Modul AjarPertemuan 8Bab 3Fase DSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8: Mencermati Langkah-Langkah Penulisan Artikel Ilmiah Populer

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 8 dengan topik "Mencermati Langkah-Langkah Penulisan Artikel Ilmiah Populer". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8: Mencermati Langkah-Langkah Penulisan Artikel Ilmiah Populer

Bahasa Indonesia - Kelas 8

Bab 3 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Mencermati Langkah-Langkah Penulisan Artikel Ilmiah Populer

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMencermati Langkah-Langkah Penulisan Artikel Ilmiah Populer
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan langkah-langkah penulisan artikel ilmiah populer secara berurutan, mulai dari menentukan topik hingga menyunting tulisan.
  2. Murid dapat menggunakan kosakata baru bermakna denotatif dan konotatif secara tepat dalam menyusun kerangka artikel ilmiah populer.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian membaca artikel di majalah atau internet tentang topik sains atau sosial yang ditulis dengan bahasa mudah dipahami? Apa yang membuat artikel itu menarik dan mudah dipahami?
  2. Jika kalian ingin menulis tentang kebiasaan membawa bekal ke sekolah, dari mana kalian akan mulai dan bagaimana cara menyusun tulisan itu agar rapi dan meyakinkan?
  3. Menurut kalian, apakah ada perbedaan antara menulis catatan biasa dan menulis artikel ilmiah populer? Apa saja perbedaan yang kalian pikirkan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengecek kehadiran murid (2 menit).
  • Guru mengajak murid melakukan asesmen awal diagnostik secara lisan: guru menampilkan dua judul artikel di papan tulis ('Cara Mudah Membuat Kompos' dan 'Analisis Kandungan Mikroplastik pada Air Sungai') lalu bertanya, 'Mana yang kira-kira artikel ilmiah populer? Bagaimana cara menulisnya?' Murid menjawab secara spontan (3 menit).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi waktu murid berpikir sebelum menjawab secara singkat (5 menit).
  • Guru mengaitkan jawaban murid dengan tujuan pembelajaran hari ini: mengenal dan mempraktikkan langkah-langkah penulisan artikel ilmiah populer serta menggunakan kosakata denotatif dan konotatif dalam kerangka tulisan (3 menit).
  • Guru menginformasikan alur kegiatan hari ini: memahami langkah penulisan → menyusun kerangka artikel → merefleksi proses belajar (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru meminta murid membuka buku siswa halaman 118–119 bagian F 'Mencermati Langkah Penulisan Artikel Ilmiah Populer' dan membacanya secara mandiri selama 5 menit (prinsip: berkesadaran — membaca dengan niat dan fokus penuh).
  • Guru menampilkan infografis visual di papan tulis atau layar proyektor yang merangkum 5 langkah penulisan artikel ilmiah populer: (1) Menentukan topik, (2) Menentukan tujuan penulisan, (3) Mengumpulkan data/informasi, (4) Menyusun kerangka, (5) Menulis dan menyunting. Murid mencermati infografis sambil mencocokkan dengan teks di buku.
  • Guru memandu diskusi kelas singkat: 'Dari 5 langkah ini, mana yang menurut kalian paling penting? Mengapa?' Beberapa murid diminta menyampaikan pendapat (prinsip: bermakna — mengaitkan langkah-langkah dengan pengalaman menulis yang pernah mereka lakukan).
  • Guru menjelaskan konsep kosakata denotatif dan konotatif dengan contoh kontekstual dalam artikel ilmiah populer: misalnya kata 'membara' (konotatif: semangat tinggi) vs. 'tinggi' (denotatif: ukuran), lalu murid diminta menyebutkan satu contoh lain dari pengalaman mereka (prinsip: bermakna).
  • Guru memberikan latihan identifikasi cepat: murid membaca dua kalimat contoh di papan tulis dan menentukan mana yang menggunakan kata denotatif dan mana konotatif, lalu menjawab secara serentak (angkat tangan atau tunjuk kartu merah/hijau) (prinsip: menggembirakan).

