MODUL AJAR Bahasa Inggris — Kelas 3 (Fase B) Topik: Asesmen Sumatif Bab 5: My Classroom INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Inggris |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif Bab 5: My Classroom |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Melalui asesmen lisan, murid dapat menyebutkan nama, jumlah, dan letak benda-benda di dalam kelas menggunakan ungkapan 'What is that?', 'How many... are there?', dan 'Where is/are the...?' dengan benar sebagai bukti pencapaian kompetensi menyimak dan berbicara.
- Melalui asesmen tertulis, murid dapat menuliskan kalimat pendek tentang benda-benda di dalam kelas (nama, jumlah, letak, kepemilikan, dan warna alat tulis) dalam bentuk teks tulis sederhana atau multimodal dengan tepat sebagai bukti pencapaian kompetensi membaca, memirsa, menulis, dan mempresentasikan.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Can you look around and tell me: what things do you see in our classroom right now?
- How do you ask someone about the number of objects in a room in English?
- If I want to know where the eraser is, what question would I ask?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa bersama (2 menit).
- Guru mengecek kehadiran murid dan memastikan suasana kelas kondusif untuk asesmen (2 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pertemuan: 'Today we have our final test for Chapter 5. You will show me how well you can talk and write about your classroom.' (2 menit)
- Asesmen Awal — Guru mengajukan 2–3 pertanyaan lisan singkat secara klasikal sebagai pemanasan dan pengecekan kesiapan: 'What is this? (menunjuk benda di kelas)' dan 'How many windows are there?' untuk memastikan semua murid siap dan percaya diri sebelum asesmen dimulai (4 menit).
- Guru menjelaskan mekanisme asesmen: urutan pelaksanaan (lisan dulu, lalu tertulis), waktu masing-masing, dan tata tertib selama asesmen berlangsung (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru menampilkan gambar ruang kelas (Picture 5.1 dari Buku Siswa atau gambar serupa di papan/layar) dan meminta murid mengamati selama 2 menit secara saksama sebagai bahan acuan asesmen lisan (Berkesadaran).
- Guru mengingatkan kembali secara singkat (2 menit) ungkapan kunci yang akan digunakan dalam asesmen: 'What is that? — That is a ...', 'How many ... are there? — There are ...', 'Where is/are the ...? — It is/They are ...' dengan menuliskannya di papan tulis agar murid memiliki referensi visual.
- Guru mempersilakan murid membaca kembali catatan/buku mereka selama 3 menit sebelum asesmen lisan dimulai sebagai jeda persiapan mandiri (Berkesadaran, Kemandirian).
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- ASESMEN LISAN (TP 3.5.5.1) — 20 menit: Guru memanggil murid satu per satu atau berpasangan (bergantian bertanya-jawab) ke depan kelas. Setiap murid mendapat giliran menjawab minimal 3 pertanyaan yang mencakup: (1) nama benda 'What is that?', (2) jumlah benda 'How many... are there?', dan (3) letak benda 'Where is/are the...?'. Guru menggunakan kartu gambar benda kelas sebagai media pemancing pertanyaan. Murid yang sedang menunggu giliran mengerjakan lembar latihan mandiri (reviewing vocabulary) agar waktu tetap produktif (Bermakna, Menggembirakan).
- Guru mencatat hasil asesmen lisan setiap murid pada lembar observasi/checklist yang telah disiapkan selama proses berlangsung.
- ASESMEN TERTULIS (TP 3.5.5.2) — 20 menit: Setelah semua murid selesai asesmen lisan, guru membagikan lembar soal tertulis. Soal mencakup: (1) melengkapi kalimat tentang nama dan jumlah benda di kelas, (2) menuliskan letak benda berdasarkan gambar menggunakan preposisi (in, on, under), (3) menuliskan kepemilikan alat tulis menggunakan possessive (Pipit's pencil is red), dan (4) menulis 2–3 kalimat pendek mendeskripsikan ruang kelas berdasarkan gambar yang disediakan. Murid mengerjakan secara mandiri dan tertib (Bermakna, Kemandirian).
- Guru berkeliling memantau proses pengerjaan, memastikan tidak ada murid yang kebingungan memahami instruksi soal — jika ada, guru menjelaskan instruksi tanpa memberi jawaban (Asesmen Proses/Formatif).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah asesmen tertulis selesai dan lembar jawaban dikumpulkan, guru mengajak murid melakukan refleksi diri (5 menit) menggunakan lembar refleksi sederhana bergambar bintang: 'I can say the names of things in my classroom ⭐⭐⭐', 'I can say how many things there are ⭐⭐⭐', 'I can say where things are ⭐⭐⭐', 'I can write sentences about my classroom ⭐⭐⭐' — murid memberi tanda bintang 1–3 untuk setiap pernyataan sesuai perasaan mereka (Berkesadaran, Kemandirian).
