MODUL AJAR Bahasa Inggris — Kelas 12 (Fase F) Topik: Bab 2 — Argumentative Text: E-Money INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Inggris |
|---|
| Fase / Kelas | Fase F / Kelas 12 |
|---|
| Topik | Bab 2 — Argumentative Text: E-Money |
|---|
| Alokasi Waktu | 25 JP (25 x 45 menit = 1125 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 9 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 12.2.1 Menganalisis alur informasi secara keseluruhan dari teks lisan nonfiksi tentang isu terkini penggunaan uang elektronik (e-money)
- TP 12.2.2 Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang isu terkini penggunaan uang elektronik (e-money)
- TP 12.2.3 Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks nonfiksi tertulis tentang isu terkini berupa teks argumentatif uang elektronik (e-money)
- TP 12.2.4 Mengomunikasikan gagasan dalam teks nonfiksi tertulis berupa teks argumentatif tentang uang elektronik (e-money) dengan struktur teks dan unsur kebahasaan yang tepat
- TP 12.2.5 Menunjukkan strategi koreksi dalam kaidah menulis untuk menyempurnakan draf teks argumentatif tentang isu terkini uang elektronik (e-money)
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- When you listen to people talking about e-money, how do you know what topic starts the conversation and what conclusion they reach?
- Why is it important to identify the main problem before analyzing someone's arguments in a spoken discussion?
- How does a video report systematically develop its explanation of digital payment innovations?
- When listening to an informational video about e-money, how do we track the sequential flow from background issues to supporting examples and conclusions?
- What is your immediate reaction when someone claims that physical cash should be completely banned?
- How do you effectively express your personal stance and convince others using spoken English when discussing digital money?
- What would you say if someone disagrees with your opinion about using e-money for daily transactions?
- How can you defend your stand when a friend argues that cash is still much safer than e-wallets?
- What is the difference between facts directly stated in a text and conclusions you must deduce yourself?
- When an author writes that 'cashless transactions leave a digital trail', what implicit advantages and risks can you infer from that statement?
- How does a strong thesis statement guide the arguments in an argumentative text about e-money?
- What connective words and supporting facts make your written arguments about digital payment convincing?
- How does a reiteration/conclusion tie together the thesis and supporting arguments into a persuasive whole?
- What cohesive devices can we use to effectively connect our supporting points to our final conclusion about e-money?
- Bagaimana simbol kode koreksi (seperti Sp, Gr, P, WO) dapat membantu kita menemukan kekeliruan dalam draf teks argumentatif?
- Mengapa strategi menyunting secara terbimbing dan mandiri sangat penting sebelum mempublikasikan sebuah draf tulisan tentang e-money?
- How do we effectively demonstrate our comprehensive understanding of argumentative texts about e-money across listening, speaking, reading, and writing?
- Why is evaluating facts critically and applying precise proofreading essential when defending our stance on digital payment systems?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menganalisis Alur Informasi Global dari Teks Lisan Nonfiksi Percakapan Isu E-Money — 2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.2.1 Menganalisis alur informasi secara keseluruhan dari teks lisan nonfiksi tentang isu terkini penggunaan uang elektronik (e-money)
Pendahuluan:- Guru membuka sesi pembelajaran dengan salam, memeriksa kesiapan belajar murid, serta menyampaikan bahwa fokus pertemuan ini adalah melatih keterampilan menyimak untuk menganalisis alur informasi global percakapan lisan nonfiksi bertema e-money (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan memperdengarkan rekaman pendek 3 kalimat: 'Nowadays, many people use e-wallets instead of physical cash. However, weak internet connections often cause payment delays at checkout counters. Therefore, merchants must provide backup payment options.' Murid secara individu menuliskan topik pembuka, inti permasalahan, dan kesimpulan alur pada secarik kertas (acuan: topik pembuka = pergeseran dari uang tunai ke dompet digital/e-wallets; permasalahan = koneksi internet buruk memicu antrean/pembayaran tertunda; kesimpulan alur = pedagang/merchant wajib menyiapkan opsi pembayaran cadangan) (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak pembacaan teks monolog/dialog lisan nonfiksi berjudul 'The Shift to Cashless Canteen' yang dibacakan guru sebanyak dua kali, berfokus pada tahapan perkembangan ide pembicara dari awal, tengah, hingga akhir (15 menit).
- Murid bersama bimbingan guru membedah 3 bagian alur informasi global: (1) Main topic/introduction, (2) Core discussion/arguments, dan (3) Final stance/conclusion dari teks lisan yang didengar (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru memperdengarkan teks lisan percakapan nonfiksi autentik antara dua siswa (Reno dan Sarah) berjudul 'E-Money in School Life': 'Reno: I noticed our school cooperative now only accepts QRIS payments. What do you think? Sarah: At first it looks practical because we do not need change, but many students with low smartphone battery get stuck in line. Reno: True, and some students do not even own smartphones or data plans. Sarah: Exactly, so digital payment should be an option, not a total replacement.' (10 menit).
- Murid berpasangan memainkan permainan tantangan tebak alur 'Flowchart Relay': setiap pasangan menyusun 4 kartu alur acak menjadi urutan alur informasi global yang runtut. Empat kartu tersebut adalah: Kartu A ('School cooperative implements mandatory QRIS payment'), Kartu B ('Benefit stated: practical without physical coins/change'), Kartu C ('Obstacles highlighted: low smartphone battery and lack of internet/smartphones'), Kartu D ('Conclusion: cashless payment must serve as an option, not full replacement') (acuan urutan runtut: Kartu A -> Kartu B -> Kartu C -> Kartu D) (15 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan lembar analisis alur informasi global berdasarkan teks percakapan Reno dan Sarah, menentukan secara tepat 3 elemen: topik pembuka, perkembangan perdebatan pro/kontra, dan simpulan akhir pembicara (acuan: topik pembuka = kewajiban QRIS di koperasi sekolah; perdebatan = kepraktisan tanpa uang kembalian vs kendala baterai habis dan ketiadaan ponsel pintar/paket data; simpulan = e-money sebaiknya jadi alternatif opsional bukan pengganti penuh) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mencocokkan hasil rekonstruksi alur informasinya bersama guru dan memeriksa apakah alur global yang mereka tangkap sudah merefleksikan keseluruhan teks lisan secara utuh tanpa ada bagian utama yang tertukar (5 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan strategi menganalisis alur informasi global dari teks percakapan lisan nonfiksi (menandai transisi ide pembuka, inti argumen, dan kesimpulan akhir) (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik atas lembar kerja analisis murid serta menutup pembelajaran dengan doa dan salam tanpa memberikan tugas rangkuman akhir bab (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang membutuhkan bimbingan, guru menyediakan panduan lembar dengar dengan kata kunci pemandu (guiding prompts: Introduction -> Problem -> Resolution). Untuk murid cepat, lembar kerja berupa diagram alur kosong tanpa pemandu.
- Proses: Murid yang membutuhkan scaffolding diperkenankan mendengarkan pengulangan teks rekaman sekali lagi pada kelompok kecil terbimbing.
- Produk: Semua murid menghasilkan diagram alur informasi global yang memuat 3 komponen wajib (isu pembuka, inti perdebatan, simpulan alur) dengan kedalaman identifikasi sesuai kemampuan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Murid mendengarkan rekaman lisan 3 kalimat: 'Nowadays, many people use e-wallets instead of physical cash. However, weak internet connections often cause payment delays at checkout counters. Therefore, merchants must provide backup payment options.' Murid mengidentifikasi 3 unsur alur informasi global: (1) isu pembuka, (2) masalah utama, (3) simpulan rekomendasi (acuan kunci: [1] tren peralihan transaksi tunai ke dompet digital/e-wallets, [2] hambatan sinyal internet lemah memicu keterlambatan transaksi di kasir, [3] kewajiban pedagang menyediakan sistem pembayaran cadangan).
Proses:- Formatif kinerja menyimak individu saat menganalisis alur informasi global dari teks percakapan lisan 'E-Money in School Life'. Lembar kerja berisi 3 butir analisis: Butir 1 (Menyebutkan topik pembuka percakapan; acuan: penerapan sistem pembayaran wajib QRIS di koperasi sekolah); Butir 2 (Menyebutkan alur perkembangan perdebatan; acuan: kepraktisan transaksi tanpa receh berbenturan dengan masalah baterai habis dan siswa tanpa gawai/paket data); Butir 3 (Menyebutkan kesimpulan alur percakapan; acuan: pembayaran elektronik diposisikan sebagai alternatif/opsi tambahan, bukan penghapusan tunai secara total).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir sesi melalui tiket keluar (exit ticket) 1 butir: Murid menuliskan urutan runtut alur berpikir dari percakapan lisan yang disimak (acuan: urutan bergerak runtut dari identifikasi kebijakan baru -> analisis dampak positif/negatif -> penarikan simpulan solutif).
Formatif:- Asesmen diagnostik awal: analisis 3 komponen alur informasi pada teks aural pendek 3 kalimat.
- Asesmen formatif proses: lembar kerja analisis alur informasi global teks percakapan lisan 'E-Money in School Life' (mengidentifikasi isu pembuka, dinamika argumen, dan kesimpulan alur).
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Analisis Alur Informasi Global Teks Lisan Percakapan | Murid hanya mampu mengidentifikasi 1 dari 3 komponen alur informasi global teks lisan secara tepat sesuai acuan (isu pembuka, dinamika perdebatan, atau simpulan akhir), masih membutuhkan bimbingan penuh guru. | Murid mampu mengidentifikasi 2 dari 3 komponen alur informasi global teks lisan secara tepat sesuai acuan kunci. | Murid mampu menganalisis seluruh 3 komponen alur informasi global teks lisan nonfiksi (isu pembuka, dinamika perdebatan, dan simpulan akhir) secara tepat dan runtut sesuai acuan kunci secara mandiri. | Murid mampu menganalisis seluruh 3 komponen alur informasi global teks lisan nonfiksi secara tepat dan runtut sesuai acuan kunci, serta mampu menguraikan hubungan logis sebab-akibat antar-tahap alur informasi secara mandiri dan lengkap. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah teks percakapan lisan yang diperdengarkan memiliki artikulasi dan kecepatan yang memadai bagi seluruh murid untuk menangkap alur informasi secara global?
