Modul AjarPertemuan 2Bab 4Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 3: School Facilities – Bertanya dan Menjawab tentang Ruangan di Sekolah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 3 dengan topik "School Facilities – Bertanya dan Menjawab tentang Ruangan di Sekolah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 3: School Facilities – Bertanya dan Menjawab tentang Ruangan di Sekolah

Bahasa Inggris - Kelas 3

Bab 4 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 3 (Fase B)

Topik: School Facilities – Bertanya dan Menjawab tentang Ruangan di Sekolah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikSchool Facilities – Bertanya dan Menjawab tentang Ruangan di Sekolah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan tanya jawab berpasangan, murid dapat menggunakan ungkapan 'What rooms are there in your school?', 'There is/There are …', 'Is there a … at your school?', 'Yes, there is / No, there is not' secara lisan dengan tepat.
  2. Melalui kegiatan membaca teks pendek bergambar tentang fasilitas sekolah Pipit, murid dapat memahami informasi tentang ruangan-ruangan sekolah dan meresponsnya secara verbal sesuai konteks.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. What is your favourite room or place at school? Why do you like it?
  2. Do you think all schools have the same rooms? What rooms do you think every school must have?
  3. How would you tell your friend about the rooms in our school if they have never visited it?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan menyapa murid dalam Bahasa Inggris: 'Good morning, everyone! How are you today?'
  • Guru mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: menampilkan 4–5 gambar ruangan sekolah (kelas, perpustakaan, kantin, UKS, ruang guru) di papan tulis atau layar, lalu bertanya kepada beberapa murid: 'Do you know the name of this room in English?' Guru mencatat siapa yang sudah mengenal kosakata dan siapa yang belum.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'What is your favourite room at school? Why?' — izinkan murid menjawab dalam Bahasa Indonesia dulu, lalu bantu terjemahkan ke Bahasa Inggris secara lisan bersama-sama.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat dan menarik: 'Today we are going to learn how to ask and talk about rooms in our school in English. Let's have fun!'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menempelkan kartu gambar ruangan sekolah (classroom, library, canteen, toilet, teachers' room, principal's room, health room, praying room, school yard, school garden) di papan tulis beserta labelnya dalam Bahasa Inggris.
  • Guru memperdengarkan audio 4.1 (atau membacakan transkripnya) tentang Pipit yang menceritakan sekolahnya. Murid diminta menyimak dan menunjuk kartu gambar yang sesuai saat nama ruangan disebutkan. (Prinsip: Berkesadaran — murid hadir penuh, fokus menyimak dan menunjuk.)
  • Guru memandu murid membaca teks pendek bergambar tentang fasilitas sekolah Pipit di Buku Siswa. Guru membaca nyaring per kalimat, murid mengikuti (choral reading).
  • Guru memperkenalkan ungkapan kunci satu per satu di papan tulis: 'There is a canteen at my school.' / 'There are six classrooms at my school.' / 'Is there a library at your school?' / 'Yes, there is.' / 'No, there is not.' Guru mencontohkan cara pengucapan yang benar dan murid menirukan bersama (drilling). (Prinsip: Bermakna — ungkapan dikaitkan langsung dengan gambar ruangan nyata sekolah Pipit.)
  • Guru menjelaskan pola sederhana: kapan menggunakan 'There is' (satu ruangan) dan 'There are' (lebih dari satu), serta cara membentuk pertanyaan 'Is there a …?' dengan contoh visual di papan tulis.
  • Guru mengecek pemahaman dengan teknik 'Thumbs Up / Thumbs Down': guru menyebutkan kalimat, murid menunjukkan jempol naik jika benar dan jempol turun jika salah (misal: guru berkata 'There are a library' — murid menunjukkan jempol turun).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi pasangan (pair work). Setiap pasangan mendapat satu set kartu pertanyaan-jawaban bergambar yang memuat nama ruangan sekolah. (Prinsip: Menggembirakan — format permainan kartu membuat kegiatan menyenangkan.)
  • Murid berlatih dialog berpasangan secara bergantian menggunakan ungkapan yang sudah dipelajari. Contoh dialog panduan ditampilkan di papan tulis: A: 'What rooms are there in your school?' B: 'There is a library and there are six classrooms at my school.' A: 'Is there a canteen at your school?' B: 'Yes, there is.' / 'No, there is not.'
  • Setelah berlatih dengan panduan, guru meminta beberapa pasangan untuk maju ke depan kelas dan mempraktikkan dialog tanpa melihat panduan (spontan). Teman-teman lain menyimak dan beri tepuk tangan. (Prinsip: Menggembirakan — suasana apresiasi dan supportif.)
  • Guru memfasilitasi kegiatan 'Find Your Partner': guru membagikan kartu bergambar satu ruangan kepada setiap murid. Murid berdiri, berjalan, dan bertanya kepada teman: 'Is there a [nama ruangan] at your school?' hingga menemukan teman yang memegang kartu ruangan yang sama. (Prinsip: Menggembirakan dan Bermakna — gerak aktif, konteks komunikasi nyata.)
  • Guru memantau jalannya interaksi, memberikan koreksi dan umpan balik langsung secara positif (misal: 'Good try! But we say 'There is', not 'There are' for one room.').
  • Guru memberikan lembar kerja sederhana: murid membaca 3 kalimat pendek tentang sekolah Pipit, lalu menjawab 3 pertanyaan pilihan bergambar (misal: 'Is there a canteen at Pipit's school? Circle Yes or No.'). Ini mengaplikasikan TP 3.4.2.2 secara tertulis ringan. (Prinsip: Bermakna — membaca teks bermakna dan merespons sesuai konteks.)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu murid untuk membandingkan sekolah mereka sendiri dengan sekolah Pipit: 'Is your school the same as Pipit's school? What rooms does your school have that Pipit's school does not?' Diskusi singkat 5 menit secara lisan bersama kelas. (Prinsip: Bermakna — mengaitkan pembelajaran dengan konteks nyata murid.)
  • Guru meminta 2–3 murid menyampaikan satu kalimat tentang sekolah mereka sendiri menggunakan 'There is/There are' secara spontan di depan kelas. (Prinsip: Berkesadaran — murid menyadari apa yang telah mereka kuasai.)
  • Guru menampilkan tabel refleksi 'My Turn' dari Buku Siswa. Guru memperkenalkan emoji (😊 = Ya, aku bisa; 😐 = Masih belajar; 😟 = Perlu bantuan). Guru membacakan setiap indikator dalam dua bahasa dan memberi waktu murid untuk memberi tanda centang secara jujur sesuai pengalaman belajar mereka hari ini. (Prinsip: Berkesadaran — mendorong kesadaran diri murid tentang progres belajarnya.)

