Modul AjarPertemuan 4Bab 5Fase CSemester 2

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 6: Asesmen Sumatif: Mempresentasikan Pengalaman Kegiatan Ekstrakurikuler melalui Teks Tulis dan Lisan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif: Mempresentasikan Pengalaman Kegiatan Ekstrakurikuler melalui Teks Tulis dan Lisan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 6: Asesmen Sumatif: Mempresentasikan Pengalaman Kegiatan Ekstrakurikuler melalui Teks Tulis dan Lisan

Bahasa Inggris - Kelas 6

Bab 5 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif: Mempresentasikan Pengalaman Kegiatan Ekstrakurikuler melalui Teks Tulis dan Lisan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAsesmen Sumatif: Mempresentasikan Pengalaman Kegiatan Ekstrakurikuler melalui Teks Tulis dan Lisan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui tugas asesmen sumatif, murid dapat mengomunikasikan ide dan pengalaman pribadi dalam kegiatan after-school club melalui teks tulis sederhana atau teks multimodal (misalnya halaman scrapbook atau poster mini kegiatan ekstrakurikuler) menggunakan kalimat past tense sesuai konteks.
  2. Melalui kegiatan presentasi singkat hasil karya tulis/multimodal tentang pengalaman after-school club, murid dapat menyampaikan informasi dan pengalaman kegiatan ekstrakurikuler secara lisan dengan kalimat pendek dan sederhana yang sesuai konteks di hadapan kelas.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. What after-school club did you join last semester? What did you do there?
  2. How do you feel when you share your experience with friends? Is it exciting or nervous?
  3. Jika kamu bisa memilih satu momen terbaik dari kegiatanmu di ekstrakurikuler, momen apa yang ingin kamu ceritakan dan mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan memimpin doa singkat sebelum memulai kegiatan asesmen.
  • Guru menyampaikan bahwa hari ini adalah pertemuan asesmen sumatif: murid akan menampilkan karya tulis/multimodal dan mempresentasikannya secara lisan tentang pengalaman ekstrakurikuler.
  • Diagnostik awal: guru menampilkan dua contoh karya (scrapbook halaman sederhana dan poster mini) di papan tulis atau layar, lalu bertanya kepada 2–3 murid secara spontan, 'Can you tell me one thing you see in this scrapbook?' — untuk mengecek kesiapan berbicara menggunakan past tense.
  • Guru menjelaskan alur kegiatan hari ini secara singkat: (1) review kriteria karya, (2) finalisasi dan pengecekan karya, (3) presentasi bergantian, (4) refleksi diri.
  • Guru menampilkan rubrik asesmen di papan tulis dan membacakannya bersama murid agar mereka tahu kriteria penilaian sebelum tampil.
  • Pertanyaan pemantik diajukan untuk membangkitkan semangat: 'What is the most exciting thing you did in your after-school club? I can't wait to hear your story!'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan satu contoh teks multimodal (halaman scrapbook mini) yang sudah jadi di layar atau papan tulis, lalu membaca keras bersama seluruh kelas: 'Last semester, I joined the art club. We painted batik motifs. It was so fun!'
  • Murid mengamati struktur teks: (1) nama kegiatan/ekstrakurikuler, (2) apa yang dilakukan (past tense), (3) perasaan/pendapat tentang kegiatan.
  • Guru mengajukan 2 pertanyaan pemahaman kepada kelas: 'What club did the person join?' dan 'What did they do?' — murid menjawab secara lisan bersama.
  • Guru mengingatkan kembali kata kerja past tense penting yang muncul di Chapter 5 secara singkat (joined, painted, built, performed, worked, made) menggunakan flashcard cepat atau ditulis di papan. Murid mengulang bersama sekali (choral repetition).
  • Murid diberi waktu 5 menit untuk membaca kembali karya tulis/multimodal mereka sendiri yang sudah disiapkan dari pertemuan sebelumnya, memastikan kalimat menggunakan past tense dan struktur sudah lengkap.
  • Guru berkeliling dan memberikan umpan balik cepat (1–2 kalimat) kepada murid yang masih ragu tentang tata bahasa atau isi karyanya.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru mengumumkan urutan presentasi (bisa diundi menggunakan stik nama atau nomor absen) agar suasana terasa adil dan menyenangkan.
  • Setiap murid maju ke depan kelas secara bergantian dan menampilkan karya tulis/multimodal mereka (scrapbook halaman atau poster mini) kepada seluruh kelas selama ±1,5–2 menit per murid.
  • Saat presentasi, murid menyampaikan minimum 3 kalimat lisan menggunakan past tense, misalnya: 'I joined the cooking club. We made traditional snacks. It was delicious and fun.'
  • Guru menggunakan rubrik untuk menilai dua aspek: (A) kualitas teks tulis/multimodal dan (B) kemampuan presentasi lisan. Penilaian dilakukan real-time pada lembar observasi.
  • Murid yang sedang menonton berperan sebagai audience aktif: mereka mencatat satu hal menarik dari presentasi teman di sticky note atau di buku catatan mereka (peer observation singkat).
  • Setelah setiap presentasi, guru memberikan afirmasi singkat dan satu poin umpan balik konstruktif kepada presenter: 'Great job! Next time, try to speak a little louder.' — sehingga murid merasa dihargai.
  • Diferensiasi proses: murid yang belum siap tampil di depan kelas boleh menyampaikan presentasinya kepada guru secara terpisah di sudut kelas atau saat teman lain sedang dalam transisi giliran.
  • Guru memastikan semua murid mendapat giliran tampil dalam alokasi waktu yang tersedia. Jika waktu terbatas, murid yang belum tampil dijadwalkan di sisa waktu penutup atau diselesaikan di sesi remedial.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Setelah semua (atau mayoritas) murid tampil, guru mengajak kelas duduk kembali dan menayangkan pertanyaan refleksi di papan: 'What did you do well today? What can you do better next time?'
  • Murid mengisi lembar refleksi diri singkat (self-assessment) yang telah disiapkan guru. Lembar berisi: (1) centang 'I can write about my club in past tense' — Ya / Hampir / Belum; (2) centang 'I can present my work in front of the class' — Ya / Hampir / Belum; (3) satu kalimat bebas: 'One thing I am proud of today is ___.'
  • Murid juga menuliskan satu pujian (compliment) untuk teman yang presentasinya paling berkesan bagi mereka di sticky note, lalu ditempelkan di 'Wall of Fame' sementara di papan tulis.
  • Guru mengajak 2–3 murid berbagi jawaban refleksi mereka secara lisan: 'Who wants to share? What are you proud of today?'
  • Guru menyimpulkan pembelajaran hari ini dengan menghubungkan kembali ke tujuan pembelajaran dan menunjukkan apresiasi nyata terhadap usaha seluruh murid.

