MODUL AJAR Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D) Topik: Bab 2 — Menulis Iklan dan Slogan: Menyampaikan Ide dengan Kata dan Gambar INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 8 |
|---|
| Topik | Bab 2 — Menulis Iklan dan Slogan: Menyampaikan Ide dengan Kata dan Gambar |
|---|
| Alokasi Waktu | 30 JP (30 x 40 menit = 1200 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 12 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 8.2.1 Menganalisis pesan dari teks iklan komersial dan nonkomersial berwujud teks visual untuk menemukan makna tersurat dan tersirat
- TP 8.2.2 Mengevaluasi kualitas dari teks iklan berwujud visual menggunakan sumber informasi lain
- TP 8.2.3 Menulis gagasan dan pesan ke dalam bentuk slogan secara kreatif dan menarik
- TP 8.2.4 Menulis pesan dan arahan dalam teks iklan berbentuk teks multimodal yang memadukan kata dan gambar
- TP 8.2.5 Mempresentasikan pesan iklan dan slogan untuk tujuan pemberian solusi dalam bentuk monolog secara kritis dan kreatif
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Informasi langsung apa saja yang dapat kita temukan saat pertama kali melihat sebuah iklan produk?
- Mengapa teks dalam iklan komersial selalu mencantumkan nama barang, keunggulan, dan harga secara jelas dan tertulis?
- Mengapa sebuah iklan minuman segar sering menampilkan gambar orang yang berkeringat lalu tersenyum puas setelah minum, bukan hanya menampilkan foto botolnya saja?
- Apa perbedaan antara hal yang tertulis jelas di gambar iklan dengan maksud tersembunyi yang ingin disampaikan pembuat iklan kepada kita?
- Pernahkah kalian melihat poster ajakan hemat air atau buang sampah di sekolah? Apa tujuan iklan tersebut dibuat?
- Bagaimana kita bisa mengetahui pesan yang tidak tertulis secara langsung di dalam gambar iklan layanan masyarakat?
- Apakah semua pernyataan keunggulan produk atau informasi dalam teks iklan selalu akurat sesuai kenyataan?
- Bagaimana cara kita membuktikan kebenaran klaim teks pada iklan menggunakan sumber informasi pembanding yang tepercaya?
- Apakah gambar pada sebuah iklan selalu menampilkan kondisi barang atau layanan yang sesungguhnya?
- Bagaimana cara kita membuktikan apakah ilustrasi atau foto dalam suatu iklan visual itu akurat atau justru melebih-lebihkan?
- Bagaimana sebuah kalimat pendek dapat memuat gagasan besar dan terus diingat orang?
- Apa perbedaan utama antara kalimat informasi biasa dengan kalimat slogan?
- Apa yang membuat sebuah kalimat slogan begitu mudah diingat dan langsung menempel di kepala kita?
- Bagaimana cara kita mengubah kalimat panjang yang biasa menjadi slogan yang padat, berima, dan memikat?
- Bagaimana sebuah kalimat dalam iklan dapat membuat seseorang tergerak untuk mengikuti imbauan atau membeli produk?
- Apa perbedaan nada ajakan antara kalimat yang membujuk secara halus dan kalimat perintah yang tegas pada sebuah poster iklan?
- Bagaimana sebuah gambar dan susunan kata dapat bekerja sama menyampaikan pesan yang kuat dalam sebuah iklan?
- Mengapa peletakan kata dan pilihan visual dalam teks multimodal harus saling mendukung dan tidak bertentangan?
- Bagaimana sebuah kalimat slogan yang singkat dapat menawarkan solusi nyata bagi masalah di sekitar kita saat dipresentasikan secara monolog?
- Apa yang membuat sebuah presentasi monolog tentang pesan slogan terdengar kritis dan meyakinkan bagi pendengar?
- Bagaimana cara menyampaikan pesan sebuah iklan agar orang lain langsung memahami masalah yang diangkat dan solusi yang ditawarkan?
- Mengapa dalam presentasi monolog iklan, kita perlu menjelaskan keterpaduan antara kata dan gambar untuk meyakinkan audiens?
- Bagaimana membuktikan bahwa sebuah iklan memberikan informasi yang benar, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan?
- Bagaimana memadukan kata yang padat dan gambar yang tepat agar pesan dalam slogan atau iklan mampu memberi solusi nyata bagi pembaca?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menganalisis Pesan Tersurat dalam Teks Iklan Komersial Visual — 3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.2.1 Menganalisis pesan dari teks iklan komersial dan nonkomersial berwujud teks visual untuk menemukan makna tersurat dan tersirat
Pendahuluan:- Guru mengondisikan kelas, menyapa murid, mengecek kehadiran, dan menyampaikan fokus kegiatan yaitu menganalisis pesan tersurat (informasi yang tertulis nyata) pada teks iklan komersial visual (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat: menampilkan contoh iklan visual cetak 'Susu Segar Murni' (teks memuat: 'Susu Murni Sapi Asli - Mengandung Kalsium Tinggi - Harga Promo Rp5.000') dan meminta murid secara cepat menuliskan nama produk, satu keunggulan tertulis, dan harga pada lembar catatan (acuan: produk = Susu Murni Sapi Asli, keunggulan = Kalsium Tinggi, harga = Rp5.000) (10 menit).
- Guru menghubungkan jawaban murid dengan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengidentifikasi dan membedah 4 unsur pesan tersurat dalam teks iklan komersial visual: nama produk, sasaran pembeli, keunggulan fisik/fitur yang tertulis, serta ajakan/arahan tertulis (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengamati teks iklan komersial visual 'Sepatu Lari Kilat' yang ditampilkan guru (iklan memuat teks: 'Sepatu Lari Kilat: Ringan di Kaki, Kuat di Aspal! Khusus Pelajar & Remaja Aktif. Beli Sekarang di Toko Olahraga Terdekat, Diskon 20%!') (10 menit).
- Guru memandu murid membedah konsep pesan tersurat melalui 4 pertanyaan panduan: (1) Apa produk yang ditawarkan? (acuan tersurat: Sepatu Lari Kilat); (2) Siapa sasaran konsumennya? (acuan tersurat: Pelajar & Remaja Aktif); (3) Apa keunggulan barang yang tertulis jelas? (acuan tersurat: Ringan di kaki dan kuat di aspal); (4) Apa ajakan/arahan tertulisnya? (acuan tersurat: Beli sekarang di toko olahraga terdekat dengan diskon 20%) (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid berpasangan memainkan tantangan 'Detektif Pesan Tersurat' (kegiatan menggembirakan): tiap pasangan menerima 2 lembar iklan komersial visual berbeda, yaitu Iklan A ('Roti Sehat Gandum: 100% Gandum Utuh Bebas Gula, Cocok untuk Menu Sarapan Keluarga, Dapatkan di Minimarket Terdekat!') dan Iklan B ('Sabun Cair Wangi Buah: Basmi 99% Kuman dan Lembut di Kulit Anak, Tersedia Kemasan Isi Ulang 450 ml di Swalayan!') (15 menit).
- Setiap pasangan menganalisis dan mengisi tabel pesan tersurat untuk kedua iklan tersebut yang mencakup 4 aspek tersurat: nama produk, khasiat/keunggulan tertulis, sasaran konsumen/pengguna tertulis, dan lokasi pembelian/arahan tertulis (acuan Iklan A: Roti Sehat Gandum, 100% gandum utuh bebas gula, keluarga/sarapan, beli di minimarket terdekat; acuan Iklan B: Sabun Cair Wangi Buah, basmi 99% kuman dan lembut di kulit, anak-anak, swalayan kemasan 450 ml) (10 menit).
- Secara mandiri, setiap murid mengerjakan lembar kerja analisis teks iklan komersial ketiga 'Jus Buah Segar Nusantara' (memuat teks: 'Jus Jeruk Segar Asli Tanpa Pengawet, Pilihan Tepat Pekerja Kantoran untuk Cegah Flu, Harga Botol Hemat Rp8.000, Pesan Melalui Layanan Pesan Antar 08123456789') untuk menentukan seluruh 4 pesan tersurat yang ada pada iklan (acuan: produk = Jus Jeruk Segar Asli; keunggulan tertulis = Tanpa pengawet/cegah flu; sasaran tertulis = Pekerja kantoran; arahan/harga tertulis = Harga Rp8.000 / pesan via 08123456789) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mencocokkan hasil analisis mandiri pada iklan 'Jus Buah Segar Nusantara' dengan kunci acuan kelas dan menghitung berapa butir pesan tersurat yang berhasil dianalisis dengan tepat (10 menit).
- Murid menuliskan refleksi kesadaran berpikir pada lembar catatan: membedakan bukti kalimat yang benar-benar tertulis (tersurat) dengan dugaan/asumsi pribadi yang tidak tertulis pada teks iklan visual (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan bahwa pesan tersurat dalam iklan komersial visual adalah informasi faktual yang tertulis langsung pada teks iklan, meliputi identitas barang, sasaran, keunggulan eksplisit, dan informasi transaksi (5 menit).
- Guru memberikan penguatan atas kerja analisis murid dan mengumumkan topik pertemuan berikutnya yaitu menganalisis makna pesan tersirat dalam teks iklan komersial visual (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan teks iklan visual dengan tata letak teks berpoin jelas dan kalimat singkat; murid yang mahir diberikan iklan visual komersial dengan teks paragraf padat dan ragam rincian spesifikasi produk.
- Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dipandu menandai teks langsung menggunakan stabilo berwarna untuk setiap jenis informasi tersurat; murid mahir menganalisis iklan mandiri tanpa bantuan stabilo dan memisahkan detail teknis produk.
- Produk: Murid dapat menyajikan hasil analisis pesan tersurat dalam bentuk tabel isian terstruktur atau diagram pengelompokan 4 unsur tersurat.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik singkat mengidentifikasi 3 pesan tersurat pada teks iklan 'Susu Segar Murni' (Teks: 'Susu Murni Sapi Asli - Mengandung Kalsium Tinggi - Harga Promo Rp5.000'). Soal: (1) Sebutkan nama produk! (acuan: Susu Murni Sapi Asli); (2) Sebutkan satu keunggulan tertulis! (acuan: Mengandung Kalsium Tinggi); (3) Sebutkan harga produk! (acuan: Rp5.000).
Proses:- Observasi formatif saat pengerjaan berpasangan tantangan 'Detektif Pesan Tersurat' menggunakan lembar cek ketercapaian 4 unsur pesan tersurat (nama produk, keunggulan fisik tertulis, sasaran tertulis, lokasi/arahan tertulis) pada Iklan A ('Roti Sehat Gandum') dan Iklan B ('Sabun Cair Wangi Buah').
Akhir Pertemuan:- Tugas mandiri analisis pesan tersurat pada teks iklan visual 'Jus Buah Segar Nusantara'. Butir soal: (1) Tuliskan nama produk yang diiklankan! (acuan: Jus Jeruk Segar Asli); (2) Tuliskan keunggulan tertulis produk tersebut! (acuan: Tanpa pengawet / mencegah flu); (3) Tuliskan target sasaran konsumen yang tertulis! (acuan: Pekerja kantoran); (4) Tuliskan informasi harga dan cara pembelian yang tertulis! (acuan: Harga Rp8.000 / pesan via 08123456789). Kriteria tuntas: minimal 3 dari 4 butir terjawab tepat sesuai acuan teks.
Formatif:- Penilaian proses analisis tabel pesan tersurat berpasangan (Iklan A dan Iklan B)
- Penilaian tugas mandiri analisis 4 butir pesan tersurat pada iklan visual 'Jus Buah Segar Nusantara'
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Menganalisis Pesan Tersurat Teks Iklan Komersial Visual | Menganalisis dengan tepat 1 dari 4 unsur pesan tersurat (nama produk, keunggulan tertulis, sasaran tertulis, arahan/transaksi tertulis) pada teks iklan visual. | Menganalisis dengan tepat 2 dari 4 unsur pesan tersurat (nama produk, keunggulan tertulis, sasaran tertulis, arahan/transaksi tertulis) pada teks iklan visual. | Menganalisis dengan tepat 3 dari 4 unsur pesan tersurat (nama produk, keunggulan tertulis, sasaran tertulis, arahan/transaksi tertulis) pada teks iklan visual secara mandiri. | Menganalisis dengan tepat seluruh 4 unsur pesan tersurat (nama produk, keunggulan tertulis, sasaran tertulis, arahan/transaksi tertulis) pada teks iklan visual secara mandiri dan lengkap sesuai teks rujukan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid mampu membedakan fakta yang tertulis langsung (tersurat) dengan penafsiran pribadi terhadap teks iklan komersial visual?
- Bagian mana dari unsur pesan tersurat (nama produk, keunggulan, sasaran, arahan/transaksi) yang paling sering terlewat oleh murid?
Murid:- Apakah saya dapat menemukan informasi nama produk, sasaran, keunggulan, dan harga yang tertulis langsung pada teks iklan tanpa menebak-nebak?
- Langkah apa yang membantu saya menemukan pesan tersurat dengan cepat dan tepat saat memirsa iklan visual?
Pertemuan 2 — Menganalisis Pesan Tersirat dalam Teks Iklan Komersial Visual — 3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.2.1 Menganalisis pesan dari teks iklan komersial dan nonkomersial berwujud teks visual untuk menemukan makna tersurat dan tersirat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyiapkan suasana belajar yang kondusif (3 menit).
