Modul AjarPertemuan 7Bab 2Fase DSemester 1

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 9: Asesmen Sumatif Bab 2: Taking Trips — Menyimak, Membaca, dan Menulis tentang Pengalaman Perjalanan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 9 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 2: Taking Trips — Menyimak, Membaca, dan Menulis tentang Pengalaman Perjalanan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 9: Asesmen Sumatif Bab 2: Taking Trips — Menyimak, Membaca, dan Menulis tentang Pengalaman Perjalanan

Bahasa Inggris - Kelas 9

Bab 2 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 2: Taking Trips — Menyimak, Membaca, dan Menulis tentang Pengalaman Perjalanan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikAsesmen Sumatif Bab 2: Taking Trips — Menyimak, Membaca, dan Menulis tentang Pengalaman Perjalanan
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan kemampuan memahami informasi utama dan rinci dari teks lisan tentang pengalaman perjalanan serta merespons pertanyaan secara lisan menggunakan kalimat sederhana.
  2. Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan kemampuan memahami informasi tersurat dan tersirat dari teks recount perjalanan secara tertulis serta menulis teks recount singkat tentang pengalaman perjalanan dengan struktur dan unsur kebahasaan yang tepat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Have you ever taken a memorable trip? What made it special and how would you describe it to someone who wasn't there?
  2. When you listen to someone telling a travel story, what details help you understand and picture the experience most clearly?
  3. If you were to write about your best trip in English, what three things would you definitely include — and why?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyambut murid, mengecek kehadiran, dan mengondisikan kelas agar tenang dan siap mengikuti asesmen sumatif.
  • Guru menyampaikan tujuan pertemuan: 'Today is our summative assessment for Chapter 2 — Taking Trips. You will show how well you can listen, read, and write about travel experiences.'
  • Guru melakukan asesmen diagnostik singkat secara lisan: menanyakan 2–3 pertanyaan pemantik kepada beberapa murid untuk mengukur kesiapan dan mengaktifkan skema pengetahuan mereka tentang teks recount dan pengalaman perjalanan.
  • Guru menjelaskan alur asesmen: sesi 1 adalah menyimak dan merespons (20 menit), sesi 2 adalah membaca dan menulis (40 menit), dan sesi 3 adalah refleksi (15 menit).
  • Guru memberikan penguatan motivasi: 'This is your chance to show what you've learned. Read carefully, listen well, and write with confidence.' Guru memastikan setiap murid memiliki lembar soal dan lembar jawab.
  • Guru meminta murid menyimpan semua catatan dan buku — asesmen dikerjakan secara mandiri.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • SESI MENYIMAK (TP 9.2.7.1) — Guru memutarkan audio atau membacakan teks lisan berupa narasi seseorang yang menceritakan pengalaman perjalanannya (misal: perjalanan ke taman nasional atau tempat wisata alam). Durasi rekaman/bacaan ±2–3 menit.
  • Guru memutarkan/membacakan audio dua kali. Putaran pertama untuk membangun pemahaman umum; putaran kedua untuk menangkap informasi rinci.
  • Murid menjawab 5 pertanyaan pilihan ganda atau isian singkat tentang informasi utama teks lisan (misalnya: where did the speaker go, who went with them, what did they see/do, what was the highlight of the trip).
  • Setelah mengerjakan soal tertulis, guru memilih 4–5 murid secara acak untuk merespons pertanyaan lisan sederhana seperti 'Where did the person in the audio go?' atau 'What was interesting about the trip?' menggunakan kalimat sederhana dalam Bahasa Inggris. (Berkesadaran: murid fokus pada teks yang didengar sebelum merespons.)
  • SESI MEMBACA (TP 9.2.7.2) — Murid membaca teks recount berjudul misalnya 'My Amazing Trip to Karimunjawa' atau 'A School Excursion I Will Never Forget' sepanjang ±200 kata yang memuat struktur Orientation, Events, dan Re-orientation.
  • Murid menjawab 6–8 soal membaca: 3–4 soal tentang informasi tersurat (explicit) seperti waktu, tempat, dan urutan kejadian; dan 3–4 soal tentang informasi tersirat (implicit) seperti perasaan penulis, alasan suatu kejadian, atau makna kata dalam konteks. (Bermakna: teks dipilih yang kontekstual dengan pengalaman nyata murid Indonesia.)

