Modul AjarPertemuan 8Bab 3Fase CSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5: Mengenal Hobi Unik melalui Teks 'Ini Hobiku'

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Mengenal Hobi Unik melalui Teks 'Ini Hobiku'". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5: Mengenal Hobi Unik melalui Teks 'Ini Hobiku'

Bahasa Indonesia - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengenal Hobi Unik melalui Teks 'Ini Hobiku'

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengenal Hobi Unik melalui Teks 'Ini Hobiku'
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis sudut pandang orang pertama dalam teks 'Ini Hobiku' dan mengidentifikasi informasi tentang hobi unik merapikan barang beserta alasan pelakunya.
  2. Murid dapat menceritakan hobi unik yang pernah mereka temui di depan kelas dan mendiskusikannya bersama teman dengan menggunakan bahasa yang baik dan santun.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kamu pernah bertemu seseorang yang punya hobi yang menurutmu aneh atau tidak biasa? Apa hobi itu?
  2. Menurutmu, apa yang membuat seseorang bisa tertarik pada hobi yang tidak banyak orang lakukan?
  3. Jika kamu membaca cerita dari sudut pandang pelaku hobi unik itu sendiri, kira-kira apa yang akan kamu rasakan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: mengajukan dua pertanyaan lisan kepada murid — 'Siapa yang tahu apa itu sudut pandang orang pertama dalam sebuah cerita?' dan 'Sebutkan satu hobi unik yang pernah kamu dengar atau lihat!' — lalu mencatat respons murid untuk mengetahui titik awal pemahaman kelas.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan dan mengajak 2–3 murid berbagi jawaban singkat untuk membangun rasa ingin tahu.
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: murid akan membaca teks 'Ini Hobiku', menganalisis sudut pandang penulisnya, lalu berlatih menceritakan hobi unik di depan kelas.
  • Guru memberikan gambaran alur kegiatan hari ini agar murid tahu apa yang akan dilakukan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan teks 'Ini Hobiku' (dari Buku Siswa Bab 3, Subbab C) atau menampilkannya di papan tulis/layar proyektor.
  • Murid membaca teks secara senyap selama ±5 menit. Guru meminta murid membaca dengan penuh perhatian dan melingkari kata-kata yang menggunakan kata ganti orang pertama (aku, saya, -ku) sebagai penanda sudut pandang. (Berkesadaran)
  • Guru mengajukan pertanyaan terarah secara klasikal: 'Siapa yang menceritakan teks ini?' dan 'Bagaimana kamu tahu teks ini ditulis dari sudut pandang orang pertama?' — murid menjawab bergiliran.
  • Guru menjelaskan konsep sudut pandang orang pertama secara singkat: penulis adalah pelaku sekaligus pencerita, sehingga pembaca bisa merasakan pengalaman dari dalam.
  • Murid mengisi lembar kerja singkat (LK-1: disiapkan guru di papan tulis atau lembar cetak) yang berisi dua pertanyaan: (a) Tuliskan tiga informasi tentang hobi merapikan barang dari teks tersebut. (b) Apa alasan pelaku menyukai hobi itu? — kegiatan ini menghubungkan isi teks dengan kehidupan nyata. (Bermakna)
  • Guru membahas jawaban LK-1 bersama kelas, meluruskan pemahaman yang keliru, dan memberikan apresiasi atas jawaban murid.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru menjelaskan tugas berikutnya: setiap murid akan menceritakan satu hobi unik yang pernah mereka temui (bisa hobi orang lain, anggota keluarga, tetangga, atau yang pernah dibaca/ditonton) di depan kelas selama ±1–2 menit. (Bermakna)
  • Murid diberi waktu ±5 menit untuk memikirkan dan mencatat poin-poin penting ceritanya di buku tulis: (a) Nama hobi unik itu, (b) Siapa yang melakukannya, (c) Apa yang menarik atau unik dari hobi tersebut, (d) Menurutmu, apakah hobi itu bermanfaat? Mengapa?
  • Guru mempersilakan murid tampil bergiliran. Guru mengatur urutan tampil (bisa sukarela atau dengan sistem nomor urut acak agar semua mendapat kesempatan). (Menggembirakan)
  • Setelah setiap murid bercerita, guru membuka sesi diskusi singkat (±1 menit per pembicara): murid lain dipersilakan memberikan satu komentar atau pertanyaan, misalnya 'Apa yang membuat hobi itu menarik?' atau 'Apakah menurutmu hobi itu bisa jadi pekerjaan?'
  • Guru memastikan suasana diskusi berlangsung santun: mengingatkan murid untuk mendengarkan dengan seksama saat teman berbicara dan menggunakan bahasa yang baik dan sopan saat berkomentar.
  • Guru memberikan umpan balik konstruktif singkat setelah setiap presentasi, mencakup aspek intonasi, kejelasan penyampaian, dan kelengkapan informasi yang disampaikan.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi kepada kelas secara lisan: 'Setelah membaca teks 'Ini Hobiku' dan mendengar cerita teman-teman, apa yang kamu pikirkan tentang hobi yang berbeda dari kebiasaan umum?' (Berkesadaran)
  • Murid menuliskan refleksi pribadi singkat di buku tulis dalam 2–3 kalimat: 'Satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang sudut pandang orang pertama adalah... dan menurutku hobi unik itu...' (Berkesadaran)
  • Guru mengajak 2–3 murid membacakan refleksinya secara sukarela dan merespons dengan hangat. (Menggembirakan)
  • Guru merangkum bersama murid: apa perbedaan membaca teks dari sudut pandang orang pertama dibanding orang ketiga, dan mengapa hobi unik layak dihargai.

