MODUL AJAR Informatika — Kelas 7 (Fase D) Topik: Bab 2 — Pengolahan Data INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Informatika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 7 |
|---|
| Topik | Bab 2 — Pengolahan Data |
|---|
| Alokasi Waktu | 12 JP (12 x 40 menit = 480 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 6 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 7.2.1 Menjelaskan konsep himpunan data terstruktur dalam kehidupan sehari-hari
- TP 7.2.2 Menjelaskan konsep lembar kerja pengolah data beserta elemen kerjanya
- TP 7.2.3 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi lembar kerja untuk entri dan pemformatan data
- TP 7.2.4 Menerapkan berpikir komputasional dalam menyelesaikan persoalan yang mengandung himpunan data berstruktur sederhana dengan volume kecil
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Mengapa daftar belanja ibu atau daftar piket kelas lebih mudah dibaca saat ditulis dalam bentuk tabel daripada paragraf cerita yang panjang?
- Apa yang membedakan data yang tersusun rapi dengan data yang berantakan dalam kehidupan sehari-hari?
- Bagaimana susunan kotak-kotak pada aplikasi lembar kerja membantu kita menata data secara rapi?
- Apa perbedaan mendasar antara sel (cell) dan rentang (range) saat kita menentukan alamat suatu data?
- Mengapa teks dan angka secara otomatis memiliki posisi perataan (rata kiri atau rata kanan) yang berbeda saat pertama kali diketik di lembar kerja?
- Bagaimana cara mengatur tampilan angka agar otomatis memuat pemisah ribuan atau lambang mata uang tanpa mengetiknya secara manual?
- Mengapa data di lembar kerja perlu diatur batas garis (borders) dan perataan teksnya agar terbaca jelas sebagai tabel?
- Apa perbedaan tampilan data acak biasa dibandingkan data yang sudah disusun rapi dalam bentuk tabel berformat?
- Bagaimana caramu menemukan dengan cepat peminjam buku yang terlambat jika data perpustakaan dicatat rapi dalam tabel?
- Langkah logis apa yang kamu lakukan ketika harus mengurutkan atau menyaring data barang belanjaan yang paling murah tanpa menghitung satu per satu?
- Bagaimana susunan baris dan kolom pada lembar kerja membantu kita menemukan dan mengolah informasi secara akurat?
- Mengapa kita perlu memformat tipe data teks dan angka secara tepat sebelum melakukan perhitungan komputasi?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menjelaskan Konsep Himpunan Data Terstruktur dalam Kehidupan Sehari-hari — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 7.2.1 Menjelaskan konsep himpunan data terstruktur dalam kehidupan sehari-hari
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menciptakan suasana belajar yang kondusif (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menjelaskan konsep himpunan data terstruktur dalam kehidupan sehari-hari (2 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan menampilkan 2 contoh sajian data catatan peminjaman buku perpustakaan di papan tulis: Teks A berupa paragraf acak naratif ('Andi meminjam buku IPA hari Senin tanggal 1. Siti meminjam Matematika hari Selasa.'), dan Teks B berupa tabel 3 kolom (Nama Peminjam, Judul Buku, Hari/Tanggal). Murid diminta menjawab pertanyaan: 'Manakah di antara Teks A dan Teks B yang merupakan himpunan data terstruktur, dan apa ciri utamanya?' (Acuan jawaban benar: Teks B terstruktur karena diorganisasikan dalam kolom dan baris dengan label atribut yang jelas dan seragam) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid mencermati pemaparan guru mengenai konsep dasar data dan himpunan data terstruktur: data adalah sekumpulan fakta/catatan, sedangkan himpunan data terstruktur adalah kumpulan data yang diatur secara sistematis dengan pola/format baku yang jelas seperti baris, kolom, atau label atribut sehingga mudah dibaca dan diolah (10 menit).
- Murid menyimak telaah perbandingan 3 contoh himpunan data dalam kehidupan sehari-hari: (1) Daftar presensi siswa (atribut: Nomor, Nama, Status Kehadiran), (2) Struk belanja kasir (atribut: Nama Barang, Jumlah, Harga Satuan, Subtotal), dan (3) Jadwal pelajaran (atribut: Hari, Jam Ke, Mata Pelajaran, Guru) guna memahami bagaimana data diorganisasikan secara logis (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru mengadakan permainan tantangan berpasangan 'Teka-Teki Rapikan Data': setiap pasangan murid menerima 1 lembar studi kasus berisi data catatan ukuran sepatu 6 anggota tim futsal yang ditulis berantakan ('Rian memakai ukuran 40, sepatu Doni 41, Eko ukuran 39, sepatu Rian berwarna hitam sedangkan Doni biru, ukuran sepatu Budi 40, ukuran Fajar 42, dan Galih 39'). Murid bersama pasangannya diminta mengidentifikasi atribut utama dan menyusunnya menjadi bentuk tabel himpunan data terstruktur (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid secara mandiri menyelesaikan Lembar Cek Pemahaman yang berisi 2 tugas penjelasan: (1) Menjelaskan pengertian himpunan data terstruktur dengan bahasa sendiri, dan (2) Menyebutkan 2 contoh himpunan data terstruktur lain di lingkungan sekolah beserta atribut penyusunnya (15 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan konsep esensial bahwa data terstruktur memudahkan pencarian, pembacaan, dan pengolahan informasi karena tersusun rapi menurut atribut tertentu (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik atas latihan murid serta menginformasikan bahwa pertemuan berikutnya akan membahas konsep lembar kerja pengolah data beserta elemen kerjanya, kemudian menutup pembelajaran dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, disediakan lembar kerja dengan format tabel yang kepala kolomnya (header atribut) sudah tertera sebagian. Bagi murid yang cepat memahami, disediakan studi kasus data dengan jumlah atribut lebih banyak (misal: data kegemaran lengkap dengan waktu jam per pekan dan perkiraan biaya).