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran, Menggembirakan):

  • SESI MENULIS (TP 9.2.7.2) — Murid menulis teks recount singkat (minimal 80–100 kata) tentang pengalaman perjalanan pribadi mereka. Topik bebas namun harus berdasarkan pengalaman nyata: perjalanan sekolah, liburan keluarga, kunjungan ke suatu tempat, dsb.
  • Guru mengingatkan struktur teks recount yang harus digunakan: Orientation (who, where, when), Series of Events (apa yang terjadi secara berurutan menggunakan kata hubung: first, then, after that, finally), dan Re-orientation (penutup/kesan).
  • Guru mengingatkan unsur kebahasaan yang harus diperhatikan: penggunaan simple past tense, action verbs, time connectives, dan adverbs of time. (Bermakna: murid menggunakan bahasa sebagai alat untuk mengekspresikan pengalaman nyata mereka sendiri.)
  • Murid mengerjakan secara mandiri. Guru berkeliling untuk memantau, namun tidak memberikan bantuan isi — hanya memastikan murid mengerjakan dengan jujur dan tenang. (Berkesadaran: murid menulis dengan penuh perhatian dan reflektif terhadap pengalaman sendiri.)
  • Bagi murid yang selesai lebih awal, mereka dapat memeriksa ulang tulisannya atau menambahkan detail deskriptif yang memperkaya narasi. (Menggembirakan: kebebasan memilih topik perjalanan membuat proses menulis terasa personal dan menyenangkan.)

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengumpulkan seluruh lembar jawaban. Murid diminta menyimpan alat tulis dan mempersiapkan diri untuk sesi refleksi.
  • Guru memandu refleksi singkat secara lisan: 'Without looking at your paper, think about the writing task. Did your recount have a clear beginning, middle, and end? Did you use past tense consistently?'
  • Murid mengisi lembar refleksi diri singkat (3–4 pertanyaan: mana bagian asesmen yang paling mudah/sulit, apa yang ingin diperbaiki, apa yang sudah mereka kuasai dengan baik). (Berkesadaran: murid secara sadar mengevaluasi proses belajar mereka sendiri.)
  • Guru meminta 2–3 murid secara sukarela berbagi satu hal yang mereka pelajari dari bab ini atau satu pengalaman perjalanan menarik yang mereka tulis. Ini membangun rasa apresiasi terhadap proses belajar. (Menggembirakan: berbagi cerita perjalanan menciptakan suasana positif di akhir asesmen.)
  • Guru memberikan umpan balik umum tentang proses asesmen: mengapresiasi usaha murid dan menyampaikan bahwa hasil akan dibahas pada pertemuan berikutnya.

Penutup:

  • Guru merangkum kegiatan asesmen yang telah dilakukan: menyimak teks lisan, membaca teks recount, dan menulis teks recount tentang pengalaman perjalanan.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: hasil asesmen akan diperiksa dan dikembalikan pada pertemuan berikutnya disertai umpan balik tertulis.
  • Guru menginformasikan materi yang akan dipelajari pada bab atau pertemuan selanjutnya.
  • Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan terima kasih atas usaha murid: 'You all worked hard today. I'm proud of your effort. See you next time!'

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan tambahan (struggling learners): guru menyediakan word bank berisi 10–15 kosakata terkait perjalanan (misalnya: visited, explored, breathtaking, arrived, departed) yang dapat digunakan selama sesi menulis. Untuk murid yang cepat (advanced learners): teks bacaan dapat dilengkapi dengan satu pertanyaan tambahan berbentuk analisis — 'How does the writer's choice of words create a vivid image of the trip? Give two examples.'
  • Proses: Saat sesi menyimak, murid dengan kesulitan pendengaran atau pemrosesan bahasa dapat diberikan transkrip tertulis setelah pemutaran audio kedua untuk memverifikasi jawaban. Murid advanced diberikan pertanyaan inferensi tambahan setelah soal standar selesai.
  • Produk: Murid yang kesulitan dapat menulis recount minimal 60 kata dengan panduan kerangka paragraf (template sederhana: Orientation — Event 1 — Event 2 — Closing). Murid advanced didorong untuk menulis 120+ kata dengan menggunakan kalimat majemuk (compound sentences) dan minimal satu ekspresi emosional yang memperkuat narasi.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan 2–3 pertanyaan lisan pemantik kepada beberapa murid di awal pendahuluan untuk mengukur skema pengetahuan tentang teks recount dan pengalaman perjalanan.
  • Guru mengamati respons murid dan mencatat murid mana yang tampak siap, ragu-ragu, atau belum memiliki gambaran tentang struktur recount — informasi ini digunakan untuk menyesuaikan dukungan saat asesmen berlangsung.
  • Guru menggunakan rubrik diagnostik sederhana (4 kolom: menjawab mandiri / dengan bantuan guru / dengan bantuan teman / tidak dapat menjawab) untuk mencatat kondisi awal kesiapan murid.

