Modul AjarPertemuan 7Bab 3Fase CSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6: Kalimat Langsung dan Tidak Langsung dalam Laporan Wawancara Minat dan Bakat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Kalimat Langsung dan Tidak Langsung dalam Laporan Wawancara Minat dan Bakat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6: Kalimat Langsung dan Tidak Langsung dalam Laporan Wawancara Minat dan Bakat

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 3 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Kalimat Langsung dan Tidak Langsung dalam Laporan Wawancara Minat dan Bakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikKalimat Langsung dan Tidak Langsung dalam Laporan Wawancara Minat dan Bakat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membedakan kalimat langsung dan tidak langsung dari teks laporan wawancara tentang minat dan bakat melalui kegiatan membaca contoh teks.
  2. Murid dapat mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung dan sebaliknya dalam konteks laporan wawancara tentang minat dan bakat, dengan kaidah kebahasaan yang tepat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian membaca wawancara di majalah atau koran? Bagaimana cara penulisnya menyampaikan ucapan narasumber?
  2. Apa bedanya jika kita menulis persis kata-kata seseorang dengan menceritakan kembali apa yang ia katakan?
  3. Mengapa seorang wartawan perlu mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung saat menulis laporan wawancara?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa bersama.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: menampilkan satu kalimat langsung dan satu kalimat tidak langsung di papan tulis, lalu meminta murid mengangkat tangan untuk menunjukkan mana yang merupakan kalimat langsung.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan keterkaitan materi dengan laporan wawancara minat dan bakat yang sudah dipelajari sebelumnya.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa bedanya jika kita menulis persis kata-kata seseorang dengan menceritakan kembali apa yang ia katakan?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan teks laporan wawancara singkat tentang minat dan bakat seorang siswa berprestasi (mengacu konteks Bab 3).
  • Murid membaca teks secara mandiri dan menandai kalimat-kalimat yang menggunakan tanda petik (kalimat langsung) dengan stabilo warna kuning, serta kalimat yang menyatakan ucapan orang lain tanpa tanda petik (kalimat tidak langsung) dengan stabilo warna biru.
  • Guru menampilkan tabel perbandingan ciri-ciri kalimat langsung dan tidak langsung: penggunaan tanda petik, kata ganti orang, kata penghubung 'bahwa', dan perubahan tanda baca.
  • Murid berdiskusi berpasangan untuk menyimpulkan perbedaan utama kedua jenis kalimat tersebut berdasarkan teks yang telah dibaca.
  • Guru memberikan penguatan konsep dengan menjelaskan kaidah kebahasaan pengubahan kalimat langsung ke tidak langsung dan sebaliknya (perubahan kata ganti, penghilangan/penambahan tanda petik, penggunaan kata 'bahwa').

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar kerja berisi 5 kalimat langsung dari konteks wawancara minat dan bakat yang harus diubah menjadi kalimat tidak langsung, serta 5 kalimat tidak langsung yang harus diubah menjadi kalimat langsung.
  • Murid mengerjakan lembar kerja secara individu dengan menerapkan kaidah kebahasaan yang telah dipelajari.
  • Setelah selesai, murid bertukar lembar kerja dengan teman sebangku untuk saling memeriksa dan memberikan umpan balik (penilaian sejawat).
  • Guru membahas 3 nomor soal yang paling banyak keliru bersama seluruh kelas, mengajak murid mengidentifikasi letak kesalahan dan memperbaikinya.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi singkat: 'Bagian mana yang paling sulit saat mengubah kalimat? Mengapa?'
  • Murid menuliskan satu hal baru yang dipelajari hari ini dan satu hal yang masih membingungkan di sticky note atau secarik kertas.
  • Guru mengajak murid menyimpulkan pentingnya penggunaan kalimat langsung dan tidak langsung yang tepat dalam penulisan laporan wawancara agar informasi tersampaikan dengan akurat.
  • Murid menilai pemahaman diri sendiri dengan skala 1-4 (penilaian diri) tentang kemampuan membedakan dan mengubah kalimat langsung-tidak langsung.

Penutup:

  • Guru memberikan asesmen akhir berupa 2 soal uraian singkat: mengubah satu kalimat langsung menjadi tidak langsung dan sebaliknya dari konteks wawancara minat dan bakat.
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap hasil kerja murid hari ini.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan lebih diberikan teks wawancara dengan kalimat lebih pendek dan sederhana serta kartu bantu berisi langkah-langkah pengubahan kalimat. Murid cepat diberikan teks wawancara dengan kalimat kompleks yang mengandung kalimat tanya dan perintah langsung.
  • Proses: Murid yang memerlukan dukungan lebih mengerjakan soal secara berpasangan dengan bimbingan guru. Murid cepat mengerjakan secara mandiri dan berperan sebagai tutor sebaya untuk membantu teman yang kesulitan.
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan lebih cukup mengubah 3 kalimat dengan benar. Murid cepat diminta membuat paragraf pendek laporan wawancara yang memuat minimal 2 kalimat langsung dan 2 kalimat tidak langsung.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan satu kalimat langsung dan satu kalimat tidak langsung di papan tulis. Murid diminta menunjukkan mana yang kalimat langsung dan menjelaskan alasannya secara lisan. Guru mencatat tingkat pemahaman awal murid.