- Guru mengaitkan pembelajaran pertemuan sebelumnya tentang pesan tersurat dengan menampilkan sebuah gambar iklan komersial visual pemantik: sebuah poster produk biskuit bergambar anak juara kelas memegang piala di samping biskuit bertuliskan 'Nutrisi Otak Juara' (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui 2 pertanyaan lisan terarah: (1) 'Apa makna tersurat yang tertulis pada teks?' (acuan: biskuit tersebut mengandung nutrisi untuk anak juara); (2) 'Apa makna tersirat yang ingin diyakinkan pembuat iklan kepada pembeli melalui paduan piala dan biskuit tersebut?' (acuan: memakan biskuit tersebut dapat membuat anak berprestasi/pintar seperti juara) (7 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yakni menganalisis pesan tersirat dalam teks iklan komersial visual melalui pemaknaan inferensial atas paduan kata dan ilustrasi (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mencermati pemodelan analisis pesan tersirat yang didemonstrasikan guru menggunakan contoh Iklan Visual A (Iklan Sabun Cuci 'Bersih Kilat' menampilkan piring kotor berminyak menjadi kinclong bercahaya seperti cermin dalam satu usapan) untuk membedakan antara fakta tersurat (tulisan: 'Membersihkan lemak membandel') dan makna tersirat (menggunakan sabun ini menghemat tenaga dan waktu mencuci piring) (15 menit).
- Murid mengikuti permainan tantangan detektif makna 'Tebak Maksud Tersembunyi' secara berpasangan: murid menerima kartu studi kasus Iklan Visual B (Sepatu Lari 'AeroSpeed' dengan gambar pelari melompati gedung kota bertuliskan 'Langkah Tanpa Batas') dan berdiskusi cepat menentukan makna tersiratnya (acuan jawaban: sepatu tersebut sangat ringan, membuat pemakainya bergerak bebas dan percaya diri melampaui hambatan) (15 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid membentuk kelompok berpasangan untuk menganalisis 2 bahan teks iklan komersial visual pada Lembar Kerja Analisis: Iklan 1 (Minuman Isotonik 'SegarFit' menampilkan foto atlet bersemangat di tengah terik matahari dengan teks 'Kembalikan Energimu yang Hilang') dan Iklan 2 (Lampu Belajar LED 'TerangFokus' menampilkan meja belajar malam hari yang tenang dengan teks 'Teman Setia Meraih Impian') (10 menit).
- Setiap pasangan menganalisis dan menuliskan pesan tersurat serta pesan tersirat pada kedua iklan visual tersebut di Lembar Kerja. Kunci acuan analisis: Iklan 1 -> Pesan tersurat: minuman isotonik dapat mengembalikan cairan dan energi tubuh; Pesan tersirat: jika meminum SegarFit, konsumen akan tetap tangguh, berprestasi, dan tidak mudah lelah menghadapi tantangan berat. Iklan 2 -> Pesan tersurat: lampu belajar LED menerangi aktivitas belajar di malam hari; Pesan tersirat: lampu ini menjamin kenyamanan belajar yang mendukung kesuksesan dan cita-cita masa depan pemakainya (20 menit).
- Guru berkeliling memberikan bimbingan berkala, mengamati analisis murid dengan daftar cek formatif, dan mengajukan pertanyaan penuntun bagi pasangan yang masih kesulitan membedakan teks literal dengan makna inferensial (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Perwakilan pasangan membagikan temuan analisis pesan tersiratnya di hadapan teman sebangku/kelompok lain, kemudian murid saling memeriksa ketepatan rumusan makna tersirat berdasarkan bukti visual dan tekstual pada iklan (15 menit).
- Murid menyimpulkan langkah berpikir inferensial dalam menganalisis pesan tersirat iklan komersial: membaca teks tersurat, membedah simbol gambar/latar, lalu menyimpulkan bujukan tersembunyi yang ditujukan kepada konsumen (5 menit).
Penutup:- Murid mengerjakan cek pemahaman singkat mandiri (asesmen akhir proses) menjawab 1 soal analisis pesan tersirat dari Iklan Visual C: Poster Iklan Mobil Keluarga 'Harmoni' menampilkan satu keluarga tersenyum di jalan pegunungan indah dengan teks 'Perjalanan Nyaman, Kehangatan Nyata' (acuan jawaban: mobil ini memberikan keselamatan dan mempererat keharmonisan/kebahagiaan hubungan keluarga) (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik umum atas hasil analisis murid, mengapresiasi kerja teliti seluruh kelas, dan menginformasikan topik pertemuan berikutnya (menganalisis pesan tersurat dan tersirat dalam iklan nonkomersial visual) tanpa tugas rumah tertulis (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan perancah diberikan iklan visual dengan petunjuk visual eksplisit (tanda panah fokus pada objek gambar), sedangkan murid yang lebih mahir menganalisis iklan komersial dengan metafora visual yang lebih kaya makna.
- Proses: Murid yang perlu bimbingan didampingi guru dengan panduan pertanyaan bertahap (Apa gambarnya? Apa tulisannya? Apa perasaan yang ingin diciptakan?), sedangkan murid mahir bekerja mandiri merumuskan argumen pendukung simpulan tersiratnya.
- Produk: Format penulisan pesan tersirat dapat berupa tabel rincian unsur inferensial bagi kelompok reguler atau paragraf analisis keterkaitan teks-gambar bagi kelompok mahir.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik lisan berbasis Iklan Biskuit 'Nutrisi Otak Juara'. Butir 1: Sebutkan pesan tersurat iklan tersebut! (Acuan: biskuit mengandung nutrisi untuk anak juara). Butir 2: Sebutkan pesan tersirat di balik gambar anak memegang piala di samping biskuit! (Acuan: mengonsumsi biskuit membuat anak pintar/berprestasi seperti juara).
Proses:- Penilaian lembar kerja analisis Iklan 1 ('SegarFit') dan Iklan 2 ('TerangFokus'). Kunci acuan: Iklan 1 tersurat = mengembalikan energi/cairan tubuh yang hilang; Iklan 1 tersirat = konsumen menjadi tangguh, bugar, dan pantang menyerah seperti atlet juara; Iklan 2 tersurat = lampu LED menerangi meja belajar malam hari; Iklan 2 tersirat = lampu ini mendukung kenyamanan belajar demi meraih masa depan/prestasi sukses.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman tertulis 1 butir inferensial berbasis Iklan Mobil 'Harmoni' (teks: 'Perjalanan Nyaman, Kehangatan Nyata', gambar: keluarga tersenyum di perjalanan pemandangan indah). Soal: Rumuskan pesan tersirat dari perpaduan teks dan gambar iklan mobil tersebut! Kriteria penerimaan: jawaban memuat gagasan bahwa mobil tersebut bukan sekadar alat transportasi, melainkan sarana menjamin keamanan/kenyamanan dan mempererat keharmonisan serta kebahagiaan keluarga.
Formatif:- Penilaian proses unjuk kerja analisis pesan tersirat pada teks iklan komersial visual menggunakan rubrik analitis
- Daftar cek observasi diskusi berpasangan saat membedah makna tersirat teks dan gambar
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan menganalisis pesan tersurat teks iklan komersial visual | Belum mampu mengidentifikasi pesan tersurat pada kedua teks iklan visual dengan tepat. | Mampu mengidentifikasi pesan tersurat pada 1 dari 2 teks iklan visual secara tepat sesuai acuan teks. | Mampu mengidentifikasi seluruh pesan tersurat pada kedua teks iklan visual secara tepat sesuai acuan teks. | Mampu mengidentifikasi seluruh pesan tersurat pada kedua teks iklan visual secara tepat, lengkap dengan kutipan teks pendukung secara mandiri. | | Ketepatan menganalisis pesan tersirat teks iklan komersial visual | Belum mampu merumuskan pesan tersirat dan hanya mengulang pesan tersurat literal dari kedua iklan visual. | Mampu merumuskan pesan tersirat pada 1 dari 2 teks iklan visual secara logis berdasarkan paduan teks dan gambar. | Mampu merumuskan pesan tersirat pada kedua teks iklan visual secara logis dan tepat sesuai acuan inferensi teks dan gambar. | Mampu merumuskan pesan tersirat pada kedua teks iklan visual secara mendalam, tepat, dan menjelaskan kaitan logis antara ilustrasi visual dengan maksud bujukan iklan secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alur pemodelan analisis inferensial membantu murid membedakan pesan tersurat dan tersirat secara jelas?
- Bagian mana dari aktivitas terbimbing berpasangan yang paling efektif membangun kemampuan penalaran kritis murid dalam membedah makna gambar iklan?
Murid:- Apa perbedaan utama yang kamu temukan antara informasi yang tertulis langsung (tersurat) dan pesan tersembunyi (tersirat) dalam sebuah iklan?
- Strategi apa yang paling membantumu menemukan maksud tersembunyi dari gambar dan kata-kata pada iklan hari ini?
Pertemuan 3 — Menganalisis Pesan Tersurat dan Tersirat dalam Teks Iklan Nonkomersial Visual — 3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.2.1 Menganalisis pesan dari teks iklan komersial dan nonkomersial berwujud teks visual untuk menemukan makna tersurat dan tersirat
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran, memeriksa kesiapan murid, dan menyampaikan fokus pertemuan hari ini, yaitu menganalisis pesan tersurat dan tersirat pada teks iklan nonkomersial visual (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen diagnostik singkat dengan menampilkan 1 contoh iklan nonkomersial visual bertema kebersihan lingkungan yang memuat tulisan 'Buanglah sampah pada tempatnya' dan ilustrasi bumi tersenyum saat dimasukkan sampah ke tempat pilah; murid menjawab 2 pertanyaan pemetaan kesiapan tertulis singkat: (1) pesan tersurat teks tersebut, (2) pesan tersirat di balik gambar bumi tersenyum (acuan jawaban: pesan tersurat = perintah/ajakan membuang sampah pada tempat yang disediakan; pesan tersirat = menjaga kebersihan lingkungan membuat bumi tetap sehat dan lestari) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid memirsa dan mencermati tayangan 2 teks iklan nonkomersial visual: Iklan 1 bertema hemat listrik (teks: 'Matikan lampu jika tidak digunakan', gambar: sakelar dengan bohlam padam dan bumi beristirahat) dan Iklan 2 bertema hemat air (teks: 'Gunakan air secukupnya', gambar: keran menetes di atas tanah retak) (15 menit).
- Secara interaktif melalui kuis cepat 'Tebak Makna Gambar', murid membedakan informasi yang tertulis langsung (makna tersurat) dan maksud tersembunyi dari simbol visual (makna tersirat) pada kedua iklan tersebut, dipandu konfirmasi guru bahwa iklan nonkomersial bertujuan mengedukasi dan mengajak masyarakat demi kebaikan bersama, bukan menjual barang/jasa (15 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menerima Lembar Kerja Analisis Pesan Iklan Nonkomersial yang memuat 2 teks iklan nonkomersial visual baru: Iklan A (Iklan Ayo Membaca: teks 'Buku adalah Jendela Dunia', gambar anak duduk di atas tumpukan buku menatap cakrawala terbuka) dan Iklan B (Iklan Gemar Makan Ikan: teks 'Makan Ikan Setiap Hari, Otak Sehat dan Cerdas', gambar sepiring ikan segar bersebelahan dengan siluet kepala berakar pohon bertunas) (15 menit).
- Murid bekerja secara mandiri menganalisis pesan tersurat dan tersirat dari Iklan A dan Iklan B pada tabel lembar kerja dengan mengisi 4 butir analisis lengkap: (1) Pesan tersurat Iklan A, (2) Pesan tersirat Iklan A, (3) Pesan tersurat Iklan B, dan (4) Pesan tersirat Iklan B (acuan jawaban: Butir 1 = buku berfungsi sebagai jendela dunia/ajakan membaca buku; Butir 2 = dengan banyak membaca pengetahuan seseorang terbuka luas; Butir 3 = ajakan mengonsumsi ikan setiap hari agar otak sehat dan cerdas; Butir 4 = kandungan gizi ikan mendukung perkembangan dan pertumbuhan kecerdasan otak) (35 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mencocokkan hasil analisisnya dengan kunci acuan yang dipaparkan guru, menandai analisis yang sudah tepat dan bagian yang masih keliru dalam membedakan makna tersurat serta tersirat iklan nonkomersial visual (15 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan cara menemukan pesan tersurat (membaca teks tertulis secara literal) dan tersirat (menafsirkan makna di balik perpaduan teks dan simbol gambar) pada iklan nonkomersial (5 menit).
- Murid mengerjakan 1 soal cek pemahaman singkat di buku catatan untuk 1 poster donor darah (teks: 'Setetes Darahmu, Nyawa bagi Mereka', gambar telapak tangan menopang tetesan darah) dengan menuliskan 1 pesan tersurat dan 1 pesan tersiratnya (acuan: tersurat = setetes darah pendonor menyelamatkan nyawa orang lain; tersirat = kepedulian mendonorkan darah secara sukarela sangat berharga demi kemanusiaan) sebelum kelas diakhiri (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan teks iklan visual nonkomersial dengan teks eksplisit dan simbol gambar sederhana, sedangkan murid yang mahir diberikan iklan visual nonkomersial dengan simbol metaforis yang lebih mendalam.
- Proses: Murid yang masih kesulitan memisahkan pesan tersurat dan tersirat dipandu dengan pertanyaan penuntun (misal: 'Apa kalimat persis yang tertulis?' dan 'Apa maksud gambar tersebut bagi kehidupan kita?'), sementara murid yang cepat bekerja mandiri menganalisis seluruh butir.
