Modul AjarPertemuan 8Bab 4Fase DSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8: Mengenal Struktur dan Langkah Penulisan Resensi Karya Fiksi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 8 dengan topik "Mengenal Struktur dan Langkah Penulisan Resensi Karya Fiksi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8: Mengenal Struktur dan Langkah Penulisan Resensi Karya Fiksi

Bahasa Indonesia - Kelas 8

Bab 4 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Mengenal Struktur dan Langkah Penulisan Resensi Karya Fiksi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMengenal Struktur dan Langkah Penulisan Resensi Karya Fiksi
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi struktur resensi karya fiksi (identitas karya, sinopsis, analisis unsur, penilaian, rekomendasi) dari contoh resensi yang disediakan.
  2. Murid dapat menjelaskan langkah-langkah penulisan resensi karya fiksi secara runtut dengan menyebutkan hal-hal yang perlu dimuat dalam setiap bagian resensi.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian membaca ulasan atau resensi buku di majalah, media sosial, atau situs baca? Apa yang membuat ulasan itu meyakinkan kalian untuk membaca atau tidak membaca buku tersebut?
  2. Menurutmu, apa bedanya sekadar berkata 'buku ini bagus' dengan menulis resensi yang lengkap dan meyakinkan?
  3. Jika kalian diminta merekomendasikan satu buku cerita favorit kepada teman, informasi apa saja yang perlu kalian sampaikan agar teman itu tertarik membacanya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, berdoa, dan memeriksa kehadiran murid.
  • Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) dengan menampilkan potongan singkat sebuah resensi buku dan bertanya: 'Menurut kalian, teks ini termasuk jenis teks apa? Apa fungsinya?' Jawaban murid dicatat di papan tulis sebagai peta awal pemahaman.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan menghubungkannya dengan pengalaman murid membaca atau menonton ulasan buku/film di media sosial.
  • Guru menayangkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan contoh teks resensi karya fiksi (cerpen/novel) yang utuh kepada setiap murid atau menayangkannya di layar.
  • Murid membaca contoh resensi secara saksama dan menandai bagian-bagian yang mereka kenali (identitas buku, ringkasan cerita, pendapat penulis resensi, dll.).
  • Guru memandu diskusi kelas untuk mengidentifikasi lima struktur resensi: (1) Identitas Karya, (2) Sinopsis, (3) Analisis Unsur Intrinsik, (4) Penilaian/Kelebihan dan Kekurangan, (5) Rekomendasi.
  • Murid mencatat struktur resensi dalam bentuk peta konsep atau tabel sederhana di buku catatan.
  • Guru memberikan penjelasan singkat tentang fungsi masing-masing bagian struktur resensi.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid bekerja berpasangan. Setiap pasangan menerima contoh resensi kedua yang berbeda dari contoh pertama.
  • Setiap pasangan menganalisis contoh resensi kedua: menandai dan melabeli setiap bagian struktur resensi yang ditemukan (menggunakan stabilo atau penanda warna).
  • Pasangan kemudian menyusun daftar langkah-langkah penulisan resensi karya fiksi secara runtut berdasarkan struktur yang telah dipelajari, lengkap dengan hal-hal yang perlu dimuat di setiap bagian.
  • Dua hingga tiga pasangan mempresentasikan hasil kerja mereka di depan kelas. Pasangan lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.
  • Guru memberikan umpan balik korektif dan penguatan terhadap presentasi murid, memastikan urutan langkah dan kelengkapan isi setiap bagian resensi sudah tepat.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid secara individu menuliskan kembali langkah-langkah penulisan resensi karya fiksi dengan kata-kata sendiri dalam 5-7 kalimat.
  • Murid melakukan penilaian diri (self-assessment): memberi tanda centang pada checklist struktur resensi yang sudah mereka pahami dan tanda silang pada bagian yang masih perlu dipelajari lagi.
  • Guru memfasilitasi refleksi singkat secara lisan: 'Bagian mana dari struktur resensi yang paling mudah dikenali? Bagian mana yang masih membingungkan? Apa yang akan kalian lakukan untuk memahaminya lebih baik?'
  • Murid menuliskan satu komitmen belajar tindak lanjut di buku catatan (misalnya: akan membaca satu resensi lagi di rumah dan menandai strukturnya).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi: lima struktur resensi dan langkah-langkah penulisannya.
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa kuis singkat (3 soal) tentang struktur dan langkah penulisan resensi.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya (praktik menulis resensi karya fiksi).
  • Guru menutup pembelajaran dengan motivasi dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat contoh resensi dengan anotasi struktur yang sudah diberi warna dan label. Murid cepat mendapat contoh resensi tanpa anotasi dan diminta menemukan sendiri.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih bekerja dalam kelompok kecil dengan bimbingan guru. Murid cepat bekerja mandiri berpasangan dan diminta membandingkan dua resensi berbeda untuk menemukan variasi struktur.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan lebih menyusun langkah penulisan resensi dalam bentuk peta konsep bergambar. Murid cepat menyusun langkah penulisan dalam bentuk paragraf penjelasan runtut.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan potongan teks resensi dan mengajukan pertanyaan lisan: 'Teks ini termasuk jenis apa? Apa tujuannya? Bagian apa saja yang kalian kenali?' Jawaban dicatat untuk memetakan pemahaman awal murid.

