Modul AjarPertemuan 9Bab 3Fase DSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 9: Menyunting dan Memublikasikan Artikel Ilmiah Populer di Blog Pribadi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Menyunting dan Memublikasikan Artikel Ilmiah Populer di Blog Pribadi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 9: Menyunting dan Memublikasikan Artikel Ilmiah Populer di Blog Pribadi

Bahasa Indonesia - Kelas 9

Bab 3 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menyunting dan Memublikasikan Artikel Ilmiah Populer di Blog Pribadi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenyunting dan Memublikasikan Artikel Ilmiah Populer di Blog Pribadi
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan penyuntingan, murid dapat mengevaluasi dan memperbaiki kualitas draf artikel ilmiah populer miliknya dari segi isi, struktur, dan kebahasaan secara kritis
  2. Melalui kegiatan tindak lanjut, murid dapat memublikasikan artikel ilmiah populer yang telah disunting melalui blog pribadi sebagai bentuk ungkapan kepedulian terhadap isu sosial

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa penyuntingan artikel ilmiah populer penting sebelum dipublikasikan?
  2. Apa keuntungan memublikasikan artikel di blog pribadi dibandingkan media massa cetak?
  3. Bagaimana artikel ilmiah populer yang kalian tulis dapat menjadi bentuk kepedulian terhadap isu sosial di sekitar kalian?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengecek kehadiran murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah mengoreksi tulisannya sendiri?' dan 'Apa saja yang biasanya kalian periksa saat mengoreksi tulisan?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menyunting artikel ilmiah populer dan memublikasikannya di blog pribadi
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid tentang pentingnya penyuntingan dan publikasi artikel

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan aspek-aspek penyuntingan artikel ilmiah populer: isi (ketepatan data, kedalaman pembahasan), struktur (kelengkapan bagian, koherensi), dan kebahasaan (ejaan, tanda baca, diksi, kalimat efektif)
  • Murid mengamati contoh artikel yang belum dan sudah disunting, mengidentifikasi perbedaannya
  • Guru mendemonstrasikan teknik penyuntingan menggunakan satu paragraf dari artikel murid (dengan izin), menunjukkan cara mengevaluasi dan memperbaiki kesalahan
  • Murid membaca kembali draf artikel ilmiah populer yang telah mereka buat di pertemuan sebelumnya dengan kesadaran penuh terhadap kualitas tulisan
  • Guru menjelaskan fungsi blog pribadi sebagai media publikasi alternatif dan cara membuat blog sederhana (platform gratis seperti Blogger atau WordPress)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid menyunting artikel ilmiah populer miliknya secara mandiri dengan panduan lembar kerja penyuntingan yang mencakup aspek isi, struktur, dan kebahasaan
  • Murid melakukan penyuntingan bertahap: dimulai dari isi (memeriksa kesesuaian data dengan sumber, kedalaman pembahasan isu), kemudian struktur (urutan paragraf, transisi antar bagian), terakhir kebahasaan (ejaan, tanda baca, pemilihan kata, efektivitas kalimat)
  • Murid menukar artikel dengan teman sebangku untuk saling memberikan masukan (peer review) dengan menggunakan lembar catatan penyuntingan
  • Murid memperbaiki artikel berdasarkan hasil evaluasi diri dan masukan teman
  • Murid membuat akun blog pribadi (jika belum punya) dengan bimbingan guru atau menggunakan blog yang sudah ada
  • Murid mengunggah artikel ilmiah populer yang telah disunting ke blog pribadi dengan format yang menarik (judul, paragraf terstruktur, ilustrasi jika ada)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid merefleksikan proses penyuntingan: kesulitan yang dihadapi, aspek yang paling banyak diperbaiki, dan pembelajaran yang diperoleh
  • Murid mengevaluasi hasil publikasi di blog: apakah artikel sudah layak dibaca publik, bagaimana perasaan setelah memublikasikan tulisan
  • Beberapa murid berbagi tautan blog dan membacakan bagian artikel yang paling mereka banggakan di depan kelas
  • Murid merefleksikan bagaimana artikel yang mereka tulis dan publikasikan dapat menjadi bentuk kepedulian terhadap isu sosial di lingkungan mereka
  • Guru memberikan umpan balik terhadap proses penyuntingan dan publikasi, serta mendorong murid untuk terus menulis dan berbagi pemikiran melalui blog

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pentingnya penyuntingan untuk menghasilkan artikel berkualitas dan nilai publikasi sebagai bentuk kontribusi sosial
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid mengisi lembar evaluasi diri tentang kualitas artikel yang telah disunting dan dipublikasikan
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya ketelitian dalam menulis dan keberanian berbagi gagasan melalui media digital
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid dapat mengirimkan artikel ke media massa resmi (koran, majalah online) atau terus mengembangkan blog dengan artikel baru
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam dan apresiasi atas kerja keras murid

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan menyunting dapat diberikan daftar periksa (checklist) yang lebih detail dan contoh kesalahan umum. Murid yang lebih cepat dapat diminta menyunting artikel teman atau membuat artikel pendamping
  • Proses: Murid yang membutuhkan lebih banyak bimbingan dapat bekerja berpasangan atau dalam kelompok kecil dengan pendampingan guru. Murid mandiri dapat bekerja sendiri dengan konsultasi saat diperlukan
  • Produk: Murid yang sudah mahir dapat menambahkan elemen visual (infografis, foto, video) di blog mereka. Murid yang belum menguasai teknologi dapat memublikasikan dalam bentuk sederhana dengan bantuan guru atau teman

