Modul AjarPertemuan 6Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6: Menandai Informasi Penting dalam Teks Eksplanasi tentang Kerusakan Lingkungan dan Aksi Anak

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Menandai Informasi Penting dalam Teks Eksplanasi tentang Kerusakan Lingkungan dan Aksi Anak". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6: Menandai Informasi Penting dalam Teks Eksplanasi tentang Kerusakan Lingkungan dan Aksi Anak

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 1 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menandai Informasi Penting dalam Teks Eksplanasi tentang Kerusakan Lingkungan dan Aksi Anak

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenandai Informasi Penting dalam Teks Eksplanasi tentang Kerusakan Lingkungan dan Aksi Anak
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan membaca teks eksplanasi tentang sebab akibat kerusakan lingkungan dan aksi anak-anak sebagai solusi, murid mampu menandai informasi penting sesuai struktur teks eksplanasi (pernyataan umum, deretan penjelas, simpulan) dengan benar.
  2. Melalui tanya jawab tentang struktur teks eksplanasi yang dibaca, murid mampu menganalisis hubungan sebab akibat dalam teks tentang peran anak-anak dalam menjaga lingkungan secara tepat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu melihat lingkungan sekitarmu menjadi kotor atau rusak? Apa yang menurutmu menjadi penyebabnya?
  2. Jika kamu adalah seorang anak yang ingin mengubah kondisi lingkungan di sekitarmu, langkah apa yang akan kamu ambil?
  3. Mengapa penting bagi kita untuk memahami urutan sebab dan akibat ketika membaca teks tentang masalah lingkungan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru memeriksa kehadiran dan memastikan semua murid siap belajar.
  • Guru melakukan asesmen awal secara lisan: mengajukan pertanyaan singkat, 'Siapa yang pernah membaca teks yang menjelaskan mengapa sesuatu terjadi? Teks seperti apa itu?' untuk menggali pemahaman awal tentang teks eksplanasi.
  • Guru menampilkan sebuah gambar atau foto kondisi lingkungan yang rusak (misalnya tumpukan sampah atau sungai tercemar) dan mengajukan pertanyaan pemantik pertama untuk membangun rasa ingin tahu.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan belajar menandai informasi penting dalam teks eksplanasi dan menganalisis hubungan sebab akibat di dalamnya.
  • Guru menjelaskan alur kegiatan secara singkat agar murid memahami apa yang akan dilakukan selama 70 menit ke depan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengingatkan kembali tiga bagian utama struktur teks eksplanasi: Pernyataan Umum, Deretan Penjelas, dan Penutup/Simpulan. Guru menuliskannya di papan tulis beserta penjelasan singkat dan contoh kalimat untuk masing-masing bagian.
  • Guru membagikan teks eksplanasi berjudul 'Sekolah Ramah Lingkungan' (dari Buku Siswa) dan meminta murid membacanya secara mandiri dalam hati selama 5 menit dengan penuh perhatian (berkesadaran).
  • Guru membimbing murid membaca ulang teks secara bersama-sama dengan suara pelan (choral reading) paragraph demi paragraf, lalu berhenti sejenak di setiap paragraf untuk bertanya: 'Paragraf ini termasuk bagian apa dari struktur teks eksplanasi?'
  • Guru menjelaskan cara menandai teks menggunakan kode warna: warna kuning untuk pernyataan umum, warna hijau untuk deretan penjelas, dan warna merah untuk penutup/simpulan. Guru mendemonstrasikan satu contoh penandaan pada kalimat pertama teks.
  • Murid diminta menyimak penjelasan guru dengan fokus dan mencatat di buku tulisnya tentang ciri-ciri kalimat yang termasuk ke dalam masing-masing bagian struktur teks eksplanasi (bermakna — menghubungkan pengetahuan baru dengan pengalaman membaca sebelumnya).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid secara mandiri menandai teks 'Sekolah Ramah Lingkungan' menggunakan alat tulis berwarna sesuai kode yang telah dijelaskan: kuning untuk pernyataan umum, hijau untuk deretan penjelas, merah untuk penutup.
  • Setelah menandai, murid menuliskan kembali bagian-bagian yang telah ditandai ke dalam tabel tiga kolom di buku tulisnya (kolom: Pernyataan Umum | Deretan Penjelas | Simpulan).
  • Guru membagi kelas menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendiskusikan dan membandingkan hasil penandaan masing-masing anggota, lalu menyepakati satu versi penandaan terbaik bersama (menggembirakan — belajar bersama teman sebaya).
  • Setiap kelompok kemudian mendiskusikan pertanyaan analisis: 'Apa penyebab kerusakan lingkungan yang disebutkan dalam teks?' dan 'Apa akibat yang terjadi?' serta 'Bagaimana peran anak-anak sebagai solusi dalam teks tersebut?' Guru berkeliling memantau dan memberi bimbingan.
  • Perwakilan satu atau dua kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas secara singkat. Kelas memberikan tanggapan atau tambahan (bermakna — menghubungkan isi teks dengan peran nyata anak-anak di kehidupan sehari-hari).
  • Guru memberikan umpan balik langsung (formatif proses) berupa penguatan terhadap hasil yang tepat dan koreksi ringan terhadap penandaan atau analisis yang masih perlu diperbaiki.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali ke posisi duduk masing-masing dan memberi waktu 2–3 menit untuk membaca ulang hasil penandaan dan analisis yang telah mereka buat.
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Bagian mana dari teks eksplanasi yang paling membuatmu terkejut atau terkesan? Mengapa?' Beberapa murid diminta menjawab secara lisan.
  • Guru mengaitkan isi teks dengan kehidupan nyata: 'Dari teks yang kalian baca, aksi apa yang dilakukan anak-anak? Apakah ada aksi serupa yang bisa kalian lakukan di sekolah atau rumah?' Murid menjawab secara lisan atau menuliskan jawaban singkat di buku.
  • Murid mengisi lembar refleksi singkat (3 pertanyaan tertulis): (1) Apa yang sudah aku pahami hari ini? (2) Bagian mana yang masih membingungkan? (3) Apa yang ingin aku lakukan setelah membaca teks ini? (berkesadaran — menyadari proses belajar diri sendiri).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: menyebutkan kembali tiga bagian struktur teks eksplanasi dan cara menganalisis hubungan sebab akibat.
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa 2–3 soal tertulis singkat: murid diminta mengidentifikasi bagian teks eksplanasi dan menjelaskan satu hubungan sebab akibat dari teks yang telah dibaca.
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi dan kerja keras mereka hari ini.
  • Guru menyampaikan informasi singkat tentang topik pertemuan berikutnya agar murid dapat mempersiapkan diri.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan diberikan teks eksplanasi yang sama namun sudah dilengkapi dengan petunjuk penandaan berupa kata kunci pembuka untuk setiap bagian (misalnya, 'Pernyataan umum dimulai dengan kalimat...'). Murid yang telah mahir dapat diberikan teks eksplanasi tambahan yang lebih panjang tentang topik kerusakan lingkungan lain untuk ditandai secara mandiri.
  • Proses: Murid yang masih kesulitan memahami struktur teks dapat bekerja berpasangan dengan teman sebaya yang sudah paham dalam kegiatan menandai, dengan bimbingan guru. Murid yang cepat dapat langsung mengerjakan analisis sebab akibat secara mandiri tanpa menunggu diskusi kelompok selesai.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup menuliskan hasil penandaan dalam tabel sederhana. Murid yang sudah berkembang dapat menambahkan penjelasan singkat (1–2 kalimat) di setiap kolom tabel tentang alasan mereka menempatkan kalimat tersebut pada bagian tertentu.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan di pendahuluan: 'Siapa yang pernah membaca teks yang menjelaskan mengapa sesuatu terjadi? Bisa berikan contohnya?' untuk menggali pemahaman awal tentang teks eksplanasi.
  • Guru bertanya: 'Menurut kalian, apa perbedaan teks yang menceritakan kejadian dengan teks yang menjelaskan mengapa kejadian itu terjadi?' untuk mengukur kesiapan belajar murid.

