Modul AjarBab 5Fase FSemester 2

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Bab 5: Personal Money Management

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Bahasa Inggris kelas 11 untuk Bab 5 "Personal Money Management", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Bab 5: Personal Money Management

Bahasa Inggris - Kelas 11

Bab 5

MODUL AJAR

Bahasa Inggris — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Bab 5 — Personal Money Management

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikBab 5 — Personal Money Management
Alokasi Waktu26 JP (26 x 45 menit = 1170 menit)
Jumlah Pertemuan9
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 11.5.1 Menganalisis alur informasi secara keseluruhan dari teks lisan nonfiksi tentang personal money management
  2. TP 11.5.2 Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang cara mengelola keuangan pribadi
  3. TP 11.5.3 Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks prosedur tertulis tentang personal money management
  4. TP 11.5.4 Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks multimodal tentang transaksi dan pengelolaan keuangan pribadi
  5. TP 11.5.5 Mengomunikasikan gagasan secara tertulis dalam teks prosedur nonfiksi tentang personal money management dengan struktur teks dan unsur kebahasaan yang tepat
  6. TP 11.5.6 Mempresentasikan teks prosedur multimodal tentang personal money management menggunakan media presentasi cetak atau digital

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis✓
Kreativitas✓
Kolaborasi✓
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi✓

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. What do you usually do right after receiving your pocket money?
  2. How can we identify the logical flow or steps when listening to someone giving financial advice?
  3. What comes to your mind when you hear the term 'financial literacy' in teenage life?
  4. How do speakers in a discussion develop their flow of ideas from defining money management to taking real action?
  5. Between saving money in a digital bank account and using a traditional piggy bank, which one is safer and more practical for managing your budget?
  6. When you want to control your expenses, is cooking at home more effective than buying street food? Why?
  7. If you only have Rp50.000 left for the week, would you spend it on internet data for school assignments or hang out with friends?
  8. How would you defend your choice when someone says that buying trendy items is more important than saving emergency cash?
  9. When reading a step-by-step guide on creating a personal budget, how do you distinguish facts directly stated from conclusions that require reading between the lines?
  10. Why is it essential to critically evaluate whether the suggested steps in a budgeting procedure are realistic and effective for a high school student?
  11. Bagaimana elemen visual seperti ikon, diagram alir, dan peringatan warna membantu memperjelas langkah prosedur transaksi perbankan digital?
  12. Mengapa kita perlu membedakan informasi yang tertulis jelas (tersurat) dan pesan keamanan tersembunyi (tersirat) dalam infografik transaksi digital?
  13. How can a well-structured procedure text help someone successfully save their pocket money?
  14. What specific imperative verbs and sequence connectors make financial saving steps clear and practical to follow?
  15. How can you effectively deliver the steps of your personal money management poster or slide to your classmates?
  16. What presentation expressions help an audience understand the sequence of financial tips clearly?
  17. How can you demonstrate your comprehensive understanding of personal financial management through receptive analysis and practical procedures?
  18. Why is it essential to justify your budgeting strategies logically when defending financial decisions in spoken English?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Menganalisis Alur Informasi Utama dan Kosakata Kunci dari Monolog Lisan Pengelolaan Uang Saku — 2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.1 Menganalisis alur informasi secara keseluruhan dari teks lisan nonfiksi tentang personal money management

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis alur informasi utama dan kosakata kunci dari monolog lisan tentang pengelolaan uang saku (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan memperdengarkan rekaman pendek 2 kalimat: 'Teenagers must set a weekly budget before spending their allowance. This simple step prevents them from running out of money before the end of the week.' Murid diminta menjawab 2 pertanyaan pemahaman alur: (1) Tindakan apa yang harus dilakukan pertama kali? (acuan: set a weekly budget); (2) Apa akibat positif dari langkah tersebut? (acuan: prevents running out of money before the weekend/end of week) (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memperdengarkan rekaman audio Monolog 1: 'Managing money should be started from a very young age. This is part of financial literacy that parents or teachers need to address. Since children or teenagers have not earned their own money yet, they are really advised to spend the money from their parents wisely. For example, by not spending it on consumptive expenses such as buying online games. Furthermore, teach them to try holiday activities from which they can earn money themselves such as being a freelance worker in a restaurant.' (10 menit).
  • Murid menyimak kembali audio sambil mencatat 4 kosakata kunci terkait alur pesan pada lembar kerja: (1) 'financial literacy', (2) 'spend wisely', (3) 'consumptive expenses', dan (4) 'earn money' (acuan makna kontekstual: 1=pemahaman keuangan, 2=membelanjakan dengan bijak, 3=pengeluaran konsumtif, 4=menghasilkan uang) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid secara berpasangan memainkan kuis cepat 'Flow-Card Challenge' (permainan bahasa yang menggembirakan): murid menyusun 4 potongan kartu alur informasi acak sesuai urutan kronologis monolog yang didengar. 4 kartu tersebut adalah: Kartu A: 'Managing money must begin early as part of financial literacy', Kartu B: 'Teenagers must spend allowance from parents wisely', Kartu C: 'Avoid consumptive spending like buying online games', Kartu D: 'Try holiday activities or part-time work to earn money independently' (acuan urutan benar: Kartu A -> Kartu B -> Kartu C -> Kartu D) (15 menit).
  • Secara mandiri, murid mengerjakan lembar analisis alur informasi mendengarkan Monolog 2: 'Saving money from your pocket money requires consistent daily habits. First, write down every single expense you make every day. Second, separate your money into needs and wants immediately after you get it. Third, allocate at least twenty percent into a piggy bank or bank account before buying anything else. Finally, review your remaining balance at the end of every week.' Murid mengisi bagan alur 4 tahap urutan (acuan jawaban: Tahap 1 = write down daily expenses; Tahap 2 = separate needs and wants; Tahap 3 = allocate 20% to piggy bank/bank account; Tahap 4 = review balance at week's end) (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa ketepatan analisis alurnya bersama guru dengan memeriksa kata penanda alur/sequence markers yang terdengar (First, Second, Third, Finally) serta mencocokkan kosakata kunci yang ditemukan (10 menit).

Penutup:

  • Guru dan murid menyimpulkan strategi menganalisis alur informasi teks lisan, yaitu berfokus pada sequence markers dan kata kunci pesan utama (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik pencapaian formatif hari ini dan menyampaikan agenda Pertemuan 2 yaitu menganalisis rangkaian alur informasi lengkap dari rekaman audio nonfiksi 'Navigating Teens' Financial Literacy' (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan bimbingan, transkrip monolog disediakan dengan kata penanda alur (sequence markers) yang ditebalkan; untuk murid yang cepat, disediakan monolog audio tanpa teks bantu.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diperdengarkan audio sebanyak 3 kali secara perlahan; murid cepat menganalisis alur informasi hanya dalam 1-2 kali pemutaran audio.
  • Produk: Murid bimbingan mengisi bagan alur berupa pilihan ganda urutan; murid mahir menyusun bagan alur dengan menuliskan kembali poin intisari tindakan secara mandiri.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik pemahaman alur lisan 2 kalimat: Guru membacakan 'Teenagers must set a weekly budget before spending their allowance. This simple step prevents them from running out of money before the end of the week.' Pertanyaan: (1) Langkah pertama apa yang harus dilakukan? (acuan kunci: set a weekly budget / membuat anggaran mingguan); (2) Apa manfaatnya? (acuan kunci: prevents running out of money / mencegah kehabisan uang).

Proses:

  • Penilaian lembar kerja mandiri analisis alur informasi Monolog 2: Ketepatan mengurutkan 4 tahapan pengelolaan uang saku: (1) Write down daily expenses, (2) Separate needs and wants, (3) Allocate 20% to savings/piggy bank, (4) Review remaining balance at week's end (kriteria: 4 tahapan urut dan tepat = Sangat Berkembang; 3 tahapan = Berkembang; 2 tahapan = Mulai Berkembang; 0-1 tahapan = Belum Berkembang).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman penutup: Menentukan urutan logis dari 3 cuplikan instruksi acak yang dibacakan guru: Cuplikan 1: 'Review your total spendings', Cuplikan 2: 'Receive your monthly allowance', Cuplikan 3: 'Set aside money for emergency'. Acuan urutan benar: Cuplikan 2 -> Cuplikan 3 -> Cuplikan 1.

Formatif:

  • Asesmen diagnostik lisan di awal pembelajaran
  • Lembar analisis alur informasi teks lisan nonfiksi (bagan 4 tahapan alur Monolog 2)
  • Kuis berpasangan penyusunan kartu alur informasi Monolog 1

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Menganalisis Alur Informasi Teks LisanMampu mengidentifikasi 0-1 dari 4 tahapan alur informasi Monolog 2 dengan benar.Mampu mengidentifikasi 2 dari 4 tahapan alur informasi Monolog 2 dengan benar.Mampu mengidentifikasi 3 dari 4 tahapan alur informasi Monolog 2 secara tepat dan urut.Mampu mengidentifikasi seluruh 4 tahapan alur informasi Monolog 2 secara tepat, urut, dan mandiri sesuai acuan.
Ketepatan Mengidentifikasi Kosakata Kunci Alur Monolog LisanMampu mengidentifikasi makna dari 0-1 kosakata kunci (dari target: financial literacy, spend wisely, consumptive expenses, earn money).Mampu mengidentifikasi makna dari 2 kosakata kunci dengan benar.Mampu mengidentifikasi makna dari 3 kosakata kunci dengan tepat sesuai konteks alur monolog.Mampu mengidentifikasi seluruh 4 kosakata kunci dengan tepat sesuai konteks alur monolog lisan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan Monolog 1 dan 2 efektif membantu murid menangkap urutan alur informasi teks lisan?
  • Apakah aktivitas permainan kartu alur 'Flow-Card Challenge' berhasil meningkatkan antusiasme dan pemahaman murid terhadap urutan informasi?

Murid:

  • Bagian mana dari monolog lisan yang paling mudah dan paling sulit kamu tangkap alur informasinya?
  • Kata penanda apa (sequence markers) yang paling membantumu mengenali perpindahan tahapan informasi dalam rekaman?