- Produk: Analisis dituangkan pada tabel format standar lembar kerja; murid mahir menguraikan alasan logis kaitan teks dan gambar secara lebih mendalam.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik tertulis singkat sebelum kegiatan inti berupa pemirsaan 1 iklan visual nonkomersial 'Buanglah sampah pada tempatnya' (acuan jawaban: pesan tersurat = perintah membuang sampah ke wadah yang disediakan; pesan tersirat = menjaga lingkungan membuat bumi tetap lestari)
Proses:- Formatif analisis pesan iklan nonkomersial visual pada Lembar Kerja: Murid mengisi 4 butir analisis (Pesan tersurat Iklan A, Pesan tersirat Iklan A, Pesan tersurat Iklan B, Pesan tersirat Iklan B). Acuan penilaian: (1) Butir 1 tepat mengidentifikasi teks literal ajakan membaca/buku jendela dunia; (2) Butir 2 tepat menafsirkan buku membuka wawasan luas; (3) Butir 3 tepat mengidentifikasi ajakan makan ikan demi otak cerdas; (4) Butir 4 tepat menafsirkan nutrisi ikan menumbuhkan daya pikir/kecerdasan
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman tertulis akhir sesi atas poster donor darah 'Setetes Darahmu, Nyawa bagi Mereka' (acuan jawaban: pesan tersurat = setetes darah bermanfaat menyelamatkan nyawa; pesan tersirat = mendonorkan darah merupakan tindakan kemanusiaan yang sangat berharga untuk menolong sesama)
Formatif:- Penilaian proses lembar kerja analisis pesan tersurat dan tersirat pada 2 teks iklan nonkomersial visual menggunakan rubrik analitik
- Cek pemahaman tertulis pada akhir pembelajaran
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menganalisis Pesan Tersurat Iklan Nonkomersial Visual | Belum mampu menemukan pesan tersurat pada kedua teks iklan visual nonkomersial yang disajikan. | Mampu menemukan pesan tersurat secara tepat pada 1 dari 2 teks iklan nonkomersial visual sesuai acuan (Iklan A atau B). | Mampu menemukan pesan tersurat secara tepat pada seluruh 2 teks iklan nonkomersial visual sesuai acuan (Iklan A: membaca/buku jendela dunia; Iklan B: konsumsi ikan setiap hari untuk kesehatan otak). | Mampu menemukan pesan tersurat secara tepat pada seluruh 2 teks iklan nonkomersial visual sesuai acuan secara mandiri dan runtut tanpa bantuan penuntun guru. | | Menganalisis Pesan Tersirat Iklan Nonkomersial Visual | Belum mampu menafsirkan pesan tersirat dari simbol gambar dan teks pada kedua iklan nonkomersial visual. | Mampu menafsirkan pesan tersirat secara tepat pada 1 dari 2 teks iklan nonkomersial visual sesuai acuan (Iklan A atau B). | Mampu menafsirkan pesan tersirat secara tepat pada seluruh 2 teks iklan nonkomersial visual sesuai acuan (Iklan A: membaca memperluas wawasan masa depan; Iklan B: gizi ikan menstimulasi kecerdasan berpikir). | Mampu menafsirkan pesan tersirat secara tepat dan mendalam pada seluruh 2 teks iklan nonkomersial visual sesuai acuan serta mengaitkan fungsi gambar dengan pesan teks secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah contoh iklan nonkomersial visual yang disajikan cukup kontekstual dan memudahkan murid membedakan pesan tersurat dan tersirat?
- Bagian mana dari analisis pesan tersirat yang paling sering disalahpahami oleh murid?
Murid:- Apa perbedaan utama yang paling kalian rasakan saat mencari pesan tersurat dibandingkan pesan tersirat dalam sebuah iklan nonkomersial?
- Langkah apa yang paling membantumu memahami makna tersembunyi dari gambar pada poster atau iklan layanan masyarakat?
Pertemuan 4 — Mengevaluasi Kualitas Teks Iklan Visual Bagian Teks Menggunakan Sumber Informasi Lain — 3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.2.2 Mengevaluasi kualitas dari teks iklan berwujud visual menggunakan sumber informasi lain
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, memeriksa kehadiran, dan memfasilitasi murid menyiapkan sarana belajar dengan tertib (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-4, yaitu mengevaluasi kualitas teks iklan visual pada bagian teks klaim menggunakan sumber informasi pembanding (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui kuis singkat 2 butir pernyataan iklan pada papan tulis untuk memetakan kesiapan murid memverifikasi klaim teks dengan fakta pembanding (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mencermati pemodelan telaah teks iklan produk minuman 'Jus Buah Segar Sehat' yang memuat teks klaim: 'Mengandung 100% sari buah apel asli tanpa pemanis buatan' yang disandingkan dengan teks sumber informasi lain berupa label gizi resmi BPOM (komposisi: air 60%, gula pasir 25%, perisa apel sintetis 15%) (10 menit).
- Murid secara berkesadaran mengidentifikasi perbedaan klaim teks iklan dengan data sumber pembanding untuk menilai kualitas teks iklan dari aspek keakuratan dan kejelasan informasi (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid berpartisipasi dalam permainan detektif fakta ceria 'Cek Fakta Teks Iklan' secara berpasangan: menebak kesesuaian klaim teks dari 3 potongan iklan visual yang dibagikan guru dengan kartu fakta pembanding resmi yang disembunyikan dalam amplop tantangan (15 menit).
- Murid mengerjakan Lembar Kerja Evaluasi Teks Iklan secara mandiri untuk mengevaluasi kualitas 3 teks klaim iklan visual menggunakan teks sumber pembanding yang disediakan di lembar kerja: Teks Iklan A (Sabun Mandi Anti-Kuman: 'Membunuh 100% kuman dan virus seketika') dibandingkan dengan Hasil Uji Lab Kemenkes (daya bunuh kuman 92% setelah pencucian 20 detik); Teks Iklan B (Sepatu Lari AeroSpeed: 'Terbuat dari 100% serat bambu alami tanpa bahan sintetis') dibandingkan dengan Lembar Spesifikasi Teknis Pabrik (bahan: 60% nilon sintetis, 40% serat bambu); Teks Iklan C (Bimbel Cerdas Prestasi: 'Menjamin 100% kelulusan seluruh siswa ke sekolah negeri unggulan') dibandingkan dengan Laporan Evaluasi Tahunan Dinas Pendidikan (tingkat kelulusan siswa bimbel tersebut mencapai 78%) (35 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid menuliskan evaluasi kritis pada tabel simpulan lembar kerja mengenai tingkat keakuratan dan kualitas teks ketiga iklan tersebut berdasarkan bukti pembanding resmi (15 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan kriteria kualitas teks iklan (keakuratan informasi dan ketiadaan manipulasi data) saat diuji dengan sumber informasi lain (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik capaian hasil latihan mengevaluasi teks iklan dan menutup pertemuan dengan doa serta salam tanpa membahas akhir bab (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan komparasi bersanding (garis bawah teks klaim dan garis bawah data sumber pembanding), sedangkan murid yang mahir diberikan teks pembanding dengan paragraf data statistik yang lebih padat.
- Proses: Murid dengan kesiapan belajar awal rendah didampingi pada evaluasi Teks Iklan A, sedangkan murid berkemampuan tinggi langsung mengevaluasi ketiga teks secara mandiri.
- Produk: Tingkat kedalaman argumen evaluasi disesuaikan: murid reguler minimal menyebutkan kesesuaian faktual (akurat/tidak akurat), murid mahir menguraikan dampak perbedaan klaim terhadap kualitas kebenaran teks iklan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik kesiapan membaca kritis dengan 2 butir pernyataan: (1) Teks iklan menyatakan: 'Minyak Goreng Murni tanpa kolesterol 100% sehat untuk jantung', bandingkan dengan info pembanding: 'Semua minyak nabati alami memang bebas kolesterol, tetapi konsumsi lemak berlebih tetap berisiko'. Murid menentukan apakah klaim teks iklan akurat seutuhnya atau menyesatkan (acuan: klaim menyamarkan fakta umum nabati seolah keunggulan eksklusif/kurang akurat secara konteks); (2) Teks iklan menyatakan: 'Koneksi internet tanpa batas kuota selamanya', bandingkan dengan info pembanding: 'Berlaku batas wajar pemakaian (FUP) 20 GB per bulan'. Murid menentukan apakah klaim teks iklan sesuai kenyataan (acuan: tidak sesuai kenyataan/klaim melebih-lebihkan karena ada batasan FUP 20 GB).
Proses:- Pengamatan ketercapaian evaluasi teks klaim iklan saat murid membandingkan teks iklan A, B, dan C dengan dokumen data rujukan (acuan ketepatan: Teks A berlebih-lebihan/tidak akurat karena klaim 100% seketika bertentangan dengan hasil lab 92% dalam 20 detik; Teks B tidak akurat karena klaim 100% serat alami bertentangan dengan spesifikasi teknis 60% nilon; Teks C tidak akurat karena klaim jaminan 100% lulus bertentangan dengan data dinas kelulusan riil 78%).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman mandiri di akhir sesi berupa 1 butir evaluasi teks: Teks Iklan 'Sereal Jagung Manis Super: Bebas Gula Tambahan' dibandingkan dengan Informasi Nilai Gizi 'Mengandung Sirup Fruktosa Jagung 12 gram per saji'. Kriteria penerimaan operasional: murid tepat menyimpulkan bahwa teks iklan berkualitas rendah/menyesatkan karena sirup fruktosa tergolong gula tambahan, sehingga klaim bebas gula bertentangan dengan rujukan gizi resmi.
Formatif:- Penilaian kinerja pengerjaan Lembar Kerja Evaluasi Teks Iklan Visual menggunakan rubrik analitis kualitas teks pembanding.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Evaluasi Kualitas Teks Iklan Berdasarkan Sumber Informasi Pembanding | Belum mampu mengevaluasi kualitas teks iklan; salah membandingkan klaim teks dengan ketiga sumber informasi pembanding yang disediakan. | Mengevaluasi kualitas teks iklan dengan tepat pada 1 dari 3 teks iklan berdasarkan sumber informasi pembanding. | Mengevaluasi kualitas teks iklan dengan tepat pada 2 dari 3 teks iklan berdasarkan sumber informasi pembanding. | Mengevaluasi kualitas teks iklan dengan tepat pada seluruh 3 teks iklan (Teks A, B, dan C) secara runtut dan tepat berdasarkan sumber informasi pembanding. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah teks klaim iklan dan teks sumber informasi pembanding yang disediakan cukup jelas dan terbaca oleh seluruh murid?
- Bagaimana respons murid saat melakukan perbandingan silang antara teks iklan komersial dengan data rujukan resmi?
Murid:- Bagian teks klaim iklan mana yang menurutmu paling mudah diuji kebenarannya?
- Mengapa kita harus membaca sumber informasi pembanding sebelum mempercayai pernyataan dalam sebuah teks iklan?
Pertemuan 5 — Mengevaluasi Kualitas Teks Iklan Visual Bagian Gambar Menggunakan Sumber Informasi Lain — 3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.2.2 Mengevaluasi kualitas dari teks iklan berwujud visual menggunakan sumber informasi lain
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan fokus kegiatan pertemuan yaitu mengevaluasi kualitas gambar pada iklan visual dengan membandingkannya terhadap sumber informasi lain (5 menit).
- Murid mengerjakan asesmen awal diagnostik singkat untuk mengidentifikasi kesesuaian gambar iklan makanan dengan fakta deskripsi produk: murid membandingkan gambar burger berukuran jumbo berlapis 5 daging dengan teks rujukan komposisi resmi yang menyatakan produk hanya berisi 1 lapis daging tipis seberat 45 gram (acuan benar: gambar melebih-lebihkan/tidak akurat karena jumlah dan ketebalan lapisan daging pada gambar tidak sesuai dengan data komposisi rujukan) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid memirsa tayangan dua materi iklan visual: Iklan A (poster minuman kemasan jus buah dengan gambar buah jeruk segar utuh bertumpuk tanpa ada kemasan) dan Iklan B (poster minuman dengan gambar botol kemasan disertai ilustrasi 1 irisan jeruk dan logo informasi nilai gizi) (10 menit).
- Guru memodelkan cara mengevaluasi kualitas visual gambar menggunakan sumber informasi pembanding berupa label fakta nutrisi BPOM (acuan rujukan BPOM: kandungan sari buah asli hanya 5%, sisanya perisa dan air gula; kesimpulan evaluasi gambar: gambar Iklan A berkategori tidak akurat/menyesatkan karena visualisasi buah utuh bertumpuk memberi kesan 100% buah murni berlawanan dengan data BPOM, sedangkan Iklan B berkategori akurat karena memperlihatkan wujud botol nyata dan proporsi buah sekadar pemanis visual) (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid bermain tantangan berpasangan 'Detektif Gambar Iklan': setiap pasangan menerima Lembar Analisis berisi 2 iklan visual beserta teks informasi pembanding resmi: (1) Iklan Visual Paket Wisata Alam 'Taman Sejuk' menampilkan gambar danau jernih tanpa sampah dan sepi pengunjung, dipasangkan dengan teks sumber pembanding berupa laporan ulasan pengunjung resmi di situs pemda yang mencatat kondisi nyata danau berair keruh kecokelatan serta padat antrean perahu; (2) Iklan Visual Sepatu Olahraga 'Lari Cepat' menampilkan gambar sol sepatu berbahan karet bergerigi anti-selip untuk medan basah, dipasangkan dengan lembar spesifikasi teknis dari laboratorium uji kelayakan konsumen yang memverifikasi bahwa alur sol karet memang berdaya cengkeram tinggi pada permukaan licin (20 menit).
