Modul AjarPertemuan 7Bab 1Fase DSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8: Mengenal Tanda Baca dan Penulisan Kata Berbahasa Asing dan Daerah dalam Teks LHO

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 8 dengan topik "Mengenal Tanda Baca dan Penulisan Kata Berbahasa Asing dan Daerah dalam Teks LHO". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8: Mengenal Tanda Baca dan Penulisan Kata Berbahasa Asing dan Daerah dalam Teks LHO

Bahasa Indonesia - Kelas 8

Bab 1 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Mengenal Tanda Baca dan Penulisan Kata Berbahasa Asing dan Daerah dalam Teks LHO

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMengenal Tanda Baca dan Penulisan Kata Berbahasa Asing dan Daerah dalam Teks LHO
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengenali fungsi tanda baca titik (.), koma (,), dan titik dua (:) serta menempatkannya dengan tepat pada kalimat dalam konteks teks laporan hasil observasi.
  2. Murid dapat menerapkan tata cara penulisan kata dari bahasa asing dan bahasa daerah yang benar dalam kalimat teks laporan hasil observasi.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian membaca teks laporan dan merasa bingung karena tanda bacanya salah atau tidak ada? Apa yang kalian rasakan sebagai pembaca?
  2. Mengapa kata seperti 'online', 'gadget', atau 'sampan' ditulis berbeda dengan kata-kata Indonesia pada umumnya dalam sebuah tulisan ilmiah?
  3. Bayangkan kalian menulis laporan hasil observasi tentang kendaraan di sekitar sekolah — bagaimana cara kalian menuliskan nama kendaraan tradisional daerah atau nama ilmiah hewan dengan benar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengecek kehadiran (2 menit).
  • Guru meminta murid mengamati dua kalimat di papan tulis: satu kalimat tanpa tanda baca dan satu kalimat dengan tanda baca lengkap — murid diminta membacanya nyaring dan menyampaikan perbedaan yang dirasakan (3 menit). [Asesmen Awal: observasi respons lisan]
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik kepada beberapa murid secara acak untuk menggali pemahaman awal tentang tanda baca dan penulisan kata asing/daerah (3 menit). [Asesmen Awal: tanya-jawab diagnostik]
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan menjelaskan alur kegiatan secara singkat (2 menit).
  • Guru mengingatkan koneksi materi ini dengan teks LHO yang telah dipelajari sebelumnya: 'Penumpang Bus Kota', 'Sepeda Motor di Indonesia', dan 'Bendi di Kota Padang' (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan potongan teks LHO 'Bendi di Kota Padang' di papan/layar dan meminta murid membaca dalam hati selama 2 menit dengan fokus memperhatikan tanda baca dan kata bercetak miring. [Berkesadaran]
  • Guru memandu diskusi kelas: 'Tanda baca apa saja yang kalian temukan? Di mana letaknya?' — murid menjawab secara bergantian dan guru mencatat temuan di papan tulis (5 menit). [Berkesadaran]
  • Guru menjelaskan fungsi tanda titik (.) untuk mengakhiri kalimat, tanda koma (,) sebagai pemisah unsur dalam perincian, dan tanda titik dua (:) untuk mengawali rincian — disertai contoh kalimat dari konteks teks LHO transportasi (7 menit). [Bermakna]
  • Guru menjelaskan aturan penulisan kata dari bahasa asing (dicetak miring) dan bahasa daerah (dicetak miring atau diberi tanda petik) dalam teks formal, menggunakan contoh kata seperti 'online', 'bus', 'bendi', 'sampan' dari teks yang sudah dikenal murid (5 menit). [Bermakna]
  • Murid diberi kartu contoh kalimat (10 kalimat) — masing-masing secara mandiri mengidentifikasi letak dan jenis tanda baca serta kata asing/daerah yang ditemukan, lalu menuliskan jawabannya di buku tulis (5 menit). [Berkesadaran]

