MODUL AJAR Bahasa Inggris — Kelas 12 (Fase F) Topik: Bab 4 — Discussion Text: Carbon Footprints INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Inggris |
|---|
| Fase / Kelas | Fase F / Kelas 12 |
|---|
| Topik | Bab 4 — Discussion Text: Carbon Footprints |
|---|
| Alokasi Waktu | 25 JP (25 x 45 menit = 1125 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 9 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 12.4.1 Menganalisis alur informasi secara keseluruhan dari teks lisan nonfiksi tentang topik jejak karbon (carbon footprints)
- TP 12.4.2 Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang cara pembatasan jejak karbon (carbon footprints)
- TP 12.4.3 Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks multimodal nonfiksi tentang konsumsi daging dan jejak karbon (carbon footprints)
- TP 12.4.4 Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks diskusi (discussion text) tertulis nonfiksi tentang jejak karbon (carbon footprints)
- TP 12.4.5 Mengomunikasikan gagasan secara tertulis dalam teks diskusi nonfiksi tentang jejak karbon (carbon footprints) dengan struktur teks dan unsur kebahasaan yang tepat
- TP 12.4.6 Menunjukkan strategi koreksi dalam kaidah menulis teks diskusi nonfiksi tentang jejak karbon (carbon footprints)
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- When you hear the term 'carbon footprint', what mental picture comes to your mind?
- How does a spoken explanation connect everyday habits like charging a phone to global environmental impacts?
- How does every daily human activity connect to the chain of greenhouse gas emissions in a spoken explanation?
- When listening to an environmental talk, how can we trace the detailed relationship between cause, direct effect, and long-term consequence?
- Which daily action contributes most effectively to limiting our carbon footprints: shifting to public transport or eating a plant-based diet?
- How can we strongly defend our stance when someone disagrees with our chosen action to reduce carbon footprints?
- Which individual action do you believe is the most effective in reducing carbon footprints: adopting a plant-based diet or living car-free?
- How would you defend your opinion if someone strongly argues that your chosen action is impractical or less impactful?
- When looking at a graphic showing greenhouse gas emissions from various food types, which food produces the highest percentage of emissions?
- Why does high meat consumption implicitly lead to a larger environmental carbon footprint compared to a plant-based diet?
- When an author writes about eating meat and carbon footprints, how can we tell which arguments support meat consumption and which ones oppose it?
- Why do writers provide statistical data from international organizations like the UN to back up their implicit arguments about environmental impacts?
- How can we organize both supporting and opposing perspectives fairly when writing about carbon footprint reduction?
- Which language features make our written discussion on environmental issues sound objective and persuasive?
- How can a peer checklist help us spot missing schematic structures or grammatical slips in a discussion draft on carbon footprints?
- Why is self-correction and peer-correction essential before finalizing an argumentative or discussion text?
- How do spoken, visual, and written data on carbon footprints complement one another to build a balanced discussion text?
- How can you effectively defend an argument about limiting carbon footprints while maintaining objectivity in your reasoning?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menganalisis Alur Informasi Global dari Monolog Lisan Nonfiksi tentang Carbon Footprints — 2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.4.1 Menganalisis alur informasi secara keseluruhan dari teks lisan nonfiksi tentang topik jejak karbon (carbon footprints)
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan target capaian pertemuan yaitu menganalisis alur informasi global dari monolog lisan nonfiksi bertema carbon footprints (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan memperdengarkan audio pendek (15 detik): 'Every time we burn fossil fuel to generate electricity or run our cars, greenhouse gases enter the atmosphere and trap heat.' Murid diminta menuliskan topik utama dan hubungan sebab-akibat globalnya dalam satu kalimat pada kartu kendali (acuan: topik = pelepasan gas rumah kaca dari pembakaran bahan bakar fosil; hubungan = pembakaran bahan bakar fosil menyebabkan gas rumah kaca terlepas dan memerangkap panas di atmosfer) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak monolog lisan pengantar 'What is a Carbon Footprint?' yang diperdengarkan guru sebanyak satu kali secara terpusat untuk menangkap ide utama dan orientasi topik secara sadar dan fokus (10 menit).
- Guru memodelkan cara memetakan alur informasi global (Introduction of concept -> Hidden sources of emissions -> Everyday impact -> Call to awareness) menggunakan bagan alur informasi di papan tulis (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Dalam format permainan berpasangan 'Flowchart Relay' yang menggembirakan, murid menyimak kembali rekaman monolog lisan lengkap (dari Unit 4: The Carbon Footprint video audio track) dan menyusun secara cepat 4 kartu tahapan alur informasi acak menjadi bagan alur yang runut: Kartu 1: 'Definition of carbon footprint as personal greenhouse gas emission mark', Kartu 2: 'Direct emission vs hidden emission from manufacturing and supply chain', Kartu 3: 'Everyday personal examples from car fuel to brushing teeth', Kartu 4: 'Awareness of cumulative individual marks on climate change' (acuan urutan tepat: Kartu 1 -> Kartu 2 -> Kartu 3 -> Kartu 4) (15 menit).
- Secara mandiri berpasangan, murid mengerjakan lembar kerja analisis alur informasi global dengan menuliskan keterkaitan transisi gagasan utama antarbagian berdasarkan 4 pertanyaan pemandu alur informasi (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama pasangannya membandingkan hasil bagan alur informasinya dengan bagan kunci di kelas, mencocokkan apakah 4 tahapan alur gagasan global telah tertata runtut (10 menit).
- Murid menyimpulkan strategi menyimak efektif untuk menangkap alur gagasan global teks nonfiksi monolog (misalnya: memperhatikan penanda wacana transisi ide dan kata kunci tema) (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan konfirmasi penguatan atas hasil analisis alur informasi monolog lisan dan memberikan umpan balik formatif terhadap pemetaan alur murid (5 menit).
- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini dan menginformasikan fokus pertemuan berikutnya (analisis keterkaitan alur gagasan rinci), lalu menutup sesi dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan perancah diberikan lembar bagan alur dengan kata transisi pemandu (First, Then, Furthermore, Finally), sedangkan murid yang lebih cepat diberikan monolog lisan tanpa jeda dan bagan alur terbuka tanpa kata bantu.
- Proses: Murid yang memerlukan pendampingan menyimak monolog dengan pengulangan terarah per segmen audio, sementara murid mandiri langsung menganalisis keseluruhan monolog dalam sekali putar penuh.
- Produk: Semua murid menghasilkan bagan alur informasi global 4 tahapan yang tepat; murid mahir menambahkan simpulan kalimat keterkaitan logis antarbagian secara mandiri.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes menyimak diagnostik singkat berdurasi 15 detik: 'Every time we burn fossil fuel to generate electricity or run our cars, greenhouse gases enter the atmosphere and trap heat.' Murid menuliskan topik utama dan hubungan sebab-akibat (acuan jawaban: topik = pelepasan gas rumah kaca dari pembakaran bahan bakar fosil; hubungan = pembakaran bahan bakar fosil oleh aktivitas manusia menghasilkan gas rumah kaca yang terlepas dan memerangkap panas di atmosfer).
Proses:- Pengamatan dan pemeriksaan ketepatan penyusunan bagan alur informasi 4 tahapan teks monolog lisan nonfiksi pada lembar kerja Flowchart Relay: (1) Definisi jejak karbon, (2) Emisi tak langsung/tersembunyi dari produksi barang, (3) Contoh konkret aktivitas sehari-hari manusia, (4) Kesadaran dampak kumulatif jejak karbon pribadi (acuan urutan benar: 1 - 2 - 3 - 4).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman penutup (Exit Ticket): Murid menuliskan ringkasan alur informasi global teks monolog dalam 1-2 kalimat deskriptif (acuan: teks monolog diawali dengan penjelasan definisi jejak karbon, menguraikan emisi langsung maupun tersembunyi dari aktivitas/produk harian manusia, dan diakhiri dengan ajakan menyadari dampak jejak karbon pribadi terhadap perubahan iklim).
Formatif:- Asesmen diagnostik awal: mengidentifikasi topik dan hubungan sebab-akibat global dari kutipan monolog lisan singkat.
- Tugas berpasangan 'Flowchart Relay': menyusun 4 kartu alur informasi monolog nonfiksi dan lembar analisis alur gagasan global.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Analisis Alur Informasi Global | Menyusun kurang dari 2 tahapan alur informasi global secara tepat dari 4 tahapan target teks monolog lisan (acuan tahapan: 1. Definisi, 2. Emisi tersembunyi, 3. Contoh aktivitas harian, 4. Kesadaran dampak jejak pribadi). | Menyusun tepat 2 dari 4 tahapan alur informasi global teks monolog lisan secara runtut sesuai acuan tahapan. | Menyusun tepat 3 dari 4 tahapan alur informasi global teks monolog lisan secara runtut sesuai acuan tahapan. | Menyusun seluruh 4 tahapan alur informasi global teks monolog lisan secara tepat dan runtut tanpa kekeliruan (1 -> 2 -> 3 -> 4) serta mengidentifikasi keterkaitan logis antarbagian secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan audio monolog nonfiksi otentik membantu murid menangkap alur gagasan global secara terstruktur?
- Bagian alur monolog mana yang paling menantang bagi murid untuk diidentifikasi keterkaitannya?
Murid:- Strategi menyimak apa yang paling membantumu mengenali perpindahan gagasan dalam monolog lisan tadi?
- Apakah kamu dapat merangkum alur besar informasi dari rekaman yang didengarkan tanpa kehilangan pokok bahasannya?
