Modul AjarPertemuan 3Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 5: Membaca dan Menulis Resep Masakan Sederhana (Reading and Writing a Simple Recipe)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 5 dengan topik "Membaca dan Menulis Resep Masakan Sederhana (Reading and Writing a Simple Recipe)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 5: Membaca dan Menulis Resep Masakan Sederhana (Reading and Writing a Simple Recipe)

Bahasa Inggris - Kelas 5

Bab 2 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Membaca dan Menulis Resep Masakan Sederhana (Reading and Writing a Simple Recipe)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMembaca dan Menulis Resep Masakan Sederhana (Reading and Writing a Simple Recipe)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan membaca teks resep multimodal (teks dan gambar), murid dapat memahami gagasan utama dan informasi rinci berupa langkah-langkah memasak menggunakan kata kerja perintah (cut, spread, toast, heat, place) dengan urutan yang benar.
  2. Melalui kegiatan menulis, murid dapat mengomunikasikan langkah-langkah membuat makanan sederhana dalam bentuk teks resep tulis pendek menggunakan kata kerja perintah dan kosakata peralatan dapur yang telah dipelajari sesuai konteks.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Have you ever helped someone cook at home? What did you do in the kitchen?
  2. If you want to make your favorite snack, what steps would you follow? How do you know which step comes first?
  3. Look at this picture — can you guess what food we are going to make today just by looking at the ingredients?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid dalam bahasa Inggris sederhana: 'How are you today? Are you ready to cook something special in English?'
  • Asesmen Awal (Diagnostik): Guru menampilkan gambar 5 kata kerja dapur (cut, spread, toast, heat, place) dan meminta murid mengacungkan tangan jika mereka sudah mengenal kata tersebut, lalu secara lisan menebak artinya. Guru mencatat siapa yang sudah familiar dan siapa yang belum sebagai pijakan diferensiasi.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Have you ever helped someone cook at home? What did you do?' dan memberi waktu 2–3 murid menjawab secara lisan.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa yang ramah: 'Today we will read a recipe and then write our own simple recipe using action words!'
  • Guru menjelaskan alur kegiatan secara singkat: membaca resep bersama, menjawab pertanyaan, lalu menulis resep sendiri.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menampilkan teks resep multimodal 'A Recipe for a Special Sandwich' (dari buku siswa halaman 50) melalui proyektor atau kartu cetak besar yang ditempel di papan tulis.
  • Guru membacakan resep dengan pelafalan jelas sambil menunjuk gambar setiap langkah. Murid menyimak dan mengikuti teks di buku masing-masing. (Berkesadaran: murid diminta memperhatikan urutan gambar dan kata kerja yang digunakan di setiap langkah.)
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan bertahap untuk memeriksa pemahaman: 'What should we do first?', 'Then what do we do after we toast the bread?', 'Which action word means memotong?'
  • Murid menjawab pertanyaan secara lisan bergantian. Guru memberi umpan balik positif dan meluruskan kesalahan pemahaman urutan secara langsung.
  • Guru memperkenalkan/mengulas 5 kata kerja perintah (cut, spread, toast, heat, place) dengan gerakan tubuh (TPR — Total Physical Response): guru mengucapkan kata dan melakukan gestur, murid menirukan. (Menggembirakan: suasana kelas hidup karena murid bergerak dan bersuara bersama.)
  • Murid mengerjakan Worksheet 2.8: mencocokkan gambar langkah memasak dengan kata kerja yang tepat, lalu menulis kata kerja di bawah gambar yang sesuai.
  • Guru bersama murid membahas jawaban Worksheet 2.8 bersama-sama. Murid mengoreksi jawaban masing-masing dengan pensil warna berbeda.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran):

