MODUL AJAR Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C) Topik: Praktik Wawancara: Menggali Informasi Minat dan Bakat Teman INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Praktik Wawancara: Menggali Informasi Minat dan Bakat Teman |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat melakukan wawancara sederhana kepada teman untuk menggali informasi tentang minat dan bakat dengan menggunakan pertanyaan pemandu secara lisan, santun, dan penuh perhatian.
- Murid dapat mencatat hasil wawancara secara sistematis sebagai bahan penulisan laporan terkait minat dan bakat narasumber.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Kalau kamu ingin tahu lebih dalam tentang seseorang, apa cara terbaik untuk mendapatkan informasi yang akurat darinya?
- Apa perbedaan antara bertanya biasa dan melakukan wawancara? Menurutmu, apa yang membuat sebuah wawancara berhasil?
- Bagaimana cara kamu mendengarkan dan mencatat agar tidak ada informasi penting yang terlewat saat seseorang sedang bercerita?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
- Guru memeriksa kehadiran dan mengondisikan suasana kelas agar siap belajar.
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat: murid diminta menjawab secara lisan dua pertanyaan — (1) 'Pernahkah kamu mewawancarai seseorang sebelumnya? Ceritakan singkat pengalamanmu.' dan (2) 'Apa saja pertanyaan yang menurutmu penting saat ingin menggali minat dan bakat seseorang?' — guru mencatat respons untuk memetakan kesiapan belajar.
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi waktu 2–3 menit untuk murid berpikir dan merespons secara singkat.
- Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini: melakukan wawancara berpasangan untuk menggali minat dan bakat teman, serta mencatat hasilnya secara sistematis.
- Guru menyampaikan alur kegiatan pembelajaran: memahami teknik wawancara, praktik wawancara berpasangan, lalu merefleksikan proses dan hasil.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menampilkan atau membacakan penggalan teks dialog 'Ucok dan Wartawan Cilik' dari Buku Siswa secara ekspresif selama ±5 menit.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik berbasis teks: 'Apa minat Ucok? Bagaimana ia mengembangkan minatnya menjadi bakat? Apa saja usaha yang dilakukan Ucok?' — murid merespons secara lisan.
- Guru menjelaskan secara singkat teknik wawancara yang baik: menggunakan pertanyaan terbuka (5W+1H), mendengarkan aktif, menatap narasumber dengan penuh perhatian, dan mencatat poin penting secara sistematis.
- Guru memperlihatkan contoh format catatan hasil wawancara di papan tulis atau lembar yang dibagikan: kolom Nama Narasumber, Pertanyaan, Jawaban Ringkas, dan Kesimpulan.
- Guru menunjukkan 3 pertanyaan pemandu dari Buku Siswa: (1) Apa aktivitas yang kamu sukai di sekolah atau di rumah? (2) Sejak kapan kamu menyukai aktivitas tersebut? (3) Mengapa kamu menyukai aktivitas tersebut? — dan mendorong murid memikirkan 1–2 pertanyaan tambahan yang ingin mereka kembangkan sendiri.
- Murid mendiskusikan secara berpasangan selama 3 menit: pertanyaan tambahan apa yang ingin mereka ajukan untuk mendapat informasi lebih spesifik tentang minat dan bakat teman.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi kelas menjadi pasangan-pasangan (bisa juga kelompok 3 orang jika jumlah ganjil) dan menjelaskan aturan: setiap murid bergantian menjadi pewawancara dan narasumber.
- Guru membagikan lembar kerja format catatan hasil wawancara kepada setiap murid.
- Putaran 1 (±8 menit): Murid A mewawancarai Murid B menggunakan minimal 3 pertanyaan pemandu dan boleh mengembangkan pertanyaan lain. Murid A mencatat jawaban di lembar kerja secara sistematis. Murid B menjawab dengan terbuka dan jujur.
- Putaran 2 (±8 menit): Peran dibalik — Murid B mewawancarai Murid A dengan prosedur yang sama.
- Selama proses berlangsung, guru berkeliling sebagai fasilitator: memantau sikap (kesantunan, perhatian), memberi umpan balik lisan singkat, dan membantu pasangan yang kesulitan mengembangkan pertanyaan.
- Setelah kedua putaran selesai, murid melengkapi kolom 'Kesimpulan' di lembar kerja: menuliskan 1–2 kalimat yang merangkum minat dan bakat teman yang diwawancarai.
