik singkat dengan menampilkan 3 contoh kata sandi di papan tulis: (1) 'budi123', (2) 'kucinglucu', (3) 'K3n4r1#2024'. Murid diminta mengidentifikasi mana yang paling aman dan alasannya (acuan: nomor 3 paling aman karena memenuhi 4 kriteria kombinasi karakter: huruf kapital, huruf kecil, angka, dan simbol khusus) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru mengenai kriteria kata sandi yang aman untuk perlindungan akun: minimal 8-12 karakter, memuat kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol, serta tidak menggunakan informasi pribadi (nama, tanggal lahir) (10 menit).
- Murid menganalisis tabel pengujian kekuatan 3 contoh kata sandi sampel: (1) 'semangat' (lemah: hanya huruf kecil 8 karakter), (2) 'Semangat88' (sedang: huruf kapital, kecil, angka 10 karakter, tanpa simbol), (3) 'S3m@ng4t!24' (sangat kuat: huruf kapital, kecil, angka, simbol 12 karakter) (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid memainkan 'Tantangan Detektif Sandi' secara berpasangan: murid saling menukar contoh kata sandi fiktif (bukan kata sandi asli akun pribadi) untuk menguji kekuatannya menggunakan rubrik checklist 4 kriteria karakter (huruf besar, huruf kecil, angka, simbol) dalam suasana ceria dan seru (10 menit).
- Secara mandiri pada Lembar Kerja, setiap murid membuat 2 kata sandi baru yang aman untuk akun fiktif (Akun Belajar dan Akun Media Sosial) dengan menerapkan metode algoritma substitusi/pola kalimat (misal: 'Saya Suka Makan Soto' -> 'S$M@k4nS0to!') yang memenuhi 4 kriteria kombinasi karakter (15 menit).
- Murid menguji keamanan kedua kata sandi buatannya sendiri dengan memeriksa pemenuhan 4 kriteria: panjang minimal 8 karakter, ada huruf besar, ada huruf kecil, ada angka, dan ada simbol unik (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali kata sandi fiktif buatannya untuk memastikan tidak ada unsur informasi pribadi seperti nama panggilan atau tanggal lahir yang terselip (5 menit).
- Murid menyimpulkan prinsip penting pembuatan kata sandi: semakin beragam variasi kombinasi karakter dan semakin panjang kata sandi, semakin sulit akun diretas oleh pihak tidak berwenang (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap hasil latihan pengujian kata sandi murid di Lembar Kerja (5 menit).
- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini dan mengingatkan agar tidak membagikan kata sandi asli kepada siapa pun, lalu menutup pembelajaran dengan doa (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lembar bantuan daftar konversi simbol/angka sederhana bagi murid yang membutuhkan scaffolding (misal: A=@, E=3, S=$), dan tabel kombinasi karakter tingkat lanjut bagi murid cepat.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan dibimbing menyusun kata sandi bertahap dari 1 kata dasar lalu disubstitusi karakter; murid mahir langsung membuat kata sandi berbasis algoritma frase kalimat panjang (>12 karakter).
- Produk: Murid menghasilkan 2 kata sandi fiktif aman yang memenuhi minimal 4 kriteria kombinasi karakter lengkap dengan lembar uji kekuatannya.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik memilih kata sandi paling aman dari 3 sampel di papan tulis: (1) 'budi123', (2) 'kucinglucu', (3) 'K3n4r1#2024'. Acuan jawaban benar: nomor 3 paling aman karena memuat 4 unsur: huruf besar 'K', huruf kecil 'n, r', angka '3, 4, 2, 0', dan simbol '#'.
Proses:- Pemeriksaan pengujian kata sandi fiktif pada permainan 'Tantangan Detektif Sandi' berpasangan.
- Pemeriksaan Lembar Kerja mandiri: ketepatan murid membuat 2 kata sandi fiktif yang memenuhi 4 kriteria kombinasi karakter (huruf besar, huruf kecil, angka, simbol) dengan panjang minimal 8 karakter serta menguji kekuatannya (acuan kriteria: (1) panjang >= 8 karakter, (2) huruf besar A-Z, (3) huruf kecil a-z, (4) angka 0-9, (5) simbol spesial misal !, @, #, $, %, ^, &, *).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman di akhir sesi melalui lembar verifikasi mandiri 2 kata sandi fiktif: murid mencentang 4 kriteria karakter pada kata sandi buatannya. Acuan: kedua kata sandi fiktif berhasil memenuhi seluruh 4 kriteria kombinasi karakter tanpa menyertakan informasi pribadi.