Proses:

  • Observasi langsung saat murid menandai teks: guru berkeliling dan mencatat ketepatan penandaan warna pada tabel pantau kelas.
  • Tanya jawab selama choral reading: guru mengajukan pertanyaan 'Paragraf ini termasuk bagian apa?' dan menilai respons murid secara lisan.
  • Pemantauan diskusi kelompok: guru menggunakan catatan anekdot singkat untuk merekam partisipasi dan kualitas analisis sebab akibat tiap kelompok.
  • Umpan balik langsung saat presentasi kelompok: guru mengoreksi atau memperkuat hasil analisis yang disampaikan.

Akhir:

  • Soal tertulis 1: Murid diberikan tiga kutipan kalimat dari teks, lalu diminta menentukan masing-masing kalimat termasuk bagian mana dari struktur teks eksplanasi (pernyataan umum, deretan penjelas, atau simpulan).
  • Soal tertulis 2: Murid menuliskan satu hubungan sebab akibat yang mereka temukan dalam teks 'Sekolah Ramah Lingkungan' disertai penjelasan singkat (2–3 kalimat) tentang bagaimana peran anak-anak menjadi solusi atas masalah yang dijelaskan.
  • Lembar refleksi tertulis dikumpulkan sebagai bukti proses belajar murid untuk dipantau guru.

