Modul AjarPertemuan 4Bab 3Fase CSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6: Teknik Wawancara: Menyimak Contoh dan Menyusun Daftar Pertanyaan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Teknik Wawancara: Menyimak Contoh dan Menyusun Daftar Pertanyaan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6: Teknik Wawancara: Menyimak Contoh dan Menyusun Daftar Pertanyaan

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 3 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Teknik Wawancara: Menyimak Contoh dan Menyusun Daftar Pertanyaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikTeknik Wawancara: Menyimak Contoh dan Menyusun Daftar Pertanyaan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis isi dan struktur teks wawancara tentang minat dan bakat dari teks aural yang dibacakan, dengan membedakan pertanyaan dan jawaban narasumber.
  2. Murid dapat menyusun daftar pertanyaan wawancara yang efektif untuk menggali informasi tentang minat dan bakat narasumber, menggunakan kosakata yang tepat dan santun.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu mewawancarai seseorang? Apa yang membuat wawancara itu berhasil atau kurang berhasil?
  2. Jika kamu ingin tahu minat dan bakat teman sebangkumu, pertanyaan seperti apa yang akan kamu ajukan?
  3. Menurutmu, apa perbedaan antara pertanyaan yang 'bagus' dan pertanyaan yang 'kurang bagus' dalam sebuah wawancara?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengondisikan kelas agar siap belajar (2 menit).
  • Guru mengajukan pertanyaan diagnostik awal secara lisan: 'Siapa yang pernah menonton berita di TV? Apa yang dilakukan wartawan saat mewawancarai seseorang?' Guru mencatat respons murid untuk mengetahui pemahaman awal (3 menit).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi ruang bagi beberapa murid untuk merespons secara singkat (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menganalisis teks wawancara yang didengar dan menyusun daftar pertanyaan wawancara yang efektif (2 menit).
  • Guru menjelaskan alur kegiatan pembelajaran secara singkat agar murid tahu apa yang akan dilakukan (1 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memperkenalkan konteks: murid akan menjadi 'wartawan cilik' yang bertugas menggali minat dan bakat seseorang. Guru bertanya singkat: 'Struktur teks wawancara terdiri dari apa saja?' untuk mengaktifkan pengetahuan awal (2 menit).
  • Guru membacakan teks wawancara contoh (teks aural) tentang seorang anak yang memiliki bakat melukis. Murid menyimak dengan seksama. Teks dibacakan dua kali: pertama untuk keseluruhan isi, kedua untuk mencatat detail (6 menit).
  • Setelah menyimak, murid secara mandiri mengisi lembar kerja sederhana: (a) Tuliskan 3 pertanyaan yang diajukan pewawancara; (b) Tuliskan inti jawaban narasumber untuk tiap pertanyaan; (c) Tandai pertanyaan mana yang paling efektif menggali informasi dan jelaskan alasanmu (7 menit).
  • Guru memandu diskusi kelas singkat: beberapa murid berbagi hasil analisis mereka. Guru memberikan penguatan tentang ciri pertanyaan efektif (pertanyaan terbuka, menggunakan kata tanya apa/bagaimana/mengapa, santun) dan struktur teks wawancara (pembuka, isi, penutup) (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menjelaskan tugas: murid akan menyusun daftar pertanyaan wawancara untuk menggali minat dan bakat seorang narasumber (teman, tokoh masyarakat, atau sosok yang mereka pilih sendiri). Narasumber boleh nyata atau fiktif sesuai minat murid (2 menit).
  • Secara mandiri, murid menentukan narasumber dan topik wawancara mereka, lalu menuliskannya di lembar kerja: 'Aku akan mewawancarai _______ tentang _______' (2 menit).
  • Murid menyusun minimal 5 pertanyaan wawancara yang efektif menggunakan panduan berikut: (a) mulai dengan pertanyaan pembuka yang hangat; (b) gunakan pertanyaan terbuka (bukan ya/tidak); (c) gunakan kosakata yang santun; (d) urutan pertanyaan logis dari umum ke spesifik (10 menit).
  • Murid menukar lembar kerja dengan teman sebangku. Teman memberikan umpan balik menggunakan panduan: 'Apakah pertanyaannya terbuka? Apakah bahasanya santun? Pertanyaan mana yang paling ingin kamu dengar jawabannya?' (3 menit).
  • Murid merevisi daftar pertanyaan mereka berdasarkan umpan balik yang diterima (3 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta 2–3 murid membacakan daftar pertanyaan wawancara hasil revisi mereka di depan kelas. Kelas memberikan apresiasi dan satu saran konstruktif (4 menit).
  • Guru memandu refleksi konten dengan pertanyaan lisan: 'Apa yang membuatmu memilih pertanyaan-pertanyaan itu? Bagaimana cara kamu memastikan pertanyaanmu efektif dan santun?' (2 menit).
  • Murid menuliskan refleksi pribadi singkat di lembar kerja: (a) Hal baru yang aku pelajari hari ini adalah...; (b) Bagian yang menurutku paling menantang adalah...; (c) Pertanyaan wawancara yang paling ingin aku gunakan adalah... karena... (3 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: ciri teks wawancara yang baik, cara membedakan pertanyaan dan jawaban narasumber, dan prinsip menyusun pertanyaan yang efektif (3 menit).
  • Guru memberikan umpan balik umum atas hasil kerja murid hari ini dan menyebutkan hal-hal yang sudah baik (2 menit).
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid dapat menyempurnakan daftar pertanyaan mereka di rumah sebagai persiapan untuk pertemuan berikutnya yang akan berfokus pada praktik wawancara (1 menit).
  • Guru menutup pembelajaran dengan apresiasi atas semangat belajar murid (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih, guru menyediakan teks wawancara contoh dalam versi tercetak (tidak hanya aural) serta daftar kata tanya dan kosakata santun sebagai referensi. Untuk murid yang sudah mahir, guru menyediakan teks wawancara yang lebih kompleks dengan topik yang lebih beragam untuk dianalisis.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan dapat menggunakan kerangka pertanyaan yang sudah disediakan guru (template dengan slot kosong untuk diisi). Murid yang cepat menyelesaikan tugas didorong untuk membuat lebih dari 5 pertanyaan dan mengurutkannya berdasarkan prioritas informasi yang ingin digali.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup menghasilkan 5 pertanyaan dasar dengan bantuan kerangka. Murid yang sudah mahir dapat menyusun daftar pertanyaan lengkap disertai catatan tentang mengapa tiap pertanyaan penting dan informasi apa yang diharapkan dari jawaban narasumber.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan diagnostik di pendahuluan: 'Siapa yang pernah menonton berita di TV? Apa yang dilakukan wartawan saat mewawancarai seseorang?' untuk mengukur pemahaman awal tentang konsep wawancara.
  • Guru mencatat respons murid secara informal untuk mengelompokkan pemahaman awal dan menyesuaikan penjelasan selama kegiatan inti.