Formatif:- Penilaian unjuk kerja pembuatan dan pengujian kata sandi aman pada Lembar Kerja
- Observasi diagnostik tanya jawab kriteria kata sandi pada tahap pendahuluan
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan Kriteria Kombinasi Karakter dalam Membuat Kata Sandi | Membuat kata sandi yang hanya memuat 1 jenis karakter (misal: hanya huruf kecil atau angka saja) dan panjang kurang dari 8 karakter. | Membuat kata sandi dengan panjang minimal 8 karakter tetapi hanya memuat 2 jenis karakter (misal: gabungan huruf kecil dan angka saja tanpa huruf besar atau simbol). | Membuat kata sandi dengan panjang minimal 8 karakter yang memuat 3-4 jenis karakter (kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, atau simbol) dengan tepat. | Membuat kata sandi mandiri dengan panjang lebih dari 10 karakter yang secara konsisten dan lengkap memuat seluruh 4 jenis kombinasi karakter (huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol khusus) tanpa memuat informasi pribadi. | | Pengujian Keamanan Kata Sandi | Belum mampu menguji dan mengidentifikasi kelemahan kombinasi karakter pada kata sandi yang diuji. | Menguji kata sandi namun hanya memeriksa panjang karakter tanpa mengecek kelengkapan variasi karakter. | Menguji kata sandi dengan tepat berdasarkan checklist 4 kriteria kombinasi karakter (huruf besar, huruf kecil, angka, simbol). | Menguji kata sandi secara cermat dan mandiri dengan memeriksa 4 kriteria kombinasi karakter serta memastikan ketiadaan pola informasi pribadi yang mudah ditebak. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid telah mampu membuat kata sandi fiktif yang memenuhi 4 kriteria kombinasi karakter?
- Bagaimana keterlibatan murid dalam aktivitas 'Tantangan Detektif Sandi' berpasangan?
Murid:- Apakah kata sandi fiktif yang saya buat hari ini sudah memenuhi kriteria kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol?
- Langkah apa yang akan saya lakukan untuk memeriksa dan memperkuat kata sandi akun digital pribadi saya di rumah?
Pertemuan 7 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 7.4.1 Mengidentifikasi jenis ruang publik virtual beserta karakteristik penggunaannya dalam interaksi digital
- TP 7.4.2 Menerapkan kesadaran penuh (mindfulness) dalam dunia digital melalui perancangan jadwal kebiasaan beraktivitas yang seimbang
- TP 7.4.3 Memilah informasi yang bersifat privat dan publik untuk melindungi data pribadi dalam interaksi daring
- TP 7.4.4 Membuat kata sandi yang aman dengan menerapkan kriteria kombinasi karakter untuk perlindungan akun digital
Pendahuluan:- Guru membuka sesi asesmen sumatif dengan salam, doa bersama, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab 4, tata tertib pengerjaan mandiri, serta membacakan petunjuk umum pengerjaan dua bagian tes sumatif (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid mencermati instruksi Lembar Asesmen Bagian 1 yang terdiri atas: (1) Identifikasi 3 jenis ruang publik virtual beserta fungsinya (media sosial, forum diskusi daring, platform game daring/metaverse); dan (2) Tabel pemilahan 6 butir informasi ke kategori privat atau publik: Nomor Induk Kependudukan/NIK, Nama lengkap dan sekolah asal, Kata sandi akun email, Foto hobi melukis, Alamat lengkap rumah, Video kreasi memasak (3 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid mengerjakan secara mandiri Tugas 1: menuliskan analisis identifikasi 3 jenis ruang publik virtual beserta fungsinya dan mengisi tabel pemilahan 6 butir informasi ke kategori privat atau publik disertai alasan perlindungan data pribadi pada lembar jawaban (acuan jawaban: 3 jenis ruang publik virtual: media sosial berfungsi untuk interaksi/berbagi konten, forum daring berfungsi untuk tanya-jawab/diskusi topik tertentu, platform gim multipemain daring berfungsi untuk kolaborasi/bermain bersama; klasifikasi 6 butir: NIK = privat, Nama lengkap dan sekolah = publik, Kata sandi email = privat, Foto hobi melukis = publik, Alamat rumah = privat, Video kreasi memasak = publik) (35 menit).
