Modul AjarPertemuan 3Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 4: Spicy Noodles: Mengenal Kosakata Rasa dan Tekstur Makanan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 4 dengan topik "Spicy Noodles: Mengenal Kosakata Rasa dan Tekstur Makanan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 4: Spicy Noodles: Mengenal Kosakata Rasa dan Tekstur Makanan

Bahasa Inggris - Kelas 4

Bab 2 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Spicy Noodles: Mengenal Kosakata Rasa dan Tekstur Makanan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikSpicy Noodles: Mengenal Kosakata Rasa dan Tekstur Makanan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi kata-kata yang menggambarkan rasa dan tekstur makanan (sweet, bitter, spicy, chewy, creamy) dari teks lisan atau multimodal sederhana yang diperdengarkan.
  2. Murid dapat menyebutkan rasa dan tekstur makanan tertentu secara lisan menggunakan ungkapan sederhana, seperti 'Noodles are spicy.' dan 'I like fish because it's delicious.'

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Do you like spicy food? How does it feel in your mouth?
  2. Can you name one food that is sweet and one food that is bitter?
  3. If you eat noodles, how would you describe them — soft, chewy, or crunchy?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pelajaran.
  • Guru memeriksa kehadiran murid dan mengondisikan kelas agar siap belajar.
  • Asesmen Awal (Diagnostik): Guru menunjukkan 4–5 gambar makanan (mie, permen, coklat hitam, nasi, buah mangga) dan bertanya secara lisan kepada beberapa murid: 'How does this food taste?' Guru mencatat respons murid untuk mengetahui kosakata yang sudah dan belum dikuasai.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan mengajak murid merespons secara bebas (jawaban dalam bahasa Indonesia maupun Inggris diterima).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: 'Today we will learn words to describe the taste and texture of food, then practice saying them!'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru menampilkan flashcard bergambar (sweet, bitter, spicy, chewy, creamy) satu per satu di papan tulis atau layar proyektor.
  • Untuk setiap kata, guru melafalkan dengan jelas dan mengajak murid menirukan bersama-sama (choral repetition) sebanyak 2–3 kali.
  • Guru meminta murid memejamkan mata sejenak dan membayangkan rasa/tekstur makanan tersebut (misalnya: 'Close your eyes. Imagine you are eating something very spicy. How do you feel?') — ini melatih kesadaran indrawi (berkesadaran).
  • Guru memperdengarkan Comic Strip 2.2 'It's So Spicy!' secara lisan: guru membacakan dialog tokoh Pipit, Bara, Mita, dan Ferdinand dengan intonasi ekspresif.
  • Sambil menyimak, murid diminta menunjuk (point) gambar flashcard yang sesuai dengan kata yang mereka dengar di dalam cerita.
  • Guru mengulang bagian dialog kunci dan bertanya: 'Which word describes the noodles? Which word describes the watermelon?' Murid menjawab secara lisan atau dengan menunjuk kartu.
  • Guru memberikan penjelasan singkat perbedaan taste (rasa: sweet, bitter, spicy) dan texture (tekstur: chewy, creamy) menggunakan contoh makanan lokal yang dikenal murid.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memperkenalkan ungkapan target: 'Noodles are spicy.' dan 'I like fish because it's delicious.' Guru menuliskannya di papan tulis dan melafalkannya bersama murid.
  • Kegiatan 'Taste and Texture Game': Guru menunjukkan gambar makanan (atau benda nyata/model makanan jika tersedia) satu per satu. Murid diminta mengangkat tangan dan menyebutkan rasa/teksturnya menggunakan pola kalimat yang telah dipelajari.
  • Kegiatan Berpasangan — 'Tell Your Partner': Murid duduk berpasangan. Murid A menyebutkan nama satu makanan favoritnya, murid B bertugas menebak dan menyebutkan rasa/teksturnya ('Is it sweet? Is it spicy?'). Kemudian bergantian.
  • Guru membagikan Worksheet sederhana (dapat digambar di papan tulis): murid mencocokkan gambar makanan (mie, permen, coklat, alpukat, es krim) dengan kata rasa/tekstur yang tepat (sweet, bitter, spicy, chewy, creamy) secara berpasangan.
  • Beberapa pasang murid dipilih secara acak untuk mempresentasikan hasil pencocokan mereka di depan kelas dengan menyebutkan kalimat lengkap, misalnya: 'Ice cream is sweet and creamy.'
  • Diferensiasi proses diterapkan pada tahap ini: murid yang lebih cepat diminta membuat 2 kalimat tambahan, sedangkan murid yang membutuhkan dukungan dapat menggunakan kartu kata (word cards) sebagai bantuan.

