Modul AjarPertemuan 3Bab 1Fase DSemester 1

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 9: Bekantan: Predator, Ancaman, dan Status Konservasi (Listening & Speaking)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 9 dengan topik "Bekantan: Predator, Ancaman, dan Status Konservasi (Listening & Speaking)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 9: Bekantan: Predator, Ancaman, dan Status Konservasi (Listening & Speaking)

Bahasa Inggris - Kelas 9

Bab 1 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Bekantan: Predator, Ancaman, dan Status Konservasi (Listening & Speaking)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikBekantan: Predator, Ancaman, dan Status Konservasi (Listening & Speaking)
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi informasi rinci tentang predator dan ancaman terhadap Bekantan dari teks lisan secara berurutan
  2. Murid dapat mengungkapkan pendapat secara lisan tentang pentingnya pelestarian Bekantan menggunakan kalimat sederhana dan majemuk dalam bahasa Inggris

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian pernah melihat Bekantan? Di mana habitat mereka?
  2. Menurut kalian, apa yang membuat hewan langka seperti Bekantan terancam punah?
  3. Mengapa kita sebagai manusia perlu melindungi satwa langka?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengetahuan murid tentang Bekantan dan habitat mangrove
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami predator dan ancaman terhadap Bekantan, serta mengungkapkan pendapat tentang konservasi
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid
  • Guru menayangkan gambar habitat Bekantan dan mangrove sebagai konteks pembelajaran

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memutarkan Audio 1.4 tentang predator dan ancaman Bekantan (Comic Strip 1.4) sambil murid mengikuti teks pada Buku Siswa
  • Murid mendengarkan dengan saksama dan membuat catatan penting tentang predator (crocodiles, leopards, monitor lizards, pythons) dan ancaman (habitat destruction, human activities)
  • Guru memutarkan audio 2-3 kali agar murid dapat menangkap informasi rinci secara berurutan
  • Murid mengerjakan Worksheet 1.4: mengurutkan predator dan ancaman sesuai urutan yang didengar dalam dialog
  • Guru membahas hasil kerja murid secara klasikal, memastikan murid memahami urutan informasi dengan benar
  • Guru menjelaskan kosakata kunci: predator, destruction, disappear, endangered, up to

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) untuk berdiskusi tentang ancaman terhadap Bekantan
  • Setiap kelompok mendiskusikan pertanyaan: 'What can we do to save Bekantans and their mangrove habitat?'
  • Murid menyusun pendapat menggunakan kalimat sederhana dan majemuk dalam bahasa Inggris, contoh: 'Bekantans are endangered because of habitat destruction. We must protect mangrove forests.'
  • Guru berkeliling memfasilitasi diskusi, memberikan scaffolding kosakata dan struktur kalimat yang dibutuhkan
  • Setiap kelompok mempresentasikan pendapat mereka di depan kelas secara lisan
  • Murid kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan tambahan
  • Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap penggunaan bahasa Inggris dan kualitas argumen murid

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid secara individual menuliskan refleksi tentang pembelajaran hari ini menggunakan panduan: 'What did I learn about Bekantan today? Why is it important to protect them?'
  • Murid memilih emoji yang menggambarkan perasaan mereka selama pembelajaran (senang, tertantang, bingung, termotivasi)
  • Beberapa murid diminta membagikan refleksi mereka secara sukarela
  • Guru mengajak murid merefleksi kesadaran akan tanggung jawab sebagai khalifah di muka bumi untuk menjaga ciptaan Tuhan
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya melestarikan keanekaragaman hayati Indonesia

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: predator dan ancaman utama Bekantan, serta pentingnya konservasi mangrove
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid mengungkapkan pendapat lisan tentang konservasi Bekantan
  • Guru memberikan apresiasi terhadap partisipasi aktif murid
  • Guru memberikan tugas rumah: mencari informasi tambahan tentang upaya konservasi Bekantan di Indonesia
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang lebih cepat dapat membaca teks tambahan dari National Geographic tentang Bekantan. Murid yang membutuhkan dukungan tambahan diberikan transkrip audio lengkap dengan glosarium bergambar.
  • Proses: Murid yang kesulitan menyimak dapat bekerja berpasangan dengan murid yang lebih mahir. Murid cepat dapat menjadi tutor sebaya. Guru memberikan scaffolding berbeda sesuai kebutuhan: sentence starters untuk murid yang kesulitan, pertanyaan elaborasi untuk murid mahir.
  • Produk: Murid dapat memilih cara mengungkapkan pendapat: presentasi lisan, poster bergambar dengan keterangan bahasa Inggris, atau video pendek. Kriteria penilaian disesuaikan dengan kompleksitas produk.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'What do you know about Bekantan? Where do they live? What do they eat?' untuk mengukur pengetahuan awal murid
  • Guru mencatat respons murid untuk menentukan starting point pembelajaran