Penutup:

  • Guru merekap poin pembelajaran hari ini: murid telah berhasil mengomunikasikan pengalaman ekstrakurikuler melalui teks tulis/multimodal dan presentasi lisan menggunakan past tense.
  • Guru menyampaikan umpan balik umum kepada kelas tentang pola yang sering muncul: misalnya kosakata yang sudah dikuasai dengan baik dan satu area yang perlu terus berlatih.
  • Murid yang belum sempat tampil diberitahu jadwal susulan dan diminta mempersiapkan diri.
  • Guru mengumumkan bahwa karya terbaik (berdasarkan rubrik) akan dipajang di mading kelas atau difoto untuk dokumentasi portofolio.
  • Guru menutup pelajaran dengan mengajak murid mengucapkan bersama: 'I did my best today!' sebagai penguatan positif.
  • Doa penutup dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan lebih dapat menggunakan template karya tulis yang sudah tersedia (kalimat rumpang yang tinggal diisi, misalnya 'I joined the ___ club. We ___. It was ___.'). Murid yang sudah mahir didorong untuk menulis minimal 5 kalimat dengan detail tambahan seperti tanggal/waktu kejadian atau perasaan lebih spesifik.
  • Proses: Murid yang kurang percaya diri untuk tampil di depan kelas dapat memilih opsi presentasi di depan kelompok kecil (3–4 teman) atau langsung kepada guru di sudut kelas. Murid yang sudah lancar dapat diminta untuk menjawab 1–2 pertanyaan dari audience setelah presentasi sebagai tantangan tambahan.
  • Produk: Karya tulis/multimodal dapat berupa halaman scrapbook, poster mini, atau teks recount sederhana — murid boleh memilih sesuai kemampuan dan minat. Murid dengan kemampuan lebih tinggi diajak untuk menambahkan elemen visual (gambar, foto, dekorasi) yang mendukung teks agar karya lebih informatif dan menarik.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan contoh karya scrapbook/poster dan mengajukan pertanyaan spontan kepada 2–3 murid: 'Can you tell me one thing you see here?' dan 'What did this person do in their club?' — untuk mengecek kesiapan berbicara dan pemahaman past tense sebelum asesmen dimulai.
  • Guru mengamati respons awal murid dan segera mengidentifikasi siapa yang sudah siap, siapa yang perlu dukungan pengingat kosakata/struktur kalimat.

