Modul AjarPertemuan 3Bab 4Fase ESemester 2

Modul Ajar Informatika Kelas 10: Autentikasi Dua Langkah untuk Keamanan Akun Digital

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Informatika kelas 10 dengan topik "Autentikasi Dua Langkah untuk Keamanan Akun Digital". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Informatika Kelas 10: Autentikasi Dua Langkah untuk Keamanan Akun Digital

Informatika - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Informatika — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Autentikasi Dua Langkah untuk Keamanan Akun Digital

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAutentikasi Dua Langkah untuk Keamanan Akun Digital
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan konsep autentikasi dan merancang mekanisme autentikasi yang tepat untuk mengamankan akun digital.
  2. Murid dapat menerapkan autentikasi dua langkah secara sederhana pada akun platform digital untuk meningkatkan keamanan informasi pribadi.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian mendengar kasus akun media sosial atau email seseorang diretas? Menurut kalian, mengapa kata sandi (password) saja terkadang tidak cukup?
  2. Jika kalian memiliki sebuah brankas yang berisi barang sangat berharga, lapisan pengamanan seperti apa yang akan kalian pasang agar tidak ada pencuri yang bisa masuk?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, menanyakan kabar, dan memimpin doa bersama.
  • Guru mengecek kehadiran murid dan memastikan kesiapan perangkat (komputer/ponsel) serta koneksi internet.
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik terkait peretasan akun untuk memancing rasa ingin tahu murid.
  • Guru melakukan asesmen awal secara lisan untuk memetakan pemahaman awal murid tentang kata sandi dan keamanan digital.
  • Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran (TP) yang akan dicapai pada pertemuan ini, yaitu memahami konsep autentikasi, merancang autentikasi, dan menerapkan Autentikasi Dua Langkah (2FA).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid menyimak penjelasan guru mengenai konsep dasar autentikasi, yaitu penggabungan antara 'Faktor yang Kamu Ketahui' (seperti kata sandi) dan 'Faktor yang Kamu Miliki' (seperti ponsel atau token).
  • Murid berdiskusi secara berpasangan mengenai pentingnya menjaga keamanan informasi pribadi di platform digital dan bagaimana 2FA memberikan lapisan keamanan ekstra.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Aktivitas 10.4-03-P: Murid secara mandiri mempraktikkan langkah-langkah mengaktifkan Autentikasi Dua Langkah pada akun Google masing-masing menggunakan nomor telepon sebagai alat verifikasi kedua.
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan (scaffolding) bagi murid yang mengalami kendala teknis.
  • Aktivitas 10.4-04-U: Murid dibagi ke dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk merancang sistem autentikasi pada sebuah 'ruang rahasia' yang menyimpan teknologi terbaru dan blueprint alat. Mereka harus menentukan kombinasi faktor autentikasi yang kreatif dan logis.
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil rancangan autentikasi ruang rahasia mereka di depan kelas.

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid menjawab rubrik 'Ayo, Renungkan!' dengan menuliskan kelebihan dan kekurangan menggunakan autentikasi dua langkah berdasarkan pengalaman praktik yang baru saja dilakukan.
  • Murid dan guru bersama-sama mengevaluasi hasil presentasi rancangan ruang rahasia, memberikan umpan balik positif (assessment for learning), dan menyimpulkan strategi keamanan terbaik.

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan materi pembelajaran hari ini mengenai konsep dan penerapan Autentikasi Dua Langkah.
  • Guru memberikan asesmen akhir (sumatif singkat) berupa kuis atau pengumpulan laporan tangkapan layar (screenshot) keberhasilan penerapan 2FA.
  • Guru menyampaikan rencana materi untuk pertemuan berikutnya (misalnya: Menyaring Konten Negatif di Internet).
  • Guru menutup kegiatan dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah mahir dapat mengeksplorasi aplikasi autentikator pihak ketiga (seperti Google Authenticator atau Authy), sedangkan murid yang masih awam fokus pada verifikasi 2FA via SMS/Telepon.
  • Proses: Guru memberikan pendampingan intensif bagi murid yang kesulitan mengatur akun Google, sementara murid yang cepat selesai dapat menjadi tutor sebaya.
  • Produk: Laporan rancangan autentikasi ruang rahasia dapat disajikan dalam bentuk diagram visual, deskripsi tertulis, atau presentasi lisan sesuai minat kelompok.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan: 'Siapa di sini yang pernah lupa kata sandi? Lalu bagaimana cara kalian memulihkannya?'
  • Pertanyaan lisan: 'Apakah kalian tahu apa itu verifikasi dua langkah atau 2FA? Ada yang sudah pernah menggunakannya?'

