Modul AjarBab 5Fase FSemester 2

Modul Ajar Bahasa Jepang Kelas 11 Bab 5: Kalender Sekolah

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Bahasa Jepang kelas 11 untuk Bab 5 "Kalender Sekolah", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Jepang Kelas 11 Bab 5: Kalender Sekolah

Bahasa Jepang - Kelas 11

Bab 5

MODUL AJAR

Bahasa Jepang — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Bab 5 — Kalender Sekolah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Jepang
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikBab 5 — Kalender Sekolah
Alokasi Waktu28 JP (28 x 45 menit = 1260 menit)
Jumlah Pertemuan12
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 11.5.1 Menyimpulkan teks tentang informasi lisan mengenai jadwal pelajaran dan hari sekolah dalam bahasa Jepang sederhana
  2. TP 11.5.2 Mengomunikasikan informasi secara lisan mengenai penanggalan dan momen kegiatan sekolah dalam bahasa Jepang sederhana
  3. TP 11.5.3 Menyimpulkan teks tentang informasi rentang waktu kalender pendidikan bahasa Jepang sederhana kemudian menghubungkannya dengan teks yang lain
  4. TP 11.5.4 Menyusun teks tulis tentang informasi jadwal pelajaran dan kegiatan sekolah secara tertulis dalam bahasa Jepang

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis✓
Kreativitas
Kolaborasi✓
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi✓

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana caramu mengetahui mata pelajaran yang dipelajari pada hari tertentu ketika mendengarkan penutur bahasa Jepang berbicara?
  2. Pola kalimat apa yang menandai hubungan antara mata pelajaran dan nama hari dalam ujaran lisan bahasa Jepang?
  3. Bagaimana cara kita memastikan bahwa jadwal pelajaran yang kita dengar dari teman sudah tepat atau justru keliru?
  4. Pola kalimat apa dalam bahasa Jepang yang menandakan bahwa seseorang sedang mengonfirmasi jadwal atau membantah informasi yang keliru?
  5. Bagaimana cara kita mengetahui seluruh jadwal mata pelajaran dalam sepekan hanya dengan mendengarkan penjelasan lisan seseorang?
  6. Petunjuk kata apa saja yang membantu kita menentukan letak mata pelajaran pada hari tertentu saat menyimak monolog bahasa Jepang?
  7. Bagaimana cara kamu menyebutkan tanggal dan bulan hari ini menggunakan bahasa Jepang?
  8. Apakah pola penyebutan tanggal 1 sampai 10 dalam bahasa Jepang sama persis dengan angka biasa atau memiliki sebutan khusus?
  9. Bagaimana cara kita memberitahukan tanggal pelaksanaan kegiatan sekolah (seperti upacara atau festival budaya) kepada teman dalam bahasa Jepang?
  10. Pola kalimat apa yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu acara diadakan pada tanggal dan bulan tertentu?
  11. Bagaimana cara menanyakan tanggal pelaksanaan kegiatan sekolah kepada teman dalam bahasa Jepang?
  12. Bagaimana cara merespons secara lisan ketika teman menanyakan tanggal kegiatan seperti Bunkasai atau Supootsu no Hi?
  13. Bagaimana cara membaca rentang waktu awal hingga akhir suatu semester dalam bahasa Jepang?
  14. Bagaimana kita mengetahui kesesuaian antara pengumuman kegiatan sekolah dan kalender pendidikan tertulis?
  15. Bagaimana kita membaca rentang waktu pelaksanaan ujian dan libur sekolah dari kalender pendidikan berbahasa Jepang?
  16. Bagaimana cara memastikan jadwal kegiatan pribadi sekolah kita cocok atau tidak berbenturan saat dihubungkan dengan teks kalender pendidikan tersebut?
  17. Bagaimana pola kalimat bahasa Jepang untuk menuliskan mata pelajaran yang kita pelajari pada hari tertentu?
  18. Partikel apa yang menghubungkan nama hari dengan mata pelajaran dalam kalimat tulis jadwal sekolah?
  19. Bagaimana format teks tulis tabel jadwal pelajaran mingguan sekolah yang runtut dan jelas dalam bahasa Jepang?
  20. Bagaimana cara menyusun entri mata pelajaran ke dalam kolom hari Senin sampai Jumat menggunakan tulisan bahasa Jepang yang tepat?
  21. Bagaimana cara menyusun kalimat bahasa Jepang untuk mengumumkan tanggal pelaksanaan suatu kegiatan sekolah?
  22. Partikel dan pola kalimat apa yang kita gunakan jika kegiatan sekolah tersebut berlangsung dalam rentang waktu beberapa hari?
  23. Bagaimana ketepatan kalian dalam menyimpulkan jadwal pelajaran lisan dan kalender kegiatan sekolah bahasa Jepang?
  24. Bagaimana kesiapan kalian mengomunikasikan penanggalan kegiatan sekolah secara lisan serta menyusun teks jadwal pelajaran secara tertulis?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Menyimpulkan Informasi Lisan Mata Pelajaran dan Nama Hari Sekolah — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.1 Menyimpulkan teks tentang informasi lisan mengenai jadwal pelajaran dan hari sekolah dalam bahasa Jepang sederhana

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam khas kelas bahasa Jepang, berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran murid (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu menyimpulkan informasi lisan mengenai mata pelajaran dan nama hari sekolah dalam bahasa Jepang sederhana (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik lisan dengan memperdengarkan 2 ujaran singkat untuk mengecek kepekaan menyimak murid terhadap kosakata dasar hari dan mapel: Butir 1 'getsuyoubi' dan Butir 2 'nihongo'; murid menuliskan artinya di kertas kecil (acuan: butir 1 = hari Senin; butir 2 = bahasa Jepang) (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak rekaman audio 4 ujaran sederhana yang memuat pola mata pelajaran dan nama hari: Ujaran 1: 'Nihongo wa getsuyoubi desu.', Ujaran 2: 'Suugaku wa kayoubi desu.', Ujaran 3: 'Eigo wa suiyoubi desu.', Ujaran 4: 'Kagaku wa mokuyoubi desu.' sambil mencermati unsur informasi subjek mata pelajaran dan hari pelaksanaannya secara saksama (15 menit).
  • Murid mengidentifikasi secara terbimbing kata kunci mata pelajaran (nihongo = bahasa Jepang, suugaku = matematika, eigo = bahasa Inggris, kagaku = kimia) dan nama hari (getsuyoubi = Senin, kayoubi = Selasa, suiyoubi = Rabu, mokuyoubi = Kamis) dari teks lisan yang diperdengarkan (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid mengikuti tantangan permainan menyimak cepat 'Karuta Simak Jadwal' yang menyenangkan: murid mendengarkan audio rekaman acak berbunyi 'Rikagaku wa kinyoubi desu' dan 'Shakai wa kayoubi desu', lalu dengan sigap memilih kartu visual pasangan mata pelajaran dan hari yang tepat di mejanya (acuan pasangan benar: Rikagaku = IPA pada hari Jumat; Shakai = IPS pada hari Selasa; kartu pengalih: Suugaku-Rabu, Eigo-Kamis) (20 menit).
  • Murid secara mandiri menyimak teks lisan terpandu yang terdiri atas 4 butir monolog pendek jadwal sekolah: Butir 1: 'Nihongo wa getsuyoubi desu.', Butir 2: 'Taiiku wa kayoubi desu.', Butir 3: 'Rekishi wa suiyoubi desu.', Butir 4: 'Bijutsu wa kinyoubi desu.' lalu mengisi lembar kesimpulan jadwal (acuan kunci: Butir 1 = Bahasa Jepang pada hari Senin; Butir 2 = Pendidikan Jasmani/Olahraga pada hari Selasa; Butir 3 = Sejarah pada hari Rabu; Butir 4 = Seni Rupa pada hari Jumat) (25 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa ulang hasil lembar simpulan lisan jadwal pelajarannya secara mandiri berdasarkan pemutaran audio konfirmasi ulang satu kali (15 menit).
  • Murid menyimpulkan pola struktur informasi lisan jadwal sekolah yang didengarnya (pola: [Mata Pelajaran] wa [Nama Hari] desu) sebagai strategi mengenali informasi esensial dalam teks lisan bahasa Jepang (10 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru merefleksikan kegiatan menyimak yang telah dilakukan serta kendala dalam membedakan bunyi nama hari sekolah dalam bahasa Jepang (5 menit).
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa 2 butir kuis cek pemahaman menyimak singkat: Ujaran A 'Ongaku wa mokuyoubi desu' dan Ujaran B 'Chiri wa kinyoubi desu' (acuan kunci: Ujaran A = Musik hari Kamis; Ujaran B = Geografi hari Jumat) untuk memastikan ketuntasan menyimpulkan informasi lisan (5 menit).
  • Guru menyampaikan agenda penguatan menyimak percakapan konfirmasi jadwal untuk pertemuan berikutnya dan menutup pembelajaran dengan salam penutup (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan rekaman audio dengan tempo pelan untuk murid yang membutuhkan scaffolding, dan audio dengan kecepatan alami penutur asli untuk murid yang berpencapaian tinggi.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diperdengarkan audio hingga 3 kali pengulangan, sedangkan murid mahir langsung menyimpulkan informasi lisan dalam 1 kali putaran audio.
  • Produk: Lembar kerja kesimpulan informasi lisan memuat pilihan ganda petunjuk visual bagi murid lambat, sedangkan murid cepat menyimpulkan langsung pada tabel isian kosong.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik aural singkat memperdengarkan 2 kosakata dasar: (1) 'getsuyoubi', (2) 'nihongo'. Murid menuliskan artinya pada lembar kecil. (Acuan kunci: 1 = hari Senin; 2 = mata pelajaran Bahasa Jepang).

Proses:

  • Formatif menyimak saat tahap Mengaplikasi melalui lembar kerja simpulan teks lisan 4 butir monolog: (1) 'Nihongo wa getsuyoubi desu', (2) 'Taiiku wa kayoubi desu', (3) 'Rekishi wa suiyoubi desu', (4) 'Bijutsu wa kinyoubi desu'. Kriteria penilaian dinilai dari ketepatan pasangan mata pelajaran dan hari sekolah (Acuan kunci: 1 = Bahasa Jepang pada hari Senin; 2 = Olahraga pada hari Selasa; 3 = Sejarah pada hari Rabu; 4 = Seni pada hari Jumat).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman aural 2 butir di akhir pertemuan: murid menyimak audio dan menyimpulkan jadwal yang disebutkan: Butir A 'Ongaku wa mokuyoubi desu', Butir B 'Chiri wa kinyoubi desu'. (Acuan kunci: Butir A = Musik pada hari Kamis; Butir B = Geografi pada hari Jumat).

Formatif:

  • Teknik tes aural dan unjuk kerja lembar simak menyimpulkan informasi jadwal pelajaran dan hari sekolah

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan menyimpulkan informasi lisan mata pelajaran dan hari sekolahMenyimpulkan dengan tepat maksimal 1 dari 4 pasangan mata pelajaran dan hari dari teks lisan monolog (Daftar acuan 4 pasangan: 1. Nihongo - Getsuyoubi [B. Jepang - Senin]; 2. Taiiku - Kayoubi [Olahraga - Selasa]; 3. Rekishi - Suiyoubi [Sejarah - Rabu]; 4. Bijutsu - Kinyoubi [Seni - Jumat]).Menyimpulkan dengan tepat 2 dari 4 pasangan mata pelajaran dan hari dari teks lisan monolog sesuai daftar acuan 4 target.Menyimpulkan dengan tepat 3 dari 4 pasangan mata pelajaran dan hari dari teks lisan monolog sesuai daftar acuan 4 target secara mandiri.Menyimpulkan dengan tepat seluruh 4 dari 4 pasangan mata pelajaran dan hari dari teks lisan monolog sesuai daftar acuan 4 target secara tepat dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah materi audio rekaman penutur bahasa Jepang dapat didengar dengan jelas oleh seluruh murid di ruang kelas?
  • Bagian kosakata mata pelajaran atau nama hari apa yang paling sering menimbulkan kekeliruan simakan pada murid?

Murid:

  • Kosakata mata pelajaran dan nama hari apa dalam bahasa Jepang yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu tangkap saat menyimak?
  • Strategi apa yang membantumu lebih cepat menangkap informasi hari dan pelajaran dari ujaran yang didengar?

