Modul AjarPertemuan 5Bab 3Fase CSemester 1

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 5: Menulis dan Mempresentasikan Peta Lingkungan Rumah (Bab 3: Visiting Bara's House)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 5 dengan topik "Menulis dan Mempresentasikan Peta Lingkungan Rumah (Bab 3: Visiting Bara's House)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 5: Menulis dan Mempresentasikan Peta Lingkungan Rumah (Bab 3: Visiting Bara's House)

Bahasa Inggris - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menulis dan Mempresentasikan Peta Lingkungan Rumah (Bab 3: Visiting Bara's House)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenulis dan Mempresentasikan Peta Lingkungan Rumah (Bab 3: Visiting Bara's House)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menulis secara berpasangan, murid dapat mengomunikasikan letak tempat-tempat di lingkungan rumah imajinasi mereka dalam bentuk teks tulis sederhana menggunakan preposisi tempat (in front of, beside, between, behind) dengan minimal lima kalimat.
  2. Melalui kegiatan presentasi peta lingkungan rumah, murid dapat menyampaikan ide dan informasi tentang letak tempat-tempat di peta secara lisan dengan kalimat sederhana dan percaya diri di depan kelas.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. If you could design your dream neighborhood, what five places would you put in it and why?
  2. How would you tell a friend where your favorite place in your neighborhood is — which words would you use?
  3. Bayangkan kamu punya kota impian sendiri. Apa nama kotanya, dan ada tempat apa saja di sana?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengondisikan kelas agar siap belajar (salam, doa, cek kehadiran). (±3 menit)
  • ASESMEN AWAL — Guru meminta murid menunjukkan jempol (tahu / ragu / belum tahu) untuk setiap preposisi yang disebutkan: 'in front of', 'beside', 'between', 'behind'. Guru mencatat pemetaan kelas secara cepat. (±3 menit)
  • Guru menayangkan atau menggambar sketsa sederhana sebuah lingkungan rumah di papan tulis lalu mengajukan pertanyaan pemantik: 'If you could design your dream neighborhood, what five places would you put in it?' Biarkan 2–3 murid menjawab bebas. (±4 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini secara singkat: 'Today we will draw our imaginary neighborhood map, write five sentences about it using prepositions, and present it to the class!' (±2 menit)
  • Guru mengulas kilat preposisi tempat melalui flash card atau gambar cepat di papan: guru tunjuk gambar, murid serempak menyebut preposisinya (in front of, beside, between, behind). (±3 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan contoh peta lingkungan rumah sederhana (bisa digambar manual di papan atau lembar peraga) yang memuat 5 tempat: rumah, masjid, sekolah, taman, toko.
  • Guru membaca lantang 3 kalimat contoh menggunakan preposisi: 'The school is in front of the mosque. The park is beside the school. The shop is between the school and the park.' Murid menyimak dan menirukan.
  • Guru mengajak murid mengidentifikasi: 'Can you find which preposition is used for each sentence?' — murid menjawab secara klasikal, guru mengonfirmasi dan menuliskan pola kalimat di papan: [Place] + is/are + [preposition] + [place].
  • Guru membagikan Worksheet 3.11 dan 3.14 (dari buku siswa) serta kertas gambar/HVS kosong untuk setiap pasangan. Murid mengamati format worksheet sebelum mulai mengerjakan.
  • Guru memberikan pertanyaan refleksi singkat: 'Sudah paham pola kalimatnya? Ada yang ingin ditanyakan sebelum kita mulai?' — murid diberi ruang bertanya.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi berpasangan (pasangan ditentukan guru berdasarkan pemetaan awal: murid yang sudah paham preposisi dipasangkan dengan murid yang masih ragu, agar terjadi peer-learning).
  • Setiap pasangan berdiskusi untuk menentukan nama kota imajinasi mereka dan memilih 5 tempat yang akan digambar di peta (Worksheet 3.13 / kertas gambar). Guru mempersilakan murid memilih tempat sesuai kreativitas masing-masing. (±5 menit)
  • Setiap pasangan menggambar peta sederhana, memberi label nama tempat dalam bahasa Inggris, lalu menuliskan minimal 5 kalimat deskripsi lokasi di Worksheet 3.14 menggunakan preposisi: in front of, beside, between, behind. (±10 menit)
  • Guru berkeliling memantau, memberikan umpan balik langsung pada pasangan yang mengalami kesulitan — khususnya murid yang pada asesmen awal menunjukkan belum memahami preposisi. Guru menggunakan bahasa pemandu: 'Find a partner. Work together to write five places in your neighborhood. Draw the map.'
  • Jika pasangan selesai lebih cepat, guru mendorong mereka menambah satu kalimat bonus atau mendekorasi peta agar lebih menarik (diferensiasi produk untuk murid cepat).
  • Guru memberi aba-aba: 'Time to practice! Stand up and practice saying your sentences to each other before presenting.' Setiap pasangan berlatih menyampaikan kalimat mereka secara lisan satu sama lain selama ±3 menit.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Setiap pasangan maju ke depan kelas secara bergantian untuk mempresentasikan peta mereka. Salah satu atau kedua murid menunjukkan peta dan menyampaikan kalimat deskripsi lokasi secara lisan: 'Please come forward. Show your map to the class. Tell us about the places in the neighborhood.' (±15 menit, disesuaikan jumlah pasangan)
  • Murid yang menyimak presentasi berperan sebagai peer-assessor sederhana: mereka memberi 'thumbs up' jika kalimat yang diucapkan pasangan penyaji sudah menggunakan preposisi dengan benar.
  • Guru memberikan umpan balik positif setelah setiap presentasi, mengoreksi penggunaan preposisi yang keliru dengan cara yang menguatkan: 'Great effort! Let's say it together: The park is BESIDE the school.'
  • Murid yang belum percaya diri berbicara diperbolehkan membaca kalimat dari worksheet mereka terlebih dahulu (scaffolding lisan).
  • Di akhir sesi presentasi, guru mengajak murid merefleksi pengalaman belajar hari ini dengan pertanyaan lisan singkat: 'What did you find easy today? What was challenging? Which preposition do you still want to practice more?'

