Modul AjarPertemuan 1Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5: Kartini dan Kegemaran Membaca Buku

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Kartini dan Kegemaran Membaca Buku". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5: Kartini dan Kegemaran Membaca Buku

Bahasa Indonesia - Kelas 5

Bab 2 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Kartini dan Kegemaran Membaca Buku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikKartini dan Kegemaran Membaca Buku
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis informasi tersurat dan tersirat dari teks nonsastra tentang kisah Kartini dan kegemaran membacanya dengan menjawab pertanyaan pemahaman secara lisan.
  2. Murid dapat menganalisis isi teks aural tentang kisah Kartini yang dibacakan guru dengan mengidentifikasi minimal tiga informasi penting secara tertulis.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian menemukan sesuatu yang mengubah cara berpikir kalian setelah membaca sebuah buku atau cerita?
  2. Menurut kalian, apa yang terjadi pada seseorang yang gemar membaca buku sejak kecil?
  3. Kartini hidup di zaman yang sangat berbeda dengan zaman kita. Kira-kira, bagaimana buku bisa membantu Kartini memiliki banyak ide hebat?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru mengecek kehadiran dan mengondisikan murid agar siap belajar.
  • Guru menampilkan gambar Kartini atau foto kotak baca di papan tulis/layar sebagai pemantik awal, lalu bertanya: 'Siapa yang pernah mendengar nama Kartini? Apa yang kalian tahu tentang beliau?'
  • Guru mencatat respons murid di papan tulis sebagai peta pengetahuan awal (asesmen diagnostik informal).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan dan memberi waktu murid berpikir sejenak sebelum menjawab.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan membaca teks tentang Kartini dan mendengarkan cerita tentang Kartini, lalu menemukan informasi-informasi penting dari keduanya.
  • Guru menginformasikan alur kegiatan secara singkat agar murid tahu apa yang akan dilakukan selama pelajaran.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan teks bacaan 'Kotak Baca Kartini' dan 'Kartini dan Ayahnya' dari buku siswa kepada seluruh murid.
  • Murid membaca kedua teks secara mandiri dalam hening selama ±7 menit. Guru mengingatkan murid untuk membaca dengan penuh perhatian dan menandai kalimat atau bagian yang mereka anggap penting (Berkesadaran).
  • Setelah membaca, guru mengajukan pertanyaan lisan bertahap: (1) 'Informasi apa yang kalian temukan langsung tertulis di teks (tersurat)?', (2) 'Adakah informasi yang tidak tertulis langsung tetapi bisa kalian simpulkan dari cerita (tersirat)?'
  • Murid menjawab secara lisan bergantian. Guru mencatat poin-poin jawaban di papan tulis untuk membangun pemahaman bersama.
  • Guru meluruskan atau memperkuat pemahaman murid tentang perbedaan informasi tersurat dan tersirat menggunakan contoh kalimat dari teks yang sudah dibaca (Bermakna).
  • Murid mengerjakan Aktivitas 1 di buku siswa: mengidentifikasi dan mencentang informasi yang sesuai dari kedua teks bacaan secara individu.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru meminta murid menyimpan buku siswa dan menyiapkan selembar kertas kosong atau buku catatan untuk kegiatan menyimak.
  • Guru membacakan teks aural tentang kisah Kartini dengan suara jelas, intonasi yang ekspresif, dan kecepatan yang sesuai. Teks dibacakan dua kali: pertama untuk mendengarkan secara keseluruhan, kedua untuk mencatat (Menggembirakan — murid menikmati cerita yang dibacakan).
  • Setelah pembacaan pertama, guru memberi jeda ±2 menit dan bertanya: 'Apa kesan kalian setelah mendengar cerita itu? Ada bagian yang paling kalian ingat?'
  • Guru membacakan teks untuk kedua kalinya. Murid mencatat minimal tiga informasi penting yang mereka dengar secara tertulis di kertas catatan masing-masing.
  • Setelah selesai mencatat, murid berpasangan dengan teman sebangku untuk membandingkan catatan mereka: apakah informasi yang mereka tuliskan sama atau berbeda? Mengapa? (Bermakna — menghubungkan informasi yang didengar dengan pengalaman berpikir sendiri)
  • Beberapa pasang murid diminta berbagi hasil catatan mereka di depan kelas secara lisan. Guru memberikan umpan balik langsung dan memvalidasi informasi yang tepat.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi lisan: 'Dari bacaan dan cerita yang kalian simak hari ini, informasi apa yang paling berkesan bagi kalian? Mengapa?'
  • Murid menuliskan satu kalimat refleksi di kertas catatan: 'Hal baru yang aku pelajari hari ini tentang Kartini adalah... dan hal ini mengingatkan aku pada...' (Berkesadaran — murid menyadari proses belajarnya sendiri).
  • Guru memandu diskusi singkat dari pertanyaan buku siswa: 'Seandainya Kartini tidak suka membaca, masihkah dia bercita-cita mendirikan sekolah? Apa yang membuat pembaca buku bisa punya gagasan hebat?' Murid menjawab lisan 2–3 orang (Bermakna — mengaitkan kisah Kartini dengan nilai membaca dalam kehidupan nyata).
  • Guru menyimpulkan diskusi dengan menekankan bahwa membaca bukan sekadar kegiatan, melainkan cara membuka jendela dunia — persis seperti yang dilakukan Kartini.