Proses:

  • Observasi guru saat murid memeriksa dan memfinalisasi karya tulis mereka — guru berkeliling dan memberikan umpan balik tertulis/lisan singkat pada karya yang perlu perbaikan.
  • Penilaian real-time saat presentasi berlangsung menggunakan lembar observasi berdasarkan rubrik — guru menandai level pencapaian untuk aspek tulis dan lisan setiap murid.
  • Peer observation: murid audience menuliskan satu hal menarik dari presentasi teman di sticky note — digunakan guru sebagai data tambahan keterlibatan dan kemampuan menyimak kelas.

Akhir:

  • Penilaian sumatif berdasarkan rubrik 4 aspek: (1) isi teks tulis/multimodal, (2) penggunaan past tense dalam teks tulis, (3) kemampuan penyampaian lisan, (4) kepercayaan diri saat presentasi.
  • Self-assessment lembar refleksi diri murid yang berisi centang kemampuan diri dan kalimat kebanggaan — dikumpulkan ke guru sebagai bukti proses belajar.
  • Karya tulis/multimodal dikumpulkan sebagai portofolio dan dinilai menggunakan rubrik yang sudah disosialisasikan sebelum kegiatan.

Formatif:

  • Observasi langsung saat murid mengecek kembali karya tulis mereka di tahap Memahami — guru mencatat murid yang masih kesulitan menggunakan past tense untuk diberikan umpan balik segera.
  • Umpan balik lisan langsung (verbal feedback) setelah setiap murid presentasi — mencakup apresiasi dan satu saran perbaikan konkret.
  • Lembar peer observation: murid audience mencatat satu hal menarik dari presentasi teman sebagai bentuk penilaian sejawat informal.

Sumatif:

  • Penilaian karya tulis/multimodal menggunakan rubrik 4 level: mencakup aspek kesesuaian isi dengan topik, penggunaan past tense, dan kreativitas/tampilan karya.
  • Penilaian presentasi lisan menggunakan rubrik 4 level: mencakup aspek kelancaran berbicara, penggunaan kalimat past tense secara lisan, kejelasan penyampaian, dan kepercayaan diri.
  • Lembar self-assessment refleksi diri yang diisi murid di akhir kegiatan sebagai bagian dari asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Isi Teks Tulis / MultimodalTeks belum memuat informasi tentang kegiatan ekstrakurikuler, atau hanya berupa gambar tanpa kalimat pendukung.Teks memuat 1–2 kalimat tentang kegiatan ekstrakurikuler, namun informasi sangat terbatas dan belum menggambarkan pengalaman secara jelas.Teks memuat 3–4 kalimat yang menggambarkan kegiatan ekstrakurikuler dengan cukup jelas, mencakup nama kegiatan dan apa yang dilakukan.Teks memuat 5 kalimat atau lebih yang menggambarkan pengalaman ekstrakurikuler secara lengkap dan runtut, mencakup nama kegiatan, aktivitas, perasaan, dan detail tambahan.
Penggunaan Past Tense dalam Teks TulisTidak menggunakan past tense, atau bentuk kata kerja yang digunakan tidak dapat diidentifikasi.Mencoba menggunakan past tense namun sebagian besar kata kerja masih dalam bentuk present tense atau terdapat kesalahan pada hampir semua kalimat.Menggunakan past tense pada sebagian besar kalimat dengan beberapa kesalahan minor yang tidak mengganggu pemahaman.Menggunakan past tense secara konsisten dan tepat di seluruh teks, termasuk kata kerja tidak beraturan (irregular verbs) seperti made, built, joined, performed.
Penyampaian Presentasi LisanMurid tidak dapat menyampaikan informasi secara lisan, atau hanya membaca kata-kata tanpa kalimat yang dapat dipahami.Murid menyampaikan 1–2 kalimat lisan dengan bantuan penuh dari teks/karya yang dipegang, suara sangat pelan dan kurang jelas.Murid menyampaikan 3–4 kalimat lisan dengan lancar, sesekali melihat teks sebagai panduan, suara cukup jelas dan dapat dipahami.Murid menyampaikan 5 kalimat atau lebih secara lisan dengan lancar, minim ketergantungan pada teks, suara jelas, dan kontak mata dengan audience terjaga.
Kepercayaan Diri saat PresentasiMurid terlihat sangat gugup, tidak mau maju, atau menolak untuk tampil bahkan dengan dukungan guru.Murid mau tampil namun terlihat sangat gugup: suara gemetar, sering berhenti lama, atau memerlukan banyak dorongan dari guru.Murid tampil dengan cukup percaya diri, sesekali terlihat grogi namun tetap dapat menyelesaikan presentasi hingga tuntas.Murid tampil dengan percaya diri, berbicara dengan tenang, menjaga kontak mata dengan audience, dan menunjukkan ekspresi/gestur yang mendukung penyampaian.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu yang tersedia cukup untuk semua murid mendapat giliran presentasi? Jika tidak, apa penyesuaian yang perlu dilakukan ke depannya?
  • Sejauh mana murid berhasil menggunakan past tense secara tepat dalam teks tulis dan lisan mereka? Apakah ada pola kesalahan yang perlu ditangani di sesi berikutnya?
  • Bagaimana cara saya memberikan umpan balik yang efektif dan mendorong murid merasa aman untuk tampil di depan kelas?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan hari ini membantu murid yang membutuhkan dukungan lebih? Apa yang perlu diperbaiki?
  • Teknik asesmen mana yang paling efektif menangkap kemampuan aktual murid hari ini?

Refleksi Murid:

  • What did you do well today? (Apa yang sudah kamu lakukan dengan baik hari ini?)
  • Was it easy or difficult to present in front of the class? Why? (Apakah mudah atau sulit untuk presentasi di depan kelas? Mengapa?)
  • One thing I want to improve next time is ___ . (Satu hal yang ingin aku tingkatkan lain kali adalah ___. )
  • How did you feel when your friends listened to your presentation? (Bagaimana perasaanmu ketika teman-temanmu mendengarkan presentasimu?)

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Bahasa Inggris — English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas VI (Ika Lestari Damayanti, dkk. — Kemdikbudristek 2024), Chapter 5: Having Fun in Our After-School Club
  2. Buku Panduan Guru: Bahasa Inggris — English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas VI (Kemdikbudristek 2024), Chapter 5
  3. Karya tulis/multimodal murid (scrapbook halaman atau poster mini) yang telah disiapkan pada pertemuan sebelumnya
  4. Template karya tulis rumpang (untuk diferensiasi murid yang membutuhkan dukungan) — disiapkan guru
  5. Lembar rubrik asesmen sumatif (dicetak atau ditampilkan di layar)
  6. Lembar self-assessment refleksi diri murid — disiapkan guru
  7. Sticky note untuk kegiatan peer observation dan Wall of Fame
  8. Papan tulis / layar proyektor untuk menampilkan contoh karya dan rubrik
  9. Audio 5.1 dari buku siswa (jika diperlukan sebagai pengingat kosakata di awal pembelajaran)
  10. Flashcard kata kerja past tense (joined, made, built, performed, worked, painted) — disiapkan guru

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.