Modul AjarPertemuan 3Bab 1Fase BSemester 1

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 3: Introducing Myself — Reading a Story

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 3 dengan topik "Introducing Myself — Reading a Story". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 3: Introducing Myself — Reading a Story

Bahasa Inggris - Kelas 3

Bab 1 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Introducing Myself — Reading a Story

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikIntroducing Myself — Reading a Story
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memahami isi teks tulis pendek atau cerita bergambar sederhana tentang perkenalan diri (nama dan usia) dan meresponsnya secara verbal maupun non-verbal sesuai konteks.
  2. Murid dapat menggunakan ungkapan perkenalan diri (nama dan usia) secara lisan dalam kegiatan bermain peran (role play) berdasarkan cerita yang dibaca.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Have you ever met someone new? What did you say to them?
  2. If you could give yourself a new name for one day, what name would you choose and why?
  3. How do you think Bara feels when he meets Pipit's brother and sister for the first time?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan menyapa murid dalam Bahasa Inggris: 'Good morning, everyone! How are you today?'
  • Murid diminta berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru melakukan absensi secara singkat.
  • Asesmen awal: Guru menunjukkan gambar dua anak yang saling bertemu dan bertanya, 'What do you think they are saying to each other?' — murid merespons secara bebas (verbal atau isyarat) untuk mengukur pengetahuan awal tentang perkenalan diri.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Have you ever met someone new? What did you say?' dan memberi waktu 2–3 murid merespons.
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini: 'Today we will read a story about Bara visiting Pipit's house, then we will act out the story together.'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memperkenalkan kosakata kunci sebelum membaca: 'Nice to meet you', 'How old are you?', 'I am … years old', 'Are you twins?' — ditampilkan di papan tulis atau kartu kata dengan gambar pendukung. (Berkesadaran: murid diminta mengamati dan menebak arti setiap kata sebelum diberi tahu.)
  • Guru memperlihatkan Comic Strip 1.1 (cerita Bara mengunjungi rumah Pipit) dan mengajak murid mengamati gambar panel demi panel sebelum membaca teks. Guru bertanya: 'Who do you see in the pictures? What are they doing?'
  • Guru memutar Audio 1.5 satu kali penuh. Murid mendengarkan sambil mengikuti comic strip di buku siswa halaman 10–11.
  • Guru memutar Audio 1.5 untuk kedua kalinya, berhenti pada beberapa bagian untuk mengajukan pertanyaan lisan: 'Who says Hi to Bara?', 'What are Putra and Putri's names?', 'How old are they?', 'Are they twins?'
  • Murid membaca percakapan dalam comic strip secara mandiri (dalam hati) selama 2 menit. (Berkesadaran: murid diminta memberi tanda pada bagian yang tidak mereka mengerti.)
  • Guru mengajak tanya jawab singkat untuk mengecek pemahaman isi cerita: 'What is the story about?', 'How does Bara introduce himself?', 'How old is Putra? How old is Putri?'