Pertemuan 2 — Menganalisis Keterkaitan Alur Gagasan Rinci dari Teks Lisan Nonfiksi tentang Carbon Footprints — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.4.1 Menganalisis alur informasi secara keseluruhan dari teks lisan nonfiksi tentang topik jejak karbon (carbon footprints)
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, menyapa murid, dan memimpin doa bersama untuk kesiapan belajar (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-2, yaitu menganalisis keterkaitan alur gagasan rinci dari teks lisan nonfiksi bertema carbon footprints (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat dengan membacakan cuplikan lisan 2 kalimat: 'Driving a gasoline car burns fossil fuel, which immediately releases carbon dioxide into the air. Consequently, this buildup traps heat in the atmosphere.' Murid diminta menuliskan hubungan sebab-akibat rinci dari cuplikan tersebut pada secarik kertas (acuan: sebab = burning fossil fuel from driving car; akibat langsung = release of CO2; akibat lanjutan = heat trapped in atmosphere) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru memperdengarkan rekaman monolog lisan nonfiksi berjudul 'The Journey of a Product's Footprint' sebanyak 2 kali (naskah lisan: 'Paragraph 1: Everything we purchase requires extraction of raw materials. Paragraph 2: Manufacturing transforms raw items using high thermal energy, producing heavy industrial emissions. Paragraph 3: Transporting goods across continents using cargo ships adds extensive maritime pollution. Paragraph 4: Finally, household usage and landfill disposal generate methane gases, completing the full lifecycle emissions chain.') (15 menit).
- Murid mencatat 4 tahap gagasan rinci yang diperdengarkan dengan bimbingan guru menggunakan bagan alir sebab-akibat linear (raw material extraction -> manufacturing emissions -> transport pollution -> disposal & methane emissions) (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagikan Lembar Kerja Pasangan 'Detailed Flow Mapping' yang berisi 4 potongan gagasan acak dari paparan lisan lanjutan tentang 'Dietary Footprint Mechanism': Gagasan A ('Cattle digestion produces high methane gas directly'), Gagasan B ('Deforestation occurs to clear land for pasture'), Gagasan C ('Loss of tree canopy reduces global carbon absorption capacity'), Gagasan D ('Atmospheric warming accelerates from dual emission and reduced absorption') (15 menit).
- Dalam format tantangan berpasangan yang kompetitif dan menggembirakan 'Chain Link Challenge', setiap pasangan menyusun urutan keterkaitan alur gagasan rinci tersebut dari sebab awal hingga akibat akhir berdasarkan pemutaran audio penjelas (acuan urutan benar: Gagasan B -> Gagasan C -> Gagasan A -> Gagasan D) (20 menit).
- Setiap pasangan menganalisis dan menuliskan kalimat penghubung logis yang menunjukkan hubungan sebab-akibat antar-gagasan pada lembar kerja (acuan: hubungan B ke C = land clearing removes carbon sink; hubungan C & A ke D = combination of reduced sink and increased methane drives rapid warming) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru dan murid bersama-sama memeriksa kebenaran urutan alur gagasan rinci berdasarkan acuan audio, mendiskusikan penanda transisi sebab-akibat yang terdengar (seperti: consequently, as a direct result, which leads to) (10 menit).
- Murid secara mandiri menuliskan refleksi singkat tentang kejelasan alur informasi yang mereka dengarkan dan menentukan bagian alur yang paling mudah atau sulit diidentifikasi (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik menyeluruh terhadap hasil analisis keterkaitan gagasan rinci murid dan menegaskan pentingnya menangkap relasi kausal dalam teks lisan (5 menit).
- Guru menginformasikan fokus pertemuan berikutnya mengenai pengungkapan argumen lisan pembatasan jejak karbon, lalu menutup pembelajaran dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan audio dengan jeda antar-tahap alur bagi kelompok yang membutuhkan dukungan pendengaran, serta audio berkecepatan normal tanpa jeda bagi kelompok mahir.
- Proses: Memberikan panduan bagan alur dengan kata kunci pembimbing bagi pasangan yang memerlukan bimbingan, dan bagan alur kosong untuk pasangan yang mandiri.
- Produk: Pasangan yang butuh pendampingan cukup memetakan urutan 4 gagasan secara runtut; pasangan mahir memetakan urutan sekaligus menuliskan frasa penanda transisi kausal spesifik dari audio.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik pemahaman hubungan sebab-akibat dari teks lisan 2 kalimat: 'Driving a gasoline car burns fossil fuel, which immediately releases carbon dioxide into the air. Consequently, this buildup traps heat in the atmosphere.' Murid menuliskan sebab, akibat langsung, dan akibat lanjutan. (Acuan: Sebab = burning fossil fuel from car; Akibat langsung = release of CO2; Akibat lanjutan = heat trapped in atmosphere).
Proses:- Observasi keterlibatan pasangan dan penilaian hasil penyusunan 4 kartu alur gagasan rinci 'Chain Link Challenge' teks dietary footprint (Acuan urutan tepat: Gagasan B [Land clearing] -> Gagasan C [Reduced carbon absorption] -> Gagasan A [Cattle methane] -> Gagasan D [Accelerated warming]).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman tertulis 1 butir di lembar refleksi: Murid menuliskan hubungan logis antara Paragraph 2 (manufacturing emissions) dan Paragraph 3 (transport pollution) dari teks 'The Journey of a Product's Footprint'. (Acuan: Produk yang telah selesai diproduksi pada tahap manufaktur harus didistribusikan antar-wilayah/benua menggunakan sarana transportasi kargo sehingga menambah akumulasi jejak emisi berikutnya).
Formatif:- Pemeriksaan Lembar Kerja Pasangan 'Detailed Flow Mapping' dalam menyusun urutan keterkaitan 4 gagasan rinci dari teks lisan nonfiksi sesuai kunci acuan.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menganalisis Keterkaitan Alur Gagasan Rinci Teks Lisan | Menganalisis 1 atau tidak ada alur gagasan rinci yang tepat dari 4 urutan rantai gagasan teks lisan (urutan B-C-A-D). | Menganalisis 2 dari 4 urutan rantai gagasan rinci teks lisan secara tepat sesuai acuan urutan (B-C-A-D) dengan bantuan guru. | Menganalisis 3 dari 4 urutan rantai gagasan rinci teks lisan secara tepat sesuai acuan urutan (B-C-A-D) secara mandiri berpasangan. | Menganalisis seluruh 4 urutan rantai gagasan rinci teks lisan secara tepat sesuai acuan urutan (B-C-A-D) beserta hubungan kausalitasnya secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah teks audio lisan yang diperdengarkan memiliki artikulasi dan kecepatan yang cukup jelas untuk dianalisis alur rincinya oleh murid?
- Bagian tahapan alur gagasan mana yang paling sering membingungkan murid saat menghubungkan sebab dan akibat?
Murid:- Strategi menyimak apa yang paling membantuku menangkap hubungan sebab-akibat antar-kalimat dalam rekaman?
- Apakah saya sudah dapat merangkai urutan alur informasi dari awal hingga akhir tanpa tertukar?
Pertemuan 3 — Mengungkapkan Pendapat dan Mempertahankan Argumen Lisan Terbimbing tentang Cara Pembatasan Carbon Footprints — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.4.2 Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang cara pembatasan jejak karbon (carbon footprints)
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen lisan terbimbing mengenai cara pembatasan carbon footprint (4 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal lisan singkat dengan mengajukan pertanyaan diagnostik: 'In your opinion, is switching to public transport effective to reduce carbon footprints?' dan meminta 2-3 perwakilan murid menjawab secara spontan (acuan: murid merespons dengan frasa opini seperti 'In my opinion/I think' diikuti alasan relevan) (8 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Guru menayangkan dan memodelkan ungkapan memberi pendapat (expressing opinions: 'In my opinion, ...', 'I believe that ...') dan mempertahankan argumen menggunakan data/alasan (defending arguments: 'I see your point, but ... because ...', 'Yes, but the data shows that ...') berdasarkan bagan reduksi emisi karbon (15 menit).
- Murid mencermati 3 data aksi pengurangan jejak karbon yang disajikan guru di papan tulis: (1) Switching car to public transport (saves up to 2.4 tonnes CO2/year), (2) Eating a vegan diet (reduces 0.8 tonnes CO2/year), dan (3) Washing laundry in cold water (saves 0.2 tonnes CO2/year) (15 menit).
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Secara terbimbing bersama guru, seluruh kelas melakukan latihan terpola berantai (choral and guided drill) menggunakan templat: 'In my opinion, [Action] is effective because [Data/Reason]' dan bantahan 'I agree to some extent, but [Alternative Action] saves more carbon because [Data]' (15 menit).
- Dalam format tantangan berpasangan interaktif 'Stance and Defense Rally' (aktivitas menggembirakan), murid berlatih saling berhadapan: Murid A mengungkapkan pendapat memilih 1 dari 3 aksi yang disediakan beserta data, Murid B membantah dengan memilih aksi lain beserta data, dan Murid A mempertahankan argumennya kembali menggunakan data pembanding (25 menit).
- Guru berkeliling memberikan bimbingan terbimbing (scaffolding kalimat pendukung dan penggunaan konjungsi kontras/alasan) serta melakukan observasi formatif proses ketercapaian pengungkapan pendapat dan pertahanan argumen lisan (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama pasangannya saling menilai apakah pendapat yang diungkapkan pasangannya sudah didukung oleh data pembatasan jejak karbon yang tepat dan berhasil dipertahankan saat disanggah (10 menit).
- Dua pasang murid secara sukarela mempraktikkan dialog pengungkapan dan pertahanan argumen terbimbing mereka di hadapan kelas untuk mendapatkan konfirmasi penguatan dari guru (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan struktur ungkapan lisan untuk menyatakan opini dan mempertahankan argumen berbasis data jejak karbon (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik menyeluruh terhadap keberhasilan murid mempertahankan argumen dan menyampaikan pengantar singkat bahwa latihan mandiri berpasangan tanpa panduan templat akan diperdalam pada pertemuan berikutnya (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan disediakan kartu bantuan kalimat (sentence frames: 'In my opinion, [Action] is effective because...', 'Yes, but [Action] reduces...'). Murid yang mahir disediakan data aksi tambahan (misal: living car-free, recycling waste).
- Proses: Guru memberikan scaffolding langsung dan pemodelan berulang kepada kelompok yang masih ragu menyusun kalimat lisan, sedangkan kelompok yang sudah lancar diarahkan melakukan adu argumen 2 putaran.
