Modul AjarPertemuan 1Bab 5Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 3: Mengenal Benda-Benda di Dalam Kelas (Things in the Classroom)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 3 dengan topik "Mengenal Benda-Benda di Dalam Kelas (Things in the Classroom)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 3: Mengenal Benda-Benda di Dalam Kelas (Things in the Classroom)

Bahasa Inggris - Kelas 3

Bab 5 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Mengenal Benda-Benda di Dalam Kelas (Things in the Classroom)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMengenal Benda-Benda di Dalam Kelas (Things in the Classroom)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menyimak audio/guru dan menunjuk gambar, murid dapat mengidentifikasi nama benda-benda di dalam kelas (desk, chair, whiteboard, bookshelf, board marker) dengan tepat.
  2. Melalui kegiatan tanya jawab berpasangan, murid dapat menggunakan ungkapan 'What is this/that?' dan 'It is a/an...' untuk menyebutkan nama benda di dalam kelas secara lisan dengan benar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Coba lihat sekeliling kelas kita — benda apa saja yang kamu lihat di sini?
  2. Kalau temanmu dari luar negeri datang ke kelas kita, bagaimana cara kamu menyebutkan nama benda-benda di kelas dalam bahasa Inggris?
  3. Apa bedanya 'this' dan 'that' kalau kita menunjuk benda? Kapan kamu pakai masing-masing kata itu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan menanyakan kabar dalam bahasa Inggris: 'Good morning, everyone! How are you today?'
  • Guru mengajak murid berdoa sebelum memulai pembelajaran.
  • Asesmen awal (diagnostik): Guru memperlihatkan 5 kartu gambar (desk, chair, whiteboard, bookshelf, board marker) satu per satu dan meminta murid mengangkat tangan bila tahu nama bendanya dalam bahasa Inggris — guru mencatat siapa yang sudah dan belum tahu sebagai peta awal kemampuan.
  • Apersepsi: Guru menampilkan gambar ruang kelas Pipit dan bertanya, 'Look at the picture. This is Pipit's classroom. What do you see in Pipit's classroom?' — murid merespons secara bebas.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Today we will learn the names of things in our classroom and practice asking and answering about them in English.'
  • Guru menyampaikan alur kegiatan secara singkat agar murid tahu apa yang akan dilakukan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memutar Audio 5.1 (atau membacakan skrip audio) yang menampilkan Pipit memperkenalkan benda-benda di kelasnya. Murid menyimak dengan tenang.
  • Guru menampilkan poster/flashcard bergambar 5 benda: desk, chair, whiteboard, bookshelf, board marker. Sambil menunjuk satu per satu, guru mengucapkan namanya dengan jelas dan meminta murid menirukan (choral repetition 2–3 kali).
  • Kegiatan 'Listen and Point': Guru menyebutkan nama benda secara acak, murid menunjuk gambar yang sesuai di poster atau di buku siswa halaman 117 — kegiatan ini membantu murid mengaitkan bunyi dengan gambar secara sadar.
  • Guru memperkenalkan ungkapan 'What is this?' dan 'It is a/an...' dengan mencontohkan langsung: (menunjuk meja) 'What is this? It is a desk.' Murid mengikuti contoh secara klasikal.
  • Guru menjelaskan penggunaan 'a' vs 'an' secara singkat dengan contoh konkret: 'a desk', 'a chair', 'an eraser' — murid diajak menemukan polanya sendiri sebelum guru mengonfirmasi.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru mencontohkan percakapan 'Ask and Answer' bersama satu murid sukarela: (menunjuk benda di kelas nyata) 'What is this?' — 'It is a whiteboard.'
  • Murid berpasangan. Setiap pasangan mendapat 1 set kartu gambar (6 kartu, dipilih 2). Secara bergantian satu murid menunjukkan kartu, pasangannya bertanya 'What is this/that?' dan pemegang kartu menjawab 'It is a/an...'
  • Setelah 3 menit, pasangan berganti peran. Guru berkeliling memantau, mendengarkan, dan memberikan umpan balik langsung (perbaikan pelafalan atau kosakata) tanpa menghentikan seluruh kelas.
  • Asesmen proses: Guru menggunakan lembar observasi sederhana (checklist) untuk mencatat kemampuan setiap pasangan dalam menggunakan ungkapan 'What is this/that?' dan 'It is a/an ...' dengan benar.
  • Kegiatan 'I Spy!' klasikal: Guru berkata 'I spy something in our classroom... What is this?' sambil menunjuk benda nyata di kelas. Murid menjawab bersama. Kemudian giliran murid yang menjadi 'Spy' dan menunjuk benda untuk ditebak teman-temannya — suasana dibuat menyenangkan seperti permainan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid berhenti sejenak dan menanyakan: 'Benda apa yang tadi paling sulit kamu sebutkan dalam bahasa Inggris? Mengapa?'
  • Murid secara berpasangan saling memberitahu satu benda yang baru mereka pelajari hari ini dan mengucapkannya dalam satu kalimat: 'I learned that... is called... in English.'
  • Guru memimpin diskusi singkat: 'Apa manfaat bisa menyebutkan nama benda di kelas dalam bahasa Inggris?' — murid diminta berpikir tentang situasi nyata di mana mereka bisa menggunakan kemampuan ini.
  • Murid mengisi tabel refleksi 'I Can Do It!' di buku siswa menggunakan tiga emoji (bisa sendiri / masih belajar / perlu bantuan) untuk dua indikator: (1) saya bisa menyebutkan nama benda di kelas, (2) saya bisa bertanya dan menjawab menggunakan 'What is this/that?'

