Modul AjarPertemuan 1Bab 3Fase CSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6: Mengenal Minat dan Bakat: Menyimak Video Tokoh Inspiratif

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Mengenal Minat dan Bakat: Menyimak Video Tokoh Inspiratif". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6: Mengenal Minat dan Bakat: Menyimak Video Tokoh Inspiratif

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 3 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mengenal Minat dan Bakat: Menyimak Video Tokoh Inspiratif

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMengenal Minat dan Bakat: Menyimak Video Tokoh Inspiratif
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis informasi tentang minat dan bakat tokoh dari teks aural berupa video inspiratif yang disimak, dengan menjawab pertanyaan pemantik secara lisan.
  2. Murid dapat mengaitkan informasi yang diperoleh dari video dengan pengalaman pribadi terkait minat dan bakat yang mereka miliki, secara lisan dengan santun.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu merasa sangat menikmati satu kegiatan tertentu sampai lupa waktu? Kegiatan apa itu?
  2. Menurutmu, apa bedanya antara minat dan bakat? Apakah seseorang bisa berbakat tanpa berminat?
  3. Jika kamu menonton video tentang seorang tokoh yang sukses mengembangkan bakatnya, hal apa yang paling ingin kamu ketahui dari perjalanan hidupnya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid duduk nyaman, lalu memimpin doa bersama (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: mengajukan 2 pertanyaan lisan ringan — 'Siapa di sini yang punya hobi atau kegemaran khusus?' dan 'Apakah kamu merasa berbakat di bidang itu?' — untuk memetakan pengetahuan awal murid tentang konsep minat dan bakat (5 menit).
  • Guru mencatat respons murid secara singkat (misalnya dengan tanda tangan atau sticky note warna) sebagai peta kesiapan belajar awal.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara eksplisit: 'Hari ini kita akan menyimak video tentang tokoh inspiratif dan menganalisis bagaimana ia menemukan serta mengembangkan minat dan bakatnya. Setelah itu, kalian akan berbagi cerita tentang minat dan bakat diri sendiri.' (3 menit)
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan untuk memicu rasa ingin tahu dan antusiasme murid sebelum menyimak (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan video inspiratif tokoh (video wawancara Afrilla Dina Nastiti atau video tokoh inspiratif sejenis dari tautan buku siswa) secara utuh tanpa jeda, murid menyimak dengan penuh perhatian (7 menit).
  • Setelah video selesai, guru menayangkan kembali potongan video pada bagian penting (perjalanan hidup tokoh, tantangan yang dihadapi, cara tokoh mengembangkan minat dan bakatnya) sambil memberikan jeda singkat untuk memberi waktu murid mencatat kata kunci di buku tulis (5 menit).
  • Guru membagikan infografik (sebagai penguat informasi visual) yang berisi ringkasan profil dan perjalanan tokoh. Murid membaca infografik selama 3 menit secara mandiri.
  • Guru mengajukan 3 pertanyaan pemahaman literal dan inferensial secara lisan kepada kelas: (1) Apa minat dan bakat tokoh dalam video? (2) Tantangan apa yang dihadapi tokoh? (3) Bagaimana tokoh tersebut mengembangkan potensinya? Murid menjawab secara bergantian (5 menit).
  • Guru memberikan konfirmasi dan penguatan atas jawaban murid, meluruskan pemahaman yang kurang tepat.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memandu murid berpasangan (think-pair-share). Setiap pasangan mendiskusikan pertanyaan: 'Apakah kamu punya pengalaman yang mirip dengan tokoh dalam video? Ceritakan minat atau bakatmu dan bagaimana kamu mengembangkannya.' (5 menit)
  • Setelah berdiskusi berpasangan, perwakilan 3–4 pasangan menyampaikan hasil diskusi di depan kelas secara lisan dengan santun. Guru dan murid lain menyimak dan memberikan respons positif (6 menit).
  • Guru memandu murid mengaitkan informasi dari video dengan pengalaman pribadi mereka menggunakan pertanyaan penghubung: 'Apa yang bisa kalian pelajari dari cara tokoh tersebut mengembangkan potensinya, dan bagaimana kalian bisa menerapkannya dalam kehidupan kalian sendiri?' (4 menit)
  • Murid menuliskan 3–5 kalimat di buku tulis sebagai catatan refleksi awal: apa minat/bakat mereka, langkah apa yang sudah mereka lakukan, dan inspirasi apa yang mereka dapatkan dari video.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid melakukan refleksi terstruktur secara lisan menggunakan panduan 3 pertanyaan: (1) Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang minat dan bakat? (2) Bagian mana dari perjalanan tokoh yang paling menginspirasimu dan mengapa? (3) Apa satu langkah kecil yang ingin kamu lakukan minggu ini untuk mengembangkan minat atau bakatmu? (5 menit)
  • Murid menuliskan jawaban refleksi di lembar refleksi singkat (atau di buku tulis) secara mandiri selama 3 menit.
  • Beberapa murid secara sukarela membacakan jawaban refleksinya. Guru memberikan apresiasi verbal yang spesifik dan autentik (bukan sekadar 'bagus') atas setiap jawaban yang dibagikan (2 menit).
  • Guru merangkum poin-poin utama pembelajaran: perbedaan minat dan bakat, pentingnya ketekunan dalam mengembangkan potensi, dan nilai inspiratif dari kisah tokoh nyata.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini secara bersama-sama dengan cara tanya jawab singkat (2 menit).
  • Guru menyampaikan asesmen akhir: murid diminta menjawab 2 pertanyaan tertulis singkat di buku tulis — (1) Sebutkan minimal 2 informasi penting tentang tokoh dalam video beserta cara tokoh mengembangkan minat/bakatnya; (2) Tuliskan 1 kaitannya dengan pengalaman pribadimu terkait minat atau bakat yang kamu miliki (5 menit).
  • Guru mengumpulkan catatan tulisan murid (jawaban asesmen akhir dan lembar refleksi) sebagai bukti asesmen proses dan akhir.
  • Guru memberikan informasi singkat tentang kegiatan pembelajaran berikutnya yang masih berkaitan dengan bab ini.
  • Guru menutup pembelajaran dengan pesan motivasi singkat tentang pentingnya mengenali potensi diri, lalu memimpin doa penutup (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan bantuan tambahan (belum siap belajar) disediakan infografik bergambar dengan kalimat yang lebih sederhana dan panduan pertanyaan berbentuk pilihan ganda lisan. Murid yang sudah siap belajar mendapatkan video utuh tanpa panduan kata kunci.
  • Proses: Murid dengan gaya belajar auditori cukup menyimak video dan berdiskusi lisan. Murid visual dapat melihat infografik dan membuat coretan/mind map sederhana. Murid kinestetik dapat menuliskan catatan kata kunci sambil menyimak. Murid yang lebih cepat selesai diberi tantangan: menelusuri tokoh inspiratif lain dan membandingkannya secara lisan dengan tokoh dalam video.
  • Produk: Sebagian besar murid menyampaikan keterkaitan pengalaman pribadi secara lisan. Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat menjawab dengan kalimat pendek atau bantuan kata kunci dari guru. Murid yang sudah sangat berkembang didorong untuk memberikan tanggapan yang lebih elaboratif dengan menyertakan alasan dan pendapat kritis mereka.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan diagnostik di awal pendahuluan: guru menanyakan 'Siapa yang punya hobi atau kegemaran khusus?' dan 'Apakah kamu merasa berbakat di bidang itu?' untuk memetakan pengetahuan awal dan pengalaman murid tentang konsep minat dan bakat.
  • Guru mencatat respons secara cepat (misalnya mengelompokkan murid ke dalam 3 kategori kesiapan: sudah paham konsep minat/bakat, baru mengenal, belum pernah berpikir tentang hal ini) sebagai dasar diferensiasi dan pendekatan personal selama pembelajaran.

