Modul AjarPertemuan 9Bab 2Fase DSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8: Mempresentasikan dan Mengevaluasi Iklan Buatan Sendiri

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 8 dengan topik "Mempresentasikan dan Mengevaluasi Iklan Buatan Sendiri". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8: Mempresentasikan dan Mengevaluasi Iklan Buatan Sendiri

Bahasa Indonesia - Kelas 8

Bab 2 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Mempresentasikan dan Mengevaluasi Iklan Buatan Sendiri

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMempresentasikan dan Mengevaluasi Iklan Buatan Sendiri
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempresentasikan iklan yang telah dibuat dengan menyampaikan tujuan, sasaran, dan pesan iklan secara lisan dalam bentuk monolog yang kritis dan kreatif.
  2. Murid dapat mengevaluasi kualitas iklan milik teman dengan menggunakan kriteria unsur iklan yang telah dipelajari dan memberikan pendapat pro/kontra secara santun.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bayangkan iklan buatanmu ditayangkan di papan reklame besar di pusat kota — apa satu hal yang paling ingin kamu sampaikan kepada orang yang melihatnya?
  2. Jika kamu menjadi konsumen yang melihat iklan teman sekelasmu, hal apa yang pertama kali membuatmu tertarik atau justru tidak tertarik?
  3. Mengapa memberikan kritik yang membangun kepada karya teman sama pentingnya dengan membuat iklan yang bagus?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengecek kehadiran murid (2 menit).
  • Guru menampilkan dua iklan kontras di layar proyektor — satu iklan viral yang sangat dikenal dan satu iklan yang dianggap kurang efektif — lalu mengajukan pertanyaan pemantik pertama dan kedua untuk memancing rasa ingin tahu (3 menit).
  • Asesmen awal diagnostik: Guru meminta murid menuliskan di selembar sticky note (atau di buku): satu kekuatan dan satu kelemahan iklan yang mereka buat di pertemuan sebelumnya. Sticky note ditempel di papan 'Siap Tampil'. Guru membaca sekilas untuk mengetahui kesiapan dan kepercayaan diri murid (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mempresentasikan iklan buatan sendiri dan mengevaluasi iklan milik teman menggunakan kriteria yang sudah dipelajari (2 menit).
  • Guru menjelaskan alur kegiatan, aturan presentasi (durasi 2-3 menit per presenter), dan tata cara memberikan umpan balik yang santun menggunakan format 'Bintang-Harapan' (apresiasi satu kelebihan, lalu satu saran) (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memimpin aktivitas 'Kalibrasi Kriteria': menampilkan rubrik evaluasi iklan di papan/layar yang memuat 4 aspek — (1) kejelasan pesan, (2) kesesuaian sasaran, (3) daya tarik visual/kata, (4) kelengkapan unsur iklan. Guru dan murid bersama-sama mendefinisikan seperti apa iklan yang 'Sangat Berkembang' dan 'Belum Berkembang' untuk setiap aspek melalui tanya jawab singkat (5 menit).
  • Murid menerima lembar 'Kartu Evaluator' berisi rubrik 4 aspek tersebut beserta kolom isian pendapat pro/kontra. Guru memberi contoh cara mengisi kartu evaluator dengan menggunakan salah satu contoh iklan dari buku siswa (3 menit).
  • Guru mempersilakan murid membaca ulang iklan buatan mereka selama 2 menit sambil menandai poin-poin penting yang akan mereka sampaikan: tujuan iklan, sasaran iklan, dan pesan utama iklan.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Sesi Presentasi Iklan: Murid maju secara bergiliran (sistem undian/nomor urut) untuk mempresentasikan iklan buatan mereka. Setiap presenter menyampaikan secara lisan: (a) judul dan jenis iklan, (b) tujuan iklan, (c) sasaran/target audiens, dan (d) pesan utama yang ingin disampaikan melalui kata dan gambar. Durasi per presenter 2-3 menit (alokasi total ±25 menit, sesuaikan jumlah murid dengan memilih presentasi bergilir di kelompok kecil jika waktu terbatas).