- Proses: Murid yang membutuhkan scaffolding didampingi guru dengan membedah kalimat per kalimat untuk menemukan atribut data. Murid yang mahir diarahkan langsung mengelompokkan dan mengabstraksikan atribut secara mandiri.
- Produk: Tingkat kerincian dalam menjelaskan struktur atribut data pada lembar refleksi mandiri disesuaikan dengan kesiapan murid, dengan kriteria minimal mencakup komponen label atribut/kategori dan konsistensi baris data.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik: Menampilkan Teks A (catatan naratif acak) dan Teks B (tabel terorganisasi dengan kolom Nama, Judul Buku, Hari/Tanggal). Murid diminta menentukan teks yang merupakan himpunan data terstruktur dan alasannya. (Kunci/acuan jawaban benar: Teks B, karena data diatur secara seragam dalam baris dan kolom dengan atribut yang jelas, tidak bercampur aduk seperti kalimat narasi acak Teks A).
Proses:- Penilaian penugasan aktivitas 'Teka-Teki Rapikan Data': Murid menyusun teks acak ukuran sepatu 6 anggota tim futsal ke dalam tabel terstruktur. (Acuan ketepatan: Tabel memuat minimal 3 kolom atribut utama yaitu 'No', 'Nama Anggota', 'Ukuran Sepatu' [dan kolom opsional 'Warna Sepatu'], dengan pemetaan isi yang benar: Rian-40-hitam; Doni-41-biru; Eko-39; Budi-40; Fajar-42; Galih-39).
Akhir Pertemuan:- Lembar Cek Pemahaman tertulis mandiri: Murid menjawab 2 butir soal: (1) Jelaskan apa yang dimaksud dengan himpunan data terstruktur! (Acuan: Himpunan data terstruktur adalah sekumpulan data yang diatur dan disusun dalam format/pola tertentu yang baku, seperti tabel baris dan kolom dengan atribut jelas, sehingga teratur dan mudah diolah), (2) Sebutkan 2 contoh himpunan data terstruktur di sekolah beserta atributnya! (Acuan: Contoh yang diterima antara lain Daftar Nilai Siswa [atribut: Nama, Mata Pelajaran, Nilai], Daftar Piket Kelas [atribut: Hari, Nama Petugas], atau Katalog Buku Perpustakaan [atribut: Kode Buku, Judul, Pengarang]).
Formatif:- Asesmen diagnostik awal lisan/tulis di awal pembelajaran untuk memetakan pemahaman konsep keteraturan data.
- Observasi unjuk kerja dan penilaian hasil pengerjaan lembar aktivitas pasangan 'Teka-Teki Rapikan Data'.
- Asesmen tertulis pada Lembar Cek Pemahaman akhir sesi.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan konsep himpunan data terstruktur dalam kehidupan sehari-hari | Belum mampu menjelaskan konsep himpunan data terstruktur dan belum dapat membedakan data terstruktur dengan data acak. | Mampu menjelaskan konsep himpunan data terstruktur secara sederhana namun belum lengkap menguraikan pentingnya elemen atribut/tabel, atau hanya mampu menyebutkan 1 contoh sehari-hari tanpa rincian atribut. | Mampu menjelaskan konsep himpunan data terstruktur secara tepat (memuat aturan/format baris-kolom/atribut) dan memberikan 2 contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari beserta atribut penyusunnya sesuai acuan. | Mampu menjelaskan konsep himpunan data terstruktur secara komprehensif, tepat, dan mandiri, serta memberikan lebih dari 2 contoh variatif dalam kehidupan sehari-hari dengan merinci relasi antar-atributnya secara logis. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah konteks data sehari-hari (seperti daftar sepatu dan daftar belanja) efektif membantu murid memahami abstraksi konsep data terstruktur?
- Bagian mana dari kegiatan yang paling menarik minat murid dan di mana murid masih mengalami kesulitan dalam mengenali atribut data?
Murid:- Setelah belajar hari ini, apa perbedaan utama yang kamu rasakan antara membaca informasi yang disusun dalam tabel terstruktur dibandingkan dalam paragraf cerita biasa?
- Dapatkah kamu menemukan satu contoh data terstruktur yang ada di dalam kamarmu atau tas sekolahmu?
Pertemuan 2 — Menjelaskan Konsep Lembar Kerja Pengolah Data beserta Elemen Kerjanya — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 7.2.2 Menjelaskan konsep lembar kerja pengolah data beserta elemen kerjanya
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa bersama (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menjelaskan konsep lembar kerja pengolah data beserta elemen kerjanya seperti baris, kolom, sel, dan rentang (range) (3 menit).
- Guru memberikan asesmen awal diagnostik singkat secara lisan kepada murid dengan menampilkan gambar kisi tabel berlabel kolom A-C dan baris 1-3 untuk mengecek pemahaman dasar posisi kotak (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak demonstrasi guru di layar proyektor mengenai tampilan antarmuka lembar kerja pengolah data (workbook, worksheet, kolom berlabel huruf, baris berlabel angka, sel, Name Box, dan Formula Bar) (10 menit).
- Murid membaca ringkasan materi dan mengidentifikasi definisi 5 elemen kerja utama: (1) Kolom: bagian vertikal berlabel huruf A, B, C; (2) Baris: bagian horizontal berlabel angka 1, 2, 3; (3) Sel (cell): perpotongan satu kolom dan satu baris; (4) Rentang (range): kumpulan dua atau lebih sel; (5) Alamat sel: penulisan kode posisi yang diawali huruf kolom lalu angka baris (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid secara mandiri mengerjakan permainan tebak koordinat 'Detektif Sel' pada Lembar Kerja, menentukan alamat dari 4 titik sel yang ditandai pada gambar kisi lembar kerja: Sel 1 di kolom B baris 3 (alamat: B3), Sel 2 di kolom D baris 5 (alamat: D5), Sel 3 di kolom A baris 1 (alamat: A1), Sel 4 di kolom C baris 4 (alamat: C4) (15 menit).
