Modul AjarPertemuan 5Bab 5Fase DSemester 2

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 9: Keamanan Digital: Membaca Teks Prosedur dan Infografis tentang Keamanan Berinternet

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 9 dengan topik "Keamanan Digital: Membaca Teks Prosedur dan Infografis tentang Keamanan Berinternet". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 9: Keamanan Digital: Membaca Teks Prosedur dan Infografis tentang Keamanan Berinternet

Bahasa Inggris - Kelas 9

Bab 5 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Keamanan Digital: Membaca Teks Prosedur dan Infografis tentang Keamanan Berinternet

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikKeamanan Digital: Membaca Teks Prosedur dan Infografis tentang Keamanan Berinternet
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan membaca teks prosedur dan memirsa infografis tentang cara menjaga keamanan di dunia digital, murid dapat mengidentifikasi informasi tersurat dan tersirat tentang cara-cara aman berinternet dengan benar.
  2. Melalui kegiatan membaca teks multimodal bertema keamanan online, murid dapat mengidentifikasi penggunaan kalimat imperatif dengan always dan never sebagai fitur kebahasaan teks prosedur keamanan digital.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian atau keluarga mengalami masalah keamanan saat menggunakan internet, seperti akun diretas atau menerima pesan mencurigakan?
  2. Apa saja informasi pribadi yang sebaiknya tidak dibagikan di internet?
  3. Bagaimana cara kalian melindungi diri dari ancaman kejahatan siber ketika berinternet?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengecek kehadiran murid.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid terkait keamanan digital dan meminta mereka menyebutkan 2-3 tips keamanan internet yang mereka ketahui.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: mengidentifikasi informasi dari teks prosedur keamanan digital dan memahami penggunaan always dan never dalam kalimat imperatif.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun konteks dan memicu rasa ingin tahu murid tentang pentingnya keamanan berinternet.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan infografis tentang identity theft dan ancaman keamanan digital, kemudian meminta murid mengamati gambar dan mendiskusikan apa yang mereka pahami dari visual tersebut.
  • Murid mengerjakan aktivitas kosakata (Section 5a) dengan mengidentifikasi dan menuliskan pemahaman mereka tentang kata-kata seperti attachments, malware, spyware, phishing, firmware, dan opt out dalam konteks keamanan digital.
  • Murid membaca teks prosedur tentang staying safe in the digital world secara individu, kemudian menandai informasi penting yang mereka temukan.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengklarifikasi pemahaman murid tentang informasi tersurat (explicit) dan tersirat (implicit) dalam teks, seperti alasan di balik setiap langkah keamanan.
  • Murid mengerjakan soal pemahaman bacaan (Worksheet 5.15) untuk mengidentifikasi informasi rinci tentang cara-cara melindungi diri dari kejahatan siber.
  • Guru menjelaskan penggunaan always dan never dalam kalimat imperatif dengan memberikan contoh dari teks yang telah dibaca, seperti 'Always verify someone's identity' dan 'Never click it!'
  • Murid menganalisis struktur kalimat imperatif dengan always/never dan mengidentifikasi fungsinya untuk memberikan perintah atau saran yang tegas dalam konteks keamanan digital.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mengerjakan Worksheet 5.16 dengan melengkapi kalimat imperatif menggunakan always atau never sesuai konteks keamanan digital.
  • Murid bekerja berpasangan untuk membuat 5 kalimat imperatif baru dengan always/never yang relevan dengan pengalaman mereka sendiri dalam menggunakan internet atau media sosial.
  • Setiap pasangan mempresentasikan 2-3 kalimat terbaik mereka kepada kelas, menjelaskan mengapa aturan keamanan tersebut penting.
  • Guru memberikan umpan balik langsung tentang ketepatan penggunaan always/never dan relevansi konten keamanan yang dibuat murid.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menulis refleksi pribadi dalam jurnal belajar mereka, menjawab pertanyaan: Apa 3 hal baru yang saya pelajari tentang keamanan digital hari ini? Bagaimana saya akan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari?
  • Murid melakukan penilaian diri dengan checklist: Apakah saya sudah bisa mengidentifikasi informasi tersurat dan tersirat dari teks prosedur? Apakah saya sudah memahami penggunaan always dan never?
  • Beberapa murid secara sukarela membagikan refleksi mereka kepada kelas tentang perubahan kebiasaan digital yang akan mereka lakukan setelah pembelajaran ini.
  • Guru memberikan penguatan positif dan mendorong murid untuk terus belajar mandiri tentang keamanan digital.

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menuliskan 5 tips keamanan digital menggunakan always/never dalam waktu 5 menit.
  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan pembelajaran: pentingnya memahami informasi keamanan digital dan cara mengekspresikan perintah/saran menggunakan always dan never.
  • Guru memberikan penugasan: murid diminta membuat poster digital sederhana berisi 5-7 tips keamanan berinternet menggunakan kalimat imperatif dengan always/never untuk dibagikan di grup kelas.
  • Guru menutup pembelajaran dengan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif murid dan mengingatkan pentingnya menerapkan keamanan digital dalam kehidupan sehari-hari.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang kesulitan, guru menyediakan teks prosedur dengan vocabulary list dan terjemahan. Untuk murid cepat, guru memberikan teks tambahan tentang cyberbullying atau digital footprint untuk analisis lebih mendalam.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan ekstra dapat bekerja dalam kelompok kecil dengan bimbingan guru saat membaca teks. Murid yang lebih cepat dapat langsung bekerja mandiri dan membantu teman sebaya.
  • Produk: Murid dapat memilih format produk akhir: membuat poster digital, video pendek tips keamanan, atau infografis. Standar minimum adalah 5 tips menggunakan always/never dengan benar.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pengalaman murid terkait keamanan digital melalui pertanyaan lisan
  • Murid diminta menyebutkan 2-3 tips keamanan internet yang mereka ketahui untuk mengukur pengetahuan awal