Penutup:

  • Guru mengajak murid merangkum pembelajaran hari ini dengan teknik 'tiga jari': (1) satu hal yang dipelajari, (2) satu hal yang masih ingin diketahui, (3) satu hal yang akan dilakukan setelah pelajaran ini.
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap proses belajar murid hari ini secara positif dan spesifik.
  • Guru menyampaikan kaitan topik hari ini dengan pertemuan berikutnya: 'Kita sudah mengenal Kartini dan kegemaran membacanya. Di pertemuan berikutnya, kita akan terus menjelajahi Bab 2 lebih dalam.'
  • Murid mengisi lembar refleksi singkat (asesmen akhir tertulis) yang disediakan guru.
  • Guru menutup pelajaran dengan ucapan terima kasih dan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih: guru menyediakan versi teks yang lebih pendek atau teks dengan kosakata yang sudah diberi glosarium di pinggir halaman. Untuk murid yang sudah mahir: guru menyediakan teks tambahan tentang Kartini yang lebih panjang dan kaya informasi untuk dibaca secara mandiri.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bantuan dalam menyimak dapat duduk lebih dekat ke guru dan mendapat satu kali pembacaan tambahan secara personal. Murid yang cepat selesai mencatat dapat langsung membandingkan catatan dengan lebih dari satu teman atau menulis pertanyaan tambahan berdasarkan teks.
  • Produk: Murid yang belum siap menulis kalimat lengkap dapat mencatat informasi penting dalam bentuk kata kunci atau poin-poin singkat. Murid yang sudah berkembang dapat menuliskan minimal lima informasi penting disertai satu kalimat yang menjelaskan mengapa informasi tersebut penting.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Siapa yang sudah pernah mendengar tentang Kartini? Apa yang kalian tahu tentang beliau?' — untuk mengukur pengetahuan awal murid tentang topik.
  • Guru meminta murid menyebutkan satu buku atau bacaan favorit mereka dan alasannya — untuk mengukur kebiasaan membaca dan kesiapan belajar murid.
  • Guru mencatat respons di papan tulis sebagai peta pengetahuan awal kelas yang akan menjadi titik tolak pembelajaran.

Proses:

  • Tanya jawab lisan bertahap selama tahap Memahami untuk mengecek kemampuan murid membedakan informasi tersurat dan tersirat dari teks.
  • Pengecekan catatan menyimak selama dan setelah pembacaan teks aural: guru berkeliling memastikan murid menuliskan informasi yang relevan dan akurat (minimal tiga poin).
  • Observasi diskusi berpasangan: guru menilai kualitas komunikasi murid dalam membandingkan catatan dan memberikan alasan atas perbedaan informasi yang dicatat.
  • Penilaian partisipasi lisan saat berbagi hasil catatan: guru menilai keberanian, kejelasan, dan ketepatan informasi yang disampaikan murid.

Akhir:

  • Murid mengisi lembar refleksi akhir dengan menuliskan: (a) minimal tiga informasi penting dari teks aural, (b) satu informasi tersirat dari teks bacaan disertai penjelasan singkat mengapa mereka menyimpulkan hal tersebut.
  • Guru menilai lembar refleksi menggunakan rubrik empat level yang mencakup aspek kelengkapan informasi menyimak dan kemampuan menganalisis informasi tersirat dari teks.

Formatif:

  • Observasi guru selama murid membaca mandiri: apakah murid menandai bagian teks dengan aktif dan terlibat.
  • Tanya jawab lisan saat tahap Memahami: guru mencatat murid yang mampu membedakan informasi tersurat dan tersirat.
  • Pemantauan catatan hasil menyimak saat tahap Mengaplikasi: guru berkeliling dan melihat catatan murid untuk mengecek kualitas informasi yang dituliskan.
  • Diskusi berpasangan: guru memperhatikan kualitas percakapan antar murid dalam membandingkan catatan menyimak.

