Modul AjarPertemuan 6Bab 3Fase CSemester 1

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 3: Visiting Bara's House

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 5 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 3: Visiting Bara's House". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 3: Visiting Bara's House

Bahasa Inggris - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 3: Visiting Bara's House

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAsesmen Sumatif Bab 3: Visiting Bara's House
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui asesmen sumatif lisan, murid dapat memahami teks lisan sederhana tentang petunjuk arah dan lingkungan sekitar rumah Bara serta meresponsnya dengan kalimat pendek dan sederhana secara lisan sesuai konteks.
  2. Melalui asesmen sumatif tertulis, murid dapat mengomunikasikan informasi tentang letak tempat-tempat di lingkungan rumah dalam bentuk teks tulis sederhana dengan menggunakan preposisi tempat dan ungkapan petunjuk arah yang telah dipelajari pada Bab 3.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. If someone asks you 'Where is the nearest market?', what would you say in English?
  2. Kalau kamu menggambar peta lingkungan rumahmu, tempat apa saja yang paling penting untuk ditunjukkan kepada tamu?
  3. Menurutmu, mengapa penting bisa memberikan petunjuk arah dengan jelas kepada orang lain?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan doa bersama (2 menit).
  • Guru mengecek kehadiran murid dan memastikan suasana kelas kondusif untuk asesmen.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan untuk mengaktifkan skema pengetahuan murid tentang petunjuk arah dan lingkungan sekitar (3 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal singkat: murid diminta mengacungkan tangan jika merasa sudah siap, ragu-ragu, atau masih perlu waktu belajar ulang — guru mencatat secara visual (2 menit).
  • Guru menjelaskan alur kegiatan hari ini: asesmen lisan berpasangan dilaksanakan lebih dulu, diikuti asesmen tertulis secara mandiri. Guru menyampaikan kriteria keberhasilan secara sederhana agar murid tahu apa yang diharapkan (3 menit).
  • Guru membagi nomor urut untuk asesmen lisan berpasangan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru menayangkan atau menggambar ulang peta sederhana di papan tulis yang menggambarkan lingkungan rumah Bara (Garuda Street, Merpati Street, dan beberapa tempat umum) sebagai pengingat konteks Bab 3 (3 menit).
  • Guru meminta 1–2 murid secara sukarela menyebutkan kembali ekspresi petunjuk arah yang telah dipelajari ('Go straight', 'Turn right/left', 'It is on the left/right side of the street', 'next to', 'in front of', 'behind') tanpa menjelaskan ulang materi secara penuh (3 menit).
  • Guru mempertegas instruksi asesmen lisan: setiap pasang murid akan bergiliran — satu murid mendengarkan petunjuk arah dari kartu soal lisan yang dibacakan guru/rekaman, lalu merespons dengan kalimat pendek yang tepat sesuai konteks.
  • Guru mempertegas instruksi asesmen tertulis: murid akan menggambar peta lingkungan rumah sendiri dan menuliskan petunjuk arah ke minimal tiga tempat menggunakan preposisi dan ekspresi yang sudah dipelajari.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • ASESMEN LISAN (±20 menit): Guru memanggil pasangan murid secara bergantian ke depan atau ke sudut kelas yang sudah disiapkan. Murid A mendengarkan petunjuk arah yang dibacakan guru dari kartu soal lisan (contoh: 'From the school, go straight on Garuda Street. Then turn left on Merpati Street. The place is on the right side of the street. You can buy groceries here. Where is it?'). Murid A merespons secara lisan dengan kalimat pendek ('It is the grocery store / kelontong shop.'). Kemudian giliran berganti, Murid B mendapat soal lisan berbeda. Guru mengamati dan mencatat pada lembar observasi lisan.
  • Sementara pasangan lain menunggu giliran, murid mengerjakan latihan pemanasan mandiri di buku tulis (menuliskan 3 kalimat petunjuk arah bebas dari peta Bab 3) agar waktu tunggu tetap produktif.
  • ASESMEN TERTULIS (±20 menit): Setelah seluruh pasangan selesai asesmen lisan, guru membagikan Worksheet Sumatif Tertulis. Murid secara mandiri: (1) menggambar peta lingkungan rumah mereka sendiri dengan minimal 5 tempat bernama, (2) memilih 3 tempat dan menuliskan petunjuk arah menuju setiap tempat tersebut dari titik awal yang ditentukan, menggunakan preposisi tempat dan ekspresi petunjuk arah Bab 3.
  • Guru berkeliling mengamati proses, mencatat murid yang tampak kesulitan untuk dijadikan catatan tindak lanjut — guru tidak memberikan jawaban, hanya memberikan semangat.
  • Murid yang selesai lebih awal diminta menambahkan deskripsi singkat tempat-tempat di peta mereka menggunakan kalimat sederhana sebagai pengayaan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah asesmen tertulis selesai, guru meminta 2–3 murid secara sukarela membacakan satu petunjuk arah yang mereka tulis kepada kelas. Kelas memberikan respons singkat apakah petunjuk tersebut jelas atau perlu diperjelas (3 menit).
  • Guru memimpin refleksi singkat bersama: 'Dari kegiatan hari ini, bagian mana yang paling mudah dan bagian mana yang masih terasa sulit bagimu?' Murid merespons secara lisan atau dengan kartu refleksi kecil (thumbs up / thumbs sideways / thumbs down) (3 menit).
  • Guru memberikan umpan balik umum secara lisan tentang pola kesalahan yang paling sering muncul selama asesmen lisan (misalnya: pengucapan 'turn right' vs 'turn left', atau lupa menggunakan preposisi) tanpa menyebut nama murid tertentu.