- Setiap pasangan mengevaluasi kualitas bagian gambar pada kedua iklan tersebut dengan mengisi tabel evaluasi berdasarkan sumber pembanding (kunci evaluasi: Iklan 1 gambar tidak akurat/melebih-lebihkan karena visual air jernih bertolak belakang dengan fakta laporan air keruh kecokelatan; Iklan 2 gambar berkualitas akurat/kredibel karena visual sol bergerigi terbukti nyata dan sesuai spesifikasi uji kelayakan laboratorium) (25 menit).
- Pasangan murid saling bertukar lembar kerja untuk memeriksa kecocokan simpulan evaluasi kualitas gambar terhadap data pembanding rujukan (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru menyimpulkan kriteria dalam mengevaluasi kualitas gambar iklan visual: kesesuaian visual dengan spesifikasi nyata, keberadaan unsur hiperbola/manipulasi visual, dan tingkat keterpercayaan gambar setelah dicocokkan dengan data rujukan eksternal (10 menit).
Penutup:- Murid mengerjakan asesmen akhir berupa cek pemahaman mandiri dengan mengevaluasi kualitas 1 gambar iklan visual krim pemutih instan (menampilkan gambar wajah terbelah: separuh hitam kusam dan separuh putih bercahaya seketika) menggunakan sumber rujukan artikel medis dermatologi yang menyatakan pembentukan pigmen kulit butuh regenerasi minimal 28 hari dan mustahil putih seketika (acuan evaluasi: gambar iklan berkualitas buruk/manipulatif karena visualisasi efek instan membelah wajah bertentangan dengan fakta biologis regenerasi kulit pada rujukan medis) (8 menit).
- Guru memberikan penguatan materi evaluasi gambar iklan visual dan menyampaikan rencana topik pertemuan berikutnya tanpa menutup bab (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan teks pembanding dengan garis bawah pada kalimat fakta kunci, sedangkan murid yang mahir diberikan sumber pembanding berupa tabel data statistik uji mutu yang lebih mendalam tanpa penanda khusus.
- Proses: Murid yang masih kesulitan didampingi secara langsung oleh guru saat mencocokkan elemen gambar dengan klausa teks rujukan, sementara murid yang telah lancar mengevaluasi gambar iklan secara mandiri.
- Produk: Seluruh murid mengisi tabel evaluasi yang sama dengan kedalaman penjelasan argumen kesesuaian gambar yang disesuaikan dengan kesiapan masing-masing.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik tertulis singkat: Murid membandingkan gambar burger berukuran jumbo berlapis 5 daging tebal pada iklan visual dengan kutipan teks tabel komposisi gizi resmi yang mencatat bahwa porsi asli burger tersebut hanya berisi 1 lapis daging seberat 45 gram. Murid menuliskan apakah gambar tersebut akurat atau melebih-lebihkan beserta alasannya (acuan jawaban: gambar melebih-lebihkan/tidak akurat karena jumlah dan ketebalan lapisan daging pada visual tidak sesuai dengan data resmi komposisi porsi yang hanya 1 lapis tipis seberat 45 gram).
Proses:- Observasi formatif saat pengerjaan tugas 'Detektif Gambar Iklan': Guru memeriksa lembar kerja berpasangan yang mengevaluasi 2 materi iklan. Indikator ketepatan: (1) Menyatakan Iklan 1 Taman Sejuk tidak akurat karena gambar danau jernih bertolak belakang dengan laporan air keruh kecokelatan; (2) Menyatakan Iklan 2 Sepatu Olahraga akurat karena gambar sol bergerigi terbukti sesuai data uji lab daya cengkeram.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman individu: Murid mengevaluasi kualitas gambar iklan krim pemutih instan (visualisasi wajah separuh hitam kusam dan separuh putih bercahaya seketika) berdasarkan kutipan artikel dermatologi resmi (acuan isi rujukan: regenerasi kulit manusia memerlukan waktu minimal 28 hari sehingga perubahan warna kulit mustahil terjadi seketika). Kriteria penerimaan jawaban tepat: Murid menyatakan gambar iklan tersebut tidak berkualitas/menyesatkan/manipulatif karena efek visual instan bertentangan dengan siklus biologis regenerasi kulit 28 hari pada rujukan medis.
Formatif:- Penilaian kinerja berpasangan mengisi tabel evaluasi kualitas gambar iklan visual berdasarkan sumber informasi pembanding
- Cek pemahaman mandiri tertulis di akhir sesi
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengevaluasi Kualitas Bagian Gambar Teks Iklan Visual Berdasarkan Sumber Informasi Pembanding | Belum mampu mengevaluasi kesesuaian gambar kedua iklan visual terhadap sumber informasi lain rujukan. | Mampu mengevaluasi kualitas gambar pada 1 dari 2 materi iklan visual secara tepat sesuai sumber pembanding (acuan: tepat pada Iklan 1 saja atau Iklan 2 saja). | Mampu mengevaluasi kualitas gambar pada kedua materi iklan visual secara tepat sesuai sumber pembanding (acuan: tepat menyatakan Iklan 1 tidak akurat dan Iklan 2 akurat berdasarkan rujukan data) dengan sedikit bantuan guru. | Mampu mengevaluasi kualitas gambar pada kedua materi iklan visual secara tepat, rinci, dan mandiri tanpa bantuan guru sesuai data pembanding (acuan: tepat menguraikan kontradiksi air jernih vs keruh pada Iklan 1 serta konfirmasi sol bergerigi vs uji lab pada Iklan 2). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah materi visual iklan dan teks pembanding yang dipilih cukup kontekstual dan memudahkan murid melihat kontradiksi atau kesesuaian gambar?
- Bagaimana keterlibatan murid dalam aktivitas berpasangan 'Detektif Gambar Iklan' dalam menemukan bukti ketidaksesuaian visual?
Murid:- Bagian mana dari gambar iklan yang paling mudah atau paling sulit dibuktikan kebenarannya menggunakan sumber rujukan?
- Mengapa kita perlu bersikap kritis dan memeriksa sumber lain sebelum memercayai tampilan gambar pada suatu iklan?
Pertemuan 6 — Menulis Draf Gagasan dan Pesan ke dalam Bentuk Slogan — 3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.2.3 Menulis gagasan dan pesan ke dalam bentuk slogan secara kreatif dan menarik
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran, menyapa murid, dan mengondisikan kelas agar siap belajar (5 menit).
- Guru melakukan diagnostik awal tertulis singkat: murid membedakan 3 kalimat mana yang merupakan slogan dan mana yang kalimat promosi/berita biasa pada kartu di papan tulis (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu merumuskan gagasan dan pesan ke dalam bentuk draf kalimat slogan secara kreatif dan menarik (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mencermati 3 contoh slogan bertema pendidikan dan lingkungan: (1) 'Buku Jendela Dunia', (2) 'Hijau Bumiku, Lestari Hidupku', (3) 'Satu Tekad, Raih Prestasi' untuk mengidentifikasi ciri slogan: kalimat ringkas, memuat gagasan dan pesan motivasi/semangat, serta menggunakan rima atau diksi yang menarik (15 menit).
- Murid mengikuti permainan tebak rima dan sambung frasa berpasangan untuk melatih keluwesan merangkai kata berima sebagai unsur penarik slogan (prinsip Menggembirakan) (15 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid memilih 1 topik utama (Pendidikan, Kebersihan Lingkungan, atau Kejujuran Sekolah) lalu menuliskan pemetaan ide dasar: gagasan utama dan pesan moral yang ingin disampaikan (15 menit).
- Murid menulis draf alternatif slogan minimal 3 versi kalimat berbeda dari pemetaan gagasan dan pesan yang telah dibuat secara mandiri (25 menit).
- Murid menelaah drafnya sendiri menggunakan daftar periksa mandiri (apakah draf sudah ringkas, memuat pesan yang jelas, dan memiliki daya tarik rima/pilihan kata) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memilih 1 draf terbaik dari 3 alternatif yang telah ditulis dan memberikan catatan refleksi mandiri berupa alasan mengapa kalimat tersebut paling padat pesan dan menarik (10 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan teknik mengubah gagasan panjang menjadi draf slogan yang ringkas dan padat makna (5 menit).
- Guru mengumpulkan lembar draf slogan murid untuk diperiksa serta memberikan arahan singkat persiapan menyempurnakan slogan akhir pada pertemuan berikutnya (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan perancah disediakan kartu panduan kata kunci bertema (misal: ilmu, masa depan, bersih, sehat) beserta pola rima; murid mahir mengeksplorasi tema nilai karakter yang lebih luas tanpa daftar kata bantu.
- Proses: Murid yang memerlukan bimbingan didampingi guru menyusun 2 versi draf slogan; murid berkemampuan cepat ditantang menulis hingga 4 atau 5 variasi draf slogan dengan struktur rima berbeda.
- Produk: Semua murid menghasilkan lembar draf slogan; murid reguler menyusun minimal 3 draf alternatif slogan, sedangkan murid cepat menghasilkan lebih dari 3 variasi draf yang kaya diksi puitis atau asosiatif.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik pembedaan bentuk kalimat slogan. Murid menentukan dari 3 kalimat berikut mana yang merupakan slogan: (1) 'Beli 2 gratis 1 hanya hari ini di toko kami', (2) 'Pemuda Berkarya, Bangsa Berjaya', (3) 'Kemarin sore terjadi hujan deras di Jakarta'. Acuan jawaban: kalimat (2) adalah slogan karena ringkas dan memuat pesan/semangat; kalimat (1) adalah promosi produk/iklan komersial; kalimat (3) adalah kalimat berita biasa.
Proses:- Pemeriksaan lembar kerja menulis draf slogan: mengamati kesesuaian pemetaan gagasan-pesan dengan draf kalimat slogan yang ditulis murid serta keragaman 3 alternatif kalimat slogan yang dihasilkan.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman di akhir sesi: murid mengumpulkan lembar draf berisi minimal 3 alternatif kalimat slogan yang telah dipilih 1 terbaiknya. Kriteria penerimaan operasional: draf terpilih berbentuk frasa/kalimat ringkas (tidak lebih dari 10 kata), memuat pesan motivasi/arahan yang jelas sesuai topik yang dipilih, serta memanfaatkan rima bunyi atau pilihan kata yang menarik.
Formatif:- Penilaian proses lembar kerja penyusunan pemetaan gagasan-pesan dan penulisan 3 draf alternatif slogan menggunakan rubrik penilaian menulis slogan.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penyampaian Gagasan dan Pesan dalam Slogan | Draf slogan belum memuat gagasan atau pesan yang jelas, kalimat masih berbentuk uraian penjelasan panjang. | Draf slogan memuat gagasan, tetapi pesan yang disampaikan masih tersamarkan atau membutuhkan bantuan guru untuk dirumuskan. | Draf slogan memuat gagasan dan pesan yang jelas, padat, serta relevan dengan topik yang dipilih secara mandiri. | Draf slogan memuat gagasan dan pesan yang sangat mendalam, padat makna, menggugah, serta relevan secara konsisten di setiap alternatif draf yang ditulis. | | Kreativitas dan Daya Tarik Bahasa Slogan | Draf slogan menggunakan kata-kata sehari-hari tanpa upaya rima, ritme, atau keunikan diksi. | Draf slogan mulai memperlihatkan pilihan kata yang menarik namun struktur kalimat belum berima atau berdaya pikat kuat. | Draf slogan ditulis secara kreatif menggunakan keselarasan bunyi (rima) atau permainan diksi yang menarik dan mudah diingat. | Draf slogan ditulis dengan tingkat kreativitas sangat tinggi melalui permainan rima, asosiasi makna yang segar, orisinal, dan sangat memikat. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu menulis draf slogan mandiri sudah mencukupi bagi seluruh murid?
- Bagian mana dari langkah pemodelan rima dan diksi yang paling membantu murid menghasilkan variasi slogan yang kreatif?
Murid:- Apa tantangan terbesarmu saat memadatkan ide panjang menjadi kalimat slogan yang sangat pendek?
- Dari 3 draf slogan yang kamu tulis, mengapa kamu paling menyukai salah satu di antaranya?
Pertemuan 7 — Menulis Slogan Akhir yang Kreatif dan Menarik — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.2.3 Menulis gagasan dan pesan ke dalam bentuk slogan secara kreatif dan menarik
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan murid, dan menyampaikan fokus kegiatan yaitu menyempurnakan draf pertemuan sebelumnya menjadi slogan akhir yang kreatif dan menarik (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen diagnostik singkat dengan menampilkan 2 contoh kalimat di papan tulis: (A) 'Kalau kamu rajin membaca buku setiap hari, ilmumu pasti akan bertambah banyak' dan (B) 'Buku Jendela Ilmu, Baca Tak Pernah Rugi'. Murid diminta menentukan mana yang berbentuk slogan disertai kriteria pembedanya (acuan jawaban: Kalimat B adalah slogan karena bentuknya ringkas, mudah diingat, dan memiliki rima/kesejajaran bunyi, sedangkan kalimat A adalah kalimat penjelasan biasa yang terlalu panjang) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid mencermati pemodelan revisi slogan di papan tulis dari draf mentah menjadi slogan akhir yang menarik melalui teknik pemadatan kata (ekonomis) dan permainan bunyi/rima (contoh draf: 'Jangan buang sampah plastik sembarangan agar laut kita tetap bersih' direvisi menjadi: 'Pilah Sampahmu, Selamatkan Lautmu') (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Murid mengikuti tantangan berpasangan 'Tangkis Kata': setiap pasangan saling bertukar draf slogan Pertemuan 6, lalu memberi masukan satu kata pilihan yang lebih berima atau bertenaga secara menyenangkan (10 menit).