  • Guru menginstruksikan kegiatan menulis resep sederhana secara mandiri: 'Now it is your turn! Choose a simple food you know — like fried egg, instant noodles, or your favourite snack — and write the recipe in English.'
  • Guru membagikan lembar kerja menulis resep (template sederhana berisi kolom: Title, Ingredients, Steps 1–5 dengan gambar pendukung opsional). (Bermakna: murid memilih makanan yang dekat dengan kehidupan mereka sendiri sehingga tulisan memiliki makna personal.)
  • Sebelum menulis, guru menampilkan 'Word Bank' di papan tulis berisi: cut, spread, toast, heat, place, add, put, mix, boil, fry — beserta contoh kalimat singkat: 'Cut the bread in half.' Murid boleh mengacu word bank kapan saja.
  • Murid menulis resep secara mandiri selama ± 12 menit. Guru berkeliling, memantau proses, memberikan bantuan individual kepada murid yang membutuhkan tanpa langsung memberikan jawaban (scaffolding dengan pertanyaan: 'What do you do first when you make this food?').
  • Setelah selesai menulis, murid berpasangan (pair-share) dan saling membaca resep temannya: mereka menandai apakah urutan langkah masuk akal, dan menunjuk kata kerja yang digunakan. (Menggembirakan dan Kolaborasi: kegiatan saling membaca membuat murid merasa karyanya dihargai.)
  • 2–3 murid sukarela membacakan resep hasil karyanya di depan kelas. Kelas memberikan tepuk tangan atau jempol sebagai apresiasi.
  • Asesmen Proses: Selama murid menulis dan berpasangan, guru menggunakan lembar observasi singkat untuk mencatat: (a) apakah murid menggunakan minimal 3 kata kerja perintah dengan benar, (b) apakah urutan langkah logis, (c) apakah kosakata dapur digunakan secara kontekstual.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid berhenti sejenak dan bertanya: 'Look at your recipe. Are you happy with it? Which part was easy? Which part was tricky?'
  • Murid mengisi tabel refleksi diri sederhana di bagian bawah lembar kerja mereka dengan memberi centang pada tiga kolom: 'I can use action words correctly', 'I can write the steps in order', 'I can use kitchen vocabulary'. (Berkesadaran: murid secara sadar menilai perkembangan diri sendiri.)
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat: 'What action word do you think is most useful when cooking? Why?' — beberapa murid berbagi jawaban secara lisan.
  • Guru mengaitkan pembelajaran hari ini dengan kehidupan nyata: 'Now you can write a recipe for your family! Maybe you can cook this for them someday.' (Bermakna: koneksi ke kehidupan di luar kelas.)

Penutup:

  • Guru mengumpulkan lembar kerja resep tulis murid sebagai bahan asesmen akhir.
  • Guru bersama murid melakukan review kilat: guru menunjuk gambar langkah memasak acak, murid menyebutkan kata kerja yang tepat secara serempak.
  • Guru memberikan umpan balik umum tentang penampilan hari ini: mengapresiasi usaha dan menyebutkan satu hal yang sudah bagus serta satu hal yang perlu ditingkatkan.
  • Guru menyampaikan pesan penutup: 'Great job today, chefs! Keep practising at home — try to write a recipe for your favourite food tonight!'
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum familiar dengan kata kerja dapur mendapat kartu kata bergambar (flashcard) bergambar dan bertuliskan contoh kalimat pendek sebagai referensi tambahan. Murid yang sudah sangat menguasai kata kerja dapur ditantang membaca teks resep lain yang lebih kompleks (misal: resep nasi goreng) yang disiapkan guru sebagai pengayaan.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat menulis resep dengan bantuan template bergambar yang sudah berisi kata kerja awal di setiap langkah (tinggal melengkapi). Murid mandiri mengisi template kosong penuh. Guru memberikan scaffolding verbal berupa pertanyaan pemandu (bukan jawaban langsung) saat berkeliling.
  • Produk: Murid yang cepat selesai dapat menambahkan ilustrasi gambar pada setiap langkah resepnya dan menulis satu kalimat deskripsi tambahan per langkah. Murid yang memerlukan waktu lebih fokus pada ketuntasan minimal: judul, bahan, dan 3 langkah menggunakan kata kerja perintah.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan gambar 5 kata kerja dapur (cut, spread, toast, heat, place) dan meminta murid mengacungkan tangan jika mengenal kata tersebut, kemudian menebak artinya secara lisan.
  • Guru bertanya: 'Have you ever read a recipe before? What information does a recipe usually have?' — jawaban lisan murid digunakan untuk memetakan pengetahuan awal tentang genre teks resep.

Proses:

  • Selama kegiatan membaca (Memahami): guru mengajukan pertanyaan lisan bertahap dan mencatat siapa yang mampu mengidentifikasi urutan langkah dan kata kerja perintah dengan benar.
  • Selama kegiatan menulis (Mengaplikasi): guru menggunakan lembar observasi berkeliling untuk mencatat: (a) penggunaan minimal 3 kata kerja perintah, (b) logika urutan langkah, (c) penggunaan kosakata dapur yang sesuai konteks.
  • Kegiatan pair-share: guru memantau interaksi dan kualitas umpan balik yang diberikan antar murid.