- Murid mengerjakan secara mandiri Tugas 2: menyusun tabel jadwal kegiatan harian seimbang yang mencakup 3 alokasi waktu terpisah (belajar, rekreasi digital, istirahat tidur) dengan total 24 jam serta merumuskan 2 kata sandi aman yang memenuhi 4 kriteria kombinasi karakter (minimal 8 karakter, ada huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol khusus) beserta cara pengujian keamanannya (30 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengoreksi kembali kelengkapan lembar kerja sumatif, memeriksa apakah seluruh butir soal identifikasi, tabel klasifikasi, jadwal seimbang, dan 2 formula kata sandi telah terisi lengkap sebelum dikumpulkan kepada guru (3 menit).
Penutup:- Guru mengumpulkan seluruh berkas lembar kerja sumatif dari setiap murid secara tertib (1 menit).
- Guru merangkum perjalanan pembelajaran Bab 4 tentang pentingnya kesadaran penuh, perlindungan privasi, dan keamanan akun, lalu menutup pertemuan dengan doa dan salam (1 menit).
Diferensiasi:- Proses: Akomodasi akses berupa pembacaan petunjuk teknis secara lisan bagi murid yang membutuhkan klarifikasi membaca tanpa mengubah substansi soal maupun standar penilaian.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- Portofolio Lembar Kerja Terpadu dan Tes Terturis Objektif-Uraian: Berkas lembar kerja murid yang memuat identifikasi ruang publik virtual, klasifikasi data privat/publik, rancangan kata sandi aman, serta tabel jadwal aktivitas digital yang seimbang (mindfulness)
- tes tertulis dan penugasan klasifikasi serentak: Lembar jawaban tertulis berisi analisis identifikasi 3 jenis ruang publik virtual beserta fungsinya, serta tabel pemilahan 6 butir informasi ke dalam kategori privat atau publik disertai alasan perlindungan data pribadi yang dikerjakan serentak oleh seluruh kelas (40 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penskoran analitis)
- penilaian produk dan unjuk kerja tertulis serentak: Lembar kerja perancangan yang memuat: (1) tabel jadwal kegiatan harian yang menerapkan prinsip mindfulness dan keseimbangan waktu digital (alokasi belajar, rekreasi digital, istirahat), serta (2) formulasi 2 kata sandi aman yang memenuhi kriteria kombinasi karakter (huruf besar, huruf kecil, angka, simbol) beserta penjelasan cara pengujian keamanannya yang dikerjakan serentak oleh seluruh kelas (40 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian produk dan unjuk kerja)
Sumatif:- Portofolio Lembar Kerja Terpadu dan Tes Terturis Objektif-Uraian: Berkas lembar kerja murid yang memuat identifikasi ruang publik virtual, klasifikasi data privat/publik, rancangan kata sandi aman, serta tabel jadwal aktivitas digital yang seimbang (mindfulness)
- tes tertulis dan penugasan klasifikasi serentak: Lembar jawaban tertulis berisi analisis identifikasi 3 jenis ruang publik virtual beserta fungsinya, serta tabel pemilahan 6 butir informasi ke dalam kategori privat atau publik disertai alasan perlindungan data pribadi yang dikerjakan serentak oleh seluruh kelas (40 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penskoran analitis)
- penilaian produk dan unjuk kerja tertulis serentak: Lembar kerja perancangan yang memuat: (1) tabel jadwal kegiatan harian yang menerapkan prinsip mindfulness dan keseimbangan waktu digital (alokasi belajar, rekreasi digital, istirahat), serta (2) formulasi 2 kata sandi aman yang memenuhi kriteria kombinasi karakter (huruf besar, huruf kecil, angka, simbol) beserta penjelasan cara pengujian keamanannya yang dikerjakan serentak oleh seluruh kelas (40 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian produk dan unjuk kerja)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Identifikasi Ruang Publik Virtual (TP 7.4.1) | Mengidentifikasi 0-1 jenis ruang publik virtual dengan tepat sesuai acuan (acuan 3 jenis: media sosial, forum diskusi daring, platform game multipemain daring). | Mengidentifikasi 2 jenis ruang publik virtual dengan tepat sesuai acuan. | Mengidentifikasi 3 jenis ruang publik virtual dengan tepat beserta fungsinya sesuai acuan. | Mengidentifikasi 3 jenis ruang publik virtual beserta fungsinya secara tepat, runtut, dan lengkap sesuai acuan. | | Pemilahan Informasi Privat dan