- Secara mandiri, murid menuliskan slogan akhir hasil revisi pada lembar karya, memastikan gagasan utama terangkum secara padat, pesan ajakan/peringatan jelas, serta menggunakan pilihan kata yang kreatif (rima/aliterasi/metafora ringkas) (30 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid membaca ulang slogan akhir yang telah ditulis dan memeriksa keterbacaannya menggunakan daftar periksa mandiri: (1) Apakah gagasan dan pesan sudah tersampaikan? (2) Apakah panjangnya tidak melebihi 10 kata? (3) Apakah terdengar berirama dan mudah diingat? (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan prinsip penulisan slogan akhir yang kreatif dan berdaya pikat (singkat, padat gagasan, puitis/berima) (5 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap proses revisi yang telah dilakukan murid serta menyampaikan arahan untuk kegiatan pertemuan berikutnya tentang perumusan kalimat persuasif dan imperatif pada iklan (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan bank kosakata berima dan daftar pasangan kata persuasif bagi murid yang memerlukan dukungan pilihan kata.
- Proses: Murid yang mahir diarahkan langsung menulis 2 alternatif slogan akhir dengan variasi rima akhir dan rima awal, sementara murid yang memerlukan pendampingan fokus memadatkan 1 slogan draf menjadi maksimal 6 kata berpola rima.
- Produk: Produk akhir berupa teks slogan akhir; murid dapat memilih fokus tema slogan (pendidikan, pelestarian lingkungan, atau literasi sekolah).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik singkat lisan/tulis menentukan bentuk slogan dari 2 stimulus kalimat: (A) 'Kalau kamu rajin membaca buku setiap hari, ilmumu pasti akan bertambah banyak' vs (B) 'Buku Jendela Ilmu, Baca Tak Pernah Rugi' (acuan kunci: B adalah slogan karena ringkas, padat pesan, dan berima; A adalah kalimat paparan panjang biasa).
Proses:- Observasi formatif saat pengerjaan mandiri revisi slogan akhir: memeriksa apakah draf yang terlalu panjang berhasil diringkas menjadi slogan berima dan bermakna padat tanpa menghilangkan pesan asli.
Akhir Pertemuan:- Pengecekan hasil penulisan slogan akhir murid berdasarkan 3 kriteria operasional penerimaan teks: (1) memuat gagasan dan pesan yang jelas, (2) berbentuk ringkas maksimal 10 kata, dan (3) memiliki unsur kreatif berupa permainan rima bunyi atau pilihan kata yang berkesan kuat.
Formatif:- Penilaian unjuk kerja menulis slogan akhir menggunakan rubrik analitik fokus pada kepadatan gagasan, kejelasan pesan, serta daya tarik bahasa (kreativitas kata dan rima).
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kepadatan Gagasan dan Kejelasan Pesan | Gagasan dan pesan belum tersampaikan dalam bentuk slogan; masih berupa uraian kalimat panjang penjelas tanpa fokus pesan yang tegas. | Menuliskan pesan dan gagasan namun struktur kalimat masih bertele-tele (lebih dari 10 kata) dan pesan belum sepenuhnya fokus. | Menuliskan gagasan dan pesan secara ringkas, padat (maksimal 10 kata), dan pesan ajakan/peringatan tersampaikan secara jelas. | Menuliskan gagasan dan pesan secara sangat padat, lugas, utuh, serta memiliki ketepatan makna yang langsung menggugah pembaca. | | Kreativitas Bahasa dan Daya Tarik Slogan | Pilihan kata kaku dan biasa, tidak terdapat permainan bunyi/rima ataupun keunikan bahasa. | Menggunakan pilihan kata yang cukup bervariasi namun belum memanfaatkan rima, repetisi, atau daya ungkap yang mudah diingat. | Menggunakan pilihan kata yang menarik dengan pemanfaatan rima bunyi atau pengulangan kata yang harmonis sehingga slogan berirama dan mudah diingat. | Menggunakan pilihan kata yang sangat kreatif, memanfaatkan perpaduan rima bunyi yang harmonis serta ungkapan metaforis yang orisinal dan sangat memikat. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah strategi pemodelan teknik perapian rima efektif membantu murid memadatkan draf slogan mereka?
- Bagian mana dari bimbingan menulis kreatif ini yang paling banyak membutuhkan scaffolding bagi murid yang lambat?
Murid:- Perubahan kata apa yang paling kamu sukai saat mengubah draf awal menjadi slogan akhir hari ini?
- Apakah menurutmu slogan yang kamu tulis sudah cukup berima dan mudah dihafalkan oleh temanmu?
Pertemuan 8 — Menulis Pesan dan Arahan Berupa Kalimat Persuasif dan Imperatif pada Iklan Multimodal — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.2.4 Menulis pesan dan arahan dalam teks iklan berbentuk teks multimodal yang memadukan kata dan gambar
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, mengecek kehadiran, dan menyampaikan fokus kegiatan yaitu menulis pesan berupa kalimat persuasif dan arahan berupa kalimat imperatif untuk iklan multimodal (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen diagnostik awal dengan meminta murid mengelompokkan 2 contoh kalimat yang ditampilkan di papan tulis: Kalimat 1 'Ayo biasakan membawa botol minum sendiri!' dan Kalimat 2 'Matikan keran air setelah digunakan!'. Murid menentukan mana kalimat persuasif dan mana kalimat imperatif (acuan: Kalimat 1 = kalimat persuasif berciri kata ajakan 'Ayo'; Kalimat 2 = kalimat imperatif berciri kata kerja perintah/partikel perintah 'Matikan') (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menghubungkan materi kalimat persuasif serta imperatif dengan perancangan teks iklan multimodal yang memadukan kata dan ilustrasi visual (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mencermati penjelasan guru dan contoh perpaduan teks dengan gambar pada Buku Siswa halaman 74-75 mengenai karakteristik kalimat persuasif (menggunakan kata ajakan membujuk secara halus seperti 'ayo', 'mari', 'segera') dan kalimat imperatif (menggunakan kata perintah lugas atau partikel '-lah'/'jangan' seperti 'buanglah', 'gunakan', 'jangan tunda') (10 menit).
- Murid berpartisipasi dalam kuis kilat berpasangan 'Tebak Nada Bahasa': Guru membacakan 4 kartu kalimat secara acak, yaitu (1) 'Mari wujudkan lingkungan sehat', (2) 'Gunakan helm saat berkendara', (3) 'Yuk, pilah sampah dari rumah', dan (4) 'Tutup tempat penampungan air sekarang'. Pasangan murid berlomba mengangkat papan penanda 'Persuasif' atau 'Imperatif' dengan tepat (acuan: Kalimat 1 dan 3 = Persuasif; Kalimat 2 dan 4 = Imperatif) (10 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menerima Lembar Aktivitas yang menampilkan 2 gambar rancangan iklan multimodal rumpang tanpa teks: Gambar Iklan 1 (ilustrasi tumpukan sampah plastik di laut) dan Gambar Iklan 2 (ilustrasi ruang kelas yang bersih dengan jendela terbuka) (5 menit).
- Murid menulis 1 kalimat persuasif (pesan ajakan) dan 1 kalimat imperatif (arahan/perintah) untuk melengkapi Gambar Iklan 1 agar padu dengan visual tumpukan sampah plastik (kriteria: kalimat persuasif memuat kata ajakan seperti 'mari'/'ayo' terkait pengurangan sampah plastik; kalimat imperatif memuat kata kerja tindakan tegas seperti 'kurangi'/'hentikan'/'bawalah wadah sendiri') (20 menit).
- Murid menulis 1 kalimat persuasif (pesan ajakan) dan 1 kalimat imperatif (arahan/perintah) untuk melengkapi Gambar Iklan 2 agar padu dengan visual ruang kelas bersih (kriteria: kalimat persuasif memuat ajakan kenyamanan belajar seperti 'mari jaga kelas kita'/'ayo rawat ruang belajar'; kalimat imperatif memuat arahan konkret seperti 'sapulah lantai setiap hari'/'bersihkan mejamu') (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali hasil tulisan kalimat pada kedua gambar iklan dengan memeriksa kesesuaian kata ajakan/perintah terhadap fokus gambar yang dipadukan (5 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan perbedaan fungsi penulisan kalimat persuasif dan kalimat imperatif dalam memperkuat pesan iklan multimodal (3 menit).
- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap keterpaduan kata dengan gambar pada pekerjaan murid serta menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya tentang perpaduan kata dan gambar secara utuh (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan daftar kata kunci ajakan (mari, ayo, yuk) dan kata penanda perintah (gunakan, buanglah, rapikan). Murid yang berpencapaian tinggi diberikan tantangan memadukan variasi kata dengan rima atau diksi puitis pada kalimat persuasifnya.
- Proses: Bagi murid yang kesulitan merumuskan kalimat, guru memberikan pemodelan bertahap dengan kalimat rumpang berpola dasar. Murid berkemampuan cepat langsung merumuskan kalimat secara mandiri.
- Produk: Seluruh murid menuliskan 2 kalimat persuasif dan 2 kalimat imperatif pada 2 gambar rumpang, dengan fleksibilitas pilihan diksi yang disesuaikan kemampuan bahasa masing-masing.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik singkat lisan/tulis menentukan jenis 2 kalimat pemantik: (1) 'Ayo biasakan membawa botol minum sendiri!' dan (2) 'Matikan keran air setelah digunakan!'. Acuan ketepatan: Kalimat 1 diklasifikasikan sebagai kalimat persuasif karena menggunakan kata ajakan 'ayo'; Kalimat 2 diklasifikasikan sebagai kalimat imperatif karena menggunakan bentuk kata kerja perintah langsung 'matikan'.
Proses:- Pemeriksaan draf tulisan murid pada lembar kerja: memastikan murid menuliskan masing-masing 1 kalimat persuasif dan 1 kalimat imperatif untuk Gambar Iklan 1 (tema sampah laut) dan Gambar Iklan 2 (tema kelas bersih) yang maknanya padu dengan ilustrasi gambar.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman di akhir sesi: murid menunjukkan 1 kalimat persuasif dan 1 kalimat imperatif terbaik yang telah ditulis pada gambar rumpang. Kriteria penerimaan operasional: (1) kalimat persuasif wajib memuat kata ajakan/bujukan eksplisit ('ayo', 'mari', 'yuk', atau bentuk ajakan halus) dan selaras tema gambar; (2) kalimat imperatif wajib memuat kata kerja tindakan imperatif/perintah lugas ('gunakan', 'hentikan', 'bersihkan', partikel '-lah' atau 'jangan') dan memberikan arahan tindakan konkret yang selaras gambar.
Formatif:- Penilaian proses menulis kalimat persuasif dan imperatif pada Lembar Aktivitas penulisan teks iklan multimodal rumpang
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Penulisan Kalimat Persuasif pada Iklan Multimodal | Belum mampu menulis kalimat persuasif yang memuat kata ajakan, atau kalimat yang ditulis tidak padu dengan konteks gambar. | Menulis 1 kalimat persuasif dengan kata ajakan yang tepat dan padu dengan gambar, tetapi 1 kalimat lainnya belum memuat kata ajakan yang tepat. | Menulis 2 kalimat persuasif untuk kedua gambar secara tepat dengan kata ajakan (seperti 'ayo'/'mari') serta padu dengan konteks gambar. | Menulis 2 kalimat persuasif untuk kedua gambar secara tepat, padu dengan konteks gambar secara mandiri, serta menggunakan variasi pilihan kata ajakan yang sangat menarik. | | Ketepatan Penulisan Kalimat Imperatif pada Iklan Multimodal | Belum mampu menulis kalimat imperatif yang memuat kata kerja perintah/arahan tegas, atau kalimat yang ditulis tidak berkaitan dengan gambar. | Menulis 1 kalimat imperatif dengan kata perintah/arahan tegas yang tepat dan padu dengan gambar, tetapi 1 kalimat lainnya belum tepat. | Menulis 2 kalimat imperatif untuk kedua gambar secara tepat dengan arahan/kata kerja perintah tegas serta padu dengan konteks gambar. | Menulis 2 kalimat imperatif untuk kedua gambar secara tepat, padu dengan konteks gambar secara mandiri, serta menggunakan arahan tindakan yang sangat jelas dan tegas. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah aktivitas latihan melengkapi gambar rumpang efektif membantu murid membedakan perumusan kalimat persuasif dan imperatif?
- Bagian mana dari langkah penulisan pesan iklan multimodal yang paling membutuhkan bimbingan tambahan bagi murid?
Murid:- Bagian mana yang lebih mudah bagi saya, menulis kalimat bujukan/ajakan (persuasif) atau kalimat perintah/arahan (imperatif)?
- Apakah kalimat yang saya tulis sudah selaras dan memperjelas pesan pada gambar iklan?
Pertemuan 9 — Menulis Teks Iklan Multimodal Berbasis Perpaduan Kata dan Gambar — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.2.4 Menulis pesan dan arahan dalam teks iklan berbentuk teks multimodal yang memadukan kata dan gambar
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam dan memandu murid menata fokus diri sebelum memulai perancangan karya iklan multimodal (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui kuis cepat 'Tebak Keselarasan Kata & Gambar': guru menampilkan 2 pasangan draf pada salindia, yaitu Kasus 1 (teks: 'Segarkan harimu dengan jus jeruk murni!' dipadukan dengan sketsa segelas jus jeruk dingin berembun) dan Kasus 2 (teks: 'Lindungi bumi dari polusi plastik!' dipadukan dengan sketsa tumpukan botol plastik dengan tanda silang merah); murid menuliskan pada selembar kertas apakah pesan kata dan gambar pada tiap kasus sudah selaras atau bertentangan (acuan: Kasus 1 = selaras/relevan karena kata penyegar didukung visual minuman dingin; Kasus 2 = selaras/relevan karena ajakan cegah polusi didukung visual sampah plastik disilang) (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mencermati pemodelan struktur draf iklan multimodal: bagaimana memadukan unsur pesan verbal (teks judul/headline, pesan persuasif, dan arahan aksi) dengan elemen visual (sketsa/ilustrasi fokus utama, penempatan bidang, dan simbol pendukung) agar membentuk makna yang padu (10 menit).