Penutup:

  • Guru mengumpulkan Worksheet Sumatif Tertulis dari seluruh murid.
  • Guru menyampaikan apresiasi atas usaha murid dalam menyelesaikan asesmen hari ini.
  • Guru menginformasikan bahwa hasil asesmen akan disampaikan pada pertemuan berikutnya beserta umpan balik tertulis.
  • Murid mengisi kartu refleksi diri singkat: 'Yes, I can. / I'm still learning. / I need more support.' sesuai buku siswa halaman 33, dikumpulkan bersama worksheet.
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang masih kesulitan (below level): kartu soal lisan menggunakan kosakata dan struktur yang lebih sederhana dengan satu langkah petunjuk arah. Untuk murid yang sudah mahir (above level): kartu soal lisan menggunakan rute yang lebih panjang dengan 3–4 belokan.
  • Proses: Murid yang kesulitan dalam asesmen tertulis diperbolehkan menggunakan word bank (daftar kata kunci petunjuk arah dan preposisi) yang ditempel di meja mereka. Murid yang cepat selesai diminta menambahkan deskripsi tempat dan membuat dialog tanya jawab petunjuk arah sebagai pengayaan.
  • Produk: Peta yang digambar murid dapat bervariasi dalam tingkat detail: murid dengan kemampuan rendah cukup menggambar peta sederhana dengan 3 tempat, murid dengan kemampuan tinggi didorong membuat peta lebih lengkap dengan 5 atau lebih tempat beserta nama jalan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik lisan untuk mengecek ingatan murid tentang kosakata dan ekspresi petunjuk arah Bab 3.
  • Murid mengacungkan tangan untuk menunjukkan kesiapan diri (siap / ragu-ragu / perlu belajar ulang) — guru merekam secara visual untuk menentukan apakah perlu ada review singkat sebelum asesmen dimulai.

Proses:

  • Lembar observasi lisan: guru mencatat ketepatan respons, volume suara, dan penggunaan ekspresi yang benar saat asesmen lisan berlangsung.
  • Pengamatan berkeliling saat asesmen tertulis: guru mencatat murid yang mengalami kesulitan pada aspek tertentu (preposisi, kosakata tempat, atau struktur kalimat petunjuk arah).
  • Respons kelas saat murid sukarela membacakan petunjuk arah di tahap Merefleksi.

Akhir:

  • Penilaian asesmen lisan berpasangan menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek: konten penggunaan ekspresi petunjuk arah dan volume/kejelasan suara.
  • Penilaian asesmen tertulis worksheet menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek: kelengkapan peta, ketepatan penggunaan preposisi tempat, ketepatan ekspresi petunjuk arah, dan kejelasan penulisan.
  • Kartu refleksi diri murid direkap sebagai data tindak lanjut pembelajaran.

Formatif:

  • Observasi lisan saat murid merespons petunjuk arah selama asesmen lisan berpasangan — guru mencatat ketepatan respons dan kelancaran berbicara.
  • Pemantauan proses saat murid mengerjakan worksheet tertulis — guru berkeliling dan mencatat murid yang memerlukan tindak lanjut.
  • Kartu refleksi diri murid ('Yes, I can / I'm still learning / I need more support') sebagai umpan balik proses belajar.

Sumatif:

  • Asesmen lisan berpasangan: murid mendengarkan teks lisan petunjuk arah dan merespons secara lisan dengan kalimat pendek dan tepat (TP 5.3.6.1).
  • Asesmen tertulis worksheet: murid menggambar peta lingkungan rumah dan menuliskan petunjuk arah ke 3 tempat menggunakan preposisi dan ekspresi Bab 3 (TP 5.3.6.2).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Teks Lisan & Respons Lisan (TP 5.3.6.1) — Konten: Penggunaan ekspresi petunjuk arahMurid tidak dapat merespons teks lisan petunjuk arah, atau respons sama sekali tidak relevan dengan konteks.Murid dapat merespons teks lisan dengan kata tunggal atau respons yang kurang tepat secara konteks, dengan banyak bantuan.Murid dapat merespons teks lisan dengan kalimat pendek yang tepat, meskipun ada sedikit kesalahan dalam pilihan kata atau preposisi.Murid dapat merespons teks lisan dengan kalimat pendek yang tepat, jelas, dan sesuai konteks tanpa kesalahan yang berarti.
Pemahaman Teks Lisan & Respons Lisan (TP 5.3.6.1) — Volume dan Kejelasan SuaraSuara sangat pelan atau tidak terdengar, sehingga respons tidak dapat dipahami.Suara pelan dan kurang jelas, perlu diminta mengulang lebih dari satu kali.Suara cukup jelas dan dapat dipahami, meskipun kadang perlu diminta mengulang.Suara jelas, lantang, dan respons dapat dipahami dengan mudah oleh pendengar.
Teks Tulis — Kelengkapan Peta Lingkungan Rumah (TP 5.3.6.2)Peta tidak digambar atau hanya berisi gambar tanpa nama tempat dan nama jalan.Peta digambar dengan 1–2 tempat bernama dan nama jalan yang tidak lengkap.Peta digambar dengan minimal 3 tempat dan nama jalan yang cukup jelas untuk dipahami.Peta digambar dengan minimal 5 tempat bernama, nama jalan lengkap, dan tata letak yang mudah dibaca.
Teks Tulis — Ketepatan Preposisi Tempat dan Ekspresi Petunjuk Arah (TP 5.3.6.2)Murid tidak menggunakan preposisi tempat atau ekspresi petunjuk arah, atau penggunaannya salah semua.Murid menggunakan 1–2 preposisi atau ekspresi petunjuk arah dengan banyak kesalahan struktur.Murid menggunakan preposisi tempat dan ekspresi petunjuk arah dengan benar untuk sebagian besar kalimat, dengan sedikit kesalahan.Murid menggunakan preposisi tempat (next to, in front of, behind, beside) dan ekspresi petunjuk arah (go straight, turn right/left, it is on the left/right side) dengan tepat dan konsisten di seluruh teks.
Teks Tulis — Kejelasan dan Kelengkapan Petunjuk Arah Tertulis (TP 5.3.6.2)Petunjuk arah tidak ditulis atau tidak dapat dipahami sama sekali.Petunjuk arah ditulis untuk 1 tempat dengan kalimat yang tidak lengkap atau membingungkan.Petunjuk arah ditulis untuk 2–3 tempat dengan kalimat yang cukup jelas meskipun ada beberapa bagian yang membingungkan.Petunjuk arah ditulis untuk 3 tempat dengan kalimat yang jelas, runtut, dan mudah diikuti oleh pembaca.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instruksi asesmen lisan dan tertulis sudah cukup jelas sehingga murid dapat memahami apa yang harus dilakukan tanpa kebingungan?
  • Murid mana yang tampak mengalami kesulitan signifikan dalam asesmen hari ini, dan apa kemungkinan penyebabnya?
  • Apakah alokasi waktu untuk asesmen lisan dan tertulis sudah seimbang? Apakah ada penyesuaian yang perlu dilakukan pada asesmen sumatif berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang disiapkan (word bank, variasi tingkat kesulitan soal lisan) benar-benar membantu murid yang membutuhkan dukungan lebih?

Refleksi Murid:

  • Ungkapan petunjuk arah mana yang paling mudah kamu gunakan hari ini, dan mana yang paling sulit?
  • Apakah kamu merasa peta yang kamu gambar sudah cukup jelas untuk dipahami orang lain?
  • Apa satu hal yang ingin kamu pelajari lebih dalam tentang petunjuk arah dalam bahasa Inggris setelah asesmen hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Bahasa Inggris English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek, 2024) — Bab 3 Visiting Bara's House, halaman 62–75.
  2. Buku Guru: Panduan Guru Bahasa Inggris English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas V — Panduan Khusus Chapter 3.
  3. Worksheet 3.7 (Worksheet Sumatif Tertulis): lembar kerja peta lingkungan dan petunjuk arah.
  4. Kartu soal lisan asesmen (disiapkan guru): kartu berisi skenario petunjuk arah dengan variasi tingkat kesulitan.
  5. Lembar observasi lisan (disiapkan guru): format pencatatan hasil asesmen lisan per murid.
  6. Papan tulis / whiteboard untuk menampilkan peta referensi Bab 3 selama kegiatan Memahami.
  7. Word bank petunjuk arah (disiapkan guru untuk diferensiasi): daftar kosakata 'go straight, turn right, turn left, next to, in front of, behind, beside, on the left/right side of the street'.
  8. Kartu refleksi diri kecil: 'Yes, I can. / I'm still learning. / I need more support.' (dapat dicetak atau ditulis tangan murid).
  9. QR code buku siswa halaman 33 — tautan: https://buku.kemdikbud.go.id/s/bing5t (opsional, untuk pengayaan mandiri di rumah).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.