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru membagikan Lembar Kerja Murid (LKPD) 'Kerangka Artikel Ilmiah Populerku'. LKPD berisi kolom: (a) topik pilihan, (b) tujuan penulisan, (c) rencana sumber data, (d) kerangka tulisan (pendahuluan–isi–penutup), (e) daftar minimal 4 kosakata yang akan digunakan beserta keterangan denotatif/konotatif.
  • Murid memilih satu topik secara mandiri dari daftar inspirasi buku siswa (atau topik sendiri yang lebih relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari) — guru menegaskan bahwa topik dari pengalaman nyata murid lebih bernilai (prinsip: bermakna — topik bersumber dari kehidupan nyata).
  • Murid mengisi LKPD secara individual selama 15 menit. Guru berkeliling, memberi umpan balik formatif langsung (menandai bagian yang perlu diperbaiki, memberi pertanyaan pancingan seperti 'Kosakata ini denotatif atau konotatif? Apa alasanmu?') (prinsip: berkesadaran — murid sadar proses berpikir mereka sendiri).
  • Setelah selesai, murid secara berpasangan saling membaca kerangka milik teman dan memberikan satu komentar positif serta satu saran perbaikan secara lisan (prinsip: menggembirakan — interaksi ringan namun bermakna).
  • Guru meminta 2–3 murid sukarela mempresentasikan kerangka mereka secara singkat (1–2 menit per orang) di depan kelas. Kelas memberi tanggapan dengan acungan jempol atau pertanyaan singkat.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid menutup LKPD sejenak dan menjawab secara tertulis di buku catatan: 'Langkah penulisan mana yang paling mudah bagiku? Langkah mana yang masih membingungkan?' (prinsip: berkesadaran — murid mengevaluasi proses belajar sendiri).
  • Guru memandu refleksi verbal singkat: beberapa murid berbagi jawaban mereka. Guru merangkum pola kesulitan yang muncul dan memberikan penguatan konsep seperlunya.
  • Murid mengisi bagian terakhir LKPD: 'Satu hal baru yang kupelajari hari ini tentang penulisan artikel ilmiah populer adalah…' dan 'Kosakata baru denotatif/konotatif yang akan kugunakan dalam artikelku adalah…' (prinsip: bermakna — mengaitkan pembelajaran dengan rencana tindak lanjut nyata).
  • Guru mengumpulkan LKPD sebagai bukti belajar dan bahan asesmen formatif.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan 5 langkah penulisan artikel ilmiah populer secara bersama-sama (tanya-jawab lisan cepat, guru menunjuk murid menyebutkan satu langkah secara bergilir) (3 menit).
  • Guru memberikan asesmen akhir: murid menjawab 2 soal isian singkat di selembar kertas kecil (exit ticket): (1) Tuliskan urutan 5 langkah penulisan artikel ilmiah populer! (2) Berikan satu contoh kalimat yang mengandung kata konotatif yang bisa digunakan dalam artikel ilmiah populer! (5 menit).
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid diminta menyempurnakan kerangka artikelnya di rumah dan mencari minimal 3 data/fakta pendukung topik yang dipilih sebagai persiapan pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pelajaran dengan apresiasi atas partisipasi murid dan menyampaikan topik pertemuan berikutnya (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang belum memahami konsep denotatif dan konotatif, guru menyediakan kartu contoh kata bergambar (visual support) yang menampilkan kata, makna harfiah, dan makna kiasannya secara berdampingan. Bagi murid yang sudah cepat memahami, guru menyediakan teks artikel ilmiah populer autentik tambahan untuk dianalisis langkah-langkah penulisannya.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat mengisi LKPD versi scaffolding (kerangka yang sudah terisi sebagian — topik dan tujuan sudah diberikan, murid melengkapi bagian isi dan kosakata). Murid yang sudah mandiri mengisi LKPD versi terbuka penuh dan didorong memilih topik orisinal yang lebih kompleks.
  • Produk: Murid yang belum berkembang cukup menghasilkan kerangka artikel 3 bagian (pendahuluan, isi, penutup) dengan 2 kosakata berlabel denotatif/konotatif. Murid yang berkembang pesat diharapkan menghasilkan kerangka lengkap dengan 5+ kosakata denotatif/konotatif dan rencana sumber data yang spesifik (nama narasumber atau judul buku referensi).