Pertemuan 2 — Menganalisis Rangkaian Alur Informasi Lengkap dari Audio Nonfiksi 'Navigating Teens' Financial Literacy' — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.1 Menganalisis alur informasi secara keseluruhan dari teks lisan nonfiksi tentang personal money management

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan memfasilitasi doa bersama (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menganalisis alur informasi lengkap dari audio rekaman perbincangan nonfiksi berjudul 'Navigating Teens' Financial Literacy' (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal singkat untuk memetakan kesiapan murid dalam mengenali urutan alur informasi teks lisan nonfiksi (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Murid menyimak pemutaran audio rekaman 'Money Management: Navigating Teens' Life' secara utuh untuk menangkap topik umum dan tahapan perbincangan (15 menit).
  • Guru memandu pembedahan tahap alur informasi nonfiksi (Opening & Definition -> Examples of Teen Jobs -> Importance of Managing Money -> Actionable Saving/Budgeting Tips) dan memverifikasi kata kunci transisi yang dipakai para pembicara (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Tantangan Berpasangan 'Audio Sequence Relay' yang menggembirakan: Setiap pasangan murid menerima 4 kartu alur informasi acak lalu mendengarkan pemutaran audio kedua untuk menyusun kartu tersebut ke dalam diagram alir sesuai urutan kronologis pembicaraan dengan tepat dan cepat (20 menit).
  • Murid bekerja berpasangan melengkapi Graphic Organizer alur informasi teks lisan pada Lembar Kerja yang memuat 4 segmen alur: Segmen 1 (Introduction & Financial literacy definition), Segmen 2 (Teenage jobs context), Segmen 3 (Reasons for money management), dan Segmen 4 (Practical tips for budgeting) (30 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Perwakilan pasangan membacakan hasil rekonstruksi alur informasi mereka, lalu kelas saling membandingkan keterkaitan logis antar-segmen yang telah dianalisis (15 menit).
  • Guru memberikan penguatan terhadap alur informasi teks lisan dan menegaskan bagaimana penanda urutan membantu pendengar memahami teks nonfiksi secara komprehensif (10 menit).

Penutup:

  • Murid dan guru menyimpulkan alur informasi teks lisan yang telah dianalisis dari audio 'Navigating Teens' Financial Literacy' (5 menit).
  • Murid menyelesaikan asesmen akhir berupa 3 butir cek pemahaman terkait alur informasi teks lisan dan guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan perancah diberikan lembar transkrip parsial yang menandai pergantian pembicara, sedangkan murid yang mahir menyimak audio murni tanpa bantuan transkrip.
  • Proses: Murid yang memerlukan bimbingan didampingi guru membedah penanda wacana transisi ide, sedangkan murid mahir menganalisis keterkaitan sebab-akibat antar-gagasan secara mandiri.
  • Produk: Murid menyajikan diagram alur informasi menggunakan format bagan alir terstruktur atau peta konsep visual sesuai kenyamanan kerja berpasangan.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik pemahaman urutan alur informasi: Guru membacakan 3 potongan ringkasan lisan acak bertema uang saku: (A) Tindakan menabung sisa uang jajan, (B) Menerima uang saku mingguan, (C) Merencanakan pos pengeluaran. Murid menuliskan urutan alur yang logis. Kunci acuan: Urutan benar B -> C -> A. Kriteria kesiapan: Murid siap jika mampu menyusun urutan B-C-A secara tepat.

Proses:

  • Observasi formatif saat pengerjaan Graphic Organizer Alur Informasi Audio: Guru memeriksa ketepatan analisis 4 segmen alur: (1) Definisi financial literacy oleh Jackson; (2) Contoh pekerjaan remaja oleh Charlie (mowing lawn, babysitting, fast food); (3) Alasan pentingnya mengelola uang oleh Charlie & Katie; (4) Keputusan bijak finansial/saving. Acuan: LK memuat ke-4 segmen secara runtut dan sesuai isi tuturan.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman alur informasi (3 butir): (1) What is the first main idea discussed right after the introduction? (Kunci: Definition of financial literacy as understanding how money is made, saved, and managed); (2) What transition of topic occurs when Charlie speaks? (Kunci: Charlie shifts the topic from definition to teenagers' early jobs and the importance of managing earnings); (3) How does the monologue/dialogue conclude its flow? (Kunci: Concludes with making wise money decisions / managing money effectively).

Formatif:

  • Penilaian kerja berpasangan menyusun alur informasi teks lisan pada bagan alur 'Audio Sequence Relay'
  • Cek pemahaman tertulis alur informasi teks lisan pada lembar kerja analisis

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Analisis Alur Informasi KeseluruhanMenganalisis alur informasi teks lisan dengan tepat hanya pada 1 segmen ide dari 4 segmen acuan (Segmen 1: Definisi, Segmen 2: Pekerjaan remaja, Segmen 3: Urgensi pengelolaan, Segmen 4: Pengambilan keputusan bijak).Menganalisis alur informasi teks lisan dengan tepat pada 2 segmen ide dari 4 segmen acuan.Menganalisis alur informasi teks lisan dengan tepat pada 3 segmen ide dari 4 segmen acuan secara runtut.Menganalisis alur informasi teks lisan secara lengkap dan runtut pada seluruh 4 segmen ide acuan tanpa kekeliruan urutan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan audio nonfiksi 'Navigating Teens' Financial Literacy' membantu murid menangkap alur gagasan yang runtut?
  • Bagian alur informasi mana yang paling menantang untuk diidentifikasi oleh murid saat menyimak?

Murid:

  • Bagian alur mana dalam percakapan tadi yang paling mudah kamu kenali?
  • Strategi menyimak apa yang paling membantumu merangkai urutan gagasan pembicara?

Pertemuan 3 — Mengungkapkan Pendapat Lisan Menggunakan Pola Perbandingan tentang Cara Mengatur Anggaran Pribadi — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.2 Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang cara mengelola keuangan pribadi

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan menyapa, mengecek kehadiran, dan mengondisikan kesiapan belajar murid (5 menit).
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik mengenai pilihan pengelolaan anggaran: 'Which is better: shopping online or offline to save money?' untuk mengarahkan fokus ke topik perbandingan anggaran (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik lisan cepat: meminta 3 perwakilan murid melengkapi kalimat perbandingan rumpang: 'Saving money in a bank is ... (safe) than keeping it at home' (acuan: safer) dan 'Preparing a monthly budget is ... (effective) than spending without planning' (acuan: more effective) (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna):

  • Murid menyimak pemodelan guru tentang pola kalimat perbandingan (comparative: '-er than' dan 'more ... than') yang digunakan dalam menyatakan opini pengelolaan uang saku pribadi, seperti: 'In my opinion, saving in a bank is safer than in a piggy bank because of deposit insurance' (15 menit).
  • Murid mencermati 4 kartu perbandingan strategi anggaran di papan tulis: (1) 'Using cash vs Using e-wallet', (2) 'Buying brand-new items vs Second-hand items', (3) 'Tracking expenses daily vs Tracking monthly', dan (4) 'Packing lunch vs Buying fast food', lalu mengidentifikasi kata sifat perbandingan yang relevan (cheaper, more practical, safer, more disciplined) (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):

  • Murid mengikuti permainan lisan berpasangan 'Speed Comparison Challenge': satu murid mengambil kartu pilihan anggaran (misal: 'Buying street food' vs 'Cooking meal at home') dan murid pasangannya harus langsung menyatakan opini lisan lengkap dengan alasan perbandingan dalam waktu 30 detik (misal: 'I believe cooking meal at home is cheaper and healthier than buying street food because we can save Rp20.000,- every day') secara bergantian untuk 4 topik kartu yang tersedia (25 menit).
  • Setiap murid secara mandiri menyampaikan 1 opini lisan terstruktur di depan pasangan/kelompok kecilnya mengenai cara mengatur anggaran pribadi dengan pola perbandingan berdasarkan 3 opsi kartu skenario: Kartu A (Managing budget using a mobile app vs pocket notebook), Kartu B (Allocating 50% for savings vs 20% for savings), atau Kartu C (Buying discounted items online vs buying needed items offline), menggunakan frasa opini ('In my view...', 'I believe...') dan kata sifat komparatif yang tepat (25 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama pasangannya saling mengecek apakah ujaran lisan yang disampaikan sudah memuat frasa opini, bentuk perbandingan (-er / more), dan alasan pengelolaan uang yang masuk akal (15 menit).
  • Murid menyimpulkan pola perbandingan yang paling efektif untuk meyakinkan orang lain mengenai pentingnya membuat anggaran pribadi secara bijak (10 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan umpan balik lisan klasikal terhadap ketepatan penggunaan pola comparative degree dan frasa opini yang digunakan murid (5 menit).
  • Guru menyampaikan kegiatan tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya (Pertemuan 4), yaitu mempertahankan argumen lisan dalam diskusi berpasangan tentang prioritas kebutuhan finansial, lalu menutup pembelajaran dengan doa dan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan daftar kata sifat berpasangan (cheap-cheaper, safe-safer, practical-more practical) dan templat kalimat ('In my opinion, ... is ... than ... because ...'); murid yang mahir diberikan kartu skenario perbandingan yang lebih kompleks (misal: high-yield savings vs regular savings account).
  • Proses: Pada latihan lisan, murid yang belum percaya diri berlatih berpasangan dengan bimbingan guru atau teman sebaya sebelum unjuk kerja mandiri, sedangkan murid yang mahir langsung melakukan tantangan lisan dengan variasi alasan finansial tanpa bantuan templat.
  • Produk: Ujaran lisan murid disesuaikan tingkat kedalaman argumen: minimal memuat 1 klausa komparatif dengan 1 alasan pendukung untuk tingkat berkembang, dan memuat 2 atau lebih klausa komparatif dengan alasan komparatif ganda untuk tingkat mahir.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes lisan rumpang diagnostik kesiapan pola perbandingan finansial: guru menyebutkan 2 kalimat rumpang dan murid melengkapinya secara lisan: (1) 'Saving money in a bank is ... (safe) than keeping it at home' (acuan jawaban: safer); (2) 'Preparing a monthly budget is ... (effective) than spending without planning' (acuan jawaban: more effective).