- Produk: Semua murid mendemonstrasikan pengungkapan pendapat dan pertahanan argumen lisan secara berpasangan; murid dengan kesiapan awal menggunakan templat panduan penuh, murid mahir mempertahankan argumen dengan variasi alasan lebih kompleks.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran: Guru bertanya 'What is your opinion on switching to public transport to reduce carbon footprint?' Acuan jawaban yang diterima: Murid dapat menggunakan minimal satu frasa pengungkap opini (misal: 'I think...', 'In my opinion...') dan menyebutkan satu alasan relevan pembatasan karbon (misal: 'it reduces vehicle emissions' / 'it burns less fuel').
Proses:- Observasi formatif unjuk kerja lisan selama aktivitas 'Stance and Defense Rally' pada tahap aplikasi: Memeriksa apakah murid (1) mengungkapkan pendapat tentang aksi pembatasan carbon footprint menggunakan frasa pembuka yang tepat dan (2) mempertahankan argumennya dengan merujuk pada minimal 1 data emisi karbon yang valid dari 3 opsi materi (Kunci acuan data: public transport = 2.4 tonnes CO2/year; vegan diet = 0.8 tonnes CO2/year; cold water laundry = 0.2 tonnes CO2/year).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan di akhir sesi: Guru menunjuk acak 3 murid untuk merespons sanggahan guru terkait opsi aksi jejak karbon. Acuan penerimaan: Murid mampu merespons sanggahan dengan mempertahankan pendapatnya menggunakan konjungsi penalaran (misal: 'but', 'because', 'however') dan data emisi yang sesuai.
Formatif:- Observasi unjuk kerja lisan berpasangan 'Stance and Defense Rally' menggunakan lembar amatan ketercapaian pengungkapan pendapat dan pertahanan argumen berbasis data
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pengungkapan Pendapat tentang Pembatasan Carbon Footprints | Belum mampu mengungkapkan pendapat secara lisan tentang cara pembatasan carbon footprint meskipun diberi contoh kalimat pemantik. | Mengungkapkan pendapat lisan tentang cara pembatasan carbon footprint dengan bantuan penuh guru/kartu templat kalimat pembuka. | Mengungkapkan pendapat lisan tentang cara pembatasan carbon footprint secara jelas menggunakan frasa opini yang tepat dengan bantuan minimal. | Mengungkapkan pendapat lisan tentang cara pembatasan carbon footprint secara mandiri, lancar, dan tepat tanpa bantuan templat panduan. | | Mempertahankan Argumen Lisan Berbasis Data | Belum mampu mempertahankan argumen ketika disanggah atau tidak menyertakan data pembatasan carbon footprint. | Mempertahankan argumen lisan ketika disanggah dengan bantuan penuh guru dalam memilih data emisi yang relevan. | Mempertahankan argumen lisan ketika disanggah dengan mengaitkan minimal 1 data emisi penurunan karbon secara tepat dengan bantuan minimal. | Mempertahankan argumen lisan ketika disanggah secara mandiri dan meyakinkan dengan membandingkan data emisi karbon secara tepat tanpa bantuan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah panduan templat kalimat lisan (sentence frames) cukup membantu murid yang ragu dalam mengungkapkan dan mempertahankan argumen?
- Apakah aktivitas berpasangan 'Stance and Defense Rally' memberikan porsi waktu berbicara yang seimbang bagi setiap murid?
Murid:- Frasa bahasa Inggris apa yang paling membantuku saat harus mempertahankan pendapat dari sanggahan teman?
- Bagian mana dari data jejak karbon yang paling meyakinkan saat aku gunakan untuk memperkuat argumenku?
Pertemuan 4 — Mengungkapkan Pendapat dan Mempertahankan Argumen Lisan Mandiri Berpasangan tentang Cara Pembatasan Carbon Footprints — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.4.2 Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang cara pembatasan jejak karbon (carbon footprints)
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan target kompetensi pertemuan ini yaitu mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen lisan secara mandiri berpasangan mengenai pembatasan jejak karbon (carbon footprints) (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik lisan cepat: meminta 3 murid secara acak merespons pertanyaan pemantik dengan menyatakan satu pendapat dan satu alasan pembatasan jejak karbon menggunakan data emisi CO2 (acuan kriteria: pendapat memuat frasa opini seperti 'In my opinion/I believe' dan argumen menyertakan data konkret, misalnya 'Plant-based diet saves 0.8 tonnes CO2/year' atau 'Car-free living saves 2.4 tonnes CO2/year') (10 menit).
- Guru mengaitkan hasil diagnostik dengan pembelajaran mandiri berpasangan hari ini serta memberikan motivasi singkat (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid secara mandiri mencermati lembar data 'Options to Reduce Carbon Footprint' yang memuat 4 opsi aksi nyata beserta estimasi reduksi emisinya: (1) Living car-free (reduksi 2.4 ton CO2/tahun), (2) Avoiding one roundtrip transatlantic flight (reduksi 1.6 ton CO2/tahun), (3) Buying green energy (reduksi 1.5 ton CO2/tahun), dan (4) Adopting a plant-based/vegan diet (reduksi 0.8 ton CO2/tahun) (15 menit).
- Guru memodelkan struktur pertukaran lisan mandiri berpasangan untuk mempertahankan argumen: Murid A menyatakan pendapat ('In my opinion, living car-free is the best choice because it cuts 2.4 tonnes of CO2 per year'), Murid B memberikan sanggahan ('However, public transport is not accessible everywhere, so a plant-based diet is more realistic'), lalu Murid A mempertahankan argumen dengan data tambahan/justifikasi mandiri ('Even so, the carbon cut from avoiding cars is triple that of diet, making it fundamentally more impactful') (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid berpasangan memainkan tantangan interaktif 'Argue & Defend Rally': pasangan bergantian mengambil 1 kartu skenario peran dari 4 skenario yang disiapkan guru: Kartu 1: 'Dietary Shift vs Energy Transition', Kartu 2: 'Car-Free Commuting vs Green Energy Purchase', Kartu 3: 'Aviation Reduction vs Local Food Consumption', Kartu 4: 'Zero Waste Lifestyle vs Electric Vehicle Upgrade'. Setiap giliran, satu murid menyatakan pendapat dan mempertahankan argumennya selama minimal 2 putaran tanya-jawab (30 menit).
- Murid melakukan pertukaran lisan mandiri berpasangan tanpa bimbingan langsung guru, di mana Murid A dan Murid B saling menguji kekuatan argumen lawan dengan menggunakan fakta dari data jejak karbon dan mempertahankan posisi masing-masing dalam bahasa Inggris (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengisi lembar refleksi diri singkat mengenai sejauh mana mereka berhasil mempertahankan argumen dengan bukti konkret saat didebat oleh pasangannya (10 menit).
- Guru memberikan umpan balik formatif terhadap kualitas pengungkapan opini dan kekuatan pertahanan argumen lisan yang diamati selama kegiatan berpasangan (10 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan strategi kunci dalam mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen lisan berdasarkan bukti data kuantitatif jejak karbon (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas kemandirian berpasangan murid dan menyampaikan agenda pertemuan berikutnya tentang evaluasi teks multimodal konsumsi daging tanpa memberikan penutupan akhir bab (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan perancah diberikan lembar contekan frasa argumentasi ('In my view...', 'The data indicates...', 'I acknowledge that, but...'), sedangkan murid mahir menggunakan data grafik komparatif tambahan tanpa teks bantu.
- Proses: Murid cepat diarahkan untuk melakukan sanggahan balik hingga 3-4 putaran mempertahankan argumen, sedangkan murid yang berkembang fokus pada 2 putaran pertukaran lisan berpasangan.
- Produk: Produk lisan berupa performa dialog argumentatif mandiri berpasangan dengan kompleksitas justifikasi sesuai tingkat kemandirian murid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik lisan cepat: meminta murid menyatakan 1 aksi pembatasan jejak karbon beserta alasannya berbasis data (Kriteria penerimaan: pendapat menggunakan penanda opini yang tepat seperti 'I think/In my view' dan alasan memuat minimal 1 aksi dari acuan data: car-free [2.4 ton CO2], no flight [1.6 ton CO2], green energy [1.5 ton CO2], vegan diet [0.8 ton CO2]).
Proses:- Pengamatan unjuk kerja lisan mandiri berpasangan saat kegiatan 'Argue & Defend Rally': menilai kemampuan murid dalam (1) mengungkapkan pendapat yang jelas tentang cara pembatasan carbon footprint, dan (2) mempertahankan argumen secara logis dengan data pendukung saat mendapat sanggahan dari pasangan.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru memilih 2 pasangan secara acak untuk mendemonstrasikan 1 putaran pertahanan argumen lisan secara spontan (Kriteria penerimaan: penutur pertama menyatakan opini berbasis aksi jejak karbon, penutur kedua menyanggah, dan penutur pertama berhasil mempertahankan argumen dengan menyajikan bukti atau justifikasi data yang relevan).
Formatif:- Observasi unjuk kerja percakapan lisan mandiri berpasangan menggunakan rubrik pengungkapan pendapat dan pertahanan argumen (TP 12.4.2)
- Catatan anekdot interaksi lisan saat 'Argue & Defend Rally'
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pengungkapan Pendapat tentang Pembatasan Jejak Karbon | Belum mampu mengungkapkan pendapat secara lisan tentang cara pembatasan jejak karbon dalam bahasa Inggris meskipun diberi bantuan. | Mengungkapkan pendapat tentang cara pembatasan jejak karbon secara lisan namun belum menyertakan alasan atau bukti pendukung. | Mengungkapkan pendapat tentang cara pembatasan jejak karbon secara lisan dengan jelas dan disertai alasan yang logis. | Mengungkapkan pendapat tentang cara pembatasan jejak karbon secara lisan dengan runtut, jelas, dan didukung data kuantitatif reduksi emisi secara mandiri. | | Mempertahankan Argumen Lisan | Belum mampu merespons atau mempertahankan posisi lisan ketika disanggah oleh pasangan bicara. | Merespons sanggahan pasangan secara lisan namun belum mampu menyajikan justifikasi untuk mempertahankan argumennya. | Mempertahankan argumen lisan dengan memberikan justifikasi logis atau penjelasan tambahan saat menghadapi sanggahan pasangan. | Mempertahankan argumen lisan secara konsisten, kritis, dan meyakinkan dengan memadukan data perbandingan jejak karbon saat menghadapi sanggahan pasangan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid berpartisipasi aktif dalam kegiatan adu argumen lisan mandiri berpasangan?