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran hari ini bersama-sama: apa itu sudut pandang orang pertama, dan bagaimana cara menceritakan hobi unik dengan bahasa yang baik.
  • Guru melakukan asesmen akhir lisan: mengajukan dua pertanyaan penutup kepada kelas — 'Apa ciri utama teks dengan sudut pandang orang pertama?' dan 'Apa saja yang perlu diperhatikan saat bercerita di depan kelas?' — murid menjawab secara bergantian.
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas keberanian bercerita dan keaktifan berdiskusi hari ini.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: pada pertemuan berikutnya, murid akan mempelajari materi selanjutnya dalam Bab 3.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum memahami sudut pandang orang pertama dapat diberikan teks pendek tambahan yang lebih sederhana (2–3 paragraf) dengan penanda kata ganti yang lebih eksplisit, sebagai scaffolding sebelum membaca teks utama. Murid yang sudah cepat memahami dapat diminta mencari contoh lain kalimat sudut pandang orang pertama dari teks lain yang mereka pilih sendiri.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan ekstra dalam presentasi dapat terlebih dahulu berlatih berpasangan (berbicara ke satu teman) sebelum tampil ke depan kelas. Murid yang lebih percaya diri dapat diminta menambahkan pendapat pribadi mereka tentang apakah hobi unik tersebut layak dicoba dan mengapa.
  • Produk: Murid yang telah mencapai tujuan dapat menuliskan paragraf pendek (4–5 kalimat) tentang hobi unik pilihan mereka menggunakan sudut pandang orang pertama sebagai pengayaan. Murid yang masih perlu dukungan cukup mengisi LK-1 secara lisan bersama guru atau teman sebangku.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan dua pertanyaan diagnostik lisan di awal pembelajaran: (1) 'Siapa yang tahu apa itu sudut pandang orang pertama dalam sebuah cerita?' (2) 'Sebutkan satu hobi unik yang pernah kamu dengar atau lihat!'
  • Guru mengamati respons murid dan mencatat pada daftar hadir/catatan guru: murid yang sudah paham konsep sudut pandang, murid yang belum familiar, dan murid yang belum berani menjawab — sebagai acuan diferensiasi selama pembelajaran.

Proses:

  • Observasi saat murid membaca teks: guru memperhatikan apakah murid aktif menandai kata ganti orang pertama sebagai penanda sudut pandang.
  • Pemeriksaan cepat LK-1 (berkeliling kelas): guru mengecek apakah murid mampu menuliskan tiga informasi hobi dan alasan pelaku dari teks dengan tepat.
  • Observasi presentasi dan diskusi: guru menggunakan lembar observasi sederhana dengan centang tiga aspek — (a) murid menyampaikan nama hobi unik dengan jelas, (b) murid menyebutkan alasan/keunikan hobi, (c) murid menggunakan bahasa yang santun.
  • Catatan guru tentang murid yang perlu pendampingan lebih lanjut selama sesi presentasi.

Akhir:

  • Dua pertanyaan lisan penutup kepada kelas: (1) 'Apa ciri utama teks yang ditulis dari sudut pandang orang pertama?' (2) 'Apa saja yang perlu diperhatikan saat bercerita di depan kelas?'
  • Penilaian hasil LK-1 tertulis dikumpulkan sebagai dokumentasi ketercapaian TP 5.3.8.1.
  • Penilaian presentasi lisan menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) mencakup aspek kelengkapan informasi dan kesantunan bahasa — sebagai dokumentasi ketercapaian TP 5.3.8.2.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat membaca teks dan mengisi LK-1 (ketepatan mengidentifikasi informasi dan alasan pelaku hobi).
  • Observasi presentasi lisan: guru mencatat aspek intonasi, kejelasan, dan kelengkapan informasi yang disampaikan setiap murid.
  • Observasi diskusi kelas: kualitas komentar dan pertanyaan yang diajukan murid kepada pembicara (kelogisan dan kesantunan bahasa).
  • Refleksi tertulis di buku tulis: guru membaca catatan refleksi murid untuk menilai kedalaman pemahaman tentang sudut pandang orang pertama.