  • Selama setiap presentasi berlangsung, murid lain berperan sebagai evaluator aktif: mengisi 'Kartu Evaluator' untuk iklan yang sedang dipresentasikan, menilai 4 aspek rubrik, dan mencatat satu pendapat pro dan satu pendapat kontra.
  • Sesi Umpan Balik Terstruktur: Setelah tiap presenter selesai, guru menunjuk 2-3 murid secara acak untuk menyampaikan evaluasi mereka menggunakan format 'Bintang-Harapan': menyebutkan satu kelebihan iklan beserta alasan (mengacu pada rubrik), lalu satu saran perbaikan yang konkret dan disampaikan dengan bahasa santun (±2 menit per iklan).
  • Presenter merespons umpan balik secara singkat: menyetujui atau memberikan klarifikasi atas pendapat yang disampaikan teman dengan tetap menjaga sikap terbuka dan santun.
  • Guru memberikan umpan balik singkat dan afirmasi setelah setiap sesi presentasi-evaluasi, menghighlight satu hal yang dilakukan dengan baik oleh presenter maupun evaluator.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu murid mengisi 'Jurnal Refleksi Diri' selama 5 menit. Murid menjawab tiga pertanyaan tertulis: (1) Apa kekuatan terbesar iklanmu berdasarkan umpan balik teman? (2) Apa satu hal yang akan kamu perbaiki jika kamu membuat iklan ini ulang, dan mengapa? (3) Apa strategi iklan milik teman yang menurutmu paling efektif dan bisa kamu pelajari?
  • Murid berbagi satu poin refleksi menarik secara lisan dalam putaran singkat (setiap murid 30 detik), misalnya menjawab: 'Hal baru yang aku pelajari hari ini dari iklan teman adalah…' (5 menit).
  • Guru merangkum pola temuan dari seluruh presentasi: ciri-ciri iklan yang paling efektif berdasarkan kriteria rubrik, dan menghubungkannya dengan konsep iklan efektif yang telah dipelajari di bab ini.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: komponen penting dalam mempresentasikan iklan dan kriteria mengevaluasi iklan yang baik (3 menit).
  • Asesmen akhir: Guru mengumpulkan 'Kartu Evaluator' yang sudah diisi murid sebagai bukti asesmen sumatif kemampuan mengevaluasi iklan (2 menit).
  • Guru memberikan apresiasi atas keberanian dan kreativitas seluruh murid yang telah tampil dan berpartisipasi aktif hari ini (1 menit).
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid yang iklannya mendapat banyak masukan dapat merevisi iklan sebagai pengayaan opsional, dan guru akan memberikan catatan tertulis berdasarkan kartu evaluator pada pertemuan berikutnya (2 menit).
  • Guru menutup pelajaran dengan salam (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan (murid lambat) dapat mempresentasikan iklan dengan bantuan 'kartu panduan presentasi' berisi kerangka: 'Iklan ini bertujuan untuk… / Sasaran iklan ini adalah… / Pesan utamanya adalah…'. Murid yang sudah mahir (murid cepat) diminta mempresentasikan iklan tanpa panduan dan menambahkan analisis tentang pilihan kata/diksi serta alasan pemilihan elemen visual yang mereka gunakan.
  • Proses: Saat sesi evaluasi, murid yang membutuhkan dukungan tambahan cukup mengisi 2 aspek rubrik (kejelasan pesan dan kelengkapan unsur). Murid yang sudah mahir mengisi seluruh 4 aspek rubrik dan diminta memberikan satu saran perbaikan yang spesifik dan argumentatif.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan mengumpulkan 'Kartu Evaluator' dengan 2 aspek terisi. Murid yang sudah mahir mengumpulkan kartu evaluator lengkap plus satu paragraf pendapat tertulis berisi argumentasi pro/kontra yang lebih rinci terhadap salah satu iklan teman.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menuliskan satu kekuatan dan satu kelemahan iklan buatannya di sticky note sebelum sesi presentasi dimulai. Guru membaca sekilas untuk memetakan kesiapan murid dan mengidentifikasi siapa yang membutuhkan dukungan tambahan saat tampil.
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan singkat: 'Siapa yang sudah yakin dengan iklan yang akan dipresentasikan? Tunjukkan jempol ke atas, datar, atau ke bawah!' untuk mengukur kepercayaan diri kelas secara cepat.