- Apakah kegiatan flowchart relay efektif membantu murid memetakan urutan alur informasi sebelum mengerjakan lembar mandiri?
Murid:- Bagian mana dari alur percakapan lisan tadi yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu kenali (awal, pertengahan argumen, atau akhir)?
- Strategi apa yang paling membantumu menangkap inti pembicaraan saat mendengarkan percakapan bahasa Inggris?
Pertemuan 2 — Menganalisis Rincian Alur Informasi dari Paparan Video Lisan Nonfiksi E-Money — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.2.1 Menganalisis alur informasi secara keseluruhan dari teks lisan nonfiksi tentang isu terkini penggunaan uang elektronik (e-money)
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan fokus pembelajaran yaitu menganalisis alur informasi secara keseluruhan dari video lisan nonfiksi bertema e-money (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat: memperdengarkan rekaman audio ringkas 45 detik berisi 3 urutan kejadian finansial harian, kemudian meminta murid menuliskan urutan nomor kejadian yang tepat pada mini-whiteboard (acuan: urutan benar adalah 1-B, 2-A, 3-C; 1. B=topping up digital balance, 2. A=buying train ticket via QR code, 3. C=checking transaction history on mobile app) (10 menit).
- Guru mengaitkan hasil asesmen awal dengan target pembelajaran: menelusuri transisi dan rincian alur informasi dalam video nonfiksi (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memperkenalkan 5 istilah kunci audio-visual yang muncul dalam video paparan nonfiksi: bills, bank account, physical cash, mobile money platform, receipt (acuan makna: bills=tagihan berkala, bank account=rekening perbankan, physical cash=uang kertas/koin fisik, mobile money platform=layanan dompet digital berbasis ponsel, receipt=bukti tanda terima transaksi) (10 menit).
- Murid menyimak video nonfiksi 1 berjudul 'Homemade Banking: E-money Services Emerge in Indonesia' pemutaran pertama secara utuh untuk menangkap tema sentral dan garis besar alur informasi (10 menit).
- Secara interaktif berkesadaran, guru memandu murid memetakan pembagian struktur alur informasi teks lisan nonfiksi ke dalam 3 bagian utama: Pengenalan masalah/isu (opening/background), Rincian penjabaran fenomena & manfaat/tantangan (body/elaboration), dan Rangkuman/kondisi penutup (conclusion/closing) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid mengikuti tantangan berpasangan menggembirakan 'Video Flow Race': menyimak pemutaran kedua video 'Homemade Banking: E-money Services Emerge in Indonesia', lalu mengurutkan 4 kartu alur kejadian acak ke papan tempel berpasangan (acuan urutan benar kartu: Kartu 1 [Awal: keterbatasan akses perbankan formal di daerah terpencil], Kartu 2 [Tengah-1: kemunculan agen perbankan tanpa kantor/branchless banking berbasis aplikasi ponsel], Kartu 3 [Tengah-2: transaksi pembayaran tagihan dan transfer harian warga lokal lebih cepat tanpa uang tunai fisik], Kartu 4 [Akhir: adopsi platform uang digital memperluas inklusi finansial masyarakat setempat]) (20 menit).
- Murid secara berpasangan menyimak video nonfiksi 2 berjudul '24 Hours with Digital Payment' dan mengerjakan lembar kerja analisis rincian alur informasi dengan menentukan status kemunculan 6 kegiatan transaksi digital dalam video secara tepat: 1. Order food (Yes), 2. Book a car mechanic (No), 3. Order groceries (Yes), 4. Top up e-money (Yes), 5. Book cleaning service (No), 6. Pay for utility bills (Yes) (acuan kunci: 1=Yes, 2=No, 3=Yes, 4=Yes, 5=No, 6=Yes) (25 menit).
- Murid menganalisis alur kronologis linier dari video 2 dengan menyusun diagram alur 4 segmen waktu: Pagi (order food & ride), Siang (order groceries & top up e-money), Sore (pay utility bills), Malam (check digital receipt) sesuai bukti sajian lisan video (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Perwakilan pasangan memverifikasi hasil bagan alur informasi mereka di papan tulis, sementara guru memfasilitasi konfirmasi ketepatan alur informasi video (10 menit).
- Murid secara individual menuliskan refleksi kesadaran menyimak: bagaimana penanda urutan waktu (chronological markers) dan perubahan adegan audio-visual membantu mereka menangkap alur paparan informasi secara utuh (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan prinsip analisis alur informasi pada teks lisan nonfiksi (pengenalan isu, rincian penjelasan faktual, dan kesimpulan) (5 menit).
- Guru memberikan asesmen akhir berupa 1 butir pertanyaan cek pemahaman singkat mengenai alur transisi dari video nonfiksi yang telah disimak (acuan jawaban: peralihan dari masalah fisik tunai menuju solusi platform digital) serta menyampaikan tindak lanjut untuk pertemuan 3 mengenai pengungkapan pendapat lisan (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan perancah diberikan lembar bagan alur dengan kata kunci pembantu (opening, main elaboration, ending), sedangkan murid yang lebih cepat diberikan tautan video tanpa jeda teks bantu.
- Proses: Murid reguler dan butuh bimbingan berdiskusi berpasangan untuk melengkapi 6 butir verifikasi Yes/No, sedangkan murid berkemampuan tinggi menganalisis 6 butir verifikasi disertai penentuan segmen menit kemunculan alur pada rekaman.
- Produk: Format luaran pengorganisasian alur informasi dapat disajikan dalam bentuk bagan alir kronologis bertahap atau tabel matriks rincian alur.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Memperdengarkan rekaman lisan 45 detik tentang aktivitas keuangan digital harian dan meminta murid mengurutkan 3 kejadian acak menjadi runtut. Butir soal: Urutkan kejadian (A) buying train ticket via QR code, (B) topping up digital balance, (C) checking transaction history on mobile app. Acuan jawaban benar: 1-B, 2-A, 3-C.
Proses:- Pengamatan dan penilaian lembar kerja berpasangan: Verifikasi kemunculan 6 frasa penggunaan transaksi digital pada video '24 Hours with Digital Payment' (Daftar frasa: 1. Order food, 2. Book a car mechanic, 3. Order groceries, 4. Top up e-money, 5. Book cleaning service, 6. Pay for utility bills. Acuan kunci: 1=Yes, 2=No, 3=Yes, 4=Yes, 5=No, 6=Yes; kriteria ketercapaian: tepat minimal 5 dari 6 butir).
- Penyusunan bagan alur 4 segmen kronologis video nonfiksi (Pagi: order food & ride; Siang: order groceries & top up e-money; Sore: pay utility bills; Malam: check digital receipt. Acuan kunci: 4 segmen tersusun runtut dari pagi hingga malam sesuai isi video).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman individu di lembar keluar (exit ticket): 'Berdasarkan video nonfiksi Homemade Banking yang disimak, bagaimana alur perpindahan informasi dari masalah awal ke penyelesaian akhir?' Acuan jawaban benar: Alur berawal dari hambatan masyarakat pedesaan mengakses bank konvensional/uang tunai, berlanjut ke pengenalan agen branchless banking berbasis telepon seluler, dan diakhiri dengan perluasan inklusi keuangan digital tanpa uang fisik.
Formatif:- Asesmen Awal: Menentukan urutan kronologis dari audio pendek transaksi harian (3 butir urutan).
- Asesmen Proses: Lembar analisis rincian alur informasi video '24 Hours with Digital Payment' berupa verifikasi 6 butir Yes/No dan penyusunan bagan alur kronologis 4 segmen waktu.
- Asesmen Akhir: Cek pemahaman menentukan transisi alur utama dari paparan teks lisan nonfiksi.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menganalisis Alur Informasi Teks Lisan Nonfiksi Video | Mampu mengidentifikasi urutan alur informasi video lisan nonfiksi kurang dari 2 segmen dengan tepat dan verifikasi frasa tepat kurang dari 3 butir. | Mampu mengidentifikasi urutan alur informasi video lisan nonfiksi sebanyak 2-3 segmen dengan tepat dan verifikasi frasa tepat 3-4 butir dengan bimbingan. | Mampu menganalisis alur informasi secara keseluruhan teks lisan nonfiksi secara tepat mencakup 4 segmen kronologis serta memverifikasi 5 dari 6 frasa informasi video secara tepat dan mandiri. | Mampu menganalisis alur informasi teks lisan nonfiksi secara menyeluruh dan tepat pada seluruh 4 segmen kronologis serta memverifikasi seluruh 6 frasa rincian informasi video secara tepat tanpa kekeliruan secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan dua media video nonfiksi efektif membantu murid memahami pergerakan alur informasi dari umum ke rincian faktual?
- Bagian mana dari aktivitas analisis alur berpasangan yang membutuhkan perancah (scaffolding) tambahan bagi murid?
Murid:- Strategi menyimak apa yang paling membantu saya mengenali pergantian alur informasi dalam video nonfiksi berbahasa Inggris?
- Apakah saya dapat menghubungkan rincian contoh transaksi digital dengan alur besar gagasan dalam video?
Pertemuan 3 — Mengungkapkan Pendapat Lisan Menggunakan Bahasa Inggris tentang Isu Terkini E-Money — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.2.2 Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang isu terkini penggunaan uang elektronik (e-money)
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan fokus pertemuan yaitu mengungkapkan pendapat lisan dan mempertahankan argumen tentang isu uang elektronik (e-money) (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal lisan dengan meminta 2-3 perwakilan murid merespons pertanyaan: 'In your opinion, is e-money safer than cash?' untuk mengidentifikasi penguasaan ungkapan dasar giving opinion (acuan keterterimaan: murid menggunakan minimal 1 frasa opini seperti 'In my opinion...', 'I think...', atau 'I believe...' disertai satu alasan sederhana) (10 menit).