- Dalam aktivitas menggembirakan 'Tantangan Pasang Cepat Kata & Gambar', murid secara berpasangan menerima amplop berisi 3 potongan teks pesan dan 3 kartu sketsa visual; murid berlomba memasangkan potongan yang tepat secepat mungkin. Kartu teks: (1) 'Pilah sampah organik dan anorganik sekarang juga demi lingkungan asri!', (2) 'Kembalikan buku tepat waktu agar teman lain dapat membaca!', (3) 'Cuci tangan dengan sabun sebelum makan agar kuman musnah!'. Kartu gambar: Sketsa A (dua tempat sampah berlabel warna hijau dan kuning), Sketsa B (buku tersusun rapi di rak perpustakaan dengan kalender peminjaman), Sketsa C (tangan berbusa di bawah kucuran air wastafel). Acuan pasangan benar: (1)-Sketsa A, (2)-Sketsa B, (3)-Sketsa C (10 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid secara mandiri memilih satu topik iklan yang diminati (pilihan: Gerakan Menjaga Kebersihan Kelas, Kampanye Gemar Membaca Buku, atau Promosi Makanan Sehat Kantin Sekolah) lalu merancang tata letak (layout) kasar iklan multimodal pada lembar kerja berbingkai A4 (10 menit).
- Murid menuliskan draf teks iklan multimodal lengkap dengan menuliskan: (a) pesan teks utama/headline, (b) kalimat arahan/ajakan aksi, dan (c) menggambar sketsa visual pendukung yang relevan secara proporsional sehingga pesan kata dan gambar menyatu utuh (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid melakukan swa-evaluasi (self-assessment) menggunakan daftar periksa mandiri terhadap draf iklan multimodal yang baru ditulis, memeriksa apakah kalimat arahan sudah terbaca jelas dan apakah elemen gambar benar-benar memperjelas pesan verbal yang ditulis (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik menyeluruh terhadap hasil draf penulisan iklan multimodal murid mengenai keselarasan perpaduan kata dan gambar (5 menit).
- Guru membimbing murid menyimpulkan prinsip perpaduan multimodal dalam iklan dan menyampaikan pengantar kegiatan monolog pesan iklan untuk pertemuan berikutnya, lalu menutup sesi dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang memerlukan bimbingan, guru menyediakan templat tata letak (layout grid) bergaris pandu penempatan gambar dan kotak teks; untuk murid yang lebih mahir, disediakan ruang merancang layout bebas dengan eksplorasi multi-elemen teks dan gambar.
- Proses: Murid yang masih kesulitan memadukan gambar dan kata mendapatkan asistensi terarah dari guru dalam menentukan fokus visual utama; murid mandiri langsung mengeksekusi penulisan draf secara penuh.
- Produk: Produk akhir berupa draf teks iklan multimodal pada kertas A4; bagi murid yang memerlukan bimbingan minimal memuat 1 kalimat pesan persuasif, 1 kalimat arahan aksi, dan 1 sketsa visual utama yang selaras; bagi murid mahir menyajikan perpaduan headline, kalimat persuasif, arahan aksi detail, dan visual komplementer.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Kuis diagnostik 'Tebak Keselarasan Kata & Gambar' di lembar kertas: Menilai kesiapan menghubungkan makna kata dengan gambar pada 2 kasus ilustrasi (Kasus 1: teks 'Segarkan harimu dengan jus jeruk murni!' dan visual segelas jus jeruk dingin; Kasus 2: teks 'Lindungi bumi dari polusi plastik!' dan visual tumpukan botol plastik bertanda silang merah. Acuan: kedua kasus dinilai selaras/tepat jika murid menyebutkan keterkaitan langsung antara objek visual dengan isi pesan verbal).
Proses:- Pengamatan langsung saat aktivitas 'Tantangan Pasang Cepat Kata & Gambar' dengan acuan pasangan tepat: teks (1) ke Sketsa A, teks (2) ke Sketsa B, teks (3) ke Sketsa C.
- Pemeriksaan berkala saat murid menulis draf iklan multimodal pada lembar kerja A4 untuk memastikan keberadaan pesan teks, arahan, dan gambar pendukung yang selaras.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman mandiri di akhir kegiatan: Murid menuliskan 1 kalimat refleksi pada kolom catatan lembar kerja mengenai alasan pemilihan gambar yang dibuat untuk mendukung kalimat arahan iklan mereka (kriteria penerimaan: murid menuliskan penjelasan keterkaitan logis antara objek visual yang digambar dengan pesan arahan teks yang ditulis).
Formatif:- Penilaian proses lembar kerja penulisan draf teks iklan multimodal berbasis perpaduan kata dan gambar menggunakan rubrik analitis.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penulisan Pesan dan Arahan Teks | Belum menuliskan pesan dan arahan aksi yang jelas pada teks iklan. | Menuliskan pesan teks tetapi belum memuat arahan aksi yang jelas dalam teks iklan. | Menuliskan pesan teks persuasif dan arahan aksi dengan jelas dan tepat sesuai topik iklan. | Menuliskan pesan teks persuasif dan arahan aksi yang sangat padat, lugas, dan tepat sasaran sesuai topik iklan secara mandiri. | | Perpaduan Kata dan Gambar Multimodal | Gambar dan kata berdiri terpisah tanpa keselarasan makna pesan. | Gambar dan kata mulai menunjukkan keterkaitan pesan, tetapi penempatan visual belum mendukung keterbacaan teks arahan. | Memadukan kata dan gambar secara selaras sehingga visual memperjelas dan memperkuat pesan arahan teks. | Memadukan kata dan gambar secara utuh, harmonis, dan saling menguatkan makna pesan arahan dalam satu kesatuan teks multimodal. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 25 menit untuk menggambar sketsa dan menulis draf teks iklan multimodal mencukupi bagi seluruh murid?
- Apakah murid mengalami kesulitan dalam menyelaraskan ide pesan kata dengan bentuk visual yang mereka gambar?
Murid:- Bagian mana yang paling menantang bagiku saat memadukan kata-kata arahan dengan gambar iklan?
- Apakah pesan dan arahan dalam draf iklan multimodal yang kubuat sudah dapat dipahami orang lain dengan mudah?
Pertemuan 10 — Mempresentasikan Pesan Slogan untuk Tujuan Pemberian Solusi dalam Bentuk Monolog — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.2.5 Mempresentasikan pesan iklan dan slogan untuk tujuan pemberian solusi dalam bentuk monolog secara kritis dan kreatif
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa singkat bersama (2 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-10, yaitu mempresentasikan pesan slogan dalam bentuk monolog satu arah untuk memberikan solusi atas suatu permasalahan secara kritis dan kreatif (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan menampilkan 1 contoh slogan: 'Hijaukan Sekolah, Sejukkan Pikiran' di papan tulis dan meminta 2 murid secara bergantian menjawab lisan: (1) masalah yang disasar dan (2) gagasan solusi yang ditawarkan (acuan jawaban: masalah = lingkungan sekolah gersang/panas yang memicu stres belajar; solusi = menanam pohon/merawat tanaman di area sekolah agar suasana sejuk dan pikiran segar) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mencermati pemodelan monolog singkat (durasi 1 menit) yang dicontohkan guru berdasarkan slogan 'Buku Jendela Dunia, Baca Kunci Suksesnya' yang membedah masalah rendahnya literasi dan solusi jadwal membaca 15 menit (5 menit).
- Murid menganalisis 3 unsur wajib monolog solusi (masalah nyata di lingkungan, pesan makna slogan, dan tawaran solusi konkret) menggunakan lembar panduan kerangka monolog (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid memilih slogan yang telah mereka buat pada pertemuan sebelumnya (atau memilih 1 dari slogan yang disediakan: 'Sampah Terpilah, Lingkungan Berkah' atau 'Saring Sebelum Sharing, Jempolmu Harimaumu') lalu menyusun draf catatan poin monolog solusi yang memuat masalah, pesan slogan, dan usulan aksi nyata (15 menit).
- Murid melakukan simulasi monolog cepat secara bergembira melalui aktivitas 'Estafet Bicara 60 Detik': murid berpasangan saling menampilkan monolog solusinya selama tepat 60 detik secara bergiliran dengan santun dan bersemangat (10 menit).
- Murid secara bergiliran maju mempresentasikan pesan slogannya dalam bentuk monolog satu arah di depan kelas secara kritis dan kreatif sesuai struktur masalah-pesan-solusi (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mengevaluasi kelengkapan isi presentasi monolog yang telah ditampilkan, berfokus pada ketajaman kaitan antara pesan slogan dan solusi yang diajukan (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan terhadap keberanian murid berbicara monolog menyampaikan pesan solusi dan memberi catatan umpan balik umum (3 menit).
- Guru menutup pertemuan dengan memotivasi murid agar terus berani menyuarakan gagasan solusi di lingkungan sekitar serta membaca doa penutup (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan disediakan kartu bantuan frasa pemantik monolog berisi struktur rumpang: 'Masalah yang kita hadapi adalah..., slogan saya bermakna..., solusi yang saya tawarkan adalah...'. Murid mahir menggunakan catatan poin mandiri.
- Proses: Murid yang belum percaya diri diperbolehkan membawa kartu catatan poin kata kunci saat monolog di depan kelas, sedangkan murid mahir mempresentasikan tanpa membaca catatan.
- Produk: Semua murid menampilkan monolog lisan; murid yang memerlukan bimbingan mempresentasikan solusi tunggal terarah, sedangkan murid mahir mempresentasikan solusi bertingkat (solusi personal dan solusi komunal).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran menggunakan slogan 'Hijaukan Sekolah, Sejukkan Pikiran'. Kriteria kesiapan: murid mampu mengidentifikasi masalah (lingkungan sekolah gersang/panas) dan solusi (menanam pohon/merawat tanaman) secara tepat sesuai acuan.
Proses:- Observasi formatif selama kegiatan simulasi berpasangan 'Estafet Bicara 60 Detik' dan presentasi monolog individu di depan kelas, memeriksa apakah monolog menyajikan pesan slogan dan solusi secara kritis dan runtut.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru meminta 1-2 murid menyimpulkan 3 bagian utama yang wajib ada dalam monolog penyampaian solusi (acuan jawaban benar: 1. Masalah/latar belakang, 2. Makna pesan slogan, 3. Solusi nyata yang ditawarkan).
Formatif:- Penilaian unjuk kerja presentasi monolog pesan slogan menggunakan lembar observasi ketercapaian 3 unsur (latar masalah, kupasan pesan slogan, tawaran solusi konkret).
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kritisi Pesan Slogan dan Permasalahan | Menyebutkan slogan tanpa mengaitkannya dengan permasalahan nyata yang melatarbelakanginya. | Menyebutkan slogan dan masalah nyata, namun penjelasan kaitan pesan slogan dengan masalah masih belum runtut. | Menganalisis pesan slogan dan mengaitkannya secara kritis dengan permasalahan nyata yang dihadapi secara tepat. | Menganalisis pesan slogan secara kritis, mendalam, dan kontekstual dengan membedah dampak permasalahan secara logis dan meyakinkan. | | Kreativitas Gagasan Solusi dalam Monolog | Belum mengajukan gagasan solusi konkret dalam presentasi monolog. | Mengajukan solusi dalam monolog tetapi masih bersifat umum atau belum selaras dengan pesan slogan. | Menyajikan gagasan solusi konkret yang relevan dan selaras dengan pesan slogan secara kreatif dalam monolog. | Menyajikan gagasan solusi orisinal, aplikatif, bertahap, dan selaras sempurna dengan pesan slogan secara persuasif dalam monolog. | | Penyajian Monolog Lisan | Menyampaikan paparan terputus-putus atau bergantung penuh pada pembacaan naskah kalimat utuh. | Menyampaikan monolog secara satu arah dengan bantuan kartu poin namun alur paparan masalah-solusi belum terstruktur rapi. | Menyajikan monolog satu arah secara runtut (masalah, pesan slogan, solusi) dengan lancar menggunakan catatan kata kunci. | Menyajikan monolog satu arah secara runtut, lancar, percaya diri tanpa bergantung catatan, serta terstruktur sistematis dari awal hingga akhir. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 20 menit untuk presentasi monolog di depan kelas cukup memfasilitasi keterwakilan murid secara optimal?
- Bagaimana efektivitas simulasi berpasangan 'Estafet Bicara 60 Detik' dalam meningkatkan kepercayaan diri murid sebelum presentasi mandiri?
Murid:- Apakah saya berhasil menyampaikan pesan slogan saya sehingga pendengar memahami solusi yang saya tawarkan?
- Bagian mana dari monolog saya yang paling kritis dan meyakinkan bagi teman-teman sekelas?
Pertemuan 11 — Mempresentasikan Pesan Iklan untuk Tujuan Pemberian Solusi dalam Bentuk Monolog — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.2.5 Mempresentasikan pesan iklan dan slogan untuk tujuan pemberian solusi dalam bentuk monolog secara kritis dan kreatif
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran, mengondisikan kelas, dan mengajak murid berdoa bersama (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yakni menampilkan monolog untuk mempresentasikan pesan iklan multimodal sebagai solusi nyata atas suatu masalah (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen diagnostik singkat: murid menyimak satu contoh iklan layanan masyarakat tentang 'Pilah Sampah dari Rumah' pada layar/papan tulis, lalu menyebutkan 2 hal: (1) masalah yang diangkat dan (2) tawaran solusi yang ada di dalam iklan tersebut secara lisan (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):- Guru memberikan panduan kerangka presentasi monolog iklan solusi yang terdiri atas 3 komponen wajib: (1) Identifikasi masalah nyata di lingkungan, (2) Uraian perpaduan kata dan gambar pada iklan, dan (3) Penjelasan solusi kritis serta ajakan tindakan nyata yang ditawarkan iklan (10 menit).
