Modul AjarPertemuan 7Bab 6Fase CSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5: Menulis Teks Persuasif Bertema Menyayangi Bumi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Menulis Teks Persuasif Bertema Menyayangi Bumi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5: Menulis Teks Persuasif Bertema Menyayangi Bumi

Bahasa Indonesia - Kelas 5

Bab 6 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menulis Teks Persuasif Bertema Menyayangi Bumi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenulis Teks Persuasif Bertema Menyayangi Bumi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menulis teks persuasif sederhana bertema menyayangi bumi berdasarkan hasil observasi dan gagasan sendiri dengan menggunakan rangkaian kalimat kompleks secara kreatif.
  2. Murid dapat menggunakan kosakata baru bermakna denotatif dan konotatif (seperti 'organik', 'terurai', 'pemanasan global') secara tepat dalam tulisan bertema pelestarian lingkungan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu melihat tumpukan sampah atau sungai yang kotor di sekitar rumahmu? Apa perasaanmu saat melihatnya?
  2. Menurutmu, apa yang bisa kamu lakukan agar orang-orang di sekitarmu mau ikut menjaga kebersihan dan kelestarian bumi?
  3. Bagaimana caranya agar tulisanmu bisa meyakinkan orang lain untuk peduli terhadap lingkungan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak murid melakukan teknik 'napas sadar' selama 30 detik: tarik napas dalam, tahan sebentar, lalu hembuskan perlahan — sebagai cara masuk ke suasana belajar yang fokus dan tenang.
  • Guru menampilkan dua gambar secara berdampingan: satu gambar lingkungan hijau bersih, satu gambar lingkungan penuh sampah. Murid diminta mengamati diam-diam selama 30 detik.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik satu per satu dan meminta beberapa murid berbagi pendapat singkat (tidak lebih dari 2 kalimat per murid).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan menulis teks persuasif bertema menyayangi bumi dan menggunakan kosakata lingkungan secara tepat.
  • Asesmen awal: guru meminta murid menuliskan satu kata yang terlintas di pikiran mereka saat mendengar kata 'persuasif' di selembar sticky note — guru mengamati respons untuk memetakan pemahaman awal murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan contoh pendek teks persuasif (5–7 kalimat) bertema lingkungan, misalnya ajakan untuk memilah sampah organik dan anorganik. Murid membaca teks tersebut secara mandiri dalam diam.
  • Guru memandu diskusi singkat: 'Apa yang ingin teks ini sampaikan kepada pembaca? Bagian mana yang paling meyakinkan kamu?' — murid menjawab secara lisan bergantian.
  • Guru menampilkan dan menjelaskan struktur teks persuasif secara sederhana menggunakan bagan visual di papan: (1) Pernyataan Pendapat, (2) Alasan/Fakta Pendukung, (3) Ajakan. Guru menekankan fungsi tiap bagian dengan contoh nyata dari teks yang sudah dibaca.
  • Guru memperkenalkan kosakata kunci: 'organik', 'anorganik', 'terurai', 'pemanasan global', 'pelestarian'. Untuk setiap kata, guru menjelaskan makna denotatif (makna lugas/kamus) dan konotatif (makna tambahan/nuansa rasa), lalu menggunakannya dalam contoh kalimat persuasif.
  • Murid mencatat makna kosakata kunci di buku catatan mereka dengan gaya sendiri (boleh menggunakan ilustrasi kecil atau skema kata) — guru mendorong murid untuk membuat catatan yang berarti bagi mereka, bukan sekadar menyalin.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid keluar kelas selama 5 menit (atau mengamati foto/video lingkungan sekolah jika tidak memungkinkan) untuk melakukan 'observasi mini': murid mengamati kondisi lingkungan sekitar dan mencatat minimal 2 hal yang mereka lihat di kartu observasi kecil yang telah disiapkan.
  • Murid kembali ke kelas dan mulai menulis draf teks persuasif mereka sendiri menggunakan kerangka: (1) pernyataan pendapat tentang pentingnya menjaga bumi, (2) minimal 2 alasan/fakta dari hasil observasi, (3) kalimat ajakan yang kuat. Target: minimal 5–7 kalimat.
  • Guru mengingatkan murid untuk menggunakan minimal 2 kosakata kunci dari daftar yang telah dipelajari secara tepat dalam tulisan mereka.
  • Guru berkeliling memantau proses menulis. Guru memberikan umpan balik singkat secara lisan kepada murid yang tampak berhenti atau bingung: 'Coba ceritakan dulu ke saya — apa yang ingin kamu ajak teman-temanmu lakukan?', lalu membantu murid mengubah ucapan tersebut menjadi kalimat tertulis.
  • Setelah selesai menulis draf, murid menukar tulisan dengan teman sebangku. Teman pembaca memberikan 'bintang dan panah' di margin: bintang untuk kalimat yang paling meyakinkan, panah untuk satu bagian yang menurutnya bisa diperkuat — ini melatih asesmen sejawat sekaligus memperkuat pemahaman tentang struktur teks persuasif.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid membaca kembali tulisan mereka sendiri setelah mendapat masukan teman, lalu memperbaiki minimal satu kalimat berdasarkan masukan tersebut.
  • 2–3 murid sukarela membacakan teks persuasif mereka di depan kelas dengan suara lantang. Setelah setiap pembacaan, kelas memberikan respons positif singkat: 'Apa satu kata yang menggambarkan tulisan teman kita tadi?'
  • Guru memfasilitasi refleksi singkat bersama: 'Apa yang membuat tulisan persuasif menjadi kuat? Kata mana yang paling membantu kamu meyakinkan pembaca?'
  • Murid menyelesaikan kartu refleksi diri (disediakan guru): mengisi jawaban dari dua pertanyaan — (1) Satu hal yang aku pelajari hari ini tentang teks persuasif adalah …, (2) Satu kosakata baru yang akan aku pakai lagi adalah … karena …

