Modul AjarPertemuan 1Bab 5Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 4: Catch The Ball – Mengenal Kosakata dan Ungkapan Kemampuan dalam Kegiatan Olahraga

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 4 dengan topik "Catch The Ball – Mengenal Kosakata dan Ungkapan Kemampuan dalam Kegiatan Olahraga". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 4: Catch The Ball – Mengenal Kosakata dan Ungkapan Kemampuan dalam Kegiatan Olahraga

Bahasa Inggris - Kelas 4

Bab 5 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Catch The Ball – Mengenal Kosakata dan Ungkapan Kemampuan dalam Kegiatan Olahraga

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikCatch The Ball – Mengenal Kosakata dan Ungkapan Kemampuan dalam Kegiatan Olahraga
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menyimak audio dan menunjuk gambar, murid dapat mengidentifikasi kosakata kegiatan olahraga (throw, catch, kick) dan indera (eyes, ears, nose) dengan tepat.
  2. Melalui kegiatan Listen and Speak, murid dapat mengucapkan ungkapan kemampuan sederhana 'I can / I cannot + kata kerja olahraga' dengan lafal yang benar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. When you play sports at school, what do you do with the ball? Can you show me?
  2. Which parts of your body do you use when you throw, catch, or kick a ball?
  3. Is there something in PE class that you can do really well, and something you find difficult? What is it?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan sapaan hangat dalam bahasa Inggris: 'Good morning, everyone! How are you today?'
  • Guru mengajak murid berdoa singkat sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: menampilkan 3 gambar (seseorang melempar bola, menangkap bola, menendang bola) dan bertanya kepada beberapa murid secara lisan, 'What is this person doing?' untuk mengukur pengetahuan awal kosakata olahraga.
  • Guru mencatat murid yang sudah mengenal kosakata dan yang belum sebagai dasar diferensiasi.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa yang ramah: 'Today we will learn words about sports and how to say what we can and cannot do!'
  • Guru melemparkan pertanyaan pemantik: 'When you play sports, what do you do with the ball? Can you show me the action?' untuk membangun rasa ingin tahu dan koneksi dengan pengalaman murid.
  • Guru memberikan gambaran singkat alur kegiatan hari ini agar murid siap dan merasa aman.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid membuka buku siswa halaman 107 bagian 'A. Catch the Ball – Listen and Point'.
  • Guru memperdengarkan Audio 5.1 (pranala: https://buku.kemdikbud.go.id/s/k4audio5.1). Murid menyimak dengan seksama sambil melihat gambar-gambar yang tersedia.
  • Guru memperdengarkan audio untuk kedua kalinya; kali ini murid diminta menunjuk gambar yang sesuai dengan kata yang mereka dengar (throw, catch, kick, eyes, ears, nose) — kegiatan 'I Spy!'.
  • Guru menampilkan flashcard bergambar masing-masing kata kunci di papan tulis atau layar. Guru mengucapkan setiap kata dengan jelas dan meminta murid menirukan bersama-sama tiga kali: 'Throw… throw… throw!'
  • Guru menjelaskan makna setiap kata dengan gestur tubuh yang jelas (misalnya: berpura-pura melempar bola untuk 'throw', berpura-pura menangkap untuk 'catch', menendang untuk 'kick') agar makna terhubung dengan pengalaman fisik murid.
  • Guru memperdengarkan Audio 5.2 (pranala: https://buku.kemdikbud.go.id/s/k4audio5.2) — 'Listen and Say'. Murid menyimak Ibu Flo mengucapkan ungkapan 'I can see the trees. / I cannot catch the ball.' dan sebagainya.
  • Guru membahas pola kalimat 'I can + kata kerja' dan 'I cannot + kata kerja' secara visual di papan tulis dengan contoh konkret yang berhubungan dengan olahraga.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru memperdengarkan Audio 5.3 (pranala: https://buku.kemdikbud.go.id/s/k4audio5.3) — 'Listen and Do'. Murid mendengarkan Bima dan memberi tanda centang pada kalimat yang mereka dengar di Worksheet 5.1.
  • Setelah selesai mencentang, murid diminta menirukan gerakan (mime the action) sesuai kalimat yang mereka dengar — misalnya berpura-pura melempar bola saat mendengar 'throw the ball'.
  • Guru membahas jawaban Worksheet 5.1 bersama kelas dengan membuat garis penghubung antara gambar dan kalimat yang tepat. Murid saling mengecek jawaban teman sebangku.
  • Kegiatan 'Listen and Sing': Guru memperdengarkan Audio 5.4 (lagu 'I can throw the ball but I cannot catch it'). Pertama, murid cukup menyimak dan menikmati lagunya.
  • Guru memperdengarkan lagu untuk kedua kalinya dan mengajak seluruh kelas bernyanyi bersama sambil melakukan gerakan sesuai lirik lagu.
  • Guru melanjutkan ke kegiatan 'Match and Speak' (buku siswa hal. 109): murid memasangkan gambar dengan kalimat yang sesuai, lalu mengucapkan kalimat tersebut kepada teman di sebelahnya menggunakan pola 'I can / I cannot'.
  • Guru berkeliling memantau dan memberikan umpan balik langsung terhadap pengucapan murid. Guru mencatat murid yang masih kesulitan melafalkan kata-kata tertentu sebagai data asesmen proses.
  • Diferensiasi proses: Murid yang sudah lancar diminta membuat 2 kalimat tambahan tentang kemampuan mereka sendiri ('I can kick the ball. I cannot catch the ball.'). Murid yang masih kesulitan diberi kartu kata bergambar sebagai scaffold untuk memilih kata yang tepat.

