Modul AjarPertemuan 10Bab 3Fase DSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8: Mempresentasikan dan Menyunting Artikel Ilmiah Populer

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 8 dengan topik "Mempresentasikan dan Menyunting Artikel Ilmiah Populer". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8: Mempresentasikan dan Menyunting Artikel Ilmiah Populer

Bahasa Indonesia - Kelas 8

Bab 3 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Mempresentasikan dan Menyunting Artikel Ilmiah Populer

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMempresentasikan dan Menyunting Artikel Ilmiah Populer
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempresentasikan artikel ilmiah populer yang telah ditulis secara kritis dan kreatif dalam bentuk monolog atau dialog logis di depan kelas.
  2. Murid dapat menyunting artikel ilmiah populer milik sendiri maupun teman berdasarkan aspek ketepatan data, kejelasan bahasa populer, dan penggunaan kosakata.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bayangkan kamu membaca sebuah artikel ilmiah populer yang penuh dengan data dan bahasa yang membingungkan — apa yang ingin kamu perbaiki pertama kali dan mengapa?
  2. Apa perbedaan antara sekadar 'membacakan' artikel dan benar-benar 'mempresentasikan' artikel di depan audiens?
  3. Kalau kamu diminta menyunting artikel teman, bagaimana kamu memberi masukan agar teman merasa terbantu, bukan tersinggung?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan memastikan kondisi kelas siap belajar (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen diagnostik singkat: murid menjawab secara lisan atau tulisan singkat di kertas secarik — 'Sebutkan satu hal yang menurutmu sudah kuat dan satu hal yang masih perlu diperbaiki dari artikel yang kamu tulis.' Guru memindai jawaban untuk mengetahui kesiapan awal murid (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mempresentasikan artikel di depan kelas dan menyunting artikel berdasarkan tiga aspek utama — ketepatan data, kejelasan bahasa populer, dan penggunaan kosakata (2 menit).
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk memancing rasa ingin tahu dan diskusi singkat bersama murid (3 menit).
  • Guru menjelaskan alur kegiatan secara singkat: presentasi → menyunting menggunakan lembar panduan → refleksi bersama (2 menit).
  • Murid dibagi atau dikonfirmasi dalam kelompok kecil (3–4 orang) untuk sesi penyuntingan nanti (1 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan atau membacakan satu contoh pendek presentasi artikel ilmiah populer (bisa dari artikel murid sebelumnya atau contoh dari buku siswa) yang memiliki kekuatan dan kelemahan yang jelas (5 menit).
  • Guru mengajak murid mengidentifikasi bersama: apakah data yang disampaikan sudah tepat dan dapat dipercaya? Apakah bahasanya mudah dipahami sebagai bahasa populer? Apakah kosakata yang digunakan sesuai dan bervariasi? Diskusi ini dilakukan secara klasikal agar semua murid membangun pemahaman bersama tentang ketiga aspek penyuntingan (5 menit).
  • Guru membagikan Lembar Panduan Penyuntingan yang berisi tiga kolom aspek (ketepatan data, kejelasan bahasa populer, penggunaan kosakata) dengan panduan pertanyaan kritis untuk masing-masing aspek. Murid membaca dan memahami lembar ini secara mandiri selama 2 menit.
  • Guru memberi kesempatan murid bertanya tentang kriteria penyuntingan yang belum jelas sebelum kegiatan dimulai (2 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Sesi Presentasi (20 menit): Setiap murid mempresentasikan artikel ilmiah populernya secara bergiliran dalam kelompok kecil (bukan di depan kelas penuh, untuk efisiensi waktu 2x40 menit). Satu murid menjadi presenter, peserta lain dalam kelompok menjadi audiens aktif. Durasi presentasi per orang maksimal 3–4 menit, lalu audiens boleh mengajukan satu pertanyaan klarifikasi.
  • Selama presentasi berlangsung di kelompok, guru berkeliling memantau dan memberikan umpan balik lisan singkat kepada presenter, terutama terkait kepercayaan diri, kejelasan penyampaian, dan penggunaan bahasa. Guru mencatat temuan untuk umpan balik kelas.
  • Sesi Penyunting (15 menit): Setelah seluruh anggota kelompok selesai presentasi, murid menukar artikel mereka dengan teman satu kelompok. Menggunakan Lembar Panduan Penyuntingan, setiap murid menyunting artikel milik teman berdasarkan tiga aspek: ketepatan data (apakah ada fakta yang perlu dikonfirmasi ulang?), kejelasan bahasa populer (apakah ada kalimat yang terlalu teknis atau justru terlalu kabur?), dan penggunaan kosakata (apakah ada kata yang perlu diganti agar lebih tepat atau lebih menarik?).
  • Murid menuliskan catatan suntingan langsung di lembar artikel teman atau di lembar terpisah yang disediakan, dengan bahasa yang konstruktif dan santun.
  • Setelah selesai, murid mengembalikan artikel kepada pemiliknya beserta lembar catatan suntingan. Pemilik artikel membaca dan merespons secara singkat: apakah suntingan tersebut diterima, dipertimbangkan, atau ada yang perlu didiskusikan (5 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak satu atau dua kelompok untuk berbagi: apa suntingan paling bermakna yang mereka terima hari ini dan mengapa? (3 menit)
  • Murid secara mandiri mengisi lembar refleksi singkat (bisa berbentuk 3–2–1): 3 hal yang mereka pelajari dari sesi presentasi dan penyuntingan hari ini, 2 hal yang ingin mereka perbaiki dari artikel mereka sendiri setelah mendapat masukan, dan 1 pertanyaan yang masih mengganjal atau ingin mereka eksplorasi lebih lanjut (4 menit).
  • Guru meminta 2–3 murid berbagi satu poin dari refleksi mereka secara sukarela, lalu guru memberikan apresiasi dan umpan balik klasikal singkat tentang pola suntingan yang banyak ditemukan di kelas hari ini (3 menit).