Pertemuan 2 — Menyimpulkan Konfirmasi Jadwal Pelajaran Berdasarkan Dialog Lisan — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.1 Menyimpulkan teks tentang informasi lisan mengenai jadwal pelajaran dan hari sekolah dalam bahasa Jepang sederhana

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, memeriksa kehadiran, dan memfasilitasi kesiapan belajar murid (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menyimpulkan konfirmasi jadwal pelajaran berdasarkan dialog lisan, serta mengaitkannya dengan materi hari dan nama mata pelajaran pada pertemuan sebelumnya (5 menit).
  • Asesmen Awal Diagnostik Lisan: Guru memperdengarkan 2 ujaran singkat konfirmasi untuk mengecek kesiapan menyimak informasi konfirmasi. Ujaran 1: 'Kayoubi wa nihongo desu ka. Hai, sou desu.' Ujaran 2: 'Mokuyoubi wa suugaku desu ka. Iie, chigaimasu. Eigo desu.' Murid menuliskan kesimpulan status jadwal pada kertas kecil (acuan: Ujaran 1 = Hari Selasa ada pelajaran Bahasa Jepang; Ujaran 2 = Hari Kamis bukan Matematika, melainkan Bahasa Inggris) (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak Audio Dialog Model 1 dan Model 2 mengenai konfirmasi jadwal pelajaran dengan penuh kesadaran dan mencatat penanda penegasan seperti 'Hai, sou desu' (benar/sesuai) dan koreksi/sanggahan seperti 'Iie, chigaimasu' (bukan/salah) beserta mata pelajaran penggantinya (15 menit).
  • Murid bersama guru membedah struktur isi dialog lisan: mengenali apakah penanya mengonfirmasi jadwal yang benar atau keliru, serta bagaimana simpulan akhir jadwal yang valid ditarik dari ujaran lawan bicara (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Aktivitas Menyenangkan Berpasangan 'Detektif Konfirmasi Jadwal': Murid berpasangan menyimak rekaman audio 4 dialog konfirmasi jadwal pelajaran (Dialog A, B, C, D) yang diputar guru, lalu secara kolaboratif memverifikasi dan menyimpulkan status kebenaran jadwal pada lembar kerja (acuan butir dialog: Dialog A: 'Getsuyoubi wa rekishi desu ka. - Hai, sou desu.' -> simpulan: Senin = Sejarah [Benar]; Dialog B: 'Suiyoubi wa taiiku desu ka. - Iie, chigaimasu. Bijutsu desu.' -> simpulan: Rabu = Seni Rupa [Bukan Olahraga]; Dialog C: 'Kinyoubi wa nihongo desu ka. - Hai, sou desu.' -> simpulan: Jumat = Bahasa Jepang [Benar]; Dialog D: 'Kayoubi wa eigo desu ka. - Iie, chigaimasu. Shuukyou desu.' -> simpulan: Selasa = Agama [Bukan Bahasa Inggris]) (20 menit).
  • Latihan Mandiri Menyimak: Murid secara mandiri menyimak rekaman Audio Percakapan E dan F yang memperdengarkan konfirmasi perubahan jadwal harian, kemudian menyimpulkan jadwal akhir yang valid ke dalam tabel ringkasan (acuan: Percakapan E: 'Mokuyoubi wa kagaku desu ka. - Iie, chigaimasu. Suugaku desu.' -> Simpulan: Kamis = Matematika; Percakapan F: 'Getsuyoubi wa indonesiago desu ka. - Hai, sou desu.' -> Simpulan: Senin = Bahasa Indonesia) (25 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa kembali hasil kesimpulan jadwal yang mereka buat, membandingkan dengan kunci jawaban yang dibuka guru di layar, serta menganalisis letak kekeliruan tangkapan simakan pada bagian sanggahan dialog jika ada (15 menit).
  • Murid merumuskan strategi pribadi dalam mendengarkan teks lisan konfirmasi: memperhatikan kata kunci setelah sanggahan 'Iie, chigaimasu' untuk memastikan mata pelajaran yang sebenarnya (10 menit).

Penutup:

  • Asesmen Akhir (Cek Pemahaman Cepat): Murid menyimak satu rekaman audio penutup: 'Suiyoubi wa eigo desu ka. Iie, chigaimasu. Rekishi desu.' Murid menuliskan simpulan jadwal hari Rabu pada lembar keluar (exit ticket) (acuan: Hari Rabu adalah pelajaran Sejarah, bukan Bahasa Inggris) (10 menit).
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap ketepatan simpulan murid, mengingatkan murid untuk tetap bersiap menyimak jadwal mingguan pada pertemuan berikutnya, dan menutup kelas dengan salam penutup (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang memerlukan bimbingan, guru menyediakan transkrip kosakata bantu berupa daftar mata pelajaran dan hari; untuk murid yang sudah mahir, bahan audio yang diperdengarkan berisi percakapan yang sedikit lebih cepat tanpa transkrip teks.
  • Proses: Pada aktivitas berpasangan, murid yang membutuhkan penguatan didampingi guru dengan pemutaran audio hingga 3 kali repetisi; murid mahir cukup menyimak dengan 1-2 kali pemutaran.
  • Produk: Seluruh murid tetap menghasilkan produk yang sama, yaitu tabel/lembar kesimpulan kebenaran jadwal pelajaran berdasarkan teks lisan yang disimak.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Guru memperdengarkan 2 rekaman ujaran lisan: (1) 'Kayoubi wa nihongo desu ka. Hai, sou desu.' dan (2) 'Mokuyoubi wa suugaku desu ka. Iie, chigaimasu. Eigo desu.' Kriteria: Murid menuliskan kesimpulan status jadwal. Acuan: Ujaran 1 = Hari Selasa ada pelajaran Bahasa Jepang; Ujaran 2 = Hari Kamis bukan Matematika, melainkan Bahasa Inggris.

Proses:

  • Penilaian lembar kerja pengerjaan mandiri menyimak 2 percakapan konfirmasi (Percakapan E dan F). Acuan kunci jawaban: Percakapan E ('Mokuyoubi wa kagaku desu ka. - Iie, chigaimasu. Suugaku desu.') = Hari Kamis adalah pelajaran Matematika (bukan Kimia); Percakapan F ('Getsuyoubi wa indonesiago desu ka. - Hai, sou desu.') = Hari Senin adalah pelajaran Bahasa Indonesia.

Akhir Pertemuan:

  • Exit ticket menyimak 1 ujaran lisan: 'Suiyoubi wa eigo desu ka. Iie, chigaimasu. Rekishi desu.' Kriteria: Murid tepat menyimpulkan bahwa jadwal pelajaran hari Rabu yang benar adalah Sejarah (Rekishi), bukan Bahasa Inggris (Eigo).

Formatif:

  • Asesmen Awal Diagnostik Lisan (2 butir soal lisan konfirmasi jadwal)
  • Lembar Kerja Menyimak 'Detektif Konfirmasi Jadwal' (Dialog A-D)
  • Latihan Mandiri Menyimak Konfirmasi Jadwal (Percakapan E-F)
  • Exit Ticket Cek Pemahaman Akhir (1 butir konfirmasi sanggahan)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyimpulkan konfirmasi jadwal pelajaran berdasarkan dialog lisanBelum mampu menyimpulkan jadwal pelajaran yang benar dari dialog lisan konfirmasi (keliru mengidentifikasi hari dan mata pelajaran pada seluruh butir bahan simakan Percakapan E dan F).Mampu menyimpulkan konfirmasi jadwal pelajaran dengan tepat pada 1 dari 2 butir percakapan lisan (Percakapan E atau Percakapan F) sesuai kunci acuan, namun masih keliru membedakan sanggahan 'iie, chigaimasu'.Mampu menyimpulkan konfirmasi jadwal pelajaran dengan tepat pada kedua butir percakapan lisan (Percakapan E: Kamis = Matematika; Percakapan F: Senin = Bahasa Indonesia) secara mandiri.Mampu menyimpulkan seluruh informasi konfirmasi jadwal pelajaran secara tepat dan lengkap pada kedua butir percakapan lisan beserta rincian koreksinya (menyebutkan mata pelajaran awal yang dibantah dan mata pelajaran pengganti yang benar pada Percakapan E dan F) secara mandiri dan konsisten.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan audio dialog konfirmasi mampu melatih daya bernalar kritis murid dalam membedakan informasi yang benar dan informasi yang dibantah?
  • Bagian mana dari dialog lisan (apakah intonasi tanya 'ka' atau sanggahan 'chigaimasu') yang paling sering membuat murid salah menyimpulkan?

Murid:

  • Apakah kamu dapat langsung mengenali ketika pembicara dalam audio menolak atau membetulkan informasi jadwal pelajaran?
  • Strategi menyimak apa yang paling membantumu menangkap mata pelajaran yang sebenarnya setelah mendengar kata 'iie, chigaimasu'?

Pertemuan 3 — Menyimpulkan Jadwal Pelajaran Mingguan dari Monolog Lisan Terbimbing — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.1 Menyimpulkan teks tentang informasi lisan mengenai jadwal pelajaran dan hari sekolah dalam bahasa Jepang sederhana

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-3, yaitu menyimpulkan teks monolog lisan terbimbing mengenai jadwal mata pelajaran mingguan dan nama hari sekolah (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik lisan: guru membacakan 3 kalimat lisan pendek dan meminta murid menuliskan padanan hari serta mata pelajaran pada secarik kertas (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak rekaman monolog lisan terbimbing Model A (penutur Kenji yang memaparkan jadwal mingguan: 'Getsuyoubi wa nihongo to suugaku desu. Kayoubi wa eigo to rekishi desu. Suiyoubi wa taiiku to kagaku desu. Mokuyoubi wa bijutsu to nihongo desu. Kinyoubi wa shuukyou to ongaku desu') sambil memperhatikan panduan identifikasi kata kunci nama hari dan mata pelajaran yang diperdengarkan guru (20 menit).
  • Murid bersama bimbingan guru membedah isi rekaman Model A untuk memverifikasi penempatan mata pelajaran ke tabel hari (Senin s.d. Jumat) guna memahami struktur monolog utuh (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid mengikuti permainan tantangan menyimak cepat 'Bingo Jadwal Mingguan' secara berpasangan: guru memutarkan monolog lisan acak berisi 5 kalimat penempatan jadwal, dan murid menandai tabel jadwal dengan cepat dan tepat sesuai apa yang disimak (20 menit).
  • Murid secara mandiri menyimak rekaman monolog lisan utuh Model B (penutur Sakura: 'Watashi no jikanwari desu. Getsuyoubi wa eigo to taiiku desu. Kayoubi wa suugaku to nihongo desu. Suiyoubi wa rekishi to bijutsu desu. Mokuyoubi wa kagaku to shuukyou desu. Kinyoubi wa nihongo to ongaku desu') dan mengisi Lembar Kerja Menyimak Tabel Jadwal Mingguan (5 hari x 2 slot mata pelajaran = 10 sel jadwal) (30 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid mencocokkan hasil simpulan jadwal mingguan dari rekaman Model B dengan kunci acuan yang diproyeksikan guru, lalu menghitung jumlah sel jadwal yang terisi tepat (10 menit).
  • Murid mengevaluasi kendala dalam menangkap nama hari atau mata pelajaran yang pelafalannya cepat saat menyimak monolog utuh (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan kembali kata kunci penanda hari dan mata pelajaran dalam monolog jadwal mingguan (10 menit).
  • Guru memberikan penguatan terhadap pencapaian menyimak murid dan menutup pembelajaran dengan salam penutup (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang memerlukan bimbingan, transkrip kata kunci nama hari disediakan dengan huruf Romaji di samping tabel; untuk murid mahir, rekaman monolog diperdengarkan dengan kecepatan bicara alami tanpa jeda per kalimat.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diperbolehkan mendengarkan rekaman sebanyak 3 kali putaran; murid mahir menyimpulkan jadwal cukup dengan 1 hingga 2 kali putaran rekaman.
  • Produk: Semua murid mengisi tabel jadwal mingguan yang sama yang mencakup 5 hari dan 10 slot mata pelajaran berdasarkan monolog yang disimak.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik menyimak 3 kalimat lisan singkat: (1) 'Getsuyoubi wa eigo desu' (acuan: Senin = Bahasa Inggris); (2) 'Suiyoubi wa suugaku desu' (acuan: Rabu = Matematika); (3) 'Kinyoubi wa taiiku desu' (acuan: Jumat = Penjas/Olahraga). Kriteria: murid siap jika mampu menyimpulkan minimal 2 dari 3 pasangan hari dan mata pelajaran secara tepat.

Proses:

  • Formatif menyimak monolog utuh Model B: Memeriksa lembar kerja murid yang berisi tabel 5 hari (Getsuyoubi, Kayoubi, Suiyoubi, Mokuyoubi, Kinyoubi) dengan 10 slot jadwal mata pelajaran. Acuan kunci jawaban: Getsuyoubi = Bahasa Inggris & Olahraga/Penjas (eigo & taiiku); Kayoubi = Matematika & Bahasa Jepang (suugaku & nihongo); Suiyoubi = Sejarah & Seni Rupa (rekishi & bijutsu); Mokuyoubi = Kimia/IPA & Agama (kagaku & shuukyou); Kinyoubi = Bahasa Jepang & Musik/Kesenian (nihongo & ongaku).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman di akhir sesi melalui 2 butir konfirmasi lisan cepat dari monolog yang telah disimak: (1) 'Kinyoubi wa nan no kamoku desu ka?' (acuan jawaban: nihongo to ongaku / Bahasa Jepang dan Musik); (2) 'Suugaku wa nan-youbi desu ka?' (acuan jawaban: kayoubi / Selasa).