Merefleksi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru meminta murid berpasangan dan saling bertanya: 'What can you do in PE class?' Masing-masing menjawab minimal 2 kalimat menggunakan 'I can / I cannot + kata kerja olahraga'.
  • Beberapa pasang murid diminta maju ke depan kelas untuk mempraktikkan percakapan singkat mereka. Kelas memberikan apresiasi dengan tepuk tangan.
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi lisan kepada kelas: 'Which words were easy for you to say? Which ones were difficult?' dan meminta 2-3 murid menjawab secara sukarela.
  • Guru menghubungkan materi dengan kehidupan nyata: 'When you play with your friends outside, you can use these words! Try it today at recess.' untuk memperkuat kebermaknaan belajar.
  • Murid mengisi tabel refleksi diri (dari buku siswa) dengan memilih emotikon yang sesuai untuk indikator 'My language skills' dan 'My social skills'.

Penutup:

  • Guru mengadakan kuis lisan singkat sebagai asesmen akhir: guru menampilkan 4 gambar secara bergantian dan menunjuk murid secara acak untuk menyebutkan kata dan kalimat yang tepat ('What is this? Make a sentence with I can / I cannot.').
  • Guru merangkum bersama kelas kata kunci yang dipelajari hari ini (throw, catch, kick, eyes, ears, nose) dan pola kalimat 'I can / I cannot + kata kerja' dengan menuliskannya di papan tulis.
  • Guru memberikan penguatan positif dan apresiasi atas partisipasi seluruh murid: 'Great job today, everyone! You all did really well!'
  • Guru memberikan pesan penutup singkat: 'Next time, we will learn more about feelings in PE class. Keep practising at home!'
  • Guru menutup kelas dengan salam: 'See you next time. Goodbye!'

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dengan kemampuan lebih tinggi diberikan tantangan tambahan berupa kartu kata berisi kosakata olahraga di luar buku (contoh: jump, run, swim) untuk disusun menjadi kalimat 'I can / I cannot'. Murid yang memerlukan dukungan lebih diberikan kartu flashcard bergambar beserta tulisan kata di bawah gambar sebagai panduan selama kegiatan.
  • Proses: Saat kegiatan 'Match and Speak', murid yang sudah lancar langsung berpasangan dan membuat kalimat orisinal. Murid yang masih berkembang menggunakan scaffold berupa kartu kata bergambar untuk memilih dan menyusun kalimat sebelum mengucapkannya.
  • Produk: Sebagian besar murid menghasilkan kalimat lisan 'I can / I cannot'. Murid yang sudah sangat lancar dapat menuliskan 2–3 kalimat tentang kemampuan mereka di buku catatan sebagai produk tambahan tertulis.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan 3 gambar kegiatan olahraga (melempar, menangkap, menendang bola) dan bertanya secara lisan kepada beberapa murid: 'What is this person doing?' untuk mengukur pengetahuan awal kosakata olahraga sebelum pembelajaran dimulai.
  • Guru mengamati dan mencatat murid yang sudah mengenal kosakata (throw, catch, kick) dan yang belum untuk menjadi dasar pengelompokan dan diferensiasi selama pembelajaran.

Proses:

  • Saat kegiatan 'Listen and Point' (Audio 5.1): guru mengamati apakah murid menunjuk gambar yang tepat sesuai kata yang didengar.
  • Saat pengisian Worksheet 5.1 (Audio 5.3 — Listen and Do): guru memeriksa centang pada kalimat yang tepat sebagai indikator pemahaman menyimak.
  • Saat kegiatan 'Match and Speak': guru memantau dan mencatat ketepatan pelafalan 'I can / I cannot + kata kerja' dari setiap murid.
  • Saat kegiatan berpasangan di tahap Merefleksi: guru mengamati kelancaran, keberanian, dan ketepatan kalimat yang diucapkan murid.

Akhir:

  • Kuis lisan di penutup: guru menampilkan 4 gambar bergantian dan menunjuk murid secara acak untuk menyebutkan kata kunci dan membuat kalimat menggunakan pola 'I can / I cannot + kata kerja olahraga'.
  • Penilaian percakapan berpasangan menggunakan rubrik 4 level yang mencakup aspek kemampuan membuat kalimat ability, kesesuaian gerakan dengan kalimat, dan ketepatan pengucapan.

