Modul AjarPertemuan 10Bab 3Fase DSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 9: Mempresentasikan Artikel Ilmiah Populer: Menyampaikan Gagasan dan Pendapat Pro/Kontra

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Mempresentasikan Artikel Ilmiah Populer: Menyampaikan Gagasan dan Pendapat Pro/Kontra". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 9: Mempresentasikan Artikel Ilmiah Populer: Menyampaikan Gagasan dan Pendapat Pro/Kontra

Bahasa Indonesia - Kelas 9

Bab 3 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Mempresentasikan Artikel Ilmiah Populer: Menyampaikan Gagasan dan Pendapat Pro/Kontra

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMempresentasikan Artikel Ilmiah Populer: Menyampaikan Gagasan dan Pendapat Pro/Kontra
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan presentasi, murid dapat mempresentasikan artikel ilmiah populer yang telah ditulis untuk menyampaikan gagasan dan/atau solusi atas isu yang dibahas secara kritis dan kreatif dalam bentuk monolog.
  2. Melalui kegiatan tanya jawab pascapresentasi, murid dapat menginterpretasi informasi dari artikel ilmiah populer untuk mengungkapkan ungkapan kepedulian dan/atau pendapat pro/kontra secara logis dan percaya diri.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian menonton seseorang mempresentasikan ide atau hasil penelitiannya di depan umum? Apa yang membuat presentasi itu menarik dan meyakinkan?
  2. Jika kalian diminta menyampaikan gagasan dalam artikel yang sudah kalian tulis kepada orang banyak, strategi apa yang akan kalian gunakan agar pendengar benar-benar memahami dan tertarik?
  3. Ketika mendengar presentasi tentang suatu isu, mengapa penting untuk bisa menyampaikan pendapat setuju atau tidak setuju secara logis dan santun?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, mengecek kehadiran, dan mengondisikan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. (3 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan diagnostik singkat: 'Siapa yang sudah mempersiapkan artikel untuk dipresentasikan hari ini? Apa bagian terpenting dari artikel kalian yang ingin kalian sampaikan kepada teman-teman?' Guru mencatat respons murid untuk mengetahui kesiapan belajar. (5 menit)
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan dan mengajak murid berdiskusi singkat untuk membangun rasa ingin tahu tentang kegiatan presentasi. (5 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini secara jelas: (1) mempresentasikan artikel ilmiah populer dalam bentuk monolog secara kritis dan kreatif; (2) menyampaikan pendapat pro/kontra dalam sesi tanya jawab secara logis dan percaya diri. (2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan atau membacakan contoh singkat presentasi artikel ilmiah populer (bisa rekaman video pendek atau guru yang memodelkan langsung). Murid menyimak dengan penuh perhatian. (5 menit)
  • Guru menjelaskan teknik-teknik kunci presentasi yang efektif: (a) penyampaian gagasan utama secara ringkas dan jelas, (b) penggunaan intonasi dan gestur yang tepat, (c) cara menjaga kontak mata dengan audiens, dan (d) cara menyampaikan solusi atas isu yang dibahas. (5 menit)
  • Guru menjelaskan tata cara sesi tanya jawab pascapresentasi: bagaimana mengungkapkan pendapat pro/kontra secara logis, menggunakan kata-kata sopan dan santun, serta bagaimana merespons pertanyaan dengan percaya diri. (5 menit)
  • Murid diberi waktu 3 menit untuk membaca ulang artikel yang telah mereka tulis, menandai poin-poin penting yang akan dipresentasikan, dan mempersiapkan diri secara mental. Guru mengingatkan murid untuk bernapas dalam-dalam dan meyakini kemampuan diri (berkesadaran). (3 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menggunakan metode 'Presentasi Bergilir': murid maju ke depan kelas secara bergiliran untuk mempresentasikan artikel ilmiah populer mereka dalam bentuk monolog (±2–3 menit per murid). Guru mengatur jadwal giliran dengan cara yang menyenangkan, misalnya menggunakan undian atau nomor absen. (25 menit total untuk sesi presentasi)
  • Selama presentasi berlangsung, murid lain berperan sebagai audiens aktif: menyimak, membuat minimal satu catatan tentang gagasan yang disampaikan presenter, dan menyiapkan satu pertanyaan atau tanggapan untuk sesi tanya jawab.
  • Setelah setiap presenter selesai, dibuka sesi tanya jawab singkat (±2 menit). Murid yang menjadi audiens menyampaikan pertanyaan, ungkapan kepedulian, atau pendapat pro/kontra terhadap isu yang dibahas dalam artikel. Presenter merespons secara logis dan percaya diri.
  • Guru berkeliling memantau jalannya presentasi dan tanya jawab, memberikan isyarat waktu kepada presenter, serta mencatat perkembangan setiap murid pada lembar observasi. Guru memberikan umpan balik lisan singkat yang membangun (afirmatif) setelah setiap sesi tanya jawab selesai.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua giliran presentasi selesai (atau sesuai jumlah peserta yang memungkinkan dalam alokasi waktu), guru memandu diskusi refleksi singkat dengan pertanyaan: 'Apa yang terasa sulit saat mempresentasikan artikel kalian tadi? Bagaimana perasaan kalian ketika menerima tanggapan atau pertanyaan dari teman?' (3 menit)
  • Murid mengisi lembar refleksi diri singkat (bisa di buku tulis atau kertas) dengan menjawab dua pertanyaan: (1) 'Satu hal yang berhasil aku sampaikan dengan baik dalam presentasi tadi adalah...'; (2) 'Satu hal yang ingin aku tingkatkan dalam presentasi berikutnya adalah...' (3 menit)
  • Beberapa murid secara sukarela berbagi hasil refleksi mereka kepada kelas. Guru memberikan apresiasi atas kejujuran dan keberanian berbagi. (2 menit)