Merefleksi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru mengajak murid untuk duduk tenang sejenak dan mengingat kembali kegiatan yang sudah dilakukan hari ini.
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi secara lisan: 'Which new word do you like the most today? Why?' dan 'Can you think of one food from your home that is chewy or creamy?'
  • Murid berbagi jawaban secara lisan (2–3 murid), menghubungkan kosakata baru dengan pengalaman nyata mereka sehari-hari.
  • Guru mengajak murid mengisi self-assessment sederhana di buku tulis: murid menggambar emotikon (😊 / 😐 / 😟) di samping tiga pernyataan: (1) I can say the taste words. (2) I can say the texture words. (3) I can make a sentence about food.
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi murid dan menegaskan kembali kosakata kunci yang sudah dipelajari.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi hari ini: menyebutkan kembali 5 kata kosakata rasa dan tekstur (sweet, bitter, spicy, chewy, creamy) secara bersama-sama.
  • Asesmen Akhir: Guru melakukan 'Exit Ticket' lisan — setiap murid diminta menyebutkan satu kalimat tentang makanan menggunakan kosakata yang dipelajari sebelum meninggalkan tempat duduknya (atau secara bergilir cepat).
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: 'Tonight, look at your dinner and try to describe the taste and texture in English. Write one sentence in your notebook.'
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam dan motivasi singkat.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah memiliki kosakata lebih luas dapat diperkenalkan dengan kata tambahan seperti 'crunchy', 'sour', dan 'fresh' yang muncul dalam Comic Strip 2.2, sehingga mereka dapat mengeksplorasi lebih banyak pilihan kata.
  • Proses: Murid yang masih kesulitan diberikan word card bergambar sebagai scaffolding saat menyusun kalimat, dan dipasangkan dengan teman yang lebih mahir dalam kegiatan berpasangan. Murid yang cepat diminta membuat 2–3 kalimat mandiri tanpa bantuan kartu.
  • Produk: Murid yang lebih cepat dapat membuat mini-poster sederhana berisi gambar makanan favorit beserta kalimat deskripsinya. Murid yang membutuhkan dukungan cukup mengisi lembar pencocokan gambar dan kata.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menunjukkan gambar 4–5 makanan dan bertanya 'How does this food taste?' secara lisan kepada beberapa murid untuk memetakan kosakata yang sudah dimiliki.
  • Guru mencatat murid yang sudah mengenal kosakata rasa/tekstur dalam bahasa Inggris dan yang belum, sebagai dasar pengelompokan/diferensiasi.

Proses:

  • Observasi guru selama kegiatan 'Memahami': apakah murid dapat menunjuk flashcard yang tepat saat menyimak cerita lisan.
  • Observasi selama kegiatan 'Mengaplikasi': apakah murid dapat menggunakan ungkapan 'X is [kata sifat].' dengan tepat dalam kegiatan berpasangan.
  • Pengecekan hasil worksheet pencocokan gambar-kata untuk mengidentifikasi murid yang membutuhkan bimbingan lebih lanjut.

Akhir:

  • Exit Ticket lisan: setiap murid menyebutkan minimal satu kalimat tentang rasa atau tekstur makanan sebelum meninggalkan tempat duduk.
  • Guru menilai ketepatan kosakata, kelengkapan kalimat, dan kepercayaan diri murid dalam berbicara menggunakan rubrik 4 level.