Publik (TP 7.4.3) | Memilah 1-2 butir informasi dengan benar dari 6 butir (acuan: NIK=privat, Nama+sekolah=publik, Sandi=privat, Foto hobi=publik, Alamat rumah=privat, Video masak=publik). | Memilah 3-4 butir informasi dengan benar dari 6 butir sesuai acuan. | Memilah 5-6 butir informasi dengan benar disertai alasan perlindungan data pribadi sesuai acuan. | Memilah seluruh (6 butir) informasi dengan benar disertai alasan perlindungan data pribadi yang logis dan tepat sesuai acuan. | | Perancangan Jadwal Beraktivitas Seimbang (TP 7.4.2) | Merancang jadwal kegiatan harian yang hanya memuat 1 alokasi aktivitas atau total waktu tidak terstruktur. | Merancang jadwal kegiatan harian yang memuat 2 alokasi aktivitas (antara belajar, rekreasi digital, atau istirahat tidur). | Merancang jadwal kegiatan harian yang memuat 3 alokasi waktu seimbang (belajar, rekreasi digital, dan istirahat tidur) secara realistis dengan total 24 jam. | Merancang jadwal kegiatan harian yang memuat 3 alokasi waktu seimbang (belajar, rekreasi digital, dan istirahat tidur) dengan pembagian waktu yang sangat proporsional dan rinci. | | Pembuatan dan Pengujian Kata Sandi Aman (TP 7.4.4) | Membuat kata sandi yang hanya memenuhi 1-2 kriteria karakter (acuan kriteria: panjang >= 8 karakter, memuat huruf besar, huruf kecil, angka, simbol) tanpa cara pengujian. | Membuat 1 kata sandi yang memenuhi seluruh 4 kriteria kombinasi karakter namun belum menyertakan cara pengujian. | Membuat 2 kata sandi yang memenuhi seluruh 4 kriteria kombinasi karakter disertai penjelasan cara pengujian keamanannya. | Membuat 2 kata sandi yang memenuhi seluruh 4 kriteria kombinasi karakter dengan tingkat kompleksitas tinggi disertai penjelasan langkah pengujian keamanan akun secara tepat. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh butir instrumen sumatif berhasil mengukur capaian keempat TP Bab 4 secara objektif?
- Bagaimana tingkat ketuntasan murid dalam menguasai kompetensi literasi digital pada bab ini sebagai dasar tindak lanjut pembelajaran berikutnya?
Murid:- Apakah saya sudah mampu membedakan informasi privat dan publik serta menjaga keamanan akun saya sendiri?
- Bagaimana komitmen saya dalam menerapkan jadwal aktivitas digital yang seimbang di kehidupan nyata setelah asesmen ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas VII (Kemdikbudristek, 2023, Bab 4)
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VII (Kemdikbudristek, 2023, Bab 4 Halaman 140-142)
- Set kartu skenario 'Teka Ruang Digital' dan Lembar Identifikasi Karakteristik Ruang Publik Virtual
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas VII (Kemendikbudristek, 2023)
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VII (Kemendikbudristek, 2023) Bab 4 Halaman 148-151
- Lembar Kerja Siswa 'Cek Kebiasaan Digital'
- Kertas warna-warni (sticky notes) untuk Kuis Ciasan Digital
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. 2023. Buku Panduan Guru Informatika untuk SMP/MTs Kelas VII.
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. 2023. Buku Siswa Informatika untuk SMP/MTs Kelas VII.
- Lembar Kerja Murid: Tabel Rancangan Jadwal 24 Jam Berkesadaran.
- Buku Panduan Guru Informatika SMP Kelas VII, Kemendikbudristek
- Buku Siswa Informatika SMP Kelas VII, Kemendikbudristek
- Lembar Kerja Aktivitas Siswa: Pilah Cepat Data Digital
- Kartu respon hijau dan merah untuk asesmen awal
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas VII, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VII, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
- Lembar Kerja Murid: Pembuatan Kata Sandi Aman
- Papan tulis dan kartu contoh kata sandi
- Buku Panduan Guru Informatika SMP Kelas VII (Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbudristek)
- Buku Siswa Informatika SMP Kelas VII (Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbudristek)
- Lembar Kerja Siswa: Pembuatan dan Pengujian Kata Sandi Aman
- Papan tulis / Spidol untuk tabel matriks kombinasi karakter
- Buku Panduan Guru Informatika Kelas VII SMP/MTs Kemendikbudristek 2023 Bab 4
- Buku Siswa Informatika Kelas VII SMP/MTs Kemendikbudristek 2023 Bab 4
- Lembar Asesmen Sumatif Bab 4 Informatika Kelas 7
|