Proses:

  • Observasi langsung oleh guru saat murid mengerjakan soal menyimak dan membaca: mencatat tingkat fokus dan strategi murid dalam memahami teks.
  • Respons lisan singkat (4–5 murid dipilih acak) setelah sesi menyimak: guru menilai kemampuan merespons menggunakan kalimat sederhana dalam Bahasa Inggris.
  • Pemantauan proses menulis: guru berkeliling dan memperhatikan apakah murid menggunakan struktur recount yang benar, past tense, dan kata hubung waktu.
  • Lembar refleksi diri yang diisi murid di akhir kegiatan inti: memberikan data tentang pemahaman diri murid terhadap kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan.

Akhir:

  • Skor soal menyimak (5 soal): menilai pemahaman informasi utama dan rinci dari teks lisan tentang pengalaman perjalanan.
  • Skor soal membaca (6–8 soal): menilai kemampuan memahami informasi tersurat dan tersirat dari teks recount.
  • Penilaian tulisan teks recount menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) dengan aspek: isi dan relevansi, struktur teks (Orientation-Events-Re-orientation), penggunaan simple past tense, kosakata, dan koherensi antarkalimat.
  • Nilai akhir sumatif merupakan gabungan ketiga komponen: menyimak (25%), membaca (35%), dan menulis (40%).

Formatif:

  • Observasi respons lisan murid saat menjawab pertanyaan pemantik di awal pembelajaran.
  • Pemantauan guru saat murid mengerjakan soal menyimak dan membaca — memperhatikan fokus dan proses pengerjaan.
  • Pengamatan proses menulis: guru memperhatikan apakah murid menulis dengan struktur yang tepat dan menggunakan past tense.
  • Lembar refleksi diri yang diisi murid di akhir sesi inti sebagai umpan balik proses belajar.

Sumatif:

  • Soal pilihan ganda/isian singkat berbasis teks lisan (menyimak) — 5 soal, menilai pemahaman informasi utama dan rinci.
  • Soal membaca teks recount (tersurat dan tersirat) — 6–8 soal, menilai kemampuan memahami berbagai lapisan informasi.
  • Tulisan teks recount pribadi (minimal 80 kata) — dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek: isi/konten, struktur teks, penggunaan tata bahasa (simple past tense), kosakata, dan koherensi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyimak — Pemahaman Informasi LisanMurid tidak dapat menjawab pertanyaan tentang teks lisan atau semua jawaban salah. Tidak dapat merespons pertanyaan lisan dari guru.Murid dapat menjawab 1–2 pertanyaan tentang informasi utama dengan benar. Merespons pertanyaan lisan dengan kata-kata lepas atau Bahasa Indonesia.Murid dapat menjawab 3–4 pertanyaan dengan benar, mencakup informasi utama dan sebagian rinci. Merespons pertanyaan lisan dengan kalimat sederhana meski ada beberapa kesalahan.Murid dapat menjawab semua pertanyaan dengan benar, mencakup informasi utama dan rinci secara lengkap. Merespons pertanyaan lisan dengan kalimat sederhana yang tepat dan lancar.
Membaca — Pemahaman Informasi Tersurat dan TersiratMurid tidak dapat menjawab pertanyaan tentang informasi tersurat maupun tersirat, atau hampir semua jawaban tidak relevan dengan teks.Murid dapat menjawab pertanyaan tentang informasi tersurat yang jelas (seperti nama tempat, waktu) tetapi belum dapat memahami informasi tersirat.Murid dapat menjawab sebagian besar pertanyaan tersurat dengan benar dan mulai dapat menarik kesimpulan dari informasi tersirat sederhana.Murid dapat menjawab semua pertanyaan tersurat dengan tepat dan dapat menarik inferensi yang akurat dari informasi tersirat berdasarkan bukti dalam teks.
Menulis — Isi dan RelevansiTulisan tidak memiliki informasi yang relevan dengan topik pengalaman perjalanan, atau hanya berisi satu kalimat yang tidak berhubungan.Tulisan memuat sedikit informasi tentang perjalanan namun tidak cukup detail. Ide sulit dipahami karena penjelasan sangat terbatas.Tulisan memuat informasi yang cukup lengkap tentang pengalaman perjalanan dengan beberapa detail yang mendukung. Ide dapat dipahami dengan baik.Tulisan memuat informasi lengkap dan detail yang kaya tentang pengalaman perjalanan. Ide disampaikan dengan jelas, menarik, dan terasa personal.
Menulis — Struktur Teks RecountTulisan tidak memiliki struktur yang dapat dikenali. Tidak ada Orientation, urutan kejadian, maupun penutup.Tulisan memiliki salah satu bagian struktur (misalnya hanya Orientation atau hanya cerita kejadian) namun tidak lengkap atau urutannya tidak jelas.Tulisan memiliki dua dari tiga bagian struktur (Orientation, Series of Events, Re-orientation) dengan urutan yang cukup logis.Tulisan memiliki ketiga bagian struktur recount (Orientation, Series of Events, Re-orientation) yang lengkap, urut, dan kohesif.
Menulis — Tata Bahasa (Simple Past Tense)Hampir tidak menggunakan simple past tense. Penggunaan kata kerja tidak beraturan dan menyulitkan pemahaman.Menggunakan simple past tense pada sebagian kecil kalimat. Banyak kesalahan pada bentuk kata kerja lampau (regular dan irregular verbs).Menggunakan simple past tense pada sebagian besar kalimat dengan beberapa kesalahan yang tidak mengganggu pemahaman.Menggunakan simple past tense secara konsisten dan tepat di seluruh tulisan, termasuk regular dan irregular verbs.
Menulis — Kosakata dan KoherensiKosakata sangat terbatas sehingga makna tidak tersampaikan. Tidak ada penggunaan kata hubung waktu. Antarkalimat tidak berkaitan.Kosakata terbatas namun cukup untuk menyampaikan makna dasar. Penggunaan kata hubung waktu (first, then, finally) sangat minim atau tidak tepat.Kosakata cukup beragam dan tepat konteks. Menggunakan beberapa kata hubung waktu sehingga alur cerita cukup jelas meski ada sedikit ketidakkonsistenan.Kosakata beragam, tepat, dan ekspresif (termasuk kata sifat dan kata keterangan). Kata hubung waktu digunakan secara konsisten sehingga tulisan mengalir dengan kohesif dan mudah diikuti.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instruksi dan alur asesmen sudah cukup jelas sehingga murid dapat mengerjakan secara mandiri tanpa kebingungan?
  • Apakah teks lisan dan teks bacaan yang digunakan sudah sesuai dengan tingkat kemampuan murid kelas 9 — tidak terlalu mudah maupun terlalu sulit?
  • Berapa persentase murid yang mencapai level 'Berkembang' atau 'Sangat Berkembang' di masing-masing aspek? Apa tindak lanjut yang perlu disiapkan untuk murid yang belum mencapai target?
  • Apakah diferensiasi (word bank untuk murid yang kesulitan, pertanyaan tambahan untuk yang cepat) berjalan efektif dan tidak mengganggu suasana asesmen?
  • Apakah alokasi waktu 2x40 menit cukup untuk ketiga sesi asesmen? Penyesuaian apa yang perlu dilakukan pada pelaksanaan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari asesmen hari ini yang paling mudah bagimu — menyimak, membaca, atau menulis? Mengapa?
  • Bagian mana yang paling menantang? Apa yang akan kamu lakukan secara berbeda jika kamu bisa mengulang asesmen ini?
  • Apakah kamu sudah menggunakan struktur recount yang benar dalam tulisanmu? Cek: apakah tulisanmu sudah memiliki Orientation, urutan kejadian, dan penutup?
  • Satu hal apa yang kamu pelajari dari Bab 2 — Taking Trips — yang paling berkesan dan ingin kamu gunakan dalam kehidupan nyata?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: English for Nusantara untuk SMP/MTs Kelas IX (Penulis: Ika Lestari Damayanti, dkk. — Kemendikbudristek 2022), Bab 2 Taking Trips
  2. Buku Panduan Guru: English for Nusantara untuk SMP/MTs Kelas IX (ISBN: 978-602-427-943-1)
  3. Audio rekaman teks lisan tentang pengalaman perjalanan (Audio 2.1 atau rekaman guru) untuk sesi menyimak
  4. Lembar soal asesmen sumatif (menyimak dan membaca) yang disiapkan guru
  5. Lembar jawaban menulis teks recount (bergaris, dengan panduan struktur Orientation-Events-Re-orientation untuk murid yang membutuhkan scaffolding)
  6. Word bank kosakata perjalanan (untuk diferensiasi murid yang membutuhkan dukungan)
  7. Lembar refleksi diri murid (disiapkan guru)
  8. Rubrik penilaian teks recount (dapat ditampilkan di papan tulis atau dibagikan kepada murid sebelum sesi menulis dimulai)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.