Modul AjarPertemuan 2Bab 5Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 3: Jumlah Benda di Dalam Kelas (How Many Things in the Classroom?)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 3 dengan topik "Jumlah Benda di Dalam Kelas (How Many Things in the Classroom?)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 3: Jumlah Benda di Dalam Kelas (How Many Things in the Classroom?)

Bahasa Inggris - Kelas 3

Bab 5 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Jumlah Benda di Dalam Kelas (How Many Things in the Classroom?)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikJumlah Benda di Dalam Kelas (How Many Things in the Classroom?)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menyimak dan mengamati gambar ruang kelas, murid dapat memahami dan merespons pertanyaan 'How many... are there in the classroom?' beserta jawabannya 'There are...' secara lisan dengan tepat.
  2. Melalui kegiatan membaca worksheet bergambar ruang kelas, murid dapat memahami teks tulis pendek berupa pertanyaan dan jawaban tentang jumlah benda di dalam kelas serta meresponsnya secara tertulis dengan benar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Look around! How many chairs are in our classroom right now? Can you count them?
  2. Kalau kamu mau bertanya kepada temanmu tentang jumlah buku di mejanya, kira-kira kamu pakai kata apa dalam Bahasa Inggris?
  3. Menurutmu, mengapa penting bisa bertanya dan menjawab jumlah benda dalam Bahasa Inggris?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pelajaran.
  • Guru mengecek kehadiran dan mengondisikan murid agar siap belajar.
  • Asesmen awal (diagnostik): Guru menunjukkan 2 gambar benda di kelas (meja dan kursi) lalu bertanya secara lisan, 'How many desks do you see?' Murid menjawab dengan cara mereka sendiri (angka, kata, atau menunjuk) untuk mengukur pemahaman awal tentang kosakata angka dan pola kalimat.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Look around! How many chairs are in our classroom right now?' sambil mengajak murid menghitung bersama secara langsung.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: 'Today we will learn to ask and answer How many things are in the classroom — pertanyaan dan jawaban jumlah benda di kelas.'
  • Guru menampilkan gambar ruang kelas Pipit dan mengajak murid mengamatinya selama 1 menit: 'Look at the picture. This is Pipit's classroom. What do you see in Pipit's classroom?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memutar Audio 5.3 (lagu 'How many desks are there in the classroom?') dua kali. Murid menyimak dengan tenang dan fokus (berkesadaran).
  • Guru menampilkan lirik lagu di papan tulis/layar. Guru mengucapkan lirik kalimat demi kalimat, murid menirukan bersama.
  • Guru mengulas pola kalimat kunci: 'How many [benda] are there in the classroom?' — 'There are [angka] [benda].' Guru menuliskan pola di papan tulis dengan warna berbeda untuk tiap bagian agar mudah dipahami.
  • Guru menghubungkan pola dengan situasi nyata kelas: 'Now look at our classroom. How many whiteboards are there?' Murid menghitung dan menjawab bersama secara lisan (bermakna — konteks nyata ruang kelas sendiri).
  • Guru memberikan contoh tanya-jawab minimal 3 putaran menggunakan benda berbeda (desk, chair, book), memastikan murid memahami pola sebelum berlatih mandiri.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Kegiatan 1 — Listen and Respond (Lisan): Guru mengucapkan pertanyaan 'How many [benda] are there in the classroom?' menggunakan gambar ruang kelas Pipit. Murid menjawab secara lisan dengan pola 'There are...' Dilakukan 4–5 putaran dengan benda berbeda (desks, chairs, students, books, board markers).