Proses:

  • Guru mengamati kemampuan murid mengidentifikasi informasi rinci saat mengerjakan Worksheet 1.4 menggunakan checklist observasi
  • Guru menilai partisipasi murid dalam diskusi kelompok: apakah murid dapat menyusun kalimat sederhana dan majemuk dengan tepat
  • Guru memberikan umpan balik formatif segera selama proses pembelajaran

Akhir:

  • Guru meminta 2-3 murid secara acak mengungkapkan pendapat lisan tentang pentingnya pelestarian Bekantan (1-2 menit per murid) dan menilai menggunakan rubrik
  • Guru mengumpulkan Worksheet 1.4 dan refleksi tertulis murid untuk penilaian portofolio
  • Guru mencatat ketercapaian tujuan pembelajaran pada jurnal penilaian

Formatif:

  • Observasi selama murid mendengarkan audio dan mengerjakan worksheet
  • Penilaian diskusi kelompok menggunakan checklist
  • Umpan balik lisan saat presentasi kelompok

Sumatif:

  • Penilaian Worksheet 1.4 menggunakan rubrik
  • Penilaian kemampuan mengungkapkan pendapat lisan menggunakan rubrik

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi informasi rinci dari teks lisanMurid hanya dapat mengidentifikasi 1-2 informasi dari audio dan urutan tidak tepatMurid dapat mengidentifikasi 3-4 informasi dari audio tetapi urutan belum sepenuhnya tepatMurid dapat mengidentifikasi 5-6 informasi dari audio dengan urutan yang sebagian besar tepatMurid dapat mengidentifikasi semua informasi rinci (predator dan ancaman) dari audio dengan urutan yang tepat dan lengkap
Mengungkapkan pendapat lisan dalam bahasa InggrisMurid hanya menggunakan kata atau frasa pendek, belum membentuk kalimat utuh, banyak kesalahan tata bahasaMurid dapat menyusun 1-2 kalimat sederhana dengan beberapa kesalahan tata bahasa, pendapat kurang jelasMurid dapat menyusun 3-4 kalimat sederhana dan majemuk dengan sedikit kesalahan, pendapat cukup jelas dan relevanMurid dapat menyusun 5 atau lebih kalimat sederhana dan majemuk dengan tata bahasa yang tepat, pendapat jelas, logis, dan didukung alasan yang kuat
Penalaran kritis tentang konservasiMurid belum dapat menghubungkan ancaman dengan dampak terhadap BekantanMurid dapat menyebutkan ancaman tetapi penjelasan dampak masih terbatasMurid dapat menjelaskan hubungan antara ancaman dan dampak terhadap Bekantan dengan cukup logisMurid dapat menganalisis hubungan kompleks antara aktivitas manusia, kerusakan habitat, dan kepunahan Bekantan, serta mengusulkan solusi yang realistis

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah audio diputar dengan volume dan kecepatan yang tepat sehingga semua murid dapat mendengar dengan jelas?
  • Apakah scaffolding yang diberikan sudah cukup membantu murid menyusun pendapat dalam bahasa Inggris?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk kelompok murid tertentu?
  • Apakah pembelajaran hari ini berhasil menumbuhkan kesadaran murid tentang pentingnya konservasi satwa langka?

Refleksi Murid:

  • Apa informasi baru yang kamu pelajari tentang Bekantan hari ini?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik atau menantang bagimu?
  • Mengapa kita perlu melindungi Bekantan dan habitatnya?
  • Apa yang bisa kamu lakukan sebagai pelajar untuk membantu konservasi satwa langka?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa English for Nusantara Kelas IX (Bab 1, halaman 31-35)
  2. Buku Guru English for Nusantara Kelas IX (Bab 1, halaman 46-48)
  3. Audio 1.3 dan Audio 1.4 tentang Bekantan (behaviors, diet, predators, threats)
  4. Comic Strip 1.3 dan 1.4 pada Buku Siswa
  5. Worksheet 1.3 dan 1.4
  6. Gambar habitat Bekantan dan hutan mangrove
  7. Video pendek tentang konservasi Bekantan (opsional, dari YouTube atau sumber terpercaya)
  8. Papan tulis/whiteboard dan spidol
  9. Laptop/komputer dan speaker untuk memutar audio
  10. Proyektor/LCD untuk menampilkan gambar
  11. Word Box: predator, destruction, disappear, endangered, up to, limbs, membrane, consume

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.