Modul AjarPertemuan 3Bab 6Fase CSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5: Menganalisis Infografik dan Hubungan Sebab-Akibat Kerusakan Lingkungan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Menganalisis Infografik dan Hubungan Sebab-Akibat Kerusakan Lingkungan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5: Menganalisis Infografik dan Hubungan Sebab-Akibat Kerusakan Lingkungan

Bahasa Indonesia - Kelas 5

Bab 6 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menganalisis Infografik dan Hubungan Sebab-Akibat Kerusakan Lingkungan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenganalisis Infografik dan Hubungan Sebab-Akibat Kerusakan Lingkungan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi informasi tentang dampak kerusakan lingkungan dari teks visual berupa infografik bertema 'Sayangi Bumi'.
  2. Murid dapat menganalisis hubungan sebab-akibat antara perilaku manusia terhadap lingkungan dan dampaknya bagi bumi berdasarkan teks visual dan/atau audiovisual.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu melihat sungai yang kotor atau hutan yang gundul di sekitarmu? Menurutmu, apa yang menyebabkan hal itu terjadi?
  2. Jika kamu melihat sebuah gambar infografik tentang kerusakan lingkungan, informasi apa saja yang ingin kamu temukan dari gambar itu?
  3. Apa yang kira-kira akan terjadi pada bumi kita 20 tahun lagi jika manusia terus membuang sampah sembarangan dan menebang pohon?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: murid diminta menjawab dua pertanyaan lisan atau tertulis singkat — 'Apa itu infografik?' dan 'Apa contoh kerusakan lingkungan yang kamu ketahui?' — untuk memetakan pengetahuan awal murid.
  • Guru menampilkan satu foto kerusakan lingkungan nyata (misalnya foto tumpukan sampah di sungai atau lahan gundul) di papan tulis atau layar, lalu mengajukan pertanyaan pemantik: 'Menurutmu, mengapa ini bisa terjadi? Siapa yang bertanggung jawab?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan belajar membaca infografik dan mencari hubungan sebab-akibat dari perilaku manusia terhadap lingkungan.
  • Guru menjelaskan alur kegiatan secara singkat agar murid tahu apa yang akan mereka lakukan selama 70 menit ke depan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan secara singkat apa itu infografik: pengertian, ciri-ciri (ada gambar, ikon, data, judul, keterangan), dan fungsinya sebagai penyampai informasi visual yang padat. Penjelasan disertai contoh konkret di layar.
  • Murid mengamati infografik bertema 'Sayangi Bumi' (misalnya infografik tentang dampak sampah plastik atau deforestasi) yang dibagikan guru dalam format cetak atau ditampilkan di layar.
  • Guru memandu murid membaca infografik bagian per bagian: judul, ikon, data angka, dan keterangan — sambil bertanya, 'Bagian mana yang paling menarik perhatianmu? Informasi apa yang kamu lihat pertama kali?'
  • Murid menuliskan minimal tiga informasi penting yang mereka temukan dari infografik tersebut pada lembar kerja kolom 'Aku Menemukan'.
  • Guru membahas temuan murid secara klasikal dan mengklarifikasi informasi yang mungkin disalahpahami.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menjelaskan konsep hubungan sebab-akibat secara singkat menggunakan contoh sederhana: 'Manusia membuang sampah ke sungai (sebab) → sungai tercemar dan ikan mati (akibat).'
  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapatkan kartu sebab-akibat yang berisi potongan pernyataan perilaku manusia dan dampak lingkungan yang belum dipasangkan.
  • Kelompok berdiskusi untuk mencocokkan kartu sebab dengan kartu akibat yang tepat berdasarkan infografik yang sudah mereka baca, lalu menempelkannya di lembar kerja kelompok berbentuk tabel dua kolom (Sebab | Akibat).
  • Setelah mencocokkan kartu, setiap kelompok memilih satu pasang sebab-akibat yang paling mengejutkan atau paling penting menurut mereka, lalu menuliskan satu kalimat penjelasan mengapa hubungan itu terjadi.
  • Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka di depan kelas dalam 1–2 menit. Kelompok lain diberi kesempatan menanggapi atau menambahkan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid kembali ke tempat duduk masing-masing. Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Dari semua hubungan sebab-akibat yang sudah kita temukan, mana yang paling membuatmu merasa ingin bertindak? Mengapa?'
  • Murid menuliskan jawaban refleksi individu pada kolom 'Refleksiku' di lembar kerja: satu hal yang paling mereka pelajari hari ini dan satu tindakan nyata yang bisa mereka lakukan untuk menyayangi bumi mulai dari diri sendiri.
  • Beberapa murid secara sukarela berbagi refleksinya kepada kelas. Guru memberikan apresiasi verbal atas keberanian berbagi.
  • Guru mengaitkan kembali isi infografik dengan kehidupan nyata murid: 'Apakah ada kerusakan lingkungan seperti ini yang pernah kamu lihat di sekitar rumah atau sekolahmu?'