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini: teknik presentasi artikel ilmiah populer yang efektif dan cara menyampaikan pendapat pro/kontra secara logis dan santun. (3 menit)
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap penampilan murid secara keseluruhan: mengapresiasi keberanian tampil dan menunjukkan satu atau dua hal konkret yang perlu diperkuat pada latihan berikutnya. (2 menit)
  • Guru menginformasikan bahwa bagi murid yang belum mendapat giliran presentasi hari ini, akan mendapat giliran pada pertemuan berikutnya. Murid diminta tetap mempersiapkan diri. (1 menit)
  • Guru menutup kelas dengan salam penutup dan pesan motivasi singkat tentang pentingnya keberanian menyampaikan gagasan di depan publik. (1 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang mengalami kesulitan memahami isi artikelnya sendiri, guru menyediakan panduan berupa kartu poin (bullet card) berisi pertanyaan pemandu seperti: 'Apa isu utama artikelmu? Apa solusi yang kamu tawarkan? Mengapa isu ini penting?' untuk membantu mereka menyusun monolog. Bagi murid yang sudah sangat siap, guru mendorong mereka untuk menyertakan data atau fakta tambahan yang relevan saat presentasi.
  • Proses: Bagi murid yang kurang percaya diri tampil di depan kelas, guru memberikan opsi untuk mempresentasikan artikel di depan kelompok kecil (3–4 orang) terlebih dahulu sebelum di depan kelas penuh, atau menggunakan catatan kecil sebagai panduan selama presentasi. Bagi murid yang sudah sangat lancar, guru mendorong mereka untuk mempresentasikan tanpa membaca teks artikel dan langsung merespons pertanyaan tanpa jeda panjang.
  • Produk: Semua murid mempresentasikan artikel yang sama yang telah mereka tulis. Namun, murid yang membutuhkan dukungan lebih diperbolehkan menggunakan catatan poin-poin penting, sementara murid yang sudah berkembang didorong untuk menampilkan presentasi tanpa teks penuh dan menambahkan gestur serta kontak mata yang lebih ekspresif.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan diagnostik di awal pendahuluan: 'Siapa yang sudah mempersiapkan artikel untuk dipresentasikan? Apa poin terpenting dari artikel kalian?' untuk mengukur kesiapan dan kepercayaan diri murid sebelum memulai kegiatan presentasi.
  • Guru meminta murid menunjukkan artikel yang telah ditulis (dari pertemuan sebelumnya) sebagai syarat mengikuti kegiatan presentasi, sekaligus untuk mengecek kelengkapan tugas sebelumnya.

Proses:

  • Observasi berkelanjutan oleh guru menggunakan lembar observasi terstruktur selama sesi presentasi: mencatat kemampuan murid menyampaikan gagasan utama, kelancaran berbicara, dan kemampuan menjawab pertanyaan audiens.
  • Penilaian sejawat informal: setiap murid sebagai audiens menuliskan satu catatan apresiasi dan satu pertanyaan/tanggapan untuk presenter, yang juga mencerminkan kemampuan mendengarkan aktif.
  • Umpan balik lisan guru setelah setiap sesi tanya jawab: guru memberikan satu poin spesifik yang dilakukan dengan baik oleh presenter dan satu saran perbaikan yang konkret.

Akhir:

  • Skor unjuk kerja presentasi dari lembar observasi guru dijadikan nilai akhir pertemuan ini dengan rubrik 4 level yang mencakup empat aspek: (1) kelengkapan dan kedalaman gagasan yang disampaikan, (2) kelancaran dan kejelasan berbicara, (3) kemampuan menyampaikan pendapat pro/kontra secara logis, dan (4) kepercayaan diri dan bahasa tubuh.
  • Lembar refleksi diri murid dikumpulkan sebagai bukti proses belajar dan digunakan guru untuk memberikan umpan balik tertulis individual pada pertemuan berikutnya.

Formatif:

  • Observasi guru selama kegiatan presentasi menggunakan lembar observasi yang mencakup: kejelasan penyampaian gagasan, intonasi dan kepercayaan diri, serta kemampuan merespons pertanyaan.
  • Penilaian diri (self-assessment) melalui lembar refleksi singkat yang diisi murid setelah presentasi.
  • Penilaian sejawat (peer assessment) informal: murid yang menjadi audiens diminta menuliskan satu hal positif dan satu saran dari presentasi teman yang mereka simak.