Akhir:

  • Produk tulis: lembar resep sederhana buatan murid dinilai menggunakan rubrik 4 level dengan aspek: (1) penggunaan kata kerja perintah, (2) urutan langkah memasak, dan (3) kosakata peralatan dapur.
  • Review kilat lisan di penutup: guru menunjuk gambar langkah memasak acak, murid merespons dengan kata kerja yang tepat — digunakan sebagai konfirmasi pemahaman terakhir.

Formatif:

  • Observasi lisan saat sesi tanya jawab membaca resep: guru mencatat kemampuan murid mengidentifikasi urutan langkah dan kata kerja perintah.
  • Lembar observasi tertulis saat kegiatan menulis mandiri: guru memantau penggunaan kata kerja perintah dan urutan logis langkah memasak.
  • Kegiatan pair-share: murid saling memberi umpan balik lisan tentang urutan dan kata kerja dalam resep pasangannya.

Sumatif:

  • Lembar kerja resep tulis mandiri yang dikumpulkan di akhir pertemuan: dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek penggunaan kata kerja perintah, urutan langkah, dan kosakata peralatan dapur.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penggunaan Kata Kerja Perintah (cut, spread, toast, heat, place)Tidak menggunakan kata kerja perintah atau menggunakan secara keliru di semua langkah resep.Menggunakan 1–2 kata kerja perintah dengan benar, sebagian langkah masih menggunakan bahasa Indonesia atau kata yang tidak tepat.Menggunakan 3–4 kata kerja perintah dengan benar dan sesuai konteks langkah memasak.Menggunakan 5 atau lebih kata kerja perintah dengan benar dan variatif, setiap langkah menggunakan kata kerja yang tepat sesuai konteks.
Urutan Langkah MemasakUrutan langkah tidak logis atau tidak berurutan sama sekali sehingga resep tidak dapat dipahami.Mencantumkan beberapa langkah tetapi urutan sebagian besar tidak logis atau ada langkah penting yang hilang.Urutan langkah sebagian besar logis dan dapat dipahami, meskipun ada 1–2 langkah yang kurang tepat posisinya.Urutan langkah sepenuhnya logis, runtut, dan dapat diikuti dengan mudah dari awal hingga akhir tanpa ambiguitas.
Kosakata Peralatan DapurTidak menyebutkan atau menuliskan kosakata peralatan dapur dalam resep.Menyebutkan 1 kosakata peralatan dapur, penggunaan belum sepenuhnya sesuai konteks.Menyebutkan 2–3 kosakata peralatan dapur dengan benar dan sesuai konteks langkah memasak yang ditulis.Menyebutkan 4 atau lebih kosakata peralatan dapur secara akurat dan terintegrasi dengan baik dalam teks resep.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mampu mengidentifikasi urutan langkah memasak dari teks resep multimodal dengan benar? Jika tidak, strategi apa yang perlu saya ubah?
  • Apakah kegiatan menulis resep mandiri memberikan cukup waktu dan dukungan bagi semua murid, termasuk yang membutuhkan diferensiasi?
  • Apakah 5 kata kerja perintah (cut, spread, toast, heat, place) sudah dipahami dan digunakan oleh sebagian besar murid dalam konteks yang tepat?
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling membuat murid terlibat aktif? Bagian mana yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • What new action words did you learn today? Can you use them in a sentence?
  • Was it easy or difficult to write the steps of your recipe in order? Why?
  • What food would you like to write a recipe for next time?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Bahasa Inggris — English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas V (Kemdikbud), Chapter 2 'In the Kitchen', halaman 47–50
  2. Buku Guru: Bahasa Inggris — English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas V (Kemdikbud), Panduan Khusus Chapter 2
  3. Audio 2.6 dan 2.7 — tersedia di: https://buku.kemdikbud.go.id/s/k5audio2.7
  4. Worksheet 2.8 (mencocokkan gambar langkah memasak dengan kata kerja) — dari buku siswa
  5. Template lembar kerja menulis resep sederhana (dibuat/disiapkan guru)
  6. Word Bank poster/papan tulis: cut, spread, toast, heat, place, add, put, mix, boil, fry
  7. Flashcard bergambar kata kerja dapur (untuk diferensiasi murid yang membutuhkan dukungan)
  8. Proyektor atau kartu cetak besar gambar resep 'A Recipe for a Special Sandwich'
  9. Alat tulis: pensil, pensil warna untuk mengoreksi worksheet

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.