Formatif:

  • Observasi lisan selama kegiatan choral repetition dan tanya-jawab: guru mencatat murid yang belum tepat dalam pengucapan kosakata.
  • Observasi kegiatan berpasangan 'Tell Your Partner': guru berkeliling dan mencatat kemampuan murid menggunakan ungkapan sederhana secara lisan.
  • Penilaian worksheet pencocokan gambar dan kata yang dikerjakan berpasangan.

Sumatif:

  • Exit Ticket lisan di akhir pembelajaran: murid menyebutkan satu kalimat lengkap tentang rasa atau tekstur makanan menggunakan pola 'X is [taste/texture].' atau 'I like X because it's [taste/texture].'
  • Self-assessment emotikon di buku tulis murid sebagai data refleksi diri.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi kosakata rasa dan tekstur makanan (TP 4.2.3.1)Murid belum dapat menunjuk atau menyebutkan kata rasa/tekstur yang sesuai meskipun sudah diberi bantuan gambar dan pengulangan.Murid dapat mengidentifikasi 1–2 kata rasa/tekstur (misalnya hanya 'sweet' dan 'spicy') dari teks lisan yang diperdengarkan dengan bantuan gambar.Murid dapat mengidentifikasi 3–4 kata rasa/tekstur dengan tepat dari teks lisan yang diperdengarkan secara mandiri.Murid dapat mengidentifikasi semua 5 kata rasa/tekstur (sweet, bitter, spicy, chewy, creamy) dengan tepat dari teks lisan, dan dapat menjelaskan makna kata tersebut dengan contoh makanan.
Menyebutkan rasa dan tekstur makanan secara lisan (TP 4.2.3.2)Murid belum dapat menyebutkan kalimat tentang rasa/tekstur makanan meskipun sudah diberi contoh dan kartu kata.Murid dapat menyebutkan kata rasa atau tekstur secara lepas (misalnya hanya 'spicy' atau 'sweet') tanpa membentuk kalimat lengkap.Murid dapat menyebutkan kalimat sederhana tentang rasa atau tekstur makanan dengan struktur yang tepat, misalnya 'Noodles are spicy.' dengan bantuan kartu kata atau contoh di papan tulis.Murid dapat menyebutkan 2 atau lebih kalimat tentang rasa dan tekstur makanan secara mandiri dan spontan, termasuk menggunakan pola 'I like X because it's [kata sifat].' dengan tepat dan percaya diri.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mendapat kesempatan berbicara secara lisan selama pembelajaran berlangsung?
  • Kosakata mana yang paling sulit dipahami murid, dan bagaimana saya bisa memperkuat pemahamannya di pertemuan berikutnya?
  • Apakah kegiatan diferensiasi yang saya rancang sudah cukup membantu murid yang kesulitan sekaligus menantang murid yang cepat?
  • Apakah waktu 2x35 menit sudah terbagi secara proporsional antara kegiatan Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksi?

Refleksi Murid:

  • What new words did you learn today? Can you say them?
  • Which food from your home is sweet? Which one is spicy?
  • Was there anything that was difficult for you today? What do you want to learn more about?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: English for Nusantara Kids untuk SD Kelas IV (Kemdikbud) — Comic Strip 2.2 'It's So Spicy!' dan Worksheet 2.10
  2. Buku Guru: Panduan Khusus Chapter 2 Meal Time — Unit B 'Spicy Noodles'
  3. Flashcard bergambar: kata kosakata sweet, bitter, spicy, chewy, creamy (dapat dibuat guru atau dicetak dari buku)
  4. Gambar atau foto makanan (mie, permen, coklat hitam, es krim, alpukat, dll.) untuk kegiatan identifikasi
  5. Papan tulis atau layar proyektor untuk menampilkan gambar dan contoh kalimat
  6. Lembar kerja pencocokan gambar-kata (dapat digambar di papan tulis atau difotokopi)
  7. Buku tulis murid untuk self-assessment emotikon

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.