- Bagian mana dari strategi mempertahankan argumen yang masih dirasa sulit oleh sebagian murid?
Murid:- Seberapa percaya diri saya saat mempertahankan argumen menggunakan bahasa Inggris ketika pendapat saya disanggah?
- Strategi atau data apa yang paling membantu saya dalam mempertahankan pendapat tentang pembatasan carbon footprint?
Pertemuan 5 — Mengevaluasi Informasi Tersurat dan Tersirat dari Infografik Multimodal tentang Konsumsi Daging dan Carbon Footprints — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.4.3 Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks multimodal nonfiksi tentang konsumsi daging dan jejak karbon (carbon footprints)
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan belajar, dan menyampaikan tujuan pembelajaran mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks multimodal (infografik diet emissions and carbon footprints) (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat untuk mendiagnosis pemahaman dasar pemirsaan infografik: murid mengamati gambar pembuka 'Diet Emissions by Food Type' dan menjawab 2 pertanyaan awal (pertanyaan 1: 'What food category contributes the highest emission percentage?'; pertanyaan 2: 'Why are fruits and vegetables positioned at the lowest end of the emissions bar?') dengan kunci acuan: (1) Meat/animal products (tersurat: 56.6%), (2) Because plant cultivation produces significantly less greenhouse gas compared to raising livestock (tersirat) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mencermati infografik multimodal 'Diet Emissions by Food Type' yang memuat data visual persentase emisi gas rumah kaca: Meat (56.6%), Dairy (18.3%), Grains/Crops (12.4%), Vegetables (8.2%), Fruits (4.5%), serta elemen visual pendukung berupa ikon hewan ternak, tanaman pangan, dan grafik batang jejak karbon (15 menit).
- Dalam aktivitas ceria 'Data Detective Sprint' (prinsip Menggembirakan), murid berlomba cepat dan cermat mencocokkan 4 kartu petunjuk visual dengan nilai data tersurat pada infografik di papan tulis: Kartu A 'Highest polluter' -> Meat 56.6%; Kartu B 'Second largest emission' -> Dairy 18.3%; Kartu C 'Lowest emission contributor' -> Fruits 4.5%; Kartu D 'Third rank contributor' -> Grains/Crops 12.4% (acuan: pasangan A-56.6%, B-18.3%, C-4.5%, D-12.4%) (15 menit).
- Guru memberikan penguatan konsep cara membedakan data tersurat (explicit: angka persentase, label teks, kategori makanan tertulis jelas) dan informasi tersirat (implicit: kesimpulan tak tertulis mengenai beban lingkungan dari rantai pasok ternak dan urgensi pergeseran pola makan berkelanjutan) (10 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid secara mandiri mengerjakan Lembar Kerja Pemirsaan Multimodal 'Evaluating Diet Emissions' yang berisi 4 butir evaluasi informasi teks multimodal: Butir 1 (Tersurat): 'State the exact emission percentage produced by meat and fruits!' (acuan: Meat = 56.6%, Fruits = 4.5%); Butir 2 (Tersurat): 'Which two food categories together account for almost three-quarters (approx. 74.9%) of total diet emissions?' (acuan: Meat and Dairy); Butir 3 (Tersirat): 'What does the large gap between meat emissions (56.6%) and plant emissions (fruits 4.5% + vegetables 8.2%) imply about the environmental cost of livestock farming?' (acuan: Livestock farming requires significantly more energy, land, feed, and emits potent greenhouse gases like methane compared to growing plant food); Butir 4 (Tersirat): 'Why does the infographic imply that shifting toward a plant-based diet can mitigate climate change?' (acuan: Plant-based foods generate drastically lower carbon emissions, so reducing meat intake directly decreases personal food carbon footprints) (25 menit).
- Guru berkeliling melakukan asesmen proses dan memberikan bimbingan bagi murid yang membutuhkan klarifikasi pembacaan grafik tanpa mengubah tuntutan evaluasi (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali hasil evaluasi lembar kerjanya terhadap kunci acuan kelas dan menandai apakah mereka sudah mampu membedakan pembuktian tersurat vs penafsiran tersirat dari infografik (15 menit).
- Murid menuliskan refleksi singkat berkesadaran pada jurnal harian mengenai strategi membaca data multimodal: bagaimana petunjuk visual dan angka membantu mereka memahami krisis jejak karbon dari konsumsi daging (15 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan intisari evaluasi teks multimodal: membaca fakta tersurat dari grafik dan menarik kesimpulan tersirat mengenai relasi konsumsi daging dengan jejak karbon (5 menit).
- Guru menyampaikan tindak lanjut untuk pertemuan ke-6 berupa telaah teks diskusi tertulis 'Do We Need to Stop Eating Meat?' dan menutup sesi dengan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan infografik dengan penanda visual warna kontras pada legenda data; murid yang lebih cepat diberikan infografik dengan tambahan sub-data perbandingan emisi gas metana vs karbon dioksida.
- Proses: Murid dengan kesiapan belajar bertahap dibimbing memverifikasi data tersurat terlebih dahulu sebelum menarik kesimpulan tersirat; murid yang mahir langsung mengevaluasi keterkaitan data tersurat dengan implikasi ekologisnya secara mandiri.
- Produk: Semua murid menyelesaikan lembar kerja evaluasi informasi tersurat dan tersirat dengan jumlah butir target yang sama sesuai rubrik.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik singkat lisan/tulis 2 butir berbasis gambar Diet Emissions by Food Type: (1) Sebutkan kategori makanan penghasil emisi tertinggi (acuan: Meat/56.6%), (2) Jelaskan alasan buah dan sayur berada di kategori emisi terendah (acuan tersirat: budidaya tanaman pangan membutuhkan energi dan menghasilkan gas rumah kaca jauh lebih sedikit dibandingkan peternakan).
Proses:- Pemeriksaan ketepatan pengerjaan 4 butir Lembar Kerja Evaluasi Infografik: Butir 1 tersurat (Meat 56.6%, Fruits 4.5%), Butir 2 tersurat (Meat & Dairy = 74.9%), Butir 3 tersirat (biaya lingkungan peternakan jauh lebih tinggi karena alokasi lahan, pakan, dan gas metana), Butir 4 tersirat (peralihan ke pola makan nabati mengurangi jejak karbon makanan secara signifikan).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman mandiri akhir sesi: murid memvalidasi 4 butir jawaban lembar kerja terhadap acuan rubrik untuk memastikan ketepatan evaluasi informasi tersurat dan tersirat sebelum lembar dikumpulkan.
Formatif:- Penilaian proses lembar kerja pemirsaan teks multimodal (mengevaluasi 2 informasi tersurat dan 2 informasi tersirat dari infografik Diet Emissions by Food Type)
- Observasi diagnostik awal pencocokan visual-data pada infografik
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengevaluasi Informasi Tersurat dari Teks Multimodal | Belum mampu mengidentifikasi data persentase dan kategori makanan tersurat pada infografik (0 butir benar dari 2 butir tersurat: Butir 1 dan Butir 2 keliru). | Mampu mengevaluasi 1 dari 2 butir informasi tersurat secara tepat sesuai data infografik (hanya tepat Butir 1 [Meat 56.6%, Fruits 4.5%] atau Butir 2 [Meat & Dairy]). | Mampu mengevaluasi seluruh 2 butir informasi tersurat secara tepat sesuai data infografik (tepat Butir 1 [Meat 56.6%, Fruits 4.5%] dan Butir 2 [Meat & Dairy]). | Mampu mengevaluasi seluruh 2 butir informasi tersurat secara tepat, cepat, dan mandiri tanpa bimbingan guru (tepat Butir 1 [Meat 56.6%, Fruits 4.5%] dan Butir 2 [Meat & Dairy]). | | Mengevaluasi Informasi Tersirat dari Teks Multimodal | Belum mampu menarik kesimpulan tersirat mengenai dampak lingkungan dan peran pola makan dari data infografik (0 butir tepat dari Butir 3 dan Butir 4). | Mampu mengevaluasi 1 dari 2 butir informasi tersirat mengenai dampak lingkungan atau peran pola makan secara logis sesuai acuan (tepat Butir 3 atau Butir 4). | Mampu mengevaluasi seluruh 2 butir informasi tersirat secara tepat sesuai acuan kriteria (tepat Butir 3: beban ekologis peternakan tinggi; dan tepat Butir 4: potensi mitigasi iklim lewat diet nabati). | Mampu mengevaluasi seluruh 2 butir informasi tersirat secara mendalam dan komprehensif menghubungkan data visual dengan krisis jejak karbon secara mandiri (tepat Butir 3 dan Butir 4 sesuai seluruh kriteria). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan infografik 'Diet Emissions by Food Type' efektif membantu murid membedakan bukti tersurat dan kesimpulan tersirat?
- Bagian mana dari evaluasi informasi tersirat yang masih memerlukan scaffolding tambahan pada pertemuan berikutnya?
Murid:- Bagaimana data visual pada infografik membantu saya menyadari besarnya jejak karbon dari konsumsi daging?
- Apakah saya sudah bisa membedakan dengan jelas antara angka yang tersurat langsung dengan makna yang tersirat di balik grafik?