- Murid menyelesaikan lembar identifikasi rentang (range) dengan menjelaskan arti dari 3 notasi range berikut: (1) B2:B6 artinya kumpulan sel dari baris 2 sampai baris 6 pada kolom B; (2) A1:D1 artinya kumpulan sel dari kolom A sampai kolom D pada baris 1; (3) B2:C4 artinya sekumpulan sel berbentuk blok persegi panjang dari kolom B baris 2 hingga kolom C baris 4 (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa ketepatan penjelasannya berdasarkan kunci jawaban yang dibuka bersama dan menuliskan catatan mandiri mengenai elemen kerja yang sudah dipahami dan yang masih membingungkan (10 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan konsep lembar kerja bahwa data dipetakan berdasarkan perpotongan kolom dan baris (sel) serta kumpulan sel (rentang) (5 menit).
- Guru memberikan tindak lanjut untuk membaca topik berikutnya tentang entri teks dan angka, lalu menutup pertemuan dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang memerlukan bimbingan, disediakan kartu panduan visual berwarna yang membedakan kolom (arsiran vertikal biru) dan baris (arsiran horizontal kuning). Untuk murid mahir, disediakan kisi data berukuran lebih luas (hingga kolom Z dan baris 50).
- Proses: Murid yang belum lancar membaca alamat sel dibimbing dengan teknik menyusuri jari dari label kolom ke bawah dan label baris ke kanan hingga bertemu di satu kotak perpotongan. Murid yang sudah cepat langsung menganalisis notasi range multi-baris dan multi-kolom.
- Produk: Murid menuangkan penjelasannya dalam lembar kerja tertulis; bagi murid yang memerlukan dukungan dapat melengkapi kalimat rumpang definisi elemen kerja lembar kerja.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik lisan: Guru menunjukkan matriks sederhana 3x3 dan bertanya: 'Jika huruf A menunjukkan lajur tegak ke bawah dan angka 2 menunjukkan lajur mendatar ke samping, di manakah posisi kotak A2?' (Acuan: Murid menunjuk perpotongan lajur kolom A dan baris 2).
Proses:- Cek pemahaman tugas 'Detektif Sel' berisi 4 butir penentuan alamat sel: (1) Kolom B baris 3 -> B3; (2) Kolom D baris 5 -> D5; (3) Kolom A baris 1 -> A1; (4) Kolom C baris 4 -> C4 (Acuan ketepatan: menyebutkan huruf kolom diikuti angka baris secara tepat untuk keempat butir).
- Cek pemahaman penjelas notasi 3 range: (1) B2:B6 -> range satu kolom B dari baris 2 sampai 6; (2) A1:D1 -> range satu baris 1 dari kolom A sampai D; (3) B2:C4 -> range blok sel dari kolom B sampai C dan baris 2 sampai 4 (Acuan ketepatan: menjelaskan cakupan kolom dan baris sesuai definisi range).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman penutup (exit ticket tertulis): Murid menuliskan penjelasan perbedaan sel dan range beserta 1 contoh masing-masing (Acuan jawaban benar: Sel adalah perpotongan antara satu kolom dan satu baris, contoh C3; sedangkan Range adalah kumpulan dari beberapa sel, contoh C3:E3 atau A1:B4).
Formatif:- Tes tertulis objektif singkat dan isian identifikasi elemen kerja lembar kerja (alamat sel dan range) pada lembar kerja murid.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan Elemen Kolom, Baris, dan Sel | Belum mampu menjelaskan konsep kolom, baris, dan sel, serta salah menentukan alamat sel pada 4 butir target (B3, D5, A1, C4). | Mampu menjelaskan konsep baris atau kolom saja dan tepat menentukan 1-2 alamat sel dari 4 butir target. | Mampu menjelaskan konsep kolom, baris, dan sel secara tepat, serta menentukan 3-4 alamat sel target (B3, D5, A1, C4) dengan benar. | Mampu menjelaskan konsep kolom, baris, dan sel secara runtut dan tepat, menentukan seluruh alamat sel target dengan benar, serta mampu menjelaskan logika pembentukan alamat sel secara mandiri tanpa keraguan. | | Menjelaskan Konsep Rentang (Range) | Belum mampu menjelaskan konsep rentang (range) dan tidak dapat menguraikan cakupan sel pada 3 notasi target (B2:B6, A1:D1, B2:C4). | Mampu menguraikan cakupan sel pada 1 notasi target dengan tepat tetapi penjelasan konsep rentang masih tertukar dengan sel. | Mampu menjelaskan konsep rentang sebagai kumpulan sel dan menguraikan cakupan 2-3 notasi target (B2:B6, A1:D1, B2:C4) dengan benar. | Mampu menjelaskan konsep rentang secara komprehensif (sekolom, sebaris, maupun blok matriks) dan menguraikan seluruh cakupan notasi target secara tepat dan terperinci. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan permainan 'Detektif Sel' efektif memudahkan murid memahami koordinat sel dan rentang?
- Bagian mana dari elemen kerja lembar kerja yang masih membutuhkan penjelasan tambahan pada pertemuan berikutnya?
Murid:- Bagian mana yang paling mudah kamu pahami antara menentukan alamat sel atau rentang (range)?
- Apa kesulitan yang kamu temui saat membaca notasi rentang yang mencakup banyak baris dan kolom?
Pertemuan 3 — Menerapkan Pemanfaatan Perangkat Teknologi Lembar Kerja untuk Entri dan Pemformatan Teks serta Angka — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 7.2.3 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi lembar kerja untuk entri dan pemformatan data
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan belajar murid, dan mengarahkan perhatian pada antarmuka aplikasi lembar kerja (2 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-3, yaitu menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi lembar kerja untuk entri serta pemformatan teks dan angka (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat untuk memetakan pemahaman dasar murid mengenai perbedaan perilaku entri teks dan angka (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mencermati demonstrasi guru tentang perilaku baku lembar kerja saat entri data: teks secara otomatis rata kiri (left align), sedangkan angka baku rata kanan (right align) (8 menit).