Proses:

  • Observasi: Guru mengamati keterlibatan dan keaktifan murid saat diskusi identifikasi struktur resensi.
  • Produk berpasangan: Guru memeriksa ketepatan pelabelan struktur pada contoh resensi kedua dan kelengkapan daftar langkah penulisan.
  • Presentasi lisan: Guru menilai kemampuan murid menjelaskan langkah-langkah penulisan resensi secara runtut dan jelas.

Akhir:

  • Kuis tertulis 3 soal: (1) Sebutkan lima struktur resensi karya fiksi beserta fungsinya. (2) Urutkan langkah-langkah penulisan resensi karya fiksi dari awal hingga akhir. (3) Jelaskan hal-hal yang perlu dimuat dalam bagian penilaian/kelebihan-kekurangan sebuah resensi.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi identifikasi struktur resensi.
  • Penilaian hasil kerja berpasangan (pelabelan struktur resensi dan daftar langkah penulisan).
  • Penilaian diri (self-assessment) menggunakan checklist struktur resensi.

Sumatif:

  • Kuis tertulis singkat (3 soal) di akhir pembelajaran tentang struktur dan langkah penulisan resensi karya fiksi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Identifikasi Struktur Resensi (TP 8.4.8.1)Murid belum mampu menyebutkan struktur resensi atau hanya menyebutkan 1 bagian dengan tidak tepat.Murid mampu mengidentifikasi 2-3 bagian struktur resensi dengan bantuan guru, namun belum lengkap.Murid mampu mengidentifikasi 4-5 bagian struktur resensi secara mandiri dengan sedikit ketidaktepatan.Murid mampu mengidentifikasi seluruh 5 bagian struktur resensi (identitas karya, sinopsis, analisis unsur, penilaian, rekomendasi) secara tepat dan mandiri disertai penjelasan fungsi masing-masing.
Penjelasan Langkah Penulisan Resensi (TP 8.4.8.2)Murid belum mampu menyebutkan langkah penulisan resensi atau menyebutkan secara acak tanpa urutan logis.Murid mampu menyebutkan 2-3 langkah penulisan resensi namun belum runtut dan belum menyebutkan isi setiap bagian secara lengkap.Murid mampu menjelaskan langkah-langkah penulisan resensi secara runtut dan menyebutkan sebagian besar hal yang perlu dimuat di setiap bagian.Murid mampu menjelaskan seluruh langkah penulisan resensi secara runtut, logis, dan lengkap disertai penjelasan hal-hal yang perlu dimuat di setiap bagian resensi dengan bahasa yang jelas dan komunikatif.
Kemampuan Komunikasi Lisan (Presentasi)Murid tidak mau atau belum mampu menyampaikan hasil kerja di depan kelas.Murid menyampaikan hasil kerja dengan suara pelan, kurang runtut, dan memerlukan banyak bantuan.Murid menyampaikan hasil kerja dengan cukup jelas dan runtut, sesekali memerlukan bantuan atau pengingat.Murid menyampaikan hasil kerja dengan jelas, runtut, percaya diri, dan mampu menanggapi pertanyaan teman dengan tepat.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid berhasil mengidentifikasi struktur resensi? Bagian mana yang paling sulit dipahami murid?
  • Apakah strategi kerja berpasangan efektif untuk membantu murid memahami langkah penulisan resensi? Perlu penyesuaian apa untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah memadai untuk mengakomodasi kebutuhan belajar murid yang beragam?

Refleksi Murid:

  • Bagian struktur resensi mana yang paling mudah saya pahami? Mana yang masih membingungkan?
  • Apa yang saya pelajari hari ini yang bisa membantu saya saat nanti menulis resensi sendiri?
  • Langkah apa yang akan saya lakukan untuk memperdalam pemahaman saya tentang penulisan resensi?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Teks Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi), Bab IV: Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku.
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi), bagian Mengenali Langkah-Langkah Penulisan Resensi Karya Fiksi (hlm. 134-135).
  3. Contoh teks resensi karya fiksi (cerpen/novel) yang disiapkan guru (2 contoh berbeda).
  4. Lembar kerja murid (LKPD) berisi tabel struktur resensi dan checklist penilaian diri.
  5. Papan tulis/LCD proyektor untuk menayangkan contoh resensi dan peta konsep struktur resensi.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.