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat rangkuman: menyebutkan kembali 5 kosakata dan 2 ungkapan yang dipelajari hari ini.
  • Asesmen akhir: Guru melakukan quick check — menunjuk 3–4 benda di kelas secara acak, murid menjawab secara lisan menggunakan ungkapan 'It is a/an...' Guru mencatat hasilnya.
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi murid: 'You did a great job today! I'm proud of you all.'
  • Guru menyampaikan pratinjau pertemuan berikutnya secara singkat.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang sudah menguasai 5 kosakata utama, guru menyediakan kartu gambar tambahan dengan kosakata benda kelas lainnya (poster, window, door, cupboard). Untuk murid yang kesulitan, guru menyediakan kartu yang sudah dilengkapi tulisan nama benda di bawah gambar sebagai scaffolding.
  • Proses: Murid yang cepat dapat langsung bermain 'I Spy' secara mandiri dalam kelompok kecil tanpa bantuan kartu. Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat bekerja berpasangan dengan teman sebaya yang lebih terampil (peer support), atau duduk lebih dekat ke guru selama sesi menunjuk gambar.
  • Produk: Murid yang sudah sangat berkembang dapat membuat 3 kalimat tambahan secara lisan tentang benda lain di kelas di luar 5 kosakata utama. Murid yang masih berkembang cukup menghasilkan 2 ungkapan 'What is this? It is a...' dengan tepat menggunakan kartu bergambar.

ASESMEN

Awal:

  • Guru memperlihatkan 5 kartu gambar benda kelas (desk, chair, whiteboard, bookshelf, board marker) satu per satu dan meminta murid mengangkat tangan bila sudah tahu nama bendanya dalam bahasa Inggris.
  • Guru mencatat secara cepat (mental note atau tally sederhana) berapa murid yang mengenal 0–1 kosakata, 2–3 kosakata, dan 4–5 kosakata — hasil ini digunakan untuk menentukan kelompok dukungan selama kegiatan inti.

Proses:

  • Selama Listen and Point: guru memperhatikan ketepatan murid menunjuk gambar — jika banyak yang salah menunjuk benda tertentu, guru mengulang penyebutan kosakata tersebut.
  • Selama Ask and Answer berpasangan: guru berkeliling dengan checklist sederhana berisi nama murid dan 2 kolom (ungkapan bertanya ✓/✗, ungkapan menjawab ✓/✗) untuk memantau setiap pasangan.
  • Selama I Spy klasikal: guru mencatat murid yang belum pernah menjawab atau terlihat ragu-ragu untuk diberikan perhatian ekstra atau kesempatan menjawab berikutnya.

Akhir:

  • Quick check lisan: guru menunjuk 3–4 benda nyata di kelas secara acak dan meminta beberapa murid (dipilih secara merata) menjawab menggunakan 'It is a/an...' — hasilnya dicatat dan dinilai menggunakan rubrik.
  • Tabel refleksi diri 'I Can Do It!' dikumpulkan sebagai data asesmen akhir proses belajar dari sudut pandang murid.

Formatif:

  • Observasi partisipasi saat kegiatan Listen and Point — guru mencatat ketepatan murid menunjuk gambar sesuai nama yang diucapkan.
  • Checklist percakapan berpasangan: guru memantau penggunaan ungkapan 'What is this/that?' dan 'It is a/an ...' selama kegiatan Ask and Answer.
  • Tabel refleksi 'I Can Do It!' yang diisi murid di akhir kegiatan inti.