- Guru mengaitkan jawaban murid dengan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan alur aktivitas yang akan dijalani (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memodelkan penggunaan ragam ungkapan lisan untuk menyatakan pendapat (giving opinion: 'In my view...', 'From my perspective...', 'I strongly believe that...') dan mempertahankan argumen (defending argument: 'That might be true, but my point is...', 'The reason I say this is because...', 'Evidence shows that...') dalam konteks isu e-money (15 menit).
- Murid secara berpasangan mengidentifikasi dan melafalkan kembali frasa target pada kartu panduan frasa opini-argumen yang dibagikan guru (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid mengikuti permainan lisan 'Pick-a-Card Argument Challenge' secara berpasangan; masing-masing mengambil 1 kartu dari 3 kartu isu e-money yang disediakan: (1) Kartu A: 'E-money makes people more consumptive', (2) Kartu B: 'A completely cashless society harms elderly people', (3) Kartu C: 'E-money is more prone to cyber fraud than physical cash' (15 menit).
- Setiap murid menyusun poin lisan untuk menyatakan posisinya (setuju/tidak setuju) dan menyiapkan satu argumen pembela beserta alasannya secara terstruktur (15 menit).
- Secara bergantian dalam pasangan, murid A mengungkapkan pendapat dan argumen lisan berdasarkan kartu yang dipilih, lalu murid B memberikan satu sanggahan ringan, dan murid A mempertahankan argumennya dalam bahasa Inggris selama 2 menit per giliran (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru memanggil 3 perwakilan pasangan untuk menampilkan pertukaran pendapat dan pembelaan argumen lisan di depan kelas sebagai simulasi bersama (15 menit).
- Murid bersama guru mengevaluasi ketepatan penggunaan frasa ungkapan pendapat dan ketegasan alasan dalam mempertahankan argumen yang telah dipraktikkan (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan terhadap ungkapan lisan yang telah dipelajari dan menyampaikan apresiasi atas keberanian murid berbicara bahasa Inggris (5 menit).
- Murid dan guru menyimpulkan teknik lisan utama dalam menyatakan pendapat dan mempertahankan argumen tentang e-money sebelum kelas diakhiri dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lembar bantu frasa pembuka (sentence starters) untuk murid yang membutuhkan perancah, serta kartu isu kontroversial yang lebih kompleks bagi murid yang mahir.
- Proses: Murid yang memerlukan bimbingan berlatih dengan pasangan suportif dan mendapatkan umpan balik langsung dari guru saat penyusunan alasan, sedangkan murid mahir langsung merespons sanggahan spontan.
- Produk: Semua murid menghasilkan unjuk kerja lisan; murid berkembang menggunakan minimal 1 frasa opini dan 1 alasan pertahanan, sedangkan murid sangat berkembang mempertahankan argumen dengan 2 alasan logis beruntun.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran: Guru mengajukan pertanyaan pemantik 'In your opinion, is e-money safer than cash?' (Kriteria penerimaan: respon memuat minimal 1 ungkapan opini eksplisit seperti 'In my opinion', 'I believe', atau 'I think' yang diikuti alasan kontekstual e-money).
Proses:- Pengamatan langsung saat murid melakukan unjuk kerja lisan berpasangan: memastikan murid menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen sesuai kartu isu yang dipilih.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru meminta 2 murid merangkum frasa kunci untuk mempertahankan argumen (acuan keterterimaan: murid menyebutkan contoh ungkapan seperti 'My point is...', 'The reason is that...', atau 'Even so, I still maintain that...').
Formatif:- Observasi unjuk kerja lisan saat murid mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen pada aktivitas Pick-a-Card Argument Challenge menggunakan rubrik ketercapaian.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengungkapkan Pendapat Lisan tentang E-Money | Belum mampu menggunakan frasa bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat tentang isu uang elektronik, atau hanya merespons satu kata tanpa struktur kalimat. | Mampu mengungkapkan pendapat tentang isu uang elektronik menggunakan 1 frasa bahasa Inggris sederhana (misal: 'I think...') namun alasan belum terkait konteks isu e-money. | Mampu mengungkapkan pendapat tentang isu uang elektronik secara mandiri menggunakan ragam frasa bahasa Inggris (seperti 'In my opinion...', 'In my view...') disertai alasan yang relevan. | Mampu mengungkapkan pendapat tentang isu uang elektronik secara lancar dan konsisten menggunakan variasi frasa opini yang kompleks ('From my perspective...', 'I strongly believe that...') disertai alasan kontekstual yang mendalam. | | Mempertahankan Argumen Lisan tentang E-Money | Belum mampu mempertahankan argumen lisan ketika diberikan tanggapan atau sanggahan dalam bahasa Inggris. | Mampu mempertahankan argumen lisan dengan bantuan arahan frasa dari guru ketika menghadapi tanggapan tentang isu e-money. | Mampu mempertahankan argumen lisan secara mandiri menggunakan frasa pembelaan argumen (misal: 'The reason is...', 'That may be true, but...') dengan 1 alasan pendukung logis. | Mampu mempertahankan argumen lisan secara mandiri dan konsisten menggunakan frasa pembelaan argumen yang bervariasi dengan lebih dari 1 alasan atau bukti pendukung yang logis. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid berani dan aktif menggunakan bahasa Inggris saat menyatakan pendapat dalam permainan kartu?
- Bagian mana dari pemberian alasan pertahanan argumen yang masih dirasa sulit oleh murid?
Murid:- Frasa bahasa Inggris apa yang paling membantu saya saat menyatakan pendapat dan mempertahankan argumen hari ini?
- Apakah saya merasa percaya diri saat mempertahankan pendapat saya di depan teman?
Pertemuan 4 — Mempertahankan Argumen Lisan Menggunakan Bahasa Inggris dalam Diskusi Berpasangan Isu E-Money — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.2.2 Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang isu terkini penggunaan uang elektronik (e-money)
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam dan memeriksa kesiapan belajar murid (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu menggunakan bahasa Inggris untuk mempertahankan argumen lisan dalam diskusi berpasangan tentang isu penggunaan e-money (5 menit).
- Asesmen Awal: Guru memberikan satu pernyataan sanggahan lisan: 'E-money is risky because of cyber fraud, so we should avoid it.' Murid diminta merespons lisan secara cepat memilih frasa mempertahankan argumen yang tepat dan menyebutkan satu alasan penguat (kriteria penerimaan: menggunakan frasa defending argument seperti 'I see your point, but...' atau 'Even so, ...' disertai 1 alasan pendukung logis seperti keamanan PIN, enkripsi data, atau kemudahan pelacakan transaksi) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid menyimak penjelasan guru dan contoh permodelan dialog tentang strategi mempertahankan argumen lisan (defending arguments/counter-arguing) menggunakan frasa seperti: 'I understand your concern, but e-money provides...', 'While that might be true, we cannot ignore that...', dan 'That is a valid point; however, the fact is...' (15 menit).
- Murid secara berpasangan mengamati 2 kutipan pertukaran argumen singkat terkait e-money yang ditampilkan di papan tulis: Dialog A ('Cash is faster' vs 'I see what you mean, but contactless payment takes only seconds') dan Dialog B ('E-money leads to overspending' vs 'While that may happen, digital transaction histories actually help track expenses better') untuk mengidentifikasi ungkapan yang digunakan dalam mempertahankan pendapat (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Kegiatan Menggembirakan 'Defend Your Stand Challenge': Murid berpasangan memainkan peran pro dan kontra berdasarkan 1 dari 3 kartu skenario isu e-money yang dipilih: Skenario 1 ('Should school canteens be 100% cashless?'), Skenario 2 ('Is e-money safe for elderly people in rural areas?'), atau Skenario 3 ('Does digital payment encourage impulsive buying among teenagers?'). Satu murid menyampaikan sanggahan, dan pasangannya mempertahankan argumennya dalam bahasa Inggris selama 2 menit bergantian (25 menit).
- Murid melaksanakan diskusi berpasangan mandiri penuh menggunakan topik terpilih, di mana murid A menyampaikan pendapat dan murid B menyanggah, kemudian murid A mempertahankan argumennya dengan minimal 2 alasan pendukung lisan berbahasa Inggris, lalu bertukar peran (30 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama pasangannya saling memberikan umpan balik lisan mengenai apakah argumen pertahanan yang diungkapkan sudah logis dan didukung alasan pendukung yang relevan tentang isu e-money (15 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan strategi efektif dalam mempertahankan argumen lisan menggunakan bahasa Inggris pada isu terkini e-money (5 menit).
- Asesmen Akhir: Cek pemahaman lisan acak, di mana 3 perwakilan murid merespons langsung sanggahan guru 'Cashless transactions make us lose track of money' dengan 1 kalimat pertahanan argumen lisan yang tepat (acuan kriteria: memuat ungkapan counter-argument seperti 'I disagree because digital receipts record every penny' atau 'While that can happen, transaction history makes monitoring easier') (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif murid dan menginformasikan fokus kegiatan pertemuan berikutnya (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lembar bantuan frasa (scaffolding sentence frames) pertahanan argumen ('I see your point, but...', 'While that is true, ...') untuk murid yang membutuhkan dukungan.
- Proses: Murid yang mahir ditantang untuk mempertahankan argumen dengan menyertakan sanggahan balik terhadap skenario yang lebih kompleks tanpa bantuan kartu frasa.