Proses:

  • Observasi dan pencatatan partisipasi murid saat membaca dan berdiskusi
  • Penilaian hasil pengerjaan Worksheet 5.15 (pemahaman bacaan) dan Worksheet 5.16 (penggunaan always/never)
  • Penilaian kalimat imperatif yang dibuat berpasangan dengan rubrik sederhana
  • Umpan balik lisan langsung dari guru selama kegiatan berlangsung

Akhir:

  • Tes tertulis individu: murid menuliskan 5 tips keamanan digital menggunakan kalimat imperatif dengan always/never dalam waktu 5 menit
  • Penilaian refleksi tertulis murid tentang pembelajaran dan penerapannya
  • Penugasan poster digital (dinilai di pertemuan berikutnya) dengan rubrik lengkap

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelas tentang informasi tersurat dan tersirat
  • Penilaian hasil Worksheet 5.15 dan 5.16
  • Penilaian kalimat imperatif yang dibuat berpasangan

Sumatif:

  • Tes tertulis: murid menuliskan 5 tips keamanan digital menggunakan always/never
  • Produk poster digital berisi tips keamanan berinternet dengan kalimat imperatif

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Identifikasi informasi tersurat dan tersirat dari teks prosedurMurid belum mampu mengidentifikasi informasi tersurat maupun tersirat dari teks prosedur keamanan digitalMurid mampu mengidentifikasi beberapa informasi tersurat tetapi masih kesulitan memahami informasi tersiratMurid mampu mengidentifikasi sebagian besar informasi tersurat dan beberapa informasi tersirat dengan tepatMurid mampu mengidentifikasi dengan lengkap dan akurat informasi tersurat dan tersirat, serta menjelaskan hubungan antar informasi
Penggunaan kalimat imperatif dengan always dan neverMurid belum mampu menggunakan always/never dalam kalimat imperatif dengan benarMurid mampu menggunakan always/never dalam kalimat sederhana tetapi masih terdapat kesalahan strukturMurid mampu menggunakan always/never dalam kalimat imperatif dengan struktur yang tepat pada sebagian besar contohMurid mampu menggunakan always/never dalam kalimat imperatif dengan struktur tepat, konteks relevan, dan makna yang jelas
Pemahaman konsep keamanan digitalMurid belum memahami konsep dasar keamanan digital dan tidak dapat menjelaskan pentingnyaMurid memahami beberapa konsep keamanan digital tetapi masih kesulitan menerapkannya dalam konteks nyataMurid memahami berbagai konsep keamanan digital dan dapat memberikan contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hariMurid memahami konsep keamanan digital secara mendalam, dapat menganalisis situasi risiko, dan memberikan solusi yang tepat
Refleksi dan kemandirian belajarMurid belum mampu merefleksikan proses belajarnya dan tidak menunjukkan rencana tindak lanjutMurid mampu menyebutkan apa yang dipelajari tetapi refleksi masih dangkal dan rencana tindak lanjut kurang jelasMurid mampu merefleksikan pembelajaran dengan cukup mendalam dan memiliki rencana tindak lanjut yang jelasMurid mampu merefleksikan pembelajaran secara mendalam, mengidentifikasi kekuatan dan area perbaikan, serta membuat rencana tindak lanjut yang konkret dan terukur

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai? Bagian mana yang paling efektif dan mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah memenuhi kebutuhan semua murid?
  • Bagaimana tingkat keterlibatan dan antusiasme murid selama pembelajaran? Apa yang dapat ditingkatkan?
  • Apakah asesmen yang digunakan sudah mengukur pemahaman murid secara akurat?
  • Apa tantangan yang dihadapi dalam mengintegrasikan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?

Refleksi Murid:

  • Apa 3 hal baru yang saya pelajari tentang keamanan digital hari ini?
  • Bagaimana saya akan menerapkan tips keamanan digital ini dalam kehidupan sehari-hari?
  • Apa yang paling mudah dan paling sulit bagi saya dalam pembelajaran hari ini?
  • Apakah saya sudah memahami cara menggunakan always dan never dalam kalimat imperatif? Jika belum, apa yang masih membingungkan?
  • Strategi belajar apa yang efektif untuk saya hari ini? Apa yang akan saya lakukan berbeda di pembelajaran berikutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa English for Nusantara Kelas IX, Chapter 5 (Digital Life), Section 4 dan Section 5
  2. Buku Panduan Guru English for Nusantara Kelas IX
  3. Infografis tentang identity theft dan keamanan digital
  4. Worksheet 5.15 (Reading comprehension) dan Worksheet 5.16 (Language Focus)
  5. Laptop/komputer dan proyektor untuk menampilkan infografis
  6. Kertas plano atau aplikasi desain digital (Canva, PowerPoint) untuk membuat poster
  7. Akses internet untuk mencari informasi tambahan (opsional)
  8. Jurnal belajar murid untuk refleksi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.