Pertemuan 6 — Mengevaluasi Informasi Tersurat dan Tersirat dari Teks Diskusi Tertulis Nonfiksi 'Do We Need to Stop Eating Meat?' — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.4.4 Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks diskusi (discussion text) tertulis nonfiksi tentang jejak karbon (carbon footprints)
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan fokus pembelajaran pada Pertemuan 6, yaitu mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks diskusi nonfiksi 'Do We Need to Stop Eating Meat?' (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan menampilkan 2 kutipan ringkas pada layar dan meminta murid menentukan secara tertulis pada buku catatan mana yang merupakan informasi tersurat (literal/stated) dan tersirat (unstated/inferred) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid membaca teks diskusi nonfiksi 'Do We Need to Stop Eating Meat?' secara saksama untuk mengidentifikasi isu utama, posisi pihak pendukung (pro-meat), dan pihak penentang (anti-meat/pro-vegetarian) terkait jejak karbon (15 menit).
- Secara berpasangan, murid memainkan kuis tantangan cepat 'Explicit or Implicit Hunt': murid mencocokkan 4 kartu kutipan teks dengan jenis informasinya (tersurat vs tersirat) untuk membangun pemahaman konsep secara terarah dan interaktif (15 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid secara mandiri mengerjakan Lembar Kerja Evaluasi Informasi Teks Diskusi yang memuat butir soal evaluasi informasi tersurat dan tersirat: (1) Menentukan tujuan komunikatif teks diskusi 'Do We Need to Stop Eating Meat?' dari pilihan ganda A s.d. E; (2) Memilih pernyataan tersurat yang mendukung posisi penulis; (3) Menganalisis 5 butir pernyataan pada tabel 'Yes/No' tentang alasan menghentikan konsumsi daging untuk menekan emisi jejak karbon (45 menit).
- Murid bersama pasangannya bertukar lembar kerja untuk saling memverifikasi bukti teks (textual evidence) dari paragraf bacaan yang dijadikan rujukan penarikan simpulan informasi tersurat dan tersirat (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid membandingkan hasil evaluasi informasinya dengan kunci rujukan di papan tulis, lalu menuliskan satu kalimat refleksi tentang petunjuk teks (text clues) yang paling membantu membedakan informasi tersurat dan tersirat (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik menyeluruh terhadap kemampuan murid dalam mengevaluasi bukti tersurat dan tersirat pada teks diskusi, meluruskan miskonsepsi umum, dan mengingatkan persiapan untuk pertemuan berikutnya dalam merancang draf tulisan (10 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan glosarium kosakata kunci (nutrients, methane, emissions, livestock, sustainability) pada lembar bacaan bagi murid yang membutuhkan scaffolding leksikal.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan nomor paragraf spesifik untuk menemukan bukti teks, sedangkan murid yang mahir diminta mengevaluasi keselarasan implisit antara data emisi gas metana dengan klausa penutup teks tanpa bantuan nomor paragraf.
- Produk: Seluruh murid menyelesaikan butir evaluasi teks yang sama; murid yang selesai lebih awal menambahkan bukti kalimat kutipan langsung yang melandasi penentuan pilihan informasi tersirat.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik pemahaman konsep dasar informasi tersurat dan tersirat melalui 2 butir pernyataan: (1) 'Livestock produces methane which damages the environment.' -> Identifikasi jenis informasi (Acuan: Informasi Tersurat/Explicit karena fakta tertulis langsung dalam teks); (2) 'Eating less meat can be one step for an individual to reduce global warming.' -> Identifikasi jenis informasi (Acuan: Informasi Tersirat/Implicit karena merupakan kesimpulan/implikasi logis dari dampak konsumsi daging terhadap emisi).
Proses:- Formatif 1 (Kuis Cepat 'Explicit or Implicit Hunt' - 4 kartu): Kartu 1 'Humans have incisors and molars for eating meat' (Acuan: Tersurat); Kartu 2 'Humans do not have absolute ecological justification to consume beef excessively' (Acuan: Tersirat); Kartu 3 'UN estimates livestock makes up over 14% of greenhouse gasses' (Acuan: Tersurat); Kartu 4 'Transitioning to a plant-based diet significantly lowers an individual's carbon footprint' (Acuan: Tersirat). Dinilai dari ketepatan mengkategorikan keempat kartu.
- Formatif 2 (Lembar Kerja Teks Diskusi 'Do We Need to Stop Eating Meat?'): Butir 1 Tujuan komunikatif teks (Acuan: Pilihan D 'To present two different points of view about the effect of being vegetarians and meat eaters'); Butir 2 Bukti pernyataan yang mendukung posisi penulis mengenai jejak karbon (Acuan: Pilihan C 'Beef produces the most greenhouse gas emissions, which include methane...'); Butir 3 Evaluasi 5 pernyataan tabel Yes/No apakah mewakili alasan perlunya berhenti makan daging: (a) 'According to UN, livestock's emissions are up to 34 times more damaging than CO2' (Acuan: Yes); (b) 'The most greenhouse gas emissions, which include methane, are produced by beef' (Acuan: Yes); (c) 'The waste produced during raising and slaughtering livestock and high cost of grain-based meat production adds to environmental impact' (Acuan: Yes); (d) 'Better farming practices, avoiding antibiotics, and feeding natural diets are alternatives done to protect the environment' (Acuan: No - karena ini argumen alternatif memperbaiki peternakan, bukan berhenti makan daging); (e) 'It is far more efficient to feed population by using land to produce crops consumed directly' (Acuan: Yes). Skor dihitung dari ketepatan evaluasi 5 butir pernyataan tersebut.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir: Murid menjawab 1 pertanyaan evaluasi tersirat penutup: 'What does the writer implicitly suggest in the conclusion when stating people should start to think and act for the better?' (Kriteria penerimaan operasional: Jawaban murid memuat evaluasi bahwa penulis menyiratkan perlunya kesadaran menyeimbangkan atau mengurangi konsumsi daging demi kelestarian bumi tanpa harus memaksa seluruh populasi menjadi vegetarian ekstrem secara mutlak).
Formatif:- Asesmen awal berupa penentuan status informasi tersurat vs tersirat pada 2 kutipan teks pemantik
- Kuis cepat berpasangan 'Explicit or Implicit Hunt' (4 kartu kutipan)
- Lembar Kerja Evaluasi Informasi Teks Diskusi 'Do We Need to Stop Eating Meat?' (tujuan komunikatif, bukti tersurat, dan tabel 5 butir evaluasi Yes/No)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengevaluasi Informasi Tersurat Teks Diskusi Nonfiksi | Mampu mengevaluasi informasi tersurat teks diskusi paling banyak 1 dari 4 butir acuan secara tepat. | Mampu mengevaluasi informasi tersurat teks diskusi sebanyak 2 dari 4 butir acuan secara tepat (acuan: fakta anatomis tubuh manusia, persentase emisi PBB >14%, daging sapi sebagai produsen gas rumah kaca tertinggi, dan limbah peternakan). | Mampu mengevaluasi informasi tersurat teks diskusi sebanyak 3 dari 4 butir acuan secara tepat. | Mampu mengevaluasi seluruh 4 butir acuan informasi tersurat teks diskusi secara tepat dan mandiri. | | Mengevaluasi Informasi Tersirat Teks Diskusi Nonfiksi | Mampu mengevaluasi simpulan/informasi tersirat teks diskusi paling banyak 1 dari 3 butir acuan secara tepat. | Mampu mengevaluasi simpulan/informasi tersirat teks diskusi sebanyak 2 dari 3 butir acuan secara tepat (acuan: tujuan komunikatif menyajikan 2 sudut pandang berimbang, implikasi efisiensi lahan nabati vs hewani, serta maksud tersirat imbauan penulis pada penutup teks). | Mampu mengevaluasi seluruh 3 butir acuan informasi tersirat teks diskusi secara tepat dengan sesekali memerlukan konfirmasi guru. | Mampu mengevaluasi seluruh 3 butir acuan informasi tersirat teks diskusi secara tepat, akurat, dan mandiri disertai rujukan bukti paragraf yang relevan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 45 menit pada tahap Mengaplikasi mencukupi bagi murid untuk menganalisis teks diskusi dan menjawab butir-butir evaluasi tersurat dan tersirat?
- Bagian mana dari teks 'Do We Need to Stop Eating Meat?' yang paling memicu miskonsepsi murid antara argumen pro dan kontra terkait jejak karbon?
Murid:- Bagian teks mana yang paling mudah saya temukan informasinya secara tersurat, dan bagian mana yang membutuhkan pemikiran mendalam untuk menarik makna tersiratnya?
- Strategi apa yang paling membantu saya dalam membedakan alasan berhenti makan daging dengan alternatif perbaikan peternakan pada tabel evaluasi?
Pertemuan 7 — Mengomunikasikan Gagasan Tertulis dalam Perancangan Draf Teks Diskusi Nonfiksi tentang Carbon Footprints — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.4.5 Mengomunikasikan gagasan secara tertulis dalam teks diskusi nonfiksi tentang jejak karbon (carbon footprints) dengan struktur teks dan unsur kebahasaan yang tepat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran merancang draf teks diskusi nonfiksi tentang jejak karbon (5 menit).
- Guru memberikan asesmen diagnostik singkat berupa kuis cepat 3 butir terkait struktur teks diskusi (Issue, Arguments For, Arguments Against, Conclusion/Recommendation) dan unsur kebahasaannya (contrastive conjunctions, passive voice, modality) untuk memetakan kesiapan menulis murid (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid menyimak penjelasan guru tentang kerangka penulisan teks diskusi (planning guide/mind mapping) yang mencakup 4 bagian utama: Issue, Supporting Arguments, Contrasting Arguments, dan Recommendation (10 menit).
- Murid memainkan permainan kartu kelompok 'Structure and Features Match' di mana kelompok menyusun potongan paragraf acak teks diskusi tentang jejak karbon menjadi urutan struktur yang tepat dan memberi label unsur kebahasaan (contrastive conjunctions: 'however', 'on the other hand'; modality: 'should', 'might'; passive voice) (15 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Secara berpasangan atau mandiri, murid memilih satu fokus isu jejak karbon (misal: 'Banning Private Vehicles to Reduce Emissions', 'Switching to a Plant-Based Diet', atau 'Implementing a Carbon Tax') lalu menyusun peta pikiran (mind map/writing plan) yang memuat argumen pro dan kontra (25 menit).