Proses:

  • Observasi aktif oleh guru selama menyimak video: mencatat siapa yang tampak fokus, antusias, atau kesulitan mengikuti.
  • Cek pemahaman lisan setelah video: guru mengajukan pertanyaan literal dan inferensial, mencatat ketepatan dan kedalaman jawaban murid.
  • Pemantauan diskusi berpasangan: guru berkeliling dan mendengarkan kualitas percakapan — apakah murid mampu mengaitkan isi video dengan pengalaman pribadi secara relevan.
  • Penilaian presentasi lisan (think-pair-share): guru menggunakan lembar observasi sederhana dengan indikator: (a) ketepatan informasi dari video, (b) keterkaitan dengan pengalaman pribadi, (c) kesantunan berbicara.

Akhir:

  • Murid menjawab 2 pertanyaan tertulis singkat di buku tulis: (1) Sebutkan minimal 2 informasi penting tentang minat/bakat tokoh dalam video dan bagaimana tokoh mengembangkannya; (2) Tuliskan 1 keterkaitan antara informasi dari video dengan minat atau bakat yang kamu miliki.
  • Guru menilai jawaban tertulis menggunakan rubrik 4 level berdasarkan dua aspek: (a) kemampuan menganalisis informasi dari video, dan (b) kemampuan mengaitkan informasi dengan pengalaman pribadi.