Proses:

  • Observasi guru saat murid menandai kalimat langsung dan tidak langsung pada teks wawancara (tahap Memahami).
  • Pemeriksaan lembar kerja pengubahan kalimat oleh teman sejawat dengan panduan koreksi dari guru (tahap Mengaplikasi).
  • Catatan refleksi murid pada sticky note tentang hal yang dipahami dan yang masih membingungkan (tahap Merefleksi).

Akhir:

  • Murid mengerjakan 2 soal uraian singkat secara mandiri: (1) Mengubah satu kalimat langsung dari konteks wawancara minat dan bakat menjadi kalimat tidak langsung dengan kaidah yang tepat; (2) Mengubah satu kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung dengan tanda baca yang benar.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi berpasangan tentang ciri-ciri kalimat langsung dan tidak langsung.
  • Penilaian sejawat pada lembar kerja pengubahan kalimat.
  • Penilaian diri menggunakan skala 1-4 di akhir tahap refleksi.

Sumatif:

  • Tes uraian singkat: mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung dan sebaliknya (2 soal) dengan konteks wawancara minat dan bakat.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan membedakan kalimat langsung dan tidak langsungBelum dapat mengidentifikasi perbedaan kalimat langsung dan tidak langsung; jawaban tidak menunjukkan pemahaman terhadap ciri-ciri kedua jenis kalimat.Dapat mengidentifikasi salah satu ciri kalimat langsung atau tidak langsung, tetapi belum konsisten dan masih terdapat kekeliruan pada sebagian besar jawaban.Dapat mengidentifikasi ciri-ciri kalimat langsung dan tidak langsung dengan tepat pada sebagian besar contoh, dengan sedikit kekeliruan.Dapat mengidentifikasi dan menjelaskan seluruh ciri kalimat langsung dan tidak langsung dengan tepat dan konsisten pada semua contoh yang diberikan.
Kemampuan mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung dan sebaliknyaBelum mampu mengubah kalimat; hasil pengubahan tidak menunjukkan perubahan kata ganti, tanda baca, maupun kata penghubung yang sesuai.Mampu mengubah kalimat tetapi masih terdapat lebih dari 2 kesalahan dalam perubahan kata ganti, tanda baca, atau kata penghubung.Mampu mengubah kalimat dengan tepat; terdapat 1-2 kesalahan kecil dalam tanda baca atau kata ganti.Mampu mengubah seluruh kalimat dengan sempurna: perubahan kata ganti, tanda baca, dan kata penghubung semuanya tepat sesuai kaidah kebahasaan.
Kesesuaian konteks wawancara minat dan bakatKalimat hasil pengubahan tidak berkaitan dengan konteks wawancara minat dan bakat; makna asli berubah total.Kalimat hasil pengubahan berkaitan dengan konteks tetapi makna asli berubah sebagian atau informasi penting hilang.Kalimat hasil pengubahan sesuai konteks wawancara minat dan bakat dengan makna yang terjaga, meskipun ada sedikit penyesuaian redaksi yang kurang tepat.Kalimat hasil pengubahan sepenuhnya sesuai konteks wawancara minat dan bakat, makna asli terjaga utuh, dan redaksi natural serta komunikatif.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat membedakan kalimat langsung dan tidak langsung setelah membaca teks wawancara?
  • Apakah strategi diskusi berpasangan efektif membantu murid memahami kaidah pengubahan kalimat?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah memenuhi kebutuhan murid dengan kemampuan berbeda?

Refleksi Murid:

  • Apa perbedaan utama kalimat langsung dan tidak langsung yang kini aku pahami?
  • Bagian mana yang masih sulit bagiku saat mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung atau sebaliknya?
  • Strategi apa yang membantuku memahami materi hari ini?
  • Bagaimana aku bisa menggunakan kemampuan ini saat menulis laporan wawancara?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VI: Anak-Anak yang Mengubah Dunia (Edisi Revisi), Bab 3 Temukan Minat, Tunjukkan Bakat.
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas VI, Bab 3, Aktivitas 3.6 Kalimat Langsung dan Tidak Langsung.
  3. Teks laporan wawancara tentang minat dan bakat (disiapkan guru).
  4. Lembar kerja pengubahan kalimat langsung dan tidak langsung.
  5. Papan tulis dan spidol warna untuk menampilkan tabel perbandingan.
  6. Stabilo dua warna (kuning dan biru) atau pensil warna untuk menandai teks.
  7. Sticky note untuk kegiatan refleksi murid.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.