Penutup:

  • ASESMEN AKHIR — Guru meminta setiap murid secara individual menuliskan 1 kalimat baru (berbeda dari yang sudah ditulis berpasangan) tentang kota imajinasi mereka di secarik kertas keluar (exit ticket): 'Write ONE new sentence about your imaginary town using a preposition.' Dikumpulkan ke guru. (±5 menit)
  • Guru memfasilitasi refleksi diri murid menggunakan emotikon 'I Can Do It!' dari buku siswa (atau tiga jempol: jempol atas = bisa mandiri, jempol tengah = butuh bantuan, jempol bawah = belum bisa): murid menilai kemampuan mereka dalam (a) menggunakan preposisi dengan benar dan (b) mempresentasikan peta dengan percaya diri. (±3 menit)
  • Guru merangkum pembelajaran hari ini secara singkat: preposisi yang dipakai, pola kalimat, dan apresiasi untuk keberanian murid mempresentasikan karya mereka.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut jika ada: misalnya, peta terbaik akan dipajang di kelas atau dijadikan bahan asesmen sumatif kota imajinasi.
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam. (±2 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum menguasai preposisi disediakan kartu bantuan (preposition reference card) berisi gambar + kata: in front of, beside, between, behind, sehingga mereka dapat merujuk tanpa harus menghafal terlebih dahulu.
  • Proses: Pasangan murid dibentuk dengan mempertimbangkan pemetaan asesmen awal (murid yang sudah paham + murid yang masih ragu) agar terjadi peer-learning. Murid yang masih kesulitan diperbolehkan menggunakan kalimat hafalan saat presentasi; guru memberikan scaffolding berupa starter sentence: 'The ___ is ___ the ___.'
  • Produk: Murid yang sudah mampu menulis 5 kalimat dengan cepat didorong membuat minimal 7 kalimat atau menambah detail deskripsi kota (misalnya: 'The park is big. It is beside the school.'). Peta mereka dapat dibuat lebih detail dengan dekorasi kreatif.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menyebut satu per satu preposisi (in front of, beside, between, behind) dan meminta murid menunjukkan gestur jempol (tahu/ragu/belum tahu) untuk memetakan pengetahuan prasyarat secara cepat.
  • Guru mencatat secara informal murid mana yang perlu scaffolding tambahan, sebagai dasar pembentukan pasangan diferensiasi.

Proses:

  • Observasi berkeliling saat kegiatan menulis berpasangan: guru memeriksa apakah kalimat yang ditulis murid menggunakan preposisi yang tepat dan berjumlah minimal 5.
  • Tanya jawab langsung kepada pasangan: 'Tell me one sentence from your map.' untuk mengecek pemahaman lisan sebelum presentasi.
  • Peer-assessment saat presentasi: murid penonton memberikan umpan balik non-verbal (thumbs up) yang dapat dicatat guru sebagai data proses.

Akhir:

  • Exit ticket individual: setiap murid menulis 1 kalimat baru tentang kota imajinasi mereka menggunakan preposisi tempat yang tepat — dikumpulkan sebagai bukti pemahaman mandiri.
  • Penilaian holistik Worksheet 3.14 (produk tulis pasangan) dan penampilan presentasi lisan menggunakan rubrik 4 level.
  • Self-assessment murid melalui emotikon 'I Can Do It!' di buku siswa tentang kemampuan menggunakan preposisi dan kepercayaan diri presentasi.

Formatif:

  • Asesmen awal diagnostik: pemetaan pemahaman preposisi melalui gestur jempol di awal pendahuluan.
  • Observasi guru saat murid menulis kalimat berpasangan: guru mencatat ketepatan penggunaan preposisi dan kelancaran proses kolaborasi.
  • Peer-assessment sederhana: murid memberi thumbs up saat pasangan lain presentasi menggunakan preposisi dengan benar.