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid membentuk kelompok 4–5 orang. Setiap kelompok mendapat lembar kerja 'Kantong Tanda Baca' berisi 10 kalimat rumpang (tanda baca dihilangkan) dan daftar kata asing/daerah yang perlu diperbaiki penulisannya — semua kalimat bertema transportasi lokal sesuai konteks teks LHO yang dipelajari (2 menit persiapan). [Menggembirakan]
  • Kelompok mendiskusikan dan mengisi tanda baca yang tepat pada setiap kalimat serta memperbaiki penulisan kata asing/daerah — setiap anggota bergiliran menuliskan jawaban di lembar kerja kelompok (10 menit). [Kolaborasi, Bermakna]
  • Setiap kelompok memasukkan kalimat-kalimat hasil kerja ke dalam 'Kantong Tanda Baca' (empat kantong berlabel: titik, koma, titik dua, kata asing/daerah) yang telah disiapkan guru sebagai media konkret — kalimat yang memuat tanda baca tersebut dimasukkan ke kantong yang sesuai (5 menit). [Menggembirakan]
  • Perwakilan kelompok mempresentasikan 2–3 kalimat hasil kerja kelompoknya dan menjelaskan alasan penempatan tanda baca atau penulisan kata yang dipilih (8 menit). [Komunikasi]
  • Guru memberikan umpan balik langsung atas jawaban kelompok — meluruskan kesalahan umum dan memberikan penguatan atas jawaban yang tepat. [Asesmen Proses: observasi dan umpan balik lisan]

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid secara mandiri menulis 3–5 kalimat baru bertema pengamatan kendaraan atau situasi di sekitar sekolah yang memuat minimal satu tanda titik, satu tanda koma atau titik dua, dan satu kata dari bahasa asing atau daerah dengan penulisan yang benar (8 menit). [Kemandirian, Bermakna]
  • Murid menukarkan hasil tulisannya dengan teman sebangku untuk saling memeriksa ketepatan tanda baca dan penulisan kata asing/daerah, lalu memberikan komentar tertulis singkat (3 menit). [Asesmen Proses: penilaian sejawat]
  • Murid memajang hasil kerja kelompok (Kantong Tanda Baca) di dinding kelas sebagai pameran mini — murid diberi waktu berkeliling melihat hasil kelompok lain dan memberi tanda 'bintang' pada kalimat favorit mereka (3 menit). [Menggembirakan]
  • Guru mengajak murid mengidentifikasi pola kesalahan yang paling sering muncul berdasarkan hasil kerja hari ini dan mendiskusikan cara menghindarinya saat menulis teks LHO (3 menit). [Berkesadaran, Penalaran Kritis]

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi: fungsi tiga tanda baca dan aturan penulisan kata asing/daerah dalam teks LHO (3 menit).
  • Guru memberikan soal asesmen akhir: murid secara individu memperbaiki satu paragraf teks LHO pendek yang mengandung 5 kesalahan tanda baca dan 2 kesalahan penulisan kata asing/daerah — dikerjakan di buku tulis (5 menit). [Asesmen Akhir]
  • Murid mengisi lembar refleksi singkat (3 pertanyaan tertulis) secara mandiri (2 menit).
  • Guru menyampaikan informasi materi pertemuan berikutnya dan memotivasi murid untuk memperhatikan tanda baca saat membaca teks apa pun di kehidupan sehari-hari (2 menit).
  • Guru menutup pembelajaran.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat kartu referensi (cheat sheet) berisi aturan tanda baca dan contoh kata asing/daerah yang bisa dikonsultasikan selama mengerjakan tugas. Murid yang sudah mahir mendapat kalimat yang lebih panjang dan kompleks dengan lebih banyak pilihan tanda baca.
  • Proses: Murid yang belajar lebih lambat dipasangkan dengan teman sebaya yang lebih mahir dalam sesi Mengaplikasi dan mendapat bimbingan guru lebih intensif saat diskusi kelompok. Murid yang cepat memahami dapat berperan sebagai 'pemeriksa' antar-kelompok selama kegiatan Kantong Tanda Baca.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup menulis 3 kalimat sederhana pada tahap Merefleksi. Murid yang sudah mahir ditantang menulis 5–7 kalimat yang membentuk satu paragraf utuh teks LHO dengan variasi tanda baca dan minimal dua kata asing/daerah.

