Modul AjarPertemuan 3Bab 3Fase CSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6: Memirsa Infografik Minat dan Bakat serta Menulis Refleksi Pribadi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Memirsa Infografik Minat dan Bakat serta Menulis Refleksi Pribadi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6: Memirsa Infografik Minat dan Bakat serta Menulis Refleksi Pribadi

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 3 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Memirsa Infografik Minat dan Bakat serta Menulis Refleksi Pribadi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMemirsa Infografik Minat dan Bakat serta Menulis Refleksi Pribadi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis informasi tentang cara mengembangkan minat dan bakat dari infografik sebagai teks visual yang dipirsa.
  2. Murid dapat menulis refleksi pribadi tentang minat dan bakat yang dimiliki berdasarkan pengalaman dan inspirasi dari infografik yang dipirsa, menggunakan rangkaian kalimat yang runtut.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Menurutmu, apa bedanya 'minat' dan 'bakat'? Mana yang lebih penting untuk dikembangkan?
  2. Kalau kamu melihat sebuah infografik tentang cara mengembangkan bakat, informasi apa yang paling ingin kamu temukan?
  3. Pernahkah kamu merasa sangat menikmati suatu kegiatan sampai lupa waktu? Kegiatan apa itu, dan mengapa kamu begitu menyukainya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid duduk nyaman, lalu bersama-sama mengambil napas dalam sebanyak tiga kali sebagai tanda siap belajar.
  • Guru menyampaikan topik hari ini: 'Kita akan memirsa infografik tentang minat dan bakat, lalu menulis refleksi pribadimu sendiri.'
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: murid diminta menyebutkan satu minat dan satu bakat yang mereka miliki secara lisan (metode 'Tepuk Popcorn' — guru menunjuk secara acak, murid menjawab singkat). Guru mencatat untuk mengenali variasi pemahaman awal.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik satu per satu, memberi jeda agar murid berpikir sebelum menjawab.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: 'Hari ini kita akan menganalisis infografik dan menulis refleksi pribadi tentang minat dan bakatmu.' Guru juga menyampaikan apa yang akan dinilai (kemampuan menganalisis dan menulis refleksi).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan infografik 'Langkah-Langkah Mengembangkan Minat dan Bakat' di layar (atau membagikan cetakan). Guru meminta murid mengamati infografik selama 2 menit dalam diam, memperhatikan judul, ikon, teks, warna, dan alur informasi — ini latihan memirsa secara berkesadaran.
  • Guru membimbing murid mengidentifikasi elemen-elemen infografik: Apa judulnya? Berapa langkah yang ditampilkan? Ikon apa saja yang digunakan? Informasi apa yang disampaikan setiap bagian? Murid menjawab secara lisan bersama-sama.
  • Murid mengisi tabel analisis sederhana di buku tulis (kolom: Bagian Infografik | Informasi yang Disampaikan | Maknanya Bagiku). Guru memberi contoh satu baris pertama bersama kelas.
  • Guru mengajukan pertanyaan inferensial: 'Menurut kalian, mengapa infografik menggunakan gambar dan warna, bukan hanya tulisan? Apa keunggulan teks visual dibanding teks biasa?' Murid berdiskusi singkat berpasangan (think-pair), lalu beberapa pasang berbagi jawaban.
  • Guru mengonfirmasi pemahaman kelas dengan merangkum poin-poin utama infografik bersama murid, memastikan semua memahami isi dan makna infografik sebelum melanjutkan.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memperkenalkan tugas menulis refleksi pribadi. Guru menjelaskan: 'Refleksi pribadi bukan sekadar menceritakan isi infografik, tapi menghubungkannya dengan dirimu sendiri — minatmu, bakatmu, dan langkah nyata yang ingin kamu ambil.'
  • Guru membagikan atau menampilkan kerangka panduan menulis refleksi (scaffold) dengan tiga bagian: (1) Minat dan bakat apa yang aku miliki? (2) Apa yang aku pelajari dari infografik ini? (3) Langkah apa yang ingin aku ambil untuk mengembangkan minat/bakatku? Guru memberikan contoh kalimat pembuka untuk setiap bagian.
  • Murid menulis refleksi pribadi secara mandiri minimal 3 paragraf (satu paragraf per bagian panduan). Guru mengingatkan: gunakan kata-kata sendiri, kalimat runtut, dan boleh menambahkan perasaan atau harapan. Musik instrumental ringan dapat diputar untuk menciptakan suasana nyaman.
  • Guru berkeliling memantau proses penulisan, memberikan umpan balik lisan singkat kepada murid yang memerlukan dorongan atau yang terlihat bingung memulai. Guru mencatat observasi perkembangan tiap murid (asesmen proses).
  • Setelah selesai menulis, 2–3 murid sukarela membacakan refleksinya di depan kelas. Kelas memberikan apresiasi dengan tepuk tangan atau ungkapan positif singkat ('Bagus karena...') untuk membangun kepercayaan diri.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid berhenti sejenak dan memandangi tulisan refleksi yang sudah mereka buat. Guru berkata: 'Bacalah kembali tulisanmu. Apakah sudah menggambarkan dirimu yang sesungguhnya?'
  • Murid melakukan penilaian diri (self-assessment) menggunakan ceklist sederhana: apakah refleksinya memuat (a) identifikasi minat/bakat, (b) kaitan dengan infografik, dan (c) rencana tindak lanjut. Murid memberi tanda centang di buku tulis mereka sendiri.
  • Guru memfasilitasi diskusi singkat kelas: 'Apa yang paling berkesan dari infografik tadi? Bagian mana dari infografik yang paling membantumu memahami cara mengembangkan minat dan bakat?' Beberapa murid berbagi jawaban.
  • Murid menuliskan satu kalimat penutup di bawah refleksinya: 'Satu hal yang ingin aku lakukan minggu ini untuk mengembangkan minat/bakatku adalah...' Ini menjadi komitmen pribadi yang konkret dan bermakna.

