Modul AjarPertemuan 2Bab 3Fase CSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6: Membaca Teks Dialog: Ucok dan Wartawan Cilik

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Membaca Teks Dialog: Ucok dan Wartawan Cilik". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6: Membaca Teks Dialog: Ucok dan Wartawan Cilik

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 3 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Membaca Teks Dialog: Ucok dan Wartawan Cilik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMembaca Teks Dialog: Ucok dan Wartawan Cilik
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis informasi dan nilai-nilai tentang pengembangan minat dan bakat dalam teks dialog 'Ucok dan Wartawan Cilik' melalui kegiatan membaca bersama.
  2. Murid dapat menyampaikan makna yang diperoleh dari kisah tokoh dalam teks dialog dan mengaitkannya dengan pengalaman pribadi mereka secara lisan dengan kosakata yang tepat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian menemukan sesuatu yang sangat kalian sukai sampai ingin terus melakukannya? Bagaimana ceritanya?
  2. Menurut kalian, apa bedanya minat dan bakat? Bisakah minat berubah menjadi bakat?
  3. Jika kalian menjadi wartawan cilik, pertanyaan apa yang akan kalian ajukan kepada seseorang yang berbakat?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa bersama.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang punya hobi atau kegiatan favorit di rumah? Coba ceritakan dalam satu kalimat.' (Guru mencatat keaktifan dan kesiapan murid.)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menganalisis teks dialog tentang minat dan bakat, lalu mengaitkannya dengan pengalaman sendiri.
  • Guru menampilkan pertanyaan pemantik dan mengajak 2-3 murid menjawab singkat untuk membangun rasa ingin tahu.
  • Guru menjelaskan alur kegiatan: membaca bersama, diskusi kelompok, lalu berbagi cerita secara lisan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan teks dialog 'Ucok dan Wartawan Cilik' kepada setiap kelompok (4-5 murid).
  • Murid membaca teks dialog secara berpasangan dengan ekspresif; satu murid berperan sebagai Ucok, satu lagi sebagai Wartawan Cilik, bergantian setiap paragraf.
  • Guru membimbing murid memperhatikan informasi penting dalam dialog: apa minat Ucok, bagaimana Ucok mengembangkan minatnya, dan usaha apa saja yang dilakukan Ucok.
  • Murid menandai atau mencatat kata kunci dan informasi penting dari teks dialog di buku catatan masing-masing.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara bertahap: (1) Apa minat Ucok? (2) Bagaimana Ucok mengembangkan minatnya menjadi bakat? (3) Apa saja usaha yang dilakukan Ucok?
  • Murid menjawab pertanyaan secara berkelompok dan mendiskusikan jawaban bersama.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru meminta setiap murid menemukan satu nilai atau pelajaran dari kisah Ucok yang menginspirasi mereka.
  • Murid menuliskan secara singkat di kertas: (1) makna dari pengalaman Ucok, (2) kaitan dengan pengalaman pribadi mereka sendiri tentang minat atau bakat.
  • Dalam kelompok, setiap murid bergiliran menyampaikan secara lisan makna yang diperoleh dan mengaitkannya dengan pengalaman pribadi menggunakan kosakata yang tepat.
  • Guru berkeliling membimbing dan memberikan umpan balik langsung terhadap pilihan kosakata dan kejelasan penyampaian murid.
  • Murid-murid dalam kelompok saling memberikan tanggapan positif dan pertanyaan lanjutan kepada teman yang bercerita.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta setiap murid menuliskan satu hal yang mereka pelajari dari kisah Ucok dan satu langkah nyata yang ingin mereka lakukan untuk mengembangkan minat sendiri.
  • Dua hingga tiga murid diminta berbagi hasil refleksi secara lisan di depan kelas.
  • Guru mengajak murid mengevaluasi proses diskusi hari ini: Apa yang sudah berjalan baik? Apa yang bisa diperbaiki untuk diskusi berikutnya?
  • Murid menuliskan jawaban refleksi di lembar refleksi: 'Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini?' dan 'Apa yang ingin saya coba kembangkan dari diri saya?'

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pelajaran: setiap orang memiliki minat yang bisa dikembangkan menjadi bakat melalui usaha dan ketekunan.
  • Guru memberikan apresiasi terhadap partisipasi aktif murid selama kegiatan membaca dan diskusi.
  • Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan lebih mendapat teks dialog dengan kata-kata sulit yang sudah diberi penjelasan singkat di margin. Murid cepat mendapat pertanyaan pengayaan tambahan: 'Jika kamu mewawancarai Ucok, pertanyaan lanjutan apa yang akan kamu ajukan?'
  • Proses: Murid yang memerlukan dukungan lebih dipasangkan dengan teman yang lebih lancar membaca saat membaca berpasangan. Murid cepat diminta menjadi pemandu diskusi kelompok dan membantu teman merumuskan jawaban.
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan lebih cukup menyampaikan satu kalimat refleksi secara lisan. Murid cepat diminta menyampaikan refleksi dalam bentuk paragraf singkat atau melakukan wawancara mini dengan teman sekelompok.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya secara lisan: 'Siapa yang punya hobi atau kegiatan favorit di rumah? Coba ceritakan dalam satu kalimat.' Guru mengamati kesiapan murid dan pemahaman awal tentang konsep minat dan bakat.
  • Guru menanyakan: 'Apa yang kalian ketahui tentang perbedaan minat dan bakat?' untuk mengukur pengetahuan awal.