- Murid mengamati menu pemformatan sel (Number Format: General, Number dengan separator ribuan, Currency/Accounting, serta pengatur desimal) dan menu pemformatan teks (Font, Font Size, Bold, dan perataan teks) pada perangkat lembar kerja (7 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid mengikuti tantangan berpasangan 'Format Kilat' yang menggembirakan: beradu kecepatan dan ketepatan melakukan entri 4 baris data mentah ke sel lembar kerja (Nama Barang dan Harga Satuan) secara teratur (10 menit).
- Murid secara mandiri menerapkan pemformatan teks (membuat label kolom tebal/bold, rata tengah) dan pemformatan angka (mengubah angka mentah menjadi format mata uang Rupiah/Currency dengan pemisah ribuan tanpa desimal) pada lembar kerja masing-masing berdasarkan data target: Buku Tulis (3500), Pensil 2B (2000), Penggaris Besi (4500), Penghapus Karet (1500) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali lembar kerjanya secara berkesadaran untuk memastikan tidak ada kesalahan pengetikan angka yang tertukar formatnya menjadi teks (misalnya mengetik lambang 'Rp' secara manual sehingga data terbaca sebagai teks) (10 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan prinsip entri data yang benar serta pentingnya memilih format sel yang tepat agar nilai numerik tetap dapat diproses komputasi (5 menit).
- Guru memberikan asesmen akhir berupa cek pemahaman cepat terkait fungsi menu pemformatan angka dan menutup sesi pembelajaran (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memerlukan bimbingan diberikan lembar panduan visual ikon format sel (Number, Currency, Alignment). Murid yang berpencapaian tinggi diberikan set data tambahan berisi 8 variasi barang dengan format persentase diskon.
- Proses: Murid yang membutuhkan pendampingan dipandu langkah demi langkah dalam membuka kotak dialog Format Cells. Murid yang mahir bereksplorasi secara mandiri menggunakan pintasan tombol (shortcut).
- Produk: Seluruh murid menghasilkan lembar kerja dengan entri dan pemformatan teks serta angka yang tepat sesuai spesifikasi tugas.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Guru menampilkan tampilan 2 sel lembar kerja: Sel A1 berisi 'Buku' (posisi kiri) dan Sel B1 berisi '5000' (posisi kanan). Guru mengajukan 2 pertanyaan diagnostik: (1) 'Berdasarkan posisinya, manakah data bertipe teks dan manakah yang bertipe angka?' (acuan jawaban: Sel A1 bertipe teks karena otomatis rata kiri; Sel B1 bertipe angka karena otomatis rata kanan); (2) 'Apa yang terjadi jika kita mengetik 'Rp5000' langsung dengan huruf R dan p di awal?' (acuan jawaban: terbaca sebagai teks dan otomatis merapat ke kiri).
Proses:- Pengamatan unjuk kerja praktik saat murid melakukan entri dan pemformatan pada 4 baris data barang di lembar kerja. Kriteria penilaian: (1) Ketepatan entri data teks pada kolom A dan data angka numerik murni pada kolom B untuk 4 barang target: Buku Tulis, Pensil 2B, Penggaris Besi, Penghapus Karet; (2) Ketepatan menerapkan format teks tebal (bold) dan rata tengah (center) pada judul kolom A1:B1; (3) Ketepatan menerapkan Number Format (Currency/Accounting mata uang Rupiah 'Rp' dengan pemisah ribuan) pada sel B2:B5 tanpa mengetik manual huruf Rp.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir berupa 3 pertanyaan cepat: (1) 'Menu apa yang digunakan untuk mengubah tampilan angka menjadi format mata uang?' (acuan jawaban: Format Cells -> Number -> Currency / Accounting atau melalui grup ikon Number di tab Home); (2) 'Mengapa kita tidak boleh mengetik lambang titik atau Rp secara manual pada angka?' (acuan jawaban: agar data tetap bernilai angka/numerik dan tidak berubah menjadi teks); (3) 'Perataan standar manakah yang otomatis diterapkan lembar kerja untuk data berupa kata/teks?' (acuan jawaban: Rata kiri / Left Align).
Formatif:- Tes lisan/tanya jawab diagnostik di awal pembelajaran tentang perbedaan posisi baku teks dan angka pada lembar kerja.
- Observasi unjuk kerja praktik entri dan pemformatan sel teks serta angka menggunakan lembar ceklis pengamatan.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Entri Data Teks dan Angka | Belum mampu melakukan entri data teks dan angka secara tepat (masih banyak salah ketik atau salah meletakkan sel, kurang dari 2 baris tepat). | Mampu melakukan entri data teks dan angka dengan tepat pada 2 dari 4 baris data barang target namun masih dengan bimbingan penuh guru. | Mampu melakukan entri data teks dan angka secara tepat dan rapi pada seluruh (4) baris data barang target secara mandiri. | Mampu melakukan entri data teks dan angka secara tepat, rapi, cepat pada seluruh data target serta konsisten tanpa kesalahan ketik secara mandiri. | | Pemformatan Sel Teks dan Angka | Belum mampu menerapkan pemformatan teks (bold/alignment) maupun pemformatan angka (currency/accounting) pada sel lembar kerja. | Mampu menerapkan salah satu pemformatan (teks saja atau angka saja) dengan tepat sesuai acuan, tetapi masih dibimbing saat memilih menu pemformatan. | Mampu menerapkan pemformatan teks (bold, center pada judul kolom) dan pemformatan angka (Currency/Accounting Rupiah dengan pemisah ribuan) pada seluruh sel target secara tepat. | Mampu menerapkan pemformatan teks dan pemformatan angka secara mandiri, tepat, dan rapi sesuai spesifikasi tanpa bantuan serta mampu memverifikasi konsistensi tipe data sel. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid berhasil membedakan cara entri angka murni dengan angka berformat tampilan mata uang?
- Bagian langkah pemformatan sel mana yang paling banyak membutuhkan bimbingan teknis dari guru?