- Permainan Pemantik Kreatif 'Tantangan 30 Detik Jurubicara Iklan': Guru memodelkan monolog singkat 30 detik mempresentasikan sebuah iklan hemat air, kemudian 2 orang murid secara sukarela mencoba menirukan gaya monolog penyampaian solusi secara ekspresif dan menyenangkan di depan kelas (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid secara mandiri menyiapkan naskah/alur monolog presentasi iklan berdasarkan karya iklan multimodal yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya, memastikan 3 komponen (masalah, perpaduan kata-gambar, dan tawaran solusi) termuat lengkap (10 menit).
- Murid melakukan latihan monolog berpasangan (peer rehearsal) selama masing-masing 2 menit untuk memeriksa apakah pesan solusi dan penjelasan visual iklannya sudah tersampaikan runtut (10 menit).
- Setiap murid secara bergiliran menampilkan presentasi monolog iklan solusi secara individual berdurasi 1-2 menit di depan kelas menggunakan media poster/karya iklan multimodal yang dipegangnya, dinilai menggunakan lembar observasi monolog (30 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru dan murid bersama-sama menarik kesimpulan tentang kunci keberhasilan monolog iklan, yaitu kejelasan menghubungkan pesan gambar-kata dengan tawaran solusi praktis bagi masyarakat (3 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik menyeluruh terhadap kemampuan monolog murid dalam menyampaikan pesan kritis dan solusi iklan (1 menit).
- Guru menginformasikan agenda pertemuan berikutnya (Pertemuan 12) yaitu pelaksanaan Asesmen Sumatif Bab (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan alur monolog berisi 3 pengait kalimat pembuka (Masalah kami adalah...; Iklan ini memadukan gambar... dan kata...; Solusi yang kami tawarkan adalah...); murid mahir mempresentasikan tanpa kartu panduan dan menyertakan sanggahan terhadap argumen umum yang keliru di masyarakat.
- Proses: Murid yang kurang percaya diri dapat berlatih 1 putaran tambahan bersama rekan sejawat sebelum tampil di depan kelas.
- Produk: Semua murid menyampaikan monolog secara lisan individual berdurasi 1-2 menit dengan memaparkan minimal 3 komponen pesan solusi iklan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Guru menampilkan iklan layanan masyarakat 'Pilah Sampah dari Rumah' dengan teks 'Pilah dari Dapur, Selamatkan Bumi' bergambar dua tempat sampah terpilah (organik dan anorganik). Murid diminta menyebutkan (1) masalah yang disasar dan (2) solusi yang ditawarkan iklan tersebut. Acuan jawaban benar: (1) Masalah: penumpukan sampah yang tercampur/belum terpilah yang merusak bumi; (2) Solusi: memilah sampah organik dan anorganik mulai dari lingkup rumah tangga/dapur.
Proses:- Penilaian performa monolog presentasi pesan iklan individual menggunakan lembar observasi unjuk kerja dengan 3 kriteria: (1) Ketepatan penjelasan masalah nyata, (2) Ketepatan menguraikan perpaduan unsur teks dan gambar iklan, dan (3) Daya kritis dan kreativitas argumen pemberian solusi dalam monolog.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman di akhir sesi: Guru mengajukan pertanyaan cek silang kepada 3 perwakilan murid: 'Sebutkan 3 bagian pokok yang harus disampaikan saat mempresentasikan iklan yang bertujuan memberi solusi!' Acuan jawaban benar: (1) Penjelasan masalah yang diangkat, (2) Uraian makna perpaduan gambar dan kata/teks pada iklan, dan (3) Tawaran solusi konkret beserta ajakan bertindak.
Formatif:- Asesmen diagnostik lisan mengidentifikasi masalah dan solusi pada contoh iklan di awal pembelajaran
- Observasi unjuk kerja presentasi monolog pesan iklan solusi menggunakan rubrik ketercapaian
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penyampaian Masalah dan Solusi dalam Iklan | Murid belum menyampaikan kaitan antara masalah nyata dan tawaran solusi iklan dalam monolognya. | Murid menyampaikan masalah nyata ATAU tawaran solusi iklan saja secara terpisah dalam monolognya. | Murid menyampaikan kaitan masalah nyata dan tawaran solusi iklan secara logis dalam monolognya. | Murid menyampaikan kaitan masalah nyata dan tawaran solusi iklan secara kritis, logis, dan mendalam dengan argumentasi yang kuat dalam monolognya. | | Kreativitas Penjelasan Perpaduan Kata dan Gambar | Murid hanya membaca teks iklan tanpa menguraikan keterpaduan unsur gambar pendukung dalam monolognya. | Murid menyebutkan gambar dan teks iklan tetapi belum menjelaskan bagaimana keduanya berpadu menyampaikan pesan. | Murid menguraikan perpaduan antara kata dan gambar dalam iklan secara tepat dan kreatif dalam monolognya. | Murid menguraikan perpaduan antara kata dan gambar dalam iklan secara sangat kreatif, terperinci, dan memikat audiens dalam monolognya. | | Kemandirian dan Kelancaran Bentuk Monolog | Monolog terhenti berulang kali dan membutuhkan panduan pertanyaan pancingan penuh dari guru. | Monolog berlangsung dengan membaca seluruh teks catatan secara kaku dan sesekali dibimbing guru. | Monolog disajikan secara mandiri, lancar, dan terstruktur dari awal hingga akhir tanpa bergantung pada teks bacaan. | Monolog disajikan secara mandiri, sangat lancar, alami, terstruktur runtut, dan persuasif memikat perhatian audiens. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 30 menit mencukupi untuk giliran monolog seluruh murid, atau perlu penyesuaian durasi bicara per murid?
- Apakah murid telah mampu menjelaskan kaitan kata dan visual iklan dengan solusi nyata, bukan sekadar memamerkan gambar iklan?
Murid:- Bagian mana dari monolog iklan yang menurut saya paling meyakinkan audiens untuk mengikuti solusi yang saya tawarkan?
- Tantangan apa yang saya hadapi saat berbicara seorang diri (monolog) mempresentasikan karya iklan di depan teman-teman?
Pertemuan 12 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.2.1 Menganalisis pesan dari teks iklan komersial dan nonkomersial berwujud teks visual untuk menemukan makna tersurat dan tersirat
- TP 8.2.2 Mengevaluasi kualitas dari teks iklan berwujud visual menggunakan sumber informasi lain
- TP 8.2.3 Menulis gagasan dan pesan ke dalam bentuk slogan secara kreatif dan menarik
- TP 8.2.4 Menulis pesan dan arahan dalam teks iklan berbentuk teks multimodal yang memadukan kata dan gambar
- TP 8.2.5 Mempresentasikan pesan iklan dan slogan untuk tujuan pemberian solusi dalam bentuk monolog secara kritis dan kreatif
Pendahuluan:- Guru membuka sesi asesmen sumatif dengan salam, mengecek kesiapan fisik dan meja kerja 28 murid agar bersih dari catatan, serta memimpin doa bersama (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan dan tata tertib sesi asesmen sumatif Bab 2 yang terdiri atas dua tugas mandiri serentak: Tugas 1 (tes tertulis analisis pesan dan evaluasi teks visual selama 32 menit) dan Tugas 2 (penyusunan portofolio mandiri draf slogan serta poster iklan multimodal selama 40 menit), sementara data unjuk kerja presentasi monolog pemberian solusi (Tugas 3) telah dicatat pada Pertemuan 10 dan 11 (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan Lembar Asesmen Sumatif Tugas 1 yang memuat stimulus teks visual Iklan Komersial Sabun Cuci Tangan 'Pembersih Kilat Higienis' (gambar botol sabun berbusa melimpah, teks: 'Membunuh 100% kuman seketika tanpa sisa') dan Teks Data Pembanding dari Uji Laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (teks: 'Kandungan zat antiseptik standar membunuh maksimal 99,2% bakteri patogen dalam waktu kontak minimal 20 detik; tidak ada zat pembersih rumah tangga yang mampu memusnahkan 100% kuman secara instan') (1 menit).
- Murid menyimak penjelasan petunjuk kerja Tugas 1 secara berkesadaran: menjawab 2 butir soal analisis pesan tersurat dan tersirat serta 1 butir soal evaluasi kualitas klaim teks iklan berbasis data pembanding secara mandiri dan jujur tanpa membuka buku catatan (2 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- 28 murid mengerjakan Tugas 1 (TP 8.2.1 dan TP 8.2.2) secara serentak dan mandiri pada lembar kerja tertulis: (1) Menuliskan 1 pesan tersurat iklan [Acuan kunci: ajakan mencuci tangan menggunakan produk 'Pembersih Kilat Higienis' yang diklaim membunuh 100% kuman seketika]; (2) Menuliskan 1 pesan tersirat iklan [Acuan kunci: tangan konsumen akan bebas dari penyakit dan pengguna dianggap mengabaikan kebersihan jika memakai sabun lain]; (3) Mengevaluasi kualitas klaim teks iklan dengan data laboratorium pembanding [Acuan kunci: klaim teks iklan 'membunuh 100% kuman seketika' berkualitas rendah/tidak kredibel/berlebihan karena data laboratorium membuktikan efektivitas maksimal hanya 99,2% dan memerlukan waktu minimal 20 detik, sehingga klaim iklan tidak akurat dan menyesatkan konsumen] (29 menit).
- Guru mengumpulkan seluruh lembar jawaban Tugas 1 tepat waktu, lalu membagikan lembar kerja Tugas 2 untuk pembuatan portofolio mandiri slogan dan iklan multimodal (1 menit).
- 28 murid menyusun portofolio karya mandiri Tugas 2 (TP 8.2.3 dan TP 8.2.4) secara serentak: menulis 1 draf slogan kreatif persuasif bertema solusi lingkungan atau kesehatan [Kriteria acuan: padat ringkas 3-7 kata, berdaya bujuk/persuasif, komunikatif, dan memuat solusi masalah] serta merancang 1 poster teks iklan multimodal berukuran satu halaman A4 yang memadukan kata (arahan/kalimat persuasif-imperatif) dan gambar/ilustrasi visual [Kriteria acuan: perpaduan gambar dan kata padu, memuat teks arahan/solusi, serta visual mendukung keterbacaan pesan] (38 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru menginstruksikan murid berhenti menulis, mengecek kelengkapan identitas pada lembar karya slogan dan poster multimodal, lalu mengumpulkannya ke meja guru secara tertib dan berkesadaran (2 menit).
Penutup:- Guru mengonfirmasi kelengkapan 28 berkas Tugas 1 dan 28 portofolio Tugas 2 yang telah terkumpul serta menyampaikan bahwa penilaian sumatif bab akan menggabungkan hasil tes tertulis hari ini, karya portofolio, dan rekap unjuk kerja monolog dari pertemuan sebelumnya (1 menit).
- Guru memandu murid melakukan refleksi singkat mengenai proses belajar mandiri sepanjang Bab 2, menyampaikan apresiasi atas integritas kerja keras seluruh murid, dan menutup pertemuan dengan doa serta salam penutup (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Memberikan lembar instrumen asesmen dengan jenis dan ukuran font yang diperbesar serta kontras visual tinggi bagi murid dengan hambatan penglihatan tanpa mengubah stimulus, soal, maupun standar pencapaian.
- Proses: Menyediakan pendampingan pembacaan petunjuk tugas secara netral bagi murid yang membutuhkan klarifikasi teknis tanpa membocorkan jawaban atau memberikan arahan konten gagasan.
- Produk: Format penulisan slogan dan pembuatan visual iklan multimodal tetap standar pada lembar portofolio A4 yang telah dibagikan untuk seluruh murid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan administrasi dan pemahaman petunjuk pengerjaan asesmen sumatif melalui konfirmasi lisan: memastikan seluruh murid memahami bahwa pengerjaan Tugas 1 dan Tugas 2 dilakukan secara individual tanpa kerja sama.
Proses:- Pemantauan ketaatan waktu pengerjaan dan kemandirian murid selama 32 menit sesi tertulis (Tugas 1) dan 39 menit sesi karya portofolio (Tugas 2) menggunakan lembar keterlaksanaan asesmen.
Sumatif Bab:- kombinasi tes tertulis analisis teks, portofolio karya multimodal (slogan dan poster iklan), serta unjuk kerja presentasi monolog terencana: Tugas 1 (TP 1, 2): 28 murid mengerjakan lembar analisis pesan tersurat/tersirat teks iklan visual dan evaluasi kualitas iklan berbasis data pembanding secara serentak mandiri selama 35 menit di Pertemuan 12; artefak lembar kerja tertulis diperiksa guru sesudah sesi menggunakan pedoman penskoran objektif dan rubrik telaah kritis.
Tugas 2 (TP 3, 4): 28 murid menyusun portofolio karya mandiri berupa draf slogan kreatif persuasif dan poster iklan multimodal (paduan kata dan ilustrasi visual) yang dikerjakan serentak selama 45 menit di Pertemuan 12; artefak karya bernama dinilai guru sesudah sesi menggunakan rubrik penilaian produk multimodal (kepadatan slogan, kepaduan kata-gambar, dan kejelasan pesan).