Proses:

  • Guru mengamati dan mencatat kemampuan murid membaca dialog secara ekspresif dan memahami isi teks.
  • Guru memantau diskusi kelompok: apakah murid mampu menjawab pertanyaan pemantik dengan informasi dari teks.
  • Guru memberikan umpan balik langsung saat murid menyampaikan makna secara lisan, terutama pada ketepatan kosakata dan keterkaitan dengan pengalaman pribadi.

Akhir:

  • Murid menuliskan refleksi tertulis berisi: (1) satu nilai dari kisah Ucok, (2) kaitannya dengan pengalaman pribadi, (3) satu langkah nyata untuk mengembangkan minat sendiri.
  • Dua hingga tiga murid mempresentasikan refleksi secara lisan, dinilai menggunakan rubrik aspek Berbicara dan Mempresentasikan.

Formatif:

  • Observasi keaktifan murid saat membaca berpasangan dan berdiskusi kelompok.
  • Penilaian lisan terhadap kemampuan murid menyampaikan makna dan mengaitkan dengan pengalaman pribadi.
  • Catatan anekdotal guru terhadap pilihan kosakata dan kejelasan penyampaian murid.

Sumatif:

  • Penilaian tertulis singkat: murid menuliskan makna dari kisah Ucok dan kaitannya dengan pengalaman pribadi (minimal 3 kalimat).
  • Penilaian lisan presentasi refleksi di depan kelas menggunakan rubrik.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menganalisis Informasi dari Teks Dialog (Membaca dan Memirsa)Murid belum dapat menyebutkan informasi dari teks dialog; belum mengenali minat atau usaha tokoh.Murid dapat menyebutkan satu informasi tentang minat tokoh tetapi belum dapat menjelaskan usaha atau nilai yang terkandung.Murid dapat menyebutkan informasi tentang minat dan usaha tokoh serta menjelaskan satu nilai yang terkandung dalam teks dialog.Murid dapat menganalisis informasi secara lengkap: minat, usaha, dan nilai-nilai pengembangan bakat dalam teks dialog, serta menjelaskan hubungan antar-informasi tersebut.
Menyampaikan Makna Secara Lisan dan Mengaitkan dengan Pengalaman Pribadi (Berbicara dan Mempresentasikan)Murid belum dapat menyampaikan makna dari teks dialog secara lisan; belum mengaitkan dengan pengalaman pribadi.Murid dapat menyampaikan makna secara singkat tetapi belum mengaitkan dengan pengalaman pribadi, atau kosakata masih terbatas.Murid dapat menyampaikan makna dari kisah tokoh dan mengaitkannya dengan pengalaman pribadi secara lisan dengan kosakata yang cukup tepat.Murid menyampaikan makna secara runtut, mengaitkan dengan pengalaman pribadi secara jelas dan mendalam, menggunakan kosakata yang tepat dan beragam, serta mampu merespons pertanyaan teman.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah pertanyaan pemantik berhasil memicu diskusi yang aktif dan bermakna di setiap kelompok?
  • Apakah seluruh murid mendapat kesempatan yang cukup untuk membaca dan berbicara? Bagaimana saya bisa memastikan pemerataan partisipasi?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah tepat membantu murid yang memerlukan dukungan dan menantang murid yang sudah mahir?
  • Langkah apa yang perlu saya perbaiki agar tahap Merefleksi berjalan lebih mendalam pada pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa hal paling menarik yang aku pelajari dari kisah Ucok hari ini?
  • Apa minat yang aku miliki dan ingin aku kembangkan lebih serius? Langkah apa yang bisa aku mulai?
  • Bagaimana perasaanku saat menyampaikan pendapat di depan teman-teman? Apa yang ingin aku tingkatkan?
  • Apa yang sudah aku lakukan dengan baik dalam diskusi kelompok hari ini, dan apa yang ingin aku perbaiki?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VI: Anak-Anak yang Mengubah Dunia (Edisi Revisi), Bab 3 'Temukan Minat, Tunjukkan Bakat', halaman teks dialog 'Ucok dan Wartawan Cilik'.
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas VI: Anak-Anak yang Mengubah Dunia (Edisi Revisi).
  3. Lembar kerja berisi pertanyaan pemantik dan kolom refleksi untuk murid.
  4. Kertas catatan atau buku tulis murid untuk menandai informasi penting dan menulis refleksi.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.