Formatif:

  • Pemeriksaan ketepatan pengisian 10 sel jadwal mingguan pada Lembar Kerja Menyimak dari monolog lisan

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyimpulkan Informasi Jadwal Pelajaran Mingguan dari Monolog LisanMenyimpulkan dengan tepat 1–3 dari 10 slot jadwal mata pelajaran dan nama hari berdasarkan monolog lisan yang diperdengarkan (acuan kunci: Getsuyoubi: eigo, taiiku; Kayoubi: suugaku, nihongo; Suiyoubi: rekishi, bijutsu; Mokuyoubi: kagaku, shuukyou; Kinyoubi: nihongo, ongaku).Menyimpulkan dengan tepat 4–6 dari 10 slot jadwal mata pelajaran dan nama hari berdasarkan monolog lisan yang diperdengarkan (acuan kunci sama).Menyimpulkan dengan tepat 7–9 dari 10 slot jadwal mata pelajaran dan nama hari berdasarkan monolog lisan yang diperdengarkan (acuan kunci sama).Menyimpulkan dengan tepat seluruh 10 dari 10 slot jadwal mata pelajaran dan nama hari secara mandiri dan lengkap berdasarkan monolog lisan yang diperdengarkan (acuan kunci sama).

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah monolog lisan yang disajikan memiliki kecepatan dan kejelasan artikulasi yang memadai bagi murid kelas 11?
  • Bagian hari atau kosakata mata pelajaran mana yang paling sering terlewat oleh murid saat menyimak monolog panjang?

Murid:

  • Strategi apa yang paling membantuku mencatat informasi jadwal saat monolog lisan sedang diputar?
  • Nama hari atau mata pelajaran apa dalam bahasa Jepang yang masih sulit aku tangkap saat diperdengarkan?

Pertemuan 4 — Mengomunikasikan Penanggalan 1–31 dan Nama Bulan secara Lisan — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.2 Mengomunikasikan informasi secara lisan mengenai penanggalan dan momen kegiatan sekolah dalam bahasa Jepang sederhana

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam khas Jepang (Aisatsu), mengecek kehadiran murid, dan menciptakan suasana kelas yang menyenangkan (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu mengomunikasikan penanggalan tanggal 1–31 dan nama bulan 1–12 secara lisan dalam bahasa Jepang (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik lisan: Guru menunjukkan 3 kartu angka bulan (angka 1, 4, 9) dan 3 kartu angka tanggal khusus (angka 1, 4, 20), lalu menunjuk 3 murid secara bergantian untuk melafalkan sebutannya secara lisan guna memetakan penguasaan awal murid terhadap penamaan bulan dan tanggal khusus (acuan: bulan 1 = ichi-gatsu, bulan 4 = shi-gatsu, bulan 9 = ku-gatsu; tanggal 1 = tsuitachi, tanggal 4 = yokka, tanggal 20 = hatsuka) (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak pelafalan nama-nama bulan (1–12 gatsu) dan penanggalan tanggal 1–31 (nichi) yang dicontohkan guru secara terstruktur, dengan penekanan pada bentuk khusus: bulan (shi-gatsu, shichi-gatsu, ku-gatsu) dan tanggal khusus (tsuitachi, futsuka, mikka, yokka, itsuka, muika, nanoka, youka, kokonoka, tooka, juu-yokka, hatsuka, ni-juu-yokka) (15 menit).
  • Murid secara berkesadaran menirukan dan melatih pelafalan nama bulan 1–12 dan tanggal 1–31 secara bersama-sama dan bergiliran untuk memastikan ketepatan bunyi fonem bahasa Jepang (acuan daftar bulan: ichi-gatsu, ni-gatsu, san-gatsu, shi-gatsu, go-gatsu, roku-gatsu, shichi-gatsu, hachi-gatsu, ku-gatsu, juu-gatsu, juu-ichi-gatsu, juu-ni-gatsu) (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid melakukan permainan interaktif berpasangan 'Tebak Penanggalan Cepat' secara menggembirakan: Pasangan A memperlihatkan kartu angka penanggalan dan Pasangan B langsung mengomunikasikannya secara lisan dalam bahasa Jepang dengan tepat dan tangkas, lalu berganti peran (15 menit).
  • Secara berpasangan, murid mempraktikkan dialog tanya jawab lisan menanyakan dan mengomunikasikan penanggalan dengan pola kalimat: 'Kyou wa nan-gatsu nan-nichi desu ka' dan dijawab '(bulan) gatsu (tanggal) nichi desu' berdasarkan 4 simulasi kartu penanggalan yang dibagikan guru: Kartu 1: 5 Mei (go-gatsu itsuka), Kartu 2: 14 Agustus (hachi-gatsu juu-yokka), Kartu 3: 20 Oktober (juu-gatsu hatsuka), Kartu 4: 17 November (juu-ichi-gatsu juu-shichi-nichi) (20 menit).
  • Guru berkeliling mengobservasi dan melakukan asesmen proses terhadap kelancaran dan ketepatan lisan setiap pasangan saat mengomunikasikan penanggalan tersebut (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid mengidentifikasi secara mandiri penanggalan mana yang memiliki pola sebutan unik/khusus yang paling menantang untuk dilafalkan (seperti tanggal 1–10, 14, 20, 24) serta mengevaluasi ketepatan sebutan lisan masing-masing (15 menit).

Penutup:

  • Murid dan guru menyimpulkan bersama kaidah pelafalan lisan penanggalan bahasa Jepang, khususnya kekhasan pada nama bulan ke-4, ke-7, ke-9 dan tanggal-tanggal istimewa (10 menit).
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa 'Kuis Lisan Cepat Tiket Pulang' kepada seluruh murid sebelum kelas berakhir dan menutup pertemuan dengan doa serta salam (10 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan lembar bantu visual berisi daftar tabel pelafalan tanggal khusus bagi murid yang memerlukan perancah (scaffolding).
  • Proses: Murid yang sudah lancar diberikan tantangan mengomunikasikan kombinasi penanggalan acak secara lebih cepat dan mandiri tanpa melihat teks bantu, sedangkan murid yang masih ragu berlatih dengan panduan pengucapan dari teman sebaya atau guru.
  • Produk: Semua murid menghasilkan bukti kinerja yang sama berupa komunikasi lisan penanggalan, dengan fleksibilitas kecepatan respons sesuai kesiapan murid.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran menggunakan 3 kartu angka bulan (1, 4, 9) dan 3 kartu angka tanggal (1, 4, 20). Kriteria ketepatan: Murid melafalkan sebutan lisan dalam bahasa Jepang (acuan: bulan 1 = ichi-gatsu, bulan 4 = shi-gatsu, bulan 9 = ku-gatsu; tanggal 1 = tsuitachi, tanggal 4 = yokka, tanggal 20 = hatsuka).

Proses:

  • Pengamatan lisan saat praktik tanya jawab berpasangan menggunakan 4 kartu stimulus penanggalan. Kunci acuan pelafalan: Kartu 1: 5 Mei = go-gatsu itsuka desu; Kartu 2: 14 Agustus = hachi-gatsu juu-yokka desu; Kartu 3: 20 Oktober = juu-gatsu hatsuka desu; Kartu 4: 17 November = juu-ichi-gatsu juu-shichi-nichi desu. Kriteria: ketepatan kosakata bulan dan tanggal serta kelancaran pelafalan pola kalimat lisan.

Akhir Pertemuan:

  • Kuis lisan cepat individual (tiket keluar): Setiap murid mengomunikasikan secara lisan penanggalan dari salah satu kartu acak yang ditarik dari kotak acuan: Pilihan 1: 1 Januari (ichi-gatsu tsuitachi), Pilihan 2: 4 April (shi-gatsu yokka), Pilihan 3: 7 Juli (shichi-gatsu nanoka), Pilihan 4: 9 September (ku-gatsu kokonoka), Pilihan 5: 24 Desember (juu-ni-gatsu ni-juu-yokka). Kriteria: pelafalan nama bulan dan tanggal tepat sesuai acuan tanpa koreksi.

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja lisan tanya jawab penanggalan berpasangan
  • Kuis lisan cepat menyebutkan tanggal dan bulan acak

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Mengomunikasikan Penanggalan (Tanggal 1–31 dan Bulan 1–12) secara LisanMengomunikasikan penanggalan dan bulan secara lisan dengan bantuan penuh dari guru atau teman, hanya mampu melafalkan kurang dari 2 kombinasi dengan benar dari 4 kombinasi kartu acuan (Kartu 1: go-gatsu itsuka, Kartu 2: hachi-gatsu juu-yokka, Kartu 3: juu-gatsu hatsuka, Kartu 4: juu-ichi-gatsu juu-shichi-nichi).Mampu mengomunikasikan secara lisan 2 dari 4 kombinasi penanggalan dan bulan pada kartu acuan dengan tepat, namun masih mengalami kekeliruan pada pelafalan tanggal khusus (seperti itsuka, juu-yokka, atau hatsuka).Mampu mengomunikasikan secara lisan 3 dari 4 kombinasi penanggalan dan bulan pada kartu acuan dengan tepat dan lancar secara mandiri.Mampu mengomunikasikan seluruh 4 kombinasi penanggalan dan bulan pada kartu acuan secara lisan dengan tepat, lancar, tanpa ragu, dan mandiri sepenuhnya.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu untuk melatih pelafalan tanggal-tanggal istimewa (1-10, 14, 20, 24) sudah mencukupi bagi seluruh murid?
  • Bagaimana keterlibatan dan antusiasme murid saat melakukan aktivitas tanya jawab penanggalan secara berpasangan?

Murid:

  • Bagian penanggalan mana (tanggal berapa atau bulan apa) yang menurutmu paling mudah dan paling menantang untuk diucapkan dalam bahasa Jepang?
  • Apakah kamu sudah dapat menjawab secara langsung ketika ditanya mengenai penanggalan hari ini dalam bahasa Jepang?

Pertemuan 5 — Mengomunikasikan secara Lisan Penanggalan Momen Kegiatan Sekolah — 2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.2 Mengomunikasikan informasi secara lisan mengenai penanggalan dan momen kegiatan sekolah dalam bahasa Jepang sederhana

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam khas bahasa Jepang (Aisatsu), mengecek kehadiran murid, dan menyiapkan suasana belajar yang kondusif (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal lisan untuk memetakan kesiapan murid dalam melafalkan penanggalan tanggal 10 dan bulan 8: guru bertanya '8-gatsu tooka wa nan desu ka?' lalu meminta 2-3 perwakilan menjawab tanggal dan bulan yang dimaksud secara lisan (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengomunikasikan secara lisan penanggalan (bulan dan tanggal) terkait momen kegiatan sekolah menggunakan pola kalimat sederhana '[Kegiatan] wa [Bulan] [Tanggal] desu' (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak pemodelan lisan dari guru mengenai pengucapan 4 kosakata momen kegiatan sekolah dan pola penanggalannya: (1) Bunkasai (festival budaya) - 10-gatsu tooka; (2) Taiikusai (festival olahraga) - 9-gatsu mikka; (3) Nyugakushiki (upacara penerimaan murid baru) - 4-gatsu muika; (4) Sotsugyoushiki (upacara kelulusan) - 3-gatsu tooka (10 menit).
  • Murid mengidentifikasi dan menirukan pelafalan pola kalimat pernyataan momen kegiatan sekolah: '[Nama Kegiatan] wa [Bulan] [Tanggal] desu' (contoh: 'Bunkasai wa 10-gatsu tooka desu') secara klasikal dengan panduan guru (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid berpasangan memainkan permainan interaktif 'Speed Date Calendar Challenge' (Menggembirakan): tiap pasangan diberikan kartu stimulus agenda sekolah berisi 4 kegiatan (Kartu A: Bunkasai - 11-gatsu futsuka, Test - 12-gatsu tsuitachi; Kartu B: Ensoku/karyawisata - 5-gatsu yokka, Supootsu no hi - 10-gatsu youka). Murid secara bergantian melisankan penanggalan kegiatan yang tertera pada kartu pasangannya menggunakan pola yang benar (25 menit).
  • Setiap murid mengomunikasikan secara lisan secara mandiri minimal 2 dari 4 momen kegiatan sekolah berdasarkan gambar agenda yang ditunjuk guru di depan kelas tanpa membaca catatan teks (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid saling memberikan umpan balik berpasangan mengenai kejelasan pelafalan nama bulan dan penanggalan khusus (tsuitachi, futsuka, mikka, yokka, muika, youka, tooka) yang dilisankan pasangan masing-masing (10 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru menyimpulkan cara mengomunikasikan momen kegiatan sekolah dan tanggal pelaksanaannya dengan pola '[Kegiatan] wa [Bulan] [Tanggal] desu' (5 min).
  • Guru memberikan asesmen akhir lisan singkat (cek pemahaman acak pada 3 murid untuk menyebutkan penanggalan kegiatan sekolah tertentu) serta menutup kelas dengan salam penutup (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan penanggalan berlabel romaji, sedangkan murid mahir menggunakan kartu berlabel hiragana/kanji angka sederhana.
  • Proses: Murid yang masih ragu berlatih dengan 2 kegiatan rutin (bunkasai dan taiikusai) didampingi teman sebaya; murid yang cepat mengomunikasikan seluruh 4 kegiatan dengan variasi tanggal yang berbeda.
  • Produk: Ujaran lisan murid yang memerlukan bimbingan dinilai dari ketepatan menyebutkan pasangan bulan dan tanggal; murid mahir dinilai kelancaran ujaran kalimat utuh tanpa jeda ragu.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab lisan diagnostik: Murid diminta melafalkan secara lisan tanggal dan bulan dari kartu stimulus (Kartu: 8月10日). Acuan jawaban benar: 'Hachi-gatsu tooka'.