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid mengoreksi tulisan dan pengetahuan awal tentang blog
  • Pengecekan kesiapan draf artikel ilmiah populer yang akan disunting

Proses:

  • Observasi ketelitian murid dalam menyunting artikel (menggunakan lembar observasi)
  • Pengecekan lembar kerja penyuntingan: jumlah dan jenis kesalahan yang ditemukan dan diperbaiki
  • Penilaian peer review: konstruktif tidaknya masukan yang diberikan
  • Monitoring proses pembuatan blog dan pengunggahan artikel

Akhir:

  • Penilaian artikel final yang telah disunting menggunakan rubrik penilaian artikel
  • Penilaian publikasi blog: penilaian tampilan, struktur, dan kelengkapan artikel di blog
  • Lembar evaluasi diri: murid menilai kualitas artikel, proses penyuntingan, dan refleksi tentang kepedulian sosial melalui tulisan

Formatif:

  • Observasi selama proses penyuntingan: ketelitian dalam mengevaluasi aspek isi, struktur, dan kebahasaan
  • Penilaian peer review: kualitas masukan yang diberikan kepada teman
  • Pengecekan progres publikasi blog: kemampuan teknis mengunggah artikel

Sumatif:

  • Penilaian artikel yang telah disunting menggunakan rubrik kualitas artikel (isi, struktur, kebahasaan)
  • Penilaian publikasi blog: kelengkapan, keterbacaan, dan tampilan artikel di blog
  • Lembar evaluasi diri tentang proses penyuntingan dan publikasi

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kualitas Penyuntingan (Isi)Tidak melakukan perbaikan terhadap ketepatan data dan kedalaman pembahasan isuMemperbaiki sebagian kecil kesalahan data atau kedalaman pembahasan masih dangkalMemperbaiki sebagian besar kesalahan data dan meningkatkan kedalaman pembahasanMemastikan semua data akurat dan pembahasan isu mendalam serta komprehensif
Kualitas Penyuntingan (Struktur)Tidak memperbaiki struktur artikel, bagian-bagian tidak lengkap atau tidak koherenMemperbaiki sebagian kecil struktur, masih ada bagian yang kurang lengkap atau kurang koherenMemperbaiki sebagian besar struktur, artikel lebih lengkap dan koherenMemastikan struktur artikel lengkap, logis, dan koheren dengan transisi yang baik antar bagian
Kualitas Penyuntingan (Kebahasaan)Tidak memperbaiki kesalahan ejaan, tanda baca, diksi, atau kalimat tidak efektifMemperbaiki sebagian kecil kesalahan ejaan, tanda baca, diksi, masih banyak kalimat tidak efektifMemperbaiki sebagian besar kesalahan ejaan, tanda baca, diksi, dan kalimat menjadi lebih efektifMemastikan ejaan, tanda baca, diksi tepat dan semua kalimat efektif serta mudah dipahami
Publikasi BlogTidak berhasil memublikasikan artikel di blog atau tampilan sangat tidak teraturBerhasil memublikasikan artikel namun tampilan kurang menarik dan sulit dibacaBerhasil memublikasikan artikel dengan tampilan cukup menarik dan mudah dibacaBerhasil memublikasikan artikel dengan tampilan sangat menarik, terstruktur baik, dan mudah dibaca
Kepedulian SosialArtikel tidak mencerminkan kepedulian terhadap isu sosialArtikel sedikit mencerminkan kepedulian namun tidak mendalamArtikel mencerminkan kepedulian terhadap isu sosial dengan cukup jelasArtikel sangat jelas mencerminkan kepedulian dan memberikan solusi atau perspektif bermakna terhadap isu sosial

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid mampu mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan dalam artikel mereka secara mandiri?
  • Bagian mana dari proses penyuntingan yang paling menantang bagi murid?
  • Apakah strategi peer review efektif membantu murid meningkatkan kualitas artikel?
  • Apakah murid menunjukkan antusiasme dalam memublikasikan artikel di blog pribadi?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar proses penyuntingan dan publikasi lebih efektif?

Refleksi Murid:

  • Apa kesulitan yang saya hadapi saat menyunting artikel saya sendiri?
  • Aspek apa yang paling banyak saya perbaiki: isi, struktur, atau kebahasaan?
  • Apa yang saya pelajari dari masukan teman saat peer review?
  • Bagaimana perasaan saya setelah berhasil memublikasikan artikel di blog pribadi?
  • Bagaimana artikel yang saya tulis dapat menjadi bentuk kepedulian saya terhadap isu sosial di lingkungan saya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas IX (Edisi Revisi) Bab III: Menuangkan Gagasan dalam Artikel Ilmiah Populer
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas IX (Edisi Revisi) Bab III
  3. Draf artikel ilmiah populer yang telah dibuat murid di pertemuan sebelumnya
  4. Lembar kerja penyuntingan (checklist aspek isi, struktur, kebahasaan)
  5. Lembar catatan peer review
  6. Perangkat digital (laptop, komputer, atau smartphone) dengan akses internet
  7. Platform blog gratis: Blogger (blogger.com) atau WordPress (wordpress.com)
  8. Panduan teknis membuat blog (dalam bentuk handout atau video tutorial)
  9. Contoh artikel ilmiah populer yang sudah dipublikasikan di blog
  10. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.