Sumatif:

  • Exit ticket: murid menulis 1 kalimat baru secara individual menggunakan preposisi tempat (dikumpulkan di akhir pelajaran).
  • Penilaian produk tulis: lembar Worksheet 3.14 berisi minimal 5 kalimat deskripsi peta lingkungan rumah imajinasi (dinilai menggunakan rubrik).
  • Penilaian presentasi lisan: kejelasan, ketepatan penggunaan preposisi, dan kepercayaan diri saat presentasi di depan kelas.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Penggunaan Preposisi Tempat dalam TulisanMenulis kurang dari 3 kalimat dan preposisi yang digunakan tidak tepat atau tidak digunakan sama sekali.Menulis 3–4 kalimat dengan beberapa preposisi tepat, namun masih terdapat kesalahan penggunaan yang berulang.Menulis minimal 5 kalimat dengan preposisi yang sebagian besar tepat; kesalahan kecil tidak mengganggu makna.Menulis 5 kalimat atau lebih dengan seluruh preposisi digunakan secara tepat dan bervariasi (menggunakan semua atau sebagian besar dari: in front of, beside, between, behind).
Kelengkapan dan Kesesuaian Peta dengan Deskripsi TulisPeta tidak digambar atau tempat yang digambar tidak sesuai dengan kalimat yang ditulis.Peta digambar dengan kurang dari 5 tempat, atau sebagian tempat tidak sesuai dengan kalimat deskripsi.Peta memuat 5 tempat dan sebagian besar sesuai dengan kalimat deskripsi yang ditulis.Peta memuat 5 atau lebih tempat dengan label yang jelas, sepenuhnya sesuai dengan kalimat deskripsi, dan disajikan dengan rapi.
Kemampuan Presentasi Lisan (Kejelasan dan Kepercayaan Diri)Murid tidak mau atau tidak dapat mempresentasikan peta; tidak mengucapkan kalimat deskripsi.Murid mempresentasikan peta namun kalimat hanya dihafalkan/dibaca tanpa ekspresi, suara sangat pelan, dan sulit dipahami.Murid mempresentasikan peta dengan suara cukup jelas, mengucapkan sebagian besar kalimat deskripsi dengan preposisi yang tepat, meskipun masih sesekali membaca worksheet.Murid mempresentasikan peta dengan percaya diri, suara jelas, kontak mata dengan penonton, dan mengucapkan seluruh kalimat deskripsi dengan preposisi yang tepat tanpa bergantung pada teks.
Kolaborasi dalam Kegiatan BerpasanganMurid tidak berkontribusi dalam kegiatan menulis berpasangan; hanya mengandalkan pasangannya.Murid sesekali berkontribusi namun lebih banyak pasif; perlu dorongan dari guru atau pasangan untuk berpartisipasi.Murid aktif berkontribusi dalam diskusi dan penulisan bersama pasangan; ada pembagian tugas yang cukup merata.Murid berkontribusi penuh dan proaktif dalam kegiatan berpasangan: memberikan ide, mengoreksi pasangan dengan cara yang menghargai, dan memastikan kedua pihak memahami hasil kerja bersama.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid sudah mencapai minimal 'Mulai Berkembang' dalam penggunaan preposisi tempat? Siapa yang masih perlu tindak lanjut?
  • Apakah waktu 2×35 menit cukup untuk kegiatan menulis berpasangan dan presentasi? Bagian mana yang perlu disesuaikan di pertemuan berikutnya?
  • Apakah strategi berpasangan (murid paham + murid ragu) efektif membantu peer-learning? Apakah ada pasangan yang tidak berfungsi baik?
  • Apakah scaffolding yang saya berikan (reference card, starter sentence) sudah memadai untuk murid yang mengalami kesulitan?
  • Seberapa percaya diri murid saat presentasi? Apa yang bisa saya lakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri murid di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Preposisi mana yang menurutmu paling mudah digunakan hari ini? Mana yang masih ingin kamu latih lagi?
  • Bagaimana perasaanmu saat mempresentasikan peta di depan kelas? Apa yang membuatmu percaya diri atau gugup?
  • Apa yang kamu pelajari dari bekerja sama dengan pasanganmu hari ini?
  • Kalau kamu boleh mengubah satu hal dari kota imajinasimu, apa yang akan kamu ubah dan mengapa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Bahasa Inggris English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas V — Worksheet 3.11, 3.12, 3.13, 3.14
  2. Panduan Guru: Bahasa Inggris English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas V — Panduan Khusus Chapter 3 (Visiting Bara's House)
  3. Flash card preposisi tempat (in front of, beside, between, behind) — dapat dibuat guru dari karton/kertas
  4. Kertas HVS atau kertas gambar (1 lembar per pasangan) untuk menggambar peta
  5. Papan tulis / whiteboard dan spidol/kapur untuk menampilkan contoh peta dan pola kalimat
  6. Preposition reference card (kartu bantuan bergambar) untuk murid yang memerlukan scaffolding

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.