- Guru membahas 2–3 soal yang dirasa sulit secara klasikal berdasarkan pantauan selama asesmen berlangsung, memberikan umpan balik umum, dan meluruskan miskonsepsi yang sering muncul (Bermakna).
- Guru meminta 2–3 murid secara sukarela menyampaikan satu hal yang sudah mereka kuasai dan satu hal yang ingin mereka pelajari lebih lanjut tentang My Classroom (Berkesadaran, Komunikasi).
Penutup:- Guru menyampaikan apresiasi kepada seluruh murid atas usaha dan partisipasi mereka dalam asesmen hari ini: 'You all did a great job today! I am proud of you.' (2 menit)
- Guru menginformasikan bahwa hasil asesmen akan dikembalikan pada pertemuan berikutnya beserta umpan balik tertulis dari guru (1 menit).
- Guru menyampaikan gambaran singkat tentang topik/bab yang akan dipelajari selanjutnya sebagai jembatan motivasi (1 menit).
- Guru menutup pelajaran dengan salam penutup bersama (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan tambahan: kartu gambar benda kelas dengan label kata (word card) tetap ditempel di papan tulis selama asesmen tertulis sebagai scaffolding visual. Untuk murid yang sudah sangat mahir: diberikan tantangan tambahan pada soal tertulis berupa menulis 4–5 kalimat deskriptif tentang ruang kelas tanpa bantuan gambar.
- Proses: Asesmen lisan dapat dilakukan secara berpasangan (peer assessment) bagi murid yang merasa lebih nyaman berbicara bersama teman, dengan guru tetap mengobservasi. Murid yang membutuhkan waktu lebih boleh menyelesaikan bagian tertulis lebih dulu sambil menunggu giliran asesmen lisan.
- Produk: Murid yang memiliki kemampuan lebih dapat menambahkan gambar/ilustrasi pada lembar tertulis mereka untuk membuat teks multimodal sederhana (menggambar denah kelas dan memberi label serta kalimat deskripsi).
ASESMENAwal:- Guru mengajukan 2–3 pertanyaan lisan singkat secara klasikal di kegiatan pendahuluan: menunjuk benda di kelas dan bertanya 'What is this?' serta 'How many... are there?' untuk mengecek kesiapan dan kepercayaan diri murid sebelum asesmen dimulai.
- Guru mengamati respons murid (verbal/non-verbal) dan menyesuaikan penjelasan mekanisme asesmen apabila ditemukan murid yang terlihat bingung atau tidak siap.
Proses:- Checklist observasi lisan: guru menandai setiap murid pada kolom ungkapan yang berhasil digunakan dengan benar (What is that? / How many...? / Where is/are...?) selama asesmen berbicara.
- Pemantauan berkeliling selama asesmen tertulis: guru mencatat murid yang memerlukan clarifikasi instruksi dan memberikan bantuan prosedural (bukan jawaban).
- Lembar refleksi diri bintang (self-assessment) yang diisi murid setelah asesmen selesai sebagai data asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).
Akhir:- Asesmen lisan (TP 3.5.5.1): setiap murid menjawab minimal 3 pertanyaan lisan mencakup nama benda, jumlah benda, dan letak benda menggunakan ungkapan target. Dinilai menggunakan rubrik berbicara 4 level.
- Asesmen tertulis (TP 3.5.5.2): murid mengerjakan lembar soal yang menguji kemampuan melengkapi kalimat, menuliskan letak benda, kepemilikan alat tulis, warna, dan menulis teks deskriptif pendek berdasarkan gambar. Dinilai menggunakan rubrik menulis 4 level.
Formatif:- Observasi lisan oleh guru saat asesmen berbicara berlangsung menggunakan checklist ungkapan (What is that? / How many...? / Where is/are...?).
- Pantauan guru saat murid mengerjakan soal tertulis — guru mencatat murid yang tampak kesulitan memahami instruksi.
- Lembar refleksi diri bintang 1–3 yang diisi murid di akhir kegiatan inti.
Sumatif:- Asesmen lisan: murid menyebutkan nama, jumlah, dan letak benda di kelas menggunakan ungkapan target (TP 3.5.5.1).
- Asesmen tertulis: murid menuliskan kalimat pendek tentang nama, jumlah, letak, kepemilikan, dan warna alat tulis berdasarkan gambar (TP 3.5.5.2).