- Produk: Produk lisan berpasangan berupa pertukaran argumen: murid berkembang menyusun 1 putaran argumen-pertahanan, murid mahir melakukan 2 putaran sanggahan dan pertahanan argumen secara runtut.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran: Guru melontarkan sanggahan 'E-money is risky because of cyber fraud, so we should avoid it.' Murid merespons lisan untuk mempertahankan pendapat. Kriteria penerimaan operasional: Murid menggunakan minimal 1 frasa pertahanan argumen (misal: 'I see your point, but...', 'Even so,...', 'While that may be true,...') disertai 1 alasan pendukung logis (misal: keberadaan sistem OTP/PIN, verifikasi biometrik, kemudahan pemblokiran akun, atau regulasi perbankan).
Proses:- Penilaian formatif unjuk kerja lisan saat murid melakukan simulasi diskusi berpasangan mempertahankan argumen tentang isu e-money pada 3 skenario yang tersedia (Skenario 1: cashless canteen, Skenario 2: digital payment for elderly, Skenario 3: impulsive spending) menggunakan rubrik pengamatan mempertahankan argumen.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru menguji sanggahan cepat 'Cashless transactions make us lose track of money'. Kriteria penerimaan operasional: Murid mampu merespons secara lisan menggunakan ungkapan pertahanan argumen (counter-argument expression) yang relevan dan menyertakan bukti/alasan pendukung terkait fitur e-money (seperti aplikasi pencatat riwayat transaksi/e-statement/notifikasi saldo secara langsung).
Formatif:- Observasi unjuk kerja lisan berpasangan dalam mempertahankan argumen isu e-money dengan lembar amatan rubrik
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penggunaan Bahasa Inggris dalam Mengungkapkan Pendapat Isu E-Money | Belum mampu mengungkapkan pendapat lisan tentang isu e-money dalam bahasa Inggris, atau hanya menggunakan satu kata tanpa membentuk gagasan pendapat. | Mampu mengungkapkan pendapat lisan tentang isu e-money dalam bahasa Inggris dengan kalimat sederhana namun membutuhkan dorongan dan bantuan guru. | Mampu mengungkapkan pendapat lisan tentang isu e-money dalam bahasa Inggris secara jelas dan mandiri menggunakan frasa expressing opinion yang tepat. | Mampu mengungkapkan pendapat lisan tentang isu e-money dalam bahasa Inggris secara runtut, jelas, dan menggunakan variasi frasa expressing opinion yang tepat secara konsisten. | | Mempertahankan Argumen Lisan Isu E-Money | Belum mampu merespons sanggahan lawan bicara atau tidak memberikan alasan pendukung untuk mempertahankan argumennya dalam bahasa Inggris. | Mampu merespons sanggahan lawan bicara dalam bahasa Inggris, tetapi alasan pertahanan belum didukung data atau penjelasan relevan mengenai e-money. | Mampu mempertahankan argumen lisan dalam bahasa Inggris dengan memberikan minimal 1 alasan pendukung yang relevan dan logis terkait isu e-money yang dibahas. | Mampu mempertahankan argumen lisan dalam bahasa Inggris secara konsisten dan mandiri dengan memberikan 2 atau lebih alasan pendukung yang relevan, logis, dan terstruktur terkait isu e-money. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu untuk latihan berpasangan mempertahankan argumen lisan sudah mencukupi bagi seluruh murid?
- Bagian mana dari strategi mempertahankan argumen yang paling menantang bagi murid saat berdiskusi tentang isu e-money?
- Bagaimana keterlibatan murid selama aktivitas tantangan berpasangan (Defend Your Stand Challenge)?
Murid:- What phrase did you find most useful when defending your argument against your partner's counter-opinion?
- How confident do you feel in defending your opinion about e-money using English?
- What is one challenge you faced when trying to explain your supporting reasons orally?
Pertemuan 5 — Mengevaluasi Informasi Tersurat dan Tersirat dari Teks Nonfiksi Tertulis Argumentatif E-Money — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.2.3 Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks nonfiksi tertulis tentang isu terkini berupa teks argumentatif uang elektronik (e-money)
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan fokus pembelajaran hari ini yaitu mengevaluasi informasi tersurat (explicit) dan tersirat (implicit) dari teks argumentatif tertulis bertema e-money (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal berupa tes diagnostik singkat menggunakan 2 kutipan kalimat di papan tulis: (1) 'In a cashless society, financial transactions are conducted without paper or coin currencies.' Pertanyaan: What is physically absent in a cashless society? (acuan: paper and coin currencies / cash); (2) 'Carrying physical cash makes people a high-value target for pickpockets on crowded buses.' Pertanyaan: What implicit conclusion can be drawn regarding carrying no cash in public transit? (acuan: It reduces the risk of being targeted by pickpockets / makes travelers safer from theft) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid secara mindful mencermati teks argumentatif tertulis berjudul 'Cashless Society: What Do We Gain and Lose When Cash Is No Longer King?' yang memuat tesis, argumen keuntungan (convenience, lower crime rates, easier tracking), dan argumen kerugian (privacy sacrifice, hacking risk, dependency on technical infrastructure) (15 menit).
- Guru membimbing murid membedakan teknik menemukan bukti tersurat (fakta literal langsung pada teks) dan menyimpulkan informasi tersirat (menghubungkan petunjuk kontekstual dan implikasi logis penulis) melalui pemodelan analisis 2 kalimat cuplikan teks secara terarah (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid memainkan tantangan joyful berpasangan bertajuk 'Fact or Inference Rally': setiap pasangan membaca 4 kartu cuplikan teks argumentatif e-money dan secara cepat menentukan apakah pernyataan pendamping berstatus fakta tersurat (explicit) atau simpulan tersirat (implicit). Kartu 1: 'All transactions leave digital records.' -> Pernyataan: 'Banks and vendors have data on user spending habits.' (acuan: implicit); Kartu 2: 'Consumers pay additional processing fees for digital gateways.' -> Pernyataan: 'Digital transactions incur processing charges.' (acuan: explicit); Kartu 3: 'Rural areas often face severe power outages and unstable telecommunication signals.' -> Pernyataan: 'Cashless systems may fail during electrical blackouts in remote places.' (acuan: implicit); Kartu 4: 'Cashless payment tolling in Indonesia began nationwide in 2019.' -> Pernyataan: 'Electronic toll payment started in 2019.' (acuan: explicit) (20 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan Lembar Evaluasi Pemahaman Membaca Teks Argumentatif E-Money yang memuat 4 butir evaluasi informasi tersurat dan 4 butir evaluasi informasi tersirat berdasarkan teks bacaan lengkap 'Cashless Society: What Do We Gain and Lose When Cash Is No Longer King?' (35 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali hasil evaluasinya secara teliti dengan membandingkan alasan rujukan kalimat pendukung dalam teks (15 menit).
Penutup:- Guru memfasilitasi murid menyimpulkan perbedaan esensial antara mengevaluasi bukti tersurat dan menyimpulkan bukti tersirat dari teks argumentatif (10 menit).
- Guru memberikan asesmen akhir berupa cek pemahaman singkat mandiri satu butir soal: Diberikan kalimat 'When electronic payment servers crash, shoppers cannot purchase food or medicine until power returns.' Tentukan satu simpulan tersirat mengenai kerentanan masyarakat non-tunai (acuan: Society becomes completely helpless/vulnerable when essential transactions depend entirely on functioning technology/power grid), lalu menutup kelas dengan salam (10 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan teks bacaan dengan penandaan visual (garis bawah untuk kalimat rujukan bukti tersurat); murid yang siap diberikan teks utuh tanpa anotasi visual tambahan.
- Proses: Murid dengan kecepatan belajar lebih lambat didampingi dalam mengidentifikasi kata kunci (clue words) kalimat tersirat; murid yang cepat mengevaluasi langsung diminta menuliskan kutipan paragraf spesifik yang mendasari kesimpulan tersiratnya.
- Produk: Seluruh murid mengerjakan 8 butir evaluasi teks membaca yang sama; murid yang cepat menuliskan rasionalisasi tekstual inferensial lengkap pada setiap butir tersirat.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik pemahaman tersurat dan tersirat (lisan/tulis singkat): Butir 1 (Tersurat): Diberikan kalimat 'In a cashless society, financial transactions are conducted without paper or coin currencies.' Pertanyaan: What is physically absent in a cashless society? (acuan: paper and coin currencies / cash); Butir 2 (Tersirat): Diberikan kalimat 'Carrying physical cash makes people a high-value target for pickpockets on crowded buses.' Pertanyaan: What implicit conclusion can be drawn regarding carrying no cash in public transit? (acuan: It reduces the risk of being targeted by pickpockets / makes travelers safer from theft).
Proses:- Tantangan 'Fact or Inference Rally': Ketepatan murid mengategorikan 4 kartu cuplikan argumen e-money ke dalam kategori tersurat (explicit) atau tersirat (implicit). Acuan kunci: Kartu 1 = implicit; Kartu 2 = explicit; Kartu 3 = implicit; Kartu 4 = explicit.
- Lembar Evaluasi Pemahaman Membaca Teks Argumentatif E-Money (8 butir):
- Bagian A: 4 Butir Evaluasi Informasi Tersurat (Explicit): (1) Mention two stated benefits of a cashless society! (acuan: convenience, lower crime rates, or easier transaction tracking - minimal 2 benar); (2) What forms of payment replace cash according to paragraph 1? (acuan: debit cards, credit cards, or digital payment services); (3) What risk does carrying physical cash expose people to according to paragraph 2? (acuan: makes them a high-value target for thieves / pickpockets); (4) When did cashless toll payment start in Indonesia as mentioned in the text context? (acuan: in 2019).