Penutup:

  • Guru mengumpulkan tulisan akhir murid beserta kartu refleksi diri sebagai bukti belajar.
  • Guru memberikan apresiasi spesifik (bukan sekadar 'bagus') terhadap usaha murid: misalnya menyebut satu kalimat persuasif yang kuat dari tulisan murid tertentu sebagai contoh.
  • Guru menutup dengan pesan ringkas: menghubungkan kegiatan menulis hari ini dengan tindakan nyata — 'Tulisan kalian hari ini bisa menjadi langkah pertama untuk mengajak orang lain peduli pada bumi.'
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid didorong untuk berbagi tulisan mereka dengan anggota keluarga di rumah dan menanyakan pendapat mereka.
  • Guru menutup pelajaran dengan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum mengenal teks persuasif mendapatkan contoh teks persuasif dengan struktur yang dilabeli secara eksplisit (setiap bagian diberi judul: Pendapat, Alasan, Ajakan). Murid yang sudah mahir diberikan tantangan tambahan: menulis dengan dua sudut pandang yang berbeda, atau menyisipkan data/fakta lingkungan nyata dari sumber yang disediakan guru.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat menggunakan kerangka tulisan terstruktur (template dengan kalimat pembuka yang sudah tersedia: 'Menurutku, kita harus … karena …'). Murid yang cepat selesai diminta memperkuat tulisan mereka dengan menambahkan satu kalimat konotatif atau metafora tentang bumi.
  • Produk: Murid bebas memilih format akhir tulisan persuasif mereka: tulisan paragraf biasa, surat terbuka pendek untuk teman-teman sekolah, atau poster mini berisi teks persuasif disertai gambar sederhana — selama memuat ketiga unsur struktur teks persuasif dan minimal 2 kosakata kunci.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menuliskan satu kata yang mereka pikirkan saat mendengar kata 'persuasif' di sticky note — guru menggunakan ini untuk memetakan pengetahuan awal dan menyesuaikan penjelasan di tahap Memahami.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan dan mengamati respons murid untuk mengetahui sejauh mana murid sudah memiliki kepedulian terhadap lingkungan sebagai modal menulis.

Proses:

  • Observasi langsung: guru berkeliling saat murid menulis draf, mencatat murid yang kesulitan menggunakan kosakata kunci atau belum membangun argumen yang logis.
  • Asesmen sejawat 'bintang dan panah': murid membaca draf teman dan memberi tanda pada kalimat terkuat (bintang) dan bagian yang perlu diperkuat (panah) — guru mengumpulkan kartu ini untuk melihat pola pemahaman kelas.
  • Tanya jawab lisan saat diskusi bersama di tahap Memahami: guru mencatat murid yang dapat mengidentifikasi struktur teks dan fungsinya dengan tepat.

Akhir:

  • Tulisan teks persuasif final dikumpulkan dan dinilai dengan rubrik 4 level pada aspek: struktur teks persuasif (pernyataan pendapat, alasan/fakta, ajakan) dan ketepatan penggunaan kosakata bermakna denotatif dan konotatif.
  • Kartu refleksi diri murid dikumpulkan sebagai bukti proses belajar dan bahan umpan balik guru untuk perencanaan pembelajaran berikutnya.

Formatif:

  • Sticky note diagnostik di pendahuluan: murid menuliskan pemahaman awal tentang kata 'persuasif'.
  • Observasi guru saat murid menulis draf: guru memantau penggunaan struktur dan kosakata, memberikan umpan balik lisan langsung.
  • Asesmen sejawat 'bintang dan panah': murid saling memberi masukan tertulis pada draf teman sebangku.
  • Kartu refleksi diri yang diisi murid di akhir tahap Merefleksi.