Murid:- Langkah apa yang menurutmu paling mudah dan paling menantang saat mengatur tampilan angka di lembar kerja?
- Bagaimana kamu memastikan bahwa angka yang kamu ketik di lembar kerja benar-benar tersimpan sebagai angka, bukan teks?
Pertemuan 4 — Menerapkan Pemanfaatan Perangkat Teknologi Lembar Kerja untuk Entri dan Pemformatan Tabel Data — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 7.2.3 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi lembar kerja untuk entri dan pemformatan data
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran, memeriksa kesiapan belajar murid, dan menyampaikan tujuan latihan entri serta pemformatan tabel data pada lembar kerja (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan menampilkan 2 cuplikan tampilan data (data tanpa format tabel vs tabel dengan All Borders dan Header tebal berwarna) lalu meminta murid secara acak mengidentifikasi fitur pemformatan tabel dasar yang terlihat (acuan diagnostik: fitur All Borders untuk garis batas sel, Fill Color untuk warna latar header tabel) (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak demonstrasi guru di aplikasi lembar kerja mengenai cara menerapkan pemformatan tabel: memblok rentang sel data, menambahkan garis tabel (Borders: All Borders), menebalkan teks judul kolom (Bold), mengatur perataan isi sel (Alignment: Center/Left), serta memberi warna latar kepala tabel (Fill Color) (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid menerima lembar tugas berisi data mentah 4 baris 'Inventaris Buku Kelas' yang harus dientri: Baris 1 [Kode: B01, Judul: Cerpen, Jumlah: 15], Baris 2 [Kode: B02, Judul: Sains, Jumlah: 12], Baris 3 [Kode: B03, Judul: Komik, Jumlah: 20], Baris 4 [Kode: B04, Judul: Kamus, Jumlah: 8] (5 menit).
- Murid melakukan tantangan bertajuk 'Poles Tabel Cepat-Tepat': murid secara mandiri mengentri data 4 baris tersebut ke sel A1:C5 (baris 1 untuk header tabel: Kode, Judul, Jumlah), lalu menerapkan pemformatan tabel lengkap (Borders: All Borders pada A1:C5; Fill Color warna bebas pada header A1:C1; Font Bold pada header A1:C1; Alignment Center pada kolom Kode A2:A5 dan Jumlah C2:C5) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid melakukan pengecekan mandiri terhadap hasil format tabelnya berdasarkan 4 kriteria acuan keterbacaan tabel lembar kerja (garis batas tabel aktif, header kontras/tebal, teks rata kiri, angka/kode rata tengah), lalu mencatat fungsi pemformatan tabel yang paling mempermudah membaca data (15 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan terhadap hasil kerja entri dan pemformatan tabel murid serta menyampaikan umpan balik umum (6 menit).
- Guru menutup sesi pembelajaran Pertemuan 4 dan mengingatkan murid bersiap melanjutkan pemecahan persoalan data terstruktur pada pertemuan berikutnya (4 menit).
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang membutuhkan bimbingan, disediakan kartu panduan visual berisi ikon letak menu Borders, Fill Color, dan Alignment di pita Home. Bagi murid cepat, disediakan data tambahan 2 baris buku baru untuk langsung dientri dan diformat selaras.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan berlatih dengan pendampingan bertahap langkah demi langkah pemformatan, sedangkan murid yang sudah mahir mengerjakan secara mandiri penuh.
- Produk: Tabel data 4 baris dengan pemformatan batas dan perataan yang rapi pada aplikasi lembar kerja (atau alternatif tabel bergaris rapi pada kertas kerja bertema lembar kerja bagi moda unplugged).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik identifikasi 2 fitur pemformatan tabel: Guru menampilkan gambar tabel polos dan tabel berformat, lalu menanyakan nama fitur untuk membuat garis tepi sel dan warna latar sel header (acuan jawaban: fitur Borders/All Borders dan Fill Color/Shading).
Proses:- Observasi ketercapaian praktik entri data dan penerapan fitur pemformatan tabel (Borders, Header Fill/Bold, Alignment) pada rentang sel A1:C5 selama kegiatan inti berlangsung.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman/umpan balik penutup berupa verifikasi 4 atribut tabel data murid: (1) seluruh data 4 baris terentri tanpa salah sel, (2) seluruh batas sel memiliki garis (All Borders), (3) baris header tercetak tebal dengan warna latar, (4) teks dan angka tertata dengan perataan sel yang tepat (acuan: Kode dan Jumlah rata tengah, Judul rata kiri).
Formatif:- Penilaian unjuk kerja praktik entri dan pemformatan tabel data menggunakan lembar observasi/rubrik
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Entri Data Tabel | Belum mampu mengentri data teks dan angka ke sel tabel sesuai posisi baris-kolom (hanya 0-1 baris tepat). | Mampu mengentri 2-3 baris data teks dan angka ke sel yang sesuai namun masih terdapat data rumpang atau salah kolom. | Mampu mengentri seluruh data (header dan 4 baris data buku) ke rentang sel A1:C5 secara lengkap dan tepat. | Mampu mengentri seluruh data tabel secara mandiri, lengkap, tepat, dan menambahkan data tambahan tanpa kesalahan posisi sel. | | Pemformatan Tabel Data (Borders, Header, Alignment) | Belum mampu menerapkan fitur garis tabel (Borders), warna header, maupun perataan sel (Alignment). | Mampu menerapkan 1 fitur pemformatan tabel (misal hanya menerapkan All Borders tetapi header dan perataan belum diatur). | Mampu menerapkan pemformatan tabel secara tepat: memberikan All Borders pada A1:C5, menebalkan dan mewarnai header A1:C1, serta mengatur perataan teks/angka. | Mampu menerapkan seluruh pemformatan tabel data secara mandiri, rapi, proporsional, dan konsisten pada seluruh sel tabel. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid berhasil mempraktikkan fitur Borders dan Alignment untuk membentuk tabel data yang rapi?
- Langkah pemformatan tabel mana yang masih membutuhkan demonstrasi ulang bagi murid?
