Modul AjarPertemuan 1Bab 1Fase DSemester 1

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 9: Mengenal Bekantan: Margasatwa Khas Indonesia (Say What You Know & Vocabulary)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 9 dengan topik "Mengenal Bekantan: Margasatwa Khas Indonesia (Say What You Know & Vocabulary)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 9: Mengenal Bekantan: Margasatwa Khas Indonesia (Say What You Know & Vocabulary)

Bahasa Inggris - Kelas 9

Bab 1 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Mengenal Bekantan: Margasatwa Khas Indonesia (Say What You Know & Vocabulary)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMengenal Bekantan: Margasatwa Khas Indonesia (Say What You Know & Vocabulary)
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan nama dan ciri-ciri umum Bekantan sebagai hewan endemik Indonesia secara lisan menggunakan kalimat sederhana dalam bahasa Inggris
  2. Murid dapat mengidentifikasi kosakata terkait deskripsi fisik dan habitat Bekantan dari teks multimodal (gambar dan teks pendek)

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa hewan khas Indonesia yang kalian kenal? Apakah kalian pernah mendengar tentang Bekantan?
  2. Menurut kalian, mengapa hidung Bekantan besar dan panjang?
  3. Di mana habitat Bekantan dan bagaimana cara mereka bertahan hidup?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa sesuai keyakinan masing-masing
  • Guru mengecek kehadiran murid dan kesiapan belajar
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengetahuan murid tentang margasatwa Indonesia menggunakan pertanyaan pemantik
  • Guru menayangkan gambar Bekantan (Picture 1.1) dan meminta murid mengamati dengan seksama
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: mengenal Bekantan sebagai fauna khas Indonesia dan mempelajari kosakata deskripsi fisik dalam bahasa Inggris

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar Bekantan dan memandu diskusi kelas dengan pertanyaan: What animal is it? What do you know about this animal?
  • Murid mengamati gambar Bekantan dan menyebutkan ciri-ciri yang terlihat (hidung besar, warna bulu coklat kemerahan)
  • Guru memperkenalkan kosakata kunci menggunakan gambar dan konteks: native, wildlife, primate, reddish-brown, tail, weight, height
  • Murid mencatat kosakata baru dalam vocabulary notebook dengan arti dan contoh penggunaan
  • Guru membacakan deskripsi singkat Bekantan dalam bahasa Inggris sederhana, murid menyimak untuk menangkap informasi utama
  • Murid berpasangan mendiskusikan: Can you name other animals native to Indonesian wildlife? (menyebutkan orangutan, komodo, jalak bali, dll)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid bekerja dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk mengisi lembar kerja deskripsi Bekantan berdasarkan gambar dan informasi yang telah dipelajari
  • Setiap kelompok menyusun 3-5 kalimat sederhana mendeskripsikan Bekantan menggunakan kosakata yang telah dipelajari (contoh: Bekantan is a reddish-brown monkey. It has a long nose. It lives in Kalimantan.)
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik kepada kelompok yang membutuhkan bantuan
  • Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kerja secara lisan di depan kelas menggunakan bahasa Inggris
  • Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan sederhana dalam bahasa Inggris

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid secara individu menuliskan refleksi: What new vocabulary did I learn today? What is the most interesting fact about Bekantan?
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: Mengapa penting mengenal fauna khas Indonesia? Bagaimana cara melindungi Bekantan dari kepunahan?
  • Murid berbagi refleksi secara sukarela, menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan nyata (konservasi, kebanggaan sebagai warga Indonesia)
  • Guru memberikan umpan balik konstruktif dan apresiasi terhadap partisipasi murid

Penutup:

  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan pembelajaran: kosakata yang dipelajari, ciri-ciri Bekantan, dan pentingnya konservasi fauna Indonesia
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-5 murid menyebutkan satu fakta tentang Bekantan dalam bahasa Inggris
  • Guru memberikan penguatan dan motivasi untuk terus belajar bahasa Inggris
  • Guru menyampaikan pratinjau pembelajaran berikutnya (Section 2: Listening - melengkapi informasi tentang Bekantan dari audio)
  • Guru menutup pelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah mahir dapat membaca teks deskriptif tentang Bekantan dari sumber tambahan (artikel sederhana). Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat menggunakan gambar berlabel dan kamus bergambar
  • Proses: Murid yang cepat menangkap dapat menjadi tutor sebaya dalam kelompok. Murid yang lambat mendapat bimbingan tambahan dari guru dan dapat menggunakan sentence frame (Bekantan is... It has... It lives in...)
  • Produk: Murid dapat memilih menyajikan hasil kerja kelompok secara lisan (presentasi), visual (poster sederhana dengan kalimat deskripsi), atau tertulis (paragraf pendek)

