Modul AjarPertemuan 1Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6: Mengenal Anak-Anak Inspiratif Pengubah Dunia: Membangun Rasa Ingin Tahu dan Menyimak Teks Aural

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 6 dengan topik "Mengenal Anak-Anak Inspiratif Pengubah Dunia: Membangun Rasa Ingin Tahu dan Menyimak Teks Aural". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6: Mengenal Anak-Anak Inspiratif Pengubah Dunia: Membangun Rasa Ingin Tahu dan Menyimak Teks Aural

Bahasa Indonesia - Kelas 6

Bab 1 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mengenal Anak-Anak Inspiratif Pengubah Dunia: Membangun Rasa Ingin Tahu dan Menyimak Teks Aural

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMengenal Anak-Anak Inspiratif Pengubah Dunia: Membangun Rasa Ingin Tahu dan Menyimak Teks Aural
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menyimak teks aural tentang kisah anak-anak inspiratif yang melakukan aksi nyata untuk lingkungan, murid mampu menganalisis informasi penting (tokoh, masalah, dan tindakan) dari teks nonsastra yang dibacakan dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelas tentang kisah anak-anak pengubah dunia, murid mampu menyampaikan pendapat secara lisan dengan kosakata yang beragam dan santun.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian mendengar tentang anak seusia kalian yang berhasil melakukan perubahan besar untuk lingkungan? Apa yang membuatnya istimewa?
  2. Jika kalian memiliki kesempatan mengubah satu masalah lingkungan di sekitar kalian, masalah apa yang akan kalian pilih dan mengapa?
  3. Menurut kalian, apakah anak-anak bisa membuat perubahan nyata di dunia? Bagaimana caranya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa bersama.
  • Guru melakukan asesmen awal: menanyakan kepada murid apakah mereka pernah mendengar kisah anak-anak yang melakukan aksi nyata untuk lingkungan. Murid mengangkat tangan atau menuliskan satu nama/kisah yang mereka ketahui di sticky note.
  • Guru menampilkan foto tiga anak inspiratif dunia (misalnya Greta Thunberg, Melati & Isabel Wijsen) dan bertanya: 'Apa yang kalian pikirkan ketika melihat foto-foto ini?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan bahwa murid akan menyimak sebuah teks aural tentang anak-anak pengubah dunia.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan teks aural berjudul 'Anak-Anak Pejuang Lingkungan' (teks nonsastra eksplanasi sederhana, durasi ±5 menit) dengan intonasi yang jelas dan ekspresif. Murid menyimak dengan saksama tanpa membuka teks.
  • Guru membacakan teks aural untuk kedua kalinya. Kali ini murid mencatat informasi penting menggunakan tabel sederhana berkolom: Tokoh, Masalah yang Dihadapi, dan Tindakan yang Dilakukan.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemandu setelah pembacaan: 'Siapa tokoh yang disebutkan? Masalah apa yang mereka hadapi? Apa tindakan nyata yang mereka lakukan?'
  • Murid melengkapi tabel informasi penting secara individu berdasarkan hasil simakan mereka.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid berpasangan untuk membandingkan hasil tabel masing-masing dan saling melengkapi informasi yang mungkin terlewat.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: beberapa pasangan mempresentasikan temuan mereka. Guru mendorong murid menggunakan kosakata yang beragam (misalnya: aksi, inisiatif, kepedulian, dampak, kontribusi).
  • Murid diminta menyampaikan pendapat secara lisan tentang: 'Menurutmu, tindakan tokoh mana yang paling menginspirasi? Mengapa?' dengan menggunakan kalimat yang santun dan terstruktur (Saya berpendapat... karena...).
  • Guru memberikan umpan balik langsung terhadap penggunaan kosakata dan kesantunan berbicara murid. Guru mencatat perkembangan keterampilan berbicara sebagai asesmen proses.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menuliskan satu kalimat refleksi di buku catatan: 'Hal baru yang saya pelajari hari ini adalah... dan saya ingin mencoba...'
  • Guru mengajak 3-4 murid berbagi refleksi secara lisan di depan kelas.
  • Guru bersama murid menyimpulkan pelajaran: bahwa anak-anak seusia mereka pun mampu melakukan perubahan nyata jika memiliki kepedulian dan keberanian bertindak.
  • Murid melakukan penilaian diri (self-assessment) dengan mengisi skala sederhana: 'Seberapa baik saya menyimak hari ini?' dan 'Seberapa percaya diri saya saat berpendapat?'