Proses:

  • Pengamatan lisan saat murid melisankan kalimat momen agenda sekolah pada 4 butir latihan berpasangan: (1) Bunkasai - 11月2日 (Acuan: 'Bunkasai wa juuichi-gatsu futsuka desu'); (2) Test - 12月1日 (Acuan: 'Tesuto wa juuni-gatsu tsuitachi desu'); (3) Ensoku - 5月4日 (Acuan: 'Ensoku wa go-gatsu yokka desu'); (4) Supootsukai - 10月8日 (Acuan: 'Supootsukai wa juu-gatsu youka desu'). Kriteria ketepatan: menyebutkan nama kegiatan, nama bulan, dan penanggalan secara benar.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan penutup: Guru menyebutkan momen 'Nyugakushiki' dan tanggal '6 April', murid melisankan kalimatnya secara utuh. Acuan jawaban benar: 'Nyugakushiki wa shi-gatsu muika desu'.

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja lisan saat permainan berpasangan 'Speed Date Calendar Challenge'
  • Cek lisan mandiri mengomunikasikan penanggalan momen kegiatan sekolah

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Mengomunikasikan Penanggalan Momen Kegiatan Sekolah secara LisanBelum mampu melisankan nama momen kegiatan sekolah dan penanggalan dengan tepat (0-1 butir tepat dari 4 acuan).Mampu melisankan nama kegiatan dan penanggalannya secara tepat pada 2 dari 4 acuan tugas dengan bantuan arahan guru.Mampu mengomunikasikan secara lisan nama momen kegiatan dan penanggalan secara mandiri dan tepat pada minimal 3 dari 4 acuan tugas (Acuan: bunkasai - 11-gatsu futsuka; tesuto - 12-gatsu tsuitachi; ensoku - 5-gatsu yokka; supootsukai - 10-gatsu youka).Mampu mengomunikasikan secara lisan seluruh 4 momen kegiatan beserta penanggalannya secara tepat dan lancar tanpa kekeliruan pelafalan sesuai acuan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu untuk praktik berbicara berpasangan sudah mencukupi bagi seluruh murid?
  • Penanggalan angka berapa yang masih sering tertukar oleh murid saat dilisankan bersama nama kegiatan?

Murid:

  • Apakah kamu dapat melafalkan tanggal khusus (tsuitachi, futsuka, yokka, dll.) saat menyebutkan momen kegiatan sekolah?
  • Bagian mana dari pengucapan kalimat penanggalan kegiatan sekolah yang menurutmu paling menyenangkan?

Pertemuan 6 — Mengomunikasikan Pertukaran Informasi Tanya Jawab Lisan Momen Sekolah — 2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.2 Mengomunikasikan informasi secara lisan mengenai penanggalan dan momen kegiatan sekolah dalam bahasa Jepang sederhana

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid dalam bahasa Jepang (Ohayou gozaimasu), dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-6, yaitu mengomunikasikan pertukaran informasi tanya jawab lisan tentang penanggalan momen kegiatan sekolah (2 menit).
  • Asesmen Awal Diagnostik Lisan: Guru mengajukan 2 pertanyaan lisan kepada murid secara acak untuk mengecek kesiapan bertanya dan menjawab penanggalan momen: (1) Menanyakan arti pola tanya '[Momen] wa nan-gatsu nan-nichi desu ka?' (Acuan: menanyakan '[Momen] bulan apa tanggal berapa?'); (2) Meminta 1 murid menjawab lisan jika Bunkasai diadakan 10 November (Acuan respons: 'Juu-gatsu tooka desu' atau 'Bunkasai wa juu-gatsu tooka desu') (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Murid menyimak peragaan dialog tanya jawab lisan momen sekolah oleh guru: Tanya: 'Bunkasai wa nan-gatsu nan-nichi desu ka?' (Festival budaya bulan apa tanggal berapa?), Jawab: 'Juu-gatsu tooka desu' (Tanggal 10 Oktober) beserta variasi momen lain (10 menit).
  • Murid secara berkesadaran menirukan dan melatih pengucapan pelafalan tanya jawab lisan untuk 4 momen sekolah dan penanggalannya: (1) 'Bunkasai wa nan-gatsu nan-nichi desu ka? - Juu-gatsu tooka desu'; (2) 'Supootsu-kai wa nan-gatsu nan-nichi desu ka? - Hachi-gatsu juu-go-nichi desu'; (3) 'Koukou no sotsugyoushiki wa nan-gatsu nan-nichi desu ka? - San-gatsu san-juu-nichi desu'; (4) 'Kyuugi taikai wa nan-gatsu nan-nichi desu ka? - Roku-gatsu hatsuka desu' (10 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid berpasangan memainkan aktivitas interaktif menggembirakan 'Janken Kalender Momen': murid saling bertukar informasi lisan menggunakan kartu peran yang memuat jadwal 4 agenda sekolah rahasia masing-masing. Setiap pasangan bergantian suit (janken); pemenang berhak bertanya lisan '[Kegiatan] wa nan-gatsu nan-nichi desu ka?' dan pasangannya wajib menjawab lisan dengan penanggalan yang tertera pada kartu ([Bulan]-gatsu [Tanggal]-nichi desu) (25 menit).
  • Guru berkeliling mengobservasi pertukaran informasi lisan tanya jawab berpasangan menggunakan lembar observasi ketercapaian lisan (10 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Dua pasang murid secara sukarela menampilkan simulasi tanya jawab lisan penanggalan momen sekolah di depan kelas, kemudian pasangan lain memberikan umpan balik lisan atas kelancaran dan ketepatan informasi penanggalan yang diucapkan (10 menit).
  • Murid bersama guru merefleksikan kemudahan dan kendala saat melafalkan angka penanggalan khusus (seperti tooka, hatsuka) dalam dialog tanya jawab lisan (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan lisan mengenai struktur kalimat tanya jawab lisan penanggalan momen kegiatan sekolah (3 menit).
  • Guru menginformasikan materi pertemuan ke-7 berikutnya mengenai membaca rentang waktu kalender pendidikan, lalu menutup pembelajaran dengan salam penutup (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu peran dengan penanggalan angka reguler bagi murid yang butuh bimbingan, dan kartu peran dengan penanggalan tidak beraturan (tsuitachi, tooka, hatsuka) untuk murid yang lebih cepat.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan berlatih tanya jawab lisan dengan bantuan kartu visual penanggalan; murid yang mahir melakukan tanya jawab lisan tanpa melihat teks bantuan.
  • Produk: Pertukaran informasi lisan dilakukan dengan minimal 2 pertukaran tanya jawab untuk murid yang butuh bimbingan dan 4 pertukaran lengkap untuk murid mahir.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik lisan di awal pelajaran: guru menanyakan pola tanya '[Momen] wa nan-gatsu nan-nichi desu ka?' (Acuan: murid menjawab maknanya adalah menanyakan bulan dan tanggal suatu kegiatan) dan respons lisan momen Bunkasai 10 November (Acuan: 'Juu-ichi-gatsu tooka desu').

Proses:

  • Observasi ketercapaian lisan tanya jawab momen kegiatan sekolah selama aktivitas Janken Kalender Momen berpasangan, mengamati ketepatan penyebutan momen, bulan, dan tanggal (Target: minimal 3 dari 4 butir pertukaran informasi lisan diucapkan dengan tepat sesuai peran).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan penutup: Guru menguji 1 pasangan murid secara acak dengan menyebutkan stimulus kegiatan 'Bunkasai (10 Oktober)' dan 'Supootsu-kai (15 Agustus)' untuk ditanyakan dan dijawab secara lisan langsung (Acuan: Penanya: 'Bunkasai wa nan-gatsu nan-nichi desu ka?', Penjawab: 'Juu-gatsu tooka desu'; Penanya: 'Supootsu-kai wa nan-gatsu nan-nichi desu ka?', Penjawab: 'Hachi-gatsu juu-go-nichi desu').

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja lisan berpasangan saat melakukan pertukaran informasi tanya jawab momen sekolah

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengomunikasikan pertanyaan lisan momen kegiatan sekolahBelum mampu menyusun dan melafalkan kalimat tanya lisan penanggalan momen kegiatan sekolah.Mampu melafalkan kalimat tanya lisan penanggalan momen sekolah untuk 1-2 momen dengan banyak jeda dan bantuan guru.Mampu melafalkan kalimat tanya lisan penanggalan momen sekolah untuk 3 dari 4 target momen (Bunkasai, Supootsu-kai, Koukou no sotsugyoushiki, Kyuugi taikai) secara mandiri.Mampu melafalkan seluruh 4 kalimat tanya lisan penanggalan momen sekolah secara mandiri, lancar, dan tepat tanpa bantuan.
Mengomunikasikan jawaban lisan penanggalan momen kegiatan sekolahBelum mampu melafalkan informasi penanggalan (bulan dan tanggal) secara lisan saat merespons pertanyaan kawan.Mampu melafalkan jawaban lisan penanggalan untuk 1-2 momen kegiatan sekolah dengan bantuan teman atau guru.Mampu melafalkan jawaban lisan penanggalan untuk 3 dari 4 target momen secara mandiri dan tepat (Acuan: Juu-gatsu tooka, Hachi-gatsu juu-go-nichi, San-gatsu san-juu-nichi, Roku-gatsu hatsuka).Mampu melafalkan seluruh 4 jawaban lisan penanggalan momen kegiatan sekolah secara mandiri, tepat, dan lancar tanpa kekeliruan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah seluruh murid terlibat aktif dan berani berbicara saat melakukan pertukaran informasi tanya jawab lisan secara berpasangan?
  • Bagian penanggalan mana (bulan atau tanggal khusus) yang masih sering keliru dilafalkan murid secara lisan?

Murid:

  • Apakah saya sudah bisa menanyakan tanggal kegiatan sekolah kepada teman dalam bahasa Jepang secara lancar?
  • Penanggalan momen sekolah mana yang menurut saya paling mudah dan paling menantang untuk diucapkan secara lisan?