Formatif:

  • Tanya jawab lisan saat membaca bersama untuk mengecek pemahaman murid tentang bagian-bagian struktur teks eksplanasi.
  • Observasi guru saat murid menandai teks secara mandiri: apakah penandaan warna sudah sesuai dengan struktur yang benar.
  • Pemantauan diskusi kelompok: guru berkeliling dan mencatat murid yang aktif berkontribusi dan yang membutuhkan bimbingan tambahan.
  • Umpan balik langsung terhadap presentasi kelompok di depan kelas.

Sumatif:

  • Soal tertulis singkat di akhir pembelajaran: murid mengidentifikasi bagian-bagian teks eksplanasi (pernyataan umum, deretan penjelas, simpulan) dari kutipan teks.
  • Murid menuliskan satu hubungan sebab akibat yang ditemukan dalam teks beserta penjelasan singkatnya.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Menandai Struktur Teks EksplanasiMurid belum mampu menandai bagian-bagian teks eksplanasi atau penandaan tidak sesuai dengan struktur (pernyataan umum, deretan penjelas, simpulan) sama sekali.Murid mampu menandai 1 dari 3 bagian struktur teks eksplanasi dengan tepat, namun masih terdapat banyak kekeliruan pada bagian lainnya.Murid mampu menandai 2 dari 3 bagian struktur teks eksplanasi dengan tepat. Terdapat sedikit kekeliruan pada satu bagian.Murid mampu menandai ketiga bagian struktur teks eksplanasi (pernyataan umum, deretan penjelas, simpulan) dengan tepat dan lengkap sesuai isi teks.
Kemampuan Menganalisis Hubungan Sebab AkibatMurid belum mampu mengidentifikasi hubungan sebab akibat dalam teks atau jawaban tidak berkaitan dengan isi teks.Murid mampu menyebutkan satu sebab atau satu akibat saja, namun belum mampu menghubungkan keduanya secara logis.Murid mampu mengidentifikasi hubungan sebab akibat dalam teks dengan benar, namun penjelasannya masih kurang lengkap atau hanya mencakup satu pasang hubungan sebab akibat.Murid mampu menganalisis hubungan sebab akibat dalam teks secara tepat dan lengkap, serta mampu menjelaskan peran anak-anak sebagai solusi dari masalah yang dipaparkan dalam teks dengan kalimat yang jelas.
Partisipasi dalam Diskusi KelompokMurid tidak terlibat dalam diskusi kelompok dan tidak memberikan kontribusi apapun.Murid terlibat dalam diskusi namun hanya sebagai pendengar, belum aktif menyampaikan pendapat atau pertanyaan.Murid aktif terlibat dalam diskusi, menyampaikan pendapat dengan jelas, dan merespons pendapat teman secara santun.Murid sangat aktif memimpin atau mengarahkan diskusi kelompok, menyampaikan pendapat yang relevan dan berbobot, serta membantu teman yang kesulitan memahami materi.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid sudah memahami perbedaan ketiga bagian struktur teks eksplanasi setelah kegiatan hari ini? Murid mana yang masih perlu pendampingan khusus?
  • Apakah instruksi penandaan teks (kode warna) sudah cukup jelas dan mudah diikuti oleh semua murid?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah seimbang dan efektif? Bagian mana yang perlu disesuaikan di pertemuan berikutnya?
  • Apakah pertanyaan pemantik berhasil membangkitkan rasa ingin tahu dan keterlibatan emosional murid terhadap topik lingkungan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang sudah aku pahami hari ini tentang struktur teks eksplanasi?
  • Bagian mana yang masih membingungkan atau sulit bagiku? Apa yang ingin aku tanyakan kepada guru?
  • Dari teks yang aku baca hari ini, aksi apa yang dilakukan anak-anak untuk menjaga lingkungan? Apakah ada hal serupa yang bisa aku lakukan di sekolah atau rumahku?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VI SD/MI — Bab 1 'Anak-Anak yang Mengubah Dunia' (teks 'Sekolah Ramah Lingkungan', Aktivitas 1.6)
  2. Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas VI SD/MI (Edisi Revisi) — Aktivitas 1.6 Menandai Informasi Penting
  3. Alat tulis berwarna (spidol highlight atau pensil warna): kuning, hijau, dan merah untuk setiap murid
  4. Papan tulis dan alat tulis guru untuk menulis struktur teks eksplanasi sebagai panduan visual
  5. Lembar tabel tiga kolom (Pernyataan Umum | Deretan Penjelas | Simpulan) yang dapat disiapkan guru atau digambar langsung di buku tulis murid
  6. Gambar/foto kondisi lingkungan rusak (opsional, dapat dicetak atau ditampilkan melalui proyektor) sebagai pemantik di awal pembelajaran
  7. Lembar refleksi tertulis singkat (dapat disiapkan guru sebagai fotokopi atau ditulis di buku tulis murid)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.