MODUL AJAR Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D) Topik: Menyunting Teks Diskusi INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 9 |
|---|
| Topik | Menyunting Teks Diskusi |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x40 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menyunting teks diskusi yang telah ditulis dari segi struktur, kebahasaan, dan ketepatan argumen secara kritis
- Murid dapat merevisi teks diskusi berdasarkan hasil suntingan agar lebih logis, kritis, dan menarik
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian membaca teks yang bahasanya membingungkan atau argumennya tidak logis? Apa yang kalian rasakan?
- Mengapa menyunting teks diskusi penting sebelum dipresentasikan atau dipublikasikan?
- Aspek apa saja yang perlu diperhatikan saat menyunting teks diskusi agar lebih berkualitas?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengecek kehadiran murid
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid dalam menulis teks diskusi pada pertemuan sebelumnya
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menyunting dan merevisi teks diskusi dari segi struktur, kebahasaan, dan ketepatan argumen
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangun kesadaran pentingnya penyuntingan
- Guru menjelaskan manfaat menyunting teks dalam kehidupan nyata, seperti untuk publikasi karya tulis atau komunikasi formal
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan konsep penyuntingan teks diskusi mencakup tiga aspek: struktur (pendahuluan, argumen pro-kontra, simpulan), kebahasaan (ejaan, tanda baca, diksi, kalimat efektif), dan ketepatan argumen (logis, relevan, kredibel)
- Guru menampilkan contoh teks diskusi yang belum disunting dan mengidentifikasi kesalahan bersama-sama
- Murid mencermati lembar kerja berisi daftar periksa (checklist) penyuntingan: aspek struktur, kebahasaan, dan ketepatan argumen
- Murid bertanya jawab dengan guru terkait kriteria teks diskusi yang baik dan kesalahan umum dalam penulisan
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid menukar teks diskusi yang telah mereka tulis pada pertemuan sebelumnya dengan teman sebangku (peer editing)
- Murid menyunting teks diskusi teman menggunakan lembar kerja checklist: memeriksa kelengkapan struktur, menemukan kesalahan ejaan dan tanda baca, mengevaluasi kelogisan argumen, menandai diksi yang kurang tepat
- Murid memberikan catatan suntingan secara detail pada margin atau kolom komentar dengan bahasa yang santun dan konstruktif
- Guru berkeliling kelas membimbing murid yang mengalami kesulitan dalam menyunting
- Setelah selesai menyunting, murid mengembalikan teks kepada pemiliknya
- Murid merevisi teks diskusinya sendiri berdasarkan masukan dari teman: memperbaiki struktur yang kurang lengkap, mengoreksi kesalahan kebahasaan, memperkuat argumen yang lemah, menambahkan sumber kredibel jika diperlukan
- Murid melakukan swasunting (self-editing) tahap akhir untuk memastikan semua aspek sudah diperbaiki
Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):- Beberapa murid secara sukarela membagikan pengalaman mereka: kesalahan apa yang paling sering ditemukan, kesulitan apa yang dihadapi saat menyunting, dan pelajaran apa yang didapat
- Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang pentingnya penyuntingan dalam menghasilkan karya tulis yang berkualitas
- Murid mengisi lembar refleksi: menilai kemampuan diri dalam menyunting (skala 1-5), menuliskan aspek yang sudah dikuasai dan yang masih perlu dipelajari
- Guru memberikan penguatan bahwa menyunting adalah keterampilan penting untuk semua jenis tulisan, tidak hanya teks diskusi
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan bersama tentang aspek-aspek penting dalam menyunting teks diskusi
- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid mengumpulkan teks diskusi yang sudah direvisi beserta lembar kerja penyuntingan
- Guru memberikan umpan balik umum terkait hasil penyuntingan murid
- Guru menginformasikan kegiatan pertemuan berikutnya: mempresentasikan teks diskusi yang sudah disunting
- Guru menutup pembelajaran dengan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat dapat diberikan teks diskusi tambahan dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi untuk disunting. Murid yang lambat diberikan lembar kerja dengan panduan lebih detail dan contoh konkret untuk setiap aspek penyuntingan