Penutup:

  • Guru bersama murid melakukan review singkat dengan permainan 'Quick Quiz': guru menunjuk gambar ruangan secara acak, murid berlomba menjawab nama ruangannya dalam Bahasa Inggris.
  • Guru memberikan umpan balik positif dan apresiasi atas partisipasi murid hari ini: 'You all did a great job today! I'm very proud of you.'
  • Guru menyampaikan pesan penutup: 'Now you can talk about your school in English! Share it with your family at home.'
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam: 'See you next time. Goodbye!'

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum menguasai kosakata dasar, guru menyediakan kartu bergambar dengan label dwibahasa (Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia) sebagai scaffold. Untuk murid yang sudah menguasai kosakata, guru memberikan tantangan tambahan: menyebutkan lebih dari 5 ruangan dan menggunakan kalimat gabungan (misal: 'There is a library and there are two toilets at my school.').
  • Proses: Saat kegiatan berpasangan, murid yang membutuhkan dukungan lebih dipasangkan dengan teman yang lebih mahir (peer tutoring). Murid yang cepat dapat diminta membuat dialog lebih panjang (4–6 pertukaran tanya-jawab) tanpa kartu panduan.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup menjawab pertanyaan pilihan bergambar di lembar kerja. Murid yang telah berkembang dapat diminta menuliskan 2–3 kalimat tentang ruangan di sekolah mereka sendiri secara bebas di bagian bawah lembar kerja.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan 4–5 gambar ruangan sekolah di papan tulis/layar dan bertanya: 'Do you know the name of this room in English?' Guru mencatat respon murid untuk mengetahui kosakata awal yang sudah dikuasai dan yang belum, sebagai dasar penyesuaian strategi dan diferensiasi selama pembelajaran.

Proses:

  • Teknik 'Thumbs Up/Thumbs Down' saat penjelasan pola 'There is/There are' untuk mengecek pemahaman konsep secara langsung.
  • Observasi dan pencatatan guru selama kegiatan pair work: apakah murid menggunakan ungkapan yang tepat, mengoreksi secara langsung jika ada kekeliruan.
  • Review lembar kerja sederhana (3 pertanyaan pilihan bergambar) untuk memantau pemahaman membaca teks Pipit.

Akhir:

  • Setiap murid diminta menyampaikan minimal 1 kalimat spontan tentang ruangan di sekolahnya sendiri menggunakan 'There is' atau 'There are' di tahap Merefleksi.
  • Tabel refleksi diri 'My Turn' (dari Buku Siswa) diisi oleh murid sebagai bukti kesadaran diri atas pencapaian tujuan pembelajaran.
  • Hasil lembar kerja dikumpulkan sebagai dokumentasi asesmen formatif akhir pertemuan.