Sumatif:

  • Quick check lisan di penutup: guru menunjuk 3–4 benda nyata di kelas, murid menjawab menggunakan struktur 'It is a/an...' — dinilai dengan rubrik 4 level.
  • Rubrik percakapan Ask and Answer: menilai 4 aspek (inisiasi, bertanya, menjawab, antusiasme) masing-masing skor 1–4, total maksimal 16 poin, dikonversi ke skala 100.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi nama benda di kelas (TP 3.5.1.1)Murid belum dapat menunjuk atau menyebutkan nama benda di kelas meskipun dengan bantuan.Murid dapat menunjuk atau menyebutkan 1–2 nama benda (desk, chair) dengan bantuan guru atau kartu bergambar.Murid dapat mengidentifikasi 3–4 nama benda (desk, chair, whiteboard, bookshelf) secara tepat dengan sedikit jeda atau bantuan.Murid dapat mengidentifikasi semua 5 nama benda (desk, chair, whiteboard, bookshelf, board marker) dengan tepat dan cepat secara mandiri.
Menggunakan ungkapan 'What is this/that?' dan 'It is a/an ...' (TP 3.5.1.2)Murid belum dapat menggunakan ungkapan bertanya maupun menjawab meskipun sudah dicontohkan.Murid dapat menggunakan salah satu ungkapan (bertanya atau menjawab) dengan benar, sering perlu diingatkan atau meniru kalimat guru.Murid dapat menggunakan kedua ungkapan dengan benar dalam percakapan berpasangan, sesekali masih ragu pada penggunaan 'a' atau 'an'.Murid dapat menggunakan kedua ungkapan dengan benar, lancar, dan tepat (termasuk pemilihan 'a'/'an') secara mandiri dalam percakapan berpasangan.
Inisiasi percakapan (Ask and Answer)Murid tidak dapat memulai percakapan atau menunggu sepenuhnya pada pasangan.Murid dapat memulai percakapan hanya dengan dorongan kuat dari guru atau pasangan.Murid dapat memulai percakapan secara mandiri meskipun dengan sedikit keraguan.Murid memulai percakapan dengan percaya diri, intonasi jelas, dan secara proaktif bergantian peran.
Antusiasme dan partisipasiMurid pasif, tidak menunjukkan keterlibatan selama kegiatan.Murid sesekali terlibat namun lebih banyak pasif atau perlu diajak berulang kali.Murid aktif terlibat dalam sebagian besar kegiatan dan menunjukkan minat belajar.Murid sangat antusias, aktif di semua kegiatan, dan mendorong semangat pasangannya juga.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mencapai TP 3.5.1.1 (mengidentifikasi 5 kosakata benda kelas)? Jika belum, kosakata mana yang perlu diulang di pertemuan berikutnya?
  • Apakah kegiatan Ask and Answer berpasangan berjalan efektif? Adakah hambatan yang perlu diperbaiki dalam pengaturan pasangan atau pemberian instruksi?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk ketiga tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)? Bagian mana yang perlu disesuaikan durasinya?
  • Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan sudah menjangkau murid dengan kemampuan beragam? Murid mana yang masih membutuhkan perhatian tambahan?

Refleksi Murid:

  • Benda apa di kelas yang baru kamu tahu namanya dalam bahasa Inggris hari ini?
  • Apakah kamu sudah bisa bertanya 'What is this/that?' dan menjawab 'It is a/an ...' sendiri tanpa melihat catatan?
  • Bagian mana dari pelajaran hari ini yang paling menyenangkan? Mengapa?
  • Apakah ada kata atau ungkapan yang masih terasa sulit? Apa yang akan kamu lakukan untuk mengingat kata-kata itu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Bahasa Inggris English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas III (Bab 5, hlm. 115–131)
  2. Buku Panduan Guru: Bahasa Inggris English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas III (Panduan Khusus Bab 5, hlm. 124–136)
  3. Audio 5.1 dari Kemdikbud: https://buku.kemdikbud.go.id/s/k3audio5.1
  4. Flashcard/kartu gambar 5 benda kelas: desk, chair, whiteboard, bookshelf, board marker (dapat dicetak dari Worksheet 5.4 buku siswa hlm. 129)
  5. Poster gambar ruang kelas Pipit (Picture 5.1 dari buku siswa hlm. 117)
  6. Spidol dan papan tulis untuk demonstrasi langsung di kelas
  7. Lembar kerja Worksheet 5.1 (Match and Say) untuk kegiatan tambahan murid cepat

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.