Murid:- Fitur pemformatan tabel mana yang menurutmu paling membuat tampilan data menjadi mudah dibaca?
- Apakah kamu dapat mengentri dan mengatur garis tabel secara mandiri?
Pertemuan 5 — Menerapkan Berpikir Komputasional dalam Menyelesaikan Persoalan Himpunan Data Berstruktur Sederhana Bervolume Kecil — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 7.2.4 Menerapkan berpikir komputasional dalam menyelesaikan persoalan yang mengandung himpunan data berstruktur sederhana dengan volume kecil
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan murid, dan mengondisikan suasana belajar yang tertib (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menerapkan berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, perancangan algoritma/langkah logis) untuk menyelesaikan persoalan pada data tabel berukuran kecil (2 menit).
- Guru memberikan asesmen diagnostik singkat: murid diminta menjawab 1 pertanyaan logika data: 'Jika ada daftar 4 siswa dengan nilai [Ali: 80, Budi: 90, Cici: 75, Dedi: 85], sebutkan urutan nama dari nilai tertinggi ke terendah!' (acuan jawaban benar: Budi, Dedi, Ali, Cici) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru tentang penerapan pilar berpikir komputasional dalam menyelesaikan masalah data: (1) Dekomposisi: memecah tabel data menjadi kolom-kolom atribut penting; (2) Abstraksi: menyaring data yang relevan dan mengabaikan data yang tidak dibutuhkan; (3) Pengenalan Pola & Algoritma: menyusun langkah penyaringan (filtering) dan pengurutan (sorting) logis (10 menit).
- Murid mengamati tabel data inventaris koperasi sekolah bervolume kecil (5 baris data): Barang A (Stok: 5, Harga: 3000), Barang B (Stok: 12, Harga: 2000), Barang C (Stok: 3, Harga: 5000), Barang D (Stok: 8, Harga: 1500), Barang E (Stok: 2, Harga: 4000) dan menelaah bagaimana mencari barang yang stoknya kurang dari 5 secara runtut (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru memberikan tantangan permainan logika data berpasangan 'Detektif Data Cepat' untuk menemukan 2 barang yang memenuhi kriteria ganda (stok < 5 DAN harga > 3000) dari data koperasi (acuan barang tepat: Barang C [stok 3, harga 5000] dan Barang E [stok 2, harga 4000]) sebagai latihan interaktif yang seru (10 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan Lembar Aktivitas Komputasi Data yang memuat tabel peminjaman buku perpustakaan berisi 5 baris: (1) Doni - Buku IPA - Hari Pinjam: 8 hari; (2) Rani - Buku Seni - Hari Pinjam: 3 hari; (3) Bayu - Buku IPS - Hari Pinjam: 10 hari; (4) Siti - Buku TIK - Hari Pinjam: 5 hari; (5) Edo - Buku MTK - Hari Pinjam: 7 hari. Batas pinjam maksimal adalah 6 hari (20 menit).
- Murid menerapkan 3 langkah berpikir komputasional pada lembar kerja: Tugas 1 [Abstraksi & Filtering]: Menentukan siapa saja siswa yang terlambat mengembalikan buku (acuan benar: Doni [8 hari], Bayu [10 hari], Edo [7 hari]); Tugas 2 [Sorting]: Mengurutkan nama peminjam terlambat dari yang paling lama menunggak (acuan benar: 1. Bayu [10 hari], 2. Doni [8 hari], 3. Edo [7 hari]); Tugas 3 [Algoritma Sederhana]: Menuliskan 3 langkah runtut penyelesaian logisnya (acuan langkah: 1. Periksa kolom Hari Pinjam setiap baris, 2. Tandai baris dengan nilai Hari Pinjam > 6, 3. Urutkan baris yang ditandai berdasarkan Hari Pinjam dari nilai terbesar ke terkecil) (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa ketepatan pekerjaannya bersama guru berdasarkan kunci acuan logika komputasi data (5 menit).
- Murid menuliskan satu kalimat refleksi mandiri mengenai bagaimana cara berpikir runtut membantu menyelesaikan pengolahan data tanpa terlewat (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan intisari langkah berpikir komputasional dalam mengolah himpunan data berstruktur sederhana (2 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap pencapaian belajar murid dan menginformasikan bahwa pertemuan berikutnya adalah Asesmen Sumatif Pengolahan Data (3 menit).
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang memerlukan bimbingan disediakan panduan kartu bantu langkah logika (langkah periksa satu per satu baris). Bagi murid berpencapaian tinggi diberikan himpunan data dengan 2 kondisi filter (misal: keterlambatan > 6 hari DAN jenis buku IPA/IPS).
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi saat tahap penyaringan baris per baris. Murid yang mahir bekerja mandiri secara penuh.
- Produk: Format penulisan solusi algoritma data dapat disajikan dalam bentuk diagram alir sederhana atau poin-poin langkah bernomor.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik singkat lisan/tulis (1 butir soal): 'Terdapat data 4 siswa dan nilainya: Ali (80), Budi (90), Cici (75), Dedi (85). Tuliskan urutan nama siswa mulai dari nilai tertinggi ke terendah!' (acuan benar: Budi, Dedi, Ali, Cici).
Proses:- Observasi formatif saat murid memecahkan masalah penyaringan dan pengurutan data peminjaman buku pada Lembar Aktivitas Komputasi Data dengan 3 kriteria acuan: (1) Ketepatan data tersaring [Doni, Bayu, Edo], (2) Ketepatan urutan [Bayu, Doni, Edo], (3) Keruntutan langkah logis.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman penutup (1 butir soal logika cepat): 'Jika terdapat data 3 nilai: [X: 15, Y: 30, Z: 20], tentukan data yang nilainya di atas 18 dan urutkan dari yang terbesar!' (acuan jawaban tepat: Y [30], Z [20]).
Formatif:- Penilaian kinerja pengerjaan Lembar Aktivitas Komputasi Data (menilai ketepatan abstraksi/filtering, pengurutan/sorting, dan perumusan langkah algoritma pada data tabel 5 baris).
