Modul AjarPertemuan 3Bab 4Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 3: School Description – Letak Ruangan di Sekolah (Prepositions of Place)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 3 dengan topik "School Description – Letak Ruangan di Sekolah (Prepositions of Place)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 3: School Description – Letak Ruangan di Sekolah (Prepositions of Place)

Bahasa Inggris - Kelas 3

Bab 4 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 3 (Fase B)

Topik: School Description – Letak Ruangan di Sekolah (Prepositions of Place)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikSchool Description – Letak Ruangan di Sekolah (Prepositions of Place)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menyimak dan melihat gambar denah sekolah, murid dapat memahami dan merespons ungkapan letak ruangan sekolah menggunakan kata 'in front of', 'at the back of/behind', 'next to/beside', 'between' secara lisan dengan tepat.
  2. Melalui kegiatan look and respond dengan gambar denah sekolah, murid dapat menjawab pertanyaan 'Where is the …?' menggunakan ungkapan preposisi tempat secara lisan sesuai konteks.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Di sekolah kita, di mana letak perpustakaan? Bagaimana cara kamu menjelaskan posisinya kepada teman yang baru?
  2. Kalau temanmu bertanya 'Where is the canteen?', kira-kira kamu akan menjawab apa dalam bahasa Inggris?
  3. Coba lihat gambar denah sekolah ini — ruangan mana yang ada di antara dua ruangan lain?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan sapaan hangat dalam bahasa Inggris: 'Good morning, everyone! How are you today?'
  • Guru mengajak murid berdoa sejenak sebelum memulai pembelajaran.
  • Asesmen awal (diagnostik): Guru menampilkan gambar sederhana dua objek (misalnya meja dan kursi) dan bertanya, 'Where is the chair? Is it next to the table?' — murid merespons secara lisan atau dengan menunjuk. Guru mencatat siapa yang sudah familiar dengan preposisi dan siapa yang belum.
  • Apersepsi: Guru mengajak murid mengamati ruangan kelas sendiri dan bertanya, 'What do you see in our classroom? Where is the whiteboard? Where is the teacher's desk?' — sambut jawaban dalam bahasa Indonesia maupun Inggris, lalu guru merespons dalam bahasa Inggris.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Today we will learn how to say where rooms are in a school using words like in front of, behind, next to, and between.'
  • Guru memotivasi murid dengan mengatakan bahwa kemampuan ini sangat berguna ketika memandu tamu baru di sekolah.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan Picture 4.5 (denah sekolah Pipit) di papan tulis atau layar proyektor. Murid diminta mengamati gambar selama 1 menit secara seksama sebelum berbicara (prinsip berkesadaran: minta murid mengamati dengan penuh perhatian).
  • Guru memperdengarkan Audio 4.7 secara keseluruhan. Murid menyimak sambil melihat gambar denah.
  • Guru memperdengarkan Audio 4.7 kembali kalimat per kalimat, berhenti di setiap jeda. Murid menunjuk ruangan yang disebutkan pada gambar di buku masing-masing dan menyebutkan hurufnya.
  • Guru mengenalkan empat ungkapan preposisi: 'in front of', 'at the back of/behind', 'next to/beside', 'between'. Guru menulis dan menggambar ilustrasi sederhana di papan tulis untuk setiap ungkapan (misalnya dua kotak dengan panah menunjukkan posisi).
  • Guru memperdengarkan Audio 4.8 (chant) dan mengajak seluruh kelas menyanyikan chant bersama-sama minimal dua kali: 'Where is the library? It is next to the garden…' (prinsip menggembirakan: chant dilakukan dengan ritme dan gerakan tangan sederhana).
  • Guru memperdengarkan Audio 4.9 dan meminta murid mengucapkan ungkapan-ungkapan yang muncul bersama-sama setelah audio diputar (prinsip bermakna: ungkapan dikaitkan langsung dengan gambar kontekstual).
  • Guru mengecek pemahaman dengan teknik 'thumbs up/thumbs down': guru membacakan kalimat posisi, murid mengacungkan jempol ke atas jika benar dan ke bawah jika salah berdasarkan denah.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Kegiatan 'Look and Respond': Guru menampilkan denah sekolah (gambar besar di papan atau lembar kerja murid). Guru menunjuk salah satu ruangan dan bertanya, 'Where is the library?' — murid menjawab secara lisan menggunakan preposisi yang tepat.
  • Guru melakukan tanya-jawab klasikal secara cepat (drilling lisan), menunjuk berbagai ruangan di denah dan meminta murid menjawab 'Where is the …?' secara bergantian. Guru memberikan umpan balik langsung (affirm jawaban benar, betulkan yang salah dengan lembut).
  • Kegiatan berpasangan (pair work): Murid berpasangan. Satu murid menunjuk ruangan di denah pada buku masing-masing, pasangannya menjawab 'Where is the …?' Bergantian peran. Guru berkeliling memantau dan memberikan bantuan (prinsip bermakna: komunikasi kontekstual antarpeserta didik).
  • Kegiatan 'I Spy!' versi kelas: Guru berkata 'I spy a room that is between the toilet and the library. What is it?' — murid menebak dan menjawab dalam bahasa Inggris. Beberapa murid diberi giliran menjadi 'spy' yang memberi petunjuk posisi (prinsip menggembirakan: permainan tebak-tebakan mendorong partisipasi aktif).
  • Diferensiasi proses: Murid yang sudah fasih didorong membuat kalimat sendiri tanpa melihat contoh. Murid yang masih kesulitan diberi kartu petunjuk (sentence scaffold) berisi pola: 'The ___ is [preposition] the ___.' untuk diisi.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid menghubungkan pembelajaran hari ini dengan kehidupan nyata: 'Sekarang, bisakah kamu menjelaskan letak ruang UKS atau kantin di sekolah kita dalam bahasa Inggris kepada teman baru?'
  • Murid secara berpasangan atau mandiri mencoba mendeskripsikan satu ruangan di sekolah mereka sendiri (bukan dari denah buku) menggunakan minimal satu preposisi. Guru memfasilitasi dan memberi umpan balik.
  • Guru memimpin refleksi singkat dengan pertanyaan lisan: 'What new words did you learn today? Which preposition was the hardest for you? Which was the easiest?'
  • Murid mengisi 'exit ticket' sederhana berupa selembar kertas kecil: menggambar tiga kotak mewakili tiga ruangan dan menuliskan satu kalimat posisi menggunakan preposisi pilihan mereka sendiri (prinsip berkesadaran: mendorong murid mengevaluasi hasil belajarnya sendiri).
  • Guru mengumpulkan exit ticket sebagai bahan umpan balik dan perencanaan tindak lanjut.