Proses:

  • Penilaian formatif unjuk kerja berbicara saat murid menyampaikan opini lisan terstruktur tentang pengelolaan anggaran pribadi berdasarkan kartu skenario yang dipilih (kriteria penerimaan: menggunakan penanda opini seperti 'In my opinion/I think', menggunakan bentuk komparatif yang tepat seperti 'safer/cheaper/more practical', dan menyertakan minimal 1 alasan logis pengelolaan uang).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan singkat di akhir kegiatan: murid menyampaikan 1 kalimat opini lisan perbandingan spontan untuk skenario 'Online discounts vs buying only what you need' (kriteria penerimaan operasional: kalimat memuat frasa opini, kata sifat perbandingan dengan '-er' atau 'more', serta alasan rasional terkait hemat uang, misal: 'In my opinion, buying only what you need is better than chasing online discounts because it prevents overspending').

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja lisan pengungkapan opini menggunakan pola perbandingan pada 'Speed Comparison Challenge' dan penyampaian opini mandiri berdasarkan kartu skenario anggaran

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penggunaan Pola Perbandingan (Comparative Form)Belum tepat menggunakan pola perbandingan (masih memakai kata sifat dasar tanpa '-er' atau 'more', misal: 'cheap than' atau 'more safe').Menggunakan pola perbandingan dengan tepat pada kata sifat pendek bersuku kata satu/dua, namun masih keliru pada kata sifat panjang (misal: benar pada 'cheaper than', tetapi salah pada 'more practical').Tepat menggunakan pola perbandingan baik dengan akhiran '-er than' maupun 'more ... than' secara konsisten pada ujaran lisan.Sangat tepat dan luwes menggunakan variasi pola perbandingan ('-er than', 'more ... than', serta bentuk pengecualian seperti 'better than') secara mandiri dan konsisten tanpa jeda ragu.
Pengungkapan Opini dan Alasan Pengelolaan Uang (Expressing Opinion & Budgeting Reasoning)Menyatakan pilihan tanpa menggunakan frasa penanda opini dan tanpa memberikan alasan finansial pendukung.Menggunakan frasa penanda opini (misal: 'I think') tetapi alasan pengelolaan uang yang diberikan belum logis atau tidak berkaitan dengan perbandingan anggaran.Menggunakan frasa penanda opini dengan tepat disertai minimal 1 alasan logis yang relevan dengan efisiensi pengelolaan uang pribadi.Menggunakan frasa penanda opini yang variatif ('In my view', 'From my perspective', 'I strongly believe') disertai lebih dari 1 alasan logis dan spesifik terkait efisiensi anggaran pribadi secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 135 menit mencukupi bagi setiap murid untuk unjuk kerja berbicara menyampaikan opini komparatif?
  • Apakah aktivitas 'Speed Comparison Challenge' berhasil memotivasi murid yang pasif untuk berbicara bahasa Inggris dengan percaya diri?

Murid:

  • Bagian mana dari pola kalimat perbandingan (comparative) yang menurutmu paling mudah dan paling menantang untuk diucapkan secara lisan?
  • Bagaimana penggunaan kalimat perbandingan membantumu menjelaskan pilihan pengelolaan uang saku yang lebih hemat kepada temanmu?

Pertemuan 4 — Mempertahankan Argumen Lisan dalam Diskusi Berpasangan tentang Prioritas Kebutuhan Finansial Remaja — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.2 Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang cara mengelola keuangan pribadi

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen lisan tentang prioritas kebutuhan finansial remaja (5 menit).
  • Asesmen Awal Diagnostik Lisan: Guru memberikan satu situasi singkat di papan tulis: 'A teen wants to buy brand new sneakers for Rp600.000 vs saving it for exam course fees.' Guru meminta 3 murid secara acak merespons dengan memilih dan memberikan 1 alasan dalam bahasa Inggris menggunakan frasa pembuka opini (acuan kriteria: menyebutkan preferensi dengan 'In my opinion/I believe...' disertai minimal 1 alasan logis terkait urgensi kebutuhan vs keinginan) (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak penjelasan guru dan contoh permodelan dialog tentang cara mempertahankan argumen (defending arguments) terkait prioritas keuangan dengan menggunakan frasa: 'I see your point, but...', 'I strongly believe that... because...', dan 'The primary reason is that...'. Acuan contoh model: A: 'I think buying the newest phone is necessary.' B: 'I see your point, but having an emergency fund is more crucial because unexpected school expenses might occur.' (15 menit).
  • Murid secara berpasangan membaca dan menelaah 2 set contoh skenario argumen-kontra argumen di lembar panduan untuk mengidentifikasi bagaimana argumen dipertahankan dengan alasan pendukung (acuan skenario 1: Membeli buku pelajaran vs menonton konser; skenario 2: Membawa bekal makan siang vs jajan di kafe) (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Tantangan Interaktif 'Argue & Stand' (Joyful Activity): Setiap pasangan menerima 1 amplop tantangan yang memuat 1 dari 3 topik dilema finansial remaja berikut: (Topik 1) 'Spending allowance on mobile gaming top-up vs saving for college preparation'; (Topik 2) 'Buying branded clothes to fit in vs thrifting and investing the difference'; (Topik 3) 'Daily expensive coffee shop hangout vs brewing tea at home and budgeting for emergency cash'. Murid berbagi peran (Pihak Pro Prioritas Kebutuhan A vs Pihak Pro Prioritas Kebutuhan B) (15 menit).
  • Murid dalam pasangan melakukan simulasi diskusi lisan berbalas argumen selama 3 putaran untuk saling menyatakan pendapat dan mempertahankan posisinya menggunakan data/alasan logis serta frasa pembanding dan sanggahan (misalnya 'Even though X looks attractive, Y is far more essential because...') (15 menit).
  • Guru berkeliling mengobservasi unjuk kerja berbicara setiap pasangan, mendengarkan argumen serta pembelaan lisan yang disampaikan, dan mencatat ketercapaian pada lembar observasi formatif (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Dua perwakilan pasangan secara sukarela memperagakan 1 putaran adu argumen lisan mereka di depan kelas, lalu guru dan rekan sekelas memberikan masukan terfokus pada ketepatan ungkapan pendapat dan ketajaman alasan pembelaan argumen (acuan: keterkaitan alasan dengan konsep needs vs wants) (15 menit).
  • Murid secara individu mengisi lembar refleksi singkat mengenai tingkat keyakinan dan kemudahan mereka dalam mempertahankan argumen finansial dalam bahasa Inggris (10 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan strategi efektif dalam mempertahankan argumen finansial lisan (menyatakan sudut pandang, mengakui pandangan lawan, dan menegaskan bukti pendukung kebutuhan utama) (10 menit).
  • Guru memberikan umpan balik menyeluruh terhadap performa lisan murid, menginformasikan agenda pertemuan berikutnya (Mengevaluasi informasi teks prosedur tertulis langkah membuat anggaran), dan menutup sesi dengan doa bersama serta salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan perancah diberikan kartu bantuan berisi daftar frasa sanggahan dan kata kunci alasan finansial (e.g., 'essential', 'urgent necessity', 'wasteful expenditure'). Murid mahir diberikan topik dilema dengan kompleksitas lebih tinggi (mis. alokasi investasi instrumen reksa dana vs tabungan tunai).
  • Proses: Pada saat diskusi berpasangan, murid yang masih ragu dapat memulai dengan 1 putaran argumen terstruktur, sedangkan murid mahir ditantang melakukan 4 putaran sanggahan langsung secara spontan.
  • Produk: Unjuk kerja lisan disampaikan dalam rentang pertukaran argumen: minimal 2 giliran bicara mempertahankan argumen untuk pemula, dan minimal 3-4 giliran bicara dengan elaborasi alasan mendalam untuk murid mahir.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik Lisan Pertanyaan Pemantik: Murid menanggapi skenario 'A teen wants to buy brand new sneakers for Rp600.000 vs saving it for exam course fees.' Kriteria penilaian: Murid mampu menyatakan pendapat secara lisan dengan frasa pembuka ('I think/In my opinion...') dan menyebutkan minimal 1 alasan logis (acuan: memilih sepatu karena kebutuhan pengganti sepatu rusak, atau memilih bimbingan ujian karena prioritas masa depan akademik).

Proses:

  • Asesmen Formatif Diskusi Berpasangan (Speaking Defense): Mengamati kemampuan murid mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen lisan saat merespons sanggahan pasangan bicara pada 3 topik dilema finansial yang disediakan (Acuan: (1) Menggunakan ungkapan pendapat yang tepat; (2) Mempertahankan argumen dengan minimal 2 alasan logis seputar prioritas kebutuhan finansial; (3) Menggunakan frasa sanggahan/pertahanan seperti 'I agree to some extent, however...', 'That might be true, but prioritize needs over wants is safer because...').

Akhir Pertemuan:

  • Cek Pemahaman Lisan/Refleksi Akhir: Murid diminta merespons secara lisan satu pertanyaan penutup guru: 'State one strong phrase to defend your financial choice when your friend urges you to buy impulsive items!' (Kriteria penerimaan: Jawaban memuat frasa pertahanan logis, seperti 'I understand your point, but I must prioritize my emergency savings for school needs').

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja berbicara (Speaking Performance) dalam diskusi berpasangan mengenai pembelaan argumen prioritas finansial menggunakan lembar amatan ketercapaian indikator.
  • Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengungkapkan Pendapat Finansial LisanBelum mampu mengungkapkan pendapat lisan tentang prioritas keuangan pribadi dalam bahasa Inggris, atau hanya mengulang kata tunggal tanpa struktur pendapat.Mampu mengungkapkan pendapat lisan tentang prioritas keuangan pribadi menggunakan frasa sederhana (mis. 'I like saving') namun alasan belum relevan dengan konteks finansial.Mampu mengungkapkan pendapat lisan tentang prioritas keuangan pribadi dengan struktur kalimat yang tepat serta menyertakan minimal 1 alasan logis terkait kebutuhan finansial.Mampu mengungkapkan pendapat lisan tentang prioritas keuangan pribadi secara mandiri, lancar, dan menyertakan lebih dari 1 alasan logis yang terelaborasi dengan baik.
Mempertahankan Argumen LisanTidak mampu merespons sanggahan pasangan bicara untuk mempertahankan posisi pilihan finansialnya.Mampu merespons sanggahan pasangan bicara namun hanya mengulang pendapat awal tanpa memberikan argumen pembelaan baru.Mampu mempertahankan argumen lisan terhadap sanggahan pasangan bicara menggunakan frasa pertahanan yang sesuai (mis. 'I see your point, but...') disertai alasan pembeda antara kebutuhan (needs) dan keinginan (wants).Mampu mempertahankan argumen lisan secara konsisten dan tangkas terhadap berbagai sanggahan pasangan bicara dengan argumen berbasis dampak jangka panjang pengelolaan keuangan secara meyakinkan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu untuk simulasi diskusi berpasangan cukup memberikan kesempatan bagi setiap murid untuk mempertahankan argumennya?
  • Bagian mana dari struktur pembelaan argumen lisan yang masih dirasa sulit oleh murid, dan bagaimana merancahkannya pada sesi berbicara berikutnya?