Proses:

  • Observasi guru selama kegiatan menyimak teks aural: guru berkeliling dan memperhatikan catatan murid di lembar kerja analisis.
  • Pengecekan lembar kerja analisis teks wawancara (bagian pertanyaan, jawaban, dan identifikasi pertanyaan efektif) secara sekilas sebelum diskusi kelas untuk melihat pola pemahaman.
  • Observasi kualitas umpan balik teman sebaya: apakah murid mampu memberikan masukan yang relevan dan konstruktif terhadap daftar pertanyaan temannya.

Akhir:

  • Penilaian daftar pertanyaan wawancara final menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) pada dua aspek: (1) kualitas dan keefektifan pertanyaan, dan (2) penggunaan kosakata yang tepat dan santun.
  • Penilaian refleksi tertulis murid sebagai bukti kesadaran diri terhadap proses belajarnya.

Formatif:

  • Observasi guru selama kegiatan menyimak: apakah murid mampu mencatat pertanyaan dan jawaban dari teks aural dengan akurat.
  • Lembar kerja analisis teks wawancara: kemampuan membedakan pertanyaan pewawancara dan jawaban narasumber serta mengidentifikasi pertanyaan yang paling efektif.
  • Umpan balik teman sebaya (peer feedback) saat murid saling menilai daftar pertanyaan yang disusun.