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok, masing-masing terdiri dari 4 murid. Setiap kelompok mendapat satu set peran: Bara, Pipit, Putra, dan Putri.
  • Guru membacakan script percakapan satu kali bersama kelas (choral reading), murid mengikuti di buku siswa.
  • Setiap kelompok berlatih membaca percakapan sesuai peran masing-masing selama 5 menit. Guru berkeliling memberi umpan balik pengucapan dan ekspresi. (Menggembirakan: murid diperbolehkan menambahkan gerakan tangan atau ekspresi wajah saat berlatih.)
  • Asesmen proses: Guru mengamati setiap kelompok dan mencatat kemampuan murid dalam melafalkan ungkapan perkenalan diri (nama dan usia) menggunakan lembar observasi sederhana (checklist).
  • Setiap kelompok tampil di depan kelas membawakan role play cerita. Kelompok lain menyimak dan diberi tugas non-verbal: mengangkat tangan ketika mendengar ungkapan perkenalan nama, dan bertepuk tangan ketika mendengar ungkapan usia. (Menggembirakan: suasana penampilan dibuat hangat dan apresiatif.)
  • Setelah semua kelompok tampil, guru memandu sesi apresiasi singkat: murid mengucapkan 'Good job!' atau 'Well done!' kepada kelompok lain. (Bermakna: murid merasakan dampak positif memberi apresiasi kepada teman.)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi lisan kepada kelas: 'What new expressions did you learn today? When can you use them in real life?'
  • Murid diminta menyebutkan secara bergantian satu ungkapan yang paling mereka ingat dari cerita hari ini. (Berkesadaran: murid menyadari apa yang telah mereka pelajari.)
  • Guru memfasilitasi murid mengisi refleksi diri singkat (bisa berupa simbol: bintang = saya bisa, tanda tanya = saya masih bingung) pada sticky note atau di buku mereka tentang dua hal: (1) apakah mereka dapat memahami isi cerita, dan (2) apakah mereka percaya diri berbicara saat role play.
  • Guru memberikan umpan balik umum berdasarkan observasi selama kegiatan dan meluruskan kesalahan pengucapan umum yang teridentifikasi.

Penutup:

  • Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran bersama: 'Today we read a story about Bara, Pipit, Putra, and Putri. We learned how to introduce ourselves — our name and age.'
  • Asesmen akhir: Guru memilih 4–5 murid secara acak untuk mempraktikkan secara spontan memperkenalkan diri (nama dan usia) kepada guru atau teman di sebelahnya menggunakan ungkapan dari cerita.
  • Guru memberikan penguatan positif dan menyampaikan bahwa kemampuan ini dapat digunakan saat bertemu orang baru dalam kehidupan nyata.
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam penutup dalam Bahasa Inggris: 'See you next time! Have a great day!'

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan ekstra diberikan kartu teks percakapan bergambar (picture-supported script) sehingga dapat mengikuti isi cerita dengan bantuan visual. Murid yang sudah cepat memahami dapat diberikan versi cerita tanpa gambar.
  • Proses: Saat role play, murid yang belum percaya diri dapat membaca langsung dari teks (membaca terpandu), sementara murid yang sudah siap didorong untuk tampil tanpa melihat teks (hafal atau improvisasi sederhana).
  • Produk: Murid yang sudah sangat berkembang dapat membuat percakapan perkenalan diri versi mereka sendiri (nama dan usia berbeda) untuk ditampilkan, sementara murid yang masih berkembang cukup menampilkan percakapan sesuai teks cerita yang ada.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menunjukkan gambar dua anak yang saling bertemu dan bertanya kepada murid: 'What do you think they are saying to each other?' — respons bebas (verbal/isyarat) untuk mengidentifikasi pengetahuan awal murid tentang ungkapan perkenalan diri dalam Bahasa Inggris.
  • Guru bertanya singkat: 'Do you know how to say your name in English? Do you know how to say your age in English?' untuk memetakan starting point murid.

Proses:

  • Checklist observasi guru selama latihan dan penampilan role play: mencatat apakah murid mampu melafalkan ungkapan 'My name is …', 'I am … years old', 'Nice to meet you' dengan benar.
  • Tanya jawab lisan setelah memutar audio: guru mencatat murid yang mampu menjawab pertanyaan isi cerita ('How old are Putra and Putri?', 'Are they twins?') secara verbal.
  • Pengamatan ekspresi dan kepercayaan diri murid saat tampil role play di depan kelas sebagai indikator kenyamanan berbicara Bahasa Inggris.

Akhir:

  • Penampilan spontan individual: 4–5 murid yang dipilih acak diminta memperkenalkan diri (nama dan usia) secara lisan kepada guru atau teman menggunakan ungkapan dari cerita yang dipelajari.
  • Penilaian role play kelompok menggunakan rubrik 4 level yang mencakup dua aspek: (1) pemahaman isi cerita bergambar dan (2) penggunaan ungkapan perkenalan diri secara lisan.