Tugas 3 (TP 5): Catatan individual unjuk kerja presentasi monolog pemberian solusi rancangan iklan dan slogan (TP 5), aspek: kejelasan penyampaian solusi; keruntutan argumen visual. Jadwal: Pertemuan 10 murid 1-14: 2 menit per murid + 2 menit transisi/pencatatan; Pertemuan 11 murid 15-28: 2 menit per murid + 2 menit transisi/pencatatan.
- tes tertulis analisis dan evaluasi teks visual serentak: 28 murid mengerjakan lembar analisis pesan tersurat/tersirat teks iklan visual dan evaluasi kualitas iklan berbasis data pembanding secara serentak mandiri selama 35 menit di Pertemuan 12; artefak lembar kerja tertulis diperiksa guru sesudah sesi menggunakan pedoman penskoran objektif dan rubrik telaah kritis. (35 menit; individual; instrumen: pedoman penskoran analisis pesan dan rubrik evaluasi kualitas teks visual)
- produk tertulis dan karya multimodal serentak: 28 murid menyusun portofolio karya mandiri berupa draf slogan kreatif persuasif dan poster iklan multimodal (paduan kata dan ilustrasi visual) yang dikerjakan serentak selama 45 menit di Pertemuan 12; artefak karya bernama dinilai guru sesudah sesi menggunakan rubrik penilaian produk multimodal (kepadatan slogan, kepaduan kata-gambar, dan kejelasan pesan). (45 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian produk draf slogan dan karya poster iklan multimodal)
- unjuk kerja presentasi monolog terencana: Catatan individual unjuk kerja presentasi monolog pemberian solusi rancangan iklan dan slogan (TP 5), aspek: kejelasan penyampaian solusi; keruntutan argumen visual. Jadwal: Pertemuan 10 murid 1-14: 2 menit per murid + 2 menit transisi/pencatatan; Pertemuan 11 murid 15-28: 2 menit per murid + 2 menit transisi/pencatatan. (0 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja presentasi monolog: kejelasan penyampaian solusi dan keruntutan argumen visual)
Sumatif:- kombinasi tes tertulis analisis teks, portofolio karya multimodal (slogan dan poster iklan), serta unjuk kerja presentasi monolog terencana: Tugas 1 (TP 1, 2): 28 murid mengerjakan lembar analisis pesan tersurat/tersirat teks iklan visual dan evaluasi kualitas iklan berbasis data pembanding secara serentak mandiri selama 35 menit di Pertemuan 12; artefak lembar kerja tertulis diperiksa guru sesudah sesi menggunakan pedoman penskoran objektif dan rubrik telaah kritis.
Tugas 2 (TP 3, 4): 28 murid menyusun portofolio karya mandiri berupa draf slogan kreatif persuasif dan poster iklan multimodal (paduan kata dan ilustrasi visual) yang dikerjakan serentak selama 45 menit di Pertemuan 12; artefak karya bernama dinilai guru sesudah sesi menggunakan rubrik penilaian produk multimodal (kepadatan slogan, kepaduan kata-gambar, dan kejelasan pesan).
Tugas 3 (TP 5): Catatan individual unjuk kerja presentasi monolog pemberian solusi rancangan iklan dan slogan (TP 5), aspek: kejelasan penyampaian solusi; keruntutan argumen visual. Jadwal: Pertemuan 10 murid 1-14: 2 menit per murid + 2 menit transisi/pencatatan; Pertemuan 11 murid 15-28: 2 menit per murid + 2 menit transisi/pencatatan.
- tes tertulis analisis dan evaluasi teks visual serentak: 28 murid mengerjakan lembar analisis pesan tersurat/tersirat teks iklan visual dan evaluasi kualitas iklan berbasis data pembanding secara serentak mandiri selama 35 menit di Pertemuan 12; artefak lembar kerja tertulis diperiksa guru sesudah sesi menggunakan pedoman penskoran objektif dan rubrik telaah kritis. (35 menit; individual; instrumen: pedoman penskoran analisis pesan dan rubrik evaluasi kualitas teks visual)
- produk tertulis dan karya multimodal serentak: 28 murid menyusun portofolio karya mandiri berupa draf slogan kreatif persuasif dan poster iklan multimodal (paduan kata dan ilustrasi visual) yang dikerjakan serentak selama 45 menit di Pertemuan 12; artefak karya bernama dinilai guru sesudah sesi menggunakan rubrik penilaian produk multimodal (kepadatan slogan, kepaduan kata-gambar, dan kejelasan pesan). (45 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian produk draf slogan dan karya poster iklan multimodal)
- unjuk kerja presentasi monolog terencana: Catatan individual unjuk kerja presentasi monolog pemberian solusi rancangan iklan dan slogan (TP 5), aspek: kejelasan penyampaian solusi; keruntutan argumen visual. Jadwal: Pertemuan 10 murid 1-14: 2 menit per murid + 2 menit transisi/pencatatan; Pertemuan 11 murid 15-28: 2 menit per murid + 2 menit transisi/pencatatan. (0 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja presentasi monolog: kejelasan penyampaian solusi dan keruntutan argumen visual)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menganalisis Pesan Tersurat dan Tersirat Teks Iklan Visual (TP 8.2.1) | Belum mampu menuliskan pesan tersurat maupun tersirat dari teks iklan visual, atau kedua jawaban salah/tidak sesuai konteks stimulus. | Menuliskan pesan tersurat secara tepat (ajakan membeli/menggunakan sabun pembersih kilat), namun keliru atau belum mampu menemukan pesan tersiratnya. | Menuliskan 1 pesan tersurat (ajakan memakai sabun 'Pembersih Kilat Higienis' pembasmi 100% kuman) dan 1 pesan tersirat (tangan bebas penyakit/sabun lain dianggap tidak higienis) secara tepat sesuai acuan stimulus teks visual. | Menuliskan 1 pesan tersurat dan 1 pesan tersirat secara tepat, lengkap dengan penjelasan detail elemen verbal dan visual yang mendasarinya secara mandiri. | | Mengevaluasi Kualitas Teks Iklan Berbasis Data Pembanding (TP 8.2.2) | Belum mampu menilai kualitas iklan atau simpulan evaluasi bertentangan dengan data pembanding laboratorium. | Menyimpulkan bahwa iklan berkualitas rendah/berlebihan, namun tidak menyertakan perbandingan dengan data laboratorium pembanding. | Mengevaluasi dan menyatakan kualitas teks iklan tidak kredibel/berlebihan dengan membandingkan klaim '100% seketika' terhadap data laboratorium pembanding (efektivitas maksimal 99,2% dengan durasi minimal 20 detik) secara tepat. | Mengevaluasi ketidakvalidan kualitas teks iklan secara kritis dan komprehensif, mengaitkan kesenjangan klaim absolut iklan dengan fakta ilmiah data pembanding secara logis. | | Menulis Draf Slogan Kreatif dan Menarik (TP 8.2.3) | Slogan berupa kalimat berita panjang biasa, tidak padat (lebih dari 10 kata), dan tidak memuat gagasan persuasif pemecahan masalah. | Menulis slogan yang memuat gagasan pesan namun susunan kata belum padat (8-10 kata) atau daya bujuk persuasifnya lemah. | Menulis slogan yang padat ringkas (3-7 kata), kreatif, memuat gagasan/pesan solusi yang jelas, dan menggunakan bahasa persuasif yang menarik. | Menulis slogan yang sangat padat (3-7 kata), bernas, memiliki rima/daya ingat tinggi, serta secara orisinal dan kuat menyampaikan gagasan pemberian solusi. | | Menulis Teks Iklan Multimodal Perpaduan Kata dan Gambar (TP 8.2.4) | Poster iklan hanya berisi gambar tanpa teks arahan, atau hanya teks tanpa ilustrasi visual, sehingga bukan teks multimodal. | Menulis teks iklan dengan kata dan gambar tetapi keduanya tidak saling berhubungan (gambar tidak mendukung pesan arahan/persuasif). | Menulis teks iklan multimodal yang memadukan kalimat arahan/persuasif yang jelas dengan gambar/ilustrasi yang padu dan saling menguatkan pesan solusi. | Menulis teks iklan multimodal dengan perpaduan kata dan komposisi visual gambar yang sangat harmonis, pesan arahan persuasif sangat jelas, terstruktur, dan tuntas mengomunikasikan solusi. | | Mempresentasikan Pesan Monolog Pemberian Solusi (TP 8.2.5 - Catatan Rekap Pertemuan 10-11) | Penyampaian monolog tidak memuat solusi masalah dan tidak menghubungkan argumen dengan materi visual iklan/slogan. | Menyampaikan monolog gagasan solusi tetapi argumen visual belum runtut atau masih bergantung penuh pada teks catatan. | Mempresentasikan pesan iklan dan slogan dalam bentuk monolog secara kritis dengan penyampaian solusi yang jelas serta argumen visual yang runtut. | Mempresentasikan pesan iklan dan slogan secara monolog dengan solusi yang sangat konkret, kritis, keruntutan argumen visual sangat meyakinkan, runtut, dan persuasif. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 32 menit untuk Tugas 1 tertulis dan 39 menit untuk Tugas 2 portofolio poster multimodal terlaksana secara efektif dan tertib?
- Bagaimana capaian ketercapaian 5 Tujuan Pembelajaran Bab 2 pada 28 murid berdasarkan hasil integrasi asesmen tertulis, portofolio karya, dan unjuk kerja monolog?
- Langkah tindak lanjut apa yang perlu dirancang bagi murid yang belum mencapai KKTP pada kemampuan mengevaluasi teks atau memadukan teks multimodal?
Murid:- Bagian mana dari asesmen sumatif bab ini yang paling menantang: menganalisis data iklan, merumuskan slogan padat, atau memadukan gambar dan kata dalam poster?
- Bagaimana keterampilan menulis iklan dan slogan yang telah dipelajari dapat saya gunakan untuk menyampaikan ide atau solusi di sekolah dan masyarakat?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi 2024), Bab II Menulis Iklan dan Slogan
- Buku Siswa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi 2024), Bab II Halaman 44-50
- Lembar Kerja Murid (LKPD) 'Detektif Pesan Tersurat' berisi bahan teks iklan visual komersial (Susu Segar Murni, Roti Sehat Gandum, Sabun Cair Wangi Buah, Jus Buah Segar Nusantara)
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi), Kemendikbudristek 2024
- Buku Siswa Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VIII, Kemendikbudristek 2024 (Bab 2, Subbab Mengenal Iklan dan Menyimpulkan Pesan)
- Koleksi contoh poster iklan komersial visual cetak/digital (Iklan biskuit, sabun cuci, minuman isotonik, lampu belajar, dan mobil keluarga)
- Lembar Kerja Analisis Makna Tersurat dan Tersirat Teks Iklan Komersial Visual
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2024
- Buku Siswa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII, Bab 2: Menulis Iklan dan Slogan, Pusat Perbukuan Kemendikbudristek
- Lembar Kerja Murid Analisis Pesan Iklan Nonkomersial Visual dan materi visual iklan layanan masyarakat
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2024.
- Buku Siswa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII, Bab II: Menulis Iklan dan Slogan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2024.
- Lembar Kerja Evaluasi Teks Iklan dan Amplop Dokumen Pembanding Resmi (Hasil Uji Lab, Lembar Spesifikasi Teknis, dan Laporan Dinas).
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII (Kemendikbudristek 2024)
- Buku Siswa Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII (Kemendikbudristek 2024)
- Lembar Kerja 'Detektif Gambar Iklan' berisi cetakan iklan visual dan teks rujukan pembanding
- Bahan tayang proyektor berisi contoh iklan visual dan dokumen label BPOM/artikel medis
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas VIII (Edisi Revisi), Kemendikbudristek 2024
- Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VIII, Kemendikbudristek 2024
- Lembar Kerja Menulis Draf Slogan (berisi panduan pemetaan topik, gagasan, pesan, dan tabel alternatif slogan)
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII (Kemendikbudristek, 2024)
- Buku Siswa Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII (Kemendikbudristek, 2024, Bab II)
- Contoh-contoh slogan publik dan komersial yang berima dan ringkas
- Buku Siswa Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII (Kemendikbudristek 2024, Bab II Halaman 74-75)
- Lembar Aktivitas Siswa: Gambar Ilustrasi Rumpang Iklan Sampah Plastik Laut dan Ruang Kelas Bersih
- Kartu Kalimat Persuasif dan Imperatif untuk Aktivitas Memahami
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP/MTs Kemendikbudristek 2024 (Bab II: Menulis Iklan dan Slogan).
- Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP/MTs Kemendikbudristek 2024 (Bab II Halaman 44-70).
- Contoh lembar draf teks iklan multimodal kertas gambar/HVS A4 dan kartu permainan pasang cepat kata-gambar.
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek, 2024)
- Buku Siswa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII Bab II (Kemendikbudristek, 2024)
- Kartu lembar kerangka monolog solusi (format masalah-makna slogan-solusi)
- Contoh-contoh slogan lingkungan dan literasi pada media pajang kelas
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. 2024. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi).
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. 2024. Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII.
- Karya iklan multimodal (poster perpaduan kata dan gambar) hasil karya murid pada Pertemuan 9.
- Contoh iklan layanan masyarakat media cetak/digital tentang lingkungan hidup.
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, 2024 (Bab II).
- Buku Siswa Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, 2024 (Bab II).
- Lembar Stimulus Asesmen Sumatif Bab 2: Iklan Komersial Sabun Cuci Tangan dan Teks Data Hasil Uji Laboratorium BPOM.
- Lembar Portofolio Kertas Gambar A4 dan Instrumen Rubrik Penilaian Sumatif.
|