ASESMEN

Awal:

  • Murid membaca nyaring dua kalimat di papan tulis (satu tanpa tanda baca, satu dengan tanda baca lengkap) dan menyampaikan perbedaan yang dirasakan — guru mengobservasi respons untuk mengetahui seberapa jauh murid sudah mengenal fungsi tanda baca.
  • Tanya-jawab diagnostik: guru bertanya 'Apa yang kalian ketahui tentang tanda titik, koma, dan titik dua?' dan 'Mengapa kata tertentu ditulis miring dalam sebuah tulisan?' — jawaban murid digunakan sebagai peta pemahaman awal kelas.

Proses:

  • Observasi keaktifan dan ketepatan saat mengidentifikasi tanda baca pada kartu kalimat (tahap Memahami) — guru mencatat nama murid yang tampak kesulitan untuk diberikan perhatian lebih.
  • Lembar kerja Kantong Tanda Baca kelompok — guru berkeliling dan memeriksa proses pengisian serta memberikan umpan balik segera jika ada kesalahan pola (tahap Mengaplikasi).
  • Penilaian sejawat tertulis: komentar teman sebangku atas kalimat yang ditulis pada tahap Merefleksi — guru mengumpulkan lembar ini untuk melihat pemahaman murid sebagai penilai sekaligus sebagai penulis.

Akhir:

  • Perbaikan paragraf teks LHO: murid secara individual memperbaiki 5 kesalahan tanda baca dan 2 kesalahan penulisan kata asing/daerah dalam satu paragraf pendek bertema transportasi — dikerjakan di buku tulis dan dikumpulkan.
  • Tulisan mandiri 3–7 kalimat bertema pengamatan di sekitar sekolah — dinilai berdasarkan rubrik ketepatan tanda baca dan penulisan kata asing/daerah.

Formatif:

  • Tanya-jawab lisan saat pendahuluan untuk menggali pemahaman awal tentang tanda baca dan penulisan kata asing/daerah.
  • Observasi guru selama kegiatan diskusi kelompok Kantong Tanda Baca — mencatat partisipasi dan ketepatan penempatan tanda baca.
  • Penilaian sejawat: murid memeriksa tulisan teman sebangku pada tahap Merefleksi dan memberikan komentar tertulis.
  • Presentasi kelompok: guru memberikan umpan balik langsung atas ketepatan penempatan tanda baca dan penulisan kata asing/daerah.

Sumatif:

  • Murid memperbaiki satu paragraf teks LHO pendek yang mengandung 5 kesalahan tanda baca dan 2 kesalahan penulisan kata asing/daerah secara individual di akhir pembelajaran.
  • Tulisan mandiri 3–7 kalimat bertema pengamatan di sekitar sekolah yang memuat tanda baca dan kata asing/daerah dengan penulisan benar — dinilai menggunakan rubrik.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Penggunaan Tanda Titik (.)Tidak menempatkan tanda titik di akhir kalimat atau menempatkannya di posisi yang salah secara konsisten.Menempatkan tanda titik di akhir kalimat pada beberapa kalimat, masih terdapat 3 atau lebih kesalahan.Menempatkan tanda titik dengan tepat di sebagian besar kalimat, terdapat 1–2 kesalahan.Menempatkan tanda titik dengan tepat dan konsisten di semua kalimat tanpa kesalahan.
Ketepatan Penggunaan Tanda Koma (,) dan Titik Dua (:)Tidak menggunakan tanda koma dan titik dua, atau penempatannya salah di semua kalimat.Menggunakan tanda koma atau titik dua namun masih terdapat 3 atau lebih kesalahan posisi atau fungsi.Menggunakan tanda koma sebagai pemisah perincian dan titik dua sebelum rincian dengan benar pada sebagian besar kalimat, terdapat 1–2 kesalahan.Menggunakan tanda koma dan titik dua dengan tepat sesuai fungsinya secara konsisten di semua kalimat.
Penulisan Kata dari Bahasa AsingTidak mencetak miring kata dari bahasa asing atau menulis kata asing tanpa penyesuaian apa pun.Mencetak miring beberapa kata asing, masih terdapat 2 atau lebih kata asing yang tidak ditulis dengan benar.Mencetak miring hampir semua kata dari bahasa asing dengan benar, terdapat 1 kesalahan.Mencetak miring semua kata dari bahasa asing secara konsisten dan benar tanpa kesalahan.
Penulisan Kata dari Bahasa DaerahTidak mencetak miring atau memberi tanda petik pada kata dari bahasa daerah.Mencetak miring atau memberi tanda petik pada beberapa kata daerah, masih terdapat 2 atau lebih kesalahan.Mencetak miring atau memberi tanda petik pada hampir semua kata daerah dengan benar, terdapat 1 kesalahan.Mencetak miring atau memberi tanda petik pada semua kata dari bahasa daerah secara konsisten dan benar.
Kemampuan Memperbaiki Teks (Asesmen Akhir)Mampu memperbaiki 0–1 dari 7 kesalahan pada paragraf yang diberikan.Mampu memperbaiki 2–3 dari 7 kesalahan pada paragraf yang diberikan.Mampu memperbaiki 4–5 dari 7 kesalahan pada paragraf yang diberikan.Mampu memperbaiki 6–7 dari 7 kesalahan pada paragraf yang diberikan dengan tepat.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid berhasil memahami fungsi ketiga tanda baca (titik, koma, titik dua) dalam konteks teks LHO? Bagian mana yang paling banyak menimbulkan kebingungan?
  • Apakah kegiatan Kantong Tanda Baca efektif mendorong kolaborasi dan pemahaman konsep secara konkret? Apa yang perlu diperbaiki pada pelaksanaannya?
  • Apakah alokasi waktu setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang perlu diperluas atau dipersempit pada pertemuan berikutnya?
  • Bagaimana strategi diferensiasi yang diterapkan hari ini — apakah cukup membantu murid yang membutuhkan dukungan lebih maupun yang sudah mahir?

Refleksi Murid:

  • Apa yang baru kamu pahami hari ini tentang tanda baca titik, koma, dan titik dua? Berikan satu contoh kalimat yang kamu buat sendiri sebagai bukti pemahamanmu.
  • Bagian mana yang masih terasa sulit — menempatkan tanda baca atau menuliskan kata dari bahasa asing/daerah? Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaikinya?
  • Bagaimana perasaanmu saat belajar hari ini? Apakah kegiatan Kantong Tanda Baca membantumu belajar? Mengapa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP/MTs (Kemdikbudristek, 2024) — Bab I, halaman 34–36 (subbab Tanda Baca dan Penulisan Kata Bahasa Asing dan Daerah).
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP/MTs (Kemdikbudristek, 2024) — halaman 64–66.
  3. Teks LHO 'Bendi di Kota Padang', 'Penumpang Bus Kota', dan 'Sepeda Motor di Indonesia' (tersedia di Buku Siswa) sebagai bahan analisis.
  4. Lembar kerja 'Kantong Tanda Baca' (disiapkan guru) — berisi 10 kalimat rumpang bertema transportasi lokal.
  5. Kartu referensi tanda baca (cheat sheet) — disiapkan guru untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih.
  6. Media papan tulis atau layar proyektor untuk menampilkan contoh kalimat dan potongan teks LHO.
  7. Kantong tanda baca fisik (4 buah amplop/kantong berlabel: titik, koma, titik dua, kata asing/daerah) sebagai media konkret kegiatan kelompok.
  8. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) — sebagai referensi aturan tanda baca resmi.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.