  • Kegiatan 2 — Pair Practice (Kolaborasi, Menggembirakan): Murid berpasangan. Secara bergantian satu bertanya dan satu menjawab menggunakan gambar ruang kelas atau benda nyata di kelas mereka. Guru memantau dan memberikan umpan balik lisan singkat.
  • Kegiatan 3 — Worksheet 5.2 (Membaca-Menulis): Guru membagikan Worksheet 5.2. Murid membaca pertanyaan bergambar ('How many chairs are in the classroom?', 'How many students are in the classroom?', dll.) lalu menuliskan jawaban lengkap pada kolom yang tersedia dengan pola 'There are...'
  • Selama murid mengerjakan worksheet, guru berkeliling untuk memberi bimbingan dan mencatat observasi (asesmen proses).
  • Diferensiasi selama Mengaplikasi: Murid yang selesai lebih cepat diminta membuat 2 pertanyaan tambahan tentang benda lain di kelas nyata mereka beserta jawabannya. Murid yang membutuhkan dukungan mendapat kartu bantuan berisi pola kalimat dan daftar angka 1–15.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid berhenti sejenak dan mengamati kelas mereka sendiri: 'Take a moment. Look around our classroom. What did you notice today that you didn't notice before?'
  • Guru meminta 3–4 murid secara sukarela menyampaikan satu kalimat tanya atau jawaban dalam Bahasa Inggris tentang benda di kelas nyata mereka.
  • Guru memandu diskusi singkat: 'Tadi kita belajar menghitung dan bertanya dalam Bahasa Inggris. Kapan kira-kira kita bisa memakai kalimat ini di kehidupan sehari-hari?' (bermakna — menghubungkan ke kehidupan nyata).
  • Murid mengisi self-check sederhana di bagian bawah worksheet: memberi tanda centang pada pernyataan 'I can ask How many...' dan 'I can answer There are...' sesuai kemampuan diri (berkesadaran — refleksi diri).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pelajaran: 'Today we learned to ask How many... are there? and answer There are...' Guru menuliskan pola kalimat kunci di papan tulis sekali lagi.
  • Asesmen akhir (sumatif lisan cepat): Guru menunjukkan gambar ruang kelas dan mengajukan 2 pertanyaan kepada beberapa murid secara acak. Guru mencatat ketepatan jawaban.
  • Guru memberikan pesan penutup yang menyemangati: 'Great job today! You can now count and ask about things in your classroom in English!'
  • Murid merapikan meja dan buku sebelum berdoa.
  • Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan menggunakan kartu bantuan bergambar yang memuat pola kalimat 'How many... are there?' dan 'There are...' serta daftar angka 1–15 dalam kata. Murid yang sudah menguasai materi dapat mengakses kosakata benda kelas tambahan di luar yang dibahas (e.g., window, door, fan).
  • Proses: Murid lambat dibimbing guru atau teman sebangku saat mengerjakan worksheet. Murid cepat diminta membuat pertanyaan dan jawaban sendiri tentang benda di kelas nyata tanpa scaffolding, lalu mempresentasikan ke pasangan.
  • Produk: Murid lambat cukup melengkapi Worksheet 5.2 dengan jawaban angka. Murid cepat menulis minimal 2 pasang pertanyaan-jawaban tambahan tentang benda lain di kelas nyata mereka secara mandiri.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menunjukkan 2 gambar benda di kelas (meja dan kursi) dan bertanya secara lisan, 'How many desks do you see?' untuk mengukur sejauh mana murid sudah mengenal kosakata angka dan pola kalimat How many sebelum pembelajaran dimulai.
  • Guru mengamati respons murid: apakah mereka menjawab dengan angka saja, kata Bahasa Indonesia, atau sudah menggunakan pola 'There are...' Hasil ini digunakan untuk menyesuaikan intensitas scaffolding selama kegiatan inti.

