MODUL AJAR Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D) Topik: Menyimpulkan Pesan dalam Iklan Nonkomersial dan Membandingkannya dengan Iklan Komersial INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 8 |
|---|
| Topik | Menyimpulkan Pesan dalam Iklan Nonkomersial dan Membandingkannya dengan Iklan Komersial |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x40 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menganalisis informasi dan pesan yang terkandung dalam iklan nonkomersial berbentuk teks visual atau audiovisual.
- Murid dapat membandingkan perbedaan tujuan, pesan, dan karakteristik antara iklan komersial dan iklan nonkomersial secara kritis.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian melihat iklan yang tidak menjual produk, tetapi justru mengajak kamu melakukan sesuatu yang baik? Iklan apa itu, dan apa yang dirasakan setelah melihatnya?
- Menurutmu, apa perbedaan antara iklan yang mempromosikan minuman ringan dengan iklan yang mengajak masyarakat hemat listrik? Siapa yang diuntungkan dari masing-masing iklan itu?
- Jika kamu bisa membuat iklan untuk kepentingan masyarakat, pesan apa yang ingin kamu sampaikan?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam, memeriksa kehadiran, dan mengajak murid menyiapkan diri dengan duduk nyaman (2 menit).
- Guru menayangkan dua gambar iklan secara berdampingan: satu iklan komersial (misal iklan produk makanan) dan satu iklan nonkomersial (misal iklan kampanye hemat air atau anti-narkoba) di layar/papan tulis (3 menit).
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik pertama dan kedua secara lisan, memberi waktu murid menjawab secara spontan (2–3 jawaban singkat dari kelas) untuk mengaktifkan pengetahuan awal (3 menit).
- Asesmen awal: Guru meminta murid menuliskan di selembar kertas kecil (sticky note atau kertas sobek) — 'Menurutmu, apa tujuan iklan nonkomersial?' — dikumpulkan atau ditempel di papan untuk dipindai guru sebelum kegiatan inti dimulai (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan hari ini [8.2.3.1] dan [8.2.3.2] secara singkat dan jelas (1 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membagikan atau menampilkan dua contoh iklan nonkomersial (satu berbentuk teks visual seperti poster layanan masyarakat, satu berbentuk cuplikan audiovisual 30–60 detik jika fasilitas tersedia, misal iklan kampanye anti-narkoba atau hemat energi dari BNPB/PLN).
- Murid mengamati kedua contoh iklan nonkomersial tersebut secara mandiri selama 3 menit, lalu menjawab pertanyaan terpandu di lembar kerja: (1) Siapa yang mengeluarkan iklan ini? (2) Pesan apa yang disampaikan? (3) Kepada siapa pesan ini ditujukan? (4) Apa yang diharapkan terjadi setelah orang melihat iklan ini?
- Guru menjelaskan secara singkat konsep iklan nonkomersial: pengertian, ciri-ciri (tidak bermotif keuntungan, berfokus pada kepentingan publik, diterbitkan oleh lembaga pemerintah/sosial/nirlaba), dan contoh nyata di kehidupan sehari-hari (5 menit).
- Guru membuka sesi tanya jawab singkat: murid boleh mengangkat tangan untuk mengkonfirmasi atau mempertanyakan pemahaman mereka tentang ciri-ciri iklan nonkomersial (3 menit).
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid dibagi ke dalam kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat satu set kartu atau lembar bergambar berisi 4–6 contoh iklan campuran (komersial dan nonkomersial).
- Kelompok berdiskusi untuk: (1) mengelompokkan iklan-iklan tersebut ke dalam kategori komersial dan nonkomersial, (2) mengidentifikasi pesan utama tiap iklan nonkomersial yang ditemukan, dan (3) mengisi tabel perbandingan di lembar kerja dengan kolom: Aspek | Iklan Komersial | Iklan Nonkomersial — aspek yang dibandingkan meliputi: tujuan, sasaran audiens, isi pesan, pihak yang menerbitkan, dan cara penyampaian pesan (10 menit).
- Setiap kelompok mempresentasikan hasil tabel perbandingan mereka secara singkat (1–2 menit per kelompok). Kelompok lain boleh memberikan tanggapan atau koreksi (8 menit).
- Guru memberikan konfirmasi dan klarifikasi atas hasil diskusi kelompok, menekankan poin-poin perbedaan yang sering keliru (3 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid secara individual menuliskan kesimpulan singkat (3–5 kalimat) di buku catatan atau lembar refleksi: 'Apa perbedaan paling penting antara iklan komersial dan nonkomersial? Mengapa iklan nonkomersial penting bagi masyarakat?'
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik ketiga ('Jika kamu bisa membuat iklan untuk kepentingan masyarakat, pesan apa yang ingin kamu sampaikan?') untuk menghubungkan materi dengan kehidupan nyata murid dan membangkitkan kepedulian sosial (dimensi Kewargaan) (3 menit).
