Modul AjarPertemuan 3Bab 3Fase ESemester 2

Modul Ajar Informatika Kelas 10: Pemanfaatan Media Digital untuk Produksi dan Diseminasi Konten

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Informatika kelas 10 dengan topik "Pemanfaatan Media Digital untuk Produksi dan Diseminasi Konten". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Informatika Kelas 10: Pemanfaatan Media Digital untuk Produksi dan Diseminasi Konten

Informatika - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Informatika — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Pemanfaatan Media Digital untuk Produksi dan Diseminasi Konten

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPemanfaatan Media Digital untuk Produksi dan Diseminasi Konten
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pemanfaatan media digital sebagai sarana produksi dan diseminasi konten dalam ekosistem budaya digital
  2. Murid dapat membuat konten digital sederhana (teks, gambar, atau video presentasi) dan mendistribusikannya melalui platform digital yang sesuai

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara kalian berbagi informasi atau karya dengan teman-teman di luar sekolah?
  2. Platform digital apa saja yang pernah kalian gunakan untuk membagikan foto, video, atau tulisan?
  3. Menurut kalian, apa yang membuat sebuah konten digital menarik dan mudah dipahami orang lain?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid dalam membuat dan membagikan konten digital (foto, video, status di media sosial)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: memahami pemanfaatan media digital untuk produksi dan diseminasi konten, serta membuat konten digital sederhana
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid tentang ekosistem konten digital

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan contoh berbagai jenis konten digital (infografis, video presentasi, poster digital, artikel blog) dan mendiskusikan karakteristiknya
  • Murid secara berkelompok mengidentifikasi platform digital yang sesuai untuk menyebarkan berbagai jenis konten (YouTube untuk video, Instagram untuk gambar, blog untuk artikel, dll)
  • Guru menjelaskan konsep produksi konten (perencanaan, pembuatan, editing) dan diseminasi konten (pemilihan platform, strategi berbagi, jangkauan audiens)
  • Murid merefleksikan pemahaman dengan mengisi lembar kerja: mengapa penting memilih platform yang tepat untuk jenis konten tertentu

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (3-4 orang) dan memberikan tugas: membuat konten digital sederhana dengan tema 'Budaya Indonesia di Era Digital'
  • Setiap kelompok memilih format konten (presentasi video PowerPoint, poster digital, atau infografis sederhana) sesuai minat dan kemampuan
  • Murid merencanakan konten: menentukan pesan, menyusun narasi, memilih visual atau media pendukung
  • Murid membuat konten menggunakan aplikasi perkantoran (PowerPoint, Canva, atau aplikasi sejenis yang tersedia)
  • Setiap kelompok mengunggah atau mensimulasikan proses diseminasi konten mereka ke platform yang dipilih (jika memungkinkan, atau menjelaskan langkah-langkahnya)
  • Guru berkeliling memfasilitasi dan memberi umpan balik selama proses pembuatan konten

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok mempresentasikan konten digital yang telah dibuat dan menjelaskan pilihan platform diseminasi beserta alasannya
  • Kelompok lain memberikan apresiasi dan masukan konstruktif
  • Murid merefleksikan proses kerja kelompok: apa yang berjalan efektif, apa tantangan yang dihadapi, dan bagaimana mengatasinya
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang pentingnya konten berkualitas dan etika dalam produksi dan diseminasi konten digital

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: media digital memungkinkan setiap orang menjadi produser dan distributor konten, dan penting memilih platform yang tepat serta membuat konten berkualitas
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menuliskan refleksi individual: satu hal baru yang dipelajari dan satu rencana penerapan di kehidupan nyata
  • Guru memberikan penguatan tentang tanggung jawab digital dan etika dalam membuat konten
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah familiar dengan media digital dapat langsung membuat konten lebih kompleks (video dengan editing), sementara murid yang masih belajar dapat memulai dengan poster sederhana atau presentasi statis
  • Proses: Murid yang cepat menangkap dapat diberi tantangan tambahan: menganalisis strategi diseminasi konten dari influencer atau brand terkenal. Murid yang memerlukan dukungan lebih dapat didampingi dengan panduan langkah demi langkah dan template konten
  • Produk: Variasi produk akhir: presentasi video (level tinggi), infografis interaktif (level sedang), poster digital sederhana (level dasar). Semua produk harus memenuhi kriteria: pesan jelas, visual menarik, dan platform distribusi tepat