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat simpulan pembelajaran hari ini: apa itu infografik, informasi apa yang bisa kita ambil dari infografik kerusakan lingkungan, dan bagaimana hubungan sebab-akibat antara perilaku manusia dan dampaknya bagi bumi.
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa kuis singkat tertulis (3–4 soal pilihan ganda dan/atau isian singkat) terkait identifikasi informasi dari infografik dan hubungan sebab-akibat.
  • Guru menyampaikan pesan penguatan: 'Kalian sudah belajar membaca infografik dengan cermat dan berpikir kritis. Ingat, setiap tindakan kecil kita sehari-hari punya dampak besar bagi bumi.'
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah memahami konsep infografik dengan cepat dapat diberikan infografik kedua yang lebih kompleks (berisi lebih banyak data dan hubungan sebab-akibat berlapis) untuk dianalisis secara mandiri.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan lembar kerja berstruktur dengan panduan pertanyaan pemandu (misalnya: 'Lihat bagian atas infografik — apa judulnya?' dan 'Temukan gambar yang menunjukkan dampak sampah — apa yang tertulis di sana?'). Guru atau teman sebaya dapat mendampingi kelompok ini secara lebih intensif.
  • Produk: Murid yang cepat dapat menuliskan minimal 5 pasang sebab-akibat dan membuat paragraf singkat kesimpulan; murid yang membutuhkan dukungan cukup menuliskan 2–3 pasang sebab-akibat menggunakan kalimat sederhana.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan dua pertanyaan lisan/tertulis singkat di awal pembelajaran: (1) 'Apa yang kamu ketahui tentang infografik?' dan (2) 'Sebutkan satu contoh kerusakan lingkungan yang kamu tahu.' Jawaban murid digunakan untuk memetakan titik awal belajar dan menyesuaikan kedalaman penjelasan.

Proses:

  • Observasi selama tahap Memahami: guru memantau apakah murid dapat menemukan minimal tiga informasi dari infografik dengan mengelilingi kelas dan membaca lembar kerja murid.
  • Observasi selama tahap Mengaplikasi: guru memantau diskusi kelompok — apakah murid mampu mencocokkan kartu sebab-akibat dengan alasan yang logis. Guru memberikan pertanyaan pancingan jika kelompok tampak kesulitan.
  • Observasi selama presentasi: guru menggunakan lembar observasi singkat untuk mencatat kemampuan murid menjelaskan hubungan sebab-akibat secara lisan.

Akhir:

  • Kuis tertulis singkat (3–4 soal) berbasis cuplikan infografik: murid diminta mengidentifikasi informasi utama dan menentukan hubungan sebab-akibat yang terdapat dalam infografik.
  • Lembar refleksi individu dinilai: apakah murid mampu mengaitkan isi infografik dengan tindakan nyata yang relevan terhadap pelestarian lingkungan.

Formatif:

  • Observasi guru selama diskusi kelompok: apakah murid aktif berdiskusi dan mampu mencocokkan kartu sebab-akibat dengan tepat.
  • Pengecekan lembar kerja individu kolom 'Aku Menemukan': guru berkeliling dan memberikan umpan balik lisan singkat.
  • Presentasi kelompok: guru menilai kemampuan murid menjelaskan hubungan sebab-akibat secara lisan dengan menggunakan lembar observasi sederhana (rubrik presentasi).