Proses:

  • Observasi lisan selama Pair Practice: guru berkeliling mendengarkan percakapan berpasangan dan mencatat kekeliruan pengucapan atau struktur kalimat untuk dibahas bersama.
  • Pemantauan worksheet: guru melihat jawaban tertulis murid selama pengerjaan dan memberikan umpan balik langsung kepada murid yang menulis jawaban tidak lengkap atau salah pola.
  • Tanya-jawab lisan saat kegiatan Memahami: guru mengajukan pertanyaan 'How many ... are there?' kepada kelas dan mencatat siapa yang sudah mampu menjawab dengan pola lengkap.

Akhir:

  • Asesmen lisan cepat di penutup: guru menunjukkan gambar ruang kelas dan menunjuk 4–5 murid secara acak, masing-masing menjawab satu pertanyaan 'How many...' secara lisan. Guru menilai ketepatan pola dan angka.
  • Pengumpulan Worksheet 5.2: guru menilai ketepatan dan kelengkapan 5 jawaban tulis murid menggunakan rubrik 4 level.

Formatif:

  • Observasi lisan saat kegiatan Pair Practice: guru mencatat ketepatan penggunaan pola 'How many... are there?' dan 'There are...' oleh murid.
  • Pemantauan pengerjaan Worksheet 5.2: guru berkeliling dan mencatat murid yang mengalami kesulitan menulis jawaban lengkap.
  • Self-check murid di akhir kegiatan inti (tanda centang pada lembar refleksi diri worksheet).

Sumatif:

  • Asesmen lisan cepat di penutup: guru menunjukkan gambar dan mengajukan 2 pertanyaan 'How many...' kepada murid secara acak, menilai ketepatan jawaban lisan.
  • Hasil tertulis Worksheet 5.2: penilaian kelengkapan dan ketepatan jawaban tulis 'There are ...' untuk 5 pertanyaan bergambar.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan Lisan — Merespons pertanyaan 'How many ... are there?' secara lisanMurid tidak merespons atau hanya menyebutkan angka tanpa pola kalimat.Murid menjawab dengan pola tidak lengkap, misalnya hanya 'There are ten' tanpa menyebut benda, atau masih perlu bantuan penuh dari guru.Murid menjawab dengan pola 'There are [angka] [benda]' dengan tepat namun sesekali masih membutuhkan jeda atau bantuan minimal.Murid menjawab dengan pola 'There are [angka] [benda] in the classroom' secara lancar, tepat, dan percaya diri tanpa bantuan.
Kemampuan Tulis — Melengkapi jawaban pada Worksheet 5.2Murid tidak mengisi atau mengisi dengan kata/angka acak yang tidak relevan.Murid mengisi sebagian jawaban (1–2 dari 5 item) dengan pola yang kurang lengkap atau angka yang salah.Murid mengisi 3–4 dari 5 item dengan pola 'There are...' yang benar dan angka yang tepat.Murid mengisi semua 5 item dengan pola 'There are [angka] [benda]' yang lengkap, benar, dan rapi.
Kolaborasi — Partisipasi dalam Pair PracticeMurid tidak mau berpartisipasi atau hanya diam saat giliran bertanya maupun menjawab.Murid berpartisipasi hanya pada satu peran (bertanya atau menjawab saja) dan masih perlu dorongan dari guru.Murid berpartisipasi aktif dalam kedua peran (bertanya dan menjawab) meski kadang perlu bantuan pasangan.Murid berpartisipasi aktif dan mendukung pasangannya, bergantian peran dengan lancar dan saling memberi umpan balik sederhana.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid sudah mampu menggunakan pola 'How many... are there?' dan 'There are...' secara lisan pada akhir pertemuan ini?
  • Apakah kegiatan Pair Practice berjalan efektif? Murid mana yang masih perlu pendampingan lanjutan?
  • Apakah alokasi waktu untuk Worksheet 5.2 cukup? Jika tidak, bagian mana yang perlu disesuaikan di pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan (kartu bantuan dan tantangan tambahan) sudah menjangkau kebutuhan murid dengan kemampuan berbeda?

Refleksi Murid:

  • Hari ini aku sudah bisa bertanya 'How many... are there in the classroom?' — benar atau belum? (Murid memberi tanda pada self-check)
  • Hari ini aku sudah bisa menjawab 'There are ...' dengan angka yang tepat — benar atau belum?
  • Bagian mana yang masih terasa sulit untukku hari ini? (Menghitung? Menulis? Mengucapkan?)
  • Di mana lagi aku bisa memakai kalimat 'How many ... are there?' selain di kelas Bahasa Inggris?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Bahasa Inggris — English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas III (Bab 5: My Classroom)
  2. Buku Guru: Panduan Khusus Bahasa Inggris — English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas III (Bab 5, hlm. 124–134)
  3. Audio 5.3: Lagu 'How many desks are there in the classroom?' (dari buku digital/CD audio buku siswa)
  4. Worksheet 5.2: Lembar kerja bergambar ruang kelas berisi pertanyaan dan kolom jawaban jumlah benda
  5. Gambar ruang kelas Pipit (dari buku siswa atau ditampilkan melalui proyektor/papan tulis)
  6. Kartu bantuan (scaffolding card): berisi pola kalimat 'How many ... are there?' — 'There are ...' dan daftar angka 1–15 dalam kata (dibuat guru sebagai alat diferensiasi)
  7. Papan tulis dan spidol berwarna (untuk menuliskan pola kalimat kunci dengan warna berbeda)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.