- Guru meminta 2–3 pasangan sukarela untuk berbagi secara singkat hasil wawancara mereka di depan kelas (masing-masing ±1 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memandu diskusi kelas singkat (±5 menit) dengan pertanyaan: 'Apakah ada informasi mengejutkan atau menginspirasi yang kamu dapatkan dari teman hari ini? Ceritakan!'
- Murid diminta menuliskan di bagian bawah lembar kerja: (1) satu hal yang paling mereka pelajari dari cerita teman, dan (2) satu hal yang ingin mereka tiru atau kembangkan dari minat/bakat teman tersebut.
- Guru mengajukan pertanyaan refleksi proses: 'Apa yang sudah berjalan baik saat kamu mewawancarai teman? Apa yang perlu kamu perbaiki jika melakukan wawancara berikutnya?'
- Murid menuliskan jawaban refleksi proses tersebut di lembar kerja sebagai bukti kesadaran diri terhadap proses belajarnya.
- Guru menyimpulkan bahwa catatan hasil wawancara hari ini akan menjadi bahan utama untuk kegiatan penulisan laporan wawancara pada pertemuan berikutnya.
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: teknik wawancara yang baik melibatkan pertanyaan terbuka, sikap santun, mendengarkan aktif, dan pencatatan sistematis.
- Guru melakukan asesmen akhir: murid mengisi lembar refleksi singkat (exit ticket) secara tertulis — dua pertanyaan: (1) 'Tuliskan dua pertanyaan wawancara terbaik yang kamu gunakan hari ini beserta alasannya.' dan (2) 'Seberapa lengkap catatanmu? Apa yang perlu kamu tambahkan?'
- Guru memberikan umpan balik umum terhadap proses wawancara yang sudah berjalan dan mengapresiasi keberanian serta kesantunan murid.
- Guru mengingatkan murid untuk menyimpan lembar kerja catatan wawancara karena akan digunakan sebagai bahan penulisan laporan pada pertemuan berikutnya.
- Guru menutup pembelajaran dengan pesan motivasi singkat tentang pentingnya saling mengenal dan menghargai potensi teman, lalu mengakhiri kelas dengan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan kartu pertanyaan pemandu yang sudah lengkap (5 pertanyaan siap pakai) sehingga mereka tidak perlu mengembangkan pertanyaan sendiri dan dapat fokus pada proses wawancara dan pencatatan.
- Proses: Murid yang cepat dan mandiri didorong untuk mengembangkan lebih dari 5 pertanyaan orisinal, menggali informasi lebih dalam (misalnya rencana karier atau cita-cita teman terkait bakat), dan mencoba menyusun catatan dalam bentuk peta pikiran alih-alih tabel linier.
- Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup mengisi format catatan wawancara terstruktur yang sudah disediakan. Murid yang sudah mahir dapat menambahkan narasi ringkas berbentuk paragraf di bawah tabel sebagai latihan awal penulisan laporan.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan diagnostik di awal pendahuluan: murid ditanya pengalaman mereka dengan kegiatan wawancara dan pertanyaan apa yang dianggap penting saat menggali minat dan bakat seseorang.
- Guru mencatat respons murid untuk memetakan kesiapan: mana yang sudah punya pengalaman wawancara, mana yang belum — hasil ini digunakan untuk menentukan pasangan dan kadar bimbingan yang diberikan.
Proses:- Observasi guru selama praktik wawancara berpasangan menggunakan lembar ceklis: (1) Menggunakan minimal 3 pertanyaan pemandu, (2) Mendengarkan narasumber dengan penuh perhatian, (3) Mencatat jawaban secara sistematis di lembar kerja, (4) Bersikap santun selama proses wawancara.
- Pemeriksaan singkat lembar kerja setelah Putaran 2 selesai: guru berkeliling memastikan kolom pertanyaan, jawaban ringkas, dan kesimpulan sudah terisi sebelum masuk ke tahap Merefleksi.
- Umpan balik lisan langsung kepada pasangan yang memerlukan bantuan mengembangkan pertanyaan atau memperbaiki pencatatan.
Akhir:- Penilaian lembar kerja catatan wawancara menggunakan rubrik 4 level pada 2 aspek: (1) Kualitas wawancara lisan dan (2) Sistematika pencatatan hasil wawancara.
- Exit ticket tertulis: murid menuliskan dua pertanyaan wawancara terbaik yang mereka gunakan beserta alasan mengapa pertanyaan itu efektif, serta mengevaluasi kelengkapan catatan mereka secara mandiri.
Formatif:- Observasi sikap selama praktik wawancara: kesantunan berbicara, kontak mata, dan keaktifan mendengarkan — dicatat guru menggunakan lembar observasi.