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menerapkan Berpikir Komputasional pada Himpunan Data Sederhana (Filtering dan Sorting Data) | Belum mampu menyaring dan mengurutkan data terstruktur bervolume kecil (tidak ada dari 3 target peminjam terlambat yang tersaring dengan benar). | Menyaring sebagian data secara tepat (menemukan 1-2 dari 3 nama peminjam terlambat [Doni, Bayu, Edo]), namun belum mampu mengurutkan data dengan benar. | Mampu menyaring 3 data secara lengkap dan tepat (Doni, Bayu, Edo) serta mengurutkannya dari yang terbesar (Bayu, Doni, Edo) secara mandiri. | Mampu menyaring 3 data secara tepat (Doni, Bayu, Edo), mengurutkannya secara tepat (Bayu, Doni, Edo), serta menuliskan 3 langkah algoritma logisnya secara runtut dan lengkap. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 80 menit memadai untuk melatihkan pilar berpikir komputasional pada data berstruktur sederhana?
- Bagian mana dari langkah penyaringan atau pengurutan logis yang paling sering membingungkan murid?
Murid:- Bagian mana yang paling mudah: menyaring data yang sesuai kriteria atau mengurutkan data?
- Bagaimana langkah berpikir teratur membantuku menemukan jawaban pada tabel data tanpa salah?
Pertemuan 6 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 7.2.1 Menjelaskan konsep himpunan data terstruktur dalam kehidupan sehari-hari
- TP 7.2.2 Menjelaskan konsep lembar kerja pengolah data beserta elemen kerjanya
- TP 7.2.3 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi lembar kerja untuk entri dan pemformatan data
- TP 7.2.4 Menerapkan berpikir komputasional dalam menyelesaikan persoalan yang mengandung himpunan data berstruktur sederhana dengan volume kecil
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan fisik murid, serta memimpin doa singkat sebelum memulai asesmen sumatif (2 menit).
- Guru menyampaikan tujuan sesi asesmen sumatif Bab 2 Pengolahan Data yang mencakup pembuktian lisan elemen lembar kerja secara bergiliran serta penugasan praktik proyek kelompok (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan Lembar Kerja Kelompok serta menjelaskan alur teknis dua asesmen yang berjalan paralel: penugasan praktik proyek kelompok di meja masing-masing dan tes lisan individual bergiliran di meja guru dengan durasi 1,5 menit per murid (acuan petunjuk tes lisan: mengidentifikasi 4 elemen utama yaitu sel, baris, kolom, dan tipe data pada tampilan lembar kerja) (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid secara berkelompok mengerjakan penugasan proyek praktik lembar kerja untuk mengidentifikasi struktur tabel, melakukan entri dan pemformatan data, serta menerapkan berpikir komputasional dengan menghitung total/rata-rata menggunakan formula dan melakukan pengurutan data sesuai instruksi lembar kerja (bahan soal: tabel data 5 baris penjualan koperasi sekolah yang memuat atribut Nama Barang [teks], Harga Satuan [angka/currency], Jumlah Terjual [angka], dan Total Harga [formula perkalian]; rumus yang digunakan: perkalian '=' untuk Total per barang, fungsi '=SUM' untuk Total Penjualan Keseluruhan, dan pengurutan sort descending berdasarkan Total Penjualan) (38 menit).
- Secara paralel dengan pengerjaan kelompok, guru memanggil setiap murid ke meja guru secara bergiliran untuk melaksanakan tes lisan individual selama 1,5 menit per murid untuk menunjukkan dan menjelaskan 4 elemen lembar kerja (acuan lisan: [1] Sel: pertemuan baris dan kolom, misal C4; [2] Baris: lajur horizontal berlabel angka; [3] Kolom: lajur vertikal berlabel huruf; [4] Tipe Data: membedakan data teks rata kiri dan data angka rata kanan) (24 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Setelah seluruh murid selesai melaksanakan tes lisan dan menyelesaikan lembar kerja praktik kelompok, setiap kelompok memeriksa kembali kelengkapan pengisian dan mengumpulkan berkas lembar kerja serta artefak digital kepada guru (3 menit).
Penutup:- Murid menuliskan satu kalimat refleksi singkat pada lembar catatan mengenai tingkat keyakinan dan tantangan yang dihadapi saat mengolah data menggunakan formula dan pengurutan (3 menit).
- Guru memberikan konfirmasi penutupan rangkaian pembelajaran Bab 2 Pengolahan Data, mengapresiasi integritas serta ketertiban kerja murid selama asesmen berlangsung, dan menutup kegiatan dengan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lembar tugas cetak dengan kontras visual tinggi dan ukuran font proporsional bagi murid dengan hambatan penglihatan tanpa mengubah variabel data yang diuji.
- Proses: Akomodasi akses berupa pendampingan penjelasan ulang instruksi pengerjaan bagi murid berkebutuhan khusus tanpa memberikan bantuan jawaban atau rumus logika komputasi.