- Bagian B: 4 Butir Evaluasi Informasi Tersirat (Implicit): (5) Why does a cashless system potentially endanger user privacy? (acuan: every digital transaction creates an electronic paper trail accessible or monitorable by banks, merchants, or third parties); (6) What implicit problem occurs when elderly or low-income citizens do not own smartphones or digital bank accounts? (acuan: they face digital economic exclusion/inequality barrier and cannot make necessary purchases); (7) What is the author's implied attitude toward a completely cashless future? (acuan: cautious/prudent; recognizing both substantial benefits and serious technical/social vulnerabilities); (8) Why can negative interest rates hurt consumers more in a completely cashless world? (acuan: consumers have no option to withdraw physical money to save it safely outside the banking system).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir (exit ticket): Diberikan kutipan kalimat 'When electronic payment servers crash, shoppers cannot purchase food or medicine until power returns.' Tuliskan satu informasi tersirat yang dievaluasi dari pernyataan tersebut! (Kriteria penerimaan: jawaban menyatakan kerentanan kritis atau ketergantungan mutlak sistem transaksi kebutuhan pokok pada stabilitas jaringan listrik/server teknologi; acuan: Complete cashless dependence makes basic human survival needs vulnerable during technology infrastructure failures).
Formatif:- Kuis diagnostik awal evaluasi tersurat dan tersirat (2 butir singkat)
- Aktivitas 'Fact or Inference Rally' (pembedaan 4 kartu pernyataan tersurat dan tersirat)
- Lembar Evaluasi Pemahaman Membaca Mandiri (8 butir evaluasi: 4 tersurat dan 4 tersirat)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengevaluasi Informasi Tersurat (Explicit Information) | Mengevaluasi dengan tepat 1 dari 4 butir informasi tersurat teks argumentatif e-money sesuai acuan lembar kerja. | Mengevaluasi dengan tepat 2 dari 4 butir informasi tersurat teks argumentatif e-money sesuai acuan lembar kerja. | Mengevaluasi dengan tepat 3 dari 4 butir informasi tersurat teks argumentatif e-money sesuai acuan lembar kerja. | Mengevaluasi dengan tepat seluruh 4 butir informasi tersurat teks argumentatif e-money sesuai acuan lembar kerja. | | Mengevaluasi Informasi Tersirat (Implicit Information) | Mengevaluasi dengan tepat 1 dari 4 butir simpulan tersirat teks argumentatif e-money sesuai kriteria acuan inferensi logis. | Mengevaluasi dengan tepat 2 dari 4 butir simpulan tersirat teks argumentatif e-money sesuai kriteria acuan inferensi logis. | Mengevaluasi dengan tepat 3 dari 4 butir simpulan tersirat teks argumentatif e-money sesuai kriteria acuan inferensi logis. | Mengevaluasi dengan tepat seluruh 4 butir simpulan tersirat teks argumentatif e-money secara tepat dan mendalam sesuai kriteria acuan inferensi logis. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah strategi pemodelan perbedaan bukti tersurat dan tersirat membantu murid membaca secara lebih analitis?
- Bagian mana dari evaluasi informasi tersirat yang paling banyak menimbulkan miskonsepsi bagi murid?
Murid:- Strategi apa yang paling membantuku saat menyimpulkan informasi yang tidak tertulis secara langsung oleh penulis?
- Apakah aku sudah mampu membuktikan simpulan tersiratku menggunakan petunjuk kalimat di dalam teks argumentatif?
Pertemuan 6 — Mengomunikasikan Gagasan Bagian Thesis dan Arguments Teks Argumentatif Tertulis E-Money — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.2.4 Mengomunikasikan gagasan dalam teks nonfiksi tertulis berupa teks argumentatif tentang uang elektronik (e-money) dengan struktur teks dan unsur kebahasaan yang tepat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, memeriksa kehadiran, dan memfasilitasi doa bersama (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengomunikasikan gagasan bagian thesis dan arguments dalam teks argumentatif tertulis tentang isu e-money dengan struktur dan unsur kebahasaan yang tepat (5 menit).
- Guru memberikan asesmen diagnostik awal singkat untuk memetakan kesiapan murid dalam membedakan kalimat thesis dan argumen pendukung terkait topik e-money (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mencermati contoh pemodelan bagian Thesis dan 2 Arguments dari teks argumentatif bertema 'E-Money Adoption among Teenagers' yang ditampilkan guru di papan tulis, memperhatikan fungsi pembuka isu pada thesis serta peranan topic sentence dan elaboration pada arguments (15 menit).
- Dalam aktivitas cepat 'Thesis vs Arguments Match' yang menggembirakan, murid secara berpasangan berkompetisi menata 3 kartu acak berisi: (1) Pernyataan sikap menyeluruh/Thesis, (2) Argumen efisiensi waktu, (3) Argumen mitigasi keamanan dompet digital, kemudian mengecek kesesuaian fungsinya bersama guru (15 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid secara mandiri memilih salah satu topik isu e-money: (A) 'The necessity of cashless transactions in school canteens' atau (B) 'The risk of impulsive buying using paylater/e-wallet', lalu merumuskan 1 kalimat thesis tertulis yang menyatakan posisinya secara jelas (15 menit).
- Murid menyusun draf bagian Thesis menjadi 1 paragraf pembuka yang utuh dengan memperkenalkan konteks isu e-money secara berkesadaran (20 menit).
- Murid mengembangkan minimal 2 paragraf Arguments tertulis, di mana tiap paragraf memuat 1 gagasan utama (topic sentence), elaboration berupa bukti/alasan logis penggunaan e-money, serta transisi penanda urutan gagasan (e.g., Firstly, In addition, Furthermore) secara tepat (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid membaca ulang draf bagian Thesis dan Arguments yang telah ditulis menggunakan panduan pengecekan mandiri untuk memastikan gagasan pada arguments benar-benar menyokong posisi thesis yang diambil (10 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan prinsip utama dalam merumuskan thesis yang fokus serta menyusun argumen tertulis yang koheren tentang isu e-money (10 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas fokus kerja murid, menyampaikan informasi bahwa bagian draf ini akan dilanjutkan hingga bagian conclusion pada pertemuan berikutnya, dan menutup kelas dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan contoh struktur kalimat pemandu (sentence starters) seperti 'Although some argue..., e-money offers...' bagi murid yang memerlukan perancah, dan artikel referensi data statistik transaksi digital bagi murid yang siap menyusun argumen lebih mendalam.
- Proses: Memberikan bimbingan langsung pada pembentukan kalimat thesis bagi murid yang masih kesulitan merumuskan fokus, serta memberi kebebasan eksplorasi argumen multifaset bagi murid yang telah mahir.
- Produk: Murid dengan kecepatan belajar sedang menyusun 1 thesis dan 2 paragraf arguments dengan bukti logis terarah; murid mahir menyusun 1 thesis dan 3 paragraf arguments yang dilengkapi analisis implikasi finansial.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik pemilahan 3 kalimat terkait e-money: Murid menentukan apakah kalimat berbunyi (1) 'Cashless payment should be widely implemented in schools because it accelerates transaction speed and ensures recorded budgeting' tergolong Thesis atau Argument, (2) 'Digital payment eliminates the hassle of carrying physical coins and searching for exact change' tergolong Thesis atau Argument, dan (3) 'Electronic transactions provide transparent records that minimize financial loss for students' tergolong Thesis atau Argument. (Kunci/Acuan: Kalimat 1 = Thesis; Kalimat 2 = Argument 1; Kalimat 3 = Argument 2).
Proses:- Cek formatif draf tertulis murid saat sesi Mengaplikasi: Guru memeriksa apakah paragraf thesis memuat pendirian penulis yang tegas terhadap isu e-money dan apakah minimal 2 paragraf arguments memiliki keterkaitan langsung dengan thesis menggunakan penanda wacana yang tepat (Kriteria: memuat 1 pernyataan thesis eksplisit, minimal 2 topik argumen berbeda dengan elaboration pendukung, serta penggunaan minimal 2 kata penghubung logis seperti 'firstly', 'furthermore', atau 'in addition').
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir (Exit Ticket Tertulis): Murid menuliskan 1 pasangan kalimat berisi: (a) Thesis statement yang telah dibuat dan (b) Salah satu core argument yang mendukungnya terkait isu e-money. (Kriteria penerimaan: pernyataan thesis memuat subjek dan sudut pandang jelas, serta kalimat argumen menyajikan alasan pendukung logis yang relevan secara langsung dengan thesis tersebut).
Formatif:- Penilaian kinerja menulis draf bagian Thesis dan Arguments teks argumentatif tertulis e-money menggunakan lembar amatan kriteria struktur dan unsur kebahasaan
- Kuis diagnostik klasifikasi fungsi kalimat Thesis dan Arguments
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Struktur Teks Bagian Thesis (Kesesuaian Gagasan Pembuka Isu E-Money) | Belum menuliskan pernyataan thesis yang jelas; gagasan pembuka belum menunjukkan sudut pandang penulis terhadap isu e-money. | Menuliskan pernyataan thesis mengenai e-money, namun sudut pandang masih ambigu atau belum fokus mengarahkan isu. | Menuliskan pernyataan thesis yang jelas dan fokus memuat sikap/sudut pandang penulis mengenai isu e-money dalam satu paragraf pembuka. | Menuliskan pernyataan thesis yang jelas, fokus, dan komprehensif dalam satu paragraf pembuka yang mengaitkan isu e-money dengan konteks secara runtut. | | Struktur Teks Bagian Arguments (Pengembangan Gagasan Argumen) | Hanya menuliskan 1 argumen tanpa elaboration atau gagasan argumen tidak relevan dengan thesis tentang e-money. | Menuliskan minimal 2 argumen tentang e-money namun sebagian besar berupa klaim singkat tanpa elaborasi/alasan logis pendukung. | Menuliskan minimal 2 paragraf arguments tentang e-money, masing-masing memiliki topic sentence dan elaboration logis yang mendukung thesis. | Menuliskan lebih dari 2 paragraf arguments tentang e-money dengan topic sentence yang kuat, elaboration mendalam, dan alasan logis yang kokoh menyokong thesis. | | Unsur Kebahasaan Teks Argumentatif Tertulis | Belum menggunakan penanda wacana (transisi kohesif) dan pilihan kata kerja/istilah e-money belum tepat dalam kalimat. | Menggunakan 1 penanda wacana (transisi kohesif) namun penempatannya kurang tepat, dengan istilah teknis e-money yang sangat terbatas. | Menggunakan minimal 2 penanda wacana (seperti firstly, furthermore, in addition) secara tepat untuk merangkai gagasan argumen tertulis tentang e-money. | Menggunakan variasi penanda wacana dan konjungsi logis secara tepat dan variatif di seluruh paragraf argumen dengan peristilahan e-money yang tepat. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 135 menit cukup efektif memfasilitasi murid dalam merumuskan thesis dan mengembangkan minimal 2 paragraf argumen tertulis?