- Murid mengembangkan peta pikiran tersebut menjadi draf lengkap teks diskusi nonfiksi (150-200 kata) yang secara utuh memuat Issue, Arguments For, Arguments Against, serta Recommendation dengan menggunakan generic participants, simple present tense, passive voice, modality, dan contrastive conjunctions (45 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kelengkapan draf tulisan mereka sendiri menggunakan daftar cek pribadi (self-check rubric) untuk memastikan keseimbangan antara argumen pendukung dan penentang serta ketepatan konjungsi pertentangan yang digunakan (15 menit).
Penutup:- Guru dan murid bersama-sama menarik kesimpulan tentang pentingnya struktur berimbang dan kohesi konjungsi dalam mengomunikasikan gagasan teks diskusi (5 menit).
- Guru memberikan penguatan arah draf untuk persiapan sesi koreksi mandiri/antarteman di pertemuan berikutnya dan menutup sesi dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan kalimat pemantik (sentence starters untuk pro/kontra) dan bank kosakata konjungsi pertentangan; murid mahir diarahkan memilih topik jejak karbon yang lebih kompleks dengan data analitis mandiri.
- Proses: Murid bebas memilih untuk menyusun draf secara mandiri atau berpasangan dalam mengumpulkan argumen pendukung dan penyanggah.
- Produk: Draf teks diskusi dapat dituangkan dalam bentuk lembar kerja tertulis fisik atau dokumen digital interaktif.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Murid menjawab 3 butir kuis diagnostik kesiapan menulis teks diskusi: (1) Sebutkan 4 bagian struktur umum teks diskusi secara urut! (Kunci: Issue/Problem, Arguments For/Supporting, Arguments Against/Contrasting, Conclusion/Recommendation); (2) Tentukan konjungsi pertentangan yang tepat untuk menghubungkan dua pandangan yang berlawanan di antara opsi: 'furthermore', 'however', 'in addition'! (Kunci: however); (3) Ubah klausa aktif 'Human activities produce greenhouse gases' ke dalam bentuk passive voice! (Kunci: Greenhouse gases are produced by human activities).
Proses:- Penilaian formatif berbasis lembar observasi proses penyusunan draf teks diskusi: Guru memantau kemampuan murid dalam menuangkan ide pro-kontra jejak karbon ke dalam mind map dan menyusun draf paragraf berstruktur runtut menggunakan konjungsi kontras dan kalimat pasif.
Akhir Pertemuan:- Pengecekan draf teks diskusi murid berdasarkan kriteria ketercapaian: draf memiliki judul yang relevan, memuat pernyataan isu (Issue), minimal 1 paragraf argumen pro disertai elaborasi, minimal 1 paragraf argumen kontra disertai elaborasi, rekomendasi/simpulan (Recommendation), serta memuat minimal 2 konjungsi pertentangan (misal: 'however', 'on the other hand') dan 2 kalimat passive voice.
Formatif:- Kuis diagnostik struktur dan unsur kebahasaan teks diskusi di awal pembelajaran
- Observasi keterlibatan murid dalam penyusunan mind map dan penulisan draf
- Lembar periksa mandiri (self-check checklist) kelengkapan draf teks diskusi
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Struktur Teks Diskusi (Schematic Structure) | Draf hanya memuat satu sudut pandang (hanya pro atau hanya kontra) dan belum menyajikan isu atau rekomendasi secara jelas. | Draf memuat isu dan salah satu argumen (pro atau kontra), namun sudut pandang tandingan dan rekomendasi belum tertuang secara berimbang. | Draf memuat seluruh struktur lengkap secara runtut: Issue, Arguments For, Arguments Against, dan Recommendation secara berimbang. | Draf memuat Issue, Arguments For, Arguments Against, dan Recommendation secara sangat berimbang, mendalam, dan memiliki transisi antar-paragraf yang mengalir lancar. | | Unsur Kebahasaan Teks Diskusi (Language Features) | Draf belum menggunakan konjungsi pertentangan dan kalimat pasif dalam mengomunikasikan gagasan nonfiksi jejak karbon. | Draf memuat konjungsi pertentangan atau kalimat pasif tetapi masih terbatas (masing-masing kurang dari 2) dan terdapat kesalahan konteks penggunaan. | Draf memuat minimal 2 konjungsi pertentangan (seperti however, on the contrary, nevertheless) dan minimal 2 kalimat pasif secara tepat konteks. | Draf memadukan ragam konjungsi pertentangan, kalimat pasif, modalitas (should, must, might), dan simple present tense secara konsisten, variatif, dan akurat. | | Kesesuaian Gagasan Isu Jejak Karbon (Content Relevance) | Gagasan argumen tidak relevan dengan topik jejak karbon (carbon footprints). | Gagasan argumen menyinggung jejak karbon namun pembahasannya masih terlalu umum dan belum menyajikan data atau contoh nyata tindakan pembatasan emisi. | Gagasan argumen menyajikan alasan logis dan contoh nyata pembatasan jejak karbon secara kontekstual baik dari sisi pendukung maupun penyanggah. | Gagasan argumen menyajikan analisis komparatif yang tajam dan kontekstual mengenai dampak pembatasan jejak karbon bagi kehidupan nyata dari dua sudut pandang. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 45 menit pada tahap drafting cukup memfasilitasi murid dalam menuangkan ide secara mendalam?
- Bagian struktur teks diskusi mana yang paling banyak membutuhkan bimbingan langsung dari guru saat murid menulis?
Murid:- Bagian mana dari draf teks diskusi saya yang paling kuat dalam menyajikan argumen jejak karbon?
- Kesulitan apa yang saya hadapi saat menghubungkan sudut pandang yang bertentangan menggunakan konjungsi bahasa Inggris?
Pertemuan 8 — Menunjukkan Strategi Koreksi Kaidah Penulisan Mandiri dan Antarteman pada Draf Teks Diskusi Carbon Footprints — 2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.4.6 Menunjukkan strategi koreksi dalam kaidah menulis teks diskusi nonfiksi tentang jejak karbon (carbon footprints)
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan belajar murid, dan mengaitkan draf teks diskusi nonfiksi bertema carbon footprints yang telah disusun pada pertemuan 7 dengan kegiatan penyuntingan (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui lembar latihan koreksi cepat 'Spot and Fix' yang memuat 3 kalimat berunsur keliru: (1) 'Electric vehicle produces no direct emission.' (acuan koreksi: 'Electric vehicles produce' atau 'An electric vehicle produces' - subject-verb agreement); (2) 'Therefore reducing meat consumption, energy demand remains high.' (acuan koreksi: mengganti konjungsi kontras 'However' atau 'Although' menggantikan 'Therefore'); (3) 'Many peoples does not know about carbon footprints.' (acuan koreksi: 'Many people do not know' - noun form & auxiliary) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mencermati panduan strategi koreksi kaidah penulisan teks diskusi nonfiksi menggunakan daftar periksa (peer feedback rubric dari Buku Guru) yang memuat dua dimensi: struktur skematik (title, issue/problem, supporting arguments, opposing arguments, conclusion/recommendation) dan kaidah kebahasaan (generic participants, simple present tense, contrastive conjunctions, modality) (10 menit).
- Dalam format tantangan berpasangan 'Editor Challenge' yang menggembirakan, murid bersama pasangan berlomba menemukan dan menandai 3 jenis kekeliruan kaidah pada draf model pendek bertema 'Reforestation to Reduce Carbon Footprints' yang diproyeksikan di layar (acuan temuan: paragraf pembuka belum memuat isu yang seimbang, konjungsi 'Because' salah posisi di awal klausa kontras yang seharusnya 'On the other hand', dan subjek jamak 'trees absorbs' yang seharusnya 'trees absorb') (15 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid secara mandiri menerapkan strategi koreksi mandiri (self-editing) pada draf teks diskusi masing-masing tentang carbon footprints dengan menandai dan menuliskan koreksi langsung pada margin draf menggunakan kode penyuntingan (SS untuk Schematic Structure, GR untuk Grammar/Simple Present, CC untuk Contrastive Conjunction) (20 menit).
- Murid bertukar draf dengan rekan sebangku untuk menerapkan strategi koreksi antarteman (peer-correction), mengisi lembar verifikasi koreksi kaidah penulisan berdasarkan kriteria checklist teks diskusi, serta membubuhkan catatan koreksi spesifik per bagian yang disunting (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid menerima kembali draf miliknya, meninjau tanda koreksi dari teman, dan menandai kesepakatan atau tindak lanjut perbaikan kaidah penulisan yang telah diverifikasi (10 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan strategi koreksi mandiri dan antarteman yang efektif dalam memastikan keterpenuhan kaidah penulisan teks diskusi nonfiksi bertema carbon footprints (3 menit).
- Guru memberikan umpan balik menyeluruh terhadap ketepatan penggunaan strategi koreksi dan mengarahkan murid menyimpan draf hasil koreksi ke dalam map portofolio untuk persiapan Asesmen Sumatif pada pertemuan 9 (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan kode koreksi beranotasi visual (contoh perbaikan per kaidah), sedangkan murid yang lebih cepat diberikan draf berargumen lebih kompleks.
- Proses: Murid yang memerlukan bantuan mendapatkan bimbingan berpasangan terarah saat mencocokkan kaidah struktur skematik, sementara murid mahir melakukan penyuntingan silang ganda secara mandiri.
- Produk: Semua murid menghasilkan draf teks diskusi bertema carbon footprints yang telah dilengkapi tanda dan catatan strategi koreksi mandiri serta antarteman sesuai checklist kaidah.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik singkat 'Spot and Fix' 3 butir kalimat mengenai kaidah penulisan: (1) 'Electric vehicle produces no direct emission.' (acuan koreksi: 'Electric vehicles produce' / 'An electric vehicle produces'); (2) 'Therefore reducing meat consumption, energy demand remains high.' (acuan koreksi: ganti konjungsi kontras 'Although' / 'However'); (3) 'Many peoples does not know about carbon footprints.' (acuan koreksi: 'Many people do not know'). Kriteria: Mengidentifikasi dan membetulkan minimal 2 dari 3 butir secara tepat menunjukkan kesiapan awal memadai.