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua judul artikel di papan tulis dan bertanya secara lisan: 'Mana yang artikel ilmiah populer? Apa yang kalian ketahui tentang cara menulisnya?' Jawaban murid digunakan guru untuk memetakan kelompok yang sudah memiliki pemahaman awal dan yang belum, sebagai dasar penyesuaian intensitas pembimbingan selama kegiatan inti.

Proses:

  • Observasi langsung saat murid mengisi LKPD: guru memantau ketepatan pemilihan topik, kelengkapan kerangka, dan penggunaan kosakata denotatif/konotatif. Guru memberikan umpan balik langsung berupa pertanyaan pancingan, bukan jawaban langsung.
  • Penilaian sejawat berpasangan: murid memberi satu komentar positif dan satu saran perbaikan atas kerangka artikel teman, melatih kemampuan berpikir kritis dan komunikasi.
  • Presentasi singkat 2–3 murid sukarela: guru dan kelas memberikan umpan balik konstruktif secara lisan.

Akhir:

  • Exit ticket individual di akhir pembelajaran: (1) Tuliskan 5 langkah penulisan artikel ilmiah populer secara berurutan! (2) Buatlah satu kalimat yang menggunakan kata konotatif yang sesuai untuk digunakan dalam artikel ilmiah populer, dan jelaskan maknanya! Hasil exit ticket dikumpulkan guru untuk menilai ketercapaian TP 8.3.8.1 dan 8.3.8.2.

Formatif:

  • Asesmen diagnostik awal: tanya jawab lisan tentang perbedaan dua judul artikel di awal pembelajaran untuk memetakan pemahaman awal murid.
  • Observasi guru saat murid mengisi LKPD: guru mencatat murid yang kesulitan menentukan topik atau mengidentifikasi kosakata denotatif/konotatif.
  • Penilaian sejawat: murid saling memberikan komentar dan saran atas kerangka artikel milik pasangan.
  • Refleksi tertulis dalam LKPD: jawaban 'satu hal baru' dan 'kosakata yang akan kugunakan' sebagai bukti belajar.
  • LKPD kerangka artikel yang dikumpulkan di akhir kegiatan inti.

Sumatif:

  • Exit ticket dua soal: (1) mengurutkan 5 langkah penulisan artikel ilmiah populer, (2) menulis satu kalimat yang mengandung kata konotatif untuk konteks artikel ilmiah populer.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan langkah-langkah penulisan artikel ilmiah populer secara berurutan (TP 8.3.8.1)Murid tidak dapat menyebutkan langkah-langkah penulisan artikel ilmiah populer, atau menyebutkan kurang dari 2 langkah tanpa urutan yang benar.Murid dapat menyebutkan 2–3 langkah penulisan artikel ilmiah populer, namun urutan masih kurang tepat atau ada langkah penting yang terlewat.Murid dapat menyebutkan 4–5 langkah penulisan artikel ilmiah populer dengan urutan yang sebagian besar benar dan dapat menjelaskan fungsi tiap langkah secara singkat.Murid dapat menyebutkan seluruh 5 langkah penulisan artikel ilmiah populer secara berurutan dengan tepat, menjelaskan fungsi tiap langkah dengan jelas, dan mampu memberikan contoh konkret untuk minimal 2 langkah.
Menyusun kerangka artikel ilmiah populer (TP 8.3.8.1 & 8.3.8.2)Murid belum dapat menyusun kerangka artikel ilmiah populer; bagian pendahuluan, isi, atau penutup tidak teridentifikasi dengan jelas.Murid dapat menyusun kerangka artikel ilmiah populer dengan 2 dari 3 bagian utama (pendahuluan, isi, penutup) namun isi tiap bagian masih sangat minim atau kurang relevan dengan topik.Murid dapat menyusun kerangka artikel ilmiah populer yang lengkap (pendahuluan, isi, penutup) dengan poin-poin yang relevan dan runtut sesuai topik yang dipilih.Murid dapat menyusun kerangka artikel ilmiah populer yang lengkap, runtut, dan detail; tiap bagian memuat poin-poin spesifik yang koheren, disertai rencana sumber data yang jelas.
Penggunaan kosakata denotatif dan konotatif dalam kerangka artikel ilmiah populer (TP 8.3.8.2)Murid tidak mencantumkan kosakata denotatif/konotatif dalam kerangka, atau mencantumkan kosakata tanpa dapat membedakan makna denotatif dan konotatifnya.Murid mencantumkan 1–2 kosakata dalam kerangka dengan label denotatif/konotatif, namun penggunaan dalam kalimat masih kurang tepat konteksnya.Murid mencantumkan 3–4 kosakata denotatif dan/atau konotatif dalam kerangka dengan label yang tepat dan menggunakannya dalam kalimat yang kontekstual sesuai topik artikel.Murid mencantumkan 5 atau lebih kosakata denotatif dan konotatif dalam kerangka, menggunakannya dalam kalimat yang tepat dan variatif, serta dapat menjelaskan alasan pemilihan kata tersebut untuk memperkuat artikel ilmiah populer yang akan ditulis.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat memahami 5 langkah penulisan artikel ilmiah populer pada akhir pertemuan ini? Bagaimana saya mengetahuinya?
  • Apakah waktu 2x40 menit cukup untuk ketiga tahap (memahami, mengaplikasi, merefleksi)? Bagian mana yang perlu disesuaikan pada pertemuan berikutnya?
  • Murid mana yang tampak kesulitan membedakan kosakata denotatif dan konotatif? Dukungan apa yang perlu saya siapkan untuk mereka?
  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan berhasil memancing rasa ingin tahu murid? Jika tidak, bagaimana saya bisa memperbaikinya?

Refleksi Murid:

  • Dari 5 langkah penulisan artikel ilmiah populer yang kupelajari hari ini, langkah mana yang sudah kupahami dengan baik dan langkah mana yang masih perlu aku pelajari lebih lanjut?
  • Apakah aku sudah bisa membedakan kosakata denotatif dan konotatif? Berikan satu contoh kata konotatif yang menurutmu menarik untuk digunakan dalam artikel!
  • Apa satu hal yang ingin aku coba lakukan saat menyusun kerangka artikel ilmiah populerku di rumah berdasarkan yang kupelajari hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII (Elly Delfia & Maya Lestari Gusfitri, Kemendikbudristek 2024), halaman 118–119 bagian F 'Mencermati Langkah Penulisan Artikel Ilmiah Populer'.
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek 2024), halaman 101 bagian kegiatan pembelajaran.
  3. Infografis 5 Langkah Penulisan Artikel Ilmiah Populer (dibuat guru, ditampilkan via proyektor atau dicetak di kertas A3).
  4. LKPD 'Kerangka Artikel Ilmiah Populerku' (dibuat guru, terdiri dari versi scaffolding dan versi terbuka untuk diferensiasi).
  5. Kartu contoh kata denotatif-konotatif bergambar (visual support untuk murid yang membutuhkan dukungan tambahan).
  6. Contoh artikel ilmiah populer autentik dari majalah atau situs terpercaya (misalnya National Geographic Indonesia atau Grid Kids) sebagai pengayaan bagi murid cepat.
  7. Papan tulis/proyektor untuk menampilkan infografis dan contoh kalimat.
  8. Kertas kecil untuk exit ticket.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.