Formatif:

  • Observasi partisipasi aktif murid saat menyimak video (konsentrasi, ekspresi, gestur).
  • Tanya jawab lisan selama tahap Memahami untuk mengecek pemahaman isi video.
  • Pantauan diskusi berpasangan (think-pair-share) pada tahap Mengaplikasi.
  • Catatan guru atas kualitas jawaban lisan murid: akurasi informasi, kejelasan pengaitan dengan pengalaman pribadi, dan kesantunan berbicara.

Sumatif:

  • Jawaban tertulis singkat di akhir pembelajaran: (1) minimal 2 informasi penting tentang tokoh dan cara tokoh mengembangkan minat/bakatnya; (2) keterkaitan dengan pengalaman pribadi murid terkait minat atau bakat.
  • Penilaian terhadap kemampuan berbicara santun saat menyampaikan keterkaitan pengalaman pribadi di depan kelas.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menganalisis Informasi dari Video (TP 6.3.1.1)Murid tidak dapat menyebutkan informasi yang relevan tentang minat/bakat tokoh dari video, atau jawaban tidak berkaitan dengan isi video.Murid dapat menyebutkan 1 informasi tentang minat atau bakat tokoh dari video secara literal, namun belum mampu menganalisis bagaimana tokoh mengembangkannya.Murid dapat menyebutkan minimal 2 informasi tentang minat dan bakat tokoh dari video serta menjelaskan secara singkat bagaimana tokoh mengembangkan potensinya.Murid dapat menganalisis secara rinci minimal 2 informasi tentang minat dan bakat tokoh, menjelaskan tantangan yang dihadapi tokoh, dan menyimpulkan pelajaran yang dapat diambil dari perjalanan tokoh tersebut.
Mengaitkan Informasi dengan Pengalaman Pribadi secara Lisan (TP 6.3.1.2)Murid tidak dapat mengaitkan informasi dari video dengan pengalaman pribadi, atau hanya mengulang isi video tanpa hubungan personal yang relevan.Murid dapat menyebutkan minat atau bakat pribadinya namun keterkaitan dengan informasi dari video masih sangat umum dan kurang jelas.Murid dapat mengaitkan informasi dari video dengan pengalaman pribadinya secara jelas dan relevan, disampaikan secara lisan dengan santun.Murid dapat mengaitkan informasi dari video dengan pengalaman pribadinya secara rinci dan logis, menyampaikan inspirasi konkret yang ingin diterapkan, disampaikan secara lisan dengan lancar, santun, dan percaya diri.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mengikuti proses menyimak video dengan baik? Adakah hambatan teknis atau kondisi kelas yang perlu diperbaiki?
  • Sejauh mana murid berhasil menganalisis informasi dari video? Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan cukup efektif memicu pemikiran kritis mereka?
  • Bagaimana kualitas diskusi berpasangan? Apakah semua murid terlibat aktif atau ada yang pasif?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan sudah menjangkau murid dengan kebutuhan belajar yang berbeda?
  • Apa yang perlu saya persiapkan lebih baik untuk pertemuan berikutnya berdasarkan hasil asesmen hari ini?

Refleksi Murid:

  • Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang minat dan bakat dari video yang kamu simak?
  • Bagian mana dari perjalanan tokoh dalam video yang paling menginspirasimu? Mengapa?
  • Apa satu langkah kecil yang ingin kamu coba lakukan minggu ini untuk mengembangkan minat atau bakatmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia: Anak-Anak yang Mengubah Dunia (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas VI — Penulis: Nisa Yustisia, Darwanto, M. Arif (Kemdikdasmen, 2025), Bab 3.
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Anak-Anak yang Mengubah Dunia (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas VI (Kemdikdasmen, 2025), Bab 3.
  3. Video inspiratif tokoh: Cerita Inspiratif Afrilla Dina Nastiti (Atlet Pencak Silat) — tautan: https://buku.kemdikbud.go.id/s/Cerita-Inspiratif-b
  4. Infografik tokoh inspiratif (tersedia di buku siswa atau disiapkan guru sebagai bahan cetak/tayang).
  5. Perangkat pemutaran video: laptop/komputer, proyektor atau layar, dan speaker aktif.
  6. Lembar refleksi murid (disiapkan guru, dapat berupa selembar kertas HVS dengan 3 pertanyaan panduan refleksi).
  7. Papan tulis/whiteboard untuk mencatat poin-poin diskusi kelas.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.