Pertemuan 7 — Menyimpulkan Rentang Waktu Semester pada Kalender Pendidikan — 2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.3 Menyimpulkan teks tentang informasi rentang waktu kalender pendidikan bahasa Jepang sederhana kemudian menghubungkannya dengan teks yang lain

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, memeriksa kehadiran, dan memfasilitasi murid menyadari tujuan pembelajaran membaca kalender pendidikan (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal singkat: murid membaca teks singkat '7-gatsu 15-nichi kara 12-gatsu 20-nichi made' dan mengidentifikasi arti pola '~kara ~made' (acuan: 'kara' = dari/mulai tanggal 15 Juli, 'made' = sampai/hingga tanggal 20 Desember) (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mencermati Teks 1 berupa cuplikan kalender pendidikan tertulis: [Teks 1: Gakkou no Karendaa: Dai-ichi gakki wa 7-gatsu 10-nichi kara 12-gatsu 19-nichi made desu. Dai-ni gakki wa 1-gatsu 5-nichi kara 6-gatsu 20-nichi made desu.] (10 menit).
  • Murid membaca secara mandiri dan mengidentifikasi informasi rentang waktu tiap semester pada Teks 1 (acuan pemahaman: Semester 1 = 10 Juli sampai 19 Desember; Semester 2 = 5 Januari sampai 20 Juni) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid mengikuti tantangan 'Membaca Cepat & Tepat': murid membaca Teks 2 berupa catatan agenda kegiatan [Teks 2: Catatan A: 'Penerimaan Rapor Semester 1 dilaksanakan pada 12-gatsu 18-nichi'; Catatan B: 'Persiapan Masuk Semester 2 dilaksanakan pada 1-gatsu 2-nichi'; Catatan C: 'Pembagian Rapor Semester 2 dilaksanakan pada 6-gatsu 19-nichi'] lalu menghubungkannya dengan Teks 1 kalender pendidikan (15 menit).
  • Murid menyimpulkan kesesuaian teks pada Lembar Kerja berisi 3 butir verifikasi: (1) 'Penerimaan Rapor Semester 1 berada di dalam rentang waktu Semester 1' -> Kunci: Benar (karena 18 Desember berada dalam 10 Juli - 19 Desember); (2) 'Persiapan Masuk Semester 2 berada di dalam rentang waktu Semester 2' -> Kunci: Salah (karena 2 Januari sebelum rentang 5 Januari); (3) 'Pembagian Rapor Semester 2 berada di dalam rentang waktu Semester 2' -> Kunci: Benar (karena 19 Juni berada dalam rentang 5 Januari - 20 Juni) (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid merefleksikan ketelitian membaca informasi rentang waktu dan penanda 'kara' serta 'made' dalam kalender tertulis (10 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan kembali cara membaca rentang waktu semester '~kara ~made' dan cara menghubungkan dua teks tertulis (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik atas latihan membaca dan menutup sesi dengan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan membaca teks beranotasi romaji dan garis penanda rentang tanggal; murid mahir membaca teks murni tanpa anotasi bantuan.
  • Proses: Murid yang memerlukan bimbingan membaca langkah demi langkah dipandu tabel garis waktu; murid mandiri langsung menganalisis kesesuaian dua teks.
  • Produk: Semua murid menghasilkan kesimpulan kesesuaian teks pada lembar kerja yang sama.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik membaca makna rentang tanggal pada kalimat: '7-gatsu 15-nichi kara 12-gatsu 20-nichi made desu' (acuan jawaban benar: dari tanggal 15 Juli sampai tanggal 20 Desember)

Proses:

  • Pemeriksaan ketepatan simpulan membaca teks 1 dan teks 2 pada 3 butir verifikasi: (1) Benar; (2) Salah; (3) Benar (seluruh 3 butir dinilai berdasarkan teks acuan)

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman membaca di penutup: Murid membaca kalimat 'Kouki wa 10-gatsu 1-nichi kara 3-gatsu 25-nichi made desu' dan menentukan apakah tanggal '3-gatsu 28-nichi' berada di dalam rentang tersebut (acuan: Tidak/Di luar rentang, karena 28 Maret melewati 25 Maret)

Formatif:

  • Pemeriksaan lembar kerja membaca dan menyimpulkan rentang waktu semester serta menghubungkannya dengan teks agenda kegiatan

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan menyimpulkan rentang waktu semester pada kalender tertulis dan menghubungkannya dengan teks lainBelum tepat menyimpulkan rentang waktu semester dari teks kalender (0 butir benar dari 3 butir acuan verifikasi kesesuaian teks).Menyimpulkan rentang waktu semester dan menghubungkannya dengan teks lain secara tepat pada 1 butir dari 3 butir acuan verifikasi.Menyimpulkan rentang waktu semester dan menghubungkannya dengan teks lain secara tepat pada 2 butir dari 3 butir acuan verifikasi.Menyimpulkan rentang waktu semester dan menghubungkannya dengan teks lain secara tepat pada seluruh 3 butir acuan verifikasi secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah murid dapat membaca dan memaknai fungsi partikel 'kara' dan 'made' pada rentang tanggal kalender?
  • Apakah teks pembanding yang disajikan cukup jelas untuk melatih keterampilan menghubungkan antarteks tertulis?

Murid:

  • Apakah saya dapat membaca dan memahami rentang tanggal semester dalam bahasa Jepang secara tepat?
  • Bagian mana yang paling menantang saat mencocokkan tanggal agenda dengan teks kalender pendidikan?

Pertemuan 8 — Menyimpulkan Rentang Waktu Ujian dan Libur serta Menghubungkannya dengan Agenda Sekolah — 2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.3 Menyimpulkan teks tentang informasi rentang waktu kalender pendidikan bahasa Jepang sederhana kemudian menghubungkannya dengan teks yang lain

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran membaca teks informasi rentang waktu ujian serta libur kalender sekolah dan menghubungkannya dengan teks agenda sekolah (3 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal singkat membaca rentang tanggal sederhana pada proyektor: (1) 12がつ8にち から 12がつ15にち まで; (2) 12がつ22にち から 1がつ3にち まで. Murid menentukan rentang tanggal teks tersebut (acuan: (1) 8 Desember sampai 15 Desember; (2) 22 Desember sampai 3 Januari) (9 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mencermati teks kalender pendidikan sederhana bertuliskan: 'しけん (Ujian): 12がつ8にち から 12がつ15にち まで' dan 'やすみ (Libur): 12がつ20にち から 1がつ4にち まで' (5 menit).
  • Murid secara terbimbing mengidentifikasi makna pola rentang waktu '... kara ... made' (dari ... sampai ...) pada teks kalender pendidikan untuk menyimpulkan awal dan akhir periode ujian serta libur sekolah (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Dalam kelompok berpasangan, murid menerima Lembar Aktivitas berisi 2 teks: Teks 1 Kalender Pendidikan (Ujian Akhir: 12がつ8にち から 12がつ15にち まで; Libur Semester: 12がつ20にち から 1がつ4にち まで) dan Teks 2 Catatan Agenda Siswa berisi 4 rencana kegiatan: (A) べんきょうかい (Kelompok Belajar): 12がつ10にち; (B) サッカーのしあい (Tanding Sepak Bola): 12がつ12にち; (C) りょこう (Liburan/Wisata): 12がつ25にち; (D) ボランティア (Relawan): 12がつ18にち (10 menit).
  • Permainan Tantangan Pasang Jadwal (Joyful): Tiap pasangan berlomba menganalisis dan menghubungkan teks agenda ke periode kalender yang tepat dengan memberi tanda centang/kategori: Agenda saat rentang Ujian (しけんのとき), Agenda saat rentang Libur (やすみのとき), atau Di luar keduanya. Kunci acuan: A = Ujian; B = Ujian; C = Libur; D = Di luar rentang ujian maupun libur (15 menit).
  • Murid secara mandiri menyelesaikan lembar kesimpulan membaca: menentukan apakah 3 pernyataan keterhubungan teks benar atau salah: (1) べんきょうかい は しけん の とき です (Benar); (2) りょこう は しけん の とき です (Salah, seharusnya libur); (3) りょこう は やすみ の とき です (Benar) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru mencocokkan hasil analisis teks dan mendiskusikan ketelitian membaca informasi rentang waktu agar tidak salah menyelaraskan agenda kegiatan (10 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru menyimpulkan cara membaca rentang waktu kalender pendidikan dan menghubungkannya dengan teks agenda sekolah (5 menit).
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa cek pemahaman 2 butir soal membaca kilat dan menutup pembelajaran dengan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan disediakan teks kalender dengan penanda warna berbeda untuk kata 'しけん' dan 'やすみ', sedangkan murid mahir membaca teks kalender dengan aksara kana penuh tanpa bantuan warna.
  • Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibimbing guru secara bertahap dalam mengidentifikasi tanggal mulai dan selesai sebelum membaca teks agenda, sedangkan murid yang cepat langsung menghubungkan kedua teks secara mandiri.
  • Produk: Tingkat kedalaman pengerjaan: murid reguler menghubungkan 4 agenda acuan, sedangkan murid mahir menghubungkan 4 agenda acuan ditambah 2 agenda tantangan tambahan pada rentang yang sama.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes diagnostik membaca rentang tanggal pada kalender bahasa Jepang: Murid membaca 2 frasa rentang tanggal: (1) 12がつ8にち から 12がつ15にち まで; (2) 12がつ22にち から 1がつ3にち まで. Acuan jawaban benar: (1) 8 Desember sampai 15 Desember; (2) 22 Desember sampai 3 Januari.

Proses:

  • Lembar kerja menghubungkan teks kalender pendidikan dengan teks agenda: Murid menentukan kategori rentang 4 agenda: (A) べんきょうかい (12/10); (B) サッカーのしあい (12/12); (C) りょこう (12/25); (D) ボランティア (12/18). Kunci jawaban: A = Ujian (しけん); B = Ujian (しけん); C = Libur (やすみ); D = Di luar rentang ujian/libur.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman membaca 2 butir soal pernyataan keterhubungan teks kalender dan agenda: (1) Pernyataan: '12がつ10にち の べんきょうかい は しけん の とき です' [Benar/Salah]; (2) Pernyataan: '12がつ25にち の りょこう は しけん の とき です' [Benar/Salah]. Kunci acuan: Butir 1 = Benar; Butir 2 = Salah (karena tanggal 25 Desember masuk rentang libur/やすみ).

Formatif:

  • Penilaian proses analisis membaca rentang waktu teks kalender pendidikan dan lembar kerja menghubungkan agenda kegiatan sekolah.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyimpulkan rentang waktu kalender pendidikan (しけん dan やすみ)Belum mampu menyimpulkan rentang tanggal ujian maupun libur dari teks kalender pendidikan (0 benar dari 2 rentang).Mampu menyimpulkan rentang tanggal pada 1 dari 2 teks rentang waktu (hanya tepat menyimpulkan rentang ujian atau rentang libur).Mampu menyimpulkan kedua rentang waktu (ujian 12/8 - 12/15 dan libur 12/20 - 1/4) secara tepat dari teks kalender.Mampu menyimpulkan kedua rentang waktu ujian dan libur secara tepat, cepat, serta mandiri tanpa bantuan pembimbing.
Menghubungkan teks rentang waktu dengan teks agenda kegiatanMenghubungkan kurang dari 2 agenda kegiatan ke dalam rentang waktu yang sesuai (kurang dari 2 dari 4 agenda tepat).Menghubungkan 2 dari 4 agenda kegiatan (A, B, C, D) ke periode waktu yang tepat sesuai acuan kunci.Menghubungkan 3 dari 4 agenda kegiatan (A, B, C, D) ke periode waktu yang tepat sesuai acuan kunci.Menghubungkan seluruh 4 agenda kegiatan (A: Ujian, B: Ujian, C: Libur, D: Luar periode) secara tepat sesuai acuan kunci.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah teks kalender pendidikan dan teks agenda sekolah yang disediakan cukup terbaca dan dipahami murid dengan tingkat kemandirian yang diharapkan?
  • Bagian mana dari langkah membaca dan menghubungkan rentang waktu yang paling membutuhkan bimbingan guru?

Murid:

  • Apakah kamu dapat menemukan informasi tanggal awal dan akhir (kara - made) untuk ujian dan libur sekolah dengan mudah?
  • Strategi apa yang membantumu menghubungkan jadwal rencana kegiatan pribadi dengan rentang waktu pada kalender sekolah?