Proses:

  • Guru memantau proses murid saat melakukan pengaturan 2FA di akun Google. Guru menggunakan lembar observasi untuk mencatat kemandirian dan kemampuan pemecahan masalah teknis murid.
  • Guru menilai kolaborasi dan penalaran kritis murid saat diskusi kelompok merancang autentikasi ruang rahasia.

Akhir:

  • Murid mengumpulkan bukti tangkapan layar (screenshot) bahwa akun Google mereka telah dilindungi oleh verifikasi dua langkah.
  • Murid mengumpulkan hasil diskusi kelompok berupa rancangan mekanisme autentikasi ruang rahasia beserta argumentasi logis pemilihannya.

Formatif:

  • Observasi keterlibatan murid saat diskusi berpasangan.
  • Penilaian sejawat (peer assessment) saat presentasi rancangan autentikasi ruang rahasia.
  • Umpan balik langsung dari guru saat murid mempraktikkan Aktivitas 10.4-03-P.

Sumatif:

  • Penilaian unjuk kerja (bukti tangkapan layar/screenshot berhasil mengaktifkan 2FA di akun digital).
  • Penilaian produk (dokumen/diagram rancangan mekanisme autentikasi ruang rahasia).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep AutentikasiBelum mampu menjelaskan perbedaan antara faktor yang diketahui (password) dan faktor yang dimiliki (perangkat).Mampu menyebutkan faktor autentikasi namun belum dapat menjelaskan fungsinya dalam keamanan digital.Mampu menjelaskan konsep autentikasi dua langkah dan fungsinya dengan bahasa sendiri secara tepat.Mampu menjelaskan konsep autentikasi dua langkah secara komprehensif dan memberikan contoh kasus nyata di luar materi yang diajarkan.
Penerapan Autentikasi Dua Langkah (2FA)Belum mampu mempraktikkan pengaturan 2FA pada akun digital meskipun sudah dibimbing penuh.Mampu mempraktikkan pengaturan 2FA dengan bimbingan penuh dari guru atau teman sebaya.Mampu menerapkan 2FA pada akun digital secara mandiri hingga berhasil (dibuktikan dengan screenshot).Mampu menerapkan 2FA secara mandiri, mengatasi kendala teknis yang muncul, dan membantu teman (tutor sebaya).
Perancangan Mekanisme Autentikasi (Ruang Rahasia)Rancangan autentikasi tidak logis dan tidak menggunakan konsep keamanan berlapis.Rancangan autentikasi menggunakan keamanan berlapis namun kurang relevan atau kurang aplikatif.Rancangan autentikasi logis, menggunakan kombinasi faktor yang tepat, dan argumentasinya jelas.Rancangan autentikasi sangat inovatif, detail, mempertimbangkan berbagai celah keamanan, dan dipresentasikan dengan sangat meyakinkan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instruksi yang saya berikan saat praktik 2FA cukup jelas dan mudah diikuti oleh seluruh murid?
  • Bagaimana tingkat antusiasme murid saat merancang autentikasi ruang rahasia? Apakah aktivitas ini berhasil melatih penalaran kritis mereka?
  • Apakah alokasi waktu 2x45 menit cukup untuk menyelesaikan praktik individu dan diskusi kelompok secara optimal?

Refleksi Murid:

  • Apa kelebihan dan kekurangan menggunakan autentikasi dua langkah menurut pengalamanmu hari ini?
  • Apakah kamu merasa akun digitalmu sekarang lebih aman? Mengapa?
  • Bagian mana dari kegiatan merancang autentikasi ruang rahasia yang paling menantang dan menyenangkan bagimu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Informatika Kelas X (Edisi Revisi), Bab 4 Keamanan dan Manajemen Informasi, hal. 215-219.
  2. Buku Panduan Guru Informatika Kelas X (Edisi Revisi), Bab 4.
  3. Perangkat Komputer/Laptop atau Ponsel Pintar (Smartphone) milik murid.
  4. Koneksi Internet.
  5. Akun Google (Gmail) masing-masing murid.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.