Penutup:

  • Guru mengajak murid merangkum pembelajaran hari ini bersama: 'Apa yang kita lakukan hari ini? Apa yang kita pelajari dari infografik? Apa yang sudah kalian tulis dalam refleksi?'
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap proses pembelajaran: mengapresiasi keberanian berbagi dan kesungguhan menulis.
  • Murid mengumpulkan hasil tulisan refleksi pribadi (sebagai asesmen akhir) kepada guru, atau menyimpannya di portofolio pribadi.
  • Guru menyampaikan pratinjau pertemuan berikutnya secara singkat agar murid tahu arah pembelajaran.
  • Guru menutup kelas dengan kalimat penghargaan: 'Kalian sudah berani mengenali dan mengungkapkan diri hari ini. Itu adalah langkah awal yang luar biasa.'

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum familiar dengan infografik dapat diberikan infografik yang lebih sederhana (lebih sedikit informasi, gambar lebih besar) atau versi dengan keterangan teks tambahan di setiap bagian.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dalam menulis refleksi dapat menggunakan kerangka kalimat lebih lengkap (starter sentence per paragraf). Murid yang sudah cepat dapat diminta menambahkan satu paragraf ekstra: 'Bagaimana aku akan tahu bahwa aku sudah berkembang?'
  • Produk: Murid yang lebih ekspresif secara visual dapat melengkapi refleksi tulisannya dengan ilustrasi/gambar kecil yang menggambarkan minat/bakat mereka. Murid yang fasih dapat mengembangkan refleksinya menjadi lebih dari 3 paragraf dengan kosakata yang lebih kaya.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan 'Tepuk Popcorn': setiap murid menyebutkan satu minat dan satu bakat yang dimilikinya. Guru mencatat variasi pemahaman untuk menyesuaikan scaffolding selama pembelajaran.
  • Pertanyaan singkat: 'Pernahkah kamu melihat infografik sebelumnya? Di mana dan tentang apa?' untuk mengetahui pengalaman awal murid dengan teks visual.

Proses:

  • Observasi dan catatan guru saat murid mengisi tabel analisis infografik (apakah mampu mengidentifikasi elemen dan makna dengan benar).
  • Umpan balik lisan guru selama walkthrough penulisan refleksi (kualitas kalimat, kedalaman ide, kesesuaian isi).
  • Penilaian diri murid menggunakan ceklist tiga komponen: (a) identifikasi minat/bakat, (b) kaitan dengan infografik, (c) rencana tindak lanjut.

Akhir:

  • Tulisan refleksi pribadi minimal 3 paragraf dikumpulkan dan dinilai menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) pada 3 aspek: analisis infografik, keruntutan kalimat, dan kedalaman refleksi diri.
  • Komitmen satu kalimat tindak lanjut ('Satu hal yang ingin aku lakukan minggu ini...') dicatat sebagai indikator kesadaran diri murid.