Formatif:

  • Observasi guru saat kegiatan 'Listen and Point' — mencatat siapa saja yang dapat menunjuk gambar dengan tepat sesuai audio.
  • Pengecekan Worksheet 5.1 secara lisan bersama kelas untuk melihat pemahaman kosakata.
  • Pemantauan langsung saat kegiatan 'Match and Speak' — guru mencatat ketepatan pengucapan 'I can / I cannot' setiap murid.
  • Pengamatan saat kegiatan berpasangan di tahap Merefleksi — guru menilai kelancaran dan keberanian berbicara.

Sumatif:

  • Kuis lisan di penutup: guru menampilkan 4 gambar dan meminta murid menyebutkan kosakata serta membuat kalimat 'I can / I cannot' secara spontan.
  • Penilaian percakapan berpasangan menggunakan rubrik percakapan (Tabel 5.1) yang mencakup aspek: kemampuan membuat kalimat tentang ability, kemampuan menirukan gerakan sesuai kalimat, dan ketepatan pengucapan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi Kosakata Olahraga dan Indera (throw, catch, kick, eyes, ears, nose)Murid tidak dapat mengidentifikasi kosakata meskipun dengan bantuan gambar dan audio.Murid dapat mengidentifikasi 1–2 kosakata dengan bantuan gambar dan arahan guru.Murid dapat mengidentifikasi 3–5 kosakata dengan tepat setelah mendengarkan audio.Murid dapat mengidentifikasi seluruh kosakata (6 kata) dengan tepat dan cepat saat mendengarkan audio tanpa bantuan tambahan.
Mengucapkan Ungkapan 'I can / I cannot + kata kerja olahraga'Murid tidak dapat mengucapkan ungkapan 'I can / I cannot' meskipun dengan contoh dari guru.Murid dapat mengucapkan ungkapan 'I can / I cannot' dengan lafal yang kurang tepat dan membutuhkan banyak bantuan guru.Murid dapat mengucapkan ungkapan 'I can / I cannot + kata kerja olahraga' dengan lafal yang cukup tepat dan sedikit koreksi.Murid dapat mengucapkan ungkapan 'I can / I cannot + kata kerja olahraga' dengan lafal yang tepat, jelas, dan percaya diri tanpa bantuan guru.
Kesesuaian Gerakan dengan Kalimat (Mime the Action)Murid tidak menunjukkan gerakan yang sesuai dengan kalimat yang didengar atau diucapkan.Murid menunjukkan gerakan yang sesuai hanya untuk 1 kalimat dengan dorongan guru.Murid menunjukkan gerakan yang sesuai untuk sebagian besar kalimat dengan tepat.Murid menunjukkan gerakan yang sesuai untuk semua kalimat dengan tepat dan spontan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat menyimak audio dengan baik dan menunjuk gambar yang tepat? Apa yang perlu diperbaiki dari cara penyajian audio?
  • Apakah kegiatan 'Listen and Sing' dan 'Match and Speak' cukup menggembirakan dan bermakna bagi murid?
  • Murid mana yang masih kesulitan melafalkan 'I can / I cannot'? Pendekatan apa yang akan saya gunakan di pertemuan berikutnya untuk mendukung mereka?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan hari ini efektif untuk murid dengan kebutuhan belajar yang berbeda?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk seluruh tahap pembelajaran? Apa yang perlu disesuaikan?

Refleksi Murid:

  • Kata olahraga apa yang sudah bisa kamu ucapkan dengan benar hari ini? (throw / catch / kick)
  • Apakah kamu sudah bisa membuat kalimat 'I can' dan 'I cannot'? Coba buat satu contohnya!
  • Bagian mana dari pelajaran hari ini yang paling kamu sukai? Kenapa?
  • Apa yang masih terasa sulit bagimu? Apa yang ingin kamu coba lagi?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: English for Nusantara Kids untuk SD Kelas IV (Bab 5 'My PE Class', hal. 106–109)
  2. Buku Guru: Panduan Guru English for Nusantara Kids untuk SD Kelas IV (Panduan Khusus Chapter 5, hal. 121–136)
  3. Audio 5.1 – Listen and Point: https://buku.kemdikbud.go.id/s/k4audio5.1
  4. Audio 5.2 – Listen and Say: https://buku.kemdikbud.go.id/s/k4audio5.2
  5. Audio 5.3 – Listen and Do (Transcript: Throw the ball, Catch the ball, Kick the ball, Hear the whistle, Smell the flower): https://buku.kemdikbud.go.id/s/k4audio5.3
  6. Audio 5.4 – Listen and Sing (Lagu 'I can throw the ball but I cannot catch it'): https://buku.kemdikbud.go.id/s/k4audio5.4
  7. Worksheet 5.1 (terdapat di buku siswa hal. 108)
  8. Flashcard bergambar kosakata olahraga dan indera (throw, catch, kick, eyes, ears, nose) — dibuat atau dicetak guru
  9. Kartu kata bergambar sebagai scaffold untuk murid yang memerlukan dukungan tambahan
  10. Papan tulis / layar proyektor untuk menampilkan gambar dan pola kalimat
  11. Perangkat audio/speaker untuk memutar audio dari pranala Kemdikbud

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.