- Beberapa murid (2–3 orang secara sukarela) membacakan kesimpulan mereka. Guru merespons dengan apresiasi dan menambahkan catatan penguat (3 menit).
- Guru memfasilitasi diskusi singkat: bagaimana pesan dalam iklan nonkomersial berkontribusi pada kesadaran warga masyarakat terhadap isu-isu publik seperti kesehatan, lingkungan, dan keamanan (3 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini: pengertian dan ciri iklan nonkomersial, cara menganalisis pesannya, serta perbedaan utama dengan iklan komersial (3 menit).
- Asesmen akhir: Guru membagikan kuis singkat (3–4 soal pilihan ganda atau isian singkat) yang mengukur kemampuan murid menganalisis pesan iklan nonkomersial dan membandingkannya dengan iklan komersial. Dikerjakan individual selama 5 menit.
- Guru meminta murid mengisi lembar refleksi diri singkat (2 pertanyaan: 'Apa yang paling menarik dari pelajaran hari ini?' dan 'Apa yang masih ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang iklan?') (2 menit).
- Guru menyampaikan informasi pertemuan berikutnya (topik menulis slogan) dan memberi tugas ringan: amati satu iklan nonkomersial di lingkungan sekitar rumah atau media sosial, catat isi pesannya, dan bawa ke kelas berikutnya.
- Guru menutup pelajaran dengan salam (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan: guru menyediakan kartu ringkasan berisi definisi dan ciri-ciri iklan komersial dan nonkomersial sebagai panduan saat mengerjakan lembar kerja. Untuk murid yang cepat: disediakan contoh iklan nonkomersial internasional (berbahasa Indonesia) dengan konteks lebih kompleks seperti iklan kampanye kesehatan WHO atau UNICEF untuk dianalisis secara lebih mendalam.
- Proses: Saat diskusi kelompok, guru mendampingi kelompok yang membutuhkan bantuan dengan pertanyaan scaffolding: 'Siapa yang membuat iklan ini?' dan 'Apakah ada produk yang dijual di sini?'. Murid yang sudah paham dapat berperan sebagai fasilitator kelompok untuk membantu teman yang kesulitan.
- Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup mengisi tabel perbandingan dengan 3 aspek. Murid yang cepat dapat menambahkan kolom 'Pendapatmu tentang efektivitas pesan iklan ini' dan memberikan argumen singkat mengapa sebuah iklan nonkomersial efektif atau tidak efektif.
ASESMENAwal:- Murid menuliskan di kertas kecil jawaban atas pertanyaan: 'Menurutmu, apa tujuan iklan nonkomersial?' — guru memindai respons untuk mengetahui pengetahuan awal dan miskonsepsi yang perlu diluruskan sebelum kegiatan inti.
Proses:- Observasi diskusi kelompok: guru berkeliling memantau proses pengelompokan iklan dan pengisian tabel perbandingan, mencatat murid yang mengalami kesulitan untuk diberikan scaffolding.
- Cek lembar kerja tabel perbandingan saat presentasi kelompok: guru menilai ketepatan identifikasi kategori iklan dan kelengkapan aspek yang dibandingkan.
- Tanya jawab lisan selama sesi konfirmasi setelah presentasi untuk memastikan seluruh kelas mencapai pemahaman yang benar.
Akhir:- Kuis singkat individual 3–4 soal (pilihan ganda/isian singkat) yang menguji: (1) kemampuan mengidentifikasi iklan nonkomersial dari contoh yang diberikan, (2) kemampuan menyimpulkan pesan utama sebuah iklan nonkomersial, dan (3) kemampuan membandingkan perbedaan tujuan iklan komersial dan nonkomersial.
- Tulisan kesimpulan individual 3–5 kalimat sebagai bukti kemampuan merefleksikan dan mengungkapkan pemahaman secara mandiri.
Formatif:- Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok menggunakan lembar observasi sederhana (aktif, pasif, atau perlu dorongan).
- Pemeriksaan hasil tabel perbandingan kelompok untuk mengecek pemahaman konsep perbedaan iklan komersial dan nonkomersial.
- Tanya jawab lisan selama kegiatan Memahami untuk memantau pemahaman awal.
Sumatif:- Kuis singkat individual (3–4 soal) di akhir pertemuan yang mengukur kemampuan menganalisis pesan iklan nonkomersial dan membandingkannya dengan iklan komersial.