Penutup:

  • Guru merangkum pembelajaran hari ini: pentingnya presentasi yang kritis dan kreatif serta penyuntingan sebagai bagian dari proses menulis yang bertanggung jawab (2 menit).
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid memperbaiki artikel mereka di rumah berdasarkan catatan suntingan yang diterima dari teman, dan artikel final akan dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup kelas dengan pesan motivasi singkat tentang pentingnya menerima dan memberi masukan secara dewasa sebagai bagian dari tumbuh sebagai penulis dan komunikator yang baik.
  • Salam penutup (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan dapat menggunakan artikel yang lebih pendek (satu halaman) dan menyunting hanya dua aspek terlebih dahulu. Murid yang sudah mahir dapat diminta menyunting artikel dari dua teman sekaligus dan memberikan rekomendasi kosakata alternatif yang lebih kaya.
  • Proses: Murid yang pemalu atau belum percaya diri dalam presentasi dapat mempresentasikan artikelnya hanya kepada satu teman terlebih dahulu sebelum ke kelompok kecil. Guru menemani murid ini saat berlatih jika memungkinkan. Murid yang lebih cepat dapat diminta menjadi model presenter singkat di depan kelas penuh sebagai contoh bagi kelompok lain.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan ekstra dapat menyampaikan presentasi dalam bentuk poin-poin tertulis yang dibacakan (tidak harus ekstemporaneous). Murid yang lebih maju dapat menyajikan presentasi dengan tambahan visual sederhana (peta konsep, bagan data) untuk memperkuat argumennya.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menulis singkat di secarik kertas: satu kekuatan dan satu kelemahan dari artikel yang sudah mereka tulis. Guru membaca sekilas untuk memetakan kesiapan kelas — siapa yang sudah siap presentasi, siapa yang masih ragu-ragu, dan aspek mana yang paling banyak dianggap lemah oleh murid sendiri.

Proses:

  • Observasi terstruktur selama presentasi kelompok kecil: guru menggunakan lembar observasi sederhana dengan tiga kolom (nama murid, catatan kekuatan presentasi, catatan yang perlu dikembangkan) untuk merekam temuan secara cepat.
  • Peer feedback lisan: setelah setiap presenter selesai, satu anggota kelompok memberikan satu komentar positif dan satu saran perbaikan secara lisan — guru memantau kualitas umpan balik yang diberikan.
  • Lembar Panduan Penyuntingan yang diisi saat sesi penyuntingan dikumpulkan kepada guru untuk dilihat seberapa dalam analisis murid terhadap ketiga aspek.

Akhir:

  • Lembar refleksi 3-2-1 dikumpulkan sebagai bukti bahwa murid mampu mengevaluasi proses belajarnya sendiri.
  • Artikel yang telah direvisi berdasarkan catatan suntingan dikumpulkan pada pertemuan berikutnya dan dinilai menggunakan rubrik empat level pada tiga aspek utama: ketepatan data, kejelasan bahasa populer, dan penggunaan kosakata.

Formatif:

  • Observasi guru selama sesi presentasi kelompok kecil: guru mencatat kemampuan murid menyampaikan gagasan secara logis, kepercayaan diri, dan penggunaan bahasa.
  • Lembar Panduan Penyuntingan yang diisi murid dinilai secara proses: apakah murid mampu mengidentifikasi masalah pada ketiga aspek (data, bahasa populer, kosakata) secara konstruktif.
  • Catatan refleksi 3-2-1 yang diisi murid di akhir kegiatan inti.