Sumatif:

  • Lembar refleksi akhir: murid menuliskan minimal tiga informasi penting yang mereka peroleh dari teks aural yang dibacakan guru.
  • Penilaian lisan: murid menjawab satu pertanyaan inferensial (tersirat) dari teks bacaan yang dipilih guru secara acak di akhir sesi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menganalisis informasi tersurat dari teks bacaan (TP 5.2.1.1)Murid belum dapat mengidentifikasi informasi tersurat dari teks, atau jawaban tidak relevan dengan teks.Murid dapat mengidentifikasi satu informasi tersurat dari teks dengan bantuan pertanyaan arahan dari guru.Murid dapat mengidentifikasi dua atau lebih informasi tersurat dari teks secara mandiri dengan jawaban lisan yang jelas.Murid dapat mengidentifikasi tiga atau lebih informasi tersurat dari teks secara mandiri dan menyampaikannya secara lisan dengan kalimat yang lengkap, runtut, dan disertai referensi ke bagian teks.
Menganalisis informasi tersirat dari teks bacaan (TP 5.2.1.1)Murid belum dapat menyimpulkan informasi yang tidak tertulis langsung di teks, atau jawaban tidak berkaitan dengan isi teks.Murid mencoba menyimpulkan informasi tersirat tetapi masih membutuhkan bimbingan guru untuk mengarahkan ke simpulan yang tepat.Murid dapat menyimpulkan informasi tersirat dari teks secara mandiri dengan alasan yang relevan meskipun penjelasannya belum sepenuhnya runtut.Murid dapat menyimpulkan informasi tersirat dari teks secara mandiri, menyampaikannya secara lisan dengan alasan yang logis, runtut, dan dikaitkan dengan bukti dari teks.
Mengidentifikasi informasi penting dari teks aural (TP 5.2.1.2)Murid tidak menuliskan informasi apa pun atau menuliskan informasi yang tidak berhubungan dengan teks yang dibacakan.Murid menuliskan satu atau dua informasi penting dari teks aural, sebagian masih kurang akurat.Murid menuliskan tiga informasi penting dari teks aural secara akurat dalam bentuk kalimat atau kata kunci yang relevan.Murid menuliskan lebih dari tiga informasi penting dari teks aural secara akurat dan lengkap, dituliskan dalam kalimat yang runtut dan mencerminkan pemahaman mendalam terhadap isi teks.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif selama kegiatan membaca dan menyimak? Murid mana yang perlu perhatian lebih di pertemuan berikutnya?
  • Apakah pertanyaan lisan yang saya ajukan berhasil mendorong murid berpikir kritis tentang informasi tersurat dan tersirat?
  • Apakah kecepatan dan intonasi saya saat membacakan teks aural sudah sesuai sehingga murid dapat menyimak dengan baik?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah cukup menjangkau murid yang beragam kemampuannya?
  • Hal apa yang perlu saya perbaiki atau ubah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada topik ini di kelas lain atau tahun depan?

Refleksi Murid:

  • Informasi apa yang paling menarik dan baru bagiku dari bacaan dan cerita tentang Kartini hari ini?
  • Apakah aku sudah bisa membedakan informasi yang tertulis langsung di teks dan informasi yang hanya bisa aku simpulkan sendiri?
  • Saat menyimak cerita yang dibacakan guru, apakah aku sudah berusaha sepenuhnya untuk menangkap informasi pentingnya?
  • Apa yang ingin aku ketahui lebih lanjut tentang Kartini atau tentang pengaruh membaca buku terhadap kehidupan seseorang?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) — teks 'Kotak Baca Kartini' dan 'Kartini dan Ayahnya'
  2. Panduan Guru Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
  3. Teks aural tentang kisah Kartini yang disiapkan dan dibacakan oleh guru (bersumber dari buku panduan guru atau sumber referensi sejarah Kartini yang sesuai tingkat SD)
  4. Papan tulis atau layar proyektor untuk mencatat peta pengetahuan awal dan poin-poin jawaban murid
  5. Gambar atau foto Kartini dan kotak baca sebagai media pemantik visual
  6. Lembar kerja/kertas catatan untuk kegiatan menyimak dan refleksi akhir murid
  7. Lembar refleksi akhir yang disiapkan guru (berisi kolom informasi menyimak dan analisis tersirat)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.