Sumatif:

  • Tulisan teks persuasif final murid dinilai menggunakan rubrik 4 level pada dua aspek: (1) struktur dan isi teks persuasif, dan (2) ketepatan penggunaan kosakata denotatif dan konotatif bertema lingkungan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Struktur dan Isi Teks PersuasifTulisan belum memuat struktur teks persuasif (tidak ada pernyataan pendapat, alasan, atau ajakan yang dapat diidentifikasi). Gagasan tidak berkaitan dengan tema menyayangi bumi.Tulisan memuat 1–2 unsur struktur teks persuasif, tetapi tidak lengkap atau tidak runtut. Gagasan tentang menyayangi bumi ada tetapi lemah atau tidak didukung alasan.Tulisan memuat ketiga unsur struktur teks persuasif (pendapat, alasan/fakta, ajakan) secara lengkap dan runtut. Gagasan tentang menyayangi bumi jelas dan didukung minimal 1 alasan dari hasil observasi.Tulisan memuat ketiga unsur struktur teks persuasif secara lengkap, runtut, dan kohesif. Gagasan orisinal, didukung minimal 2 alasan/fakta konkret dari observasi, dengan kalimat ajakan yang kuat dan meyakinkan. Menggunakan rangkaian kalimat kompleks secara kreatif.
Ketepatan Penggunaan Kosakata Denotatif dan KonotatifTidak menggunakan kosakata kunci bertema lingkungan yang dipelajari, atau menggunakannya secara keliru sehingga makna kalimat tidak tepat.Menggunakan 1 kosakata kunci (misalnya 'organik' atau 'terurai') tetapi penggunaannya kurang tepat konteks atau maknanya belum sesuai.Menggunakan minimal 2 kosakata kunci secara tepat dalam konteks kalimat yang sesuai. Setidaknya 1 kosakata digunakan dengan makna konotatif yang benar.Menggunakan minimal 3 kosakata kunci secara tepat dan efektif, dengan perpaduan makna denotatif dan konotatif yang memperkuat daya persuasi tulisan. Pilihan kata terasa alami dan tidak dipaksakan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil menulis teks persuasif dengan struktur yang lengkap? Murid mana yang perlu pendampingan lebih lanjut dan seperti apa bentuknya?
  • Apakah waktu yang dialokasikan untuk tiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) terasa proporsional? Bagian mana yang perlu disesuaikan?
  • Apakah kegiatan observasi mini efektif membantu murid menemukan gagasan untuk tulisan mereka? Bagaimana cara memperkuatnya di pertemuan berikutnya?
  • Sejauh mana murid dapat menggunakan kosakata kunci secara tepat? Apakah penjelasan makna denotatif dan konotatif sudah cukup konkret untuk dipahami murid kelas 5?

Refleksi Murid:

  • Satu hal yang aku pelajari hari ini tentang teks persuasif adalah …
  • Satu kosakata baru yang akan aku pakai lagi adalah … karena …
  • Bagian menulis yang paling menantang bagiku hari ini adalah … dan caraku mengatasinya adalah …
  • Setelah menulis teks persuasif ini, satu hal yang ingin aku lakukan untuk menjaga bumi adalah …

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Bahasa Indonesia 'Bergerak Bersama' Edisi Revisi Kelas V (Maya Lestari Gf dan Zulqarnain), Bab 6 'Sayangi Bumi' — Kemendikbudristek 2024
  2. Panduan Guru: Bahasa Indonesia 'Bergerak Bersama' Edisi Revisi Kelas V — Kemendikbudristek 2024
  3. Contoh teks persuasif pendek bertema lingkungan (disiapkan guru, 5–7 kalimat)
  4. Bagan visual struktur teks persuasif (ditulis di papan tulis atau dicetak sebagai kartu belajar)
  5. Daftar kosakata kunci: 'organik', 'anorganik', 'terurai', 'pemanasan global', 'pelestarian' — beserta contoh kalimat denotatif dan konotatif (disiapkan guru)
  6. Kartu observasi mini (kertas kecil untuk mencatat hasil pengamatan lingkungan)
  7. Kartu refleksi diri murid (lembar isian dengan 2 pertanyaan refleksi)
  8. Sticky note untuk asesmen awal
  9. Foto atau video kondisi lingkungan sekitar sekolah (sebagai alternatif jika observasi langsung tidak memungkinkan)
  10. Papan tulis / proyektor untuk menampilkan gambar perbandingan lingkungan bersih dan kotor

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.