Pertemuan 9 — Menyusun Draf Kalimat Tulis Jadwal Pelajaran Berdasarkan Hari — 2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.4 Menyusun teks tulis tentang informasi jadwal pelajaran dan kegiatan sekolah secara tertulis dalam bahasa Jepang

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam khas Jepang (aisatsu), doa bersama, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-9, yaitu menyusun draf kalimat tulis tentang informasi jadwal pelajaran berdasarkan hari sekolah dalam bahasa Jepang menggunakan pola '[Hari] ni [Mata Pelajaran] o benkyou-shimasu / ga arimasu' (4 menit).
  • Guru melakukan asesmen diagnostik singkat: murid diminta mencocokkan secara tertulis 3 nama hari dengan kosakata bahasa Jepangnya pada secarik kertas kuis masuk: Senin -> Getsuyoubi, Rabu -> Suiyoubi, Jumat -> Kin'youbi (acuan jawaban: Getsuyoubi, Suiyoubi, Kin'youbi) (8 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengamati dan menganalisis 3 contoh model kalimat tulis jadwal pelajaran pada bahan tayang/papan tulis: (1) Getsuyoubi ni nihongo o benkyou-shimasu (Senin belajar bahasa Jepang), (2) Kayoubi ni suugaku ga arimasu (Selasa ada matematika), (3) Mokuyoubi ni eigo to rekishi o benkyou-shimasu (Kamis belajar bahasa Inggris dan sejarah) (acuan fungsi partikel: 'ni' penanda waktu/hari, 'o' penanda objek kata kerja benkyou-shimasu, 'ga' penanda subjek keberadaan arimasu, 'to' penghubung dan) (10 menit).
  • Murid menguraikan elemen pembentuk draf kalimat tulis jadwal pelajaran (komponen hari, partikel penanda waktu, nama mata pelajaran, dan predikat kegiatan) berdasarkan lembar bedah pola kalimat (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid mengikuti permainan cepat 'Narikae Challenge' (Tantangan Menyusun Kata Acak Menjadi Kalimat Tulis Jadwal): secara individu dalam batas waktu 5 menit, murid menyusun 3 kelompok potongan kata acak menjadi kalimat tulis jadwal yang benar: (1) [nihongo o] - [benkyou-shimasu] - [Getsuyoubi ni] -> 'Getsuyoubi ni nihongo o benkyou-shimasu'; (2) [ga arimasu] - [Suiyoubi ni] - [taiiku] -> 'Suiyoubi ni taiiku ga arimasu'; (3) [indo-neshia-go to bijutsu o] - [Kin'youbi ni] - [benkyou-shimasu] -> 'Kin'youbi ni indo-neshia-go to bijutsu o benkyou-shimasu' (acuan kunci susunan: 3 kalimat di atas) (15 menit).
  • Murid menyusun draf kalimat tulis jadwal pelajaran pribadi berdasarkan jadwal nyata sekolah untuk 4 hari (Senin s.d. Kamis) pada lembar kerja draf mandiri dengan memilih pola '... ni [mapel] o benkyou-shimasu' atau '... ni [mapel] ga arimasu' (kriteria penerimaan: draf memuat tepat 4 kalimat dengan urutan nama hari + partikel ni + minimal 1 nama mata pelajaran yang tepat + predikat benkyou-shimasu / ga arimasu) (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid melakukan swa-periksa (self-check) terhadap 4 kalimat draf tulis yang telah disusun menggunakan daftar cek mandiri untuk memastikan tidak ada partikel 'ni' yang tertinggal dan nama mata pelajaran ditulis tepat (5 menit).
  • Murid menuliskan satu kesimpulan reflektif di bawah lembar kerja mengenai tingkat kemudahan atau kendala saat menyusun urutan kalimat tulis jadwal pelajaran bahasa Jepang (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap hasil draf kalimat tulis murid, menyoroti ketepatan peletakan partikel 'ni' dan penyebutan nama mata pelajaran (5 menit).
  • Guru bersama murid menyimpulkan struktur draf kalimat tulis jadwal pelajaran harian dan menyampaikan bahwa draf ini akan menjadi dasar pengisian tabel jadwal lengkap pada pertemuan berikutnya, lalu menutup pembelajaran dengan salam penutup (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan glosarium kosakata mata pelajaran dan nama hari beraksara romaji dan kana sebagai bantuan rujukan bagi murid yang membutuhkan scaffolding.
  • Proses: Bagi murid yang memerlukan bantuan, guru memberikan templat kalimat terstruktur dengan panduan rumpang; bagi murid yang cepat selesai, diberikan tantangan menyusun kalimat dengan menggabungkan dua mata pelajaran sekaligus menggunakan partikel 'to' dalam satu hari.
  • Produk: Draf kalimat tulis dapat ditulis dalam huruf Romaji berstruktur tepat atau dikombinasikan dengan Hiragana/Katakana sederhana sesuai tingkat kesiapan murid.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes tertulis pencocokan kosakata hari: Murid menuliskan padanan bahasa Jepang untuk 3 hari: (1) Senin, (2) Rabu, (3) Jumat. (Acuan kunci: 1 = Getsuyoubi, 2 = Suiyoubi, 3 = Kin'youbi).

Proses:

  • Pemeriksaan ketepatan rekonstruksi kata acak 'Narikae Challenge' (3 butir soal: 1 = Getsuyoubi ni nihongo o benkyou-shimasu; 2 = Suiyoubi ni taiiku ga arimasu; 3 = Kin'youbi ni indo-neshia-go to bijutsu o benkyou-shimasu).
  • Observasi kemandirian murid saat menyusun 4 kalimat draf jadwal pelajaran harian pada lembar kerja.

Akhir Pertemuan:

  • Pemeriksaan produk draf tertulis 4 kalimat jadwal pelajaran murid berdasarkan acuan kriteria struktur: urutan [Hari] + partikel [ni] + [Mata Pelajaran] + partikel [o/ga] + predikat [benkyou-shimasu / arimasu] tanpa ada unsur struktur pokok yang tertinggal.

Formatif:

  • Asesmen awal berupa tes tertulis singkat pencocokan 3 kosakata hari di awal sesi.
  • Asesmen proses berupa unjuk kerja penyusunan 3 kalimat acak dalam permainan 'Narikae Challenge'.
  • Asesmen penugasan draf mandiri berupa penulisan 4 kalimat jadwal pelajaran harian sekolah.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Struktur Draf Kalimat Tulis Jadwal PelajaranMenyusun draf kalimat tulis jadwal pelajaran namun 1 atau tidak ada kalimat yang memenuhi urutan pola [Hari] ni [Mata Pelajaran] o benkyou-shimasu / ga arimasu secara tepat.Menyusun draf kalimat tulis jadwal pelajaran dengan tepat pada 2 dari 4 kalimat sesuai urutan pola [Hari] ni [Mata Pelajaran] o benkyou-shimasu / ga arimasu.Menyusun draf kalimat tulis jadwal pelajaran dengan tepat pada 3 dari 4 kalimat sesuai urutan pola [Hari] ni [Mata Pelajaran] o benkyou-shimasu / ga arimasu.Menyusun draf kalimat tulis jadwal pelajaran secara tepat pada seluruh 4 kalimat sesuai urutan pola [Hari] ni [Mata Pelajaran] o benkyou-shimasu / ga arimasu secara mandiri.
Ketepatan Kosakata Hari dan Mata Pelajaran dalam Teks TulisMenuliskan kosakata hari dan mata pelajaran dalam draf kalimat dengan tepat hanya pada 1 atau tidak ada kalimat.Menuliskan kosakata hari dan mata pelajaran dalam draf kalimat dengan tepat pada 2 dari 4 kalimat.Menuliskan kosakata hari dan mata pelajaran dalam draf kalimat dengan tepat pada 3 dari 4 kalimat.Menuliskan seluruh kosakata hari dan mata pelajaran dalam draf kalimat dengan tepat pada seluruh 4 kalimat tanpa kekeliruan leksikal.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah murid dapat memahami peletakan partikel 'ni' setelah nama hari dalam kalimat tulis jadwal?
  • Bagian manakah dari penyusunan draf kalimat tulis jadwal yang paling banyak mengalami kekeliruan penulisan oleh murid?

Murid:

  • Apakah saya sudah bisa menyusun kalimat bahasa Jepang untuk menuliskan jadwal pelajaran pada hari tertentu dengan urutan yang benar?
  • Langkah apa yang paling membantu saya saat menyusun kata acak menjadi kalimat tulis jadwal yang padu?

Pertemuan 10 — Menyusun Teks Tulis Tabel Jadwal Pelajaran Sekolah Lengkap — 2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.4 Menyusun teks tulis tentang informasi jadwal pelajaran dan kegiatan sekolah secara tertulis dalam bahasa Jepang

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-10, yaitu menyusun teks tulis tabel jadwal pelajaran sekolah lengkap dari hari Senin sampai Jumat dalam bahasa Jepang (4 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat: murid diminta menuliskan padanan bahasa Jepang untuk 3 nama hari dan 2 mata pelajaran berikut pada secarik kertas: (1) Senin, (2) Rabu, (3) Jumat, (4) Matematika, (5) Bahasa Jepang (acuan: 1. げつようび / getsuyoubi, 2. すいようび / suiyoubi, 3. きんようび / kinyoubi, 4. すうがく / suugaku, 5. にほんご / nihongo) (8 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna):

  • Murid mencermati contoh teks tulis tabel jadwal pelajaran sekolah mingguan (Jikanwari) berformat 5 kolom hari (げつようび/Senin, かようび/Selasa, すいようび/Rabu, もくようび/Kamis, きんようび/Jumat) dengan 4 slot jam pelajaran per hari (12 menit).
  • Murid membedah dan mengonfirmasi daftar kosakata mata pelajaran yang akan dimasukkan ke tabel: にほんご (Bahasa Jepang), えいご (Bahasa Inggris), すうがく (Matematika), れきし (Sejarah), たいいく (PJOK), インドネシアご (Bahasa Indonesia), しゅうきょう (Agama), びじゅつ (Seni Budaya) (8 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):

  • Murid mengikuti permainan tantangan menyusun cepat berpasangan 'Jikanwari Speed Puzzle': menyusun 5 label hari dan 10 kartu slot mata pelajaran ke dalam kisi tabel kosong sesuai lembar instruksi acuan (15 menit).
  • Murid secara mandiri menyusun teks tulis tabel jadwal pelajaran sekolah lengkap untuk 5 hari sekolah (Senin sampai Jumat) dengan masing-masing 4 slot mata pelajaran per hari (total 20 sel jadwal) menggunakan lembar kerja berformat kisi tabel bahasa Jepang (27 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa ketepatan teks tulis tabel buatannya secara mandiri menggunakan daftar periksa mandiri (apakah 5 nama hari lengkap dan 20 slot mata pelajaran tertulis tepat sesuai kosakata bahasa Jepang) (8 menit).

Penutup:

  • Guru dan murid menyimpulkan kembali struktur teks tulis tabel jadwal pelajaran sekolah lengkap dalam bahasa Jepang (4 menit).
  • Guru memberikan umpan balik atas pengerjaan teks tulis tabel dan menginfokan bahwa pertemuan berikutnya (Pertemuan 11) akan menyusun teks tulis agenda informasi kegiatan sekolah (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang membutuhkan bimbingan disediakan kartu bantuan kata kunci nama hari dan mata pelajaran bertulisan hiragana/romaji; bagi murid yang mahir diberikan tantangan menggunakan variasi mata pelajaran pilihan peminatan.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan menyusun draf bertahap 2 hari terlebih dahulu sebelum menyelesaikan 5 hari; murid mahir menyusun mandiri secara penuh.
  • Produk: Format dasar berupa teks tabel 5 hari x 4 jam pelajaran; murid mahir dapat menambahkan keterangan slot jam/waktu pada tabel jadwalnya.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes tulis singkat menuliskan padanan bahasa Jepang untuk 3 hari dan 2 mata pelajaran: (1) Senin -> げつようび (getsuyoubi), (2) Rabu -> すいようび (suiyoubi), (3) Jumat -> きんようび (kinyoubi), (4) Matematika -> すうがく (suugaku), (5) Bahasa Jepang -> にほんご (nihongo). Target tercapai: minimal 4 dari 5 tepat.

Proses:

  • Pengamatan dan penilaian produk teks tulis tabel jadwal pelajaran sekolah: memeriksa ketepatan penulisan 5 header hari (げつようび, かようび, すいようび, もくようび, きんようび) dan keterisian 20 slot mata pelajaran dengan kosakata bahasa Jepang yang tepat.

Akhir Pertemuan:

  • Cek kelengkapan mandiri teks tulis tabel jadwal pelajaran sekolah: murid memastikan seluruh 5 kolom hari terisi masing-masing 4 mata pelajaran berbahasa Jepang secara lengkap tanpa sel yang kosong (kriteria penerimaan: 5 nama hari tepat dan 20 entri slot mata pelajaran terisi dengan ejaan bahasa Jepang yang tepat).

Formatif:

  • Penilaian proses asesmen awal diagnostik kosakata tabel jadwal
  • Pemeriksaan produk teks tulis tabel jadwal pelajaran 5 hari x 4 slot menggunakan rubrik penilaian

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Struktur Header Hari pada Teks TabelMenyusun kurang dari 3 nama hari sekolah dalam bahasa Jepang pada baris header tabel.Menyusun 3 sampai 4 nama hari sekolah (dari target: げつようび, かようび, すいようび, もくようび, きんようび) dengan tepat pada header tabel.Menyusun seluruh 5 nama hari sekolah (げつようび, かようび, すいようび, もくようび, きんようび) secara tepat dan lengkap pada header tabel.Menyusun seluruh 5 nama hari sekolah secara runtut, tepat tanpa kesalahan ejaan, dan dilengkapi label penanda tabel jadwal secara mandiri.
Ketepatan Entri Teks Mata Pelajaran pada TabelMengisi kurang dari 10 slot mata pelajaran dengan kosakata bahasa Jepang yang tepat dari total 20 slot jadwal.Mengisi 10 sampai 15 slot mata pelajaran dengan kosakata bahasa Jepang yang tepat dari total 20 slot jadwal.Mengisi 16 sampai 19 slot mata pelajaran dengan kosakata bahasa Jepang yang tepat dari total 20 slot jadwal.Mengisi seluruh 20 slot mata pelajaran (4 slot per hari untuk 5 hari) dengan kosakata bahasa Jepang yang tepat dan variatif secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 25 menit untuk menyusun teks tulis tabel mandiri cukup bagi seluruh murid?
  • Bagian mana dari kosakata mata pelajaran atau penulisan hari yang paling sering mengalami kekeliruan penulisan?

