Modul AjarPertemuan 9Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6: Menulis Teks Eksplanasi Sederhana: Aksi Anak-Anak dalam Menyelamatkan Lingkungan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Menulis Teks Eksplanasi Sederhana: Aksi Anak-Anak dalam Menyelamatkan Lingkungan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6: Menulis Teks Eksplanasi Sederhana: Aksi Anak-Anak dalam Menyelamatkan Lingkungan

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 1 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menulis Teks Eksplanasi Sederhana: Aksi Anak-Anak dalam Menyelamatkan Lingkungan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenulis Teks Eksplanasi Sederhana: Aksi Anak-Anak dalam Menyelamatkan Lingkungan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menulis terpandu, murid mampu menyusun teks eksplanasi sederhana berstruktur benar (pernyataan umum, deretan penjelas, simpulan) tentang topik aksi anak-anak dalam menyelamatkan lingkungan dengan kalimat yang runtut dan jelas.
  2. Dalam menulis teks eksplanasi tentang peran anak-anak sebagai pengubah dunia, murid mampu menggunakan kata penghubung sebab akibat dan urutan yang tepat sesuai kaidah kebahasaan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat sungai, laut, atau taman yang tercemar sampah? Bagaimana perasaan kalian saat melihatnya?
  2. Menurutmu, bisakah anak-anak seusia kalian melakukan aksi nyata untuk menyelamatkan lingkungan? Apa contohnya?
  3. Jika kalian ingin menceritakan proses terjadinya pencemaran atau cara mengatasinya, bagaimana urutan penjelasan yang tepat agar orang lain mudah memahami?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa bersama.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: meminta 2-3 murid menyebutkan bagian-bagian struktur teks eksplanasi yang telah dipelajari sebelumnya (pernyataan umum, deretan penjelas, simpulan).
  • Guru menampilkan foto anak-anak yang melakukan aksi lingkungan (memilah sampah, menanam pohon) dan mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun konteks.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menulis teks eksplanasi sederhana berstruktur benar dengan menggunakan kata penghubung sebab akibat dan urutan.
  • Guru mengingatkan kesepakatan kelas: saling menghargai pendapat, berani mencoba, dan fokus saat menulis.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan contoh teks eksplanasi sederhana bertema aksi anak-anak menyelamatkan lingkungan (dari buku siswa) dan membacakannya dengan lantang.
  • Murid mengidentifikasi tiga bagian struktur teks eksplanasi pada contoh tersebut dengan menandai menggunakan warna berbeda (pernyataan umum = biru, deretan penjelas = hijau, simpulan = merah).
  • Guru memandu murid menemukan kata penghubung sebab akibat (karena, sehingga, akibatnya, oleh karena itu) dan kata penghubung urutan (pertama, kemudian, setelah itu, akhirnya) dalam teks contoh.
  • Murid berdiskusi singkat berpasangan: mengapa kata penghubung tersebut penting agar pembaca memahami hubungan antarkalimat.
  • Guru memberikan penguatan tentang fungsi kata penghubung sebab akibat (menjelaskan mengapa sesuatu terjadi) dan kata penghubung urutan (menjelaskan tahapan proses).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar kerja menulis teks eksplanasi yang dilengkapi kerangka struktur (pernyataan umum, deretan penjelas, simpulan) dan pertanyaan pemandu untuk setiap bagian.
  • Murid memilih satu subtopik aksi lingkungan: (a) Mengapa memilah sampah itu penting? (b) Bagaimana cara menghemat energi di rumah? (c) Bagaimana anak-anak bisa mengurangi penggunaan plastik?
  • Murid menyusun kerangka tulisan terlebih dahulu: menuliskan poin-poin utama di setiap bagian struktur.
  • Murid mengembangkan kerangka menjadi teks eksplanasi lengkap (minimal 3 paragraf) dengan menggunakan minimal 3 kata penghubung sebab akibat dan 2 kata penghubung urutan.
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan individual, mengecek penggunaan struktur dan kata penghubung, serta memberikan umpan balik langsung (asesmen proses).
  • Murid yang sudah selesai diminta menambahkan kosakata bervariasi (melestarikan, mendaur ulang, berkontribusi, menyelamatkan) untuk memperkaya tulisan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menukar hasil tulisan dengan teman sebangku untuk saling membaca dan memberikan tanda centang pada bagian yang sudah memenuhi struktur dan penggunaan kata penghubung (penilaian sejawat).
  • Dua hingga tiga murid secara sukarela membacakan teks eksplanasinya di depan kelas; murid lain memberikan apresiasi dan satu saran perbaikan.
  • Murid menandai bagian tulisannya yang masih perlu diperbaiki berdasarkan masukan teman dan guru.
  • Guru memfasilitasi refleksi dengan pertanyaan: Apa yang sudah berhasil kalian tulis dengan baik? Bagian mana yang masih terasa sulit? Apa yang akan kalian perbaiki jika menulis lagi?
  • Murid menuliskan satu kalimat refleksi di bagian bawah lembar kerja tentang hal baru yang mereka pelajari hari ini.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: struktur teks eksplanasi dan pentingnya kata penghubung sebab akibat serta urutan.
  • Guru memberikan apresiasi terhadap usaha seluruh murid dalam menulis.
  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut: murid dapat menyempurnakan tulisannya di rumah sebagai penugasan mandiri.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bantuan lebih diberikan bank kata penghubung dan kalimat contoh tambahan sebagai scaffolding. Murid cepat diberikan tantangan menulis dengan topik yang lebih kompleks atau menambahkan fakta pendukung dari sumber bacaan.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bantuan lebih mendapat bimbingan langsung dari guru saat menulis dan menggunakan kerangka terstruktur yang lebih detail. Murid cepat bekerja mandiri dan dapat membantu teman sebagai tutor sebaya.
  • Produk: Murid yang membutuhkan bantuan lebih cukup menghasilkan teks 3 paragraf sederhana. Murid cepat diharapkan menghasilkan teks 4-5 paragraf dengan kosakata lebih kaya dan fakta pendukung.