Proses:- Observasi keterlibatan dan ketepatan murid dalam menerapkan kode koreksi kaidah penulisan (struktur teks diskusi dan unsur kebahasaan) pada tahap koreksi mandiri dan antarteman.
Akhir Pertemuan:- Pemeriksaan bukti lembar verifikasi koreksi (peer-feedback checklist) pada draf teks diskusi nonfiksi: memastikan seluruh 5 unsur struktur skematik (title, issue, supporting arguments, opposing arguments, recommendation) dan 4 unsur kebahasaan (generic participants, simple present, contrastive conjunctions, modality) telah diperiksa dengan catatan koreksi yang tepat (acuan: minimal 8 dari 9 indikator checklist terisi dengan bukti koreksi yang valid pada draf).
Formatif:- Penilaian unjuk kerja penerapan strategi koreksi mandiri dan antarteman menggunakan rubrik lembar checklist koreksi kaidah penulisan teks diskusi nonfiksi.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Strategi Koreksi Mandiri Kaidah Penulisan Draf Teks Diskusi | Belum mampu menunjukkan strategi koreksi mandiri; draf tidak memuat tanda koreksi atau catatan perbaikan kaidah kebahasaan dan struktur teks sama sekali. | Menunjukkan strategi koreksi mandiri secara terbatas dengan menandai 1-2 kekeliruan kaidah kebahasaan atau struktur pada draf dengan bantuan arahan langsung pendidik. | Menunjukkan strategi koreksi mandiri secara tepat dengan menandai dan menuliskan pembetulan pada sebagian besar kekeliruan kaidah struktur skematik dan kebahasaan draf secara konsisten. | Menunjukkan strategi koreksi mandiri secara komprehensif, tepat, dan mandiri pada seluruh bagian struktur skematik dan kaidah kebahasaan draf teks diskusi tanpa bantuan. | | Strategi Koreksi Antarteman Kaidah Penulisan Draf Teks Diskusi | Belum mampu menunjukkan strategi koreksi antarteman; checklist koreksi tidak diisi dan tidak memberikan catatan koreksi pada draf teman. | Menunjukkan strategi koreksi antarteman dengan melengkapi checklist secara parsial (1-4 butir) dan memberikan catatan koreksi kaidah yang masih memerlukan konfirmasi pendidik. | Menunjukkan strategi koreksi antarteman secara tepat dengan melengkapi minimal 7 butir checklist serta memberikan catatan pembetulan kaidah penulisan yang sesuai pada draf teman. | Menunjukkan strategi koreksi antarteman secara sangat teliti dan akurat dengan melengkapi seluruh butir checklist serta memberikan catatan pembetulan kaidah penulisan yang rinci dan objektif. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu untuk tahap koreksi mandiri dan koreksi antarteman sudah berjalan seimbang dan efektif?
- Bagian kaidah penulisan teks diskusi mana yang paling sering terlewatkan oleh murid saat melakukan koreksi mandiri maupun antarteman?
Murid:- Strategi koreksi apa yang paling membantumu menemukan kekurangan atau kekeliruan kaidah penulisan dalam draf teks diskusimu sendiri?
- Bagaimana masukan atau catatan koreksi dari teman membantumu memperbaiki kejelasan struktur dan bahasa teks diskusimu tentang carbon footprints?
Pertemuan 9 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.4.1 Menganalisis alur informasi secara keseluruhan dari teks lisan nonfiksi tentang topik jejak karbon (carbon footprints)
- TP 12.4.2 Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang cara pembatasan jejak karbon (carbon footprints)
- TP 12.4.3 Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks multimodal nonfiksi tentang konsumsi daging dan jejak karbon (carbon footprints)
- TP 12.4.4 Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks diskusi (discussion text) tertulis nonfiksi tentang jejak karbon (carbon footprints)
- TP 12.4.5 Mengomunikasikan gagasan secara tertulis dalam teks diskusi nonfiksi tentang jejak karbon (carbon footprints) dengan struktur teks dan unsur kebahasaan yang tepat
- TP 12.4.6 Menunjukkan strategi koreksi dalam kaidah menulis teks diskusi nonfiksi tentang jejak karbon (carbon footprints)
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan fisik kelas, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab akhir, menjelaskan tata tertib asesmen individual, serta menguraikan tiga sesi penilaian: Tes Tertulis Menyimak-Membaca (Tugas 1, 45 menit), Penataan Portofolio Teks Diskusi (Tugas 2, 45 menit) yang berjalan paralel dengan Rotasi Penampilan Lisan (Tugas 3, 45 menit, 1,5 menit/murid) (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid mencermati petunjuk teknis pada Lembar Asesmen Sumatif Bagian A (Menyimak Audio Monolog Jejak Karbon dan Membaca Evaluatif Multimodal) serta menyimak 1 contoh format pengisian alur informasi (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Tugas 1 [TP 1, 3, 4]: Murid secara serentak mendengarkan pemutaran audio monolog nonfiksi 2 kali, lalu mengerjakan 6 butir evaluasi pada Lembar Asesmen Sumatif Bagian A yang mencakup: (1) Alur informasi teks lisan: Menentukan urutan 3 tahapan siklus jejak karbon [Kunci: 1-Definisi emisi gas rumah kaca dari aktivitas manusia; 2-Sektor penyumbang utama seperti transportasi dan energi; 3-Dampak akumulasi emisi terhadap kenaikan suhu bumi]; (2) Informasi tersurat teks lisan: Menyebutkan gas dominan [Kunci: Karbon dioksida / CO2]; (3) Infografik konsumsi daging tersurat: Menyebutkan jumlah emisi daging sapi per kilogram [Kunci: 60 kg CO2-eq per kg daging]; (4) Infografik konsumsi daging tersirat: Menyimpulkan mengapa daging ayam menghasilkan emisi lebih rendah [Kunci: Daging ayam menghasilkan jejak karbon lebih rendah karena efisiensi pakan dan siklus hidup unggas tidak menghasilkan gas metana enterik sebesar sapi]; (5) Teks diskusi 'Do We Need to Stop Eating Meat?' tersurat: Mengidentifikasi argumen pro-berhenti makan daging [Kunci: Mengurangi emisi gas metana dan deforestasi untuk pakan ternak]; (6) Teks diskusi tersirat: Mengidentifikasi rekomendasi implisit penulis [Kunci: Penulis tidak menuntut penghentian total melainkan pengurangan konsumsi daging dan diversifikasi ke protein nabati lokal] (40 menit).
- Tugas 2 & 3 [Paralel - TP 5, 6 & TP 2]: Seluruh murid mengerjakan Tugas 2, yaitu menyusun portofolio teks diskusi final (Issue, Arguments For, Arguments Against, Recommendation) beserta lembar jejak revisi yang memuat perbaikan mandiri/antarteman pada ejaan, tanda baca, dan struktur kalimat. Secara paralel, guru memanggil murid satu per satu ke stasiun guru untuk Tugas 3, yaitu unjuk kerja lisan 1,5 menit per murid guna menyampaikan pendapat dan mempertahankan argumen tentang pembatasan jejak karbon (total rotasi 30 giliran @ 1,5 menit = 45 menit) (40 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali kelengkapan portofolio dan lembar jawaban tertulis mereka secara hening dan mandiri sebelum diserahkan ke meja guru (25 menit).
- Murid mengisi lembar refleksi diri akhir bab terkait proses belajar mandiri, kendala yang dihadapi saat mempertahankan argumen lisan, dan strategi penyuntingan tulisan yang telah diterapkan (10 menit).
Penutup:- Guru mengumpulkan seluruh lembar jawaban tes tertulis (Tugas 1), dokumen portofolio teks diskusi beserta lembar revisi (Tugas 2), dan merekap nilai unjuk kerja lisan (Tugas 3) (3 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas kedisiplinan dan integritas seluruh murid selama asesmen, menyampaikan rangkuman capaian Bab 4, serta menutup sesi dengan doa dan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi akses: Murid dengan hambatan pendengaran ringan disediakan headphone individual atau posisi duduk paling dekat dengan pengeras suara audio tanpa mengubah butir pertanyaan.
- Proses: Akomodasi akses: Bagi murid dengan kecemasan berbicara, rotasi lisan dilakukan di meja guru yang berpenyekat visual ringan agar konsentrasi terjaga tanpa mengubah rubrik atau durasi 1,5 menit.
- Produk: Format produk tetap standar: portofolio fisik teks diskusi nonfiksi bertema carbon footprints dengan lembar jejak revisi kaidah penulisan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Cek kesiapan teknis asesmen: Murid memastikan kelengkapan alat tulis dan naskah draf teks diskusi pertemuan sebelumnya yang akan difinalkan dan diperiksa bukti revisinya.
Proses:- Observasi kepatuhan prosedur asesmen mandiri saat pengerjaan tes tertulis, ketertiban rotasi stasiun lisan, dan ketelitian penyusunan portofolio revisi.