- Tulisan kesimpulan individual (3–5 kalimat) yang menunjukkan pemahaman murid tentang perbedaan dan fungsi iklan nonkomersial.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menganalisis informasi dan pesan iklan nonkomersial [TP 8.2.3.1] | Murid belum dapat mengidentifikasi pesan yang terkandung dalam iklan nonkomersial, atau keliru mengidentifikasi iklan nonkomersial sebagai iklan komersial. | Murid dapat mengidentifikasi pesan tersurat dalam iklan nonkomersial dengan bantuan pertanyaan terpandu dari guru atau teman. | Murid dapat mengidentifikasi pesan tersurat dan sebagian pesan tersirat dalam iklan nonkomersial secara mandiri, serta mampu menyebutkan siapa sasaran dan tujuan iklan tersebut. | Murid dapat menganalisis pesan tersurat dan tersirat secara lengkap, menjelaskan tujuan, sasaran audiens, dan strategi penyampaian pesan dalam iklan nonkomersial secara kritis dan mandiri. | | Membandingkan iklan komersial dan nonkomersial [TP 8.2.3.2] | Murid belum dapat membedakan iklan komersial dan nonkomersial, atau hanya menyebutkan satu aspek perbedaan dengan tidak tepat. | Murid dapat menyebutkan satu aspek perbedaan antara iklan komersial dan nonkomersial (misal hanya tujuannya saja) dengan benar, namun belum mampu menjelaskan lebih lanjut. | Murid dapat membandingkan iklan komersial dan nonkomersial dari minimal dua aspek (tujuan, pesan, pihak penerbit, atau sasaran audiens) dengan tepat. | Murid dapat membandingkan iklan komersial dan nonkomersial dari tiga aspek atau lebih secara kritis, disertai alasan dan contoh konkret yang relevan dari kehidupan nyata. | | Partisipasi dan kolaborasi dalam diskusi kelompok | Murid tidak aktif dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi dalam pengisian lembar kerja. | Murid sesekali memberikan pendapat dalam diskusi kelompok, namun kontribusinya masih minimal dan perlu dorongan. | Murid aktif berpendapat dalam diskusi kelompok, mendengarkan pendapat teman, dan ikut mengisi lembar kerja bersama. | Murid sangat aktif dalam diskusi, mampu memimpin atau memfasilitasi kelompok, memberikan argumen yang relevan, dan mendorong teman lain untuk berpartisipasi. | | Kemampuan menyimpulkan dan mengomunikasikan hasil analisis | Murid belum mampu menuliskan atau menyampaikan kesimpulan tentang perbedaan iklan komersial dan nonkomersial. | Murid mampu menuliskan kesimpulan sederhana namun kurang lengkap atau kurang jelas, menggunakan bahasa yang masih perlu diperbaiki. | Murid mampu menuliskan kesimpulan yang jelas dan cukup lengkap tentang perbedaan iklan komersial dan nonkomersial menggunakan bahasa yang runtut. | Murid mampu menuliskan dan atau menyampaikan kesimpulan secara lengkap, jelas, runtut, dan disertai pendapat atau sikap kritis tentang pentingnya iklan nonkomersial bagi masyarakat. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah contoh iklan yang saya pilih sudah cukup relevan dengan kehidupan sehari-hari murid sehingga mereka mudah memahami perbedaan iklan komersial dan nonkomersial?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap kegiatan (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang perlu disesuaikan pada pertemuan berikutnya?
- Murid mana yang tampak kesulitan dalam menganalisis pesan iklan nonkomersial? Tindak lanjut apa yang perlu saya siapkan untuk mereka?
- Apakah strategi diskusi kelompok berjalan efektif hari ini? Apa yang bisa saya tingkatkan agar semua murid lebih aktif berkontribusi?
Refleksi Murid:- Apa perbedaan paling penting antara iklan komersial dan nonkomersial yang kamu pelajari hari ini?
- Bagian mana dari pelajaran hari ini yang paling menarik atau yang paling menantang bagimu? Mengapa?
- Apakah ada iklan nonkomersial di sekitar kehidupanmu yang sekarang terasa lebih bermakna setelah pelajaran hari ini? Iklan apa itu?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VIII (Elly Delfia & Maya Lestari Gusfitri, Kemdikbudristek 2024) — Bab II: Menulis Iklan dan Slogan, hlm. 44–63.
- Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas VIII (Edisi Revisi) — Bab II, hlm. 73–88.
- Contoh iklan nonkomersial visual (poster layanan masyarakat dari Kemenkes, BNPB, atau PLN) — dapat dicetak atau ditampilkan melalui proyektor.
- Cuplikan video iklan layanan masyarakat (durasi 30–60 detik) dari kanal YouTube resmi lembaga pemerintah atau UNICEF Indonesia — diputar melalui laptop/proyektor jika fasilitas tersedia.
- Lembar kerja tabel perbandingan iklan komersial dan nonkomersial (dibuat guru, dicetak atau dibagikan digital).
- Kartu gambar iklan campuran (komersial dan nonkomersial) untuk aktivitas pengelompokan — dicetak dan dilaminating untuk penggunaan berulang.
- Papan tulis atau layar proyektor untuk menampilkan contoh iklan dan hasil diskusi.
- Sticky note atau kertas kecil untuk asesmen awal.
|