Sumatif:

  • Daftar pertanyaan wawancara final (setelah revisi): dinilai berdasarkan rubrik yang mencakup aspek keefektifan pertanyaan, kosakata yang tepat dan santun, serta kelengkapan daftar pertanyaan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menganalisis Isi dan Struktur Teks Wawancara (Menyimak)Murid belum mampu membedakan pertanyaan pewawancara dan jawaban narasumber dari teks aural yang dibacakan, atau lembar kerja tidak diisi.Murid dapat mengidentifikasi sebagian pertanyaan dan jawaban dari teks aural, namun masih terdapat kekeliruan dalam membedakan keduanya atau informasi yang dicatat tidak lengkap.Murid dapat membedakan pertanyaan dan jawaban narasumber dengan tepat serta mengidentifikasi pertanyaan yang efektif, meskipun penjelasan alasannya masih singkat.Murid dapat membedakan pertanyaan dan jawaban narasumber dengan tepat, mengidentifikasi pertanyaan yang paling efektif, dan menjelaskan alasannya secara logis dengan mengaitkan pada tujuan menggali informasi minat dan bakat.
Menyusun Daftar Pertanyaan Wawancara yang Efektif (Menulis)Murid belum mampu menyusun pertanyaan wawancara, atau pertanyaan yang disusun tidak relevan dengan topik minat dan bakat narasumber.Murid menyusun 1–3 pertanyaan wawancara yang relevan dengan topik, namun sebagian besar masih berupa pertanyaan tertutup (ya/tidak) atau kosakata kurang santun.Murid menyusun minimal 5 pertanyaan wawancara yang relevan, sebagian besar bersifat terbuka, dengan kosakata yang cukup santun, meskipun urutan pertanyaan belum sepenuhnya logis.Murid menyusun minimal 5 pertanyaan wawancara yang seluruhnya terbuka, relevan, disusun secara logis dari umum ke spesifik, menggunakan kosakata yang tepat dan santun, serta mampu menggali informasi minat dan bakat narasumber secara mendalam.
Penggunaan Kosakata yang Tepat dan SantunKosakata yang digunakan tidak sesuai konteks wawancara atau tidak santun.Kosakata yang digunakan sebagian sesuai dan santun, namun masih terdapat pilihan kata yang kurang tepat untuk konteks wawancara formal.Kosakata yang digunakan sebagian besar tepat dan santun, sesuai dengan konteks menggali informasi minat dan bakat.Kosakata yang digunakan seluruhnya tepat, santun, dan bervariasi, mencerminkan kemampuan murid memilih diksi yang sesuai konteks wawancara secara konsisten.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah teks aural yang saya bacakan sudah cukup jelas dan sesuai dengan kemampuan menyimak murid kelas 6?
  • Murid mana yang tampak kesulitan membedakan pertanyaan dan jawaban? Dukungan apa yang perlu saya berikan di pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Bagian mana yang perlu disesuaikan?
  • Apakah kegiatan peer feedback berjalan efektif? Bagaimana cara saya meningkatkan kualitas umpan balik antar murid?

Refleksi Murid:

  • Hal baru yang aku pelajari hari ini tentang teks wawancara adalah...
  • Bagian yang paling menantang bagiku hari ini adalah... dan aku mengatasinya dengan...
  • Dari daftar pertanyaan yang aku susun, pertanyaan yang menurutku paling efektif adalah... karena...
  • Setelah belajar hari ini, aku ingin tahu lebih lanjut tentang...

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia 'Anak-Anak yang Mengubah Dunia' Edisi Revisi untuk SD/MI Kelas VI (Penulis: Nisa Yustisia, Darwanto, M. Arif) — Bab 3: Temukan Minat, Tunjukkan Bakat
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia 'Anak-Anak yang Mengubah Dunia' Edisi Revisi untuk SD/MI Kelas VI — Panduan Aktivitas Subbab A: Menjadi Wartawan Cilik
  3. Teks wawancara contoh (teks aural) yang disiapkan guru tentang seorang anak berprestasi di bidang minat/bakat tertentu
  4. Lembar kerja analisis teks wawancara (disiapkan guru): berisi kolom untuk mencatat pertanyaan pewawancara, jawaban narasumber, dan analisis keefektifan pertanyaan
  5. Lembar kerja penyusunan daftar pertanyaan (disiapkan guru): berisi panduan langkah menyusun pertanyaan efektif dan template untuk murid yang membutuhkan dukungan
  6. Panduan kosakata santun untuk wawancara (disiapkan guru sebagai referensi diferensiasi)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.