Formatif:

  • Observasi lisan selama kegiatan drilling dan choral reading: guru mencatat ketepatan pengucapan dan penggunaan ungkapan.
  • Teknik 'Thumbs Up / Thumbs Down' untuk mengecek pemahaman pola 'There is/There are' secara cepat.
  • Observasi kegiatan berpasangan (pair work): guru memantau kelancaran dan ketepatan penggunaan dialog.
  • Lembar kerja sederhana (menjawab pertanyaan pilihan bergambar tentang teks Pipit) sebagai bukti pemahaman membaca.

Sumatif:

  • Penampilan dialog berpasangan di depan kelas (pada pertemuan akhir bab): murid dinilai berdasarkan rubrik kelancaran, ketepatan ungkapan, dan kepercayaan diri.
  • Kuis lisan: guru menunjuk gambar dan murid menjawab pertanyaan 'Is there a … at your school?' secara individual.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penggunaan Ungkapan Lisan (TP 3.4.2.1)Murid belum dapat mengucapkan ungkapan 'There is/There are' atau 'Is there a…?' meskipun sudah diberikan contoh dan scaffold.Murid dapat mengucapkan ungkapan dengan bantuan kartu panduan atau prompt dari guru, namun masih terdapat kekeliruan pada pilihan 'is/are' atau struktur kalimat.Murid dapat menggunakan ungkapan 'There is/There are', 'Is there a…?', 'Yes, there is/No, there is not' secara lisan dengan tepat dalam dialog berpasangan, dengan sedikit jeda atau koreksi mandiri.Murid dapat menggunakan semua ungkapan secara lisan dengan tepat, lancar, dan spontan tanpa bantuan, serta mampu merespons pertanyaan dengan natural dalam konteks percakapan nyata.
Pemahaman Teks Bergambar tentang Fasilitas Sekolah (TP 3.4.2.2)Murid tidak dapat mengidentifikasi informasi ruangan dari teks bergambar meskipun dengan bantuan gambar.Murid dapat mengidentifikasi 1–2 informasi ruangan dari teks bergambar dengan bantuan gambar atau pertanyaan pancingan dari guru.Murid dapat memahami sebagian besar informasi dalam teks bergambar dan menjawab pertanyaan tentang ruangan sekolah Pipit dengan benar secara verbal.Murid dapat memahami seluruh informasi dalam teks bergambar, merespons pertanyaan dengan tepat, dan mampu membandingkan informasi teks dengan konteks sekolah mereka sendiri secara verbal.
Kolaborasi dan Partisipasi dalam Kegiatan BerpasanganMurid tidak berpartisipasi aktif dalam kegiatan berpasangan, tidak mencoba berbicara, atau mengganggu jalannya kegiatan.Murid berpartisipasi dengan dorongan dari guru atau pasangannya, hanya menjawab pertanyaan yang langsung ditujukan kepadanya.Murid berpartisipasi aktif, bergantian bertanya dan menjawab dengan pasangannya, dan mendengarkan dengan baik saat giliran pasangannya berbicara.Murid berpartisipasi sangat aktif, mendorong pasangannya untuk ikut berbicara, memberikan semangat atau koreksi yang supportif, dan menyelesaikan dialog dengan lancar dan menyenangkan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mendapat kesempatan yang cukup untuk berlatih menggunakan ungkapan secara lisan? Siapa yang perlu perhatian lebih pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah kegiatan pair work berjalan efektif? Adakah penyesuaian pengelompokan yang perlu dilakukan?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Bagian mana yang perlu dipercepat atau diperlambat?
  • Apakah diferensiasi yang diterapkan sudah menjangkau murid dengan kebutuhan berbeda?

Refleksi Murid:

  • Nama ruangan apa saja di sekolah yang sudah bisa kamu ucapkan dalam Bahasa Inggris hari ini?
  • Apakah kamu sudah bisa bertanya dan menjawab tentang ruangan sekolah dengan temanmu? Bagian mana yang masih terasa sulit?
  • Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan belajar hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Bahasa Inggris – English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas III (Chapter 4: My School, halaman 91–102)
  2. Buku Guru: Panduan Guru Bahasa Inggris – English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas III (halaman 100–109)
  3. Audio 4.1 (tersedia di buku atau tautan: https://buku.kemdikbud.go.id/s/ing3kaya4)
  4. Kartu gambar ruangan sekolah (classroom, library, canteen, toilet, teachers' room, principal's room, health room, praying room, school yard, school garden) — dibuat atau dicetak guru
  5. Papan tulis / layar proyektor untuk menampilkan gambar dan ungkapan kunci
  6. Lembar kerja sederhana (3 pertanyaan pilihan bergambar tentang sekolah Pipit) — dibuat guru
  7. Tabel refleksi diri 'My Turn' (dari Buku Siswa halaman 101)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.