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi terhadap partisipasi aktif murid selama pembelajaran.
  • Guru menyampaikan gambaran singkat materi pertemuan berikutnya yang masih berkaitan dengan anak-anak pengubah dunia.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan lebih mendapatkan tabel informasi penting yang sudah terisi sebagian (scaffolded worksheet). Murid cepat mendapatkan teks aural dengan informasi tambahan yang lebih kompleks untuk dianalisis.
  • Proses: Murid yang memerlukan dukungan lebih menyimak teks aural hingga tiga kali dan boleh berdiskusi dengan teman sebangku saat mengisi tabel. Murid cepat hanya menyimak dua kali dan langsung menganalisis secara mandiri.
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan lebih menyampaikan pendapat lisan dalam bentuk satu kalimat sederhana. Murid cepat menyampaikan pendapat dalam bentuk paragraf singkat dengan alasan yang lebih elaboratif.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya secara lisan: 'Siapa yang pernah mendengar kisah anak-anak yang melakukan aksi untuk lingkungan? Ceritakan singkat!' — untuk mengidentifikasi pengetahuan awal murid.
  • Murid menuliskan satu hal yang mereka ketahui tentang anak-anak inspiratif di sticky note (pre-assessment cepat).

Proses:

  • Observasi guru saat murid menyimak: apakah murid fokus, mencatat, dan menunjukkan keterlibatan aktif.
  • Pemeriksaan kelengkapan dan ketepatan tabel informasi penting (tokoh, masalah, tindakan) yang diisi selama kegiatan inti.
  • Catatan anekdot saat diskusi kelas: penggunaan kosakata beragam, kesantunan, dan keberanian menyampaikan pendapat.

Akhir:

  • Murid mengumpulkan tabel analisis informasi penting yang telah dilengkapi sebagai produk akhir pertemuan ini.
  • Penilaian kinerja berbicara berdasarkan rubrik: murid menyampaikan satu pendapat tentang tokoh paling inspiratif dengan kosakata beragam dan santun.

Formatif:

  • Observasi keaktifan murid saat menyimak dan mencatat informasi penting.
  • Penilaian lisan saat murid menyampaikan pendapat dalam diskusi kelas (kosakata, kesantunan, keberanian).
  • Pemeriksaan tabel informasi penting yang diisi murid.

Sumatif:

  • Penilaian produk tabel analisis informasi penting (tokoh, masalah, tindakan) dari teks aural.
  • Penilaian kinerja berbicara: menyampaikan pendapat secara lisan dengan kosakata beragam dan santun.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menganalisis Informasi Penting dari Teks Aural (Menyimak)Murid belum mampu mengidentifikasi tokoh, masalah, atau tindakan dari teks aural. Tabel informasi penting kosong atau tidak relevan.Murid mampu mengidentifikasi 1 dari 3 komponen (tokoh/masalah/tindakan) dengan tepat. Tabel terisi sebagian dengan bimbingan guru.Murid mampu mengidentifikasi 2 dari 3 komponen dengan tepat. Tabel informasi penting terisi dengan cukup lengkap secara mandiri.Murid mampu mengidentifikasi seluruh komponen (tokoh, masalah, dan tindakan) dengan tepat dan rinci. Tabel informasi penting terisi lengkap dan menunjukkan pemahaman mendalam.
Menyampaikan Pendapat Secara Lisan (Berbicara dan Mempresentasikan)Murid belum berani atau belum mampu menyampaikan pendapat secara lisan. Tidak menggunakan kosakata yang relevan.Murid menyampaikan pendapat secara lisan dengan kalimat sederhana, kosakata terbatas, dan masih perlu bimbingan guru untuk berbicara santun.Murid menyampaikan pendapat secara lisan dengan kalimat yang jelas, menggunakan kosakata cukup beragam, dan berbicara dengan santun.Murid menyampaikan pendapat secara lisan dengan kalimat terstruktur, kosakata beragam dan tepat, serta menunjukkan kesantunan dan kepercayaan diri yang tinggi.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapatkan kesempatan yang cukup untuk menyimak dengan fokus?
  • Apakah strategi pembacaan teks aural dua kali efektif membantu murid menangkap informasi penting?
  • Apakah murid yang memerlukan dukungan lebih sudah terfasilitasi dengan baik melalui diferensiasi yang disiapkan?
  • Langkah apa yang perlu diperbaiki agar diskusi kelas lebih hidup dan semua murid terlibat aktif?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang saya pelajari hari ini dari kisah anak-anak pengubah dunia?
  • Seberapa baik saya menyimak teks yang dibacakan guru? Informasi apa yang berhasil saya tangkap?
  • Apakah saya sudah berani menyampaikan pendapat di depan teman-teman? Apa yang ingin saya tingkatkan?
  • Apa yang ingin saya lakukan untuk lingkungan setelah mendengar kisah-kisah inspiratif hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VI: Anak-Anak yang Mengubah Dunia (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, 2025.
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas VI: Anak-Anak yang Mengubah Dunia (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, 2025.
  3. Teks aural bacaan tentang anak-anak pejuang lingkungan (disiapkan guru, berisi kisah 2-3 tokoh anak inspiratif).
  4. Media visual: foto/gambar anak-anak inspiratif (Greta Thunberg, Melati & Isabel Wijsen, atau tokoh lokal Indonesia).
  5. Lembar kerja murid: tabel informasi penting (kolom Tokoh, Masalah, Tindakan).
  6. Sticky note untuk asesmen awal.
  7. Papan tulis/layar proyektor untuk menampilkan gambar dan kata kunci.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.