Murid:

  • Apakah saya sudah mampu menyusun tabel jadwal pelajaran lengkap dari Senin sampai Jumat dalam bahasa Jepang?
  • Kosakata mata pelajaran mana yang menurut saya paling mudah dan paling menantang untuk dituliskan ke dalam tabel?

Pertemuan 11 — Menyusun Teks Tulis Agenda Informasi Kegiatan Sekolah — 2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.4 Menyusun teks tulis tentang informasi jadwal pelajaran dan kegiatan sekolah secara tertulis dalam bahasa Jepang

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat: murid menyusun 2 frasa tanggal acak menjadi bentuk penulisan tanggal bahasa Jepang pada papan tulis/lembar kecil: (1) '8 Agustus' dan (2) '17 Agustus' (acuan: (1) hachigatsu yōka; (2) hachigatsu jūshichinichi) (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid mengamati dan menganalisis 2 contoh pola kalimat teks tulis agenda kegiatan sekolah pada lembar panduan: (1) Pola tanggal tunggal: '[Kegiatan] wa [Bulan] gatsu [Tanggal] nichi desu' (contoh: Bunkasai wa jūgatsu tsuitachi desu) dan (2) Pola rentang waktu: '[Kegiatan] wa [Tanggal/Bulan] kara [Tanggal/Bulan] made desu' (contoh: Tesuto wa jūichigatsu nijūrokunichi kara nijūhachinichi made desu) (15 menit).
  • Murid mencocokkan potongan kartu kata acak menjadi 3 kalimat teks tulis agenda yang utuh melalui tantangan cepat 'Sentence Puzzle' berpasangan: Kartu A: 'Supootsusai' + 'wa' + 'kugatsu' + 'tooka' + 'desu'; Kartu B: 'Ryokou' + 'wa' + 'jūnichigatsu' + 'jūgonichi' + 'kara' + 'jūshichinichi' + 'made' + 'desu'; Kartu C: 'Bunkasai' + 'wa' + 'rokugatsu' + 'hatsuka' + 'desu' (acuan susunan: A, B, dan C sesuai urutan gramatikal pola agenda kegiatan) (15 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid secara mandiri menyusun teks tulis agenda informasi kegiatan sekolah berisi 4 butir kegiatan berdasarkan tabel data acuan: (1) Upacara Sekolah/Nyuugakushiki: 15 Juli (shichigatsu jūgonichi); (2) Festival Budaya/Bunkasai: 20 Oktober (jūgatsu hatsuka); (3) Ujian Semester/Tesuto: 1 Desember s.d. 5 Desember (jūnigatsu tsuitachi kara itsuka made); (4) Libur Sekolah/Yasumi: 20 Desember s.d. 31 Desember (jūnigatsu hatsuka kara sanjūichinichi made) (acuan teks tulis: (1) Nyuugakushiki wa shichigatsu jūgonichi desu; (2) Bunkasai wa jūgatsu hatsuka desu; (3) Tesuto wa jūnigatsu tsuitachi kara itsuka made desu; (4) Yasumi wa jūnigatsu hatsuka kara sanjūichinichi made desu) (25 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa kembali draf teks tulis agenda kegiatan sekolah yang telah disusun secara cermat dan mandiri dengan mencocokkan kelengkapan pola partikel 'wa', 'kara', 'made', dan 'desu' pada lembar cek mandiri (10 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pola teks tulis untuk agenda kegiatan sekolah tunggal dan rentang waktu (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap hasil teks tulis agenda kegiatan sekolah dan menginformasikan persiapan untuk asesmen sumatif terpadu pada pertemuan berikutnya (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan lembar bantu berupa daftar kosakata nama bulan, tanggal khusus (1-10, 14, 20, 24), dan pola partikel bagi murid yang membutuhkan perancah (scaffolding).
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan menyusun kalimat satu per satu dengan bantuan templat rumpang; murid cepat menyusun agenda kegiatan sekolah dengan variasi kegiatan tambahan secara mandiri.
  • Produk: Produk teks tulis agenda sekolah dinilai berdasarkan ketepatan gramatikal pola penulisan tanggal tunggal dan rentang waktu.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes tertulis singkat menyusun penulisan tanggal Jepang: murid menuliskan bentuk bahasa Jepang dari '8 Agustus' dan '17 Agustus' (acuan: (1) hachigatsu yōka; (2) hachigatsu jūshichinichi).

Proses:

  • Observasi dan pemeriksaan hasil pengerjaan lembar kerja penulisan teks agenda kegiatan sekolah (4 kalimat: 2 kegiatan tanggal tunggal dan 2 kegiatan rentang waktu).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman tertulis singkat: murid menuliskan 1 kalimat penanggalan rentang kegiatan 'Festival Olahraga dari tanggal 10 Oktober sampai 12 Oktober' (acuan jawaban: Supootsusai wa jūgatsu tooka kara jūnichi made desu).

Formatif:

  • Penilaian kinerja menulis teks agenda kegiatan sekolah menggunakan lembar kerja mandiri

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Pola Kalimat Tulis Tanggal Tunggal Kegiatan SekolahBelum mampu menyusun pola kalimat tulis tanggal tunggal kegiatan sekolah sesuai data (0 dari 2 kalimat tepat sesuai acuan)Menyusun 1 dari 2 kalimat tanggal tunggal kegiatan sekolah secara tepat sesuai pola dan data acuanMenyusun seluruh (2 dari 2) kalimat tanggal tunggal kegiatan sekolah secara tepat sesuai pola dan data acuan: (1) Nyuugakushiki wa shichigatsu jūgonichi desu; (2) Bunkasai wa jūgatsu hatsuka desuMenyusun seluruh (2 dari 2) kalimat tanggal tunggal kegiatan sekolah secara tepat sesuai pola dan data acuan secara mandiri dan konsisten tanpa kekeliruan penulisan partikel
Ketepatan Pola Kalimat Tulis Rentang Waktu Kegiatan SekolahBelum mampu menyusun pola kalimat tulis rentang waktu kegiatan sekolah (kara ... made desu) sesuai data (0 dari 2 kalimat tepat sesuai acuan)Menyusun 1 dari 2 kalimat rentang waktu kegiatan sekolah secara tepat sesuai pola dan data acuanMenyusun seluruh (2 dari 2) kalimat rentang waktu kegiatan sekolah secara tepat sesuai pola dan data acuan: (1) Tesuto wa jūnigatsu tsuitachi kara itsuka made desu; (2) Yasumi wa jūnigatsu hatsuka kara sanjūichinichi made desuMenyusun seluruh (2 dari 2) kalimat rentang waktu kegiatan sekolah secara tepat sesuai pola dan data acuan secara mandiri serta tepat menempatkan partikel kara dan made

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 25 menit pada tahap Mengaplikasi mencukupi bagi seluruh murid untuk menyusun 4 butir teks agenda kegiatan sekolah secara mandiri?
  • Bagian penulisan manakah yang paling sering mengalami kekeliruan (penyebutan tanggal khusus atau partikel kara/made)?

Murid:

  • Apakah saya sudah dapat menyusun teks tulis agenda kegiatan sekolah menggunakan pola tunggal dan pola rentang waktu (kara ... made desu) dengan tepat?
  • Bagian mana dari penulisan teks agenda kegiatan sekolah yang masih membuat saya ragu?

Pertemuan 12 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.1 Menyimpulkan teks tentang informasi lisan mengenai jadwal pelajaran dan hari sekolah dalam bahasa Jepang sederhana
  • TP 11.5.2 Mengomunikasikan informasi secara lisan mengenai penanggalan dan momen kegiatan sekolah dalam bahasa Jepang sederhana
  • TP 11.5.3 Menyimpulkan teks tentang informasi rentang waktu kalender pendidikan bahasa Jepang sederhana kemudian menghubungkannya dengan teks yang lain
  • TP 11.5.4 Menyusun teks tulis tentang informasi jadwal pelajaran dan kegiatan sekolah secara tertulis dalam bahasa Jepang

Pendahuluan:

  • Guru membuka sesi asesmen sumatif dengan salam, doa, memeriksa presensi, serta menyampaikan tujuan pelaksanaan asesmen sumatif terpadu bab 5 Kalender Sekolah (3 menit).
  • Guru memberikan penjelasan alur tes tertulis serentak (50 menit pengerjaan) dan unjuk kerja percakapan lisan berpasangan (32 menit pelaksanaan bergilir), serta membagikan lembar soal dan lembar jawaban tertulis kepada seluruh murid (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Murid mencermati petunjuk teknis pada Lembar Asesmen Tertulis Terpadu yang mencakup 3 bagian: Bagian I Menyimak Jadwal Pelajaran (audio guru), Bagian II Membaca Kalender Pendidikan, dan Bagian III Menyusun Teks Tulis Jadwal Pelajaran dan Agenda Sekolah (2 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid mengerjakan Bagian I (Menyimak) serentak: mendengarkan 4 rekaman lisan guru dan menyimpulkan mata pelajaran serta harinya pada tabel isian. Teks 1: 'Getsuyoubi ni nihongo to rekishi o benkyoushimasu' (Kunci 1: Getsuyoubi / Senin = Nihongo / B.Jepang, Rekishi / Sejarah). Teks 2: 'Kayoubi wa suugaku to taiiku desu' (Kunci 2: Kayoubi / Selasa = Suugaku / Matematika, Taiiku / Penjas). Teks 3: 'Mokuyoubi ni eigo to bijutsu o benkyoushimasu' (Kunci 3: Mokuyoubi / Kamis = Eigo / B.Inggris, Bijutsu / Seni). Teks 4: 'Kinyoubi wa shuukyou to kagaku desu' (Kunci 4: Kinyoubi / Jumat = Shuukyou / Agama, Kagaku / Kimia) (10 menit).
  • Murid mengerjakan Bagian II (Membaca Kalender) secara mandiri: membaca teks kalender semester dan menyimpulkan komparasi rentang waktu 3 agenda sekolah. Teks: 'Gakkou no karendaa: 1-gakki wa 7-gatsu 15-nichi kara 12-gatsu 20-nichi made desu. Kimatsu tesuto wa 11-gatsu 25-nichi kara 12-gatsu 2-nichi made desu. Yasumi wa 12-gatsu 21-nichi kara 1-gatsu 5-nichi made desu.' Murid menyimpulkan: Soal 1 Rentang 1-gakki (Kunci: 7-gatsu 15-nichi kara 12-gatsu 20-nichi made); Soal 2 Rentang Kimatsu tesuto (Kunci: 11-gatsu 25-nichi kara 12-gatsu 2-nichi made); Soal 3 Keterhubungan rentang libur semester dengan akhir semester (Kunci: Libur dimulai tepat setelah semester 1 berakhir, yaitu 12-gatsu 21-nichi kara 1-gatsu 5-nichi made) (15 menit).
  • Murid mengerjakan Bagian III (Menulis Teks): menyusun teks jadwal pelajaran tertulis dan agenda kegiatan sekolah dalam bahasa Jepang sederhana sebanyak 4 butir kalimat tertulis lengkap: Butir 1 menuliskan jadwal hari Rabu memuat Bahasa Indonesia dan Biologi (Kunci kriteria: 'Suiyoubi ni indonesiago to seibutsu o benkyoushimasu' / 'Suiyoubi wa indonesiago to seibutsu desu'); Butir 2 menuliskan jadwal hari Senin memuat Matematika dan Bahasa Jepang (Kunci kriteria: 'Getsuyoubi ni suugaku to nihongo o benkyoushimasu' / 'Getsuyoubi wa suugaku to nihongo desu'); Butir 3 menuliskan tanggal agenda Festival Budaya pada 14 Oktober (Kunci kriteria: 'Bunkasai wa 10-gatsu 14-ka desu'); Butir 4 menuliskan rentang waktu Ujian Sekolah dari 2 hingga 8 Desember (Kunci kriteria: 'Tesuto wa 12-gatsu 2-ka kara 8-ka made desu') (25 menit).
  • Bersamaan saat murid mulai mengerjakan Bagian II dan III secara tertulis hening, guru memanggil pasangan murid secara bergiliran ke meja asesmen lisan untuk melaksanakan unjuk kerja percakapan lisan tanya-jawab penanggalan momen kegiatan sekolah selama 2,25 menit per pasang (total 14 pasang = 32 menit). Dialog pasangan murid mengacu pada kartu petunjuk situasi: Murid A bertanya tanggal Upacara Masuk Sekolah, Murid B menjawab 17 Juli ('Nyuugakushiki wa nan-gatsu nan-nichi desu ka?' -> '7-gatsu 17-nichi desu'); Murid B berganti bertanya tanggal Hari Olahraga, Murid A menjawab 20 September ('Taiikusai wa nan-gatsu nan-nichi desu ka?' -> '9-gatsu 20-ka desu') (25 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa kembali seluruh kelengkapan isian lembar asesmen tertulis dan ketepatan informasi sebelum dikumpulkan kepada guru (3 menit).