- Pemantauan lembar kerja catatan wawancara saat murid mengisi: kelengkapan kolom, kejelasan pencatatan, dan adanya kalimat kesimpulan.
- Umpan balik lisan langsung dari guru kepada pasangan yang dipantau selama proses wawancara berlangsung.
Sumatif:- Penilaian lembar kerja catatan wawancara yang telah selesai diisi: mencakup aspek kelengkapan informasi, sistematika pencatatan, dan kesesuaian kalimat kesimpulan.
- Exit ticket tertulis di akhir pembelajaran: penilaian kemampuan murid mengidentifikasi pertanyaan efektif dan mengevaluasi kelengkapan catatan mereka sendiri.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kualitas Wawancara Lisan (TP 6.3.5.1) | Murid belum mampu mengajukan pertanyaan pemandu secara mandiri; bicara tidak terarah, tidak santun, atau tidak merespons jawaban narasumber. | Murid mengajukan 1–2 pertanyaan pemandu dengan bantuan guru; sikap cukup santun tetapi belum sepenuhnya memperhatikan jawaban narasumber. | Murid mengajukan minimal 3 pertanyaan pemandu secara mandiri, bersikap santun, dan mendengarkan jawaban narasumber dengan cukup perhatian. | Murid mengajukan minimal 3 pertanyaan pemandu dan mengembangkan 1–2 pertanyaan orisinal secara mandiri, bersikap sangat santun, mendengarkan aktif, dan merespons jawaban narasumber dengan pertanyaan lanjutan yang relevan. | | Sistematika Pencatatan Hasil Wawancara (TP 6.3.5.2) | Lembar kerja kosong atau hanya terisi sebagian kecil; catatan tidak terstruktur dan sulit dipahami. | Lembar kerja terisi sebagian; pertanyaan dan jawaban dicatat namun tidak lengkap dan belum ada kalimat kesimpulan. | Lembar kerja terisi lengkap dengan kolom pertanyaan, jawaban ringkas, dan kesimpulan; catatan cukup jelas dan dapat dipahami. | Lembar kerja terisi sangat lengkap dan rapi; catatan mencakup seluruh pertanyaan, jawaban ringkas yang akurat, dan kesimpulan yang merangkum minat serta bakat narasumber dalam 1–2 kalimat yang jelas dan informatif. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah alokasi waktu untuk setiap putaran wawancara sudah cukup sehingga semua murid dapat menyelesaikan proses dengan tuntas?
- Pasangan mana yang memerlukan bimbingan lebih intensif, dan apa pola kesulitan yang paling banyak muncul — pengembangan pertanyaan, pencatatan, atau sikap saat wawancara?
- Apakah pertanyaan pemantik yang digunakan berhasil memantik rasa ingin tahu dan keterlibatan aktif murid sejak awal pembelajaran?
- Bagaimana cara saya memperkuat diferensiasi pada pertemuan berikutnya agar murid yang masih kesulitan dapat berkembang lebih optimal?
Refleksi Murid:- Pertanyaan apa yang paling berhasil menggali informasi menarik tentang teman kamu? Mengapa pertanyaan itu menurutmu berhasil?
- Apakah catatanmu sudah cukup lengkap dan sistematis untuk digunakan sebagai bahan laporan? Apa yang perlu kamu lengkapi?
- Apa hal paling mengejutkan atau menginspirasi yang kamu pelajari tentang minat dan bakat teman kamu hari ini?
- Apa satu hal yang akan kamu lakukan berbeda jika kamu melakukan wawancara lagi?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa: Bahasa Indonesia — Anak-Anak yang Mengubah Dunia (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas VI, Penulis: Nisa Yustisia, Darwanto, M. Arif (Kemendikdasmen, 2025) — Bab 3, halaman 94–101
- Buku Guru: Bahasa Indonesia — Anak-Anak yang Mengubah Dunia (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas VI — Bab 3 'Temukan Minat, Tunjukkan Bakat'
- Lembar kerja catatan wawancara (format tabel: Nama Narasumber, Pertanyaan, Jawaban Ringkas, Kesimpulan) — disiapkan guru
- Kartu pertanyaan pemandu (untuk murid yang memerlukan dukungan diferensiasi) — disiapkan guru
- Papan tulis atau media presentasi sederhana untuk menampilkan contoh format catatan wawancara
- Panduan Pembelajaran dan Asesmen (PPA) Versi Deep Learning, Kemendikdasmen 2025
|