Modul AjarPertemuan 11Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 2: Buku Jendela Dunia

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 2: Buku Jendela Dunia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 2: Buku Jendela Dunia

Bahasa Indonesia - Kelas 5

Bab 2 - Pertemuan 11

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 2: Buku Jendela Dunia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAsesmen Sumatif Bab 2: Buku Jendela Dunia
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan kemampuan membaca dan menganalisis informasi serta nilai-nilai dari teks nonsastra bertema buku secara mandiri melalui tes tertulis.
  2. Murid dapat menulis teks sederhana berdasarkan pengalaman dan gagasan tentang buku dan kegiatan membaca menggunakan kaidah kebahasaan yang tepat dan kosakata bermakna denotatif maupun konotatif.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Dari semua yang sudah kita pelajari di Bab 2, informasi paling penting apa yang kamu ingat tentang buku dan kegiatan membaca?
  2. Bagaimana buku bisa mengubah cara seseorang berpikir atau bertindak — apakah kamu pernah merasakannya sendiri?
  3. Jika kamu ingin menceritakan pengalamanmu membaca sebuah buku kepada orang lain, kata-kata apa yang akan kamu pilih agar pesanmu tersampaikan dengan tepat dan menarik?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai kegiatan.
  • Guru melakukan presensi kehadiran dan memastikan kondisi kelas kondusif untuk pelaksanaan asesmen.
  • Guru menyampaikan bahwa hari ini adalah pertemuan asesmen sumatif Bab 2 'Buku Jendela Dunia' — murid akan menunjukkan seluruh kemampuan yang sudah mereka bangun selama bab ini.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan (2–3 menit) untuk mengaktifkan memori dan membangun kesiapan mental murid: 'Dari semua yang sudah kita pelajari, apa yang paling kamu ingat tentang buku dan membaca?'
  • Diagnostik awal singkat: guru meminta murid menuliskan satu kata yang menggambarkan perasaan mereka menghadapi asesmen ini di selembar kertas kecil (sticky note atau pojok lembar jawaban) — ini dipakai guru untuk membaca kondisi afektif kelas.
  • Guru menjelaskan teknis pelaksanaan asesmen: dua bagian (membaca & analisis teks, lalu menulis), alokasi waktu tiap bagian, dan kriteria yang dinilai secara garis besar.
  • Guru mengingatkan murid untuk mengerjakan secara mandiri, percaya pada kemampuan diri sendiri, dan membaca setiap soal dengan cermat sebelum menjawab.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar asesmen Bagian A: Membaca dan Menganalisis Teks Nonsastra.
  • Murid membaca teks nonsastra bertema buku (teks baru yang belum pernah dibahas di kelas, sepanjang ±200–250 kata, misalnya artikel pendek tentang manfaat membaca atau kisah singkat seorang penulis buku anak) secara mandiri dan seksama.
  • Murid menjawab 5–7 soal yang mencakup: (a) mengidentifikasi informasi tersurat, (b) menyimpulkan informasi tersirat, (c) menganalisis nilai/pesan yang terkandung dalam teks, dan (d) menggunakan konteks untuk menentukan makna kosakata denotatif atau konotatif dalam teks.
  • Alokasi waktu Bagian A: ±25 menit.
  • Guru berkeliling memantau, memastikan murid mengerjakan mandiri, dan tidak memberikan bantuan jawaban — hanya menenangkan jika ada murid yang tampak cemas.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar asesmen Bagian B: Menulis Teks Sederhana.
  • Murid mendapatkan prompt menulis: 'Ceritakan pengalamanmu membaca sebuah buku yang berkesan atau gagasanmu tentang pentingnya membaca. Gunakan minimal 3 kosakata bermakna denotatif atau konotatif yang kamu temui selama Bab 2, dan pastikan tulisanmu menggunakan kalimat yang runtut dan ejaan yang tepat.'
  • Murid menulis teks minimal 1 paragraf (5–7 kalimat) hingga maksimal 3 paragraf secara mandiri.
  • Guru mengingatkan murid untuk memperhatikan: struktur tulisan (pembuka, isi, penutup sederhana), pilihan kata yang tepat, penggunaan tanda baca dan ejaan, serta kejelasan gagasan yang ingin disampaikan.
  • Alokasi waktu Bagian B: ±25 menit.
  • Murid yang selesai lebih awal dapat mengembangkan tulisannya dengan menambahkan detail pengalaman atau menggunakan lebih banyak kosakata bermakna.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Setelah menyelesaikan kedua bagian asesmen, murid mengisi kolom refleksi diri singkat di bagian bawah lembar jawaban (sudah disiapkan guru): (1) 'Bagian mana yang menurutmu paling mudah hari ini? Mengapa?', (2) 'Bagian mana yang terasa menantang? Apa yang akan kamu lakukan untuk meningkatkannya?', (3) 'Satu hal yang kamu pelajari dari Bab 2 yang akan kamu ingat terus adalah ...'
  • Murid mengumpulkan seluruh lembar jawaban dan lembar refleksi kepada guru.
  • Guru mengajak murid berdiri sejenak dan melakukan gerakan ringan (tepuk tangan bersama atau tarik napas dalam) sebagai perayaan kecil setelah menyelesaikan asesmen — membangun perasaan positif bahwa mereka sudah berusaha sebaik-baiknya.
  • Guru memberikan apresiasi verbal secara tulus atas usaha murid: 'Kalian sudah menunjukkan kemampuan terbaik kalian hari ini — itu yang terpenting.'