Sumatif:

  • Penilaian artikel yang telah direvisi berdasarkan catatan suntingan, dikumpulkan pada pertemuan berikutnya — dinilai menggunakan rubrik dengan aspek: ketepatan data, kejelasan bahasa populer, dan penggunaan kosakata.
  • Penilaian kualitas suntingan yang diberikan murid kepada teman berdasarkan Lembar Panduan Penyuntingan yang dikumpulkan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Presentasi: Penyampaian Gagasan (TP 8.3.10.1)Murid membacakan artikel kata per kata tanpa intonasi yang jelas, tidak menunjukkan pemahaman isi, dan tidak mampu merespons pertanyaan audiens.Murid menyampaikan isi artikel dengan sesekali membaca teks, intonasi belum konsisten, dan mampu merespons pertanyaan audiens dengan bantuan teks.Murid menyampaikan isi artikel secara logis dengan bahasa sendiri, intonasi cukup jelas, dan mampu merespons pertanyaan audiens secara relevan.Murid mempresentasikan artikel secara kritis dan kreatif — menyampaikan gagasan utama dengan percaya diri, menggunakan bahasa yang menarik, dan merespons pertanyaan audiens dengan argumen yang terstruktur.
Penyuntingan: Ketepatan Data (TP 8.3.10.2)Murid tidak mengidentifikasi data yang perlu diverifikasi atau menerima semua data tanpa evaluasi kritis.Murid mengidentifikasi satu data yang perlu dikonfirmasi tetapi belum mampu memberikan saran perbaikan yang konkret.Murid mengidentifikasi beberapa data yang meragukan dan memberikan catatan suntingan yang jelas tentang perlunya verifikasi atau penambahan sumber.Murid secara kritis mengevaluasi akurasi data dalam artikel teman, memberikan catatan suntingan yang spesifik dan konstruktif, serta menyarankan cara verifikasi atau sumber alternatif yang relevan.
Penyuntingan: Kejelasan Bahasa Populer (TP 8.3.10.2)Murid tidak mengidentifikasi kalimat yang sulit dipahami atau terlalu teknis dalam artikel teman.Murid mengidentifikasi satu atau dua kalimat yang kurang jelas tetapi belum memberikan alternatif perbaikan.Murid mengidentifikasi beberapa kalimat yang perlu disederhanakan dan memberikan satu atau dua alternatif kalimat yang lebih populer.Murid secara konsisten mengidentifikasi bagian artikel yang bahasanya terlalu teknis atau tidak jelas, memberikan alternatif kalimat yang lebih mudah dipahami pembaca umum, dan menjelaskan alasan perbaikannya.
Penyuntingan: Penggunaan Kosakata (TP 8.3.10.2)Murid tidak memberikan catatan tentang kosakata dalam artikel teman.Murid mengidentifikasi satu kata yang kurang tepat atau berulang tetapi belum mampu menyarankan kata pengganti.Murid mengidentifikasi beberapa kosakata yang perlu diganti atau diperkaya dan menyarankan kata alternatif yang lebih tepat atau bervariasi.Murid secara cermat mengevaluasi pilihan kosakata dalam artikel teman — menandai kata yang kurang tepat, berulang, atau tidak sesuai konteks, serta menyarankan sinonim, antonim, atau kosakata baru yang memperkaya dan memperjelas tulisan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang cukup untuk mempresentasikan artikelnya hari ini? Jika tidak, apa yang perlu disesuaikan pada pertemuan berikutnya?
  • Seberapa efektif Lembar Panduan Penyuntingan membantu murid menganalisis artikel teman secara sistematis? Apakah perlu disederhanakan atau diperkaya?
  • Murid mana yang menunjukkan perkembangan signifikan hari ini, dan murid mana yang masih membutuhkan dukungan lebih? Dukungan apa yang paling tepat untuk mereka?
  • Apakah alokasi waktu 2x40 menit cukup untuk kedua kegiatan (presentasi dan penyuntingan)? Apa yang perlu diatur ulang jika tidak?

Refleksi Murid:

  • Dari suntingan yang kamu terima hari ini, mana yang paling membuatmu berpikir dan mengapa?
  • Apa yang kamu pelajari tentang cara mempresentasikan gagasanmu setelah melihat teman-teman presentasi?
  • Bagian mana dari proses menyunting artikel teman yang paling menantang bagimu — dan apa yang kamu lakukan untuk menghadapi tantangan itu?
  • Setelah menerima masukan dari teman, apa satu perubahan konkret yang akan kamu buat pada artikelmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VIII (Elly Delfia & Maya Lestari Gusfitri, Kemendikbudristek 2024) — Bab III: Menulis Artikel Ilmiah Populer
  2. Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi) — Panduan Khusus Bab III
  3. Artikel ilmiah populer karya murid dari pertemuan sebelumnya (hasil tugas menulis)
  4. Lembar Panduan Penyuntingan — dibuat guru berdasarkan tiga aspek: ketepatan data, kejelasan bahasa populer, penggunaan kosakata
  5. Lembar Refleksi 3-2-1 (disiapkan guru)
  6. Lembar Observasi Presentasi untuk guru
  7. Alat tulis dan kertas untuk catatan suntingan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.