- Produk: Format pengumpulan artefak dapat berupa berkas spreadsheet digital (.xlsx/.ods) atau lembar kerja fisik berbasis kisi berstruktur rapi bagi kelompok dengan keterbatasan perangkat.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- kombinasi tes lisan bergiliran dan penugasan proyek praktik lembar kerja kelompok: jawaban lisan identifikasi elemen lembar kerja serta berkas digital dan lembar kerja kelompok berisi tabel berstruktur, entri pemformatan, dan penyelesaian masalah komputasi
- tes lisan bergiliran: tanggapan lisan tiap murid menunjukkan dan menjelaskan elemen lembar kerja (sel, baris, kolom, tipe data) selama 1,5 menit per murid di meja guru secara bergiliran saat kelas mulai bekerja (42 menit / 1,5 menit = 28 murid, muat 1 kelas) (42 menit; individual; instrumen: lembar observasi dan rubrik penilaian lisan)
- penugasan praktik kelompok: berkas lembar kerja kelompok dan lembar uraian yang memuat identifikasi struktur tabel (baris, kolom, atribut data sehari-hari), entri dan perapian format data, serta hasil penyelesaian persoalan menggunakan formula perhitungan dasar dan pengurutan (38 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian unjuk kerja dan lembar kerja kelompok)
Sumatif:- kombinasi tes lisan bergiliran dan penugasan proyek praktik lembar kerja kelompok: jawaban lisan identifikasi elemen lembar kerja serta berkas digital dan lembar kerja kelompok berisi tabel berstruktur, entri pemformatan, dan penyelesaian masalah komputasi
- tes lisan bergiliran: tanggapan lisan tiap murid menunjukkan dan menjelaskan elemen lembar kerja (sel, baris, kolom, tipe data) selama 1,5 menit per murid di meja guru secara bergiliran saat kelas mulai bekerja (42 menit / 1,5 menit = 28 murid, muat 1 kelas) (42 menit; individual; instrumen: lembar observasi dan rubrik penilaian lisan)
- penugasan praktik kelompok: berkas lembar kerja kelompok dan lembar uraian yang memuat identifikasi struktur tabel (baris, kolom, atribut data sehari-hari), entri dan perapian format data, serta hasil penyelesaian persoalan menggunakan formula perhitungan dasar dan pengurutan (38 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian unjuk kerja dan lembar kerja kelompok)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Identifikasi Elemen Lembar Kerja (Tes Lisan) | Murid hanya mampu menunjukkan dan menjelaskan 1 atau tidak ada elemen lembar kerja secara tepat dari 4 acuan (sel, baris, kolom, tipe data). | Murid mampu menunjukkan dan menjelaskan tepat 2 elemen lembar kerja dari 4 acuan (sel, baris, kolom, tipe data). | Murid mampu menunjukkan dan menjelaskan tepat 3 elemen lembar kerja dari 4 acuan (sel, baris, kolom, tipe data). | Murid mampu menunjukkan dan menjelaskan seluruh 4 elemen lembar kerja secara tepat dan mandiri (sel, baris, kolom, tipe data). | | Identifikasi Himpunan Data Terstruktur & Entri Pemformatan (Praktik Kelompok) | Kelompok mengisi tabel tanpa penataan baris dan kolom yang logis serta tidak memformat tipe data teks dan angka secara tepat. | Kelompok menyusun tabel dengan baris dan kolom yang sesuai namun pemformatan tipe data angka dan teks masih belum konsisten. | Kelompok menyusun struktur tabel secara tepat dan menerapkan pemformatan teks (rata kiri) serta angka (rata kanan/mata uang) pada sebagian besar data. | Kelompok menyusun struktur tabel secara tepat lengkap dengan penamaan atribut, serta memformat seluruh data teks dan angka secara rapi dan konsisten. | | Penyelesaian Persoalan Komputasional Lembar Kerja (Praktik Kelompok) | Kelompok tidak mampu menyusun formula perkalian, SUM, maupun pengurutan data sesuai persoalan komputasi yang diberikan. | Kelompok mampu menyusun formula perkalian atau fungsi SUM dengan benar, namun hasil perhitungan total keseluruhan atau pengurutan data masih keliru. | Kelompok mampu menggunakan formula perkalian dan fungsi SUM dengan hasil perhitungan tepat, namun langkah pengurutan data belum sesuai kriteria. | Kelompok mampu menerapkan formula perkalian, fungsi SUM, dan pengurutan data descending secara tepat dan benar untuk seluruh data persoalan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 1,5 menit per murid untuk tes lisan efektif dan cukup untuk mengidentifikasi pemahaman elemen lembar kerja murid?
- Bagaimana keterlibatan setiap anggota kelompok selama pengerjaan praktik pengolahan data dan penerapan formula komputasi?
Murid:- Bagian mana dari pengolahan data (entri/format data, penulisan formula, atau pengurutan) yang paling mudah dan paling menantang bagimu?
- Apakah kamu sudah dapat menjelaskan fungsi sel, baris, dan kolom pada lembar kerja secara percaya diri?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas VII, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2021.
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VII, Bab 2 Pengolahan Data, Pusat Perbukuan Kemendikbudristek, 2021.
- Lembar Aktivitas Siswa: Studi Kasus Konsep Himpunan Data Terstruktur.
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas VII, Kemendikbudristek 2021
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VII, Bab 2: Pengolahan Data, Kemendikbudristek 2021
- Komputer/Laptop atau lembar cetak antarmuka aplikasi lembar kerja (spreadsheet)
- Buku Panduan Guru Informatika SMP Kelas VII (Kemendikbudristek, 2021/2023), Bab 2: Pengolahan Data
- Buku Siswa Informatika SMP Kelas VII (Kemendikbudristek, 2021/2023), Bab 2: Pengolahan Data
- Komputer/Laptop dengan aplikasi lembar kerja (Microsoft Excel, LibreOffice Calc, atau Google Sheets)
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas VII
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VII
- Perangkat komputer/laptop dengan aplikasi lembar kerja (spreadsheet) atau lembar kerja simulasi unplugged
- Buku Panduan Guru Informatika SMP Kelas VII (Kemendikbudristek, 2023)
- Buku Siswa Informatika SMP Kelas VII (Kemendikbudristek, 2023) Bab 2
- Lembar Aktivitas Komputasi Data (Tabel Inventaris Koperasi dan Tabel Peminjaman Buku Perpustakaan)
- Buku Panduan Guru Informatika untuk SMP/MTs Kelas VII, Pusat Perbukuan Kemendikbudristek 2023.
- Buku Siswa Informatika untuk SMP/MTs Kelas VII, Pusat Perbukuan Kemendikbudristek 2023.
- Komputer/Laptop dengan aplikasi lembar kerja (Microsoft Excel/LibreOffice Calc/Google Sheets) atau Lembar Kerja Berpetak Fisik.
- Lembar Soal Asesmen Sumatif Bab 2 Pengolahan Data.
|