Penutup:

  • Guru memandu diskusi singkat (5 menit): 'Dari Bab 2 ini, satu pesan tentang buku atau membaca yang akan kamu bawa pulang ke rumah adalah apa?' — beberapa murid berbagi secara sukarela.
  • Guru menyampaikan bahwa hasil asesmen akan dibahas bersama pada pertemuan berikutnya, dan murid akan mendapat umpan balik individual atas tulisan mereka.
  • Guru menginformasikan tindak lanjut: murid yang merasa masih kesulitan pada topik tertentu dari Bab 2 dapat menemui guru atau membaca ulang materi di buku siswa.
  • Guru menutup pertemuan dengan mengajak murid berdoa bersama dan mengucapkan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan dapat diberikan teks Bagian A yang dilengkapi kosakata sulit beserta artinya di pinggir teks (glosarium mini), sehingga mereka tetap bisa fokus pada kemampuan analisis tanpa terhambat kosakata.
  • Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih dapat menyelesaikan Bagian B terlebih dahulu jika merasa lebih percaya diri di bagian menulis; guru mengizinkan penyesuaian urutan pengerjaan selama dalam alokasi waktu yang sama. Murid dengan kemajuan cepat didorong mengembangkan tulisan menjadi lebih dari 3 paragraf dengan menggunakan lebih banyak gaya bahasa konotatif.
  • Produk: Murid yang lebih siap secara akademik dapat menambahkan judul kreatif dan satu kalimat pembuka yang menggunakan ungkapan/peribahasa pada tulisan mereka sebagai tantangan tambahan (opsional, tidak memengaruhi penilaian dasar).

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan pemantik lisan di awal pendahuluan untuk mengaktifkan skema pengetahuan murid tentang Bab 2.
  • Murid menuliskan satu kata yang menggambarkan perasaan mereka menghadapi asesmen (sticky note/pojok lembar) — digunakan guru untuk membaca kesiapan afektif dan menentukan nada pembuka yang tepat.

Proses:

  • Observasi berkeliling selama Bagian A: guru mencatat murid yang tampak membutuhkan dukungan dalam memahami teks.
  • Observasi selama Bagian B: guru memperhatikan proses menulis murid (apakah langsung menulis, ragu-ragu, atau berhenti) sebagai data proses.
  • Kolom refleksi diri di lembar jawaban dikumpulkan bersamaan dengan jawaban asesmen — menjadi bahan umpan balik kualitatif individual.