Murid:

  • Apakah saya sudah merasa percaya diri mempertahankan pilihan finansial saya dalam bahasa Inggris ketika disanggah oleh teman?
  • Ungkapan apa yang paling berguna bagi saya untuk menolak ajakan memboroskan uang saku secara sopan dan logis?

Pertemuan 5 — Mengevaluasi Informasi Tersurat dan Tersirat dari Teks Prosedur Tertulis Langkah Membuat Anggaran Keuangan — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.3 Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks prosedur tertulis tentang personal money management

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran membaca-memirsa teks prosedur tertulis tentang personal budgeting (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat: murid membaca satu kutipan instruksi budgeting singkat 'Allocate 50% of your allowance to necessities before buying any wants' lalu menjawab 2 pertanyaan pemetaan untuk membedakan informasi tersurat dan tersirat (15 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid secara mandiri membaca teks prosedur tertulis berjudul 'How to Build a Realistic Student Budget' yang memuat 4 langkah utama: Step 1 (Calculate Total Monthly Net Income/Allowance), Step 2 (Track and Categorize Daily Expenses into Needs vs Wants), Step 3 (Adopt the 50/30/20 Budgeting Rule), dan Step 4 (Review and Adjust the Plan Weekly) (15 menit).
  • Dalam aktivitas tantangan cepat berpasangan 'Explicit vs Implicit Hunt', murid mengidentifikasi bukti tekstual dengan menandai kalimat yang menyatakan fakta langsung (tersurat) dan kalimat yang menyiratkan maksud penulis atau asumsi finansial (tersirat) dari teks (15 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid secara mandiri mengerjakan lembar kerja evaluasi kritis berisi 4 butir analisis teks: Butir 1 tersurat (menentukan persentase kebutuhan dan tabungan sesuai Step 3; acuan: 50% needs, 20% savings), Butir 2 tersurat (menentukan tindakan pertama sebelum membelanjakan uang sesuai Step 1-2; acuan: menghitung total uang saku bersih dan mencatat kategori pengeluaran), Butir 3 tersirat (menilai alasan penulis menyarankan peninjauan mingguan; acuan: pola pengeluaran remaja dinamis dan fluktuatif sehingga penyesuaian cepat mencegah defisit), dan Butir 4 tersirat (mengevaluasi implikasi bila seseorang menunda menabung hingga akhir bulan; acuan: uang cenderung habis untuk pos 'wants' karena tidak diprioritaskan sejak awal) (30 menit).
  • Murid mengevaluasi kesahihan dan relevansi 3 klaim tips finansial tambahan dalam teks prosedur: Klaim A ('Cutting small daily wants guarantees instant wealth'), Klaim B ('Emergency funds are only necessary for working adults'), dan Klaim C ('Tracking small daily purchases reveals hidden spending leaks') dengan menentukan apakah klaim tersebut valid atau tidak valid berdasarkan pembuktian informasi tersurat dan tersirat dari teks (acuan: Klaim A Tidak Valid karena memotong wants menstabilkan arus kas bukan kekayaan instan; Klaim B Tidak Valid karena teks menyiratkan pelajar tetap butuh dana darurat untuk biaya tak terduga; Klaim C Valid karena tersurat pada Step 2 bahwa pengeluaran kecil yang terabaikan sering memicu defisit) (30 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid melakukan refleksi mandiri terpandu dengan membandingkan hasil evaluasi mereka terhadap kunci analisis guru, mencatat ketepatan inferensi tersirat yang telah mereka rumuskan, dan mengidentifikasi bagian teks yang paling membutuhkan penalaran mendalam (10 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru menyimpulkan strategi mengevaluasi informasi tersurat (mencari fakta eksplisit) dan tersirat (menghubungkan petunjuk teks dengan logika kontekstual) dalam teks prosedur finansial (10 menit).
  • Guru memberikan umpan balik menyeluruh terhadap hasil evaluasi bacaan murid dan menginformasikan fokus pertemuan berikutnya mengenai teks multimodal prosedur transaksi perbankan digital tanpa memberikan tugas rumah tambahan (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan teks dengan glosarium istilah finansial (e.g., net income, spending leaks, cash flow) untuk murid yang membutuhkan bantuan membaca, serta teks prosedur dengan argumen finansial yang lebih padat untuk murid berpencapaian tinggi.
  • Proses: Memberikan panduan kalimat pemantik berpikir (guiding prompts) saat menemukan makna tersirat bagi murid yang membutuhkan perancah, sementara murid cepat langsung mengevaluasi kesahihan klaim secara mandiri.
  • Produk: Tingkat kedalaman elaborasi bukti tekstual pada lembar evaluasi (tingkat dasar: mengutip kalimat kunci; tingkat lanjut: mengintegrasikan inferensi tersirat dengan analisis kesahihan klaim secara mendalam).

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik pemahaman membaca teks prosedur singkat: Murid membaca kutipan 'Allocate 50% of your allowance to necessities before buying any wants' dan menjawab: (1) Tersurat: Berapa persen uang saku yang harus dialokasikan untuk kebutuhan pokok? (Acuan kunci: Tepat 50%), (2) Tersirat: Mengapa kebutuhan pokok harus didahulukan sebelum keinginan? (Acuan kriteria: Jawaban tepat bila menyimpulkan bahwa mendahulukan kebutuhan menjamin kelangsungan hidup dasar dan mencegah kehabisan uang sebelum kebutuhan utama terpenuhi).

Proses:

  • Pemeriksaan lembar kerja mandiri evaluasi 4 butir teks prosedur: (1) Butir 1 tersurat: alokasi persentase 50% needs dan 20% savings; (2) Butir 2 tersurat: menghitung pemasukan bersih dan mengelompokkan pengeluaran; (3) Butir 3 tersirat: evaluasi tujuan evaluasi mingguan karena sifat pengeluaran remaja yang fluktuatif; (4) Butir 4 tersirat: dampak menunda tabungan yang mengakibatkan uang habis untuk keinginan.
  • Pemeriksaan evaluasi kesahihan 3 klaim teks prosedur: Klaim A (Tidak Valid: menstabilkan arus kas bukan kekayaan instan), Klaim B (Tidak Valid: pelajar tetap rentan pengeluaran tak terduga), Klaim C (Valid: pencatatan pengeluaran kecil membuktikan kebocoran dana sesuai Step 2).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman akhir (exit ticket evaluatif): Murid membaca satu pernyataan prosedur baru 'Avoid carrying large amounts of cash during school trips' dan menuliskan 1 informasi tersurat dan 1 informasi tersirat. Acuan tersurat: larangan membawa uang tunai dalam jumlah besar saat karya wisata sekolah; Acuan tersirat: membatasi uang tunai mengurangi risiko kehilangan uang atau belanja impulsif yang tidak terencana.

Formatif:

  • Asesmen diagnostik membaca informasi tersurat dan tersirat pada awal pembelajaran
  • Lembar evaluasi informasi tersurat dan tersirat teks prosedur 'How to Build a Realistic Student Budget' (4 butir soal evaluasi)
  • Lembar analisis validitas 3 klaim tips finansial berdasarkan bukti tekstual

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengevaluasi Informasi Tersurat Teks ProsedurMengevaluasi informasi tersurat dengan tepat pada kurang dari 2 butir dari total 2 butir target (Butir 1 dan Butir 2) tanpa menemukan bukti tekstual eksplisit.Mengevaluasi informasi tersurat dengan tepat pada 1 dari 2 butir target (Butir 1: persentase alokasi, ATAU Butir 2: langkah awal penganggaran) dengan panduan guru.Mengevaluasi informasi tersurat dengan tepat pada seluruh 2 butir target (Butir 1: 50% needs dan 20% savings; Butir 2: menghitung pemasukan bersih dan mengelompokkan pengeluaran) secara tepat dan mandiri.Mengevaluasi informasi tersurat dengan tepat pada seluruh 2 butir target secara mandiri serta mengidentifikasi rincian data pendukung dari teks secara komprehensif.
Mengevaluasi Informasi Tersirat Teks ProsedurBelum mampu merumuskan kesimpulan tersirat yang logis pada kedua butir target (Butir 3 dan Butir 4) berdasarkan petunjuk teks.Mengevaluasi informasi tersirat secara tepat pada 1 dari 2 butir target (Butir 3: alasan evaluasi mingguan, ATAU Butir 4: konsekuensi menunda tabungan) dengan bantuan petunjuk guru.Mengevaluasi informasi tersirat secara tepat pada seluruh 2 butir target (Butir 3: dinamika pengeluaran remaja yang fluktuatif; Butir 4: potensi habisnya uang untuk keinginan bila tabungan ditunda) secara logis dan mandiri.Mengevaluasi informasi tersirat secara tepat pada seluruh 2 butir target serta mampu mengaitkan implikasi logis tersebut pada evaluasi kesahihan klaim teks secara mendalam.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah teks prosedur yang dipilih memberikan tantangan membaca yang seimbang antara informasi tersurat dan informasi tersirat bagi murid Fase F?
  • Bagaimana efektivitas perancah (scaffolding) yang diberikan dalam membantu murid menarik inferensi tersirat tanpa mendikte jawaban?

Murid:

  • Bagian mana dari langkah membaca teks prosedur finansial tadi yang paling menantang saat harus membedakan fakta langsung dan kesimpulan tersirat?
  • Strategi membaca apa yang paling membantuku dalam mengevaluasi apakah sebuah tips keuangan dalam teks benar-benar valid dan masuk akal?