Sumatif:

  • Kuis tertulis 3–4 soal di akhir pembelajaran: murid mengidentifikasi informasi dari cuplikan infografik dan menjawab pertanyaan tentang hubungan sebab-akibat yang ada di dalamnya.
  • Lembar kerja individu kolom 'Refleksiku': dinilai berdasarkan ketepatan menghubungkan perilaku manusia dengan dampak lingkungan serta kedalaman refleksi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi informasi dari infografik (TP 5.6.3.1)Murid belum dapat menemukan informasi yang relevan dari infografik, atau informasi yang dituliskan tidak berkaitan dengan isi infografik.Murid dapat menemukan 1–2 informasi dari infografik, namun masih membutuhkan bimbingan intensif dari guru.Murid dapat mengidentifikasi 3–4 informasi penting dari infografik secara mandiri dengan penjelasan yang cukup jelas.Murid dapat mengidentifikasi lebih dari 4 informasi penting dari infografik secara mandiri, lengkap, dan akurat, serta mampu menjelaskan mengapa informasi tersebut penting.
Menganalisis hubungan sebab-akibat (TP 5.6.3.2)Murid belum dapat menunjukkan hubungan antara perilaku manusia dan dampak lingkungan, atau pasangan sebab-akibat yang dibuat tidak logis.Murid dapat membuat 1 pasang hubungan sebab-akibat yang logis dengan bantuan guru atau teman.Murid dapat membuat 2–3 pasang hubungan sebab-akibat yang logis secara mandiri dan mampu menjelaskan alasannya secara sederhana.Murid dapat membuat lebih dari 3 pasang hubungan sebab-akibat yang logis dan rinci, serta mampu menguraikan alasan hubungan tersebut dengan kalimat yang jelas dan terstruktur.
Partisipasi dalam diskusi kelompok (Kolaborasi & Komunikasi)Murid tidak aktif dalam diskusi kelompok dan tidak memberikan kontribusi pada hasil kerja kelompok.Murid sesekali ikut berdiskusi namun kontribusinya masih sangat terbatas.Murid aktif berdiskusi, mengemukakan pendapat, dan berkontribusi pada hasil kerja kelompok.Murid sangat aktif berdiskusi, membantu teman yang kesulitan, mengemukakan pendapat dengan alasan yang kuat, dan memimpin proses diskusi kelompok secara konstruktif.
Refleksi dan koneksi dengan kehidupan nyataMurid tidak menuliskan refleksi, atau refleksi yang ditulis tidak berkaitan dengan topik pembelajaran.Murid menuliskan refleksi singkat namun masih sangat umum dan belum dikaitkan dengan tindakan nyata.Murid menuliskan refleksi yang jelas tentang apa yang dipelajari dan menyebutkan satu tindakan nyata yang bisa dilakukan untuk menyayangi bumi.Murid menuliskan refleksi yang mendalam, mengaitkan isi infografik dengan pengalaman pribadi, dan menyebutkan lebih dari satu tindakan nyata yang konkret dan spesifik.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil mengidentifikasi informasi dari infografik? Murid mana yang masih membutuhkan dukungan lebih lanjut?
  • Apakah strategi kartu sebab-akibat efektif untuk membantu murid memahami hubungan sebab-akibat? Adakah yang perlu disederhanakan atau diubah?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang perlu lebih banyak waktu di pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan cukup menjawab kebutuhan murid dengan kecepatan belajar berbeda?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang infografik dan kerusakan lingkungan?
  • Bagian mana dari pelajaran hari ini yang paling mudah dan paling sulit untukmu? Mengapa?
  • Setelah belajar tentang hubungan sebab-akibat kerusakan lingkungan, satu tindakan apa yang ingin kamu lakukan mulai besok untuk menjaga bumi?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V — Bab 6 'Sayangi Bumi' (Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain, Kemendikbudristek 2024)
  2. Panduan Guru Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V — panduan Bab 6 tentang infografik dan hubungan sebab-akibat
  3. Infografik cetak atau digital bertema kerusakan lingkungan (misalnya infografik dampak sampah plastik atau deforestasi) — dapat diunduh dari situs KLHK, UNICEF Indonesia, atau WWF Indonesia
  4. Kartu sebab-akibat buatan guru (dicetak dan dipotong sebelum pembelajaran)
  5. Lembar Kerja Murid (LKM) yang memuat kolom 'Aku Menemukan', tabel Sebab-Akibat, dan kolom 'Refleksiku'
  6. Layar proyektor atau papan tulis untuk menampilkan infografik dan foto kerusakan lingkungan
  7. Alat tulis (pensil/pulpen) dan lem/selotip untuk menempel kartu

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.