- Bagian mana dari pengembangan gagasan arguments (topic sentence vs elaboration) yang paling banyak memerlukan bimbingan guru?
Murid:- Apakah kalimat thesis yang saya tulis sudah jelas menunjukkan posisi/pandangan saya tentang e-money?
- Apakah bukti dan alasan dalam paragraf arguments saya sudah cukup kuat untuk mendukung gagasan pada thesis?
Pertemuan 7 — Mengomunikasikan Gagasan Utuh Teks Argumentatif Tertulis E-Money dengan Struktur dan Unsur Kebahasaan Tepat — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.2.4 Mengomunikasikan gagasan dalam teks nonfiksi tertulis berupa teks argumentatif tentang uang elektronik (e-money) dengan struktur teks dan unsur kebahasaan yang tepat
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan memimpin doa bersama untuk kesiapan belajar (5 menit).
- Guru mengaitkan materi pertemuan sebelumnya (draf thesis dan arguments) dengan target hari ini, yaitu menyusun teks argumentatif utuh dengan menambahkan reiteration/conclusion dan konjungsi antargagasan (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat melalui kuis diagnostik kilat 3 butir tentang fungsi bagian kesimpulan dan penanda kohesi (acuan: butir 1 = restating thesis & summarizing arguments; butir 2 = in conclusion/to sum up; butir 3 = restatement of stance) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mencermati teks model argumentatif utuh tentang e-money berjudul 'Cashless Transactions: The Path Forward' yang ditayangkan guru, lalu membedah struktur utuhnya yang terdiri dari 3 bagian: (1) Thesis, (2) Arguments (supporting evidence), dan (3) Reiteration/Conclusion (15 menit).
- Dalam aktivitas seru 'Transition Connect Challenge', murid secara berpasangan berkompetisi melengkapi 4 kalimat rumpang yang menjembatani paragraf argumen menuju kalimat reiteration dengan memilih kata hubung transisi yang tepat dari daftar yang disediakan: (1) '..., adopting e-money improves daily efficiency' -> 'In conclusion'; (2) '..., cybersecurity measures must be prioritized' -> 'Therefore'; (3) '..., digital transactions minimize physical loss' -> 'Moreover'; (4) '..., despite the convenience, risks remain' -> 'On the other hand' (acuan kunci: 1=In conclusion, 2=Therefore, 3=Moreover, 4=On the other hand) (15 menit).
Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):- Murid secara mandiri memeriksa kembali draf bagian thesis dan arguments tentang isu e-money yang telah mereka kembangkan pada pertemuan 6 (15 menit).
- Murid menyusun paragraf reiteration/conclusion yang menegaskan kembali tesis awal dan merangkum poin-poin argumen tentang penggunaan e-money (20 menit).
- Murid menuliskan draf utuh teks nonfiksi tertulis argumentatif (minimal 3 paragraf: thesis, arguments, reiteration) dengan menerapkan unsur kebahasaan yang tepat seperti simple present tense, modal verbs, dan transitions/connectives secara mandiri (30 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid melakukan swa-evaluasi terhadap teks utuh yang baru disusun menggunakan daftar periksa mandiri: apakah struktur teks sudah lengkap 3 bagian dan apakah kalimat reiteration mengikat kembali seluruh argumen secara logis (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik umum terhadap draf utuh murid serta menegaskan bahwa draf teks lengkap ini akan digunakan pada pertemuan berikutnya untuk latihan koreksi kaidah penulisan (5 menit).
- Guru menutup pertemuan dengan doa bersama dan salam penutup (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lembar bantu berupa sentence stems untuk reiteration (misal: 'Taking everything into account, ...; Therefore, it is clear that ...') bagi murid yang membutuhkan scaffolding tambahan.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan mendapatkan panduan bertahap dalam merumuskan kalimat simpulan, sedangkan murid yang sudah mahir ditantang untuk menyusun reiteration dengan parafrasa tesis yang lebih bervariasi.
- Produk: Panjang tulisan fleksibel minimal 3 paragraf utuh (1 thesis, 1-2 arguments, 1 reiteration) yang mengomunikasikan gagasan secara runtut dan tepat secara kebahasaan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Kuis diagnostik 3 butir: (1) Fungsi utama paragraf reiteration dalam teks argumentatif (acuan: menegaskan kembali tesis/posisi penulis dan merangkum poin utama); (2) Pilihan penanda transisi untuk paragraf penutup di antara kata 'Furthermore', 'To sum up', dan 'For instance' (acuan: 'To sum up'); (3) Perbedaan peran kalimat pada thesis di awal dan reiteration di akhir teks (acuan: thesis memperkenalkan posisi awal, reiteration mengukuhkan kembali posisi setelah bukti-bukti dipaparkan).
Proses:- Pemeriksaan draf tulisan utuh murid: memastikan terdapat 3 bagian struktur lengkap (Thesis, Arguments, Reiteration) mengenai e-money serta ketepatan penerapan unsur kebahasaan (present tense, modal verbs, connectors) dengan kriteria minimal mencakup 1 kalimat tesis yang jelas, minimal 2 poin argumen terelaborasi, dan 1 paragraf reiteration yang koheren.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman/umpan balik akhir sesi melalui reviu mandiri keterpaduan teks argumentatif tertulis: murid menandai pada drafnya bagian mana yang merupakan Thesis, Argument 1, Argument 2, dan Reiteration (acuan kriteria: setiap bagian teridentifikasi dengan tepat dan saling berkaitan secara logis mengenai posisi penulis terhadap e-money).
Formatif:- Kuis diagnostik awal tentang fungsi bagian reiteration dan connective markers pada teks argumentatif tertulis
- Penilaian proses lembar kerja menulis teks argumentatif utuh tentang e-money berdasarkan kelengkapan struktur dan unsur kebahasaan
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kelengkapan Struktur Teks Argumentatif Utuh | Hanya memuat 1 bagian struktur teks argumentatif tertulis (hanya thesis atau hanya arguments saja tanpa bagian lainnya). | Memuat 2 bagian struktur teks argumentatif tertulis (misalnya thesis dan arguments, tetapi belum menyertakan reiteration/conclusion). | Memuat 3 bagian struktur teks argumentatif tertulis secara utuh dan berurutan (thesis, arguments, dan reiteration/conclusion) tentang e-money. | Memuat 3 bagian struktur teks argumentatif tertulis secara utuh, berurutan, dan terdapat koherensi yang sangat runtut antara pengenalan tesis, uraian argumen pendukung, hingga simpulan/penegasan kembali. | | Ketepatan Unsur Kebahasaan Teks Argumentatif | Teks belum menerapkan unsur kebahasaan yang sesuai, di mana penggunaan tenses sering keliru dan tidak menggunakan konjungsi transisi. | Teks menerapkan sebagian kecil unsur kebahasaan yang sesuai (ada modalitas atau present tense, tetapi tanpa penghubung transisi antargagasan). | Teks menerapkan unsur kebahasaan yang tepat (simple present tense, modal verbs, dan konjungsi transisi antargagasan/paragraf) dengan sedikit kekeliruan minor yang tidak mengganggu pemahaman gagasan. | Teks secara konsisten dan tepat menerapkan seluruh unsur kebahasaan argumentatif (simple present tense, modal verbs, dan transisi kohesif) secara variatif untuk mengomunikasikan gagasan secara efektif. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 135 menit mencukupi bagi murid untuk merangkai seluruh bagian teks argumentatif menjadi satu draf utuh?
- Bagian struktur mana yang paling banyak membutuhkan scaffolding guru saat murid menyusun draf teks utuh?
Murid:- Apakah teks argumentatif utuh yang saya tulis sudah berhasil menyampaikan sikap dan gagasan saya mengenai e-money secara runtut?
- Bagian mana dari teks saya (thesis, arguments, atau reiteration) yang paling jelas dan kuat penyampaiannya?
Pertemuan 8 — Menunjukkan Strategi Koreksi Kaidah Menulis pada Draf Teks Argumentatif E-Money secara Terbimbing dan Mandiri — 2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.2.5 Menunjukkan strategi koreksi dalam kaidah menulis untuk menyempurnakan draf teks argumentatif tentang isu terkini uang elektronik (e-money)
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan fokus pertemuan yaitu menerapkan strategi koreksi kaidah menulis pada draf teks argumentatif isu e-money (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat untuk memetakan kesiapan murid dalam mengenali simbol kode koreksi kaidah menulis: Gr (Grammar), Sp (Spelling), P (Punctuation), dan WO (Word Order) melalui 4 contoh kesalahan di papan tulis (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memodelkan strategi koreksi kaidah menulis (modeling proofreading) secara terbimbing menggunakan kutipan 1 paragraf draf pemodelan bertema e-money yang memuat 4 kesalahan: 'Many people thinks (Gr) that cashles (Sp) payment brings convenience, because it are fast (Gr) and safe' (15 menit).