Pertemuan 6 — Mengevaluasi Informasi Tersurat dan Tersirat dari Teks Multimodal Prosedur Transaksi Perbankan Digital — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.4 Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks multimodal tentang transaksi dan pengelolaan keuangan pribadi

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memimpin doa singkat (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-6, yaitu mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks multimodal prosedur transaksi perbankan digital (2 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen diagnostik singkat dengan menampilkan 2 potongan cuplikan visual transaksi digital di layar proyektor untuk mengukur pemahaman awal murid terkait informasi tersurat dan tersirat (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid mengamati infografik multimodal prosedur '5 Steps to Safely Activate and Use Mobile Banking' yang memadukan teks instruksi langkah perbankan, diagram alur, dan tanda visual bahaya/keamanan (15 menit).
  • Secara interaktif melalui kuis cepat 'Explicit or Implicit Clue Challenge', murid membedakan 4 data tersurat (langkah tertulis konkret) dan 4 implikasi tersirat (makna visual tersembunyi) yang dipandu guru dengan suasana menyenangkan dan antusias (15 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid menerima Lembar Kerja Evaluasi Multimodal yang berisi infografik prosedur 'Secure Digital Banking Transfer via Smartphone' yang memuat kombinasi teks tahapan transfer, simbol gembok OTP, visual batas nominal, serta kotak peringatan waspada penipuan (10 menit).
  • Secara mandiri, murid menganalisis dan mengevaluasi 3 butir informasi tersurat (literal facts) dari infografik: (1) Minimal digit OTP yang dikirimkan melalui SMS [acuan: 6 digit OTP], (2) Fitur yang harus dinonaktifkan saat transfer di ruang publik [acuan: public Wi-Fi / auto-connect], (3) Batas maksimal nominal harian untuk akun dasar [acuan: Rp10.000.000,00 per hari] (25 menit).
  • Murid melanjutkan mengevaluasi 3 butir informasi tersirat (implicit inferences) dari integrasi teks dan visual: (1) Alasan simbol gembok merah diletakkan di samping kolom OTP [acuan: mengindikasikan kerahasiaan tingkat tinggi dan bahaya kebocoran bila dibagikan kepada orang lain], (2) Makna tersirat dari anjuran mengganti PIN berkala secara visual kalender [acuan: mencegah potensi peretasan berkala akibat jejak digital yang terekam], (3) Tujuan pencantuman logo verifikasi dua langkah (2FA) di awal prosedur [acuan: menegaskan bahwa keamanan transaksi merupakan tanggung jawab pengguna sebelum memulai pemindahan saldo] (30 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa kembali hasil evaluasi tersurat dan tersirat mereka dengan mencocokkan pada rubrik kriteria pembacaan kritis teks multimodal (10 menit).
  • Murid menuliskan satu refleksi kesadaran literasi finansial digital pada lembar kerja: bagaimana kecermatan membaca teks multimodal melindungi dana pribadi mereka dari kerugian transaksi digital (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan umpan balik menyeluruh terhadap kemampuan murid dalam mengevaluasi makna tersurat dan tersirat dari teks prosedur multimodal (5 menit).
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini dan mengingatkan kelanjutan materi teks prosedur pada pertemuan berikutnya sebelum menutup kelas dengan doa (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan lembar infografik dengan tingkat kepadatan teks berbeda: infografik dengan petunjuk visual berpenanda warna untuk murid yang memerlukan bimbingan, dan infografik transaksi digital berdensitas informasi tinggi untuk murid yang siap tantangan lebih lanjut.
  • Proses: Memberikan panduan pertanyaan pemandu rincian gambar bagi murid yang kesulitan menemukan makna tersirat, serta memberikan instruksi mandiri penuh bagi murid yang telah mahir.
  • Produk: Format penulisan evaluasi tersurat dan tersirat dapat disusun dalam bentuk bagan perbandingan visual atau paragraf evaluasi analitis terstruktur.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes diagnostik 2 butir berbasis cuplikan visual di awal sesi: Murid menentukan (1) Informasi tersurat dari gambar layar login m-banking (acuan: tombol 'Forgot Password' berada di sudut kanan bawah) dan (2) Informasi tersirat dari ikon tanda seru kuning pada menu transfer (acuan: sistem mengingatkan pengguna untuk memeriksa ulang nomor rekening tujuan agar tidak salah kirim).

Proses:

  • Pemeriksaan lembar kerja mandiri evaluasi 3 butir informasi tersurat (acuan: 6 digit OTP; mematikan public Wi-Fi; batas Rp10.000.000,00) dan 3 butir informasi tersirat (acuan: kerahasiaan tingkat tinggi kode OTP; pencegahan peretasan jejak digital via PIN berkala; tanggung jawab keamanan otentikasi ganda pengguna).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman akhir 1 butir: Murid mengevaluasi pesan tersirat dari diagram alur verifikasi transaksi digital bertanda 'Biometric Scan' (acuan: penggunaan sidik jari/wajah memberikan proteksi lebih personal dan sulit dipalsukan dibanding kata sandi teks biasa).

Formatif:

  • Penilaian lembar kerja evaluasi informasi tersurat dan tersirat teks multimodal prosedur transaksi perbankan digital
  • Pengamatan ketercapaian nalar kritis selama kuis interaktif identifikasi bukti eksplisit dan implisit

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengevaluasi Informasi Tersurat Teks MultimodalMenemukan kurang dari 2 dari 3 informasi tersurat (acuan: 6 digit OTP, penonaktifan public Wi-Fi, batas Rp10.000.000,00) dengan bimbingan penuh.Menemukan tepat 2 dari 3 informasi tersurat secara tepat sesuai infografik prosedur dengan sedikit arahan.Menemukan seluruh 3 informasi tersurat secara tepat (acuan: 6 digit OTP, penonaktifan public Wi-Fi, batas Rp10.000.000,00) secara mandiri.Menemukan seluruh 3 informasi tersurat secara tepat dan lengkap disertai pencantuman rincian koordinat visual penjelasnya secara mandiri.
Mengevaluasi Informasi Tersirat Teks MultimodalMenyimpulkan kurang dari 2 dari 3 informasi tersirat (acuan: kerahasiaan kode OTP, pencegahan jejak peretasan PIN berkala, tanggung jawab otentikasi ganda) atau simpulan belum relevan.Menyimpulkan tepat 2 dari 3 informasi tersirat dengan menghubungkan simbol visual dan teks secara memadai.Menyimpulkan seluruh 3 informasi tersirat secara tepat (acuan: kerahasiaan kode OTP, pencegahan jejak peretasan PIN berkala, tanggung jawab otentikasi ganda) dengan mengintegrasikan teks dan elemen visual secara mandiri.Menyimpulkan seluruh 3 informasi tersirat secara tepat, mendalam, dan mampu membedah makna integrasi grafis terhadap keamanan perbankan secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah teks multimodal yang disajikan cukup kontekstual dan menantang nalar kritis murid dalam membedah informasi tersurat dan tersirat?
  • Bagaimana keterlibatan murid selama kuis ceria identifikasi fitur visual, dan apakah scaffolding bagi murid lambat sudah efektif?

Murid:

  • Bagian visual mana dari prosedur perbankan digital yang paling menantang untuk disimpulkan makna tersiratnya?
  • Bagaimana pemahaman membaca infografik transaksi digital hari ini membantuku lebih waspada dalam mengelola keuangan pribadi secara digital?

Pertemuan 7 — Mengomunikasikan Gagasan Tertulis dalam Draf Teks Prosedur Nonfiksi tentang Langkah Menghemat Uang Saku — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.5 Mengomunikasikan gagasan secara tertulis dalam teks prosedur nonfiksi tentang personal money management dengan struktur teks dan unsur kebahasaan yang tepat

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan memfasilitasi murid menyadari tujuan pembelajaran menulis draf teks prosedur nonfiksi tentang menghemat uang saku (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen diagnostik singkat: murid membaca potongan 3 kalimat acak di papan tulis ('Track every expense in a notebook', 'First, set a daily spending limit', 'Finally, put remaining coins into a piggy bank') lalu secara tertulis mengidentifikasi kalimat mana yang merupakan 'goal' dan mana yang 'steps' beserta kata kerja imperatifnya (acuan jawaban: Goal = tersirat/membuat panduan hemat; Steps = ketiga kalimat; Imperative verbs = Track, set, put) (10 menit).
  • Guru mengaitkan materi penulisan draf prosedur dengan pengalaman murid dalam mengelola uang jajan harian mereka secara mindful dan bertanggung jawab (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid mencermati model teks prosedur nonfiksi berjudul 'How to Save Pocket Money Effectively' yang memuat struktur (Goal, Materials/Requirements, Steps) dan unsur kebahasaan (imperative sentences, sequence markers: First, Second, Then, Next, Finally, action verbs: allocate, record, resist, deposit) (15 menit).
  • Dalam aktivitas ceria 'Structure & Verb Hunt Relay', murid secara berpasangan berlomba melingkari dan mengklasifikasikan 4 kata kerja aksi imperatif (misal: allocate, distinguish, set, deposit) dan 3 penanda urutan urutan (First, Furthermore, Finally) dari lembar contoh teks yang dibagikan (15 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid secara mandiri menyusun kerangka draf (outline) teks prosedur mengenai langkah menghemat uang saku (How to Save Pocket Money) yang mencakup perumusan judul/tujuan yang jelas, alat/kebutuhan pendukung (misal: pocket notebook, digital money tracker app, piggy bank), dan minimal 4 tahapan berurutan (20 menit).
  • Murid mengembangkan kerangka tersebut menjadi draf lengkap teks prosedur nonfiksi (minimal 120 kata) dengan mengomunikasikan langkah-langkah hemat uang saku menggunakan kalimat imperatif yang tepat (misal: 'Pack your own lunch from home', 'Separate needs from wants', 'Save at least 20% of your allowance immediately') dan kata hubung urutan kronologis yang koheren (30 menit).
  • Murid melakukan swap-review berpasangan secara terfokus pada kesesuaian struktur teks prosedur (Goal - Materials - Steps) dan ketepatan kaidah kebahasaan imperatif menggunakan lembar panduan ceklis sederhana, kemudian merevisi draf tulisannya masing-masing (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid membaca ulang draf final hasil revisi mereka dan menandai satu langkah prosedur yang paling aplikatif serta berdampak nyata bagi penghematan uang saku pribadi mereka sendiri (10 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru menyimpulkan formula kunci penulisan teks prosedur nonfiksi tentang pengelolaan uang saku (struktur teks yang lengkap dan penggunaan kalimat imperatif serta sequence connectors yang presisi) (5 menit).
  • Guru memberikan konfirmasi apresiatif atas kemandirian murid dalam menuntaskan draf tertulis dan mengingatkan bahwa draf ini akan dipersiapkan untuk proyek penyajian multimodal pada pertemuan berikutnya (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan perancah belajar (scaffolding) diberikan templat draf teks prosedur berstruktur dengan panduan kalimat pembuka (sentence starters seperti 'First, you must prepare...', 'Second, always remember to...') dan bank kosakata finansial (allowance, expense, budget, urgent needs, priority). Bagi murid yang mahir, diberikan lembar kerja tanpa panduan pemula yang mendorong penggunaan ragam kosakata finansial lanjutan (frugal, financial discretion, impulse buying, contingency buffer).
  • Proses: Murid yang masih kesulitan merangkai kalimat dibimbing langsung oleh guru pada perumusan kalimat imperatif langkah demi langkah, sedangkan murid yang sudah lancar menulis secara mandiri dan dapat menambahkan tips alternatif pada draf prosedur mereka.
  • Produk: Semua murid menghasilkan draf tertulis teks prosedur nonfiksi menghemat uang saku dengan struktur baku (Goal, Materials/Tools, Steps). Murid reguler menyusun minimal 4 langkah prosedur, sedangkan murid mahir menyusun minimal 5-6 langkah terperinci dengan alasan penguat pada setiap langkah.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Murid mengidentifikasi fungsi bagian dan kata kerja imperatif dari 3 kalimat acak: (1) 'Track every expense in a notebook', (2) 'First, set a daily spending limit', (3) 'Finally, put remaining coins into a piggy bank'. Kriteria/Acuan Jawaban: Kalimat 1, 2, dan 3 berfungsi sebagai 'Steps'; kata kerja imperatif yang wajib diidentifikasi secara tepat adalah 'Track', 'set', dan 'put'.