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid dalam membuat dan membagikan konten digital (foto, video, status)
  • Observasi pengetahuan awal murid tentang platform digital yang mereka gunakan sehari-hari

Proses:

  • Observasi kerja kelompok: kolaborasi, pembagian tugas, proses perencanaan konten
  • Cek pemahaman melalui pertanyaan: Mengapa platform X lebih cocok untuk konten Y?
  • Penilaian progres pembuatan konten di setiap tahap (perencanaan, pembuatan, finalisasi)

Akhir:

  • Penilaian produk konten digital menggunakan rubrik (aspek: kualitas pesan, desain visual, kesesuian platform, kreativitas)
  • Penilaian kemampuan presentasi dan argumentasi pemilihan platform
  • Refleksi tertulis: Apa yang kamu pelajari hari ini? Bagaimana kamu akan menggunakan pengetahuan ini di kehidupan sehari-hari?

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok dan proses pembuatan konten
  • Pertanyaan lisan selama kegiatan untuk mengecek pemahaman konsep
  • Umpan balik langsung saat murid bekerja membuat konten digital

Sumatif:

  • Penilaian produk konten digital yang dihasilkan kelompok berdasarkan rubrik (kualitas konten, kesesuaian platform, kreativitas)
  • Penilaian presentasi kelompok (kemampuan menjelaskan pilihan platform dan strategi diseminasi)
  • Refleksi tertulis individual tentang proses pembelajaran

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kualitas Konten (Pesan dan Narasi)Pesan tidak jelas, narasi tidak terstruktur, sulit dipahami audiensPesan cukup jelas tetapi narasi masih membingungkan di beberapa bagianPesan jelas dan narasi terstruktur dengan baik, mudah dipahamiPesan sangat jelas, narasi menarik dan terstruktur sistematis, sangat mudah dipahami dan menginspirasi
Desain Visual dan KreativitasDesain tidak menarik, pemilihan warna dan elemen visual tidak sesuai, tidak ada kreativitasDesain cukup menarik tetapi masih sederhana, kreativitas terbatasDesain menarik, pemilihan warna dan elemen visual sesuai, menunjukkan kreativitasDesain sangat menarik dan profesional, kreativitas tinggi, kombinasi elemen visual sangat harmonis
Kesesuaian Platform DiseminasiTidak dapat menjelaskan pilihan platform atau platform tidak sesuai dengan jenis kontenPilihan platform cukup sesuai tetapi penjelasan kurang tepatPilihan platform sesuai dengan jenis konten dan dapat menjelaskan alasan dengan tepatPilihan platform sangat tepat, disertai strategi diseminasi yang matang dan pemahaman karakteristik audiens
Kolaborasi dan Proses Kerja KelompokTidak ada pembagian tugas, anggota kelompok tidak bekerja samaAda pembagian tugas tetapi kerja sama masih kurang efektifPembagian tugas jelas, anggota kelompok bekerja sama dengan baikKolaborasi sangat efektif, semua anggota berkontribusi optimal, saling mendukung dan menghargai

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan pembuatan konten digital?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling efektif memfasilitasi pemahaman murid?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya terkait produksi dan diseminasi konten digital?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari tentang produksi dan diseminasi konten digital?
  • Tantangan apa yang kamu hadapi saat membuat konten digital bersama kelompok? Bagaimana kamu mengatasinya?
  • Platform digital mana yang menurutmu paling efektif untuk menyebarkan konten yang kamu buat? Mengapa?
  • Bagaimana kamu akan menerapkan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari atau untuk keperluan belajarmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Informatika Kelas X (Edisi Revisi) Kemendikbudristek
  2. Buku Guru Informatika Kelas X (Edisi Revisi) Kemendikbudristek
  3. Komputer/laptop dengan aplikasi perkantoran (PowerPoint, Word) atau aplikasi desain (Canva)
  4. Akses internet untuk contoh konten digital dan simulasi diseminasi
  5. LCD Proyektor untuk menampilkan contoh dan presentasi kelompok
  6. Lembar kerja dan panduan pembuatan konten digital
  7. Contoh konten digital dari berbagai platform (YouTube, Instagram, blog, dll)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.