Penutup:

  • Guru bersama murid merangkum pembelajaran: 'Today we learned four prepositions of place: in front of, behind, next to, and between. We used them to describe where rooms are in a school.'
  • Guru melakukan asesmen akhir lisan singkat: menunjuk 2–3 murid secara acak dan mengajukan pertanyaan 'Where is the [ruangan]?' berdasarkan denah — mencatat respons sebagai data sumatif pertemuan.
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi kelas: 'You all did a great job today! I'm proud of you.'
  • Guru menyampaikan preview pertemuan berikutnya secara singkat.
  • Guru menutup kelas dengan salam penutup dalam bahasa Inggris: 'See you next time. Goodbye!'

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum menguasai kosakata ruangan sekolah diberikan kartu gambar (flashcard) bergambar ruangan beserta nama bahasa Inggrisnya sebagai referensi selama kegiatan berlangsung.
  • Proses: Murid yang cepat belajar diminta membuat petunjuk posisi sendiri (tanpa scaffold) dan berperan sebagai 'spy' dalam kegiatan tebak-tebakan. Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan sentence scaffold berupa pola kalimat tertulis: 'The ___ is [in front of / behind / next to / between] the ___.'
  • Produk: Murid yang sudah sangat fasih dapat mendeskripsikan lebih dari satu ruangan dalam rangkaian kalimat. Murid yang masih berkembang cukup menjawab satu kalimat posisi dengan benar menggunakan salah satu preposisi.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan gambar dua objek sederhana (meja dan kursi) dan bertanya 'Where is the chair?' untuk mengukur pengetahuan awal murid tentang preposisi tempat.
  • Guru mencatat respons murid: siapa yang sudah mengenal kata 'next to', 'in front of', dll., dan siapa yang belum — hasil ini digunakan untuk menentukan murid mana yang perlu dukungan lebih selama kegiatan inti.

Proses:

  • Observasi selama kegiatan menyimak audio: apakah murid dapat menunjuk ruangan yang tepat sesuai yang didengar.
  • Tanya-jawab lisan klasikal: guru memantau ketepatan penggunaan preposisi 'in front of', 'behind', 'next to', 'between' dalam jawaban lisan murid.
  • Pemantauan kegiatan pair work: guru berkeliling dan mencatat murid yang sudah dapat menjawab 'Where is the …?' dengan benar dan yang masih memerlukan bantuan.
  • Kegiatan 'I Spy!': guru menilai kemampuan murid memahami deskripsi posisi dan merespons secara lisan.

Akhir:

  • Asesmen lisan individual: guru menunjuk 2–3 murid secara acak, menunjuk ruangan di denah, dan meminta murid menjawab 'Where is the …?' menggunakan preposisi yang tepat. Guru mencatat hasilnya di lembar observasi.
  • Exit ticket tertulis sederhana: murid menggambar tiga kotak mewakili tiga ruangan di posisi yang berbeda, lalu menuliskan satu kalimat deskripsi posisi menggunakan salah satu preposisi yang dipelajari hari ini.