Akhir:

  • Penilaian Bagian A (Membaca dan Menganalisis): skor dari jawaban soal pilihan ganda dan/atau uraian singkat berdasarkan kunci jawaban; setiap soal memiliki bobot yang proporsional.
  • Penilaian Bagian B (Menulis): tulisan murid dinilai dengan rubrik 4 level mencakup aspek isi/gagasan, kosakata (denotatif & konotatif), kaidah kebahasaan, dan keruntutan kalimat.
  • Nilai akhir sumatif diperoleh dari gabungan skor Bagian A dan Bagian B dengan bobot yang ditentukan guru (disarankan: Bagian A 50%, Bagian B 50%), dilaporkan secara kuantitatif dan dilengkapi deskripsi kualitatif singkat dari rubrik.

Formatif:

  • Observasi guru saat murid membaca teks Bagian A: mencatat murid yang tampak kesulitan memahami bacaan (ekspresi bingung, berulang kali membaca ulang, waktu sangat lama).
  • Kolom refleksi diri murid di lembar jawaban sebagai data kualitatif pemahaman dan metakognisi murid.
  • Pengamatan proses penulisan: guru mencatat murid yang mampu langsung menulis versus yang tampak terhenti lama dan membutuhkan scaffolding di pertemuan berikutnya.

Sumatif:

  • Tes tertulis Bagian A: jawaban atas soal membaca dan menganalisis teks nonsastra (skor kuantitatif berdasarkan kunci jawaban dan pedoman penskoran).
  • Tes tertulis Bagian B: tulisan murid dinilai menggunakan rubrik 4 level pada aspek: isi/gagasan, penggunaan kosakata denotatif/konotatif, kaidah kebahasaan (EYD/PUEBI), dan keruntutan kalimat.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membaca dan Menganalisis Informasi Teks Nonsastra (Bagian A)Murid belum mampu mengidentifikasi informasi tersurat maupun menganalisis nilai/pesan dalam teks; jawaban sebagian besar tidak relevan atau kosong.Murid dapat mengidentifikasi beberapa informasi tersurat namun kesulitan menyimpulkan informasi tersirat dan menganalisis nilai/pesan teks; jawaban sebagian benar.Murid dapat mengidentifikasi informasi tersurat dan tersirat dengan cukup tepat, serta mampu menganalisis nilai/pesan dalam teks meskipun belum sepenuhnya mendalam.Murid dapat mengidentifikasi informasi tersurat dan tersirat secara tepat, menganalisis nilai/pesan teks dengan penalaran yang jelas, serta menjelaskan makna kosakata denotatif/konotatif dalam konteks teks dengan akurat.
Isi dan Gagasan Tulisan (Bagian B)Tulisan tidak menunjukkan gagasan yang jelas tentang buku atau kegiatan membaca; isi sangat terbatas atau tidak sesuai dengan prompt.Tulisan memiliki gagasan yang dapat dikenali namun kurang berkembang; pengalaman atau ide tentang buku disampaikan secara sangat singkat dan belum runtut.Tulisan menyampaikan gagasan atau pengalaman tentang buku/membaca dengan cukup jelas dan runtut; isi sesuai prompt dan cukup informatif.Tulisan menyampaikan gagasan atau pengalaman secara jelas, runtut, dan menarik; isi kaya detail relevan, mencerminkan pemahaman mendalam tentang tema buku dan membaca.
Penggunaan Kosakata Denotatif dan Konotatif (Bagian B)Murid tidak menggunakan kosakata bermakna denotatif atau konotatif yang relevan; pilihan kata sangat terbatas dan tidak bervariasi.Murid menggunakan 1–2 kosakata yang memiliki makna denotatif atau konotatif, meskipun penggunaannya kurang tepat konteksnya.Murid menggunakan minimal 3 kosakata bermakna denotatif atau konotatif dengan penggunaan yang cukup tepat dalam konteks kalimat.Murid menggunakan lebih dari 3 kosakata bermakna denotatif dan konotatif secara tepat dan variatif, sehingga tulisan terasa lebih hidup dan ekspresif.
Kaidah Kebahasaan dan Ejaan (Bagian B)Tulisan mengandung banyak kesalahan ejaan, tanda baca, dan struktur kalimat sehingga makna sulit dipahami.Tulisan mengandung beberapa kesalahan ejaan dan tanda baca, namun makna masih dapat dipahami secara umum.Tulisan sebagian besar menggunakan ejaan dan tanda baca yang tepat; struktur kalimat umumnya benar meskipun ada beberapa kekeliruan minor.Tulisan menggunakan ejaan, tanda baca, dan struktur kalimat yang tepat secara konsisten; kalimat kompleks digunakan dengan benar sehingga tulisan mudah dipahami dan enak dibaca.
Keruntutan dan Koherensi Kalimat (Bagian B)Kalimat-kalimat tidak saling berkaitan; tulisan terasa acak dan sulit diikuti alurnya.Ada upaya menghubungkan kalimat namun transisi antar-kalimat atau antar-paragraf masih terputus-putus.Tulisan cukup runtut; hubungan antar-kalimat jelas dan alur tulisan dapat diikuti meskipun belum sepenuhnya mulus.Tulisan sangat runtut dan kohesif; setiap kalimat mengalir secara logis ke kalimat berikutnya, dan keseluruhan tulisan memiliki alur yang jelas dari pembuka hingga penutup.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu untuk Bagian A dan Bagian B sudah proporsional, atau sebagian besar murid kekurangan/kelebihan waktu di salah satu bagian?
  • Murid mana yang menunjukkan perkembangan signifikan dibanding performa awal bab, dan apa yang mendukung perkembangan tersebut?
  • Apakah teks yang dipilih untuk Bagian A memiliki tingkat kesulitan yang sesuai — tidak terlalu mudah sehingga tidak mengukur kemampuan analisis, dan tidak terlalu sulit sehingga menjadi penghalang?
  • Dari hasil tulisan murid di Bagian B, aspek kaidah kebahasaan apa yang masih paling banyak membutuhkan penguatan?
  • Bagaimana saya dapat memberikan umpan balik individual yang bermakna dan konstruktif atas hasil asesmen ini pada pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari asesmen hari ini yang menurutmu paling mudah? Apa yang membuatnya mudah bagimu?
  • Bagian mana yang paling menantang? Apa yang akan kamu lakukan berbeda jika mengerjakan soal seperti itu lagi?
  • Kosakata atau konsep apa dari Bab 2 yang paling membantu kamu saat mengerjakan asesmen tadi?
  • Satu hal tentang buku atau membaca yang kamu pelajari di bab ini dan akan kamu ingat terus adalah ...

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Bahasa Indonesia 'Bergerak Bersama' (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V — Maya Lestari Gf dan Zulqarnain (Kemendikbudristek, 2024), Bab 2 'Buku Jendela Dunia'.
  2. Buku Panduan Guru: Bahasa Indonesia 'Bergerak Bersama' (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek, 2024), Bab 2.
  3. Lembar asesmen sumatif Bagian A (teks nonsastra bertema buku beserta soal analisis) — disiapkan guru sesuai kisi-kisi TP 5.2.11.1.
  4. Lembar asesmen sumatif Bagian B (prompt menulis dan lembar jawaban dengan kolom refleksi diri) — disiapkan guru sesuai kisi-kisi TP 5.2.11.2.
  5. Rubrik penilaian menulis 4 level — dicetak dan digunakan guru saat mengoreksi Bagian B.
  6. Alat tulis murid (pensil/pulpen, penghapus).
  7. Sticky note atau ruang pojok lembar jawaban untuk diagnostik afektif awal.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.