Penutup:

  • Guru mengumpulkan seluruh lembar jawaban asesmen sumatif tertpadu dan lembar penilaian unjuk kerja lisan (2 menit).
  • Guru bersama murid melakukan refleksi singkat terhadap ketuntasan pembelajaran Bab 5 'Kalender Sekolah' dan menutup sesi dengan doa penutup serta salam (3 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan lembar soal tertulis dengan ukuran teks yang jelas terbaca dan audio lisan diperdengarkan dengan artikulasi baku dan volume memadai bagi seluruh murid.
  • Proses: Pemberian jeda simakan yang teratur serentak untuk seluruh kelas serta pengaturan giliran percakapan lisan yang tertib dan tenang tanpa mengganggu konsentrasi pengerjaan tertulis.
  • Produk: Standar pembuktian capaian kompetensi tetap sama untuk seluruh murid sesuai acuan rubrik dan kunci jawaban sumatif.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Cek kesiapan teknis mandiri murid sebelum pengerjaan tes: murid memeriksa kelengkapan alat tulis dan konfirmasi pemahaman petunjuk teknis 3 bagian lembar kerja asesmen tertulis dan alur unjuk kerja lisan.

Proses:

  • Observasi keterlibatan mandiri dan kepatuhan waktu murid selama proses pengerjaan tes tertulis berlangsung.

Sumatif Bab:

  • asesmen terpadu reseptif-produktif (tes tertulis simakan-bacaan-tulis serentak dan unjuk kerja percakapan lisan berpasangan): lembar kerja tertulis berisi simpulan simakan jadwal pelajaran, komparasi rentang waktu kalender kegiatan sekolah, draf teks tulis jadwal; serta rekaman lembar observasi interaksi tanya-jawab lisan penanggalan kegiatan sekolah
  • tes tertulis reseptif dan produktif serentak: lembar asesmen berisi: catatan simpulan kesesuaian mata pelajaran dan nama hari berdasarkan teks audio lisan yang diperdengarkan guru serentak, isian simpulan komparasi rentang waktu kegiatan kalender pendidikan dengan jadwal lain, serta draf teks jadwal pelajaran dan agenda sekolah bertuliskan bahasa Jepang sederhana (55 menit; individual; instrumen: kunci jawaban, panduan penskoran, dan rubrik asesmen menulis)
  • unjuk kerja percakapan berpasangan: kinerja percakapan tanya-jawab lisan mengenai tanggal dan momen kegiatan sekolah dalam bahasa Jepang sederhana, dinilai langsung oleh guru bergiliran tiap pasangan selama 2,5 menit (14 pasangan x 2,5 menit = 35 menit untuk 28 murid) (35 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja kelancaran, ketepatan penanggalan, dan pelafalan)

Sumatif:

  • asesmen terpadu reseptif-produktif (tes tertulis simakan-bacaan-tulis serentak dan unjuk kerja percakapan lisan berpasangan): lembar kerja tertulis berisi simpulan simakan jadwal pelajaran, komparasi rentang waktu kalender kegiatan sekolah, draf teks tulis jadwal; serta rekaman lembar observasi interaksi tanya-jawab lisan penanggalan kegiatan sekolah
  • tes tertulis reseptif dan produktif serentak: lembar asesmen berisi: catatan simpulan kesesuaian mata pelajaran dan nama hari berdasarkan teks audio lisan yang diperdengarkan guru serentak, isian simpulan komparasi rentang waktu kegiatan kalender pendidikan dengan jadwal lain, serta draf teks jadwal pelajaran dan agenda sekolah bertuliskan bahasa Jepang sederhana (55 menit; individual; instrumen: kunci jawaban, panduan penskoran, dan rubrik asesmen menulis)
  • unjuk kerja percakapan berpasangan: kinerja percakapan tanya-jawab lisan mengenai tanggal dan momen kegiatan sekolah dalam bahasa Jepang sederhana, dinilai langsung oleh guru bergiliran tiap pasangan selama 2,5 menit (14 pasangan x 2,5 menit = 35 menit untuk 28 murid) (35 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja kelancaran, ketepatan penanggalan, dan pelafalan)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyimpulkan Informasi Lisan Jadwal Pelajaran (TP 11.5.1)Menyimpulkan dengan tepat 0-1 dari 4 pasangan mata pelajaran dan nama hari lisan (Acuan: Getsuyoubi=Nihongo & Rekishi; Kayoubi=Suugaku & Taiiku; Mokuyoubi=Eigo & Bijutsu; Kinyoubi=Shuukyou & Kagaku).Menyimpulkan dengan tepat 2 dari 4 pasangan mata pelajaran dan nama hari lisan sesuai acuan.Menyimpulkan dengan tepat 3 dari 4 pasangan mata pelajaran dan nama hari lisan sesuai acuan.Menyimpulkan dengan tepat seluruh 4 pasangan mata pelajaran dan nama hari lisan secara mandiri sesuai acuan.
Mengomunikasikan Informasi Lisan Penanggalan Momen Sekolah (TP 11.5.2)Mengomunikasikan tanya-jawab lisan dengan keliru pada kedua momen penanggalan (Acuan: Nyuugakushiki = 7-gatsu 17-nichi; Taiikusai = 9-gatsu 20-ka).Mengomunikasikan 1 dari 2 momen penanggalan lisan dengan tepat sesuai acuan, namun masih terdapat keraguan pelafalan angka penanggalan.Mengomunikasikan kedua momen penanggalan lisan (Nyuugakushiki = 7-gatsu 17-nichi; Taiikusai = 9-gatsu 20-ka) dengan tepat sesuai acuan meski ada jeda ragu.Mengomunikasikan kedua momen penanggalan lisan (Nyuugakushiki = 7-gatsu 17-nichi; Taiikusai = 9-gatsu 20-ka) secara tepat, lancar, dan mandiri sesuai acuan.
Menyimpulkan Rentang Waktu Kalender Pendidikan dan Hubungannya (TP 11.5.3)Menyimpulkan dengan tepat 0-1 dari 3 butir rentang waktu dan keterhubungan agenda kalender (Acuan: Rentang 1-gakki = 7-gatsu 15-nichi kara 12-gatsu 20-nichi made; Kimatsu tesuto = 11-gatsu 25-nichi kara 12-gatsu 2-nichi made; Keterhubungan libur = 12-gatsu 21-nichi kara 1-gatsu 5-nichi made tepat setelah semester berakhir).Menyimpulkan dengan tepat 2 dari 3 butir rentang waktu dan keterhubungan agenda kalender sesuai acuan.Menyimpulkan seluruh 3 butir rentang waktu dan keterhubungan agenda kalender sesuai acuan dengan 1 kekeliruan kecil pada penulisan partikel.Menyimpulkan seluruh 3 butir rentang waktu dan keterhubungan agenda kalender secara tepat dan lengkap sesuai acuan.
Menyusun Teks Tulis Jadwal Pelajaran dan Agenda Sekolah (TP 11.5.4)Menyusun dengan tepat 0-1 dari 4 kalimat teks tulis jadwal pelajaran dan agenda sekolah (Acuan Butir 1: Rabu-Indonesiago & Seibutsu; Butir 2: Senin-Suugaku & Nihongo; Butir 3: Bunkasai 10-gatsu 14-ka; Butir 4: Tesuto 12-gatsu 2-ka kara 8-ka made).Menyusun dengan tepat 2 dari 4 kalimat teks tulis jadwal pelajaran dan agenda sekolah sesuai acuan pola kalimat.Menyusun dengan tepat 3 dari 4 kalimat teks tulis jadwal pelajaran dan agenda sekolah sesuai acuan pola kalimat.Menyusun seluruh 4 kalimat teks tulis jadwal pelajaran dan agenda kegiatan sekolah secara tepat dan utuh sesuai acuan pola kalimat.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Bagaimana ketercapaian murid secara menyeluruh terhadap 4 TP pada Bab 5 Kalender Sekolah berdasarkan hasil asesmen sumatif terpadu?
  • Apakah alokasi waktu 90 menit efektif memfasilitasi integrasi tes tertulis reseptif-produktif dan unjuk kerja percakapan lisan?

Murid:

  • Bagian asesmen mana (menyimak, berbicara, membaca kalender, atau menulis jadwal) yang paling berhasil saya selesaikan dengan baik?
  • Langkah apa yang perlu saya tingkatkan dalam penguasaan kosakata penanggalan dan jadwal pelajaran bahasa Jepang ke depan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Bahasa Jepang: Yatto Dekita untuk SMA/MA Kelas XI (Kemendikbudristek 2022)
  2. Rekaman audio simakan jadwal pelajaran (Audio 5.1 & rekaman aural buatan guru)
  3. Set kartu visual mata pelajaran dan kartu nama hari (Karuta Simak)
  4. Lembar Kerja Murid (LKPD) Menyimak Jadwal Pelajaran
  5. Buku Panduan Guru & Siswa Bahasa Jepang SMA Kelas XI 'Yatto Dekita'
  6. Rekaman audio dialog konfirmasi jadwal pelajaran (Audio percakapan konfirmasi dan sanggahan)
  7. Lembar Kerja 'Detektif Konfirmasi Jadwal'
  8. Flashcard / kartu bertuliskan nama mata pelajaran dan hari sebagai media konfirmasi visual
  9. Buku Panduan Guru Bahasa Jepang: Yatto Dekita SMA/MA Kelas XI
  10. Audio Monolog Rekaman Guru / Bahan Simakan Bab 5 (Model A dan Model B)
  11. Lembar Kerja Siswa: Tabel Jadwal Pelajaran Mingguan 5 Hari
  12. Buku Panduan Guru Bahasa Jepang: Yatto Dekita SMA/MA Kelas XI (Bab 5)
  13. Audio pelafalan penanggalan dan nama bulan bahasa Jepang
  14. Flashcard / kartu angka penanggalan 1–31 dan bulan 1–12
  15. Buku Panduan Guru Bahasa Jepang: Yatto Dekita Kelas XI (Bab 5 Kalender Sekolah)
  16. Buku Siswa Bahasa Jepang: Yatto Dekita Kelas XI
  17. Flashcard momen kegiatan sekolah (Bunkasai, Taiikusai, Nyugakushiki, Sotsugyoushiki, Ensoku, Tesuto)
  18. Kalender sekolah ilustratif
  19. Buku Panduan Guru Bahasa Jepang: Yatto Dekita untuk SMA/MA Kelas XI, Bab 5 Kalender Sekolah
  20. Buku Murid Bahasa Jepang Kelas XI
  21. Kartu peran simulasi jadwal kegiatan sekolah (Janken Kalender Momen)
  22. Papan kalender kegiatan sekolah
  23. Buku Panduan Guru Bahasa Jepang: Yatto Dekita SMA/MA Kelas XI (Kemendikbudristek, 2024)
  24. Lembar teks kalender pendidikan dan teks catatan agenda sekolah
  25. Buku Panduan Guru Bahasa Jepang: Yatto Dekita untuk SMA/MA Kelas XI (Kemendikbudristek, 2024)
  26. Buku Siswa Bahasa Jepang Kelas XI
  27. Lembar Aktivitas Teks Kalender Pendidikan dan Agenda Sekolah Sederhana
  28. Papan tulis/proyektor tampilan teks jadwal kalender
  29. Buku Panduan Guru Bahasa Jepang: Yatto Dekita untuk SMA/MA Kelas XI (Kemendikbudristek)
  30. Lembar Kerja Murid: Bedah Pola Kalimat dan Lembar Draf Jadwal Harian
  31. Kartu Kata Acak (Narikae Challenge)
  32. Buku Panduan Guru Bahasa Jepang SMA Kelas XI
  33. Lembar Kerja Format Tabel Jadwal Pelajaran (Jikanwari Sheet)
  34. Set Kartu Permainan Jikanwari Speed Puzzle (nama hari dan mata pelajaran)
  35. Buku Panduan Guru Bahasa Jepang Fase F SMA/MA Kelas XI
  36. Buku Siswa Bahasa Jepang Fase F Kelas XI
  37. Kartu tantangan kata (Sentence Puzzle)
  38. Lembar Kerja Murid: Penyusunan Agenda Kegiatan Sekolah
  39. Buku Panduan Guru dan Buku Siswa Bahasa Jepang: Yatto Dekita Kelas XI SMA/MA
  40. Lembar Soal dan Lembar Jawaban Asesmen Sumatif Terpadu Bab 5
  41. Kartu Instruksi Situasi Percakapan Lisan Penanggalan Momen Sekolah
  42. Audio transkrip teks simakan jadwal pelajaran penutur/guru

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.