Formatif:

  • Observasi lisan selama kegiatan tanya-jawab klasikal: guru mencatat ketepatan penggunaan preposisi oleh tiap murid.
  • Pengamatan selama kegiatan pair work: guru memantau interaksi dan ketepatan jawaban lisan antar-pasangan.
  • Teknik thumbs up/down untuk mengecek pemahaman konsep preposisi secara cepat.
  • Umpan balik langsung (corrective feedback) saat murid salah mengucapkan atau salah menggunakan preposisi.

Sumatif:

  • Asesmen lisan akhir pertemuan: guru menunjuk 2–3 murid secara acak dan meminta menjawab 'Where is the [ruangan]?' berdasarkan denah.
  • Exit ticket: murid menggambar tiga ruangan dan menulis minimal satu kalimat posisi menggunakan preposisi yang tepat.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Ungkapan Preposisi (TP 3.4.3.1)Murid belum dapat mengidentifikasi atau merespons ungkapan 'in front of', 'behind', 'next to', 'between' meskipun dengan bantuan gambar.Murid dapat merespons 1–2 ungkapan preposisi secara lisan dengan bantuan scaffold atau petunjuk guru.Murid dapat merespons 3–4 ungkapan preposisi secara lisan dengan tepat, kadang perlu sedikit bantuan.Murid dapat memahami dan merespons semua ungkapan preposisi secara lisan dengan tepat dan mandiri tanpa bantuan.
Kemampuan Menjawab 'Where is the …?' (TP 3.4.3.2)Murid belum dapat menjawab pertanyaan 'Where is the …?' meskipun dengan bantuan denah dan contoh.Murid dapat menjawab pertanyaan 'Where is the …?' dengan satu preposisi, namun sering tidak sesuai konteks atau perlu banyak dorongan.Murid dapat menjawab pertanyaan 'Where is the …?' menggunakan preposisi yang tepat sesuai konteks denah dengan lancar, sesekali perlu koreksi.Murid dapat menjawab pertanyaan 'Where is the …?' secara tepat, lancar, dan mandiri menggunakan preposisi yang sesuai konteks, bahkan dapat membuat kalimat deskripsi posisi sendiri.
Kelancaran dan Keberanian Berbicara (Speaking Fluency)Murid tidak berani atau tidak mau mencoba berbicara dalam bahasa Inggris.Murid mau mencoba berbicara namun sangat terbata-bata dan sering membutuhkan dorongan kuat dari guru.Murid berbicara dengan cukup lancar meskipun ada jeda. Berani menjawab meski belum sempurna.Murid berbicara dengan lancar dan percaya diri, mampu merespons dengan cepat tanpa ragu-ragu.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat memahami dan menggunakan keempat preposisi (in front of, behind, next to, between) di akhir pembelajaran?
  • Apakah media gambar denah dan audio sudah cukup efektif membantu murid memahami konsep preposisi?
  • Murid mana yang masih memerlukan perhatian khusus dan dukungan lebih di pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu sudah terbagi dengan seimbang antara tahap Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksi?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling membuat murid antusias, dan bagian mana yang perlu diperbaiki?

Refleksi Murid:

  • Preposisi mana yang paling mudah kamu ingat hari ini? (in front of, behind, next to, atau between?)
  • Apakah kamu sudah bisa menjawab pertanyaan 'Where is the …?' dalam bahasa Inggris? Seberapa yakin kamu?
  • Apakah ada kata atau ungkapan yang masih membingungkan untukmu? Tuliskan atau ceritakan kepada gurumu.
  • Coba pikirkan: di sekolahmu, ruangan apa yang letaknya 'next to' ruang kelasmu? Bisakah kamu mengatakannya dalam bahasa Inggris?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Bahasa Inggris – English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas III (Kemendikbud), Bab 4 'My School', halaman 102–104
  2. Buku Guru: Panduan Guru Bahasa Inggris – English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas III (Kemendikbud), Bab 4
  3. Audio 4.7: https://buku.kemdikbud.go.id/s/k3audio4.7 (Listen and Guess – school rooms)
  4. Audio 4.8: https://buku.kemdikbud.go.id/s/k3audio4.8 (Listen and Chant – prepositions of place)
  5. Audio 4.9: https://buku.kemdikbud.go.id/s/k3audio4.9 (Listen and Speak – expressions)
  6. Picture 4.5: Gambar denah sekolah Pipit (tersedia di buku siswa halaman 102)
  7. Kartu gambar (flashcard) ruangan sekolah: classroom, library, canteen, toilet, teachers' room, principal's room, school garden, parking lot – dibuat guru atau diunduh
  8. Kartu scaffold kalimat (sentence scaffold): 'The ___ is [in front of / behind / next to / between] the ___.' – dicetak untuk murid yang membutuhkan dukungan
  9. Papan tulis dan spidol/kapur untuk ilustrasi preposisi
  10. Proyektor atau layar (opsional, untuk menampilkan gambar denah dan audio)
  11. Lembar exit ticket (kertas kosong kecil untuk gambar tiga kotak dan satu kalimat posisi)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.