Formatif:

  • Observasi guru menggunakan checklist selama sesi role play: kemampuan melafalkan ungkapan perkenalan diri (nama dan usia) dengan benar dan percaya diri.
  • Tanya jawab lisan selama kegiatan 'Listen and Read' untuk mengukur pemahaman isi cerita secara verbal.
  • Respons non-verbal murid (mengangkat tangan dan bertepuk tangan) sebagai bukti pemahaman saat menyimak penampilan kelompok lain.

Sumatif:

  • Penampilan spontan di akhir pembelajaran: murid terpilih memperkenalkan diri (nama dan usia) menggunakan ungkapan Bahasa Inggris yang dipelajari dari cerita.
  • Penilaian role play kelompok berdasarkan rubrik 4 level yang mencakup aspek pemahaman isi cerita dan kelancaran berbicara.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Isi Cerita (Reading - Viewing)Murid belum dapat menjawab pertanyaan tentang isi cerita meskipun dengan bantuan gambar dan audio.Murid dapat menjawab 1–2 pertanyaan tentang isi cerita dengan bantuan gambar/audio dan dorongan guru.Murid dapat menjawab sebagian besar pertanyaan tentang isi cerita (nama dan usia tokoh) secara mandiri.Murid dapat memahami seluruh isi cerita, menjawab semua pertanyaan dengan tepat, dan merespons secara verbal maupun non-verbal sesuai konteks tanpa bantuan.
Penggunaan Ungkapan Perkenalan Diri Secara Lisan (Listening - Speaking / Role Play)Murid belum dapat melafalkan ungkapan perkenalan diri (nama dan usia) meskipun membaca dari teks.Murid dapat melafalkan sebagian ungkapan perkenalan diri dengan membaca teks, namun pengucapan kurang jelas.Murid dapat mengucapkan ungkapan perkenalan diri (nama dan usia) dengan cukup jelas dan lancar menggunakan teks sebagai panduan.Murid dapat mengucapkan ungkapan perkenalan diri (nama dan usia) dengan jelas, lancar, dan percaya diri — dengan atau tanpa teks — serta menggunakan ekspresi dan intonasi yang sesuai.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami isi cerita bergambar tentang perkenalan diri? Murid mana yang masih memerlukan dukungan?
  • Apakah kegiatan role play sudah memberi kesempatan yang merata kepada semua murid untuk berbicara?
  • Apakah penggunaan audio dan comic strip efektif membantu murid memahami cerita? Apa yang perlu diubah pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diterapkan sudah menjangkau murid dengan kebutuhan yang berbeda?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang cara memperkenalkan diri dalam Bahasa Inggris?
  • Bagian mana dari cerita Bara dan Pipit yang paling kamu sukai? Mengapa?
  • Apakah kamu sudah bisa menyebutkan nama dan usiamu dalam Bahasa Inggris? Coba sekarang!
  • Bagaimana perasaanmu saat tampil role play di depan teman-teman?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Bahasa Inggris — English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas III (Kemdikbud, 2024), Bab 1 halaman 10–12
  2. Buku Guru: Panduan Guru Bahasa Inggris — English for Nusantara Kids untuk SD/MI Kelas III (Kemdikbud, 2024), Bab 1 halaman 33–34
  3. Audio 1.5 — percakapan Bara mengunjungi rumah Pipit (tersedia di: https://buku.kemdikbud.go.id/s/k3audio1.5)
  4. Comic Strip 1.1 — cerita bergambar Bara dan Pipit (dari buku siswa halaman 10–11)
  5. Kartu kata kosakata kunci bergambar (dibuat guru): 'Nice to meet you', 'How old are you?', 'I am … years old', 'Are you twins?'
  6. Sticky note atau kertas kecil untuk kegiatan refleksi diri murid
  7. Papan tulis / whiteboard untuk menampilkan kosakata kunci

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.