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta murid menyebutkan tiga bagian struktur teks eksplanasi (pernyataan umum, deretan penjelas, simpulan) secara lisan untuk mengecek pengetahuan prasyarat.
  • Guru meminta murid memberikan satu contoh kata penghubung sebab akibat yang mereka ingat dari pertemuan sebelumnya.

Proses:

  • Guru mengobservasi kelengkapan kerangka tulisan murid sebelum mereka mengembangkan menjadi teks utuh.
  • Guru memeriksa penggunaan minimal 3 kata penghubung sebab akibat dan 2 kata penghubung urutan saat berkeliling.
  • Penilaian sejawat: teman sebangku memberikan centang pada bagian struktur yang sudah tepat dan lingkaran pada bagian yang perlu diperbaiki.

Akhir:

  • Penilaian produk akhir berupa teks eksplanasi lengkap dinilai menggunakan rubrik empat level dengan aspek: kelengkapan struktur, penggunaan kata penghubung, keruntutan kalimat, dan kekayaan kosakata.

Formatif:

  • Observasi guru selama proses menulis: penggunaan struktur dan kata penghubung.
  • Penilaian sejawat: teman menandai kelengkapan struktur teks.
  • Tanya jawab lisan untuk mengecek pemahaman fungsi kata penghubung.

Sumatif:

  • Penilaian produk tulisan teks eksplanasi menggunakan rubrik empat level.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Struktur Teks EksplanasiTeks tidak memuat struktur teks eksplanasi atau hanya memuat satu bagian saja tanpa kejelasan.Teks memuat dua dari tiga bagian struktur (pernyataan umum, deretan penjelas, simpulan) tetapi penyajiannya belum runtut.Teks memuat tiga bagian struktur secara lengkap namun ada sedikit ketidaktepatan dalam penempatan atau pengembangan salah satu bagian.Teks memuat tiga bagian struktur secara lengkap, runtut, dan setiap bagian dikembangkan dengan jelas serta proporsional.
Penggunaan Kata Penghubung Sebab Akibat dan UrutanTidak menggunakan kata penghubung sebab akibat maupun urutan, atau menggunakan tetapi tidak tepat konteksnya.Menggunakan 1-2 kata penghubung sebab akibat atau urutan dengan tepat.Menggunakan minimal 3 kata penghubung sebab akibat dan 2 kata penghubung urutan dengan tepat.Menggunakan beragam kata penghubung sebab akibat dan urutan (lebih dari 5 total) secara tepat dan bervariasi sehingga tulisan mengalir logis.
Keruntutan dan Kejelasan KalimatKalimat tidak runtut, banyak yang tidak dapat dipahami, dan tidak saling berhubungan.Sebagian besar kalimat dapat dipahami tetapi ada beberapa kalimat yang tidak runtut atau tidak jelas hubungannya.Kalimat runtut dan jelas, hubungan antarkalimat dapat dipahami meskipun ada sedikit kekurangan dalam variasi kalimat.Seluruh kalimat runtut, jelas, bervariasi, dan saling terhubung dengan logis sehingga mudah dipahami pembaca.
Kekayaan KosakataMenggunakan kosakata sangat terbatas dan berulang-ulang tanpa variasi.Menggunakan kosakata yang cukup tetapi masih umum dan kurang spesifik terhadap topik lingkungan.Menggunakan kosakata yang bervariasi dan relevan dengan topik lingkungan (melestarikan, mendaur ulang, berkontribusi).Menggunakan kosakata yang kaya, bervariasi, tepat, dan kreatif sehingga tulisan menarik dan informatif.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid berhasil menyusun teks eksplanasi dengan struktur yang lengkap? Berapa persen yang masih membutuhkan bimbingan tambahan?
  • Apakah strategi pertanyaan pemandu dan bank kosakata cukup efektif membantu murid yang kesulitan menulis?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang perlu diperkuat pada pertemuan berikutnya (struktur, kata penghubung, atau pengembangan ide)?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari teks eksplanasi yang paling mudah kamu tulis? Mengapa?
  • Bagian mana yang paling sulit? Apa yang membuatnya sulit?
  • Kata penghubung apa saja yang sudah kamu gunakan? Apakah kamu merasa kata-kata itu membantu tulisanmu lebih jelas?
  • Apa yang ingin kamu perbaiki jika kamu menulis teks eksplanasi lagi?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VI: Anak-Anak yang Mengubah Dunia (Edisi Revisi), Kemendikbudristek.
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas VI: Anak-Anak yang Mengubah Dunia (Edisi Revisi), Kemendikbudristek.
  3. Lembar kerja menulis teks eksplanasi berstruktur (disiapkan guru).
  4. Daftar kosakata pilihan bertema lingkungan (melestarikan, mendaur ulang, berkontribusi, menyelamatkan, mencemari, dampak, ekosistem).
  5. Gambar atau foto anak-anak melakukan aksi lingkungan (memilah sampah, menanam pohon, kampanye hemat energi).
  6. Papan tulis atau layar proyektor untuk menampilkan contoh teks eksplanasi.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.