Sumatif Bab:- Tes tertulis evaluasi membaca dan menyimak bagan, unjuk kerja berbicara mempertahankan argumen, serta portofolio draf teks diskusi beserta lembar suntingan: Bagan alur teks lisan dan lembar evaluasi membaca teks diskusi multimodal jejak karbon, rekaman/penampilan lisan penyampaian serta pembelaan argumen, dan draf final teks diskusi nonfiksi yang dilengkapi bukti catatan revisi kaidah penulisan
- tes tertulis serentak (integrasi menyimak dan membaca-memirsa): Lembar kerja analisis alur informasi teks lisan nonfiksi (audio monolog jejak karbon), evaluasi fakta tersurat/tersirat infografik multimodal jejak konsumsi daging, dan evaluasi argumen pro-kontra teks diskusi Do We Need to Stop Eating Meat yang dikerjakan serentak oleh seluruh murid (45 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penskoran analitik pemahaman membaca-menyimak)
- penugasan tertulis dan penyuntingan mandiri/antarteman: Teks diskusi nonfiksi bertema carbon footprints dengan struktur lengkap (issue, arguments for/against, recommendation) beserta lembar jejak revisi yang memperlihatkan koreksi mandiri/antarteman terhadap ejaan, tanda baca, dan struktur kalimat (45 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian menulis teks diskusi dan lembar ceklis koreksi kaidah penulisan)
- unjuk kerja berbicara bergiliran (rotasi stasiun guru): Penampilan lisan individual berdurasi 1,5 menit per murid dalam menyampaikan pendapat dan mempertahankan argumen mitigasi jejak karbon di hadapan guru secara bergiliran saat kelas melanjutkan finalisasi penulisan (45 menit / 1,5 menit = 30 murid, mencukupi kapasitas 28 murid) (45 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja berbicara (kelancaran, ketepatan alasan/argumen, dan respons sanggahan))
Sumatif:- Tes tertulis evaluasi membaca dan menyimak bagan, unjuk kerja berbicara mempertahankan argumen, serta portofolio draf teks diskusi beserta lembar suntingan: Bagan alur teks lisan dan lembar evaluasi membaca teks diskusi multimodal jejak karbon, rekaman/penampilan lisan penyampaian serta pembelaan argumen, dan draf final teks diskusi nonfiksi yang dilengkapi bukti catatan revisi kaidah penulisan
- tes tertulis serentak (integrasi menyimak dan membaca-memirsa): Lembar kerja analisis alur informasi teks lisan nonfiksi (audio monolog jejak karbon), evaluasi fakta tersurat/tersirat infografik multimodal jejak konsumsi daging, dan evaluasi argumen pro-kontra teks diskusi Do We Need to Stop Eating Meat yang dikerjakan serentak oleh seluruh murid (45 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penskoran analitik pemahaman membaca-menyimak)
- penugasan tertulis dan penyuntingan mandiri/antarteman: Teks diskusi nonfiksi bertema carbon footprints dengan struktur lengkap (issue, arguments for/against, recommendation) beserta lembar jejak revisi yang memperlihatkan koreksi mandiri/antarteman terhadap ejaan, tanda baca, dan struktur kalimat (45 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian menulis teks diskusi dan lembar ceklis koreksi kaidah penulisan)
- unjuk kerja berbicara bergiliran (rotasi stasiun guru): Penampilan lisan individual berdurasi 1,5 menit per murid dalam menyampaikan pendapat dan mempertahankan argumen mitigasi jejak karbon di hadapan guru secara bergiliran saat kelas melanjutkan finalisasi penulisan (45 menit / 1,5 menit = 30 murid, mencukupi kapasitas 28 murid) (45 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja berbicara (kelancaran, ketepatan alasan/argumen, dan respons sanggahan))
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menganalisis Alur Teks Lisan & Evaluasi Multimodal (TP 1, 3, 4) | Menjawab dengan tepat 1-2 butir dari 6 butir soal evaluasi menyimak dan membaca multimodal (Acuan 6 butir: alur siklus emisi, gas CO2, data 60 kg CO2-eq sapi, emisi pakan unggas, argumen metana ternak, rekomendasi diet bertahap). | Menjawab dengan tepat 3-4 butir dari 6 butir soal evaluasi menyimak dan membaca multimodal sesuai daftar acuan kunci jawaban. | Menjawab dengan tepat 5 butir dari 6 butir soal evaluasi menyimak dan membaca multimodal sesuai daftar acuan kunci jawaban. | Menjawab dengan tepat seluruh 6 butir soal evaluasi menyimak dan membaca multimodal sesuai daftar acuan kunci jawaban secara mandiri. | | Mengungkapkan dan Mempertahankan Argumen Lisan (TP 2) | Menyampaikan pendapat lisan namun belum mampu memberikan alasan pendukung dan tidak mampu merespons sanggahan guru selama durasi 1,5 menit. | Menyampaikan pendapat dan 1 argumen mitigasi jejak karbon, namun respons terhadap sanggahan guru masih ragu dan belum memperkuat posisinya. | Menyampaikan pendapat dengan 2 argumen logis mitigasi jejak karbon dan mampu merespons sanggahan guru secara relevan dan runtut. | Menyampaikan pendapat dengan argumen berbasis data konkret mitigasi jejak karbon secara lancar serta tangkas mempertahankan argumen dengan penalaran kritis saat disanggah guru. | | Mengomunikasikan Teks Diskusi Tertulis (TP 5) | Menyusun teks diskusi yang hanya memuat 1-2 bagian dari 4 struktur wajib (Issue, Arguments For, Arguments Against, Recommendation) dengan unsur kebahasaan yang kurang padu. | Menyusun teks diskusi yang memuat 3 bagian struktur wajib dengan unsur kebahasaan (contrastive conjunctions, passive voice, modality) yang sebagian tepat. | Menyusun teks diskusi dengan lengkap memuat 4 bagian struktur wajib dan menerapkan unsur kebahasaan (contrastive conjunctions, passive voice, modality) secara tepat. | Menyusun teks diskusi dengan struktur lengkap (4 bagian), alur argumen pro-kontra sangat berimbang dan mendalam, serta unsur kebahasaan digunakan secara tepat dan variatif. | | Menunjukkan Strategi Koreksi Kaidah Penulisan (TP 6) | Menyerahkan draf final tanpa lembar jejak revisi atau bukti koreksi kaidah penulisan kurang dari 1 aspek (hanya coretan tanpa perbaikan). | Menunjukkan bukti catatan revisi mandiri/antarteman pada 1 aspek kaidah penulisan (antara ejaan, tanda baca, atau struktur kalimat) yang diperbaiki pada draf akhir. | Menunjukkan bukti catatan revisi mandiri/antarteman pada 2 aspek kaidah penulisan (ejaan, tanda baca, atau struktur kalimat) dengan perbaikan yang akurat pada draf akhir. | Menunjukkan bukti catatan revisi mandiri dan antarteman secara menyeluruh mencakup ketiga aspek kaidah penulisan (ejaan, tanda baca, dan struktur kalimat) yang seluruhnya terefleksikan dalam naskah akhir. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah pengelolaan rotasi lisan 1,5 menit berjalan tertib tanpa mengganggu konsentrasi murid yang menyelesaikan portofolio?
- Bagaimana ketercapaian murid pada butir evaluasi tersirat teks multimodal dibandingkan pemahaman teks lisan?
Murid:- Bagian mana dari asesmen sumatif hari ini yang paling menantang: menganalisis infografik, menulis teks diskusi, atau mempertahankan argumen lisan?
- Bagaimana lembar bukti revisi membantuku memperbaiki kualitas tulisan akhirku?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII (Kemendikbudristek 2022, Unit 4: Discussion Text: Carbon Footprints).
- Buku Siswa Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII (Unit 4, Activity 1 video track audio).
- Tautan audio/video monolog edukasi nonfiksi 'The Carbon Footprint' (Simpleshow / Life Today Unit 4).
- Kartu alur informasi (Flowchart Relay cards) dan Lembar Kerja Siswa.
- Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII (Kemendikbudristek 2022).
- Buku Siswa Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII (Kemendikbudristek 2022) Unit 4: Carbon Footprints.
- Rekaman audio monolog nonfiksi 'The Journey of a Product's Footprint' dan 'Dietary Footprint Mechanism' buatan guru.
- Lembar Kerja Pasangan 'Detailed Flow Mapping' / Kartu Gagasan Rinci.
- Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII, Kemendikbudristek 2022, Unit 4 Discussion Text: Carbon Footprints.
- Buku Siswa Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII, Unit 4, Activity 4 (Options to reduce carbon footprint data chart).
- Bagan data opsi aksi pengurangan jejak karbon (Picture 4.8 / The Conversation).
- Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII (Kemendikbudristek, 2022)
- Buku Siswa Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII Unit 4, Activity 4 & 5 (Kemendikbudristek, 2022)
- Lembar Bagan Data 'Options to Reduce Carbon Footprint' (Infografik CO2 Reduction Options)
- Buku Siswa Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII, Kemendikbudristek 2022, Unit 4 Discussion Text: Carbon Footprints (Activity 1 Reading & Picture Diet Emissions)
- Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII, Kemendikbudristek 2022, Unit 4
- Infografik multimodal 'Diet Emissions by Food Type' dan kartu data sprint
- Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII (Unit 4: Discussion Text: Carbon Footprints)
- Buku Siswa Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII (Unit 4, Activity 2 & Activity 3, halaman 162-166)
- Lembar Kerja Evaluasi Informasi Teks Diskusi 'Do We Need to Stop Eating Meat?' dan Set Kartu 'Explicit or Implicit Hunt'
- Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII (Kemendikbudristek, 2022, Unit 4: Discussion Text - Carbon Footprints)
- Buku Siswa Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII (Kemendikbudristek, 2022, Unit 4)
- Lembar Perencanaan Penulisan (Writing Plan Mind Map Sheet) & Format Draf Teks Diskusi
- Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII (Kemendikbudristek, 2022), Unit 4: Discussion Text: Carbon Footprints
- Buku Siswa Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII (Kemendikbudristek, 2022), Unit 4: Discussion Text: Carbon Footprints
- Lembar Checklist Penyuntingan Teks Diskusi (Peer Feedback Rubric)
- Draf teks diskusi nonfiksi murid bertema Carbon Footprints dari Pertemuan 7
- Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII (Kemendikbudristek, 2022, Unit 4: Discussion Text: Carbon Footprints)
- File Audio Rekaman Monolog Nonfiksi 'The Cycle of Carbon Footprints' (durasi 2 menit)
- Lembar Asesmen Sumatif Bagian A (Soal Evaluasi Menyimak & Membaca Multimodal 'Do We Need to Stop Eating Meat?')
- Lembar Ceklis Portofolio dan Jejak Revisi Kaidah Penulisan Teks Diskusi
|