Sumatif:

  • Asesmen akhir lisan di penutup: kemampuan murid menjelaskan ciri sudut pandang orang pertama dan menyebutkan hal-hal penting dalam bercerita di depan kelas.
  • Hasil LK-1 tertulis sebagai bukti ketercapaian TP 5.3.8.1 (identifikasi informasi dan alasan dalam teks).
  • Penampilan presentasi lisan sebagai bukti ketercapaian TP 5.3.8.2, dinilai menggunakan rubrik presentasi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menganalisis Sudut Pandang Orang Pertama (TP 5.3.8.1)Murid belum dapat mengidentifikasi bahwa teks ditulis dari sudut pandang orang pertama, atau tidak dapat menunjukkan bukti dari teks.Murid dapat menyebutkan bahwa teks menggunakan sudut pandang orang pertama, namun belum dapat menjelaskan alasannya menggunakan bukti dari teks.Murid dapat mengidentifikasi sudut pandang orang pertama dan menunjukkan bukti berupa kata ganti (aku/saya/-ku) dari teks dengan benar.Murid dapat mengidentifikasi sudut pandang orang pertama, menunjukkan bukti dari teks, serta menjelaskan mengapa sudut pandang ini membuat pembaca lebih dekat dengan pengalaman pelaku.
Mengidentifikasi Informasi Hobi dan Alasan Pelaku (TP 5.3.8.1)Murid tidak dapat menyebutkan informasi tentang hobi merapikan barang atau alasan pelaku dari teks.Murid dapat menyebutkan 1 informasi tentang hobi dari teks, namun belum dapat menjelaskan alasan pelaku.Murid dapat menyebutkan minimal 2 informasi tentang hobi merapikan barang dan menyebutkan alasan pelaku menyukai hobi tersebut berdasarkan teks.Murid dapat menyebutkan 3 atau lebih informasi tentang hobi merapikan barang, menjelaskan alasan pelaku dengan kata-kata sendiri, dan mengaitkannya dengan pengalaman atau pengetahuan pribadi.
Menceritakan Hobi Unik di Depan Kelas (TP 5.3.8.2)Murid belum berani tampil bercerita, atau bercerita dengan informasi yang sangat terbatas (hanya menyebut nama hobi tanpa penjelasan).Murid bercerita di depan kelas namun informasi yang disampaikan kurang lengkap (belum menyertakan alasan/keunikan hobi) dan perlu banyak dorongan dari guru.Murid bercerita di depan kelas dengan menyebutkan nama hobi, siapa pelakunya, dan mengapa hobi itu unik atau menarik, dengan bahasa yang cukup jelas.Murid bercerita di depan kelas dengan lancar, menyampaikan informasi lengkap (nama hobi, pelaku, keunikan, dan pendapat pribadi), menggunakan intonasi yang tepat, dan bahasa yang baik dan santun.
Berdiskusi dengan Bahasa Santun (TP 5.3.8.2)Murid tidak memberikan komentar atau pertanyaan selama diskusi, atau menggunakan bahasa yang kurang santun.Murid memberikan komentar singkat selama diskusi namun belum menggunakan bahasa yang sepenuhnya santun atau komentar belum relevan dengan cerita teman.Murid memberikan komentar atau pertanyaan yang relevan kepada teman dengan menggunakan bahasa yang baik dan santun.Murid memberikan komentar atau pertanyaan yang relevan, menggunakan bahasa yang baik dan santun, serta mampu mendorong diskusi lebih dalam (misalnya dengan memberikan alasan atau mengajukan pertanyaan lanjutan yang kritis).

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mendapat kesempatan yang cukup untuk tampil bercerita dan berdiskusi dalam alokasi waktu 2x35 menit?
  • Apakah penjelasan sudut pandang orang pertama sudah dipahami oleh mayoritas murid? Murid mana yang masih perlu pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan hari ini efektif untuk murid yang belajar lebih cepat maupun yang membutuhkan dukungan ekstra?
  • Bagaimana kualitas diskusi kelas — apakah murid sudah mampu memberikan komentar yang relevan dan santun? Apa yang perlu diperbaiki pada pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang cara membaca teks dari sudut pandang orang pertama?
  • Bagaimana perasaanmu saat bercerita tentang hobi unik di depan kelas? Apa yang ingin kamu tingkatkan lagi?
  • Setelah mendengar cerita teman-teman, apakah pandanganmu tentang hobi yang berbeda atau unik berubah? Ceritakan!

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V — Bab 3 Subbab C 'Ini Hobiku' (Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain, ISBN 978-623-388-134-0)
  2. Panduan Guru Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) — Bab 3, halaman 82–88
  3. Lembar Kerja Murid (LK-1) yang disiapkan guru: berisi dua pertanyaan pemahaman teks tentang informasi hobi dan alasan pelaku
  4. Papan tulis atau proyektor untuk menampilkan teks 'Ini Hobiku' dan poin-poin diskusi
  5. Lembar observasi presentasi lisan (disiapkan guru) untuk mencatat ketercapaian TP setiap murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.