- Murid mencermati bersama guru bagaimana menandai kode koreksi dan menentukan revisi perbaikannya: 'thinks' -> 'think', 'cashles' -> 'cashless', 'it are' -> 'it is' (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru mengadakan tantangan berpasangan 'Correction Relay Race' (menggembirakan): tiap pasangan diberikan lembar kerja berisi 4 kalimat salah tentang e-money dan berlomba menunjukkan simbol kode koreksi serta menuliskan koreksi yang benar: (1) 'E-money decrease the risk of theft.' -> Gr (koreksi: decreases); (2) 'Users must keep their passsword secret.' -> Sp (koreksi: password); (3) 'Digital payment is easy however it needs internet.' -> P (koreksi: easy; however, atau easy, however,); (4) 'Convenient very is digital wallet.' -> WO (koreksi: Digital wallet is very convenient) (20 menit).
- Murid secara mandiri menerapkan strategi koreksi pada draf teks argumentatif e-money milik teman sejawat (peer-editing) menggunakan daftar periksa kaidah menulis yang memuat kode Gr, Sp, P, dan WO, lalu mengembalikan draf beserta catatan koreksinya (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali draf teks argumentatifnya masing-masing berdasarkan masukan simbol koreksi dari teman, lalu menunjukkan perbaikan mandiri pada bagian yang ditandai (10 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan 4 strategi koreksi kaidah menulis (Gr, Sp, P, WO) dalam menyempurnakan draf teks argumentatif (5 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap strategi koreksi mandiri dan menutup sesi dengan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Disediakan kartu panduan simbol kode koreksi (Gr, Sp, P, WO) beserta contoh kesalahannya bagi murid yang memerlukan perancah (scaffolding).
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan melakukan koreksi bersama pasangan secara bertahap butir per butir, sedangkan murid mahir langsung menyunting draf teks argumentatif mandiri secara komprehensif.
- Produk: Catatan koreksi kaidah menulis dapat berupa penandaan kode langsung pada teks cetak atau penambahan komentar digital pada dokumen draf.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik identifikasi 4 simbol kode koreksi kaidah menulis: (1) 'She use e-money' -> kode Gr (Grammar); (2) 'Securiti of transaction' -> kode Sp (Spelling); (3) 'Cashless is practical but risky' -> kode P (Punctuation); (4) 'Money electronic is popular' -> kode WO (Word Order). Acuan: murid tepat menentukan minimal 3 dari 4 kode kesalahan tersebut.
Proses:- Observasi keterlibatan murid dalam menerapkan strategi kode koreksi pada aktivitas berpasangan dan lembar peer-editing draf teks argumentatif e-money berdasarkan aspek: ketepatan identifikasi kesalahan kaidah menulis (Gr, Sp, P, WO) dan ketepatan saran perbaikan draf.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman mandiri berupa perbaikan 1 kalimat draf akhir: 'However digital payment have many benefit.' (acuan koreksi: penambahan tanda koma setelah 'However' [P], penggantian 'have' menjadi 'has' [Gr], dan penggantian 'benefit' menjadi 'benefits' [Gr]).
Formatif:- Penilaian kinerja unjuk kerja saat tantangan 'Correction Relay Race' dan lembar periksa peer-editing strategi koreksi kaidah menulis pada draf teks argumentatif e-money
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Menunjukkan Strategi Koreksi Kaidah Menulis (Gr, Sp, P, WO) | Menunjukkan 1 jenis kode koreksi kaidah menulis secara tepat dengan bimbingan penuh guru. | Menunjukkan 2 jenis kode koreksi kaidah menulis secara tepat dengan sedikit bimbingan. | Menunjukkan 3 jenis kode koreksi kaidah menulis (Gr, Sp, P, atau WO) secara tepat dan mandiri. | Menunjukkan seluruh 4 jenis kode koreksi kaidah menulis (Gr, Sp, P, dan WO) secara tepat, konsisten, dan mandiri. | | Kemandirian Menyempurnakan Draf Berdasarkan Koreksi Kaidah Menulis | Menyempurnakan draf teks argumentatif e-money hanya pada 1 kesalahan kaidah menulis dengan bantuan penuh. | Menyempurnakan draf teks argumentatif e-money pada 2 kesalahan kaidah menulis secara terbimbing. | Menyempurnakan draf teks argumentatif e-money pada 3 kesalahan kaidah menulis secara mandiri sesuai saran koreksi. | Menyempurnakan draf teks argumentatif e-money pada seluruh 4 kesalahan kaidah menulis secara tepat dan mandiri sesuai catatan koreksi. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah strategi pemodelan kode koreksi (Gr, Sp, P, WO) memudahkan murid dalam menemukan kesalahan kaidah menulis pada draf teks argumentatif e-money?
- Bagaimana efektivitas tantangan berpasangan dalam meningkatkan ketelitian murid menyunting draf teks temannya?
Murid:- Strategi koreksi mana (Gr, Sp, P, atau WO) yang paling mudah dan paling menantang untuk saya temukan pada draf teks argumentatif?
- Bagaimana masukan koreksi dari teman membantu saya menyempurnakan draf tulisan saya sendiri?
Pertemuan 9 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 12.2.1 Menganalisis alur informasi secara keseluruhan dari teks lisan nonfiksi tentang isu terkini penggunaan uang elektronik (e-money)
- TP 12.2.2 Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang isu terkini penggunaan uang elektronik (e-money)
- TP 12.2.3 Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks nonfiksi tertulis tentang isu terkini berupa teks argumentatif uang elektronik (e-money)
- TP 12.2.4 Mengomunikasikan gagasan dalam teks nonfiksi tertulis berupa teks argumentatif tentang uang elektronik (e-money) dengan struktur teks dan unsur kebahasaan yang tepat
- TP 12.2.5 Menunjukkan strategi koreksi dalam kaidah menulis untuk menyempurnakan draf teks argumentatif tentang isu terkini uang elektronik (e-money)
Pendahuluan:- Guru membuka kelas, memimpin doa, memeriksa kehadiran, serta memastikan kesiapan fisik dan psikis murid untuk melaksanakan asesmen sumatif bab (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif terpadu yang mencakup 2 sesi utama: Sesi 1 Tes Tertulis Membaca & Portofolio Menulis-Menyunting secara serentak, serta Sesi 2 Unjuk Kerja Menyimak-Berbicara Berpasangan (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan Lembar Kerja Asesmen Sumatif Bagian I (Membaca, Menulis, dan Menyunting) serta menjelaskan tata tertib dan rubrik penilaian yang digunakan secara transparan (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid secara individual dan serentak mengerjakan Tugas 1 (durasi 70 menit): membaca teks 'The Future of Cashless Society' lalu menjawab 4 butir evaluasi informasi tersurat dan tersirat; menulis draf teks argumentatif bertema e-money dengan struktur thesis, arguments, dan reiteration; serta melakukan penyuntingan mandiri terhadap teks beranotasi dengan menunjukkan tanda koreksi kaidah penulisan (60 menit). Teks membaca: 'Cashless transactions offer unmatched speed and financial transparency. However, complete dependency on digital platforms exposes consumers to systemic cyber fraud, technological outages, and severe exclusion of elderly citizens who lack digital literacy. While governments aggressively accelerate cashless adoption for economic efficiency, safeguards must guarantee that cash remains a viable fallback.' Butir evaluasi dan kunci: (1) Tersurat keunggulan: speed and financial transparency; (2) Tersurat risiko: cyber fraud, technological outages, exclusion of elderly; (3) Tersirat alasan fallback: to prevent total financial disruption during technological or systemic failures; (4) Tersirat kesiapan kelompok rentan: elderly citizens require inclusive support because digital literacy gap creates severe exclusion. Butir draf menulis: teks argumentatif bertema 'The Impacts of E-Money' dengan struktur thesis, minimal 2 arguments, dan reiteration. Naskah penyuntingan 3 kalimat bertarget eror: 'e-money are very popular nowadays (koreksi: are -> is, e-money berhuruf kapital awal/subjek tunggal); people do not brings cash anymore (koreksi: brings -> bring); it make payment faster (koreksi: make -> makes)'.
- Sesi Unjuk Kerja Menyimak dan Berbicara Lisan Berpasangan (Tugas 2): 14 pasang murid secara bergantian maju ke meja penguji (masing-masing 4 menit: 14 pasang x 4 menit = 56 menit) untuk mendengarkan audio monolog berdurasi 30 detik berjudul 'Cybersecurity Risks in E-Money Wallets', lalu menganalisis alur informasi (Thesis: E-wallets enhance transaction ease but bring cyber threats; Problem/Argument: Data breaches compromise financial privacy; Solution/Reiteration: Multi-factor authentication is mandatory). Selanjutnya, pasangan murid melakukan interaksi lisan saling mengungkapkan dan mempertahankan argumen pro/kontra penggunaan uang elektronik dengan alasan pendukung yang logis (56 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengisi lembar refleksi diri singkat mengenai pencapaian kompetensi dalam menguasai teks argumentatif e-money serta strategi belajar yang telah diterapkan selama Bab 2 (3 menit).
Penutup:- Guru mengumpulkan seluruh lembar kerja asesmen sumatif tertulis dan catatan penilaian kinerja lisan (3 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas integritas dan kerja keras seluruh murid selama menuntaskan Bab 2 serta menutup kegiatan asesmen dengan doa dan salam (3 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi format: naskah teks tertulis disediakan dalam ukuran cetak huruf standar maupun huruf besar (large print) bagi murid yang membutuhkan tanpa mengubah bobot/kriteria soal.
- Proses: Akomodasi akses: murid yang memerlukan kejelasan audio disediakan headphone pada meja penguji unjuk kerja lisan tanpa mengubah durasi dan kompleksitas audio.
- Produk: Produk asesmen bersifat terstandar sesuai acuan ATP: lembar evaluasi membaca, draf tulisan argumentatif beranotasi koreksi, dan respons lisan terstruktur.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan teknis asesmen: guru memastikan setiap murid siap secara individual untuk tes tertulis serta memverifikasi nomor urut giliran unjuk kerja lisan berpasangan.