Formatif:

  • Observasi lisan saat murid menjawab pertanyaan pemantik dan diskusi think-pair tentang elemen infografik.
  • Pemantauan langsung (walkthrough) selama murid mengisi tabel analisis infografik.
  • Penilaian diri (self-assessment) menggunakan ceklist tiga komponen refleksi di tahap Merefleksi.

Sumatif:

  • Hasil tulisan refleksi pribadi minimal 3 paragraf yang dinilai menggunakan rubrik 4 level pada aspek: kesesuaian isi dengan infografik, keruntutan kalimat, dan kedalaman refleksi diri.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Analisis Infografik (6.3.3.1)Murid tidak dapat mengidentifikasi informasi dari infografik, atau hanya menyebutkan judul tanpa penjelasan.Murid dapat menyebutkan 1–2 informasi dari infografik namun belum mengaitkan maknanya dengan topik minat dan bakat.Murid dapat mengidentifikasi 3 atau lebih informasi penting dari infografik dan menjelaskan makna setiap bagian secara tepat.Murid dapat menganalisis seluruh informasi infografik secara rinci, menjelaskan hubungan antarbagian, dan menarik kesimpulan tentang cara mengembangkan minat dan bakat berdasarkan infografik.
Keruntutan Kalimat dalam Refleksi (6.3.3.2)Tulisan hanya terdiri dari kalimat-kalimat terpenggal atau poin-poin tanpa pengembangan; sulit dipahami.Tulisan menggunakan kalimat lengkap namun urutan antarkalimat/antarparagraf belum logis atau ada lompatan ide yang membingungkan.Tulisan terdiri dari kalimat-kalimat yang runtut dan mudah dipahami; perpindahan antarparagraf jelas dan logis.Tulisan terdiri dari kalimat-kalimat runtut, kohesif, dan menggunakan kata penghubung yang bervariasi; alur tulisan mengalir dengan lancar dari awal hingga akhir.
Kedalaman Refleksi Diri (6.3.3.2)Tulisan hanya menyalin atau menceritakan kembali isi infografik tanpa menghubungkan dengan pengalaman atau diri sendiri.Tulisan menyebutkan minat atau bakat diri sendiri namun belum mengaitkannya dengan inspirasi dari infografik secara eksplisit.Tulisan memuat identifikasi minat/bakat diri, kaitannya dengan infografik, dan rencana tindak lanjut yang konkret.Tulisan memuat refleksi mendalam: identifikasi minat/bakat, kaitan dengan infografik, rencana tindak lanjut yang spesifik, serta ungkapan perasaan atau harapan pribadi yang autentik dan ekspresif.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil menganalisis informasi dari infografik? Murid mana yang masih membutuhkan dukungan lebih dalam memahami teks visual?
  • Apakah scaffolding kerangka menulis refleksi sudah cukup membantu, terutama bagi murid yang kesulitan memulai tulisan?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk kedua kegiatan (memirsa dan menulis)? Bagian mana yang perlu disesuaikan di pertemuan berikutnya?
  • Bagaimana kualitas diskusi think-pair? Apakah semua pasang terlibat aktif, atau ada yang perlu strategi berbeda?

Refleksi Murid:

  • Apa informasi baru yang kamu temukan dari infografik hari ini yang belum kamu ketahui sebelumnya?
  • Bagian mana dari infografik yang paling membantumu memahami cara mengembangkan minat dan bakat? Mengapa?
  • Apakah tulisan refleksimu sudah benar-benar menggambarkan dirimu? Ada bagian yang ingin kamu tambahkan atau perbaiki?
  • Satu langkah apa yang paling ingin kamu lakukan setelah pelajaran ini untuk mengembangkan minat atau bakatmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia 'Anak-Anak yang Mengubah Dunia' (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas VI, Penulis: Nisa Yustisia, Darwanto, M. Arif (Kemdikdasmen RI, 2025)
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia 'Anak-Anak yang Mengubah Dunia' (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas VI (Kemdikdasmen RI, 2025)
  3. Infografik 'Langkah-Langkah Mengembangkan Minat dan Bakat' (cetak atau ditampilkan di layar proyektor)
  4. Proyektor atau layar tayang (untuk menampilkan infografik)
  5. Lembar kerja tabel analisis infografik (disiapkan guru: kolom Bagian Infografik | Informasi yang Disampaikan | Maknanya Bagiku)
  6. Lembar panduan menulis refleksi dengan starter sentence per paragraf (scaffold, disiapkan guru)
  7. Alat tulis murid
  8. Musik instrumental ringan (opsional, untuk suasana menulis yang nyaman)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.