Sumatif:

  • Penilaian unjuk kerja presentasi artikel ilmiah populer menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) yang mencakup aspek: isi/gagasan, kelancaran berbicara, penggunaan bahasa, dan kepercayaan diri.
  • Penilaian kemampuan menyampaikan pendapat pro/kontra dalam sesi tanya jawab berdasarkan logika argumen, kesantunan berbahasa, dan keberanian menyampaikan pandangan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan dan Kedalaman Gagasan (isi monolog)Murid hanya membacakan ulang teks artikel tanpa menyampaikan gagasan utama atau solusi atas isu yang dibahas.Murid menyampaikan sebagian gagasan dari artikel, namun belum menunjukkan pemahaman mendalam atau solusi yang jelas atas isu yang dibahas.Murid menyampaikan gagasan utama dan solusi dari artikel secara lengkap dan cukup jelas, meskipun masih ada bagian yang kurang sistematis.Murid menyampaikan gagasan utama, data pendukung, dan solusi dari artikel secara lengkap, sistematis, kritis, dan kreatif sehingga mudah dipahami audiens.
Kelancaran dan Kejelasan Berbicara (kualitas monolog)Murid berbicara sangat terbata-bata, suara tidak terdengar jelas, dan sering berhenti lama sehingga pesan tidak tersampaikan.Murid berbicara dengan beberapa jeda panjang dan intonasi yang kurang bervariasi, namun pesan utama masih dapat dipahami sebagian.Murid berbicara dengan cukup lancar dan intonasi yang cukup baik. Pesan tersampaikan dengan jelas meskipun masih ada sedikit keraguan.Murid berbicara dengan lancar, intonasi bervariasi dan ekspresif, volume suara tepat, serta menggunakan gestur dan kontak mata yang efektif untuk memperkuat penyampaian.
Kemampuan Menyampaikan Pendapat Pro/Kontra (sesi tanya jawab)Murid tidak mampu menyampaikan pendapat pro/kontra atau hanya menjawab dengan 'setuju/tidak setuju' tanpa alasan.Murid menyampaikan pendapat pro/kontra dengan alasan yang masih sederhana dan kurang logis atau relevan dengan isu yang dibahas.Murid menyampaikan pendapat pro/kontra dengan alasan yang cukup logis dan relevan, meskipun kurang didukung data atau contoh konkret.Murid menyampaikan pendapat pro/kontra secara logis, didukung alasan yang kuat dan relevan, menggunakan bahasa yang santun dan percaya diri, serta mampu merespons balik pertanyaan dengan tepat.
Kepercayaan Diri dan Bahasa TubuhMurid tampak sangat gugup, menghindari kontak mata dengan audiens, dan bahasa tubuh menunjukkan ketidaksiapan yang signifikan.Murid tampak gugup namun tetap berusaha menyelesaikan presentasi. Kontak mata dengan audiens masih terbatas dan gestur kurang mendukung.Murid tampil dengan cukup percaya diri, sesekali melakukan kontak mata dengan audiens, dan gestur mulai mendukung penyampaian.Murid tampil dengan sangat percaya diri, menjaga kontak mata secara konsisten dengan berbagai arah audiens, gestur natural dan mendukung, serta mampu mengelola situasi tanya jawab dengan tenang.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu untuk setiap sesi presentasi sudah cukup sehingga murid tidak terburu-buru menyampaikan gagasannya?
  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang setara untuk berpartisipasi, baik sebagai presenter maupun sebagai audiens yang menyampaikan pertanyaan/tanggapan?
  • Apakah umpan balik yang saya berikan selama dan setelah presentasi sudah spesifik, membangun, dan mudah dipahami murid?
  • Bagaimana saya dapat mendukung murid yang tampak kurang percaya diri pada pertemuan berikutnya agar mereka berani tampil lebih baik?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari presentasiku tadi yang aku rasa sudah aku lakukan dengan baik? Apa yang membuatku berhasil di bagian itu?
  • Apa tantangan terbesar yang aku hadapi saat mempresentasikan artikelku atau saat menyampaikan pendapat pro/kontra? Bagaimana aku bisa mengatasinya ke depan?
  • Apa yang aku pelajari hari ini tentang cara menyampaikan gagasan dan pendapat di depan umum yang belum aku ketahui sebelumnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas IX SMP/MTs (Edisi Revisi) — Subbab D: Mempresentasikan Artikel Ilmiah Populer (Kegiatan 9)
  2. Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas IX SMP/MTs (Edisi Revisi) — Panduan Khusus Bab III Subbab D
  3. Artikel ilmiah populer yang telah ditulis murid pada pertemuan sebelumnya (hasil karya sendiri)
  4. Lembar observasi presentasi (disiapkan guru) untuk penilaian unjuk kerja
  5. Lembar refleksi diri murid (disiapkan guru, bisa berupa slip kertas atau kolom di buku tulis)
  6. Kartu poin/bullet card sebagai panduan presentasi untuk murid yang membutuhkan dukungan tambahan (diferensiasi)
  7. Papan tulis atau layar proyektor untuk menampilkan teknik-teknik presentasi dan contoh ungkapan pro/kontra yang santun

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.