Proses:- Observasi kepatuhan tata tertib, kemandirian pengerjaan tugas individual, dan keteraturan giliran unjuk kerja lisan.
Sumatif Bab:- kombinasi tes kinerja lisan terpadu dan penulisan-penyuntingan teks argumentatif terpadu: rekaman respons lisan alur informasi audio dan unjuk argumen e-money berpasangan, lembar evaluasi bacaan analitis, serta draf teks argumentatif e-money lengkap dengan catatan jejak koreksi mandiri
- tes tertulis dan portofolio penyuntingan terpadu serentak: lembar kerja murid yang berisi analisis informasi tersurat-tersirat teks e-money, draf teks argumentatif dengan struktur tesis-argumen-reiterasi lengkap, serta lembar suntingan bertanda jejak perbaikan ejaan, tanda baca, dan tata bahasa yang dikerjakan seluruh kelas serentak (75 menit; individual; instrumen: kunci jawaban evaluasi teks dan rubrik penilaian analitik menulis-menyunting)
- unjuk kerja menyimak dan berbicara lisan berpasangan: penyampaian lisan berpasangan yang dinilai secara bergantian (14 pasang x 4 menit = 56 menit, muat 28 murid satu kelas) mengenai identifikasi alur informasi dari audio singkat tentang e-money serta saling mempertahankan argumen pro/kontra penggunaan uang elektronik dengan alasan pendukung yang logis (60 menit; kelompok; instrumen: rubrik observasi unjuk kerja menyimak dan berbicara)
Sumatif:- kombinasi tes kinerja lisan terpadu dan penulisan-penyuntingan teks argumentatif terpadu: rekaman respons lisan alur informasi audio dan unjuk argumen e-money berpasangan, lembar evaluasi bacaan analitis, serta draf teks argumentatif e-money lengkap dengan catatan jejak koreksi mandiri
- tes tertulis dan portofolio penyuntingan terpadu serentak: lembar kerja murid yang berisi analisis informasi tersurat-tersirat teks e-money, draf teks argumentatif dengan struktur tesis-argumen-reiterasi lengkap, serta lembar suntingan bertanda jejak perbaikan ejaan, tanda baca, dan tata bahasa yang dikerjakan seluruh kelas serentak (75 menit; individual; instrumen: kunci jawaban evaluasi teks dan rubrik penilaian analitik menulis-menyunting)
- unjuk kerja menyimak dan berbicara lisan berpasangan: penyampaian lisan berpasangan yang dinilai secara bergantian (14 pasang x 4 menit = 56 menit, muat 28 murid satu kelas) mengenai identifikasi alur informasi dari audio singkat tentang e-money serta saling mempertahankan argumen pro/kontra penggunaan uang elektronik dengan alasan pendukung yang logis (60 menit; kelompok; instrumen: rubrik observasi unjuk kerja menyimak dan berbicara)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menganalisis Alur Informasi Teks Lisan (TP 12.2.1) | Menyebutkan 0-1 bagian dari 3 bagian alur informasi audio (Acuan alur: (1) Thesis: E-wallets enhance transaction ease but bring cyber threats; (2) Argument: Data breaches compromise financial privacy; (3) Solution/Reiteration: Multi-factor authentication is mandatory). | Menyebutkan secara tepat 2 bagian dari 3 bagian alur informasi audio sesuai acuan alur yang ditentukan. | Menyebutkan seluruh 3 bagian alur informasi audio (Thesis, Argument, Solution/Reiteration) secara tepat sesuai acuan dengan sedikit jeda ragu. | Menganalisis seluruh 3 bagian alur informasi audio secara runtut, tepat, dan lancar tanpa keraguan. | | Mengungkapkan Pendapat & Mempertahankan Argumen Lisan (TP 12.2.2) | Mengungkapkan pendapat lisan namun tidak mampu mempertahankan argumen atau tidak memberikan alasan pendukung yang logis. | Mengungkapkan pendapat lisan dan memberikan 1 argumen pendukung terkait pro/kontra e-money namun masih ragu saat merespons argumen pasangan. | Mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen pro/kontra e-money secara logis dengan memberikan 2 alasan pendukung saat berinteraksi berpasangan. | Mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen pro/kontra e-money dengan sangat logis, responsif, dan menyajikan lebih dari 2 alasan pendukung yang solid. | | Mengevaluasi Informasi Tersurat & Tersirat Teks Bacaan (TP 12.2.3) | Menjawab dengan benar 0-1 butir dari 4 butir evaluasi teks (Acuan: butir 1 keunggulan tersurat, butir 2 risiko tersurat, butir 3 alasan fallback tersirat, butir 4 kesiapan kelompok rentan tersirat). | Menjawab dengan benar 2 butir dari 4 butir evaluasi teks sesuai daftar acuan jawaban. | Menjawab dengan benar 3 butir dari 4 butir evaluasi teks sesuai daftar acuan jawaban. | Menjawab dengan benar seluruh 4 butir evaluasi informasi tersurat dan tersirat secara tepat dan komprehensif sesuai acuan jawaban. | | Mengomunikasikan Gagasan Teks Argumentatif Tertulis (TP 12.2.4) | Menulis teks argumentatif yang hanya memuat 1 unsur struktur (hanya thesis saja atau arguments saja) dengan unsur kebahasaan yang kurang tepat. | Menulis teks argumentatif dengan memuat 2 unsur struktur (thesis dan arguments tanpa reiteration) dengan unsur kebahasaan yang cukup tepat. | Menulis teks argumentatif lengkap memuat 3 unsur struktur (thesis, minimal 2 arguments, dan reiteration) dengan unsur kebahasaan tepat. | Menulis teks argumentatif secara utuh memuat 3 unsur struktur (thesis, minimal 2 arguments terelaborasi mendalam, dan reiteration) dengan tata bahasa dan kohesi yang sangat padu. | | Strategi Koreksi dalam Kaidah Menulis (TP 12.2.5) | Mengidentifikasi dan memperbaiki 0 butir kekeliruan kaidah menulis pada naskah bertarget (Acuan target: are -> is; brings -> bring; make -> makes). | Mengidentifikasi dan memperbaiki 1 butir kekeliruan kaidah menulis sesuai acuan naskah koreksi. | Mengidentifikasi dan memperbaiki 2 butir kekeliruan kaidah menulis sesuai acuan naskah koreksi dengan membubuhkan tanda jejak sunting yang jelas. | Mengidentifikasi dan memperbaiki seluruh 3 butir kekeliruan kaidah menulis (subjek-kata kerja dan bentuk kata kerja) secara mandiri dan akurat sesuai acuan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 70 menit untuk tes tertulis & portofolio serta 56 menit untuk unjuk kerja lisan berpasangan berjalan efektif dan memadai?
- Bagaimana ketercapaian murid kelas XII secara keseluruhan pada seluruh target TP Bab 2 tentang teks argumentatif e-money?
Murid:- Keterampilan berbahasa Inggris mana (menyimak, berbicara, membaca, atau menulis) yang paling saya kuasai selama mempelajari isu e-money pada Bab 2?
- Strategi apa yang paling membantu saya dalam mengevaluasi informasi dan mengoreksi draf tulisan argumentatif secara mandiri?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII, Kemendikbudristek 2022, Unit 2 (Argumentative Text: E-Money)
- Buku Siswa Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII, Unit 2
- Rekaman audio transkrip percakapan autentik 'E-Money in School Life'
- Set kartu alur 'Flowchart Relay' (4 kartu urutan alur per pasangan)
- Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII (Kemendikbudristek, 2022) Unit 2
- Buku Siswa Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII Unit 2 Activity 1, 2, dan 3
- Video 1: 'Homemade Banking: E-money Services Emerge in Indonesia' (tautan: https://youtu.be/XSEvyBf8Mz4)
- Video 2: '24 Hours with Digital Payment' (tautan: https://youtu.be/_EwqYnG66SA)
- Kartu alur urutan peristiwa dan lembar kerja analisis Yes/No
- Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII (Kemendikbudristek, 2022)
- Buku Siswa Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII, Unit 2 Argumentative Text: E-Money
- Kartu Isu Percakapan Pick-a-Card (Isu A: Konsumtif, Isu B: Kelompok Lansia, Isu C: Kejahatan Siber)
- Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII, Kemendikbudristek 2022
- Buku Siswa Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII, Kemendikbudristek 2022
- Kartu skenario diskusi berpasangan isu e-money
- Lembar frasa bantuan percakapan (conversation phrase bank: defending opinions)
- Buku Siswa Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII, Kemendikbudristek 2022 (Unit 2: Argumentative Text: E-Money)
- Teks bacaan 'Cashless society: What do we gain and lose when cash is no longer king?' (Adapted from www.thebalance.com)
- Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII, Kemendikbudristek 2022 (Unit 2: Argumentative Text: E-Money, hlm. 113-122)
- Buku Siswa Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII, Kemendikbudristek 2022 (Unit 2, Activity 1-5, hlm. 69-75)
- Lembar Kerja Menulis (Drafting Sheet: Thesis & Arguments on E-Money)
- Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII (Kemendikbudristek 2022), Unit 2: Argumentative Text: E-Money
- Buku Siswa Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII, Unit 2 Reading & Writing Activity
- Lembar aktivitas penulisan teks argumentatif mandiri (Writing Worksheet)
- Contoh teks model argumentatif 'Cashless Transactions: The Path Forward'
- Buku Siswa Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas XII (Kemendikbudristek, 2022) Unit 2: Argumentative Text: E-Money
- Lembar draf teks argumentatif siswa hasil Pertemuan 7
- Kartu kode koreksi kaidah menulis (Proofreading Marks Checklist)
- Rekaman audio monolog nonfiksi: 'Cybersecurity Risks in E-Money Wallets'
- Lembar Asesmen Sumatif Terpadu Bab 2 (Teks Membaca, Lembar Draf Menulis, Naskah Uji Sunting, dan Rubrik Observasi Lisan)
|