- Proses: Murid yang cepat dapat melakukan peer editing dengan lebih dari satu teman atau menyunting teks dari sumber eksternal. Murid yang lambat mendapat bimbingan intensif dari guru atau didampingi teman yang lebih mahir (tutor sebaya)
- Produk: Murid yang cepat dapat membuat panduan penyuntingan singkat atau infografis tentang tips menyunting teks diskusi. Murid yang lambat fokus menyelesaikan revisi teks diskusi mereka sendiri dengan baik
ASESMENAwal:- Tanya jawab tentang pengalaman menulis teks diskusi pada pertemuan sebelumnya
- Menanyakan pemahaman awal murid tentang konsep menyunting
Proses:- Observasi aktivitas peer editing: ketelitian, kemampuan menemukan kesalahan, kesantunan dalam memberikan masukan
- Pemeriksaan lembar kerja checklist yang diisi murid
- Tanya jawab individual saat guru berkeliling membimbing
Akhir:- Penilaian teks diskusi hasil revisi menggunakan rubrik berdasarkan kelengkapan struktur, ketepatan kebahasaan, dan kelogisan argumen
- Penilaian kualitas catatan suntingan yang diberikan murid kepada temannya
- Pemeriksaan lembar refleksi murid
Formatif:- Observasi selama proses peer editing dan revisi teks
- Tanya jawab tentang aspek-aspek penyuntingan
- Pemeriksaan lembar kerja checklist penyuntingan
Sumatif:- Penilaian teks diskusi hasil revisi menggunakan rubrik
- Penilaian kualitas catatan suntingan yang diberikan kepada teman
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kemampuan menyunting struktur teks diskusi | Tidak dapat mengidentifikasi kelengkapan struktur teks diskusi (pendahuluan, argumen pro-kontra, simpulan) | Dapat mengidentifikasi kelengkapan struktur teks diskusi dengan banyak bantuan guru | Dapat mengidentifikasi kelengkapan struktur teks diskusi dengan sedikit bantuan | Dapat mengidentifikasi kelengkapan struktur teks diskusi secara mandiri dan memberikan saran perbaikan yang tepat | | Kemampuan menyunting kebahasaan teks diskusi | Tidak dapat menemukan kesalahan ejaan, tanda baca, diksi, atau kalimat tidak efektif | Dapat menemukan sebagian kecil kesalahan kebahasaan (kurang dari 50%) | Dapat menemukan sebagian besar kesalahan kebahasaan (50-80%) dan memberikan koreksi yang tepat | Dapat menemukan hampir semua kesalahan kebahasaan (lebih dari 80%) dan memberikan koreksi yang tepat dan jelas | | Kemampuan mengevaluasi ketepatan argumen | Tidak dapat menilai apakah argumen logis, relevan, atau didukung sumber kredibel | Dapat menilai kelogisan argumen namun belum mampu memberikan saran perbaikan | Dapat menilai kelogisan dan relevansi argumen serta memberikan saran perbaikan yang cukup baik | Dapat menilai kelogisan, relevansi, dan kredibilitas argumen secara kritis serta memberikan saran perbaikan yang konstruktif dan detail | | Kemampuan merevisi teks diskusi berdasarkan suntingan | Tidak melakukan revisi atau revisi tidak sesuai dengan catatan suntingan | Melakukan revisi sebagian kecil berdasarkan catatan suntingan | Melakukan revisi sebagian besar berdasarkan catatan suntingan dan teks menjadi lebih baik | Melakukan revisi menyeluruh berdasarkan catatan suntingan dan teks menjadi logis, kritis, dan menarik |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah murid mampu menyunting teks diskusi dari ketiga aspek (struktur, kebahasaan, argumen) dengan baik?
- Strategi pembelajaran mana yang paling efektif dalam membantu murid memahami proses penyuntingan?
- Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid yang beragam?
- Apa kendala yang dihadapi selama pembelajaran dan bagaimana solusinya untuk pertemuan mendatang?
Refleksi Murid:- Aspek apa yang paling sulit saat menyunting teks diskusi? Mengapa?
- Apa yang kamu pelajari dari kesalahan yang ditemukan dalam teks diskusimu?
- Bagaimana perasaanmu saat memberikan masukan kepada teman dan menerima masukan dari teman?
- Seberapa yakin kamu sekarang dapat menyunting teks diskusi dengan baik? Jelaskan alasanmu
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Bab 1 Berbagi Argumentasi dalam Teks Diskusi
- Buku Guru Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi)
- Lembar kerja checklist penyuntingan teks diskusi
- Contoh teks diskusi yang belum disunting dan sudah disunting
- Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI)
- Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring atau cetak
- Papan tulis/whiteboard dan spidol
- Lembar refleksi murid
|