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengetahuan awal murid mengenai fauna Indonesia dan Bekantan
  • Pengamatan respons murid terhadap gambar Bekantan untuk mengukur kesiapan dan minat

Proses:

  • Observasi aktivitas murid saat mengidentifikasi kosakata dari teks multimodal
  • Checklist partisipasi murid dalam diskusi kelompok
  • Umpan balik langsung saat murid menyusun kalimat deskripsi
  • Penilaian sejawat dalam kelompok menggunakan rubrik sederhana

Akhir:

  • Evaluasi hasil kerja kelompok: kalimat deskripsi Bekantan menggunakan rubrik
  • Penilaian presentasi lisan kelompok
  • Refleksi tertulis individu tentang pembelajaran hari ini

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelas dan kerja kelompok
  • Tanya jawab lisan untuk mengecek pemahaman kosakata
  • Penilaian proses saat murid menyusun kalimat deskripsi Bekantan

Sumatif:

  • Penilaian hasil kerja kelompok: kalimat deskripsi Bekantan (akurasi kosakata, struktur kalimat, kelengkapan informasi)
  • Penilaian presentasi lisan (pronunciation, fluency, confidence)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan menyebutkan nama dan ciri-ciri Bekantan secara lisanMurid tidak dapat menyebutkan nama atau ciri-ciri Bekantan, bahkan dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan nama Bekantan tetapi kesulitan mendeskripsikan ciri-ciri, membutuhkan bantuan guru atau temanMurid dapat menyebutkan nama dan 1-2 ciri-ciri Bekantan menggunakan kalimat sederhana dengan sedikit kesalahanMurid dapat menyebutkan nama dan 3 atau lebih ciri-ciri Bekantan dengan lancar menggunakan kalimat sederhana yang tepat
Kemampuan mengidentifikasi kosakata dari teks multimodalMurid tidak dapat mengidentifikasi kosakata yang relevan dari gambar dan teksMurid dapat mengidentifikasi 1-2 kosakata dengan bantuan guru atau konteks visualMurid dapat mengidentifikasi 3-5 kosakata dengan tepat dari gambar dan teksMurid dapat mengidentifikasi lebih dari 5 kosakata dengan tepat dan mampu menggunakannya dalam kalimat
Partisipasi dan kolaborasi dalam kelompokMurid pasif, tidak berkontribusi dalam diskusi atau kerja kelompokMurid ikut serta tetapi kontribusi terbatas, perlu dorongan dari teman atau guruMurid aktif berpartisipasi, memberikan ide, dan bekerja sama dengan anggota kelompokMurid sangat aktif, memimpin diskusi, membantu teman, dan memastikan semua anggota berkontribusi
Penggunaan bahasa Inggris (pronunciation dan struktur kalimat)Murid tidak dapat menyusun kalimat sederhana, pronunciation sulit dipahamiMurid dapat menyusun kalimat sangat sederhana dengan banyak kesalahan, pronunciation kurang jelasMurid dapat menyusun kalimat sederhana dengan sedikit kesalahan, pronunciation cukup jelasMurid dapat menyusun kalimat sederhana dengan struktur tepat, pronunciation jelas dan mudah dipahami

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam pembelajaran? Murid mana yang membutuhkan dukungan tambahan?
  • Apakah strategi pembelajaran (diskusi, kerja kelompok, presentasi) efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah sesuai dan cukup?
  • Apa yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Kosakata baru apa yang kamu pelajari hari ini? Apakah kamu bisa menggunakannya dalam kalimat?
  • Apa fakta paling menarik tentang Bekantan yang kamu pelajari?
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling kamu sukai? Mengapa?
  • Apa yang masih sulit bagimu? Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang fauna Indonesia?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa English for Nusantara Kelas IX (Kemendikbudristek, 2022) - Chapter 1 Unit 1
  2. Buku Panduan Guru English for Nusantara Kelas IX (Kemendikbudristek, 2022) - Chapter 1 Unit 1
  3. Gambar Bekantan (Picture 1.1 dari buku atau sumber online berkualitas tinggi)
  4. Papan tulis/whiteboard dan spidol
  5. Lembar kerja kelompok (worksheet deskripsi Bekantan)
  6. Vocabulary cards atau flashcards (native, wildlife, primate, reddish-brown, tail, weight, height)
  7. Laptop/proyektor untuk menampilkan gambar (opsional)
  8. Kamus Bahasa Inggris-Indonesia (cetak atau digital)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.