Proses:

  • Pemeriksaan draf teks prosedur nonfiksi 'How to Save Pocket Money' karya mandiri murid dengan indikator: (1) Struktur teks memuat Goal/Aim, Materials/Tools, dan minimal 4 Steps; (2) Penggunaan minimal 4 kalimat imperatif yang diawali action verb terkait penghematan uang saku; (3) Penggunaan minimal 3 sequence connectors (seperti First, Second, Next, Then, Finally) yang logis dan runtut.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman akhir melalui pengisian lembar refleksi mandiri: murid mengidentifikasi dan menuliskan kembali 1 kalimat imperatif terbaik dari drafnya beserta 1 alasan mengapa langkah tersebut paling efektif untuk menghemat uang saku mereka (kriteria penerimaan: kalimat menggunakan kata kerja dasar imperatif tanpa subjek di awal dan alasan relevan dengan efisiensi pengeluaran).

Formatif:

  • Asesmen diagnostik awal klasifikasi komponen teks prosedur dan kata kerja imperatif pada pembukaan.
  • Ceklis observasi proses penulisan draf teks prosedur (kelengkapan struktur teks dan ketepatan unsur kebahasaan imperatif/sequence connectors).

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Struktur Teks Prosedur Tertulis (Goal, Materials/Tools, Steps)Draf teks hanya memuat 1 bagian struktur (misal: hanya daftar langkah tanpa judul tujuan atau kebutuhan), langkah tidak tersusun kronologis.Draf teks memuat 2 bagian struktur (misal: Goal dan Steps, namun melewatkan Materials/Tools), langkah-langkah tersusun minimal 3 butir tetapi belum runtut.Draf teks memuat lengkap 3 bagian struktur (Goal, Materials/Tools, dan minimal 4 Steps) secara runtut dan sistematis.Draf teks memuat lengkap 3 bagian struktur (Goal, Materials/Tools, dan 5 langkah atau lebih) secara sangat runtut, jelas, dan memiliki elaboration pendukung pada setiap langkah.
Ketepatan Unsur Kebahasaan (Imperative Verbs & Sequence Connectors)Menggunakan kurang dari 2 kalimat imperatif yang tepat (masih menggunakan struktur kalimat deklaratif bersubjek) dan tanpa kata hubung urutan.Menggunakan 2-3 kalimat imperatif yang tepat dan 1-2 kata hubung urutan (sequence connectors), namun masih terdapat kekeliruan bentuk kata kerja dasar.Menggunakan minimal 4 kalimat imperatif dengan kata kerja aksi yang tepat (misal: set, track, avoid, deposit) dan minimal 3 kata hubung urutan (First, Next, Then, Finally) secara tepat.Menggunakan 5 atau lebih kalimat imperatif dengan variasi kata kerja finansial yang presisi serta variasi kata hubung urutan secara konsisten dan tepat di seluruh draf.
Kesesuaian Gagasan Prosedur Pengelolaan Uang SakuGagasan yang ditulis tidak relevan dengan upaya menghemat uang saku atau konteks pengelolaan keuangan remaja.Gagasan yang ditulis relevan dengan topik hemat uang saku namun langkah-langkah yang diuraikan masih sangat umum dan kurang realistis untuk diterapkan remaja.Gagasan yang ditulis mengomunikasikan langkah-langkah praktis dan realistis yang relevan untuk menghemat uang saku harian/mingguan remaja secara terarah.Gagasan yang ditulis mengomunikasikan langkah-langkah penghematan uang saku yang sangat solutif, terperinci, realistis, dan kontekstual dengan kehidupan finansial remaja saat ini.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 135 menit cukup memfasilitasi murid dari tahap pembedahan struktur hingga penyelesaian draf teks prosedur mandiri?
  • Bagian mana dari unsur kebahasaan teks prosedur (kalimat imperatif atau kata hubung kronologis) yang paling banyak memerlukan bimbingan guru?

Murid:

  • Langkah manakah dalam draf prosedur hemat uang saku yang saya buat yang paling mudah untuk saya terapkan langsung setiap hari?
  • Kesulitan apa yang saya hadapi saat menyusun kalimat perintah (imperative sentence) dalam bahasa Inggris selama proses penulisan draf?

Pertemuan 8 — Mempresentasikan Teks Prosedur Multimodal Pengelolaan Keuangan Menggunakan Media Digital dan Cetak — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.6 Mempresentasikan teks prosedur multimodal tentang personal money management menggunakan media presentasi cetak atau digital

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan memfasilitasi suasana kelas yang berkesadaran serta siap belajar (5 menit).
  • Guru mengaitkan materi draf teks prosedur yang telah dibuat murid pada pertemuan sebelumnya dengan kegiatan presentasi multimodal (media cetak berupa poster atau media digital berupa slide/infografik) (5 menit).
  • Asesmen Awal: Guru memberikan kuis diagnostik singkat mencocokkan 5 frasa penanda tahapan presentasi dengan urutan yang tepat (Introduction, Outlining, Sequencing Steps, Recommending, Concluding) secara cepat melalui lembar tayang/papan tulis (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid mencermati pemodelan tahapan presentasi teks prosedur multimodal menggunakan 5 kalimat penanda tahapan: (1) Greeting & Topic ('Good afternoon everybody, I am going to talk today about financial literacy'), (2) Outlining ('To start with, I will describe the steps...'), (3) Explaining Steps ('First, track your expenses... then allocate your savings'), (4) Recommending ('I therefore recommend the following strategies'), (5) Closing ('Thank you for your attention') (15 menit).
  • Dalam kelompok berpasangan, murid memainkan permainan tebak frasa 'Presentation Stage Challenge', yaitu mengurutkan potongan 5 kartu tahapan presentasi prosedur keuangan secara cepat dan tepat (15 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dalam kelompok menyiapkan media presentasi multimodal mereka (pilihan media cetak seperti poster kertas manila/infografik cetak atau media digital seperti Canva/slide presentasi gawai) yang memuat langkah prosedur personal money management (15 menit).
  • Murid mempraktikkan presentasi teks prosedur multimodal personal money management melalui teknik Number Group Presentation / Gallery Walk: 2 anggota kelompok bertugas mempresentasikan langkah-langkah prosedur di pos media masing-masing kepada pengunjung, sedangkan anggota lain berkeliling menyimak presentasi kelompok lain secara bergiliran (30 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid bertukar catatan umpan balik sejawat berpasangan mengenai kelengkapan penyampaian tahapan presentasi dan kejelasan perpaduan teks dengan media visual yang digunakan (15 menit).
  • Murid secara individu menuliskan refleksi singkat berkesadaran tentang bagian presentasi yang paling percaya diri mereka bawakan dan hal yang perlu ditingkatkan saat memaparkan teks multimodal (10 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan intisari teknik mempresentasikan teks prosedur multimodal pengelolaan keuangan menggunakan media cetak maupun digital (10 menit).
  • Guru memberikan apresiasi atas unjuk kerja presentasi seluruh kelompok dan menyampaikan agenda pertemuan berikutnya yaitu evaluasi sumatif Bab 5, lalu menutup pembelajaran dengan doa dan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan lembar bantu frasa presentasi (signposting phrases) untuk murid yang membutuhkan bantuan; serta lembar tantangan frasa transisi formal bagi murid yang lebih mahir.
  • Proses: Pemberian kebebasan memilih moda presentasi: menggunakan media presentasi cetak (poster fisik) atau media digital (proyektor/tablet/Canva).
  • Produk: Unjuk kerja presentasi disesuaikan dengan media pilihan (cetak atau digital) dengan rubrik kompetensi penyampaian yang setara.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Kuis mencocokkan 5 frasa presentasi dengan tahapannya pada papan tulis/lembar diagnostik: (1) 'Good afternoon, today I will present...' -> Introduction/Greeting; (2) 'First, let us look at the budget plan...' -> Outlining/Starting; (3) 'The next step to save money is...' -> Explaining Steps; (4) 'I recommend keeping daily receipts...' -> Recommendation; (5) 'Thank you for your attention' -> Closing. Acuan kunci: 1-Introduction, 2-Outlining, 3-Explaining Steps, 4-Recommendation, 5-Closing. Indikator: murid tepat mencocokkan minimal 4 dari 5 frasa.