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Berbicara — Ketepatan Ungkapan (What is that? / How many...? / Where is/are...?) | Tidak dapat menggunakan ungkapan target meskipun dengan bantuan guru. Jawaban tidak relevan atau tidak merespons. | Dapat menggunakan 1 dari 3 ungkapan target dengan benar, sering memerlukan bantuan atau prompt dari guru. | Dapat menggunakan 2 dari 3 ungkapan target dengan benar dan cukup lancar dengan sesekali bantuan guru. | Dapat menggunakan ketiga ungkapan target (What is that? / How many...? / Where is/are...?) dengan benar, lancar, dan mandiri tanpa bantuan guru. | | Berbicara — Kelengkapan Informasi (nama, jumlah, letak benda) | Tidak dapat menyebutkan nama, jumlah, atau letak benda di kelas meskipun dengan bantuan. | Dapat menyebutkan salah satu informasi (nama ATAU jumlah ATAU letak) dengan benar. | Dapat menyebutkan dua dari tiga informasi (nama, jumlah, letak) dengan benar. | Dapat menyebutkan nama, jumlah, dan letak benda di kelas semuanya dengan benar dan tepat. | | Menulis — Ketepatan Kalimat (struktur, kosakata, ejaan) | Kalimat tidak terbentuk atau mengandung kesalahan berat sehingga makna tidak dapat dipahami. Kosakata target tidak digunakan. | Kalimat terbentuk sebagian dengan banyak kesalahan ejaan dan tata bahasa, namun makna dapat ditebak. Kosakata target digunakan dengan tidak tepat. | Kalimat terbentuk dengan beberapa kesalahan kecil pada ejaan atau tata bahasa, namun makna jelas. Kosakata target umumnya digunakan dengan tepat. | Kalimat terbentuk dengan benar, ejaan dan tata bahasa tepat, makna sangat jelas. Kosakata target (nama benda, jumlah, letak, kepemilikan, warna) digunakan dengan tepat dan lengkap. | | Menulis — Kelengkapan Informasi (nama, jumlah, letak, kepemilikan, warna alat tulis) | Hanya menuliskan 1 atau tidak ada informasi dari kelima aspek yang diminta (nama, jumlah, letak, kepemilikan, warna). | Menuliskan 2 dari 5 aspek informasi yang diminta dengan benar. | Menuliskan 3–4 dari 5 aspek informasi yang diminta dengan benar. | Menuliskan kelima aspek informasi (nama, jumlah, letak, kepemilikan, dan warna alat tulis) dengan benar dan lengkap dalam kalimat yang padu. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid mendapat kesempatan yang adil dan cukup waktu selama asesmen lisan berlangsung?
- Ungkapan atau struktur kalimat mana yang paling banyak mengalami kesalahan oleh murid, dan apa implikasinya untuk pembelajaran berikutnya?
- Apakah mekanisme asesmen (lisan + tertulis dalam satu pertemuan) berjalan efektif sesuai alokasi waktu? Apa yang perlu disesuaikan?
- Apakah instruksi soal tertulis cukup jelas bagi semua murid, termasuk yang membutuhkan dukungan tambahan?
Refleksi Murid:- Apa yang sudah kamu bisa lakukan dengan baik hari ini dalam bahasa Inggris?
- Ungkapan mana yang masih terasa sulit bagimu — apakah 'What is that?', 'How many...?', atau 'Where is/are...?'?
- Bagaimana perasaanmu saat berbicara dalam bahasa Inggris di depan guru hari ini?
- Apa satu hal yang ingin kamu latih lagi tentang materi My Classroom?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa: Bahasa Inggris — English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas III (Kemdikbud), Bab 5 My Classroom (hlm. 115–134).
- Buku Guru: Panduan Guru Bahasa Inggris — English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas III (Kemdikbud), Bab 5 (hlm. 124–132).
- Audio 5.1 dan Audio 5.7 dari sumber resmi Kemdikbud (https://buku.kemdikbud.go.id/s/k3audio5.1) sebagai referensi guru.
- Kartu gambar benda-benda kelas (word cards): desk, whiteboard, chair, bookshelf, board marker, pencil, eraser, pencil case — dicetak oleh guru.
- Lembar soal asesmen tertulis yang disiapkan guru (mencakup soal isian, menulis kalimat, dan deskripsi gambar).
- Lembar observasi/checklist asesmen lisan untuk guru.
- Lembar refleksi diri murid (bintang 1–3) yang disiapkan guru.
- Papan tulis dan spidol/kapur untuk menuliskan ungkapan kunci sebagai scaffolding visual.
|