Proses:

  • Observasi langsung guru dengan lembar ceklis selama sesi presentasi: apakah murid menyebutkan tujuan, sasaran, dan pesan iklan dengan jelas.
  • Pemantauan kualitas umpan balik lisan: apakah murid menggunakan bahasa yang santun, menyebut kelebihan, dan memberikan saran yang merujuk pada kriteria rubrik.
  • Guru berkeliling mengamati pengisian 'Kartu Evaluator' dan memberikan umpan balik lisan singkat kepada murid yang tampak kesulitan menentukan posisi pro/kontra.

Akhir:

  • Penilaian presentasi lisan menggunakan rubrik 4 aspek (kejelasan pesan, kesesuaian sasaran, daya tarik visual/kata, kelengkapan unsur iklan) — dinilai oleh guru.
  • Pengumpulan 'Kartu Evaluator' yang memuat penilaian rubrik dan pendapat pro/kontra terhadap iklan teman — dinilai oleh guru sebagai bukti TP 8.2.9.2.
  • Pengumpulan Jurnal Refleksi Diri (3 pertanyaan refleksi tertulis) sebagai asesmen kedalaman pemahaman dan kemampuan belajar mandiri.

Formatif:

  • Observasi guru selama sesi presentasi: ketepatan penyampaian tujuan, sasaran, dan pesan iklan secara lisan.
  • Pengamatan kualitas umpan balik lisan murid kepada presenter: penggunaan kriteria rubrik dan keberadaan pendapat pro/kontra yang santun.
  • Cek sticky note asesmen awal untuk mendeteksi murid yang membutuhkan dukungan tambahan saat presentasi.
  • Monitoring pengisian 'Kartu Evaluator' selama proses berlangsung untuk memastikan murid menggunakan kriteria yang tepat.

Sumatif:

  • Pengumpulan 'Kartu Evaluator' yang telah diisi lengkap sebagai bukti kemampuan mengevaluasi iklan menggunakan kriteria unsur iklan (TP 8.2.9.2).
  • Penilaian presentasi lisan setiap murid oleh guru menggunakan rubrik 4 aspek: kejelasan pesan, kesesuaian sasaran, daya tarik, dan kelengkapan unsur iklan (TP 8.2.9.1).
  • Jurnal refleksi diri murid sebagai asesmen pemahaman bermakna dan kemampuan metakognisi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penyampaian Tujuan, Sasaran, dan Pesan Iklan (Presentasi Lisan — TP 8.2.9.1)Murid belum mampu menyebutkan tujuan, sasaran, dan pesan iklan secara lisan, atau penjelasan tidak dapat dipahami.Murid menyebutkan salah satu dari tujuan, sasaran, atau pesan iklan, namun belum lengkap dan masih membutuhkan bantuan guru.Murid menyebutkan tujuan, sasaran, dan pesan iklan dengan cukup jelas, meskipun penjelasan belum sepenuhnya runtut atau detail.Murid menyampaikan tujuan, sasaran, dan pesan iklan secara lisan dengan jelas, runtut, percaya diri, dan disertai penjelasan alasan pilihan kata/visual yang digunakan.
Kemampuan Monolog yang Kritis dan Kreatif (Presentasi Lisan — TP 8.2.9.1)Murid membacakan teks iklan saja tanpa penjelasan lisan, atau tidak mampu mengungkapkan gagasan secara spontan.Murid menyampaikan penjelasan singkat dengan bahasa sederhana, belum menunjukkan pemikiran kritis atau elemen kreatif dalam penyampaian.Murid menjelaskan iklan dengan kalimat yang runtut dan menunjukkan salah satu dari pemikiran kritis (menganalisis efektivitas) atau kreatif (mengaitkan dengan konteks nyata).Murid menjelaskan iklan secara kritis (menganalisis mengapa pilihan tertentu dibuat) dan kreatif (menghubungkan dengan situasi nyata atau membandingkan dengan iklan lain), dengan intonasi dan kepercayaan diri yang kuat.
Evaluasi Iklan Teman Menggunakan Kriteria Rubrik (TP 8.2.9.2)Murid tidak mengisi kartu evaluator atau hanya memberikan penilaian tanpa mengacu pada kriteria unsur iklan yang telah dipelajari.Murid mengisi 1-2 aspek rubrik dengan penilaian yang masih umum dan belum disertai alasan yang merujuk pada kriteria unsur iklan.Murid mengisi 3-4 aspek rubrik dengan penilaian yang cukup tepat dan disertai alasan singkat yang merujuk pada kriteria unsur iklan.Murid mengisi seluruh aspek rubrik dengan penilaian yang tepat, alasan yang jelas dan mengacu pada kriteria unsur iklan, serta memberikan saran perbaikan yang spesifik dan konstruktif.
Penyampaian Pendapat Pro/Kontra secara Santun (TP 8.2.9.2)Murid tidak menyampaikan pendapat, atau menyampaikan pendapat dengan bahasa yang tidak santun dan menyinggung.Murid menyampaikan salah satu (pro atau kontra) saja, dengan bahasa yang cukup santun namun tanpa penjelasan yang memadai.Murid menyampaikan pendapat pro dan kontra dengan bahasa yang santun, meskipun alasannya masih singkat.Murid menyampaikan pendapat pro dan kontra secara seimbang, dengan bahasa yang santun, alasan yang logis mengacu pada kriteria iklan, dan bersikap terbuka terhadap pandangan yang berbeda.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapatkan kesempatan yang cukup untuk tampil dan didengar hari ini? Jika tidak, apa yang perlu disesuaikan?
  • Apakah rubrik evaluasi yang digunakan cukup jelas bagi murid untuk memberikan umpan balik yang bermakna?
  • Murid mana yang menunjukkan perkembangan signifikan, dan siapa yang masih membutuhkan dukungan tambahan dalam berbicara di depan kelas?
  • Apakah suasana kelas cukup aman dan mendukung sehingga murid berani tampil dan memberikan kritik yang jujur namun santun?
  • Apa yang akan saya perbaiki dari sesi presentasi dan evaluasi ini untuk pertemuan atau bab berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa kekuatan terbesar iklanmu berdasarkan umpan balik yang kamu terima dari teman-teman hari ini?
  • Jika kamu bisa membuat iklan ini dari awal lagi, satu hal apa yang pasti kamu ubah dan mengapa?
  • Apa strategi atau elemen iklan milik teman yang menurutmu paling efektif dan ingin kamu pelajari untuk karyamu berikutnya?
  • Seberapa nyaman kamu memberikan pendapat kritis kepada teman? Apa yang membuatmu mudah atau sulit melakukannya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi) — Bab 2: Menulis Iklan dan Slogan
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi) — Panduan Khusus Bab 2
  3. Iklan buatan murid dari pertemuan sebelumnya (hasil karya sendiri)
  4. Lembar 'Kartu Evaluator' berisi rubrik 4 aspek evaluasi iklan (disiapkan guru)
  5. Lembar 'Jurnal Refleksi Diri' dengan 3 pertanyaan refleksi (disiapkan guru)
  6. Sticky note / kertas kecil untuk asesmen awal diagnostik
  7. Proyektor/layar untuk menampilkan contoh iklan pembanding di pendahuluan
  8. Contoh iklan viral dan iklan kurang efektif (dari majalah, internet, atau media sosial — dipilih guru sebelum kelas)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.