Modul AjarPertemuan 5Bab 1Fase ESemester 1

Modul Ajar Informatika Kelas 10: Evaluasi Validitas Data dan Sumber Data

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Informatika kelas 10 dengan topik "Evaluasi Validitas Data dan Sumber Data". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Informatika Kelas 10: Evaluasi Validitas Data dan Sumber Data

Informatika - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Informatika — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Evaluasi Validitas Data dan Sumber Data

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikEvaluasi Validitas Data dan Sumber Data
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan kriteria dan standar yang menyatakan suatu data dan sumber data dikatakan valid, kredibel, dan terpercaya.
  2. Murid dapat menggunakan cara membaca lateral untuk mengevaluasi berbagai informasi digital secara kritis guna menentukan kebenaran dan keandalan sumber.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu membaca berita yang ternyata palsu? Bagaimana kamu menyadarinya?
  2. Menurutmu, apa yang membuat sebuah informasi di internet dapat dipercaya?
  3. Bagaimana cara kita memeriksa apakah sumber data yang kita gunakan benar-benar valid?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan menyapa murid, menciptakan suasana menyenangkan.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk menggali pengalaman murid terkait evaluasi informasi digital (asesmen awal lisan).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan skenario kegiatan hari ini.
  • Murid mengerjakan kuis singkat via platform digital (K-W-L atau pretest) untuk asesmen diagnostik tertulis.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep validitas data, kriteria CRAAP (Currency, Relevance, Authority, Accuracy, Purpose), dan strategi membaca lateral menggunakan media presentasi.
  • Murid secara mandiri membaca materi pada Buku Siswa hlm. 18-20 tentang tes CRAAP dan membaca lateral, serta menonton video pendek tentang cara mendeteksi hoaks.
  • Dalam diskusi kelas, murid mengidentifikasi contoh nyata penerapan setiap kriteria CRAAP pada sebuah artikel yang disediakan guru.
  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan pentingnya literasi digital dan dampak informasi tidak valid.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran):

  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (4-5 orang). Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi tautan dua artikel/website berbeda yang harus dievaluasi.
  • Kelompok menerapkan kerangka CRAAP untuk menilai validitas sumber, lalu menggunakan strategi membaca lateral (mencari informasi di luar sumber) untuk memverifikasi kebenaran klaim.
  • Setiap anggota kelompok berbagi peran: pencatat, pencari informasi, analis, dan juru bicara.
  • Kelompok menyusun laporan hasil evaluasi dalam format tabel atau poster digital yang memuat temuan dan kesimpulan.
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik formatif (asesmen proses) sambil mengamati kolaborasi, ketelitian, dan komunikasi.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil evaluasi secara singkat, kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.
  • Murid mengisi lembar refleksi individu: menuliskan kendala yang dihadapi saat mengevaluasi, strategi membaca lateral yang paling membantu, dan komitmen untuk menerapkan literasi digital dalam keseharian.
  • Guru memandu diskusi reflektif tentang bagaimana proses mengevaluasi informasi mengubah cara pandang murid terhadap informasi digital.
  • Murid saling memberikan apresiasi atas kontribusi teman dalam kelompok (penilaian sejawat lisan).

Penutup:

  • Guru mengajukan asesmen sumatif: kuis singkat (5 pertanyaan pilihan ganda) untuk mengukur pemahaman akhir.
  • Guru menugaskan murid mencari satu berita online di rumah, mengevaluasinya menggunakan CRAAP dan membaca lateral, lalu menyusun laporan satu halaman (dikumpulkan minggu depan).
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran dan mengingatkan pentingnya menjadi konsumen informasi yang kritis.
  • Kegiatan diakhiri dengan doa dan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dengan kecepatan belajar lambat diberikan artikel lebih sederhana dan template evaluasi; murid cepat ditantang mencari sumber sendiri yang lebih kompleks.
  • Proses: Pendampingan intensif guru untuk murid lambat; kelompok heterogen diberi pilihan menggunakan alat bantu digital atau kertas; murid cepat diberi kesempatan menjadi tutor sebaya.
  • Produk: Murid lambat diperbolehkan membuat laporan ringkas atau rekaman suara; murid cepat membuat laporan tertulis lengkap dengan analisis bandingan dua sumber.

ASESMEN

Awal:

  • Diagnostik lisan: Tanya jawab pertanyaan pemantik untuk mengetahui pemahaman awal murid tentang validitas informasi.
  • Diagnostik tertulis: Kuis singkat (5 soal) tentang ciri data valid dan cara memverifikasi kebenaran informasi.

Proses:

  • Observasi aktivitas kelompok: keterlibatan, kerjasama, ketelitian dalam menerapkan CRAAP dan membaca lateral.
  • Penilaian LKPD: kelengkapan analisis dan kebenaran kesimpulan.
  • Penilaian presentasi: kejelasan penyampaian, argumentasi, dan kemampuan menjawab pertanyaan.

Akhir:

  • Kuis sumatif: soal pilihan ganda dan isian singkat untuk mengukur penguasaan kriteria validitas dan langkah membaca lateral.
  • Tugas terstruktur: Laporan individu evaluasi sumber berita online yang dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.

Formatif:

  • Observasi partisipasi diskusi kelas dan kelompok
  • Penilaian LKPD dan laporan kelompok
  • Umpan balik lisan saat presentasi

Sumatif:

  • Kuis akhir pertemuan
  • Tugas individu evaluasi sumber berita (laporan tertulis)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan Kriteria Validitas DataBelum mampu menyebutkan kriteria validitas atau hanya menyebut satu kriteria tanpa penjelasan.Mampu menyebutkan 2-3 kriteria CRAAP dengan penjelasan terbatas.Mampu menjelaskan semua kriteria CRAAP dengan contoh sederhana.Mampu menjelaskan seluruh kriteria CRAAP disertai contoh nyata, serta mampu mengaitkan dengan konteks permasalahan.
Menggunakan Membaca LateralTidak mencoba mencari informasi di luar sumber yang dievaluasi.Mencoba mencari informasi tambahan, namun tidak relevan atau hanya mengandalkan satu sumber lain.Mencari beberapa sumber lain dan membandingkan informasi, tetapi belum mengkaitkan dengan analisis CRAAP.Melakukan verifikasi silang pada banyak sumber, membandingkan, dan menyimpulkan keandalan sumber secara logis serta mengintegrasikan dengan kerangka CRAAP.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam diskusi dan kerja kelompok?
  • Sejauh mana murid mampu menerapkan strategi membaca lateral secara mandiri?
  • Apakah diferensiasi yang disediakan membantu murid dengan kemampuan berbeda?
  • Bagaimana saya dapat memperbaiki pengelolaan waktu agar setiap tahap berjalan optimal?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang memeriksa kebenaran informasi?
  • Bagian mana dari tes CRAAP atau membaca lateral yang paling membantumu? Mengapa?
  • Apa tantangan terbesar saat mengevaluasi sumber? Bagaimana kamu mengatasinya?
  • Bagaimana kamu akan menerapkan keterampilan ini dalam kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Informatika untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi), Kemendikbudristek
  2. Artikel daring yang telah dikurasi guru (contoh: berita dari detik.com, tirto.id, blog pribadi)
  3. Video pendek tentang CRAAP test dan membaca lateral
  4. LKPD (Lembar Kerja Murid) untuk analisis kelompok
  5. Platform kuis digital (Kahoot/Quizizz) untuk asesmen awal dan sumatif

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.