Proses:

  • Observasi unjuk kerja saat Number Group Presentation/Gallery Walk, menilai penyampaian tahapan teks prosedur (Goal, Materials/Tools, Steps) dan keterpaduan penjelasan lisan dengan media presentasi multimodal (cetak/digital) sesuai rubrik.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman singkat (Exit Ticket) berupa pengisian 3 pertanyaan reflektif: (1) Sebutkan 1 ungkapan transisi yang kamu gunakan saat menyajikan langkah prosedur keuangan; (2) Bagian media mana (grafik, gambar, atau poin langkah) yang paling membantu audiens memahami presentasimu; (3) Apa satu kendala saat mempresentasikan media multimodal tadi? Kriteria penerimaan: Jawaban diisi lengkap dengan menyebutkan frasa transisi yang relevan dan elemen multimodal yang digunakan.

Formatif:

  • Kuis diagnostik pencocokan tahapan presentasi pada pendahuluan
  • Observasi unjuk kerja presentasi teks prosedur multimodal personal money management menggunakan lembar rubrik

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penyampaian Tahapan Teks Prosedur LisanMenyampaikan langkah prosedur keuangan secara acak tanpa pembuka, penjelas langkah, maupun penutup.Menyampaikan langkah prosedur keuangan namun melewatkan tahapan pembuka atau penutup presentasi.Mempresentasikan teks prosedur keuangan dengan tahapan lengkap (pembuka, langkah terurut, dan penutup) menggunakan penanda transisi yang tepat.Mempresentasikan teks prosedur keuangan secara sangat terstruktur, memadukan tahapan pembuka, elaborasi langkah yang mendalam dan runtut, rekomendasi finansial, serta penutup yang persuasif secara mandiri.
Pemanfaatan Media Multimodal (Cetak/Digital)Tidak merujuk sama sekali pada tampilan visual media presentasi (hanya membaca catatan tanpa mengaitkan dengan poster/slide).Merujuk pada media presentasi cetak/digital sesekali, namun keterpaduan antara penjelasan lisan dan elemen visual masih minim.Menjelaskan teks prosedur dengan aktif mengarahkan perhatian audiens pada elemen visual/grafik yang ada pada media cetak atau digital secara selaras.Secara konsisten dan efektif memadukan penjelasan verbal dengan rincian visual pada media presentasi cetak atau digital untuk memperjelas setiap tahapan pengelolaan keuangan secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu teknik Gallery Walk/Number Group Presentation cukup bagi seluruh murid untuk mempresentasikan teks prosedur mereka?
  • Bagaimana variasi pemilihan media cetak dan digital memfasilitasi murid dalam mencapai tujuan pembelajaran mempresentasikan teks prosedur multimodal?

Murid:

  • Bagian mana dari media presentasi (poster/slide) yang paling mempermudah kamu saat menjelaskan langkah pengelolaan uang ke temanmu?
  • Ungkapan bahasa Inggris apa yang paling membantumu menghubungkan langkah satu ke langkah berikutnya saat presentasi?

Pertemuan 9 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 11.5.1 Menganalisis alur informasi secara keseluruhan dari teks lisan nonfiksi tentang personal money management
  • TP 11.5.2 Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang cara mengelola keuangan pribadi
  • TP 11.5.3 Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks prosedur tertulis tentang personal money management
  • TP 11.5.4 Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari teks multimodal tentang transaksi dan pengelolaan keuangan pribadi
  • TP 11.5.5 Mengomunikasikan gagasan secara tertulis dalam teks prosedur nonfiksi tentang personal money management dengan struktur teks dan unsur kebahasaan yang tepat
  • TP 11.5.6 Mempresentasikan teks prosedur multimodal tentang personal money management menggunakan media presentasi cetak atau digital

Pendahuluan:

  • Guru membuka sesi asesmen sumatif, memimpin doa, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan tujuan asesmen terpadu Bab 5 (5 menit).
  • Guru membagikan Lembar Tes Reseptif Individual dan membacakan tata tertib serta alokasi waktu untuk tiga bagian asesmen sumatif: Bagian 1 Tes Reseptif Menyimak-Membaca-Memirsa (40 menit), Bagian 2 Finalisasi Produk Tulisan Prosedur Kelompok (35 menit), dan Bagian 3 Unjuk Kerja Presentasi Multimodal & Pertahanan Argumen (50 menit), serta penutupan (5 menit) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid secara hening menyimak audio monolog keuangan 'Smart Teen Budgeting' yang diputar dua kali, lalu secara mandiri melengkapi 3 tahapan alur informasi pada bagian listening lembar kerja: (1) Goal/Intro: Identifying total monthly income/allowance, (2) Core process: Categorizing spending using 50/30/20 rule (needs, wants, savings), (3) Conclusion: Tracking daily expenses via digital app (15 menit).
  • Murid membaca teks prosedur tertulis 'Five Steps to Create an Emergency Fund' dan mengevaluasi 3 butir soal informasi tersurat dan tersirat: Butir 1 tersurat: 'Set a target amount' (Kunci: Menyisihkan minimal 10% uang saku); Butir 2 tersirat: 'Why automated deposit is recommended' (Kunci: Menghindari godaan belanja impulsif/impulsive buying); Butir 3 tersirat: 'What happens if emergency fund is used for non-essentials' (Kunci: Mengganggu stabilitas keuangan masa depan) (15 menit).
  • Murid memirsa teks multimodal berupa infografik 'Digital Banking Transaction Flow & Budget Allocation' dan menjawab 2 butir analisis kritis: Butir 1: 'Hubungan diagram alur perbankan mobile dengan minimasi risiko overspending' (Kunci: Fitur limit harian dan notifikasi otomatis membatasi pengeluaran berlebih); Butir 2: 'Makna simbol gembok ganda pada transaksi digital' (Kunci: Otentikasi dua faktor untuk mengamankan data rekening pribadi). Lembar kerja Bagian 1 dikumpulkan ke guru tepat pada menit ke-40 (10 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid berkumpul dalam kelompok yang telah dibentuk sebelumnya (terdiri dari 4 orang per kelompok, total 7 kelompok) untuk memfinalisasi naskah teks prosedur nonfiksi bertema pengelolaan keuangan pribadi ('Personal Budgeting/Saving Steps for High Schoolers') yang memuat struktur generik lengkap: Goal, Materials/Requirements, dan minimal 5 Steps berurutan menggunakan imperative verbs (misal: calculate, allocate, cut down, deposit, track) serta sequence connectors (first, next, then, after that, finally) (20 menit).
  • Kelompok menyelaraskan teks prosedur tulisan mereka ke dalam media presentasi multimodal (slide digital atau poster/infografik cetak) serta mengunggah/mengumpulkan lembar naskah tulisan final kepada guru untuk dinilai menggunakan rubrik analitik penulisan (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Secara bergiliran, ke-7 kelompok menampilkan presentasi teks prosedur multimodal di depan kelas selama masing-masing 7 menit (total 49 menit): 4 menit pemaparan langkah-langkah prosedur pengelolaan keuangan menggunakan media presentasi cetak/digital, dan 3 menit sesi tanya jawab di mana anggota kelompok wajib mempertahankan argumen dan alasan finansial mereka terhadap pertanyaan penguji/kelompok lain (45 menit).

Penutup:

  • Guru mengumpulkan seluruh lembar penilaian, memberikan apresiasi atas kedisiplinan dan integritas seluruh murid selama asesmen sumatif, serta memfasilitasi refleksi penutupan bab terkait manfaat literasi keuangan dalam kehidupan nyata (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Akomodasi akses: teks tes tertulis disediakan dalam cetakan font terbaca jelas dengan kontras tinggi; audio listening diperdengarkan dua kali dengan volume merata tanpa mengubah tingkat kesulitan soal atau kunci jawaban.
  • Proses: Akomodasi akses waktu dan pengerjaan: murid dengan hambatan visual/motorik diizinkan menggunakan format digital atau pembacaan instruksi ulang secara netral tanpa mengubah kriteria penilaian.
  • Produk: Format media unjuk kerja kelompok mengakomodasi media cetak (poster/infografik kertas karton) maupun media digital (slide presentasi canva/powerpoint) dengan rubrik penilaian kompetensi yang setara.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pengecekan kesiapan asesmen sumatif melalui verifikasi kelengkapan alat tulis dan konfirmasi pemahaman petunjuk teknis pengerjaan tes reseptif serta rubrik unjuk kerja.

Proses:

  • Observasi kepatuhan tata tertib ujian mandiri selama sesi tes reseptif berlangsung dan pemantauan kerja sama tim selama 35 menit finalisasi naskah kelompok.

Sumatif Bab:

  • Asesmen kombinasi terpadu: Tes reseptif menyimak-membaca serentak dilanjutkan proyek kelompok terstruktur (penulisan panduan dan presentasi unjuk kerja multimodal): Lembar evaluasi reseptif (alur rekaman lisan dan analisis teks prosedur tertulis-multimodal) serta draf teks prosedur keuangan yang dipresentasikan secara kelompok menggunakan media multimodal cetak/digital dengan sesi tanya jawab mempertahankan argumen
  • tes tertulis penelusuran dan evaluasi serentak: Lembar kerja tertulis serentak berisi bagan alur informasi dari monolog/audio rekaman keuangan yang disimak bersama, tabel evaluasi informasi tersurat-tersirat dari teks prosedur keuangan, serta catatan analisis kritis teks multimodal infografik anggaran belanja (45 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan rubrik analisis informasi tersurat-tersirat)
  • penilaian produk tulisan kelompok: Naskah draf teks prosedur nonfiksi bertema strategi pengelolaan keuangan pribadi (personal budgeting/saving steps) dengan struktur generik (goal, materials/requirements, steps) dan unsur kebahasaan (imperative sentences, sequence connectors) yang tepat (35 menit; kelompok; instrumen: rubrik analitik penulisan teks prosedur nonfiksi)
  • unjuk kerja presentasi dan respons argumen kelompok: Penampilan presentasi teks prosedur menggunakan media multimodal (slide presentasi/infografik cetak atau digital) di depan kelas selama 7 menit per kelompok (7 kelompok @ 7 menit = 49 menit, muat 28 murid) disertai kemampuan lisan anggota kelompok dalam mempertahankan argumen dan menjawab pertanyaan kritis audiens terkait pengelolaan keuangan (55 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian unjuk kerja presentasi multimodal dan pertahanan argumen lisan)

Sumatif:

  • Asesmen kombinasi terpadu: Tes reseptif menyimak-membaca serentak dilanjutkan proyek kelompok terstruktur (penulisan panduan dan presentasi unjuk kerja multimodal): Lembar evaluasi reseptif (alur rekaman lisan dan analisis teks prosedur tertulis-multimodal) serta draf teks prosedur keuangan yang dipresentasikan secara kelompok menggunakan media multimodal cetak/digital dengan sesi tanya jawab mempertahankan argumen
  • tes tertulis penelusuran dan evaluasi serentak: Lembar kerja tertulis serentak berisi bagan alur informasi dari monolog/audio rekaman keuangan yang disimak bersama, tabel evaluasi informasi tersurat-tersirat dari teks prosedur keuangan, serta catatan analisis kritis teks multimodal infografik anggaran belanja (45 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan rubrik analisis informasi tersurat-tersirat)
  • penilaian produk tulisan kelompok: Naskah draf teks prosedur nonfiksi bertema strategi pengelolaan keuangan pribadi (personal budgeting/saving steps) dengan struktur generik (goal, materials/requirements, steps) dan unsur kebahasaan (imperative sentences, sequence connectors) yang tepat (35 menit; kelompok; instrumen: rubrik analitik penulisan teks prosedur nonfiksi)
  • unjuk kerja presentasi dan respons argumen kelompok: Penampilan presentasi teks prosedur menggunakan media multimodal (slide presentasi/infografik cetak atau digital) di depan kelas selama 7 menit per kelompok (7 kelompok @ 7 menit = 49 menit, muat 28 murid) disertai kemampuan lisan anggota kelompok dalam mempertahankan argumen dan menjawab pertanyaan kritis audiens terkait pengelolaan keuangan (55 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian unjuk kerja presentasi multimodal dan pertahanan argumen lisan)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menganalisis Alur Teks Lisan (TP 11.5.1)Mengisi 0 butir alur dengan benar dari 3 tahapan alur monolog yang diperdengarkan.Mengisi tepat 1 dari 3 tahapan alur informasi monolog lisan (Acuan: 1. Identifying total income/allowance, 2. Categorizing spending using 50/30/20 rule, 3. Tracking expenses via app).Mengisi tepat 2 dari 3 tahapan alur informasi monolog lisan sesuai acuan kunci jawaban.Mengisi seluruh 3 tahapan alur informasi monolog lisan secara tepat dan lengkap sesuai acuan kunci jawaban.
Mengevaluasi Informasi Teks Prosedur Tertulis (TP 11.5.3)Menjawab 0 butir benar dari 3 butir evaluasi informasi tersurat dan tersirat teks tertulis.Menjawab tepat 1 dari 3 butir evaluasi informasi teks prosedur tertulis (Acuan: 1. Tersurat: Menyisihkan minimal 10% uang saku; 2. Tersirat: Menghindari godaan belanja impulsif; 3. Tersirat: Mengganggu stabilitas keuangan masa depan).Menjawab tepat 2 dari 3 butir evaluasi informasi teks prosedur tertulis sesuai acuan kunci jawaban.Menjawab seluruh 3 butir evaluasi informasi tersurat dan tersirat secara tepat sesuai acuan kunci jawaban.
Mengevaluasi Informasi Teks Multimodal (TP 11.5.4)Menjawab 0 butir benar dari 2 butir analisis kritis teks multimodal infografik.Menjawab tepat 1 dari 2 butir analisis kritis teks multimodal (Acuan: 1. Fitur limit harian dan notifikasi otomatis membatasi pengeluaran berlebih; 2. Otentikasi dua faktor untuk mengamankan rekening pribadi).Menjawab tepat 1 butir lengkap dan 1 butir sebagian benar sesuai acuan kunci jawaban.Menjawab seluruh 2 butir analisis teks multimodal secara tepat dan mendalam sesuai acuan kunci jawaban.
Mengomunikasikan Gagasan Teks Prosedur Tertulis (TP 11.5.5)Teks prosedur hanya memuat 1 unsur struktur generik dan kurang dari 2 kalimat imperatif yang tepat.Teks memuat 2 unsur struktur generik (Goal dan Steps) dengan minimal 3 imperative verbs, namun tanpa sequence connectors yang runtut.Teks memuat 3 unsur struktur generik lengkap (Goal, Materials, Steps) dengan 4 imperative verbs dan sequence connectors yang tepat.Teks memuat struktur generik lengkap (Goal, Materials, minimal 5 Steps runtut) dengan imperative verbs dan sequence connectors yang tepat serta tanpa kesalahan gramatika bermakna.
Mempresentasikan Teks Prosedur Multimodal (TP 11.5.6)Mempresentasikan teks prosedur tanpa menggunakan media visual pendukung (hanya membaca naskah polos).Mempresentasikan teks prosedur menggunakan media cetak/digital, namun integrasi antara penjelasan lisan dan elemen visual masih terbatas/tidak sinkron.Mempresentasikan teks prosedur secara runtut menggunakan media presentasi cetak/digital yang jelas dan terstruktur.Mempresentasikan teks prosedur secara lancar, terstruktur, dan sangat komunikatif dengan pemanfaatan media presentasi cetak/digital yang terintegrasi penuh.
Mengungkapkan Pendapat dan Mempertahankan Argumen Lisan (TP 11.5.2)Tidak mampu merespons pertanyaan audiens atau tidak mampu memberikan argumen pendukung lisan dalam bahasa Inggris.Merespons pertanyaan audiens dengan opini singkat, namun belum menyertakan alasan finansial logis untuk mempertahankan argumen.Merespons pertanyaan audiens dengan mempertahankan argumen menggunakan 1 alasan finansial yang logis dalam bahasa Inggris.Mempertahankan argumen dengan sangat meyakinkan dalam bahasa Inggris disertai lebih dari 1 alasan finansial yang relevan dan logis selama sesi tanya jawab.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu untuk masing-masing bagian asesmen sumatif (reseptif, penulisan, dan presentasi unjuk kerja) telah berjalan efektif dan proporsional?
  • Bagaimana capaian murid secara keseluruhan terhadap keterpaduan keterampilan berbahasa (receptive vs productive) pada topik personal money management?

Murid:

  • Bagian mana dari asesmen sumatif hari ini yang paling menantang bagi saya: menyimak, mengevaluasi teks tertulis/multimodal, menulis prosedur, atau mempertahankan argumen saat presentasi?
  • Bagaimana keterampilan mengelola keuangan dan mempresentasikannya dalam bahasa Inggris ini dapat saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: English for Change untuk SMA/MA Kelas XI (Unit 5: Personal Money Management, Activity Monolog 1 & 2)
  2. Buku Siswa Bahasa Inggris: English for Change untuk SMA/MA Kelas XI Unit 5
  3. Rekaman audio/skrip monolog lisan pengelolaan uang saku
  4. Kartu alur informasi teks Monolog 1
  5. Lembar kerja analisis alur informasi teks Monolog 2
  6. Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: English for Change untuk SMA/MA Kelas XI (Unit 5)
  7. Buku Siswa Bahasa Inggris: English for Change untuk SMA/MA Kelas XI (Unit 5)
  8. Rekaman audio teks nonfiksi 'Money Management: Navigating Teens' Life' (Buku Guru hal. 256 / tautan audio)
  9. Lembar Kerja Graphic Organizer Alur Informasi Teks Lisan dan Kartu Alur Sequence Relay
  10. Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: English for Change untuk SMA/MA Kelas XI (Unit 5: Personal Money Management)
  11. Buku Siswa Bahasa Inggris: English for Change untuk SMA/MA Kelas XI (Unit 5, Activity 10 & Picture 5.30-5.31)
  12. Set kartu skenario perbandingan anggaran pribadi (Cash vs E-wallet, Home cooking vs Fast food, Tracking daily vs Monthly, App vs Notebook)
  13. Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: English for Change untuk SMA/MA Kelas XI, Unit 5: Personal Money Management
  14. Buku Siswa Bahasa Inggris: English for Change untuk SMA/MA Kelas XI, Unit 5
  15. Kartu Skenario Dilema Finansial Remaja (Topik 1: Gaming vs College fund; Topik 2: Branded clothes vs Thrifting & investing; Topik 3: Cafe hangout vs Budgeting emergency cash)
  16. Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: English for Change untuk SMA/MA Kelas XI, Unit 5 Personal Money Management
  17. Buku Siswa Bahasa Inggris: English for Change untuk SMA/MA Kelas XI, Unit 5 Reading Section
  18. Lembar Teks Prosedur Finansial: 'How to Build a Realistic Student Budget'
  19. Lembar Kerja Evaluasi Membaca Kritis (Tersurat & Tersirat)
  20. Buku Siswa Bahasa Inggris: English for Change untuk SMA/MA Kelas XI (Unit 5, Activity 5 & Viewing Section)
  21. Infografik multimodal prosedur: 'Secure Digital Banking Transfer via Smartphone' & '5 Steps to Safely Activate and Use Mobile Banking'
  22. Buku Siswa Bahasa Inggris: English for Change untuk SMA/MA Kelas XI, Unit 5: Personal Money Management, Kemendikbudristek.
  23. Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: English for Change untuk SMA/MA Kelas XI, Unit 5: Personal Money Management, Kemendikbudristek.
  24. Contoh teks prosedur cetak bertema 'Smart Ways to Save Daily Pocket Money'.
  25. Lembar kerja penyusunan draf teks prosedur (Writing Outline & Draft Worksheet).
  26. Buku Siswa Bahasa Inggris: English for Change untuk SMA/MA Kelas XI (Activity Presenting: Media Poster/Infographic & Presentation Stages)
  27. Media cetak (poster kertas buatan kelompok) dan/atau media digital (aplikasi presentasi Canva/PowerPoint pada gawai/proyektor)
  28. Lembar panduan frasa presentasi (Presentation Signposting Phrases Handout)
  29. Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: English for Change untuk SMA/MA Kelas XI (Kemendikbudristek, 2022).
  30. Buku Siswa Bahasa Inggris: English for Change untuk SMA/MA Kelas XI (Kemendikbudristek, 2022) Unit 5 Personal Money Management.
  31. Rekaman audio nonfiksi 'Smart Teen Budgeting' dan infografik 'Digital Banking Transaction Flow & Budget Allocation'.
  32. Lembar Tes Reseptif Sumatif Bab 5 dan Rubrik Penilaian Unjuk Kerja Multimodal.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.